Tag: pendidikan

  • Jadwal, Syarat & Cara Daftar


    Jakarta

    Detikers mau daftar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025? Sebelumnya, ketahui dulu syarat, cara daftar hingga jadwal seleksinya.

    Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit tahun ini dibuka mulai 1 April 2025. Beasiswa ini disediakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    Beasiswa Indonesia Bangkit berlaku bagi calon mahasiswa S1, S2 dan S3. Selain kampus dalam negeri, calon mahasiswa juga bisa memilih kampus luar negeri sebagai tujuan studi.


    Apa saja syarat daftar dan kapan seleksinya dilaksanakan? Mengutip unggahan Instagram resmi @awardeeibi_indonesia, ini penjelasannya.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    • Pendaftaran beasiswa: 1 April-31 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 1-7 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 10 Juni 2025
    • Seleksi tes psikologi: 11-25 Juni 2025
    • Pengumuman hasil tes psikologi: 27 Juni 2025
    • Seleksi wawancara: 28 Juni-13 Juli 2025
    • Pengumuman kelulusan: 31 Juli 2025
    • Orientasi calon penerima beasiswa: Agustus 2025

    Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    • Berusia maksimal 40 tahun untuk pelamar S2 dan 45 tahun untuk pelamar S3
    • Mempunyai ijazah atau surat keterangan lulus
    • Bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI
    • Memiliki kemampuan bahasa Inggris dibuktikan sertifikat TOEFL atau bahasa Arab TOAFL
    • Melengkapi persyaratan administrasi lainnya

    Berkas Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Transkrip nilai bagi pendaftar S2 atau S3
    • Ijazah/surat keterangan lulus
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS atau Duolingo English Test
    • Bagi pelamar yang telah bekerja bisa menyertakan surat izin pimpinan beserta surat keterangan masa kerja dan pernyataan bebas tugas kerja dari pimpinan
    • Surat rekomendasi kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Rencana penelitian dan karya akademik (jika ada) bagi pelamar S3
    • Rencana studi berisi 1.500-2.000 kata bagi pelamar S2
    • Personal statement atau motivasi diri

    Cara Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    1. Membuat akun peserta di laman https://beasiswa.kemenag.go.id.
    2. Lengkapi profil dengan data identitas, pendidikan, prestasi, sertifikat, organisasi, dan lainnya.
    3. Pilihlah program beasiswa yang tersedia.
    4. Submit pendaftaran dan cetak kartu peserta.
    5. Pengumuman akan diinformasikan lewat dasbor pendaftar.

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    Komponen pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) terdiri dari dua yakni biaya pendidikan dan biaya pendukung. Berikut rinciannya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP
    • Bantuan publikasi jurnal internasional bagi awardee S2/S3
    • Bantuan seminar internasional
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Biaya hidup bulanan

    Biaya Pendukung

    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Transportasi
    • Family allowance (S3)
    • Asuransi kesehatan
    • Dana darurat
    • Settlement allowance

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa bagi Awardee Afirmasi

    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan
    • Biaya program

    Biaya Tambahan bagi Disabilitas

    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Semoga membantu ya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Toeti Heraty S1-S3 Dibuka, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Pendaftaran Toeti Heraty Scholarship dibuka mulai 18 Maret- 18 April 2025. Mahasiswa S1 hingga S3 yang memenuhi syarat dapat mendaftar.

    Dilansir dari laman Jurnal Perempuan, Beasiswa Toeti Heraty adalah beasiswa untuk perempuan dan kelompok minoritas gender yang menempuh pendidikan tinggi bidang kajian gender dan ilmu filsafat jenjang S1-S3. Beasiswa ini diharapkan mendorong pemberdayaan perempuan Indonesia agar tercipta perubahan sosial dan masyarakat yang berkeadilan gender melalui pendidikan.

    Lebih lanjut, beasiswa ini diharapkan mendukung pendidikan di bidang kajian gender dan ilmu filsafat yang notabene tidak prominen di Indonesia.


    Toeti Heraty (1933-2021) merupakan penulis, filsuf, salah satu pendiri Jurusan Filsafat Universitas Indonesia (UI), dan pendiri Yayasan Jurnal Perempuan (YJP), lembaga nirlaba yang bergerak di di bidang penelitian, pendidikan, dan penerbitan Jurnal Perempuan. Jurnal feminis ini terbit pertama kali pada 1996.

    Semasa hidup, Toeti aktif mengagas inisiatif gerakan perempuan dan seni budaya. Ia percaya pengetahuan dan penelitian tentang gender dan filsafat di Indonesia sangat penting dan perlu senantiasa didukung.

