Tag: penerima

  • Peraih Habibie Prize 2024 Dukung Penerima Beasiswa LPDP Pulang: Berkarya dalam Negeri


    Jakarta

    Sejumlah peraih penghargaan Habibie Prize 2024 mendukung agar penerima beasiswa LPDP pulang dan berkarya di Tanah Air. Mereka yakni pakar kebijakan pendidikan Prof Anita Lie MA EdD dan pakar rekayasa nanomaterial Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD.

    Anita menuturkan, penerima beasiswa LPDP dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, meriset, dan berinovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah, dan institusi lain setelah kembali pulang ke Tanah Air.

    “Dari Kepala BRIN sudah ada tadi dibuka kesempatan-kesempatan agar lulusan LPDP itu bisa kembali pulang, supaya bisa berkontribusi,” ucapnya pada detikEdu usai menerima penghargaan Habibie Prize 2024 Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie, BRIN, Jakarta, Senin (11/11/2024).


    Pertimbangan Gaji

    Terkait komparasi gaji di dalam dan dalam negeri, Guru Besar Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini menuturkan penerima beasiswa LPDP pada dasarnya juga perlu mempertimbangkan aspek kepuasan batin dan hal-hal nonkeuangan.

    “Gaji besar di luar negeri, biaya hidup juga tinggi. Living cost juga tinggi. Kalau di Indonesia, ada hal-hal yang nggak bisa diukur dengan uang, ya. Kalau kembali, kita bekerja juga untuk kepuasan batin juga, agar bisa berkontribusi untuk bangsa,” ucapnya.

    Fasilitas Penelitian

    Anita mengakui fasilitas atau peralatan riset di dalam negeri bisa jadi tidak semuanya tercukupi di dalam negeri. Di sisi lain, ia mengingatkan agar hal ini perlu disampaikan agar bisa diatasi di dalam negeri ataupun lewat kolaborasi dengan luar negeri.

    “Nah, itu ya bisa memberi masukan, mungkin bisa kerja sama-kerja sama dengan luar negeri ya,” ucapnya.

    Contoh di Bidang Rekayasa Nanomaterial

    Penerima Habibie Prize 2024 Bidang Ilmu Rekayasa Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD mengatakan, untuk bidang rekayasa nanomaterial, ia menilai peralatan riset di Indonesia sudah sama dengan yang di luar negeri. Kendalanya yakni jumlah peralatan yang jauh lebih sedikit dari jumlah periset sehingga waktu antre jadi panjang.

    “Karena pengguna kita banyak sekali dan jumlah alat juga tidak sebanyak di luar negeri, sehingga mungkin butuh waktu lebih untuk menunggu bisa menggunakan alat-alat itu. Tetapi, tetap kita bisa lakukan sebenarnya, ya,” ucapnya pada detikEdu pada kesempatan yang sama.

    Soal gaji, Brian menilai tiap orang dapat memiliki standar berbeda. Di sisi lain, ia mengamini bahwa tantangan periset Indonesia relatif lebih tinggi dari aspek nonpenelitiannya sendiri seperti di atas. Untuk itu, ia menilai bekal pengalaman di luar negeri memungkinkan talenta iptek yang pulang ke Tanah Air bisa menghadapi tantangan tersebut.

    “Saya yakin justru setelah dikirim ke luar negeri, teman-teman kita, para anak-anak muda itu bisa mencari jalan-jalan keluar ya, untuk mengatasi keterbatasan, sehingga kita (Indonesia) bisa maju juga seperti di kampus luar negeri, meskipun kita lakukan riset di Indonesia,” ucapnya.

    Janji Kepala BRIN Soal Pulang dan Berkarya di Indonesia

    Sebelumnya Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan lima peraih Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024 dapat memberi inspirasi dan teladan bahwa putra-putri iptek Indonesia bisa berkiprah di dalam negeri.

    “Bahwa di Indonesia pun kita bisa berkiprah, berkontribusi, menyumbangkan pengetahuan, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi berbasis pengetahuan untuk Indonesia maju ke depan,” pada pidato pemberian penghargaan.

    Untuk memastikan talenta iptek Indonesia mau berkarya di dalam negeri seusai kepakarannya, Handoko mengatakan pihaknya akan memastikan talenta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) Indonesia akan diberi penghasilan yang setidaknya setara dengan peneliti negara tetangga, Malaysia.

