Tag: pendidikan

  • Siap-siap, Pendaftaran Beasiswa GKS 2026 Dibuka Mulai 15 September



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa program sarjana GKS tahun 2026 akan dibuka pada 15 September 2025. Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Institut Pendidikan Internasional Korea Selatan.

    Berdasarkan laman resmi Korea.net, panitiaGKS membuka kuota bagi 280 mahasiswa internasional dari 71 negara. Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2025.


    GKS atau Global Korea Scholarship adalah program beasiswa penuh yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED), lembaga eksekutif di bawah kementerian pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa Internasional yang ingin kuliah di Korea untuk jenjang D2, S1, S2, dan S3. Beasiswa GKS bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia internasional dengan Korea Selatan di luar negeri.

    Apa saja manfaat beasiswa GKS? Simak di bawah ini.

    Manfaat Beasiswa GKS Sarjana 2026

    Melansir laman Atase Pendidikan KBRI di Korea Selatan, manfaat beasiswa GKS mencakup:

    Tiket pesawat PP Indonesia-Korea pada awal dan akhir masa penerimaan beasiswa.

    Tunjangan awal saat pertama kali tiba di Korea sejumlah 200 ribu KRW (Rp 2,3 juta)

    Tunjangan untuk mahasiswa Program Sarjana senilai 900 ribuKRW (Rp 10,6 juta) setiap bulan, mahasiswa Program Magister 1 jutaKRW (Rp 11,8 juta) setiap bulan, dan pelajar Program Riset diberikan tunjangan senilai 1,5 jutaKRW (Rp 17,7 juta) setiap bulan.

    Tunjangan penelitian sejumlah 210.000-240.000 KRW (Rp 2,48 juta-Rp 2,83 juta) per semester.

    Biaya belajar bahasa Korea selama 1 tahun sebelum perkuliahan

    Tanggungan penuh biaya perkuliahan

    Asuransi kesehatan sebesar 20 ribu KRW (Rp 236 ribu) per bulan.

    Hibah Kemampuan Bahasa Korea sejumlah 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta) per bulan bagi penerima beasiswa GKS yang memiliki TOPIK level 5 dan 6.

    Hibah Penyelesaian Beasiswa 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta).

    Syarat Beasiswa GKS 2026

    Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.

    Harus berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1)

    Telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal semua kursus dasar, menengah, dan menengah pada tanggal kedatangan (S1)

    Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (GPA) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir

    Dokumen Pendaftaran BeasiswaGKS 2026

    Satu set dokumen asli lengkap yang terdiri dari:
    a. Form 1: Formulir pendaftaran
    b. Form 2: NIIED Pledge
    c. Form 3: Personal Statement
    d. Form 4: Study Plan
    e. Form 5: 2 Surat rekomendasi
    f. Form 6: Completed Self Medical Assessment
    g. Form 7: Sertifikat dan penghargaan lainnya (opsional)
    h. Form 8: Hasil tes kesehatan pelamar

    Seluruh dokumen di atas dapat diunduh pada link berikut: https://www.studyinkorea.go.kr.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa GKS 2026 dapat dicek melalui http://posspika.kemdikbud.go.id/beasiswa-gks. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 Dibuka, Kuota Capai 25 Ribu Mahasiswa



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka KIP Kuliah Kemenag 2025. Beasiswa ini mirip dengan KIP Kuliah yang dibuka oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

    Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan bagi siswa yang kurang mampu secara ekonomi dan berpotensi untuk melanjutkan studi pada perguruan tinggi. Anggaran bantuan KIP KuliahKemenag tahun ini telah disiapkan untuk 25.964 mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).


    “Total anggaran yang disalurkan sebanyak Rp171.362.400.000 untuk mahasiswa PTK binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Bimas Kristen, Bimas Katolik, Bimas Hindu, dan Bimas Buddha,” terang Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag Ruchman Basori di Mataram, dikutip dari laman Kemenag, Sabtu (6/9/2025).