    Beasiswa Toeti Heraty S1-S3

    Program utama Toeti Heraty Scholarship meliputi:

    • Dana beasiswa Rp 15 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S3
    • Dana beasiswa Rp 10 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S2
    • Dana beasiswa Rp 5 juta per semester selama 1 tahun bagi mahasiswa S1
    • Menjadi bagian komunitas Sahabat Jurnal Perempuan
    • Pengembangan wacana feminis dan filsafat melalui ragam program Jurnal Perempuan

    Tahapan Seleksi

    • Seleksi administrasi
    • Seleksi wawancara bagi yang lolos seleksi administrasi

    Pengumuman penerima beasiswa akan disampaikan pada 13 Juni 2025

    Jalur Seleksi

    • Jalur umum
    • Jalur khusus mahasiswi di NTT, Maluku, dan Papua

    Syarat Umum

    • Mahasiswi yang terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia dengan program studi kajian gender atau ilmu filsafat, bukan peminatan gender atau tugas akhir dengan tema gender
    • Mahasiswa semua identifikasi gender yang terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia dengan program studi kajian gender atau ilmu filsafat, diutamakan bagi sekutu dan aktivis feminis
    • Minimal semester 4 bagi mahasiswa S1, semester 2 bagi S2 dan S3
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
    • IPK minimal 3.0
    • Memiliki peminatan atau pernah mengikuti kegiatan magang, volunteer di sekolah, kampus, tingkat komunitas, atau organisasi untuk pemberdayaan perempuan
    • Berperspektif gender, memiliki tekad belajar dan aktivisme yang kuat
    • Bersedia magang di Yayasan Jurnal Perempuan selama 3 bulan secara daring

    Syarat Khusus Jalur Mahasiswi NTT, Maluku, Papua

    • Mahasiswi terdaftar di perguruan tinggi di Indonesia
    • Mahasiswi berasal dari NTT, Maluku, Papua dengan program studi sosial humaniora dengan peminatan perkuliahan dan tugas akhir tema gender
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari instansi lain
    • IPK minimal 3.0
    • Memiliki peminatan atau pernah mengikuti kegiatan magang, volunteer di sekolah, kampus, tingkat komunitas, atau organisasi untuk pemberdayaan perempuan
    • Berperspektif gender
    • Memiliki tekad belajar dan aktivisme yang kuat
    • Bersedia magang di Yayasan Jurnal Perempuan selama 3 bulan secara daring

    Syarat Dokumen

    • CV
    • Hasil pindai (scan) KTP
    • Hasil scan KTM yang masih aktif
    • Surat rekomendasi ketua jurusan/departemen atau dosen
    • Surat rekomendasi komunitas atau organisasi yang pernah diikuti
    • Contoh tulisan yang pernah dipublikasi (khusus mahasiswa S2 dan S3)
    • Esai 1.000 kata dengan salah satu tema berikut:
      – ⁠Pentingnya Pendidikan Tinggi bagi Perempuan
      – ⁠Pentingnya Perspektif Gender dan Filsafat dalam Menjamin Keadilan
      – Pengalaman dan/atau Partisipasi dalam Mendorong Transformasi Sosial yang Sensitif Gender dan Inklusif

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa kuliah S1-S3 ini bisa diakses di bit.ly/BeasiswaToetiHeraty atau klik DI SINI.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Paramadina Fellowship 2025, Kuliah Gratis Plus Dana Buku dan Karya Akhir


    Jakarta

    Universitas Paramadina membuka pendaftaran beasiswa Paramadina Fellowship 2025 sampai 31 Mei mendatang. Lulusan 2023 atau 2024 serta siswa kelas akhir yang akan lulus pada 2025 di sekolah-sekolah Jabodetabek bisa mendaftar.

    Dikutip dari laman resminya, Paramadina Fellowship merupakan program beasiswa kuliah 4 tahun bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi, kecerdasan emosional, jiwa kepemimpinan, kemampuan bersosialisasi, dan etika tinggi.

    Beasiswa Paramadina Fellowship 2025

    Manfaat Paramadina Fellowship 2025 meliputi:


    • Gratis biaya pendaftaran
    • Gratis biaya pendidikan 4 tahun
    • Dana buku per semester
    • Dana penyelesaian karya akhir
    • Biaya wisuda

    Syarat Beasiswa

    • Siswa kelas 3 SMA/sederajat atau lulusan 2024 atau 2025 dari sekolah se-Jabodetabek
    • Nilai rata-rata ijazah minimal 8,00
    • Nilai rata-rata rapor kelas 1, 2, dan 3 minimal 8,00
    • Usia pendaftar maksimal 20 tahun
    • Aktif dalam kegiatan organisasi intra dan ekstra sekolah
    • Memiliki prestasi akademik, nonakademik
    • Mampu berbahasa Inggris atau bahasa asing lainnya
    • Tidak pernah terlibat tindak kriminal, termasuk penyalahgunaan narkotika dan miras, pemalsuan, pelecehan seksual dan tindakan asusila lainnya, serta tindak kekerasan; dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) asli
    • Khusus pemilih Prodi Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, dan Psikologi, wajib menyertakan Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW)

