Tag: pendidikan tinggi

  • Beasiswa untuk Anak Dosen & Tendik IPB, Syarat IPK Minimal 2,75



    Jakarta

    IPB University menawarkan Beasiswa Talenta IPB (BTI). Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang merupakan putra-putri dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan IPB.

    “IPB University terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk mencerdaskan bangsa. Kini kami mulai memberikan bantuan biaya pendidikan untuk anak pegawai yang kuliah di IPB University,” ujar Rektor IPB University, Prof Arif Satria dikutip dari laman kampus, Minggu (6/7/2025).

    Ia mengatakan beasiswa ini adalah bentuk pengembangan dari program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP). Program tersebut merupakan bantuan bagi anak dosen dan tendik yang masih bersekolah SD, SMP dan SMA.


    Syarat Penerima Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Wakil Rektor IPB University bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Alim Setiawan Slamet mengatakan syarat utama penerima beasiswa ini adalah anak dari dosen dan tendik yang sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN), pegawai tetap IPB serta pegawai IPB berstatus pegawai kontrak.

    Selain itu, syarat lainnya mahasiswa harus mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain. Beasiswa akan mulai disalurkan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

    Besaran Dana Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Beasiswa BTI akan menanggung uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa semester 1 hingga 8. Berikut besaran dan jenis beasiswanya:

    • Nilai UKT maksimum Rp 1.000.000 diberikan beasiswa 100% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 diberikan beasiswa 75% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 2.500.000 – Rp 5.000.000 diberikan beasiswa 60% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 40% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 25% dari UKT.

    Pencairan dana beasiswa tidak dilakukan di awal melainkan lewat sistem reimbursement. Pegawai tetap membayar beasiswa anaknya sesuai jadwal kemudian nanti akan diganti sebesar nominal beasiswa yang diterima.

    Pendaftaran beasiswa sudah dibuka saat ini hingga 1 Agustus 2025. Untuk informasi selengkapnya bisa disimak di https://studentportal.ipb.ac.id/. Selamat mencoba.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025, IPK 2,5 Bisa Daftar


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2025 di berbagai program. Sejumlah beasiswa targeted LPDP di berbagai kampus mitra juga sedang dibuka.

    Program-program beasiswa LPDP pada umumnya mensyaratkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3 untuk mendaftar jenjang magister (S2) dan 3,25 untuk mendaftar jenjang doktor (S3). Namun, ada juga yang mensyaratkan batas minimal IPK di bawah 3.

    Sebagai contoh, Beasiswa Kewirausahaan 2025, salah satu program beasiswa targeted LPDP, dapat dilamar lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,5. Begitu juga Beasiswa Daerah Afirmasi dan Beasiswa Penyandang Disabilitas.


    Sementara itu, pendaftar Beasiswa Putra-Putri Papua dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) tidak mensyaratkan batas minimal IPK bagi pendaftar S2. Perlu digarisbawahi, kampus tujuan dapat tetap mensyaratkan IPK minimal atau angka penyetaraannya, serta batas skor hasil ujian masuk sesuai ketentuan.

    Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025

    Berikut batas minimal IPK beasiswa LPDP setiap jalur pada jenjang pendidikan sebelumnya dirangkum dari laman LPDP Kemenkeu.

    Syarat IPK Beasiswa Daerah Afirmasi 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Prasejahtera 2025

    Syarat IPK Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025

    • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
    • Pendaftar S3: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Putra-Putri Papua 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Reguler 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) 2025

    • Pendaftar S2: –
    • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

    Syarat IPK Beasiswa Parsial 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 khusus anggota TNI/Polri: 3 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Kewirausahaan 2025

    Syarat IPK Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2025

    • Pendaftar S2: 3 dari 4
    • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025

    • Pendaftar S3 dan S2 Fast Track: 3,25 dari 4
    • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

    Syarat IPK Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis 2025

    • Pendaftar pendidikan dokter spesialis/subspesialis: 3 dari 4

    Syarat IPK Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2025

    • Pendaftar beasiswa fellowship: –

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2025

    Syarat IPK Beasiswa Indonesia-Tiongkok Program Master di Central South University (CSU) 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific Program Master 2025

    Syarat IPK Beasiswa LPDP – University College Dublin Program Master Tahun 2025

    Informasi jadwal, syarat dan panduan selengkapnya terkait program-program beasiswa LPDP tahap 2 2025 bisa diunduh di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga berhasil, detikers.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bantuan Pendidikan dari Pemerintah yang Masih Dibuka Tahun Ini



    Jakarta

    Pemerintah Indonesia terus membuka akses bantuan pendidikan untuk pelajar, mahasiswa, dan pendidik di tahun 2025. Berikut program aktif yang masih menerima pendaftaran atau berjalan sepanjang tahun 2025 ini.

