Tag: pendidikannya

  • Dana PIP 2025 untuk Kelas Akhir Cair Hari Ini, Segera Cek Rekening!


    Jakarta

    Dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kelas akhir tahun 2025 mulai dicairkan hari ini, Kamis, 10 April 2025. Sudah cek rekeningmu?

    Sebagai catatan penting, dana PIP yang dicairkan kali ini ditujukan khusus siswa penerima kelas akhir yakni siswa SD kelas 6, SMP kelas 9, dan SMA/SMK kelas 12.

    Diketahui 2.691.743 siswa menjadi penerima dana PIP kali ini dengan total pembiayaan sebesar Rp 1.310.707.575.000.


    Adapun sebaran penerimanya yakni siswa SD/SDLB/Paket A sebanyak 938.160 siswa, SMP/SMPLB/Paket B sebanyak 911.625 siswa, SMA/SMALB/Paket C 399.260 siswa, dan terakhir penerima SMK yakni 442.698 siswa.

    Mereka yang termasuk dalam daftar penerima PIP bisa langsung mencairkan dana bantuan ke teller atau mesin anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur. Dalam hal ini pemerintah bekerja sama dengan Bank BRI dan Bank BSI (khusus Provinsi Aceh).

    Dikutip dari laman Instagram Sobat PIP dan arsip detikEdu, berikut besaran dana yang diterima dan informasi lainnya. Cek ya!

    Besaran Dana PIP Kelas Akhir

    Pada dasarnya dalam satu tahun, PIP yang diterima siswa berbeda-beda tergantung jenjang pendidikannya. Tetapi untuk kelas akhir akan hanya dihitung satu semester terakhir yakni semester genap. Besaran dana yang diterima adalah:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    1. Membeli seragam sekolah
    2. Membeli buku dan alat tulis
    3. Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya
    4. Uang ongkos ke sekolah
    5. Uang saku siswa
    6. Kursus atau les siswa
    7. Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Cara Cek Daftar Penerima PIP

    Sebelum mencairkan dana, siswa harus memastikan apakah dirinya termasuk dalam daftar penerima PIP kelas akhir. Langkah-langkah yang bisa dilakukan adalah:

    1. Buka laman SIPINTAR Enterprise atau laman PIP pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
    2. Gulir ke bawah sampai bertemu fitur “Cari Penerima PIP”
    3. Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN) dan NIK siswa
    4. Jumlahkan hasil perhitungan sebagai kode keamanan
    5. Klik tombol Cek Penerima PIP
    6. Laman akan memunculkan nama siswa yang terdata sebagai penerima PIP beserta status dananya.

    Cara Mengambil Dana PIP

    Untuk bisa mengambil dana PIP, peserta perlu memastikan bila rekeningnya telah diaktifkan. Aktivasi rekening bisa dilakukan dengan cara mengunjungi bank penyalur yakni BRI dan BSI khusus siswa di Provinsi Aceh.

    Tahapan yang akan dilalui peserta untuk mengaktifkan rekening yaitu:

    • Siapkan kartu identitas diri seperti kartu keluarga (KK) dan KTP
    • Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    • Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    • Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Setelah dana dipastikan masuk, peserta bisa menarik uang bantuan PIP dengan cara:

    • Kunjungi teller bank penyalur BRI atau BSI (bagi siswa di Provinsi Aceh) untuk penarikan dana
    • Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    • Tunggu proses pengambilan dana
    • Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    • Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar
    • Tunggu hingga uang keluar dari mesin ATM dan siap dipergunakan untuk keperluan siswa.

    Bagi siswa SD dan SMP, tim PIP mengingatkan agar pengambilan dana tidak dilakukan sendiri. Melainkan wajib didampingi oleh orang tua atau wali masing-masing.

    Peringatan Penggunaan Dana PIP

    Menjadi salah satu bantuan siswa dari keluarga miskin/rentan miskin, pemerintah memberikan peringatan terkait penyaluran dan penggunaan dana PIP, yaitu:

    • Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ditemukan ada pemotongan atau penyalahgunaan segera laporkan.
    • Gunakan dana PIP sesuai ketentuan, yaitu untuk menunjang keperluan pendidikan.
    • Dana dapat digunakan untuk buku, seragam, alat tulis, transportasi ke sekolah, tas, sepatu, dan biaya personal lainnya yang mendukung kegiatan belajar.
    • Jika ada pelanggaran detikers bisa menghubungi Halo PIP pada nomor 081-244-123-425.

    Itulah informasi tentang pencairan dana PIP untuk kelas akhir yang dimulai per 10 April 2025. Semoga bermanfaat detikers!

    (det/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Syarat dan Cara Dapat Beasiswa Anak Peserta BPJS Ketenagakerjaan


    Jakarta

    Keluarga peserta BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) bisa mengajukan beasiswa pendidikan untuk anak yang sedang menempuh pendidikan, mulai dari TK hingga perguruan tinggi.

    Program beasiswa pendidikan ini diatur dalam PP Nomor 82 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua.

    Dirangkum dari situs BP Jamsostek, berikut ini informasi lengkap mengenai beasiswa pendidikan untuk anak peserta BPJS Ketenagakerjaan, mulai dari syarat, cara klaim, hingga besaran dananya.


    Syarat Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

    Berikut beberapa syarat untuk bisa mendapatkan atau mengklaim beasiswa pendidikan untuk anak peserta BPJS Ketenagakerjaan:

    Syarat Utama

    Syarat mutlak untuk bisa mendapatkan bantuan beasiswa pendidikan ini adalah orang tua harus mengikuti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan.