    “Kita akan memastikan bahwa putra-putri terbaik kita bisa mendapat gaji, penghasilan, take home pay yang saya tidak bicara terbaik, tapi minimal setara, comparable dengan yang di Malaysia,” ucapnya.

    “Kita tidak ingin, kita tidak memaksa semua orang bekerja di negara ini, itu adalah hak dan semua orang bisa berkontribusi dari manapun. Tetapi, negara ini tidak boleh tidak memberikan opsi (bagi) putra-putri terbaik kita kesempatan. Dan tidak ada alasan untuk tidak bisa berkiprah sesuai bidang kepakaran dan passion-nya di negara kita,” sambung Handoko.

    Di samping gaji, ia mengatakan negara melalui BRIN memberikan akses infrastruktur, skema mobilitas periset, dan skema hibah riset kompetitif. Pendanaan riset diperoleh berdasarkan hasil penilaian atas substansi proposal riset dan rekam jejak, seperti publikasi di jurnal bereputasi.

    “Yang memberikan penilaian dan yang kami lihat penilaiannya itu dari pihak ketiga, dari komunitas globalnya. Jadi kita tidak pernah melakukan penilaian sendiri, tetapi pada pihak ketiga yang paham ilmu Bapak-Ibu sekalian,” ucapnya.

    “Publikasi bereputasi global, penghargaan tertinggi, itu bukan tujuan, tetapi adalah alat ukur, indikator, dan kontrol kualitas untuk QC bahwa apa yang sudah dilakukan itu memenuhi standar dan juga norma komunitas global,” kata Handoko.

    Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air jika memperoleh izin dan tidak terikat ikatan dinas. Salah satunya karena kurangnya lahan pekerjaan yang cocok dengan mereka sepulangnya ke Tanah Air. Sementara itu, pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Berdasarkan aturan LPDP, penerima beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang tersebut antara lain alumni beasiswa LPDP yang bekerja di lembaga internasional mewakili Indonesia, seperti PBB, IMF, dan IDF. Calon pemagang di lembaga internasional paling lambat 3 bulan sejak tanggal lulus dengan durasi maksimal 2 tahun juga bisa mengurus izin tidak langsung pulang ke Tanah Air paling lambat 90 hari usai tanggal lulus.

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Dinsos Kota Tangerang Beri Bansos Rp 6 Juta buat Mahasiswa, Ini Cara Daftarnya



    Jakarta

    Detikers mahasiswa yang tinggal di Kota Tangerang? Kabar baik nih. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial akan membagikan bantuan sosial (bansos) berupa uang bagi mahasiswa kurang mampu.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani mengatakan bansos akan dibagikan kepada 300 mahasiswa. Besaran bantuan per mahasiswa sebesar Rp 6 juta.

    “Pendaftaran ini akan dibuka dengan kuota 300 mahasiswa, yang diberikan sebesar Rp6 juta per mahasiswa, satu kali dalam satu tahun. Penyaluran sifatnya tidak secara terus menerus. Informasi lebih lanjut bisa berkomunikasi ke nomor 0895-6087-22422,” ujarnya pada website resmi Pemerintah Kota Tangerang, dilansir Selasa (12/11/2024).


    Syarat Penerima Bansos Mahasiswa Tangerang

    Tidak semua mahasiswa di Tangerang berkesempatan mendapat bansos ini. Sesuai namanya, bansos adalah bantuan untuk orang-orang yang mempunyai kekurangan dalam finansial.

    Berikut syarat-syarat penerima bansos mahasiswa dari Dinsos Tangerang:

    1. Merupakan mahasiswa yang kurang mampu dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
    2. Tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak manapun.
    3. Memiliki Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dengan domisili Kota Tangerang.
    4. Memiliki Kartu Keluarga.
    5. Mempunyai tanda bukti diterima di perguruan tinggi jika merupakan mahasiswa baru.
    6. Mempunyai surat keterangan mahasiswa aktif bagi mahasiswa semester on going.
    7. Menunjukkan transkrip nilai terakhir.
    8. Mempunyai surat pernyataan bermeterai tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak yang lain.
    9. Menyertakan nomor rekening bank yang masih aktif.