    1. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia yang secara khusus ditujukan untuk mendukung siswa dengan keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik yang kuat agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memastikan bahwa tidak ada hambatan finansial yang menghalangi talenta terbaik bangsa untuk mengakses pendidikan tinggi.

    Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan (2025) atau maksimal dua tahun sebelumnya (2023/2024), dan telah lolos seleksi masuk perguruan tinggi.


    Apa Saja Manfaat KIP Kuliah 2025?

    • Gratis biaya kuliah hingga lulus Rp 2,4 juta hingga Rp12 juta per semester (tergantung akreditasi prodi)
    • Uang saku bulanan: Rp800.000 – Rp1.400.000 (tergantung wilayah perguruan tinggi)

    Jadwal pendaftaran akun siswa KIP Kuliah untuk tahun 2025 telah dibuka dari 3 Februari 2025 hingga 31 Oktober 2025.

    Seleksi KIP-K di penetapan penerima baru dilakukan pada 1 Juli hingga 31 Oktober 2025.

    Informasi lengkap bisa dilihat di sini: https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/panduan

    2. Program Indonesia Pintar (PIP)

    PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Dana PIP diperuntukkan sebagai bantuan biaya pribadi pendidikan seperti transportasi, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan selama bersekolah. Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening atas nama siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima PIP pada Surat Keputusan (SK) Pemberian PIP yang diterbitkan Puslapdik Kemendikdasmen.

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

    Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP. Besaran bantuan yang diberikan tergantung jenjang pendidikan:

    • SD/sederajat: Rp450.000 per tahun
    • SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun
    • SMA/SMK/sederajat: Rp1.800.000 per tahun

    Syarat Penerima PIP

    Agar bisa menerima PIP, siswa harus memenuhi kriteria berikut:

    • Terdaftar aktif di sekolah (SD-SMA/SMK)
    • Memiliki NISN yang valid
    • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    • Tidak sedang menerima bantuan sejenis lainnya

    Info lebih lanjut bisa dilihat di sini: https://pip.dikdasmen.go.id/

    3. Beasiswa Unggulan 2025

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

    Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

    Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

    • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
    • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
    • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

    Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

    • S1/D4: Maksimal 8 semester
    • S2: Maksimal 4 semester
    • S3: Maksimal 6 semester

    Informasi hingga pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/.

    4. Beasiswa LPDP

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah program beasiswa dari dana abadi yang dikelola di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Penerima beasiswa nantinya akan mendapat pendanaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister atau doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

    Untuk Juli 2025, LPDP kembali membuka pendaftaran untuk tahap 2 tahun anggaran 2025. Terdapat tiga kelompok besar yang dibuka pada pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025. Ketiganya adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

    Komponen Dana LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 31 Juli 2025 mendatang.

    5. Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)

    Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) adalah program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

    Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat, 4 Juli 2025 lalu. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 707.622 peserta didik.

    Sama seperti pencairan bulan-bulan sebelumnya, KJP plus bisa digunakan secara tunai dan nontunai. Namun, penggunaan tunai hanya bisa dipakai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Adapun besaran dana yang diterima murid setiap jenjangnya adalah:

    1. SD/MI

    • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

    2. SMP/MTs

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

    3. SMA/MA

    • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

    4. SMK

    • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
    • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

    5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

    • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

    Syarat dan cara pendaftaran KJP Plus bisa dilihat di sini: https://kjp.jakarta.go.id/

    Nah, berminat mendaftar bantuan pendidikan yang mana detikers?

    (nwk/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Buka Sampai Kapan? Cek Batas Waktunya!



    Jakarta

    Pemerintah tahun ini membuka kembali bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk mahasiswa. Bantuan ini berlaku bagi mahasiswa dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

    Dengan KIP Kuliah, mahasiswa tak perlu kesulitan lagi dalam membayar uang kuliah. KIP Kuliah sudah membiayai uang kuliah tunggal (UKT) maupun biaya hidup bulanan.

    Penerima KIP Kuliah adalah calon mahasiswa atau lulusan SMA yang memiliki kondisi ekonomi terbatas. Dengan kata lain, mahasiswa on-going tidak bisa mendaftar beasiswa ini.


    Pada Juli ini, pendaftaran KIP Kuliah masih terbuka. Akan tetapi, untuk mahasiswa yang lolos lewat seleksi tertentu pendaftaran sudah ditutup.