    Beberapa kondisi yang memungkinkan anak mendapatkan beasiswa pendidikan adalah sebagai berikut:

    • Peserta mengalami cacat total tetap akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja (PAK).
    • Peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
    • Peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja dan sudah melakukan iuran minimal 3 tahun. (Jika memiliki lebih dari satu kepesertaan, tidak berlaku akumulasi masa iur).

    Syarat Umum

    Syarat lain yang harus terpenuhi agar bisa mendapatkan beasiswa BP Jamsostek adalah sebagai berikut:

    • Mempunyai anak dalam usia sekolah
    • Beasiswa hanya berlaku maksimal untuk 2 orang anak
    • Umur anak peserta BP Jamsostek maksimal 23 tahun
    • Sedang bersekolah atau kuliah
    • Anak belum menikah
    • Iuran harus dilunasi jika masih ada tunggakan pembayaran dari perusahaan.

    Ketentuan Lain

    • Jika anak peserta BP Jamsostek belum masuk usia sekolah pada saat peserta meninggal dunia maupun cacat total, beasiswa bisa diklaim setelah anak memasuki usia sekolah.
    • Beasiswa akan berakhir saat anak peserta mencapai usia 23 tahun, atau menikah, atau bekerja.
    • Pengajuan klaim beasiswa dapat dilakukan setiap tahun.

    Prosedur Klaim Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

    Prosedur atau cara klaim beasiswa pendidikan bagi anak peserta BPJS Ketenagakerjaan secara umum adalah melaporkan kematian, baik karena kecelakaan kerja atau akibat lain, kemudian mengajukan klaim beasiswa. Berikut caranya:

    1. Melaporkan Kecelakaan Kerja

    Jika peserta BP Jamsostek mengalami kecelakaan kerja, perusahaan atau perorangan (bagi peserta Bukan Penerima Upah atau BPU), wajib melaporkan kejadian tersebut dengan tahap berikut ini:

    • Laporan kecelakaan kerja dilakukan maksimal 2×24 jam dengan melengkapi syarat seperti fotokopi identitas peserta, kartu peserta, kronologis kejadian, dan presensi karyawan.
    • Mengisi Formulir Tahap II dilengkapi surat keterangan dokter kasus kecelakaan kerja.

    2. Melaporkan Kematian

    Jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja, maka keluarganya dapat mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan melengkapi beberapa dokumen berikut ini:

    • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
    • Akta kematian
    • Fotokopi KTP tenaga kerja dan ahli waris
    • Fotokopi Kartu Keluarga
    • Surat Keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang
    • Buku Nikah (apabila ahli waris merupakan istri/suami sah peserta)
    • Dokumen pendukung lainnya apabila diperlukan

    3. Mengajukan Beasiswa Pendidikan

    Setelah melaporkan kematian, orang tua atau ahli waris bisa mendatangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat untuk mengajukan klaim beasiswa pendidikan. Beberapa dokumen yang harus dilengkapi yaitu:

    • Formulir pengajuan beasiswa
    • Akta kelahiran/KTP/bukti identitas lain dari anak penerima beasiswa
    • Kartu Keluarga yang mencantumkan nama anak penerima beasiswa
    • Surat keterangan masih menempuh pendidikan atau pelatihan dari sekolah/perguruan tinggi/lembaga pelatihan
    • Rapor atau transkrip nilai
    • KTP/bukti identitas lainnya dari orang tua/wali
    • Rekening tabungan yang masih aktif atas nama anak penerima beasiswa atau wali
    • Ijazah SMA/sederajat (jika mengajukan beasiswa pelatihan)
    • Sertifikat pelatihan sebelumnya (untuk pelatihan linier atau berjenjang)

    Nilai Manfaat Beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan

    Besaran bantuan atau nilai manfaat dari beasiswa pendidikan untuk anak peserta JKK dan JKM BP Jamsostek berbeda-beda sesuai jenjang pendidikannya. Berikut ini dana yang akan diterima:

    • Taman kanak-kanak (TK): Rp 1,5 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan selama 2 tahun.
    • Sekolah dasar (SD): Rp 1,5 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan selama 6 tahun.
    • SMP/sederajat: Rp 2 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
    • SMA/sederajat: Rp 3 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
    • Pendidikan tinggi paling tinggi S1: Rp 12 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 5 tahun.

    Demikian tadi cara lengkap mengenai cara mendapatkan beasiswa pendidikan bagi anak peserta BPJS Ketenagakerjaan. Pastikan sesuai dengan syarat dan prosedur agar proses klaim dapat berjalan lancar.

    (bai/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Siap-siap! Beasiswa Chevening Bakal Dibuka Besok



    Jakarta

    Beasiswa Chevening 2025/2026 akan dibuka mulai besok Selasa, 6 Agustus 2024. Pendaftaran beasiswa terbuka untuk semua usia.

    Beasiswa Chevening merupakan beasiswa dari pemerintah Inggris Raya untuk calon mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Penerima beasiswa akan mendapatkan biaya pendidikan S2 selama 1 tahun, tunjangan bulanan, hingga dukungan biaya transportasi pergi-pulang ke UK.

    Pendaftaran Beasiswa Chevening dibuka hingga 5 November. Tertarik mendaftar? Berikut syarat Beasiswa Chevening seperti dilansir dari laman resminya.