    Kuota sebanyak 25.964 mahasiswa itu di antaranya terdiri atas 21.490 mahasiswa PTK Islam (PTKI) negeri dan swasta. Selain itu, ada kuota 2.537 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Kristen, 770 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Katolik, 320 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Buddha, dan 855 mahasiswa di PTK binaan Ditjen Bimas Hindu.

    Mulanya, penanganan Kuota KIP Kuliah dikelola oleh Unit Eselon I yang membidangi Perguruan Tinggi Keagamaan. Namun mulai 2025, program ini ditangani oleh Puspenma Kemenag.

    Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025

    Pendaftaran KIP Kuliah Kemenag 2025 tergantung dari PTKI penyalur. Sebagai contoh, UIN Sunan Gunung Djati, pendaftaran KIP Kuliah Kemenag akan dibuka pada 2 hingga 11 September 2025.

    Sementara itu, UIN Sultan Thaha Jambi membuka pendaftaran KIP Kuliah Kemenag mulai 4-21 September 2025.

    Oleh karena itu, pelajar bersangkutan perlu menanyakan informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran KIP KuliahKemenag 2025 kepada perguruan tinggi masing-masing.

    Syarat KIP Kuliah Kemenag 2025

    Melansir laman UIN Sunan Gunung Djati, berikut syarat KIP Kuliah Kemenag 2025:

    Mahasiswa baru angkatan 2025

    Memiliki keterbatasan ekonomi tetapi memiliki potensi akademik yang baik

    Keterbatasan ekonomi dibuktikan dengan: Kepemilikan Kartu Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Jakarta Pintar (KJP), atau merupakan Mahasiswa dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

    Mengumpulkan berkas:
    -Fotokopi KIP/Kartu PKH/KKS/ DTKS/SKTM
    -Surat keterangan penghasilan orang tua
    -Fotokopi surat keterangan kepemilikan rumah
    -Fotokopi KTP mahasiswa dan orang tua
    -Bukti pembayaran listrik
    -Fotokopi bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan
    -Foto rumah
    -Fotokopi ijazah serta transkrip nilai
    -Fotokopi bukti prestasi akademik dan nonakademik
    -Surat keterangan kematian orang tua (opsional).

    Tertarik mendaftar KIP Kuliah Kemenag 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Bill Gates 2026 Buka Pendaftaran, Bantuan S1 di Kampus Top AS



    Jakarta

    The Gates Scholarship (TGS) atau Beasiswa Bill Gates kembali membuka pendaftaran untuk penerima tahun angkatan 2026. Beasiswa ini bisa dicoba oleh calon mahasiswa yang berprestasi, tetapi terkendala biaya.

    Selain pendanaan dalam bentuk biaya pendidikan, Beasiswa Bill Gates juga memberikan kesempatan mahasiswa bisa lebih dekat dengan para cendekiawan. Beasiswa ini juga bisa menjadi modal untuk mendapatkan karier baik setelah lulus.

    Bagaimana cara mendapatkan Beasiswa Bill Gates 2026? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut ketentuannya.


    Komponen Pembiayaan Beasiswa Bill Gates 2026

    • Biaya kuliah
    • Biaya lain
    • Biaya buku
    • Biaya asrama
    • Biaya makan
    • Biaya pribadi tambahan

    Syarat Daftar Beasiswa Blill Gates 2026

    • Calon mahasiswa atau siswa SMA kelas akhir
    • Siswa harus berencana melanjutkan kuliah di kampus negeri atau swasta Amerika Serikat terakreditasi A
    • Memiliki nilai minimal setara dengan 3,3 dalam skala 4,0
    • Mempunyai prestasi sekolah yang baik (termasuk 10% siswa teratas nilainya di sekolah)
    • Memiliki kemampuan kepemimpinan dibuktikan dengan mengikuti ekstrakurikuler, aktif dalam pelayanan masyarakat, atau kegiatan lainnya
    • Memiliki keterampilan yang baik dalam kematangan emosional, motivasi, ketekunan, dan lainnya.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bill Gates 2026