    Lantas, calon mahasiswa dengan kriteria apa yang bisa mendaftar KIP Kuliah? Mengutip laman resmi KIP Kuliah, ini ketentuan dan batas waktu daftar yang perlu dipahami ya.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    • Pendaftaran akun siswa KIP Kuliah: 4 Februari-31 Oktober 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk peserta SNBP: 4-18 Februari 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk peserta SNBT: 11-27 Maret 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk peserta seleksi mandiri PTN: 4 Juni-30 September 2025
    • Pendaftaran KIP Kuliah untuk peserta seleksi mandiri PTS: 4 Juni-31 Oktober 2025

    Berdasarkan jadwal di atas, artinya pendaftaran KIP Kuliah saat ini hanya berlaku bagi calon mahasiswa yang tengah mendaftar PTN lewat jalur mandiri atau mendaftar di PTS.

    Syarat Penerima KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA/sederajat tahun ajaran 2025 atau 2024
    2. Mempunyai potensi akademik tetapi terhalang kondisi ekonomi
    3. Lulus di PTN atau PTS dengan akreditasi A/Unggul, B/Baik Sekali atau C/Baik (sesuai pertimbangan tertentu)
    4. Mempunyai keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan ketentuan:
    – Mempunyai Kartu Indonesia Pintar
    – Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai penerima bantuan sosial
    – Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE), atau
    – Berasal dari panti asuhan/sosial

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Buka laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/siswa/pendaftaran/baru
    2. Membuat akun baru
    3. Isi biodata diri dengan lengkap
    4. Unggah berkas-berkas yang dibutuhkan
    5. Pilih jenis seleksi PTN/PTS
    6. Daftar ulang di PTN/PTS setelah dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru
    7. Pihak PTN/PTS akan mengumumkan apakah mahasiswa layak mendapat KIP Kuliah atau tidak.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

    Besaran bantuan KIP Kuliah untuk pembiayaan UKT disesuaikan dengan nominal tagihan masing-masing mahasiswa. Sementara untuk bantuan biaya bulanan dibedakan menjadi lima klaster yakni:

    1. Rp800.000 per bulan
    2. Rp950.000 per bulan
    3. Rp1.100.000 per bulan
    4. Rp1.250.000 per bulan
    5. Rp1.400.000 per bulan.

    Tunggu apalagi, segera daftarkan dirimu detikers sebelum portal pendaftaran ditutup!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran LPDP 2025 Tahap 2 Diperpanjang, Terakhir Hari Ini Pukul 20.00 WIB!



    Jakarta

    Pihak Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengumumkan perpanjangan masa pendaftaran beasiswa untuk periode tahap 2. Pendaftaran kini bisa dilakukan hingga 1 Agustus 2025 pukul 20.00 WIB.

    Perpanjangan ini dilakukan karena adanya kendala sistem selama submit pendaftaran. Peserta yang belum menyelesaikan submit bisa menyelesaikannya hari ini.

    “Mohon maaf atas ketidaknyamanan terkait kendala sistem saat submit pendaftaran. Pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025 telah diperpanjang,” tulis unggahan Instagram @lpdp_ri, dikutip Jumat (1/8/2025).


    Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 2

    Mengutip User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025, berikut tata cara pendaftaran beasiswa:

    1. Buka website https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    2. Buat akun dengan mendaftarkan email dan password
    3. Isi form dengan informasi benar dan sesuai keadaan saudara
    4. Cek email untuk memverifikasi akun
    5. Masuk kembali ke akun yang sudah dibuat
    6. Lengkapi identitas diri dan identitas keluarga
    7. Setelah lengkap klik “Ok”
    8. Klik “Verifikasi Nomor Whatsapp” dan masukkan OTP yang dikirim sistem
    9. Setelah itu klik “Validasi Kode OTP”
    10. Klik “Daftar Beasiswa”
    11. Klik “Daftar” pada jenis beasiswa yang dipilih (prioritas, afirmasi, umum atau targeted)
    12. Validasi foto diri
    13. Checklist pernyataan dan kemudian klik “Daftar Beasiswa”
    14. Masukkan informasi kapan akan memulai studi dan pilih tahun dan bulan perkiraannya
    15. Isi subjek bidang keilmuan
    16. Pilih negara, universitas, dan program studi
    17. Laman akan menampilkan pernyataan persetujuan program tertentu
    18. Isi informasi penilaian diri
    19. Isi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan
    20. Isi informasi pengalaman organisasi
    21. Unggah dokumen-dokumen sesuai jenis beasiswa
    22. Jika sudah yakin semua data benar klik “Submit

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2025 Tahap 2

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni-1 Agustus 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus-21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23-25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15-25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober-19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025

    Komponen Pembiayaan Beasiswa LPDP 2025 Tahap 2

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Uang kuliah
    • Tunjangan buku
    • Penelitian tesis/disertasi
    • Seminar internasional
    • Publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Lomba internasional
    • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
    • Keadaan darurat (jika diperlukan)

    Ayo segera selesaikan pendaftarannya sebelum pukul 20.00 WIB hari ini juga ya detikers!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2025 Dibuka, Cek Pilihan Kampusnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) telah membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri tahun 2025. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa D4/S1.