    Syarat Beasiswa Chevening 2025/2026

    1. Warga negara yang eligible mendaftar, termasuk Indonesia.
    2. Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 2 tahun setelah beasiswa berakhir.
    3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun (2.800 jam).
    4. Pengalaman kerja dapat berbentuk:
      – Pekerjaan penuh waktu
      – Pekerjaan paruh waktu
      – Kerja sukarela
      – Magang berbayar atau tidak berbayar
    5. Pengalaman kerja yang diperoleh selama masa kerja wajib untuk memperoleh gelar jenjang sebelumnya tidak dihitung.
    6. Pelamar boleh menggabungkan hingga 15 periode kerja yang berbeda untuk memenuhi persyaratan.
    7. Dapat melamar sambil bekerja, tidak perlu mengundurkan diri dari pekerjaan, tetapi sebaiknya mendiskusikan lamaran dengan atasan dan memperlihatkan laman resmi Chevening.
    8. Memiliki gelar sarjana yang memenuhi syarat prodi di Inggris.
    9. Memenuhi syarat dan mendaftar ke 3 prodi di universitas-universitas Inggris.
    10. Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, minimal dari 1 prodi pilihan sebelum batas waktu pengiriman referensi dan dokumen pendidikannya.
    11. Tidak memiliki kewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
    12. Tidak berstatus sebagai pengungsi di negara yang tidak memenuhi syarat untuk Beasiswa Chevening.
    13. Bukan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan pemerintah Inggris, Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, British Council, Asosiasi Universitas Persemakmuran, atau universitas sponsor Inggris.
    14. Karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan organisasi Mitra Chevening berhak untuk melamar.
    15. Tidak pernah belajar di Inggris dengan beasiswa yang didanai Pemerintah Inggris.
    16. Pemilik gelar master boleh mendaftar jenjang master kedua di Inggris dengan Beasiswa Chevening, asalkan bisa menjelaskan bagaimana gelar tersebut selaras dengan tujuan karier dan akan bantu mendorong perubahan positif di Indonesia.

    Syarat Prodi Beasiswa Chevening 2025/2026

    Prodi yang dipilih wajib memenuhi syarat berikut:

    1. Kuliah penuh waktu.
    2. Dimulai pada semester musim gugur, biasanya September atau Oktober.
    3. Program master, bukan master riset (research focused/MRes).
    4. Lulusan meraih gelar Master.
    5. Berlokasi di Inggris Raya.
    6. Bukan paruh waktu dan bukan pendidikan jarak jauh.
    7. Tidak berdurasi kurang dari 9 bulan dan lebih dari 12 bulan.
    8. Bukan program gelar PhD atau DPhil.
    9. Tidak diajarkan lebih dari 1 bulan di luar Inggris Raya.

    Jadwal Beasiswa Chevening 2025/2026

    Pendaftaran: 6 Agustus 2024 12.00 BST (18.00 WIB) – 5 November 2024 11.59 UTC (18.59 WIB)
    Asesmen lamaran oleh Reading Committee: Tengah November 2024 – Januari 2025
    Shortlist pelamar untuk tahap wawancara: Tengah Februari 2025
    Pengiriman dua orang referensi dan dokumen pendidikannya: 19 Februari 2025
    Wawancara: 25 Februari – 25 April 2025
    Pengumuman hasil seleksi: Mulai Juni 2025
    Batas waktu pengiriman Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang diterbitkan kampus UK: 11 Juli 2025 pukul 17.00 BST (23.00 WIB)
    Mulai kuliah di UK: September/Oktober 2025

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Chevening 2025/2026 dapat dicek melalui https://chevening.org dan https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude



    Jakarta

    Hasil tracer study kepada ribuan alumni Bidikmisi atau KIP Kuliah menunjukkan bahwa 42% alumni meraih IPK Cumlaude. Seperti apa sebarannya?

    Seperti diketahui, Bidikmisi adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah untuk siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Pada 2020, Bidikmisi bertransformasi menjadi KIP Kuliah dan pada 2021 kembali disempurnakan menjadi KIP Kuliah Merdeka.

    Untuk melihat keluaran program Bidikmisi/KIP Kuliah, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek melakukan tracer study pada periode April hingga September 2023. Dari tracer study tersebut, banyak alumni yang meraih IPK Cumlaude.


    42% Alumni KIP Kuliah Raih IPK Cumlaude

    Dari 20.706 alumni Bidikmisi/KIP Kuliah yang mengisi kuesioner, 42 persen di antaranya mampu mencapai IPK antara 3.50 sampai 3.75 sehingga berhak berpredikat Cumlaude. Bahkan, sebanyak 28 persen alumni yang mengisi kuesioner mampu mencapai IPK 3,75 sampai 3,99.

    Di Indonesia, lulusan yang memiliki IPK 3,8 hingga 3,9 berhak menyandang predikat Magna Cumlaude atau dengan kehormatan besar. Kemudian ada sebanyak 2,3 persen persen alumni di jenjang D2 yang mampu mencapai IPK 4,00.

    Melanjutkan Pendidikan

    Tingginya IPK ini berbanding lurus dengan keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ada sebanyak 2.884 orang jenjang S1 yang melanjutkan pendidikan ke pendidikan profesi, 3.118 orang sampai jenjang master dan ada 76 orang yang setelah lulus S1, lanjut magister dan kemudian ke jenjang doktor.

    Data pada alumni penerima Bidikmisi/KIP Kuliah di jenjang D1, menemukan jika ada sebanyak 9 alumni penerima yang lanjut pendidikannya ke jenjang S1 hingga magister, bahkan ada yang melanjutkan ke jenjang doktoral.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pastikan RI Tak Defisit SDM Unggul



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menyampaikan bahwa alumni awardee beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak wajib pulang ke Indonesia. Mengapa demikian?

    Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan alumni LPDP berkarier. Selain itu, pasalnya Indonesia belum bisa menjamin pekerjaan bagi seluruh alumni LPDP.

    “Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” kata Satryo dilansir dari detikNews, Kamis (7/11/2024).


    Atas hal ini, beberapa pakar pendidikan menyampaikan pendapatnya. Salah satunya pakar pendidikan dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Achmad Hidayatullah PhD.

    Menurut Achmad, kabar ini dapat menjadi angin segar bagi para alumni dan calon pelamar beasiswa yang digulirkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut. Tentunya, kebijakan tak wajib pulang ini menguntungkan bagi yang ingin berkarier di luar negeri.

    Ada Kesan Lepas Kontrol terhadap Alumni LPDP

    Di satu sisi, Achmad melihat kebijakan berdampak baik tapi sisi lainnya dapat menimbulkan kesan lepas kontrol. Alumni LPDP bisa merasa bebas dan tidak harus memberikan kontribusinya bagi Indonesia.

    “Pada satu sisi ada kesan pemerintah lepas kontrol terhadap alumni LPDP untuk tidak terlibat dalam membangun dan berkontribusi untuk bangsa. Hal ini bisa diasumsikan bahwa pemerintah menyadari lapangan kerja tidak cukup tersedia bagi mereka yang lulus kuliah di LN dengan dukungan LPDP,” katanya, dikutip dari laman UM Surabaya (7/11/2024).

    Meski demikian, jika alumni dipaksa harus pulang ke Indonesia Achmad khawatir ada potensi ilmu pengetahuan mereka tak terpakai. Mereka bisa saja terpaksa bekerja di bidang yang tak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

    “Saya pikir kalau lapangan kerja tersedia dan pendapatan yang setidaknya membuat hidup layak tersedia di Indonesia, banyak dari mereka yang akan pulang ke Indonesia,” tambahnya.

    Pemerintah Harus Pastikan RI Tak Defisit SDM Unggul

    Kemudian Achmad mengingatkan pemerintah untuk memikirkan strategi dalam menerapkan aturan tersebut. Menurutnya jangan sampai Indonesia jadi kekurangan sumber daya manusia (SDM) unggul karena mereka lebih memilih bekerja di luar negeri.

    Sehingga cara untuk mengatasi kesenjangan tersebut harus dimatangkan terlebih dahulu. Harapannya, kebijakan ini tak dimanfaatkan negara lain untuk mengambil orang-orang kompeten dari Indonesia.

    Achmad pun mengkhawatirkan kebebasan bagi alumni LPDP ini dijadikan batu loncatan saja. Bisa saja ada yang menjadikan beasiswa LPDP sebagai cara untuk meraih impiannya saja tanpa memikirkan nasib bangsa yang sudah menyumbangkan uang mereka untuk beasiswa ini.

    Bila detikers ingin menyampaikan pendapatnya soal bagaimana penerima beasiswa LPDP ini bersikap, pulang ke Indonesia atau berkontribusi dari luar negeri, silakan sampaikan pendapatnya di Point of View detikcom di sini!

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • LPDP-JICA 2025 Buka Pendaftaran Beasiswa, Bisa Kuliah S2 Double Degree di Jepang!


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Japan International Cooperation Agency buka pendaftaran beasiswa LPDP-JICA 2025. Beasiswa ini ditujukan untuk seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) sesuai kriteria untuk menempuh studi jenjang master atau S2 double degree.

    Melalui program Development of Exhaustive Human Resource (DXHR), beasiswa ini dikhususkan untuk calon awardee yang akan menempuh studi bidang governance (pemerintahan) dan digital/information technology (digital/teknologi informasi). Karena double degree, awardee akan berkuliah di kampus dalam negeri dan satu dari empat pilihan perguruan tinggi di Jepang.

    Beasiswa LPDP-JICA 2025 dibuka untuk seluruh WNI, termasuk mereka yang berprofesi CPNS, PNS, TNI, dan Polri. Syarat apa saja yang harus dipenuhi dan bagaimana skema beasiswa LPDP-JICA 2025? Berikut informasinya dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (16/4/2025).


    Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP-JICA 2025

    1. WNI termasuk CPNS/PNS/TNI/Polri
    2. Beasiswa hanya untuk program S2 double degree sesuai dengan daftar perguruan tinggi dan program studi (prodi) terlampir.
    3. Pendaftar dapat melakukan pendaftaran dengan LoA Unconditional program double degree
    4. Telah menyelesaikan studi program Diploma Empat (D4) atau Sarjana (S1)
    5. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar
    6. Bagi pendaftar lulusan kampus luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
    7. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) dapat mendaftar dengan ketentuan tertentu
    8. Pendaftar yang pernah menempuh S2 tetapi tidak selesai bisa mendaftar dengan melampirkan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
    9. Melampirkan surat rekomendasi yang diterbitkan paling lama 1 bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
    10. Pendaftar CPNS/PNS wajib melampirkan surat usulan/surat rekomendasi sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada tempat bekerja
    11. Lulusan sekolah kedinasan yang belum diangkat menjadi CPNS diperbolehkan mendaftar
    12. Pendaftar berstatus TNI wajib melampirkan surat usulan yang sekurang-kurangnya ditandatangani oleh pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes Polri
    13. Memilih perguruan tinggi tujuan dan prodi sesuai dengan ketentuan LPDP
    14. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler.
    15. Berusia maksimal 37 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran
    16. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 2,75 (diutamakan 3,00) pada skala 4,00
    17. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat 2 tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan 27 Mei 2025
    18. Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP
    19. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan pada aplikasi pendaftaran
    20. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    21. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka diminta untuk diisi pada aplikasi pendaftaran.