    Syarat Dokumen

    • Sertifikat bahasa asing (format PDF)
    • Foto berwarna ukuran 4×6
    • Fotokopi ijazah SMA
    • Fotokopi KTP
    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
    • Fotokopi rapor semester 1, 2, 3, 4 dan 5
    • Surat Keterangan Bebas Buta Warna (SKBBW), format file FDF
    • Surat Keterangan Catatan Kepolisan (SKCK)
    • Dua tulisan menggunakan tulisan tangan dengan tinta warna biru, dengan judul:
      1. “Pentingnya Paramadina Fellowship untuk Masa Depanku”
      2. “Pengalaman Paling Bermakna Dalam Hidupku” sesuai format penulisan dalam format file PDF
    • Surat Rekomendasi Kepala Sekolah atau Guru serta surat pernyataan sesuai format surat, format file PDF

    Format surat pernyataan, esai, dan rekomendasi dapat diunduh di http://bit.ly/FormulirPFUPM2025 .

    Setiap dokumen diberi nama dengan format Nama Dokumen-Nama Pendaftar-Program Studi-FP2025. Contohnya KTP-Mohammad Yusuf-Ilmu Komunikasi-PF2025.

    Ketentuan Beasiswa

    • Penerima beasiswa harus menyelesaikan masa studi maksimal dalam 4 tahun kalender akademik
    • Nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 per semester agar beasiswa tidak dihentikan
    • Wajib memenuhi nilai Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) minimal 3 kategori selama 4 tahun kalender akademik
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain.

    Tahap seleksi dan tes akan dilaksanakan setelah pendaftaran ditutup, dan akan dihubungi oleh tim Paramadina. Informasi beasiswa kuliah Paramadina Fellowship 2025 bisa diakses di https://paramadina.ac.id/beasiswa/ dan https://bit.ly/ParamadinaFellowship2025. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa SMP dan SMA di Singapura, Gratis Sekolah-Asrama dan Dapat Uang Saku


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Singapura membuka beasiswa sekolah ASEAN Scholarship for Indonesia bagi siswa untuk lanjut SMP dan SMA di Negeri Singa. Siswa SD kelas 6 atau SMP kelas 1 dapat mendaftar beasiswa Secondary 1, sedangkan siswa SMP kelas 2 atau bisa mendaftar beasiswa Secondary 2 secara gratis.

    Dikutip dari laman resmi Ministry of Education (MOE) Singapore, beasiswa Secondary 1 berdurasi 6 tahun. Sementara itu, beasiswa Secondary 2 berdurasi 4 tahun. Penerimaan beasiswa diperbarui setiap tahun berdasarkan capaian siswa di sekolah.

    Beasiswa ASEAN Scholarship SMP dan SMA di Singapura 2025

    Berikut komponen beasiswa ASEAN Scholarship di Singapura:


    • Uang saku tahunan dengan akomodasi asrama
    • Tunjangan penyesuaian (kedatangan)
    • Tiket pesawat ekonomi pulang-pergi
    • Biaya sekolah
    • Biaya ujian GCE O-Level dan A-Level satu kali jika berlaku
    • Asuransi kesehatan bersubsidi dan perlindungan asuransi kecelakaan

    Jadwal Seleksi

    • Pendaftaran online: 6 Januari-14 Maret 2025
    • Tes seleksi: April 2025 (tentatif)
    • Wawancara seleksi: Mei 2025 (tentatif)
    • Pengumuman hasil beasiswa: Juni 2025 (tentatif)
    • Kedatangan di Singapura: November 2025 (tentatif)

    Lokasi Seleksi

    Lokasi tes seleksi dan wawancara dapat digelar di kota-kota berikut jika ada cukup kandidat terpilih, yaitu di:

    • Bandung
    • Batam
    • Jakarta
    • Medan
    • Surabaya

    Cara Daftar

    • Buka https://tgs.moe.gov.sg
    • Klik Register of log in here
    • Pilih Register as a new user
    • Buat akun baru dengan nama, email, dan password baru, serta isikan captcha
    • Cek email untuk mengisikan security code di verifikasi akun
    • Login kembali
    • Klik menu Programs
    • Cari ASEAN Scholarship for Indonesia, klik More
    • Klik Apply
    • Isikan data diri, pendidikan, kontak keluarga, pencapaian, aktivitas kokurikuler, pilihan lokasi tes, hingga pernyataan pelamar beasiswa
    • Simpan draft dengan klik Save & Continue Editing
    • Jika sudah yakin benar dan tidak akan diubah lagi, klik Mark as Complete
    • Klik Review untuk cek kembali data pendaftaran
    • Jika sudah yakin dan data siap didaftarkan, klik Submit
    • Email penerimaan lamaran beasiswa akan dikirimkan ke siswa.