    Cara Daftar Bansos Mahasiswa Tangerang

    Pendaftaran bansos ini akan dibuka mulai 18 November hingga 2 Desember 2024. Bagi mahasiswa yang tertarik bisa mendaftar lewat aplikasi Tangerang LIVE.

    “Mahasiswa Kota Tangerang dapat menjangkau program ini dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Tangerang LIVE, melalui layanan Kesra dan menu Bansos Mahasiswa,” jelas Mulyani,

    Mulyani mengharapkan bantuan dari Dinsos Tangerang ini dapat membantu pendidikan mahasiswa. Selain itu, ia ingin mahasiswa di Tangerang yang kurang mampu dapat termotivasi untuk unggul layaknya mahasiswa lain.

    “Kita berharap, adik-adik yang mendapat kesempatan ini, bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan menjadi orang-orang sukses yang mampu memajukan Kota Tangerang,” harapnya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Hanya Penerima Beasiswa LPDP dengan Ikatan Dinas yang Wajib Pulang


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, penerima beasiswa LPDP kini diperbolehkan tetap tinggal di luar negeri kecuali yang memiliki ikatan dinas di Tanah Air. Contohnya seperti awardee dari kementerian atau lembaga.

    “Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Berdasarkan catatan kementerian, Satryo mengatakan beberapa penerima beasiswa LPDP yang belum pulang ke Indonesia saat ini masih mencari pengalaman di luar negeri. Ia mengatakan, selama bukan pegawai dengan ikatan dinas, awardee dapat melakukan hal tersebut.


    “Nggak ada masalah selama dia bukan pegawai dari institusi yang ada di Indonesia, pemerintahan; yang sekolah ke luar untuk balik lagi, itu harus pulang. Yang nggak, nggak ada masalah,” kata Satryo.

    Penerima Beasiswa LPDP yang Boleh Tidak Pulang

    Sementara itu, penerima beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang ke Tanah Air, menurut Satryo, adalah mereka yang tidak memiliki ikatan dinas di Indonesia.

    Dengan begitu, mereka dapat meneliti maupun bekerja di luar negeri pada lembaga dan perusahaan internasional sambil tetap membawa nama Indonesia.

    “Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya.

    Agar dapat menetap di luar negeri, para alumni LPDP tersebut wajib mendapat izin terlebih dahulu dari Indonesia. Satryo mencontohkan, penerima beasiswa LPDP boleh tidak pulang ke Tanah Air jika mendapat izin untuk bekerja di lembaga internasional dan menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

    Alasan Tidak Wajibnya Awardee LPDP untuk Pulang

    Satryo mengatakan tidak wajibnya awardee LPDP pulang ke Tanah air juga merespons kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Ia mengakui pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan kerja bagi alumni LPDP.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” terangnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Soal Penerima Beasiswa LPDP Tak Wajib Pulang ke Indonesia, Mendikti: Tetap Harus Berizin


    Jakarta

    Penerima beasiswa LPDP disebut tidak lagi harus pulang ke Tanah Air usai studi, kecuali yang memiliki ikatan dinas di Indonesia. Kabar ini viral dan meraih sejumlah respons, salah satunya para warganet yang menilai rencana tersebut membuat uang pajak yang ia bayarkan seharusnya tidak untuk membiayai para awardee kuliah dan tidak kembali mengabdi di Indonesia.

    Merespons tanggapan warganet tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan para penerima beasiswa LPDP ke depannya tetap bisa berkontribusi untuk Indonesia dengan berkarya di luar negeri.

    “Sekarang kan dilihat aja, kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik kan juga baik iya kan gak ada masalah. Pasti pulang suatu hari,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).


    Tetap Harus Berizin

    Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP yang mau menetap di luar negeri tetap harus memperoleh izin dahulu dari Indonesia.

    “Izinnya apa? Dia bekerja di lembaga internasional atau jadi perwakilan kita di lembaga-lembaga yang memang punya kemampuan internasional, itu seizin kita,” ucapnya.

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” ucapnya.