    Skema Beasiswa LPDP-JICA 2025

    Secara umum skema beasiswa LPDP-JICA 2025 yakni:

    1. Ditujukan untuk jenjang master (S2) dua gelar atau double degree pada universitas dalam negeri dan luar negeri (Jepang).

    2. Durasi studi paling lama 24 bulan.

    3. Pendaftar bisa memilih 3 program studi ketika mendaftar.

    4. Ketentuan durasi pendanaan studi Beasiswa LPDP-JICA 2025 yakni:

    • Selama 12 bulan di universitas dalam negeri
    • Selama 12 bulan di universitas tujuan di Jepang.

    5. Pendaftar diharuskan memilih perguruan tinggi dan program studi sebagaimana daftar terlampir.

    6. Pendaftar wajib melakukan pendaftaran secara paralel, artinya:

    • Mendaftar pada kampus tujuan studi dalam dan luar negeri sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang berlaku di perguruan tinggi.
    • Mendaftar pada aplikasi pendaftaran Beasiswa LPDP melalui tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.Ketika mendaftar beasiswa di laman
    • LPDP, calon awardee diharuskan melampirkan Letter of Acceptance (LoA) double degree atau dokumen bukti pendaftaran program double degree di perguruan tinggi tujuan yang memuat identitas pendaftar.

    7. Apabila terdapat kendala dalam proses pendaftar, kendala bisa disampaikan melalui Tiket Bantuan LPDP.

    8. Ketentuan tambahan:

    • Pendaftar yang lolos seleksi wajib menempuh studi di program studi sebagaimana terlampir
    • Apabila dinyatakan lulus, peserta tidak bisa berpindah ke program studi, perguruan tinggi, dan/atau program beasiswa LPDP lainnya atau kelulusan akan dibatalkan, kecuali mendapatkan persetujuan dari LPDP.
    • Penerima beasiswa yang menempuh studi melebihi batas waktu pendanaan wajib membiayai sendiri pendidikannya hingga selesai.

    Komponen Dana Beasiswa LPDP-JICA 2025

    1. Dana Pendidikan

    • Biaya kuliah (tuition fee)
    • Dana pendaftaran
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional

    2. Dana Pendukung

    • Dana transportasi
    • Dana aplikasi visa
    • Dana Asuransi kesehatan
    • Dana kedatangan
    • Dana hidup bulanan
    • Dana lomba internasional
    • Dana keadaan darurat (jika diperlukan)

    Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-JICA 2025

    1. Mendaftar pada universitas tujuan

    • Pendaftar beasiswa LPDP-JICA 2025 diharuskan untuk melakukan pendaftaran program double degree pada universitas tujuan dan prodi yang telah ditentukan. Pihak universitas akan memberikan LoA bagi peserta yang memenuhi syarat.

    2. Mendaftar Seleksi Beasiswa LPDP

    • Mendaftar secara daring pada situs pendaftaran Beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Melengkap dan mengunggah semua dokumen syarat pada aplikasi pendaftar termasuk LoA
    • Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi.

    Jadwal Beasiswa LPDP-JICA 2025

    • Pendaftaran: hingga 5 Mei 2025
    • Seleksi administrasi: 6-15 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi sementara: 16 Mei 2025
    • Pengajuan sanggah: 17-19 Mei 2025
    • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 27 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 3-6 Juni 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
    • Periode perkuliahan: September 2025

    Informasi lainnya tentang beasiswa LPDP-JICA 2025 bisa dicek melalui tautan KLIK DI SINI. Selamat mendaftar detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana PIP Cair Mulai 10 April 2025, Cek Besarannya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) umumkan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk kelas akhir tahun 2025. Pencairan mulai dilaksanakan pada 10 April 2025 mendatang.

    Sebagai catatan, pencairan PIP kali ini dikhususkan untuk siswa kelas akhir, yakni kelas 6 SD, kelas 9 SMP, dan kelas 12 SMA/SMK. Pencairan dapat dilakukan melalui teller atau anjungan tunai mandiri (ATM) bank penyalur yakni Bank BRI, dan Bank BSI (khusus Provinsi Aceh).

    Siswa juga membawa buku tabungan atau kartu debit ATM untuk mendapat dana PIP. Lalu berapa besaran dana yang diterima siswa? Berikut informasi selengkapnya.


    Besaran Dana PIP 2025 Kelas Akhir

    Besaran dana PIP berbeda di setiap jenjang pendidikannya. Untuk kelas akhir, besaran dana yang diterima yakni:

    Jenjang SD, SDLB, dan Paket A

    • Kelas 6 pada semester genap: Rp 225 ribu

    Jenjang SMP, SMPLB, dan Paket B

    • Kelas 9 pada semester genap: Rp 375 ribu

    Jenjang SMA, SMK, SMALB, dan Paket C

    • Kelas 12 pada semester genap: Rp 900 ribu

    Dana ini bisa digunakan untuk:

    • Membeli seragam sekolah.
    • Membeli buku dan alat tulis.
    • Membeli sepatu sekolah, tas sekolah, dan perlengkapan sekolah lainnya.
    • Uang ongkos ke sekolah.
    • Uang saku siswa.
    • Kursus atau les siswa.
    • Biaya praktik dan keperluan magang/penempatan kerja.