    • Pembukaan pendaftaran: 15 Juli 2025
    • Penutupan pendaftaran: 15 September 2025
    • Tahap semifinal: Desember 2025-Januari 2026
    • Wawancara finalis: Maret 2026
    • Seleksi: April 2026
    • Pengumuman: Juli-September 2026

    Cara Daftar Beasiswa Bill Gates 2026

    1. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat laman https://www.thegatesscholarship.org/login
    2. Pelamar bisa masuk menggunakan email kemudian membuat akun beserta kata sandi.
    3. Isi biodata diri dan informasi lain yang diminta
    4. Tunggu hasil seleksi dan pemanggilan wawancara bagi kandidat lolos seleksi administrasi.

    Tentang The Gates Foundation

    Beasiswa Bill Gates telah diluncurkan sejak 2017 oleh The Gates Foundation. Yayasan ini didirikan oleh Bill Gates dan Melinda Gates untuk menyalurkan bantuan pendidikan hingga sosial.

    Beasiswa bergengsi ini didasarkan pada keyakinan bahwa menghapus hambatan biaya pendidikan tinggi dapat membuka jalan bagi mahasiswa berpotensi tinggi tetapi kurang mampu secara finansial. Para penerima didorong agar berhasil dalam studi mereka, menyelesaikan pendidikan tinggi, dan berkembang menjadi pemimpin di masa depan.

    Selain memberikan dukungan finansial, Beasiswa Bill Gates juga menawarkan bantuan tambahan kepada para penerimanya. Program akan menanggung biaya mulai dari hari pertama perkuliahan hingga kelulusan.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Guru tentang STEM sampai AI dari Kemendikdasmen, Daring & Luring


    Jakarta

    Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah membuka pendaftaran beasiswa pelatihan teknis untuk guru. Terdapat lima bidang yang dapat dipilih.

    Dikutip dari Portal Pelatihan untuk Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Pendidikan Guru, Direktorat Jenderal (Ditjen) GTK Kemendikdasmen, guru dapat memilih bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM); bimbingan dan konseling (BK); literasi dan numerasi; artificial intelligence (AI); dan pendidikan inklusif.

    Pelatihan teknis akan dilaksanakan di Indonesia secara daring dan luring dengan narasumber dari perguruan tinggi luar negeri. Kampus mitra program ini terdiri dari Monash University dan Flinders University, Australia; Tianjin University, China; dan Hiroshima University, Jepang.


    Syarat Beasiswa Pelatihan Guru

    • Warga Negara Indonesia
    • Usia maksimal 50 tahun pada 31 Desember 2025
    • Mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
    • Hasil pindai (scan) KTP
    • Hasil scan surat keputusan pengangkatan guru ASN atau surat keputusan pengangkatan guru tetap yayasan
    • Hasil scan ijazah dan transkrip nilai S1/D4 asli atau yang sudah dilegalisasi, berisi IPK minimal 3,00 dari 4,00
    • Hasil scan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal:
      – TOEFL ITP: 450
      – TOEFL iBT: 45
      – IELTS: 5.0
      – Duolingo English Test: 75
      – Duolingo English Score: 290
    • Syarat bahasa Inggris dikecualikan bagi pendaftar yang pendidikan sebelum nya berbahasa pengantar utama bahasa Inggris, dibuktikan dengan hasil pindai ijazah asal perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun, terhitung dari tanggal pendaftaran
    • Hasil scan surat pernyataan calon peserta penerima Program Pelatihan Teknis sesuai format
    • Hasil scan surat rekomendasi dari atasan sesuai format
    • Esai atau personal statement dalam bentuk PDF sesuai format
    • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas
    • Surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

    Syarat Pelatihan Teknis Bimbingan dan Konseling

    • Berstatus sebagai guru BK/guru kelas di SLB yang memiliki latar belakang pendidikan S1 BK dan/atau psikologi
    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis STEM

    • Kualifikasi pendidikan minimal S1/D4 jurusan matematika, fisika, kimia, biologi, teknik dan ilmu komputer
    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis Literasi dan Numerasi

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis Pendidikan Inklusif

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas minimal 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI.