    Informasi beasiswa ASEAN Scholarship 2025 untuk lanjut sekolah SMP dan SMA di Singapura bisa diakses dengan klik DI SINI. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, Tak Hanya untuk Warga Kampus Islam


    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) akan dibuka bagi civitas academica perguruan tinggi keagamaan (PTK), termasuk dosen. Beasiswa ini disiapkan untuk calon mahasiswa S2 dan S3.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori menyatakan civitas academica dan dosen sekolah tinggi Khonghucu juga bisa mendaftar, baik untuk lanjut kuliah di dalam maupun luar negeri. Termasuk di antaranya studi di China.

    “Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” kata Ruchman saat sosialisasi beasiswa dan pengembangan sumber daya manusia perguruan tinggi keagamaan (PTK) di Sekolah Tinggi Khonghucu Indonesia (STIKIN) Purwokerto, di Purwokerto, Sabtu (22/2/2025), dilansir Kemenag.


    Berdasarkan catatan kementerian, ada sekitar 6.000 awardee BIB sejak 2022 yang didanai lewat kerja sama Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa merupakan kebijakan strategis untuk meningkatkan SDM perguruan tinggi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

    Ruchman berharap dosen dan tenaga kependidikan dapat lanjut kuliah di kampus terbaik di dalam negeri dan di luar negeri dengan BIB.

    “Adagium orang miskin dilarang kuliah, harus kita patahkan dengan beasiswa, sehingga akan muncul perubahan paradigma orang miskin harus kuliah,” kata Doktor Manajemen Kependidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) teresebut.

    Syarat BIB Kemenag 2025

    Ruchman mengatakan, syarat BIB Kemenag antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), serta memiliki kemampuan bahasa Inggris, indeks prestasi kumulatif (IPK), persiapan akademik, daya juang dan daya tahan. Peserta juga harus lolos seleksi beasiswa.

    “Persiapkan sejak dini TOEFL ITP, kesiapan studi, dan juga mendapatkan LoA dari PT pilihan,” kata Ruchman.

    Berdasarkan penerimaan BIB sebelumnya, berikut syarat umum beasiswa yang bisa disiapkan dari sekarang:

    • KTP
    • Ijazah atau surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi jika melamar S2/S3
    • Bukti korespondensi dengan calon supervisor bagi pelamar S3
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris seperti TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS, Duolingo English Test, atau sertifikat dari PTKIN/PTN bersangkutan (cek kembali syarat spesifik bahasa Inggris yang ditentukan kampus tujuan masing-masing)
    • Surat rekomendasi dari kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Bagi pelamar S2, siapkan rencana studi 1.500-2.000 kata berisi:
      • – Alasan pemilihan prodi
      • – Topik yang akan ditulis pada tesis/bentuk lain
      • – Rencana studi awal-akhir semster
      • – Aktivitas nonakademik yang akan dilakukan
      • – Tulisan dalam bahasa Indonesia bagi yang hendak melamar S2 dalam negeri
    • Personal statement/motivasi diri sesuai format
    • Jika sudah bekerja, sertakan surat izin pimpinan, surat keterangan masa kerja, dan surat pernyataan bebas tugas dari pimpinan yakni:
      • – Pimpinan perguruan tinggi asal, dekan atau rektor bagi peserta dosen perguruan tinggi
      • – Pimpinan bidang SDM di perguruan tinggi atau kepala biro SDM bagi peserta tenaga kependidikan perguruan tinggi
      • – Pejabat eselon 1 atau 2 untuk tenaga kependidikan di Kemenag
      • – Kepala Kanwil Kemenag setempat untuk ASN nonperguruan tinggi
      • – Ketua instansi tempat bertugas
    • Pelamar S3 menyertakan rencana penelitian atau karya akademik lain sesuai format

    Komponen Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berikut komponen Beasiswa Indonesia Bangkit program gelar berdasarkan rekrutmen beasiswa penuh program gelar sebelumnya:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (tuition fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Dana darurat

    Biaya Tambahan Disabilitas

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan

    Semoga berhasil di Beasiswa Indonesia Bangkit 2025, detikers!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN, Ada Tunjangan & Persiapan PTN



    Jakarta

    Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN membuka pendaftaran beasiswa Smart Scholarship 2025 sampai 6 Maret 2025. Ada tunjangan dan bimbingan persiapan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bagi siswa terpilih.

    YBM BRILiaN semula didirikan Board of Director (BOD) BRI H Rudjito, H Ahmad Askandar, H Akhmad Amien Mastur, Hendrawan Tranggana, Krisna Wijaya, Hj Gayanti Rawit Angreni, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI, dan pemimpin wilayah (Pinwil) BRI sebagai Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia pada 2001. Yayasan ini bergerak sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.