    Tahun ini ada sebanyak 133 kampus mitra beasiswa. Mulai dari perguruan tinggi negeri (PTN) akademik, vokasi hingga perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN)

    Beasiswa Cendekia Baznas ini memberikan pembiayaan berupa bantuan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bantuan biaya riset, bantuan biaya prestasi, dan bimbingan diri bersama mentor atau tokoh nasional.


    Bagaimana cara daftar beasiswa ini? Mengutip buku panduannya, berikut ketentuan dan pilihan kampus mitranya.

    Syarat Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Warga negara Indonesia
    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 yang terdaftar di 125 kampus mitra.
    • Mahasiswa dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM) diutamakan.
    • IPK minimal 3,00
    • Pendaftar kategori prestasi harus memiliki prestasi yang terdaftar dalam database MTN Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
    • Pendaftar kategori aktivis harus pernah menjadi pengurus aktif organisasi di organisasi minimal tingkat jurusan selama dua tahun terakhir.
    • Pendaftar kategori disabilitas harus memiliki bukti dari dokter (surat keterangan).

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    • Formulir pendaftaran
    • Pasfoto
    • KTP dan kartu keluarga
    • Transkrip nilai IPK terakhir (KHS/KRS)
    • Surat/piagam/sertifikat kategori khusus prestasi, aktivis dan disabilitas
    • Surat rekomendasi tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota
    • Surat pernyataan
    • Akad peserta Beasiswa Cendekia Baznas
    • Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”.

    Cara Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Mengunduh formulir pendaftaran pada laman https://bazn.as/panduanbcbd
    2. Melakukan pendaftaran diri langsung di kampus masing-masing
    3. Pendaftar menyerahkan berkas persyaratan dengan lengkap.
    4. Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025
    5. Pendaftaran: 4-17 Agustus 2025
    6. Seleksi administrasi: 18-22 Agustus 2025
    7. Pengumuman lulus administrasi: 25 Agustus 2025
    8. Wawancara oleh tim kampus: 25-29 Agustus 2025
    9. Masa sanggah: 1-14 September 2025
    10. Pengumuman akhir: 22 September 2025

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Cendekia Baznas 2025

    1. Institut Pertanian Bogor
    2. Institut Teknologi Bandung
    3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    4. Universitas Airlangga
    5. Universitas Andalas
    6. Universitas Gadjah Mada
    7. Universitas Hasanuddin
    8. Universitas Indonesia
    9. IAI Al-Qodiri Jember
    10. IAIN Metro Lampung
    11. IAIN Palopo
    12. IAIN Ponorogo
    13. IAIN Pontianak
    14. IAIN Sultan Amai Gorontalo
    15. Institut Agama islam Tazkia
    16. Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Bali
    17. Sekolah Tinggi Kulliyatul Qur’an Al
    18. Hikam Depok
    19. STAI Al Hikmah Jakarta
    20. STEI SEBI
    21. UIN Alauddin Makassar
    22. UIN Antasari Banjarmasin
    23. UIN Ar-Raniry
    24. UIN Datokarama Palu
    25. UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu
    26. UIN Imam Bonjol Padang
    27. UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
    28. UIN Mataram
    29. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
    30. UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto
    31. UIN Raden Fatah Palembang

    Daftar pilihan kampus lainnya bisa dilihat di SINI ya. https://drive.google.com/drive/folders/1JxgF_2-t_jUt3EtGbaeD5AwSGTsZ8Wsc

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP 2026 Lebih Fokus pada Prodi STEM, Kerja Sama dengan BRIN?



    Jakarta

    Pemilihan bidang studi beasiswa LPDP 2026 akan berfokus pada science, technology, engineering and mathematics (STEM). Hal itu disampaikan Plt. Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto usai menghadiri Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025 di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (11/8).

    “Jadi intinya bahwa kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujarSudarto.

    Mengenai teknis dan skema ke depan, Sudarto mengatakan pihaknya masih akan membahas lebih lanjut. Namun, tidak menutup kemungkinan ada kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

    “Tapi nanti detail dan sebagainya, setelah kami kerjakan bersama dengan Pak Handoko (Kepala BRIN) dan juga dengan tim desain teknis dan kementerian/lembaga terkait,” tuturnya.