    Kurang Lahan Pekerjaan

    Pemberian izin bagi penerima beasiswa LPDP untuk tidak pulang ke Tanah Air menurut Satryo juga akibat kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia dan kekurangan dana pemerintah untuk mengatasi masalah ini sekarang.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Kita Lihat Optimal atau Tidak



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan mengkaji ulang manfaat dana Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa yang dimulai pada 2013 itu diketahui telah menyalurkan beasiswa kepada 45.577 orang sampai Mei lalu.

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa penggunaan danaLPDP. Temuan pemeriksaan akan dianalisis berbasis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

    “Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” katanya dalam Antara dikutip Jumat (1/11/2024).


    Stella menekankan asas optimal adalah berkeadilan dan berkualitas dalam pengkajian ulang ini. Ia mengatakan jika hasil pengkajian ulang akan dikeluarkan sebentar lagi.

    “Sebentar lagi akan kami keluarkan temuan dan rekomendasi kami, bagaimana untuk bisa mengoptimalkan dana LPDP supaya jelas,” ujarnya.

    Kendati demikian, Stella menyebut kewenangan terhadap dana LPDP berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga pihaknya tidak dapat membuat kebijakan terkait optimalisasi dana LPDP. Namun, ia mengatakan pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kemenkeu dalam optimalisasi dana Beasiswa LPDP.

    “Tujuannya hanya satu, supaya kita bisa mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Stella.

    Tentang Beasiswa LPDP

    Beasiswa LPDP adalah beasiswa yang menjadi ‘primadona’ di Indonesia. Bagaimana tidak, setiap tahunnya beasiswa tersebut menggelontorkan dana untuk ribuan mahasiswa pascasarjana.

    Menurut Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, jumlah penerima Beasiswa LPDP dari 2013 hingga akhir Mei 2024 sudah mencapai 45.577 orang.

    Pendaftar beasiswaLPDP dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Pada tahun 2023, jumlah pendaftarLPDP tercatat sebanyak 33.337 orang. Pada pendaftaran seleksi tahap pertama tahun 2024, tercatat 20.210 orang mendaftar program beasiswa tersebut.

    BPK Juga Kaji Pengelolaan Dana LPDP

    Terkait pengelolaan keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengeluarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 untukLPDP. Dari hasil pemeriksaan itu, BPK menyimpulkan pengelolaan pendapatan, belanja, dan investasi tahun 2021-2023 padaLPDP serta instansi terkait lainnya dilaksanakan sesuai dengan kriteria.

    Namun, BPK masih menemukan masalah dalam penetapan penerima dan pemenuhan kewajiban penerima LPDP, di antaranya:

    1. Dalam proses seleksi program penerima beasiswa, terdapat perbedaan data peserta antara yang tercantum dalam SK dengan rekapitulasi peserta lulus. Terdapat inkonsistensi dalam penilaian profiling peserta dan peserta yang terindikasi tidak memenuhi batas minimal standar kelulusan

    2. Terdapat penerima beasiswa yang telah mendapatkan dana ujian tesis/disertasi/studi tetapi belum melakukan ujian tesis/disertasi atau belum menyelesaikan studinya.

    Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan Direktur Utama LPDP agar lebih cermat dalam melakukan seleksi calon peserta penerima beasiswa, meminta pertanggungjawaban atas realisasi dana ujian tesis/disertasi yang tidak didukung bukti, atau meminta pengembalian dana ke LPDP.

    “Serta melakukan monitoring dan evaluasi dan tindak lanjut atas mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan masa studinya sesuai ketentuan,” demikian bunyi rekomendasi dalam IHPS I Tahun 2024 BPK.

    (nir/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pendaftaran Beasiswa YSEALI 2025 Dibuka, Kuliah Singkat di Kampus Top AS



    Jakarta

    Young South East Asia Leaders Initiative (YSEALI) tahun ini kembali membuka pendaftaran beasiswa kuliah singkat di kampus Amerika Serikat (AS) pada 2025. Pendaftaran sudah dibuka mulai 3 September 2024.

    Beasiswa YSEALI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S1 atau fresh graduation yang berusia 18-25 tahun. Awardee beasiswa akan mendapatkan kesempatan kuliah di kampus AS selama lima minggu.

    Tak sekadar belajar di kampus, penerima beasiswa juga akan diberikan pelatihan pengembangan kepemimpinan dan studi wisata edukasi. Nantinya mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan pengabdian masyarakat.