    Beasiswa Smart Scholarship 2025

    Komponen beasiswa Smart Scholarship 2025 terdiri dari:


    • Tunjangan prestasi
    • Pembinaan masuk PTN
    • Motivasi dan pembinaan kapasitas diri

    Syarat Beasiswa

    • Warga Negara Indonesia
    • Siswa aktif SMA/sederajat kelas 11
    • Mempunyai potensi akademik baik dan keinginan kuat untuk berprestasi tinggi
    • Menghadapi keterbatasan finansial
    • Mempunyai komitmen melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi
    • Berkomitmen untuk mengikuti pembinaan
    • Lolos verifikasi kemustahikan (penerima zakat)

    Syarat Dokumen

    • Hasil scan (pindai) atau foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga
    • Hasil pindai rapor terakhir
    • Foto rumah tampak depan dan ruang tengah
    • Screenshot atau tangkapan layar hasil tes potensi diri
    • Hasil pindai sertifikat atau penghargaan, jika ada
    • Hasilpindai atau foto salah satu di antara dokumen berikut:
      • -Surat keterangan penghasilan orangtua/wali Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      • -Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKΗ)
      • -Kartu Peserta Program Indonesia Pintar (KIP)
      • -Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/instansi tempat orangtua bekerja/tokoh masyarakat dan dapat dibuktikan kebenarannya.

    Alur Pendaftaran

    • Registrasi akun atau sign up di https://brilian.in/smartscholarship
    • Lengkapi data diri
    • Simpan akun yang didapatkan
    • Unggah berkas
    • Cek kembali berkas dan pastikan sudah sesuai ketentuan
    • Submit lamaran beasiswa.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa Smart Scholarship 2025 YBM BRILiaN bisa diakses di akun Instagram @ybmbrilian dan Call Center 0811 9167 444 (Sahiq). Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • BIM Persiapan S1 LN Angkatan 4 Dipastikan Tetap Jalan Pakai Dana LPDP



    Jakarta

    Ketua Paguyuban Orang Tua Murid (OTM) Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4, Ishandawi beberkan hasil audiensi dengan pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Ungkap BIM 4 dipastikan tetap jalan menggunakan dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    “Sudah confirm, sangat confirm (menggunakan) dana dari LPDP. Dalam waktu 2 hari ini, LoA (Letter of Acceptance) yang sudah kami terima dari anak-anak itu akan dikumpulkan. Kemudian akan diproses satu demi satunya,” ujar Ishandawi kepada wartawan di Kemdiktisaintek Jakarta, Rabu (19/2/2025).

    BIM 4 Ada di Ranah Siapa?

    Ishandawi bercerita memang pelaksanaan BIM masih dipertanyakan kejelasannya. Namun usai bertemu dengan Kemdiktisaintek yang diwakili Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Henri Togar Hasiholan Tambunan, dijelaskan bila pelaksanaan BIM terpecah menjadi dua.


    Di tahap persiapan, BIM akan dilakukan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sedangkan pembiayaan ada di tangan Kemdiktisaintek.

    “Sehingga dua kementerian itu berkoordinasi secara birokrasinya. Itu yang mungkin (menjadi) hambatanya,” tutur Ishandawi.

    “Tapi secara teknis, program BIM 4 itu tetap lanjut dan anak-anak juga Alhamdulillah nanti LoA-nya bisa langsung diproses oleh pembiayaan di Diktisaintek,” imbuh dia.

    Batas Waktu LoA Awardee BIM Segera Habis

    Dalam tuntutan yang disampaikan Paguyuban OTM BIM 4 dijelaskan LoA yang sudah diterima siswa sudah tidak bisa menunggu lagi. Karena masa berlakunya segera habis.

    Untuk itu, mereka menuntut agar konfirmasi pembiayaan atas LoA yang sudah diterima segera dilakukan. Karena terdapat batas akhir pembayaran uang jaminan/pangkal ke universitas.

    Terkait batas waktu LoA, Ishandawi menjelaskan setiap kampus berbeda-beda. Di Asia, beberapa kampus menerapkan batas waktu LoA hingga 1 Maret, 27 April, hingga 1 Mei.

    “Tetapi Alhamdulillah sudah dipastikan kementerian ini (Kemdiktisaintek) memproses secara berjenjang, secara bertahap dalam waktu (LoA) yang dekat,” ungkapnya.

    Melalui postingan media sosial Instagramnya, Stella Christie membagikan ulang postingan salah satu orang tua murid Paguyuban OTM BIM 4. Ia menyebut menunggu LoA diberikan ke Kemdiktisaintek.

    Prof Stella Christie carikan solusi penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) S1 LN angkatan 4Prof Stella Christie carikan solusi penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) S1 LN angkatan 4 Foto: Tangkapan layar IG story @prof.stellachristie

    “Semoga berita baik hasil diskusi kemarin menjadi sumber semangat baru untuk anak-anak kita penerima BIM angkatan 4. Ditunggu LoA-nya! (bendera Indonesia),” kata Stella dikutip Kamis (20/2/2025).