    Sebaran Penerima PIP Kelas Akhir Tahun 2025

    PIP akan dicairkan secara merata untuk lebih dari 2 juta siswa penerima di jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Penerima PIP terbagi menurut mereka yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Penerima bantuan Kementerian Sosial (Kemensos) dan siswa yang masuk dalam daftar Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    Adapun sebaran penerimanya yakni:

    1. SD/SDLB/Paket A

    • Jumlah seluruh penerima: 938.160 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 211.086.000.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SD: 632.434 siswa dengan dana Rp 140.272.650.000
      • SDLB: 434 siswa dengan dana Rp 97.650.000
      • Paket A: 2.264 siswa dengan dana Rp 509.400.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SD: 310.700 siswa dengan dana Rp 69.907.500
      • SDLB: 329 siswa dengan dana Rp 74.025.000
      • Paket A: 999 siswa dengan dana Rp 224.775.000

    2. SMP/SMPLB/Paket B

    • Jumlah seluruh penerima: 911.625 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 341.859.375.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMP: 654.327 siswa dengan dana Rp 245.372.625.000
      • SMPLB: 2.233 siswa dengan dana Rp 837.375.000
      • Paket B: 6.842 siswa dengan dana Rp 2.565.750.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMP: 244.735 siswa dengan dana Rp 91.782.375.000
      • SMPLB: 783 siswa dengan dana Rp 293.625.000
      • Paket B: 2.687 siswa dengan dana Rp 1.007.625.000

    3. SMA/SMALB/Paket C

    • Jumlah seluruh penerima: 399.260 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 359.334.000.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMA: 343.014 siswa dengan dana Rp 308.712.600.000
      • SMALB: 1.300 siswa dengan dana Rp 1.170.000.000
      • Paket C: 2.264 siswa dengan dana Rp 7.939.800.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMA: 44.554 siswa dengan dana Rp 40.098.600.000
      • SMALB: 137 siswa dengan dana Rp 123.300.000
      • Paket C: 1.433 siswa dengan dana Rp 1.289.700.000

    4. SMK

    • Jumlah seluruh penerima: 442.698 siswa
    • Jumlah dana yang tersalurkan: Rp 398.428.200.000
    • Penerima berdasarkanDTKS
      • SMK: 387.843 dengan dana Rp 349.058.700.000
    • Penerima berdasarkan P3KE
      • SMK: 54.855 siswa dengan dana Rp 49.369.500.000

    Cara Aktivasi Rekening dan Pengambilan Dana PIP

    Dana PIP bisa diambil jika peserta sudah mengaktifkan rekening PIP. Adapun cara mengaktifkannya yakni:

    • Siapkan kartu identitas diri seperti Kartu Keluarga (KK) dan KTP
    • Kunjungi bank penyalur dana PIP yakni BRI dan BSI
    • Ikuti proses aktivasi rekening sesuai tata cara yang ditunjukkan petugas bank
    • Cek saldo rekening untuk memastikan apakah dana PIP sudah masuk setelah rekening diaktifkan.

    Bila dana sudah masuk, peserta bisa menarik dana bantuan PIP dengan cara:

    • Kunjungi teller bank penyalur BSI dan BRI untuk penarikan dana
    • Berikan buku tabungan atau kartu bank debit kepada teller
    • Tunggu proses pengambilan dana
    • Dana juga bisa diambil melalui mesin ATM terdekat tempat tinggal peserta didik
    • Cukup masukkan kartu debit ke mesin ATM dan ikuti petunjuk yang ada di layar.

    Peringatan Penggunaan Dana PIP

    Kemendikdasmen memberikan beberapa catatan tentang penggunaan dana PIP yakni:

    • Dana PIP tidak boleh dipotong oleh pihak manapun. Jika ditemukan ada pemotongan atau penyalahgunaan segera laporkan.
    • Gunakan dana PIP sesuai ketentuan, yaitu untuk menunjang keperluan pendidikan.
    • Dana dapat digunakan untuk buku, seragam, alat tulis, transportasi ke sekolah, tas, sepatu, dan biaya personal lainnya yang mendukung kegiatan belajar.

    Jika ada pelanggaran detikers bisa menghubungi Halo PIP pada nomor 081-244-123-425. Jangan lupa pencairan dimulai pada 10 April, semoga bermanfaat ya!

    (det/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Unhan Buka Beasiswa S3 Tahun 2025, Cek Ketentuan Daftarnya di Sini!



    Jakarta

    Universitas Pertahanan (Unhan) tengah membuka pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan program Doktor atau S3. Masa pendaftaran beasiswa dibuka selama 1-31 Mei 2025.

    Dengan beasiswa ini, mahasiswa S3 di Unhan dapat menempuh pendidikan secara gratis. Unhan sendiri merupakan perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

    Pada jalur tertentu, lulusan Unhan berpeluang menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Selain itu, keuntungan berkuliah di Unhan adalah pendidikannya yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan sehingga cocok bagi calon pemimpin masa depan.


    Apa saja syarat agar bisa kuliah S3 gratis di Unhan? Cek syaratnya ya.