    Selain itu, penerima tak perlu memikirkan urusan biaya. Beasiswa ini telah mencakup pembiayaan perjalanan, visa, dan biaya hidup selama di AS.

    Apa saja syarat daftar Beasiswa YSEALI 2025 dan bagaimana cara daftarnya? Mengutip laman resminya, berikut selengkapnya:

    Pilihan Tema Beasiswa YSEALI 2025

    Sebelum memilih kampus, pelamar beasiswa harus menentukan tema yang akan mereka pilih, yakni:

    • Keterlibatan masyarakat
    • Keberlanjutan dan lingkungan
    • Inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi
    • Masyarakat dan tata kelola

    Syarat Daftar Beasiswa YSEALI 2025

    • Warga di negara Brunei, Burma, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, atau Vietnam.
    • Sedang menempuh pendidikan sarjana atau pascasarjana, atau telah lulus dalam empat tahun terakhir.
    • Berusia antara 18 – 25 tahun pada saat melamar, meskipun pelamar berusia di atas 25 tahun dapat dipertimbangkan jika mereka memenuhi semua persyaratan kelayakan lainnya.
    • Mahir dalam membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris.
    • Memenuhi syarat untuk menerima visa J-1 Amerika Serikat.
    • Peserta dipilih berdasarkan latar belakang, pengalaman, catatan kepemimpinan, dan komitmen mereka terhadap pelayanan.

    Kriteria Pemilihan Penerima Beasiswa YSEALI 2025

    • Mempunyai kualitas kepemimpinan yang kuat dan rekam jejak di universitas, tempat kerja, dan/atau komunitas mereka.
    • Mempunyai pengetahuan atau pengalaman profesional dalam salah satu tema YSEALI: keterlibatan masyarakat, lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam, atau kewirausahaan dan pembangunan ekonomi.
    • Menunjukkan komitmen terhadap pelayanan masyarakat, kesukarelaan, atau bimbingan.
    • Memiliki minat serius untuk mempelajari Amerika Serikat, ASEAN, dan Asia Tenggara sebagai suatu kawasan.
    • Bersedia berpartisipasi aktif dalam program akademik intensif, pengabdian kepada masyarakat, dan kunjungan studi.
    • Memiliki komitmen untuk kembali ke negara asal untuk menerapkan keterampilan dan pelatihan kepemimpinan guna memberi manfaat bagi komunitas, negara, atau kawasan mereka.
    • Memiliki pengalaman studi atau perjalanan sebelumnya di Amerika Serikat.

    Pilihan Kampus dalam Beasiswa YSEALI 2025

    1. University of Montana
    2. Northern Arizona University
    3. Portland State University
    4. University of Nebraska
    5. University of Connecticut
    6. The University of Kansas
    7. University of Nevada
    8. California State University Chico
    9. James Madison University
    10. Syracuse University

    Demikian informasi seputar Beasiswa YSEALI 2025. Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran pada laman https://www.ysealiafp.org/ ya.

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa FIFGROUP Young Leader 2024, Mahasiswa Bisa Dapat Rp 9 Juta



    Jakarta

    FIFGROUP membuka pendaftaran beasiswa FIFGROUP Young Leader (FYL) 2024 bagi mahasiswa. Masa pendaftaran akan ditutup pada 1 September 2024.

    Beasiswa FIFGROUP Young Leader adalah salah satu program corporate social responsibility (CSR) FIFGROUP, member of Astra, yang berupa dana beasiswa dan pengembangan kompetensi. Penerima beasiswa akan menjalani berbagai pelatihan dan program magang di perusahaan pembiayaan ini.

    Tahun ini, beasiswa FYL akan disediakan untuk 35 mahasiswa terpilih. Setiap penerima beasiswa berhak atas dana sebesar Rp 9 juta, pembekalan berupa workshop pendidikan dan dunia kerja, serta kesempatan untuk menjadi karyawan tetap setelah lulus dari program beasiswa.


    Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi lebih lanjut di bawah ini.