    Mimpi Penerima BIM Kuliah di LN Segera Terkabul

    Siswa dan orang tua Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4 yang aksi di depan KemdiktisaintekSiswa dan orang tua Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Angkatan 4 yang aksi di depan Kemdiktisaintek Foto: (Devita Savitri/detikcom)

    Yosua Abdi Tulus Kondang, siswa penerima BIM 4 asal SMAN 26 Jakarta ikut memperjuangkan haknya di aksi OTM BIM 4, Rabu (19/2/2025) kemarin. Sejak kecil ia dikenal sebagai sosok yang berprestasi dan kerap langganan beasiswa.

    Hal ini dilakukannya untuk bisa mengenyam pendidikan setinggi mungkin. Kendati demikian, mimpinya untuk melanjutkan pendidikan tinggi sempat terhalang karena masalah biaya.

    Hingga ketika kelas 9 SMP, Yosua berkenalan dengan BIM dari kakak kelasnya. Sejak saat itu, ia berusaha keras agar bisa menjadi salah satu penerima BIM.

    “Saya di situ belum ada lomba yang bisa dibilang berkualitas untuk dikurasi ke BIM, dan akhirnya saya dapat perunggu di Australian Mathematics Competition dan masuk BIM,” cerita Yosua.

    Berhasil diterima menjadi awardee BIM membuat Yosua menaruh harapan tinggi pada beasiswa ini. Ia bahkan melepaskan bangku siswa eligible di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

    Kini diketahui Yosua telah mengantongi tiga LoA yang masa berlakunya segera habis. Ia berhasil diterima tiga kampus dunia yakni University of Alberta Kanada, Arizona State University Amerika Serikat, dan Pennsylvania State University Amerika Serikat.

    Perjuangan ini ia harapkan tidak sia-sia, karena Yosua merasa tidak ada kejelasan timeline atau lini masa sesuai dengan BIM tahun-tahun sebelumnya. Terlebih usai pemerintahan dan Kemendikbudistek dipecah menjadi tiga.

    “Jadi timeline itu pertama setelah seleksi kita akan ada pembekalan, webinar dari universitas, pelatihan SAT (Scholastic Assessment Test) dan IELTS, terakhir kita ada tes wawancara kebangsaan dan kemudian kami diberangkatkan,” jelasnya.

    “Selama satu tahun ini kami menjalani semuanya lancar. Sampai akhirnya pas pergantian pemerintahan ini lah yang seharusnya kami (berhak) mendapat kan konsuler ini kami tidak dapat dan disuruh cari sendiri,” imbuhnya.

    Kendati demikian dengan perjuangan OTM BIM 4, anak-anak penerima beasiswa akhirnya mendapat konsuler yang sukarela membantu. Perjuangan itu kembali dilanjutkan hingga akhirnya ada kejelasan bagaimana penerima BIM 4 akan mendapatkan haknya.

    Jika lancar, Yosua akan memilih kampus tujuannya dan berangkat studi di kuartil 4 tahun 2025. Persiapan mungkin akan mulai dilakukan pada Agustus mendatang.

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Kronologi Lengkap Demo Orang Tua Siswa BIM Persiapan S1 LN Angkatan 4


    Jakarta

    Sebanyak puluhan orang tua murid penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 melakukan unjuk rasa di di depan kantor Kemdiktisaintek, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025). Masa demonstrasi meneriakan jargon “Save BIM 4” dan membentangkan sejumlah spanduk dan poster.

    Spanduk yang dibentangkan bertuliskan “Realisasikan Pernyataan Menteri Prof Satryo untuk 350 Siswa Penerima Beasiswa Indonesia Maju Angkatan 4”. Sedangkan poster-poster lainnya bertuliskan “Jangan Biarkan LOA Anak-anak Kami Jadi Sia-sia” hingga “Ikan hiu melayang-layang, Beasiswa masih di awang-awang”.

    Ketua Orang Tua Murid (OTM) BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, Ishandawi menjelaskan selama ini siswa penerima BIM masih menunggu keberlanjutan studi. Mereka semula dijanjikan bisa meneruskan S1 ke universitas terkemuka luar negeri.


    “Sebagai bagian dari penyiapan sumber daya Manusia di Generasi Emas 2045 tidak jelas kepastiannya,” kata Ishandawi.

    Beri 4 Tuntutan

    Ketidakjelasan BIM 4 terjadi salah satunya karena ada transisi kepemimpinan dan perubahan struktur Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknolog (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian. Terjadi simpang siur informasi di masyarakat yang akhirnya menimbulkan keresahan siswa penerima dan orang tua penerima BIM 4.

    “Apakah BIM Program Bergelar tersebut dilanjutkan?,” tanya Ishandawi.

    Kekhawatiran semakin bertambah karena hadirnya Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025. Ketidakjelasan semakin menggerogoti hati para orang tua murid.