    Syarat Pelatihan Teknis AI

    • Sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun terakhir di satuan pendidikan SMA, SMK, dan/atau SLB di wilayah NKRI
    • Kualifikas akademik minimal lulusan S1/D4 bidang informatika atau mata pelajaran lain yang memiliki potensi dan minat yang kuat terhadap pembelajaran kecerdasan artifisial.

    Jadwal Beasiswa Pelatihan Guru

    • Pendaftaran: 6-19 September 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: Minggu ke-3 September 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: Minggu ke-4 September 2025
    • Pelatihan daring: Oktober 2025
    • Pelatihan luring: November 2025
    • Jadwal Beasiswa Pelatihan Guru Khusus Bimbingan dan Konseling
    • Pendaftaran: 6-12 September 2025
    • Pengumuman seleksi administrasi: Minggu ke-2 September 2025
    • Pengumuman seleksi wawancara: Minggu ke-3 September 2025
    • Pelatihan daring: Akhir September 2025
    • Pelatihan luring: Oktober-November 2025.

    Informasi detail dan pendaftaran beasiswa pelatihan guru dapat diakses melalui laman https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikmen dan akun Instagram @gtkdikmendiksus. Semoga bermanfaat, Bapak-Ibu Guru!

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Tanoto Foundation Siapkan Rp 100 Juta untuk Beasiswa Liputan Pendidikan 2025



    Jakarta

    Tanoto Foundation kembali membuka Beasiswa Liputan Pendidikan 2025 bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan total apresiasi hingga Rp 100 juta untuk karya jurnalistik seputar isu dan inovasi pendidikan.

    Lewat program ini, jurnalis diajak mengangkat berbagai cerita pendidikan Indonesia melalui format artikel, video, maupun siniar (podcast). Dari proposal yang masuk, akan dipilih 30 karya terbaik untuk mendapat beasiswa liputan tahap pertama. Setelah tayang di media masing-masing, tiga karya terbaik kembali akan mendapat apresiasi tambahan.

    Ada tiga tema utama yang bisa dipilih peserta, yakni Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Tinggi. Masing-masing tema juga memiliki sub-tema agar jurnalis dapat menyesuaikan dengan isu yang relevan di daerahnya.


    Untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan terstruktur, Tanoto Foundation menetapkan tahapan seleksi yang akan berlangsung selama September hingga November 2025 sebagai berikut:

    Lini Masa Beasiswa Liputan Pendidikan 2025:

    • Pengumpulan proposal: 12 September – 10 Oktober 2025

    • Pengenalan Tanoto Foundation via daring: 22 September 2025

    • Pengumuman proposal terpilih: 20 Oktober 2025

    • Penayangan artikel di media: 20 Oktober – 21 November 2025

    • Pengumuman tiga liputan terbaik: 28 November 2025

    Sementara itu, terdapat beberapa syarat bagi para peserta yang ingin mendaftarkan diri, yakni:

    • Jurnalis tetap/freelance aktif di media di Indonesia

    • Content creator digital (podcast, YouTube, atau platform lain) dengan kaidah jurnalistik

    • Memiliki bukti publikasi di media cetak, digital, radio, atau televisi

    • Memahami kode etik jurnalistik dan prinsip jurnalisme bertanggung jawab

    Lebih lanjut, ketentuan mengenai proposal yang bisa didaftarkan adalah sebagai berikut:

    • Belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain

    • Asli, bukan saduran, terjemahan, atau plagiat

    • Merupakan liputan baru yang dibuat pada periode 22 September – 21 November 2025

    Program ini bukan hanya soal apresiasi, tapi juga kesempatan bagi jurnalis untuk berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

    Tunggu apa lagi? Segera daftarkan proposal terbaikmu sekarang juga lewat link https://s.id/BeasiswaLiputanTF2025!

    (akn/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Bantuan Rp 6 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta membuka beasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) khusus mahasiswa. Pendaftaran dibuka secara online sampai 30 September 2025.