    Syarat Beasiswa FIFGROUP Young Leader 2024

    1. Mahasiswa S1 semua jurusan
    2. Berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS)
    3. Sedang menempuh kuliah minimal semester 5
    4. Mendapatkan surat rekomendasi dari dosen
    5. Indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3.25 bagi mahasiswa PTN dan minimal 3,50 bagi mahasiswa PTS dari skala 4.0
    6. Tidak sedang mengikuti beasiswa lain
    7. Follow akun Instagram @growingatfifgroup dengan akun media sosial pribadi
    8. Pada akun Instagram pribadi tersebut, unggah foto menggunakan twibbon FYL 2024 dari https://bit.ly/FYL-2024 dan sertakan hashtag #FYL2024 #FIFGROUPYoungLeader2024
    9. Pada akun Instagram pribadi yang sama, unggah poster https://bit.ly/FYL-2024 di Instastory dan tag 5 teman

    Tips Mendaftar Beasiswa

    Penerima beasiswa FYL 2023, Kevin Laurent Oktavian Putra, membagikan tips & trik persiapan pendaftaran & rekrutmen beasiswa FYL 2024. Ia menyarankan mahasiswa untuk memastikan CV yang diunggah merupakan CV terbaru dan sudah terstruktur sehingga lebih mudah melalui screening staf human resources (HR).

    “Aku harus bisa nyari-nyari template CV ATS yang paling efektif dan paling komprehensif, biar kalau dibaca tuh gampang,” tutur Kevin, dikutip dari akun Instagram @growingatfifgroup.

    Mencari tahu materi-materi tes, khususnya psikotes pada tahap seleksi, menurutnya juga penting agar pendaftar bisa menyiapkan diri. Baginya mempelajari materi psikotes yang diperkirakan akan keluar membantunya yang saat itu baru pertama kali menjalaninya.

    Awardee FYL 2023 lainnya, Putra Adhli Falah, menuturkan persiapan interview dan business idea presentation juga penting. Sebab, tahap seleksi ini menurutnya paling menantang.

    “Kita cuma dikasih waktu satu hari, di situ kita harus ngerjain presentasi. Gimana caranya kita bisa nyajiin PPT yang baik, selain dari segi visual, juga dari segi kontennya. Itu aku coba aplikasiin Business Model Canvas business idea presentation,” ucapnya.

    Soal tahap wawancara, Adhli menyarankan pelamar beasiswa untuk mendalami profil perusahaan yang menyediakan beasiswa.

    “Coba explore company profile, karena pasti akan ngebantu saat interview,” pungkasnya.

    tags
    beasiswa
    beasiswa kuliah
    beasiswa s1
    Show quoted text
    siap makasi nov
    Show quoted text

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2024 Dibuka, Mahasiswa Cek!



    Jakarta

    Bank CIMB Niaga membuka pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2024 untuk mahasiswa S1/sederajat semester 5. Masa pendaftaran berlangsung hingga 31 Agustus 2024.

    Beasiswa kuliah ini meliputi biaya kuliah selama 4 semester, fasilitas penunjang pendidikan, dan biaya penyusunan skripsi serta pengembangan diri. Penerima beasiswa diwajibkan untuk memprioritaskan dan mengikuti seleksi karyawan CIMB Niaga terlebih dahulu sebelum mengikuti seleksi penerimaan karyawan di instansi atau perusahaan lain.

    Selama pendaftaran hingga masa pemberian beasiswa berakhir, kandidat maupun penerima beasiswa tidak dikenakan biaya. Dikutip dari laman resminya, berikut syarat, jadwal, dan cara daftar beasiswa ini.


    Beasiswa CIMB Niaga 2024

    Syarat Pendaftaran

    1. Mahasiswa semester 5, dibuktikan dengan surat keterangan dari universitas yang akan diserahkan jika kandidat lolos tahap Leaderless Group Discussion
    2. Usia maksimal 22 tahun
    3. IPK terakhir (semester 1-4) 3,25
    4. Diutamakan aktif berorganisasi di dalam maupun luar kampus
    5. Diutamakan mahir berbahasa Inggris
    6. Diutamakan berprestasi akademik maupun nonakademik, dibuktikan dengan salinan sertifikat penghargaan
    7. Tidak terikat ikatan dinas atau beasiswa apapun
    8. Jika lolos sebagai penerima beasiswa, bersedia untuk tidak menerima beasiswa dari pihak lain yang memberikan komponen beasiswa sama, dinyatakan melalui Surat Pernyataan resmi bertanda tangan mahasiswa dan pihak kemahasiswaan