    Kendati demikian, mereka tidak ingin mengalah dan memberikan 4 tuntutan kepada Kemdiktisaintek, yakni:

    • Realisasi, kepastian mekanisme dan timeline dari pernyataan Mendiktisaintek tertanggal 12 Feb 2025 di rapat dengan Komisi X DPR RI terkait pemberian beasiswa S1 Luar Negeri lewat dana LPDP.
    • Segera jalankan pemrosesan Beasiswa Indonesia Maju S1 Luar Negeri mengingat LoA yang sudah diterima dan beberapa sudah harus dikonfirmasi ke universitas terkait. Tidak bisa menunggu lagi.
    • Konfirmasi pembayaran atas LoA yang sudah diterima (yaitu Letter of Guarantee dan Letter of Sponsorship) segera dilakukan, mengingat adanya batas akhir pembayaran uang jaminan/pangkal ke Universitas.
    • Tidak ada pembatasan jumlah LoA yang diajukan oleh masing-masing anak penerima BIM 4.

    Diterima Kemdiktisaintek

    Ishani mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat akan aksi yang dilakukan OTM BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 hari ini. Ia juga turut mengundang Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdjiono, tetapi secara mendadak tidak bisa hadir.

    Sempat tidak berjalan mulus karena tidak mendapat kepastian ruang audiensi, para orang tua akhirnya diterima Kemdiktisaintek sekitar pukul 10.00 WIB.

    Selama prosesnya, tim Paguyuban OTM BIM 4 membeberkan pihaknya diterima oleh Wamendiktisaintek Stella Christie. Namun, proses mediasi dengan Stella hanya berlangsung sebentar karena Wamen harus melaju ke agenda selanjutnya bersama Kementerian Dalam Negeri.

    Dapat Respon Positif dari Kemdiktisaintek

    Usai audiensi, Ishandawi menyatakan pihaknya diterima dengan baik oleh Kemdiktisaintek dan pihak kementerian mendengar aspirasi Paguyuban OTM. Ishan dengan tegas akan terus berkomunikasi dengan Kemdiktisaintek agar program BIM 4 tetap berlanjut hingga para awardee mendapatkan haknya.

    “Sangat positif dari kementerian mendengar semua aspirasi kami. Komunikasi akan terus dijaga agar program BIM 4 ini tetap berlanjut sampai anak-anak mendapatkan haknya,” ungkap Ishan.

    Tidak hanya Prof Stella, Paguyuban OTM BIM 4 juga diterima oleh Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Henri Togar Hasiholan Tambunan. Hasilnya, beasiswa BIM 4 dipastikan berlanjut menggunakan dana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    “Bahwa beasiswa ini akan berlanjut dengan dana LPDP. Alhamdulillah menjadi plong kami semua,” tambahnya.

    Dalam waktu 1-2 hari ke depan, Kemdiktisaintek akan mengumpulkan seluruh Letter of Acceptance (LoA) yang dimiliki awardee BIM 4. Selanjutnya LoA ini akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

    “Alhamdulillah mereka (Kemdiktisaintek) sudah paham dan sudah menerima secara teknis akan ditindaklanjuti. Itu yang kami percaya,” tandas Ishan.

    (det/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Maudy Ayunda Cohort 3 Dibuka, Mahasiswa Cek!


    Jakarta

    Maudy Ayunda melalui Maudy Ayunda Foundation membuka program Mentorship & Scholarship Program Cohort 3 hingga 14 Maret 2025 mendatang. Mahasiswa aktif S1 dapat mendaftar.

    Program ini terbagi atas Mentorship dan Scholarship. Mentorship adalah sesi bimbingan dari Maudy Ayunda serta belajar pengembangan pribadi dan profesional dari pembicara.

    Sedangkan Scholarship merupakan pemberian dukungan keuangan berupa beasiswa. Program ini terdiri atas dua pilihan pendanaan, yakni pembiayaan akademik di kampus/akademik dan pendanaan proyek yang berdampak untuk masyarakat.


    Peserta dapat mendaftar ke program Mentorship saja tanpa ikut program Scholarship. Berminat mendaftar? Simak infonya di bawah ini.

    Beasiswa Maudy Ayunda

    Peserta Mentorship & Scholarship Program by Maudy Ayunda akan mendapatkan:

    • – Mentorship langsung dari Maudy Ayunda
    • – Belajar dari tamu pembicara inspiratif
    • – Menjadi bagian dari komunitas yang semangat dalam menciptakan dampak

    Sesi program akan digelar secara online dan hybrid. Sesi hybrid dilakukan agar peserta yang tidak dapat hadir secara offline dapat ikut sesi secara daring.

    Peserta Mentorship & Scholarship Maudy Ayunda kemudian dapat memilih untuk ikut seleksi program beasiswa ataupun tidak. Setelah lolos seleksi, penerima beasiswa akan mendapatkan:

    • – Beasiswa untuk mendukung biaya universitas atau akademik dalam Tuition Scholarship
    • – Beasiswa untuk mendukung upaya berdampak yang membawa perubahan positif dalam masyarakat dalam Project Scholarship

    Project Scholarship adalah beasiswa untuk pendanaan inisiatif atau personal project mahasiswa di luar penugasan kampus. Proyek atau inisiatif bersangkutan memiliki dampak positif bagi masyarakat atau lingkungan sekitar.