    Dalam laman resminya, Baznas (Bazis) DKI Jakarta menjelaskan pendidikan merupakan sarana utama dalam pengembangan sumber daya manusia. Selain pengembangan diri, pendidikan juga dapat membangun lingkungan dan bangsa.

    Oleh karena itu, mengikuti pendidikan tinggi dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi. Kendati demikian, meneruskan ke perguruan tinggi memerlukan biaya yang tidak sedikit.


    Merespons permasalahan ini, Baznas (Bazis) DKI Jakarta berinisiasi memberikan bantuan berupa program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) Baznas (Bazis) Jakarta untuk masyarakat Jakarta berupa Beasiswa Masa Depan Jakarta.

    Tentang Beasiswa Masa Depan Jakarta dan Manfaatnya

    Beasiswa Masa Depan Jakarta akan berupa program bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa dengan KTP Jakarta. Para mahasiswa akan mendapatkan bantuan sebesar Rp6 juta per tahun.

    Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan selama satu tahun. Adapun bantuan dikhususkan bagi mereka yang berkuliah di jenjang D3 dan S1.

    Syarat Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. KTP Jakarta

    2. Mahasiswa aktif D3 atau S1

    3. Berada di semester 1-7

    4. Usia maksimal 27 tahun

    5. Berasal dari keluarga tidak mampu

    6. Beragama Islam

    7. Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Syarat Administrasi Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    1. Surat permohonan

    2. KTP Jakarta

    3. Pas foto 3×4

    4. Kartu Keluarga

    5. Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    6. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) atau rekomendasi masjid, MT, lembaga keagamaan atau ormas Islam resmi

    7. Surat keterangan mahasiswa aktif

    8. Transkrip nilai terakhir

    9. Surat persetujuan orang tua.wali

    10. Surat keterangan tidak menerima beasiswa lain

    11. Surat kontribusi

    12. Surat aktif organisasi (opsional)

    13. Screenshot mengikuti Facebook Baznas Bazis, Instagram @baznasbazisdkijakarta, Youtube BAZNAS BAZIS TV

    14. Foto kondisi rumah

    15. Pakta integritas dengan format sesuai Baznas Bazis DKI Jakarta

    Cara Mendaftar Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025

    Untuk mendaftarkan diri ke Beasiswa Masa Depan Jakarta, pendaftar dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

    1. Kunjungi laman https://mdj.baznasbazisdki.id/daftar

    2. Isi identitas diri

    3. Unggah berkas yang dibutuhkan

    4. Klik Submit untuk mengumpulkan berkas pendaftaran

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Masa Depan Jakarta 2025 dapat dicek melalui https://mdj.baznasbazisdki.id/. Tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pemprov Jakarta Godok Beasiswa Kuliah ke LN seperti LPDP, Target 100 Mahasiswa



    Jakarta

    Gubernur Jakarta, Pramono Anung ungkap tengah menggodok sebuah program bantuan kuliah seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini akan memungkinkan putra-putri Jakarta berkuliah di luar negeri.

    “Saya lagi mempersiapkan Jakarta akan memberikan seperti LPDP, mahasiswa Jakarta boleh sekolah di luar negeri atas tanggung jawab pemerintah Jakarta,” ujar Pramono dikutip dari postingan media sosial Instagram resminya, Minggu (14/9/2025).

    Bagi Pramono, pendidikan adalah jendela untuk membaca dunia, membuka wawasan, dan memperluas mimpi. Dengan kebijakan beasiswa ini, putra-putri Jakarta diharapkan mendapat kesempatan belajar yang lebih luas, sehingga kualitas hidupnya meningkat.


    “Bukan hanya sekedar literasi atau membaca, tetapi yang penting adalah proses interaksi supaya wawasannya harus bisa melihat persoalan dunia dan itu saya yakin akan memberikan langkah yang baik bagi anak-anak kita semuanya,” ungkap Pramono.

    “Sejatinya, investasi terbesar sebuah kota adalah pada manusianya,” imbuhnya.