    Sebelumnya, kabar skema beasiswa LPDP 2026 yang berfokus pada STEM muncul dari Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Daya tampung penerima beasiswa juga akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi. Pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.

    “JikaKemdiktisaintek melihat program beasiswaLPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kataLukmanul saat ditemui di GedungSasana BudayaGanesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar perguruan tinggi tujuannya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi, ada formula orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK.

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 Ini Masih Buka Pendaftaran, Cek!



    Jakarta

    Apakah detikers sedang mengincar beasiswa? Meskipun sudah mulai semester baru, ternyata beberapa beasiswa masih ada yang buka pendaftaran selama Agustus 2025 ini.

    Terutama untuk beasiswa S1 dengan sasaran kampus dalam negeri. Beberapa beasiswa ada yang berasal dari pemerintah maupun lembaga atau perusahaan swasta.

    Dengan beasiswa, detikers bisa berkuliah lebih santai tanpa harus memikirkan biaya. Saat ini juga sudah banyak penyedia beasiswa dengan bantuan fully funded. Ada beasiswa apa saja? Simak di sini!


    Daftar Beasiswa S1 Dalam Negeri 2025 yang Masih Buka

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Pada 4 Agustus 2025 lalu, Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) kategori dalam negeri sudah dibuka. Sasaran penerima BCB ini adalah mahasiswa S1 atau D4.

    Penerima beasiswa akan memperoleh pendanaan berupa uang kuliah tunggal (UKT) per semester, biaya riset hingga pembekalan mentoring dari orang-orang hebat. Pada kloter tahun 2025, ada sebanyak 133 kampus mitra BCB.

    Mulai dari Institut Pertanian Bogor. Institut Teknologi Bandung. Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, Universitas Andalas, Universitas Gadjah Mada, dan masih banyak lagi. Apa saja syarat mendapat beasiswa?

    Syarat utama mendaftar BCB 2025, mahasiswa diutamakan dari jurusan science, technology, engineering and mathematic (STEM), punya IPK minimal 3.00, aktif dalam organisasi, dan memiliki prestasi.

    Pendaftaran BCB 2025 akan ditutup pada 17 Agustus 2025. Informasi selengkapnya bisa dilihat di laman ini ya https://bazn.as/panduanbcbd.

    2. Paragon Scholarship

    Tahun ini Paragon menyediakan beasiswa untuk mahasiswa D3/S1. Pendaftaran masih dibuka dan ditutup pada 31 Agustus 2025.

    Ada dua jenis beasiswa Paragon Scholarship yakni Beasiswa PSP Excellence dan Beasiswa PSP Ellevate. Manfaat beasiswa ini bisa membantu membiayai UKT hingga biaya hidup.

    Syarat utama mendaftar Paragon Scholarship adalah memiliki skor UTBK SNBT yang sesuai dengan batas kategori beasiswa. Jika masih penasaran dengan beasiswa ini, detikers bisa berkunjung ke http://bit.ly/GuidebookPSP2025.

    3. Beasiswa Pemprov Jambi

    Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan beasiswa bagi mahasiswa S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kuota penerima beasiswa ini sebanyak 210 mahasiswa.

    Pendaftarannya telah dibuka sejak 6 Agustus hingga 20 Agustus 2025. Nantinya, penerima akan memperoleh dana Rp 12 juta per orang.

    Mahasiswa S1 yang bisa menerima manfaatnya minimal sedang duduk di semester 3. Selain itu, mahasiswa harus terbukti sebagai mahasiswa dengan kondisi ekonomi kurang mampu lewat beberapa dokumen seperti surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau sejenisnya.

    Bagi detikers yang berminat mencoba beasiswa Pemprob Jambi bisa meninjau panduan lengkapnya di https://beasiswa.jambiprov.go.id/uploads/juknis_juklak_s1.pdf

    4. . Beasiswa CIMB Niaga

    Bank CIMB Niaga menggelontorkan dana untuk membantu mahasiswa S1 dalam membayar UKT hingga merampungkan skripsi. Penerima juga akan memperoleh fasilitas pendidikan lain selama empat semester.

    Syarat mengajukan Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah minimal semester 5, minimal IPK 3,25, aktif berorganisasi, mahir dalam bahasa Inggris, dan tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.

    Batas pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2025 adalah pada 20 Agustus 2025. Jika tertarik, detikers bisa mendaftar pada laman https://www.cimbniaga.co.id/id/kejar-mimpi/beasiswa-cimb-niaga.

    Semoga informasi beasiswa S1 dalam negeri di atas bermanfaat ya. Selamat mencoba.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com