    Syarat Beasiswa dan Mentorship

    Program mentorship dan beasiswa ini diperuntukkan bagi peserta yang memenuhi syarat berikut:

    • Lulusan SMA atau sederajat
    • Usia 18-22 tahun
    • Sedang menjalani pendidikan S1 di universitas nasional atau internasonal
    • Indeks prestasi kumulatif (IPK) terakhir di atas 3 atau setara
    • Memiliki pengalaman berorganisasi atau kegiatan ekstrakurikuler

    Pendaftaran beasiswa Maudy Ayunda dan mentorship cohort ke-3 dibuka di laman https://bit.ly/MAMentorship-3. Info lebih lanjut dapat dipantau di akun Instagram @maudyayundafoundation dan @maudyayunda. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 Dibuka, Mahasiswa Ayo Daftar!



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung selama 4 Februari hingga 4 Maret 2025.

    Beasiswa Pertamina Sobat Bumi adalah bentuk dukungan agenda Asta Cita dalam pengembangan sumber daya manusia untuk Indonesia Emas 2045. Beasiswa ini juga sebagai dukungan terhadap target Net Zero Emission.

    Beasiswa terdiri dari tiga jenis yakni beasiswa reguler (untuk S1/sederajat), beasiswa afirmasi (mahasiswa S1/sederajat di wilayah atau daerah operasi PT Pertamina) dan beasiswa vokasi (untuk mahasiswa vokasi).


    Bagaimana cara menjadi penerima beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025? Mengutip Instagram @pertamina.foundation ini persyaratan daftar hingga daftar kampus mitranya:

    Benefit Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Bantuan biaya pendidikan SPP/UKT
    • Bantuan biaya hidup
    • Capacity building
    • Green initiative berupa program desa energi berdikari Sobat Bumi, aksi Sobat Bumi dan sekolah energi berdikari

    Syarat Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    • Mahasiswa aktif di perguruan tinggi mitra
    • Mahasiswa semester 2-6 dengan indeks prestasi (IP) terakhir minimal 3,00
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak manapun (periode Januari 2025- Desember 2025)
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi sosial dan lingkungan
    • Membuat karya tulis dengan tema “Langkah Kecil, Dampak Besar: Invasiku Menuju Green Environment”
    • Ketentuan Esai untuk Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025
    • Karya tulis harus orisinal dan disusun secara individu
    • Karya tulis menggunakan bahasa Indonesia
    • Karya tulis wajib melampirkan dokumentasi berupa foto milik pribadi minimal tiga (bukan hasil browsing di internet)
    • Judul karya tulis maksimal 10 kata
    • Karya tulis minimal tiga halaman dan maksimal 10 halaman, tidak termasuk cover/judul dan daftar pustaka

    Daftar Kampus Mitra Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025

    Beasiswa S1 Reguler

    1. Universitas Sumatera Utara (USU)
    2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
    3. Universitas Syiah Kuala (USK)
    4. Universitas Hasanuddin (Unhas)
    5. Universitas Pattimura (Unpatti)
    6. Institut Teknologi Sumatera (Itera)
    7. Universitas Udayana (Unud)
    8. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    9. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    10. Universitas Indonesia (UI)
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Brawijaya (UB)
    13. Universitas Airlangga (Unair)
    14. Universitas Pertamina
    15. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    16. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)
    17. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    18. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    19. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsiska)
    20. Universitas Cenderawasih (Uncen)
    21. Universitas Papua (Unipa)
    22. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
    23. Universitas Ivet (Unisvet)
    24. Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)

    Beasiswa Afirmasi

    1. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tuanku Tambusai
    2. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Susha Siak
    3. Sekolah Tinggi Teknologi Merauke (STTM)
    4. Universitas Mulawarman (Unmul)
    5. Universitas Islam Riau (UIR)
    6. Universitas Pasir Pengaraian (UPP)
    7. Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
    8. Universitas Borneo Tarakan
    9. Universitas Riau (Unri)
    10. Universitas Sunan Bonang (USB)
    11. Universitas Ronggolawe (Unirow)
    12. Universitas Wiralodra (Unwir)
    13. Universitas Lelemuku Saumlaki (Unlesa)

    Beasiswa Vokasi

    1. Politeknik Negeri Kupang (PNK)
    2. Politeknik Negeri Fakfak
    3. Politeknik KP Sorong
    4. Politeknik Negeri Cilacap
    5. Institut Teknologi Petroleum Balongan

    Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2025. Jika detikers tertarik bisa langsung melakukan pendaftaran di bit.ly/InfoSobi2025. Selamat mencoba ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5