    Target 100 Mahasiswa

    Pada kesempatan berbeda, Pramono kembali menyebutkan akan meluncurkan program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan skema seperti LPDP. Program ini akan berjalan tahun 2026 dengan kuota awal 100 mahasiswa.

    “Jadi saya akan mempersiapkan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Kalau bisa 100 aja mahasiswa yang kita berikan LPDP, dengan pola Jakarta ya, yang bisa sekolah ke luar negeri,” tuturnya melansir detikNews.

    Program ini akan difokuskan bagi mahasiswa Jakarta yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Terutama bagi mereka yang tidak beruntung secara ekonomi.

    “Saya yakin akan jadi modal yang baik untuk anak-anak Jakarta, terutama bagi yang tidak beruntung, karena itu saya ingin diberikan bagi yang tidak beruntung,” katanya.

    Melalui program ini, Pramono berharap SDM Jakarta bisa meningkat dan sang anak bisa membuka wawasan dalam keluarganya.

    “Selain memotong garis ketidakberuntungan, mempersiapkan SDM yang lebih baik, kemudian juga membuka wawasan bagi anak-anak itu dalam keluarganya. Jadi saya akan lakukan itu,” tandas Pramono.

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana KJP Plus 2025 Tahap 2 Cair Bertahap Per 10 September, Cek Besarannya di Sini



    Jakarta

    Bantuan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap 2 akan cair secara bertahap mulai 10 September 2025. Total, ada 707.513 penerima dengan anggaran Rp1,61 triliun.

    Hal tersebut diungkapkan oleh GubernurDKI JakartaPramonoAnung saat menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 805 Tahun 2025 tentang besaran dan penerima bantuan sosial biaya pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap kedua tahun anggaran 2025. Jumlah penerimaKJP Plus 2025 tahap 2 terdiri dari 622.157 peserta lanjutan dari tahap pertama, serta 85.356 penerima baru.


    “Program ini merupakan kelanjutan dari penyaluran kartu Jakarta Pintar atau KJP plus untuk KJP plus tahap ke-2 ini disalurkan kepada 707.513 peserta didik, jumlah tersebut terdiri dari 622.157 kelanjutan dari penerima tahap pertama, kemudian ada 85.356 penerima baru, total anggarannya adalah Rp1,61 triliun rupiah,” kata Pramono dikutip dari detikNews, Jumat (12/9/2025).

    Pramono menjelaskan ada perbedaan jumlah penerima dibandingkan tahap pertama. Pada tahap 1, jumlah penerima mencapai 707.622 siswa. Namun jumlah tersebut turun pada tahap 2 menjadi 707.513 siswa.

    “Karena 85.465 penerima existing sudah lulus SLTA, sementara penerima baru yang masuk tercatat 85.356 siswa. Sehingga ada perbedaan 109 peserta, namun secara total tidak ada perubahan signifikan,” jelasnya.

    Besaran KJP Plus 2025 Tahap 2

    Mengutip dari akun Instagram Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), rincian pencairan KJP Plus Tahap 2 sebagai berikut:

    Jenjang: SD/SDLB/MI
    – Dana personal per bulan: Rp 250.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
    – Jumlah penerima: 338.771

    Jenjang: SMP/SMPLB/MTs
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
    – Jumlah penerima: 192.020

    Jenjang: SMA/SMALB/MA
    – Dana personal per bulan: Rp 420.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
    – Jumlah penerima: 61.139

    Jenjang: SMK
    – Dana personal per bulan: Rp 450.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
    – Jumlah penerima: 112.891

    Jenjang: PKBM
    – Dana personal per bulan: Rp 300.000
    – Tambahan SPP untuk swasta per bulan: –
    – Jumlah penerima: 2.692

    Cara Pencairan Dana Bagi Penerima BaruKJP Plus 2025 Tahap 2

    Bagi penerima baru KJP Plus tahap, wajib mengikuti langkah berikut:

    Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM.

    Bank Jakarta mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM.

    Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan transfer dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

    Itulah besaran KJP Plus 2025 tahap 2. Selamat bagi para penerima!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com