    Tata Cara Pendaftaran

    1. Mendaftar di http://kejarmimpi.id/beasiswacimbniaga
    2. Unduh dan isi formulir pendaftaran dengan benar dan valid, lalu unggah ke laman beasiswa
    3. Lengkapi dokumen pendaftaran Beasiswa CIMB Niaga 2024 pada laman Informasi Data Diri
    4. Unggah hasil scan (pindai) Kartu Hasil Studi (KHS) semester 4

    Alur Seleksi

    1. Pendaftaran
    2. Document screening
    3. Online aptitude test
    4. Online leaderless group discussion
    5. Wawancara
    6. Inagurasi penerima beasiswa

    Jadwal Beasiswa

    • Registrasi online: 3-31 Agustus 2024
    • Pre-screening dokumen: 3-5 September 2024
    • Tes aptitude: 10-13 September 2024
    • Leaderless group discussion: 23-30 September 2024
    • Wawancara online: 7-21 Oktober 2024
    • Pengumuman penerima beasiswa: 25 Oktober 2024
    • Penganugerahan penerima beasiswa: 6 November 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa CIMB Niaga 2024 bisa diakses di laman https://kejarmimpi.id/beasiswacimbniaga serta akun resmi media sosial CIMB Niaga dan Kejar Mimpi. Bagaimana mahasiswa, berminat mendaftar beasiswa kuliah ini?

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • BKN Buka Beasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian, Ini Syarat Daftarnya!



    Jakarta

    Badan Kepegawaian Negara (BKN) menawarkan beasiswa Pendidikan Ilmu Kepegawaian (PIK) bagi pegawai negeri sipil (PNS). Pendaftaran dibuka hingga 22 Oktober 2024.

    Di tahun ini, BKN menggandeng Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam mewujudkan beasiswa. Nantinya, penerima akan menempuh pendidikan S1 di prodi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) UNJ.

    Beasiswa ini akan menanggung biaya kuliah, biaya pendaftaran kuliah hingga biaya tes TOEFL untuk keperluan tugas akhir. Detikers berminat coba? Mengutip laman BKN, ini syarat dan cara daftarnya:


    Syarat Daftar Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    • Mendapat usulan dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dan/atau pejabat yang berwenang minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) masing-masing instansi yang dibuktikan dengan Surat Persetujuan PPK dan/atau Pejabat yang Berwenang (PyB).
    • Surat kesediaan dari pimpinan instansi/pejabat yang berwenang di bidang kepegawaian minimal jabatan pimpinan tinggi untuk menyediakan formasi dan mengangkat alumni PIK BKN dalam jabatan fungsional kepegawaian analis sumber daya manusia Aparatur Ahli Pertama.
    • Membuat surat pernyataan calon mahasiswa bersedia mengikuti tugas belajar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sanggup mengembalikan seluruh biaya jika mengundurkan diri, tidak menyelesaikan perkuliahan sesuai waktu yang ditentukan, atau tidak memenuhi standar kelulusan akademis yang ditentukan PIK BKN.
    • Mengikuti dan lulus seleksi berbasis komputer (kemampuan bahasa, matematika, dan logika) serta wawancara oleh panitia seleksi penerimaan mahasiswa baru PIK BKN.
    • Memiliki masa kerja paling singkat satu tahun sejak diangkat menjadi PNS.
    • Pendidikan minimal SMA/sederajat.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025.
    • Peserta yang dinyatakan lolos seleksi tidak diperkenankan untuk mengundurkan diri.
    • Perkuliahan akan dimulai pada September 2025 (tentatif).

    Dokumen Syarat Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    • Pas foto berlatar belakang merah ukuran 3×4.
    • Ijazah pendidikan terakhir.
    • Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
    • Surat Keputusan Kenaikan Pangkat Terakhir.
    • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
    • Surat Persetujuan Pejabat Pembina Kepegawaian dan/atau Pejabat yang Berwenang minimal Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Bidang Kepegawaian.
    • Surat Pernyataan Kesediaan Pimpinan Unit Kerja.
    • Surat Pernyataan Calon Mahasiswa.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Ilmu Kepegawaian BKN 2024