    Syarat Dapat Beasiswa S3 di Unhan

    Syarat Umum

    • Warga negara Indonesia
    • Bisa perempuan maupun laki-laki
    • Berusia maksimal 45 tahun bagi peserta PMB dari umum dan maksimal 53 tahun bagi peserta PMB dari kalangan TNI/Polri/ASN/BUMN
    • Tidak memiliki catatan perkara pidana atau perdata dibuktikan dengan surat keterangan dari kepolisian
    • Sehat secara jasmani maupun rohani
    • Melampirkan surat persetujuan komandan/kepala satuan dari sumber anggota TNI/Polri/ASN atau pimpinan instansi
    • Peserta PMB diutamakan orang yang tidak pernah mendapatkan beasiswa S3 dari pemerintah

    Syarat Khusus

    • Lulusan pendidikan program S2 dari perguruan tinggi yang terakreditasi minimal baik sekali
    • Mempunyai IPK pendidikan S2 minimal 3,50
    • Pangkat minimal bagi peserta seleksi dari TNI adalah Letnan Kolonel, dari Polri adalah Ajun Komisaris Besar RI serta dari ASN adalah Penata Tk I III/d
    • Mempunyai latar belakang pendidikan program S2 di bidang STEM bagi peserta yang ingin daftar di konsentrasi ilmu STEM

    Pilihan Program S3 di Unhan

    1. Konsentrasi Strategi Pertahanan

    Pada konsentrasi ini, mahasiswa akan fokus mempelajari strategi dan perencanaan pertahanan nasional, regional, dan internasional.

    2. Konsentrasi Manajemen Pertahanan

    Bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami kajian tentang manajemen khususnya industri pertahanan, sumber daya manusia, dan logistik dapat memilih konsentrasi S3 ini.

    3. Konsentrasi Keamanan Nasional

    Konsentrasi ini akan mendalami isu seputar terorisme, cybercrime, ancaman non-tradisional dan isu-isi keamanan nasional lainnya.

    4. Konsentrasi Teknologi Pertahanan

    Teknologi pertahanan menjadi komponen penting dalam menjaga keamanan negara. Di konsentrasi S3 Unhan ini, mahasiswa akan mempelajari pengembangan teknologi persenjataan, sistem pertahanan dan inovasi di bidang pertahanan.

    5. Konsentrasi Kesehatan Pertahanan

    Kesehatan dan kesejahteraan anggota TNI menjadi salah satu aspek yang menentukan kekuatan militer Indonesia. Sehingga Unhan menyediakan prodi S3 ini untuk mencetak pakar yang handal dalam mengkaji hal tersebut.

    Itulah informasi pendaftaran beasiswa S3 Unhan untuk tahun 2025. Tertarik daftar?

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah Belum Turun, Unpad Ambil Langkah Ini Agar Mahasiswa Tetap Kuliah



    Jakarta

    Universitas Padjadjaran (Unpad) mengatakan pihaknya belum menerima kepastian dana KIP Kuliah untuk Jalur Seleksi Mandiri angkatan 2025. Agar mahasiswa tetap bisa kuliah, Unpad mengirimkan pesan WhatsApp Blast kepada 309 calon mahasiswa tersisa untuk memastikan komitmen mereka melanjutkan studi di Unpad.

    “Mengapa? Karena kami harus mengundang Calon Pengganti Terdaftar (CPT) selanjutnya. Di zoom meeting itu kami menjelaskan, Unpad belum mengetahui kuota KIP Kuliahnya dapat berapa,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad dalam laman resmi Unpad, dikutip Selasa (26/8/2025).


    Zahrotir menyatakan, Unpad berkomitmen agar tidak ada mahasiswa yang tidak bisa melanjutkan kuliah karena keterbatasan ekonomi. Mahasiswa Unpad angkatan 2025 yang lulus melalui jalur seleksi mandiri dengan KIP Kuliah akan dibantu pembiayaan pendidikannya melalui sumber dana lain.

    “Untuk mahasiswa yang lulus melalui jalur mandiri dengan KIP Kuliah, jika memang eligible, maka tidak perlu khawatir.Unpad sedang mencarikan dana dari beberapa sumber, misalnya dari Dana AbadiUnpad, alumni, pemerintahan daerah, dan lainnya. Jadi silahkan fokus belajar saja, nanti akan kami panggil untuk pemberitahuan bantuan dana pendidikannya,” ujar Prof.Zahrotur.

    Hasil dari pertemuan daring tersebut, ada 211 calon mahasiswa yang mengisi Komitmen Bayar yang menyatakan siap melakukan pembayaran jika tidak memperoleh kuota KIP Kuliah. Mereka memperoleh fasilitas penangguhan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 1 September 2025 dan cicilan pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

    Meski para mahasiswa telah menandatangani Komitmen Bayar,Zahrotur menyatakanUnpad akan berusaha mencarikan beasiswa agar biaya pendidikannya tidak memberatkan.

    Secara keseluruhan, ada 224 mahasiswa pendaftar KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri Unpad yang telah memiliki NPM. Sebanyak 22 di antaranya memperoleh KIP Kuliah Aspirasi yang disalurkan melalui jalur aspirasi anggota DPR RI sehingga ada 202 mahasiswa yang tidak memperoleh kuota KIP Kuliah.

    “Mereka ini kan sudah diterima di Unpad dan memiliki NPM, jadi kami akan carikan beasiswa. Tapi kami juga harus memastikan, secara administratif mereka benar berhak karena setelah ditelusuri, ternyata ada yang tidak eligible sebagai penerima KIP Kuliah. Ini masih kami periksa dan akan segera diumumkan,” ucapnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Kisah Inspiratif Nabila, Alumni Hijab Hunt Kini Jadi Desainer Modest Fashion

    Surabaya

    Mengawali langkah dari ajang pencarian bakat Hijab Hunt 2018 di Surabaya, Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila atau yang akrab disapa Nabila, membuktikan bahwa hijab bukan lah penghalang untuk tampil percaya diri dan berprestasi.

    Nabila kini sukses merintis karier sebagai desainer modest wear dengan karya yang telah tampil di ajang bergengsi Soerabaia Fashion Trend 2025. Yuk, kenal lebih dekat dengan Nabila!

    Berbincang kepada Wolipop, Nabila awalnya ikut audisi Hijab Hunt pada tahun 2018. Pada saat itu, Hijab Hunt sedang mencari muslimah yang memiliki potensi serta talenta yang menginspirasi.


    “Tahun 2018 audisi di Surabaya. Awal ikut Hijab Hunt karena ingin lebih mengembangkan diri dengan hobi modeling dan menunjukkan bakat diri,” ungkap Nabila kepada Wolipop.

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. Instagram @lazuwaranabila.

    Pengalaman mengikuti ajang Hijab Hunt 2015 menjadi titik awal yang tak terlupakan bagi Nabila. Wanita 31 tahun ini berhasil menembus tahap semifinalis audisi Surabaya. Saat itu, dia mendapat kesempatan berharga untuk bertemu dengan para juri ternama seperti Terry Putri, sekaligus merasakan atmosfer kompetisi yang membangun.

    “Hijab Hunt memberikan panggung bagi saya wanita berhijab untuk menunjukkan bakat diri, saat audisi saya mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan diri, seperti kepercayaan diri, public speaking dan banyak bertemu dengan teman baru dari berbagai daerah,” kenangnya.

    Mendapatkan berbagai ilmu dari para mentor, Nabila merasakan semakin percaya diri usai mengikuti ajang Hijab Hunt.

    “Usai ikut Hijab Hunt saya lebih percaya diri dan semakin fashionable walau dengan berhijab ,” ujarnya.

    Pengalaman itu menjadi titik baliknya Nabila untuk mengejar impian sebagai desainer. Ia percaya bahwa dunia fashion bisa menjadi ruang berekspresi bagi wanita berhijab, sekaligus wadah untuk menyebarkan nilai-nilai positif lewat karya.

    Nabila Jadi Desainer Modest Wear

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. pribadi Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila.

    Perjalanan Nabila sebagai desainer tidak terlepas dari latar belakang pendidikannya. Dia merupakan lulusan Program Studi S1 Pendidikan Tata Busana, Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

    Sejak duduk di bangku kuliah, ia mulai membangun bisnis fashion sendiri. Fokus utamanya adalah pada pembuatan custom kebaya muslimah dan busana modest yang elegan dan tetap syari. Perpaduan keahlian teknik menjahit, kreativitas desain, dan pemahaman tren membuat karyanya semakin diminati.

    Pada 18 Juli 2025 Nabila menampilkan delapan koleksi terbaiknya dalam ajang Soerabaia Fashion Trend 2025, yang diselenggarakan oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) Chapter Surabaya. Organisasi tersebut menaungi para desainer dan pelaku industri mode di Indonesia.

    Dengan persiapan kurang dari satu bulan, ia merancang setiap look dengan teliti mulai dari riset bahan, pembuatan mood board, teknik manipulating fabric, bordir, hingga aksesori hijab.

    “Ada delapan look modest wear di Soerabaia Fashion Trend 2025. Persiapan kurang dari satu bulan mulai dari riset bahan, mood board, pembuatan manipulating fabric, bordir, proses menjahit dan pembuatan aksesoris hijab. Alhamdulillah semua terlaksana dengan baik, ini pengalaman pertama karya saya mengikuti fashion show modest wear,” ucapnya haru.

    Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear.Kenal lebih dekat dengan Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila, alumni Hijab Hunt yang kini meraih mimpi menjadi desainer modest wear. Foto: Dok. pribadi Emha Basma Lazuwara Hasbi Nabila.

    Ibu satu orang anak ini menuturkan inspirasi koleksinya bertajuk Enchanted Noir, dengan detail seperti bordir floral, permainan kerut, teknik pleats manipulating fabric, hingga taburan beads yang halus menciptakan tekstur dan dimensi yang memikat.

    “Enchanted Noir adalah perwujudan dari romansa yang tersembunyi dalam kegelapan, keanggunan yang muncul dari bayangan, dan daya pikat bunga yang mekar di tengah malam, menciptakan busana dan aksesoris yang misterius, dan tak lekang oleh waktu,” jelasnya.

    “Setiap desain dirancang untuk membangkitkan kekuatan dan daya tarik yang memikat, seolah-olah penggunanya adalah bunga yang mekar dalam cahaya rembulan, memancarkan pesona yang tak terlupakan. Enchanted Noir menjadi simbol keberanian untuk merangkul sisi gelap yang indah, dengan perpaduan dominan hitam dan burgundy, koleksi ini memancarkan aura kemewahan gotik modern yang romantis,” lanjutnya lagi.

    Wanita yang tinggal di Surabaya, Jawa Timur ini ingin mengajak wanita muda lainnya untuk terus menggapai impian dan percaya akan potensi dalam diri. Ia juga membuktikan jika wanita berhijab bisa tampil stylish dan sesuai dengan nilai ajaran agama.

    “Wanita muslimah berhijab bisa tampil fashionable tanpa melupakan nilai-nilai kesopanan dan ajaran agama, tampil menarik dan stylist dengan sentuhan modern namun tetap menutup aurat dengan sempurna,” pungkasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com