    1. Pendaftaran beasiswa: 1 Agustus – 22 Oktober 2024
    2. Pengumuman peserta lolos seleksi administrasi: 30 Oktober 2024
    3. Seleksi ujian berbasis komputer dan wawancara: 12 – 14 November 2024
    4. Pengumuman lulus seleksi beasiswa: 22 November 2024
    5. Pemberkasan: 25 November – 6 Desember 2024
    6. Orientasi mahasiswa baru UNJ: tanggal menyusul
    7. Registrasi administrasi dan akademik: tanggal menyusul
    8. Perkuliahan dimulai: September 2025

    Demikian informasi beasiswa pendidikan ilmu kepegawaian dari BKN. Ayo buruan daftar!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pemprov Riau 2024 untuk D4-S3 Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Riau kembali menawarkan beasiswa bagi masyarakat setempat yang tengah mengenyam pendidikan D4, S1, S2, S3, dan Profesi. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli 2024 – 30 Agustus 2024.

    “Jadi bantuan beasiswa yang dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Riau bagi putra-putri Riau bertujuan untuk terciptanya potensi Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau yang berdaya saing dan berintegritas sebagai usaha dalam pembangunan daerah,” kata Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Imron Rosyadi dalam laman Media Center Riau, dilansir Senin (1/7/2024).

    Beasiswa ini ditujukan kepada masyarakat Riau kurang mampu yang kemudian disebut beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri. Selain itu, beasiswa juga disalurkan kepada mahasiswa berprestasi.


    Ada berbagai jenis beasiswa Pemprov Riau yang dibuka tahun ini. Berikut penjelasan selengkapnya:

    Persyaratan Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

    1. Beasiswa Bidikmisi D4-S1

    • Mahasiswa baru angkatan 2024
    • Mahasiswa D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau. Kemudian, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Bengkalis, atau Universitas Pahlawan
    • Berasal dari keluarga kurang mampu di Provinsi Riau dibuktikan surat keterangan
    • Pendapatan kedua orang tua maksimal Rp 4 juta (pendapatan kotor gabungan kedua orang tua)

    2. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S2

    • Tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, atau Universitas Lancang Kuning
    • Mempunyai transkrip nilai dengan IPK S1 minimal 3.25
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

    3. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S3

    • Tengah menempuh pendidikan S3 di Universitas Riau,Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, atau Universitas Islam Riau
    • Mempunyai transkrip nilai S2 dengan IPK minimal 3.30
    • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

    4. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau Jalur Tahfidz D4-S1

    • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, atau Universitas Muhammadiyah
    • Mempunyai hafalan minimal 3 juz dan tidak boleh tidak berurutan dibuktikan dengan piagam/sertifikat/syahadah/surat keterangan dari lembaga kompeten
    • Bersedia menambah hafalan 2 juz per tahun
    • Persyaratan lainnya ditentukan oleh perguruan tinggi tempat pelamar berkuliah

    5. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi Riau D4-S1

    • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Tangerang, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
    • Mempunyai IPK semester genap minimal 3.10 bagi yang mengambil prodi ilmu sosial dan minimal 3.00 bagi yang mengambil prodi ilmu eksakta

    6. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi S2 dan S3

    • Menempuh pendidikan S2 atau S3 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
    • Mahasiswa semester 1 angkatan 2024
    • Mempunyai IPK S1 minimal 3.25 untuk pelamar S2
    • Mempunyai IPK S2 minimal 3.30 untuk pelamar S3
    • Mempunyai sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor 500/IBT 61 atau IELTS minimal skor 5.5

    7. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi untuk Profesi

    • Menempuh pendidikan Profesi di Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada
    • Mahasiswa program profesi S1 lanjutan bidang dokter spesialis, perawat, atau apoteker

    Cara Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

    Untuk bisa lolos sebagai penerima Beasiswa Pemprov Riau 2024, tentunya pelamar harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ada. Setelah memenuhi syarat, calon penerima beasiswa di luar daerah bisa langsung mendaftarkan diri lewat laman https://bit.ly/BeasiswaRiauCerdas2024.

    Sementara bagi calon penerima beasiswa dalam Provinsi Riau, bisa mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau.

    Jika detikers tertarik mencoba beasiswa ini, pantau terus informasi lebih lanjutnya pada laman http://birokesra.riau.go.id/ atau Instagram @birokesra_provriau. Semoga berhasil ya!

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden