Tag: penerima

  • 7 Jenis Beasiswa JFLS Untuk Lulusan SMA, Kuliah Gratis Sampai Lulus Euy!



    Jakarta

    Beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS) 2024 kembali dibuka hingga 20 Juli mendatang. Beasiswa ini membuka tujuh jenis beasiswa untuk lulusan SMA. Apa saja?

    JFLS merupakan beasiswa yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bagi warga Jawa Barat. Penerima beasiswa akan mendapat bantuan biaya pendidikan serta tunjangan hidup.

    Beasiswa ini membuka kesempatan bagi jenjang D4, S1, S2, hingga S3. JFLS juga menyediakan beasiswa percepatan pendidikan tinggi atau fastrack D3/D4/S1 hanya dalam waktu 1 tahun.


    Lulusan SMA bisa mendaftarkan diri pada tujuh jenis beasiswa. Sebelum itu, yuk simak syarat umumnya.

    Syarat Umum Beasiswa JFLS 2024

    Melansir dari laman resminya, Beasiswa JFLS 2024 hanya mensyaratkan dua syarat umum, yakni:

    1. Warga Jawa Barat dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    2. Berusia maksimal 25 tahun bagi pendaftar jenjang D3 dan D4/S1

    Selain syarat di atas, setiap jenis beasiswa juga mewajibkan prasyarat khusus. Penasaran? Simak di bawah ini.

    7 Jenis Beasiswa JFLS untuk Lulusan SMA

    1. Beasiswa Pendidikan D4/S1 Penuh (4 Tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat.
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di 13 Perguruan Tinggi Akreditasi A di Jawa Barat dan 4 Perguruan Tinggi Akreditasi A luar Jawa Barat.
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 80 skala 100 atau 8.0 skala 10.0.
    • Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota dan sejenisnya diperbolehkan).

    2. Beasiswa Pendidikan D4/S1 (4 Tahun) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat.
    • Berstatus sebagai mahasiswa baru di Perguruan Tinggi PSDKU yang dituju (khusus untuk IPB Sukabumi, ITB Cirebon dan UNPAD Pangandaran) dibuktikan dengan surat keterangan diterima dari Perguruan Tinggi tersebut.
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 80 skala 100 atau 8.0 skala 10.0.
    • Tidak berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota dan sejenisnya diperbolehkan).

    3. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Keagamaan (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata-rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 3.0 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz (Bagi yang beragama Islam).

    4. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Olahraga (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.5 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki prestasi di bidang olahraga minimal setingkat nasional dalam tiga tahun terakhir.

    5. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Seni dan Budaya (1 Tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.5 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Memiliki prestasi di bidang seni dan budaya minimal setingkat nasional dalam tiga tahun terakhir.

    6. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Prestasi Aktivis (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0.
    • Memiliki nilai IPK minimal 2.75 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.
    • Aktif di bidang keorganisasian baik di tingkat sekolah maupun luar sekolah (organisasi kemasyarakatan) dalam tiga tahun terakhir.

    7. Beasiswa Pendidikan D3/D4/S1 Percepatan Akses Pendidikan Tinggi (1 tahun)

    Syarat:

    • Maksimal tiga tahun terakhir dari batas tahun kelulusan SMA/SMK sederajat bagi mahasiswa baru.
    • Berstatus sebagai mahasiswa aktif atau mahasiswa baru di Perguruan Tinggi yang dituju (kecuali 4 Perguruan Tinggi di luar Jawa Barat).
    • Memiliki nilai rata – rata minimal Ujian Sekolah 70 skala 100 atau 7.0 skala 10.0 bagi mahasiswa baru.
    • Memiliki nilai IPK minimal 3.0 skala 4.0 bagi mahasiswa aktif.
    • Maksimal sedang menempuh semester 7 bagi mahasiswa aktif.

    Demikian tujuh jenis Beasiswa JFLS untuk lulusan SMA. Buruan daftar di https://beasiswa-jfl.jabarprov.go.id/

    (nir/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Beasiswa Paragon 2024 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Rp 6 Juta Sampai Lulus!



    Jakarta

    Beasiswa Paragon 2024 telah dibuka mulai 28 Juni lalu. Beasiswa dari Paragon Corp ini menyediakan bantuan hingga Rp 6,25 juta per semester.

    Program Beasiswa Paragon merupakan program dukungan kepada mahasiswa di 15 kampus terpilih berupa bantuan dana pendidikan serta pelatihan dasar kepemimpinan, kontribusi sosial, dan dorongan untuk berinovasi. Program ini diluncurkan sejak 2016 dan telah memberikan bantuan kepada ribuan mahasiswa.

    Hanya mahasiswa dari 15 kampus mitra yang dapat mengikuti Beasiswa Paragon 2024. Melansir dari Guideline Paragon Scholarship Program 2024, berikut informasi lengkapnya.


    15 Kampus Mitra Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftar Beasiswa Paragon 2024 wajib berasal dari universitas berikut:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM)
    2. Universitas Indonesia (UI)
    3. Institut Teknologi Bandung (ITB)
    4. Institut Pertanian Bogor (IPB)
    5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
    6. Politeknik Negeri Bandung (Polban)
    7. Universitas Sumatera Utara (USU)
    8. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
    9. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
    10. Telkom University
    11. Universitas Diponegoro (Undip)
    12. Universitas Airlangga (Unair)
    13. Universitas Sebelas Maret (UNS)
    14. Universitas Andalas
    15. Universitas Brawijaya (UB)

    Cakupan Beasiswa Paragon 2024

    Penerima beasiswa akan mendapat bantuan sebagai berikut:

    1. Bantuan UKT hingga tahun ke-4 sebesar Rp 6,25 juta per semester
    2. Development Program
    3. Leadership Class
    4. Social Project Challenge
    5. Paragon Factory Visit (Grantee Prestasi)*
    6. Scholarship Camp (Grantee Prestasi)*
    7. Community Project Fund maksimal Rp 50 juta per kampus
    8. Paragon Close Recruitment

    Syarat Beasiswa Paragon 2024

    1. Mahasiswa semester 3 bagi jenjang D3 atau mahasiswa semester 5 bagi D4/S1 per Agustus 2024
    2. IPK > 3,30, menunjukkan kepemimpinan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan kampus
    3. Tidak sedang dan berkomitmen untuk tidak menerima beasiswa lain
    4. Bersedia mewakili sebagai Duta Paragon untuk kampusnya
    5. Berkomitmen untuk berpartisipasi dalam program pengembangan (termasuk Novo Club & ekosistem Paragon Educational lainnya)

    Dokumen Beasiswa Paragon 2024

    1. Curriculum Vitae (Format ATS)
    2. Transkrip nilai semester 1-4
    3. Salinan KTP
    4. Salinan Kartu Tanda Mahasiswa
    5. Salinan Kartu Keluarga
    6. Salinan Rekening Bank atau Mobile Banking
    7. Letter of Recommendation/Confirmation of Non-Recipient Scholarships (Surat Keterangan Tidak Menerima Beasiswa)
    8. Sertifikat prestasi akademik dan non akademik

    Jadwal Beasiswa Paragon 2024

    Pendaftaran: 28 Juni-29 Juli 2024
    Seleksi: Juli-September 2024
    Pengumuman: September 2024
    Program Beasiswa September 2024-April 2026

    Pendaftaran Beasiswa Paragon 2024 dilakukan gratis secara online DI SINI. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Cara Cek Status Pendaftaran DTKS & Langkah Daftar bagi yang Belum Tercatat



    Jakarta

    Status pendaftaran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS merupakan salah satu kriteria untuk mendaftar KIP Kuliah. Data Terpadu Kesejahteraan Sosial adalah pangkalan data induk masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial, pemberdayaan dan penerima bansos, juga potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

    Dikutip dari Portal Informasi Indonesia, indonesia.go.id, sistem DTKS adalah sumber data yang memuat paling tidak 40% keluarga dengan status kesejahteraan sosial paling rendah. Mereka kemudian akan mengikuti berbagai program, seperti mendapatkan KIP Kuliah; Program Keluarga Harapan (PKH); Kartu Keluarga Sejahtera (KKS); juga Bantuan Sosial Tunai (BST).

    Cara Cek Status Pendaftaran DTKS

    1. Buka situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
    2. Masukkan provinsi, kecamatan, kabupaten, dan desa/kelurahan
    3. Masukkan nama penerima manfaat (PM) sebagaimana yang tertera di KTP
    4. Masukkan empat huruf kode yang termuat dalam kotak kode
    5. Klik “Cari Data”
    6. Sistem akan mencari nama penerima manfaat sesuai wilayah yang dimasukkan dan menampilkan status penerima.

    Bagi yang belum terdaftar di DTKS, berikut ini cara mendaftar secara mandiri maupun online.


    Cara Daftar DTKS

    Mendaftar Mandiri

    1. Mendaftar ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK
    2. Setelah terdaftar, akan dilakukan musyawarah tingkat desa/kelurahan untuk membahas kondisi warga yang layak masuk DTKS.
    3. Hasil musyawarah akan ditampilkan melalui berita acara yang ditandatangani kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya.
    4. Berita acara kemudian akan digunakan dinas sosial untuk verifikasi dan validasi data menggunakan instrumen lengkap melalui kunjungan rumah tangga.
    5. Data yang sudah diverifikasi dan divalidasi akan dimasukkan ke dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) oleh operator desa atau kecamatan.
    6. Data yang sudah dimasukkan di SIKS akan diproses dinas sosial untuk verifikasi dan validasi kepada bupati atau wali kota.
    7. Bupati atau wali kota akan menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang sudah disahkan kepada gubernur, untuk kemudian diteruskan kepada menteri.

    Mendaftar Online

    1. Unduh Aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Play Store
    2. Lakukan registrasi akun dengan cara membuka aplikasi dan klik “Buat Akun Baru”
    3. Masukkan data diri berupa nomor KK, NIK, dan nama lengkap sesuai KK dan KTP
    4. Unggah/upload foto KTP dan swafoto yang sedang memegang KTP
    5. Setelah mengisi dan mengunggah data, klik “Buat Akun Baru”. Verifikasi dan aktivasi akun akan dikirim melalui email Kemensos.
    6. Setelah verifikasi sukses, akses kembali aplikasi dan klik “Daftar Usulan”. Isilah data diri sebagaimana petunjuk yang diberikan.
    7. Pilih jenis bantuan sosial yang ingin diajukan.
    8. Kemensos akan memproses verifikasi dan validasi data yang diajukan.

    Itulah cara cek status pendaftaran DTKS. Pendaftar KIP Kuliah cermati ya!

    (nah/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 10 PTN dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak, Ada Kampusmu?



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan merupakan salah satu beasiswa yang banyak jadi incaran mahasiswa karena bermitra dengan banyak kampus negeri maupun swasta. Tahun ini, ada sebanyak 104 perguruan tinggi tujuan beasiswa ini.

    Selama empat tahun terakhir ini (2020-2023), Beasiswa Unggulan telah melayani penerima sebanyak 6.384 orang. Adapun jumlah mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan di akhir semester tahun akademik 2023-2024 terhitung sebanyak 4.259 orang.

    Rinciannya antara lain 2.275 penerima jenjang S1/D4, 1.715 penerima jenjang S2, dan 269 penerima jenjang S3, demikian dijelaskan dalam Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2024.


    Jumlah tersebut terdiri dari 3.946 penerima masyarakat berprestasi, 77 penerima beasiswa pegawai Kemendikbudristek, dan 3 penerima beasiswa penyandang disabilitas.

    Mahasiswa aktif penerima Beasiswa Unggulan saat ini tersebar di 260 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang terdiri dari 96 perguruan tinggi negeri (PTN) dan 166 perguruan tinggi swasta (PTS).

    Adapun kampus dengan penerima aktif Beasiswa Unggulan terbanyak di tahun ajaran 2023/2024 adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni berjumlah 352 mahasiswa. Sementara dalam rentang 2020-2023, kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak dipegang oleh Universitas Indonesia (UI) yakni berjumlah 503 mahasiswa.

    Jumlah tersebut bisa dijadikan referensi bagi pendaftar tahun ini untuk menimbang peluang kelolosan ataupun lainnya. Kampus mana lagi yang mahasiswanya banyak menerima Beasiswa Unggulan? Berikut daftarnya:

    Kampus dengan Mahasiswa Penerima BU Terbanyak (2020-2023)

    1. Universitas Indonesia (UI): 503 orang
    2. Universitas Gadjah Mada (UGM): 499 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 289 orang
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 278 orang
    5. Universitas Negeri Makassar (UNM): 238 orang
    6. Universitas Brawijaya (UB): 195 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 153 orang
    8. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI): 141 orang
    9. Institut Pertanian Bogor (IPB): 137 orang
    10. Universitas Negeri Jakarta (UNJ): 131 orang

    Kampus dengan Jumlah Mahasiswa Aktif Penerima BU Terbanyak (2023/2024)

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 352 orang
    2. Universitas Indonesia (UI): 306 orang
    3. Universitas Hasanuddin (Unhas): 225 orang
    4. Universitas Brawijaya (UB): 169 orang
    5. Institut Teknologi Bandung (ITB): 166 orang
    6. Universitas Negeri Makassar (UNM): 163 orang
    7. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY): 162 orang
    8. Institut Pertanian Bogor (IPB): 147 orang
    9. Universitas Diponegoro (Undip): 139 orang
    10. Universitas Airlangga (Unair): 123 orang

    Provinsi Terbanyak Mahasiswanya Menerima BU

    1. Jawa Barat: 1.031 orang
    2. Jawa Timur: 671 orang
    3. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): 601 orang
    4. Sulawesi Selatan: 446 orang
    5. Jawa Tengah: 386 orang
    6. DKI Jakarta: 385 orang
    7. Sumatera Utara: 106 orang
    8. Sumatera Barat: 92 orang
    9. Bali: 73 orang
    10. Sumatera Selatan: 67 orang

    Demikian informasi kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak. Semoga bermanfaat ya

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2024 Dibuka? Ini Infonya



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) 2024 menjadi salah satu beasiswa incaran mahasiswa Indonesia. Namun, kapan pendaftarannya akan dibuka?

    BIB Kemenag 2024 adalah bantuan dana pendidikan melalui program gelar ataupun non-gelar hasil kerjasama antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program gelar yang tersedia terbuka untuk pendaftaran jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

    Bila melihat seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran BIB 2024 seharusnya sudah dibuka sejak bulan Juni-Juli. Namun melalui media sosial Instagram resminya, Tim BIB menjelaskan di tahun 2024 seleksi belum digelar hingga saat ini.


    “Saat ini Beasiswa Indonesia Bangkit belum membuka pendaftaran untuk tahun 2024. Informasi terkait pendaftaran akan disampaikan melalui website dan Instagram official,” kata tim BIB dalam keterangan tertulis.

    Meskipun belum membuka pendaftaran, calon awardee tetap bisa mempersiapkan diri lo. Berikut ini informasi yang bisa kamu ketahui tentang BIB Kemenag RI dikutip dari Pedoman Pendaftaran BIB Program Beasiswa Gelar Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

    Jenis Beasiswa Gelar BIB Kemenag RI

    BIB terbagi dalam tiga jenis beasiswa gelar, yakni:

    1. Beasiswa Umum

    • S1: Beasiswa Umum S1 dalam negeri
    • S2: Beasiswa Umum S2 dalam negeri dan luar negeri
    • S3: Beasiswa umum S3 dalam negeri dan luar negeri

    2. Beasiswa Prestasi

    • S1: Beasiswa Prestasi S1 dalam negeri dan luar negeri
    • S2: Beasiswa double degree S2 luar negeri

    3. Beasiswa Target

    • S1: Beasiswa tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa S1 PJJ-PAI

    Syarat Pendaftaran BIB Kemenag RI

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi ketentuan persyaratan pada masing-masing program terutama:

    • Alumni pesantren
    • Lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)/Ma’had Aly/program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
    • Alumni perguruan tinggi umum (PTU)
    • Guru dan tenaga kependidikan pada pendidikan agama Islam
    • Pendidik dan tenaga kependidikan madrasah
    • Dosen pada perguruan tinggi keagamaan dan ma’had aly
    • Dosen pendidikan agama Islam
    • Pegawai kementerian agama

    2. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S1 antara lain:

    • Siswa madrasah aliyah (MA)
    • Siswa madrasah aliyah kejuruan (MAK)
    • Siswa pendidikan diniyah formal/pendidikan mu’adalah/pendidikan kesetaraan pada pesantren salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.
    • Jenjang S1 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S1 dalam negeri, Beasiswa Prestasi S1 dalam dan luar negeri, Beasiswa Target Tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa Target S1 PJJ-PAI.

    3. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S2 antara lain:

    • Lulusan PTKI
    • Lulusan Ma’had Aly
    • Lulusan PBSB
    • Lulusan PTU
    • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah/Pendidikan Pesantren
    • Guru PAI dan Pengawas PAI pada sekolah
    • Pegawai di Kementerian Agama
    • Jenjang S2 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S2 dalam dan luar negeri dan Beasiswa Prestasi Double Degree S2 dalam dan luar negeri.

    4. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S3 antara lain:

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan
    • Dosen PAI pada perguruan tinggi umum
    • Lulusan PTKI
    • Lulusan PTU
    • Jenjang S3 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S3 dalam dan luar negeri.

    Jalur Pendaftaran BIB Kemenag RI

    Seleksi Beasiswa Gelar BIB terdiri dari tiga jalur yakni:

    1. Jalur LoA (Letter of Acceptance/Admission unconditional)

    Ditujukan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.

    2. Jalur Kemitraan (Partnership/Collaborative Program)

    Pendaftar dapat memiliki program studi pada perguruan tinggi kemitraan yang ditetapkan oleh Kemenag. Jika dinyatakan lulus seleksi sebagai calon penerima beasiswa, peserta akan mendapatkan LoA/diterima di perguruan tinggi yang sudah ditetapkan.

    3. Jalur Reguler

    Ditujukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA. Pendaftar bisa memiliki maksimal 3 program studi pada perguruan tinggi tujuan. Ketika lolos seleksi beasiswa, pendaftar diberikan batas waktu untuk mendapatkan LoA.

    Komponen BIB Kemenag RI

    1. Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    2. Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (Living Cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (LN)
    • Dana darurat

    3. Biaya Tambahan (Disabilitas)

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi

    Itulah informasi tentang BIB Kemenag RI 2024. Semoga pendaftarannya segera dibuka ya detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa S2 Langsung S3, Pendaftaran PMDSU Dibuka



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) membuka pendaftaran Batch VIII Tahun 2024 sampai 19 Juli 2024. Lulusan S1 yang memenuhi syarat dapat mendaftar.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa bagi sarjana unggul untuk dapat menjalani percepatan pendidikan menjadi lulusan doktor pada usia muda. Masa studi magister dan doktor bagi penerima (awardee) PMDSU yakni empat tahun.

    Awardee PMDSU diharapkan dapat berkontribusi dalam menghasilkan publikasi dan paten bereputasi nasional, serta inovasi yang bermuara pada teknologi tepat guna untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.


    Lulusan doktor berperan dalam perkembangan ekonomi negara, inovasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di antaranya yaitu dalam pengembangan pengetahuan dan inovasi, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, daya saing ekonomi, penguatan sistem penelitian dan pengembangan nasional, pengembangan kebijakan publik dan peningkatan kesejahteraan, serta transformasi sosial dan budaya.

    Syarat Beasiswa PMDSU

    Berikut syarat beasiswa PMDSU seperti dikutip dari laman resminya:

    1. WNI.
    2. Sarjana unggul fresh graduate.
    3. Syarat IPK seusai akreditasi kampus asal & Prodi:
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi A/unggul: IPK minimal 3,25
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi A/unggul: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,75
      – Akreditasi kampus asal dan prodi selain yang di atas: IPK minimal 3,8.
    4. Usia maksimal 24 tahun untuk lulusan nonprofesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.
    5. Rekomendasi dari dosen pembimbing.
    6. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
    7. Sehat jasmani, rohani, bebas narkotika, psikotropika, atau obat terlarang.
    8. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama 4 tahun dengan menandatangani surat pernyataan bermeterai.

    Komponen Beasiswa

    Berikut komponen pembiayaan beasiswa PMDSU seperti dikutip dari pedomannya:

    1. Biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian sesuai standar beasiswa dalam negeri.
    2. Biaya pendidikan sesuai ketetapan perguruan tinggi.
    3. Riset di kelompok peneliti/promotor (maksimal Rp 60 juta per mahasiswa per tahun selama 3 tahun mulai tahun kedua, masuk jenjang S3).
    4. Program penguatan kerja sama promotor (PKP) PMDSU (kompetitif).
    5. Outsourcing fasilitas riset di luar negeri (kompetitif).

    Informasi pendaftaran Beasiswa PMDSU 202024 dapat diakses di https://pmdsu.id atau akun Instagram @pmdsu. Pendaftaran dibuka secara daring di laman https://pmdsu.kemdikbud.go.id/v2.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Ada Beasiswa dari Influencer buat Siswa-Mahasiswa, Bantuan Rp 5 Juta



    Jakarta

    Salah satu influencer atau konten kreator, Rinaldi Nur Ibrahim menawarkan Beasiswa Rinaldi 2024 bagi siswa dan mahasiswa. Dana beasiswa bisa sampai Rp 5 juta.

    Siswa SMP-SMA dan mahasiswa S1, S2, dan profesi bisa mencoba daftar nih. Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 8 Juli hingga 10 Juli 2024.

    Selain dalam bentuk finansial, penerima nantinya akan mendapatkan mentorship dan sumber daya lainnya yang bisa bermanfaat dalam mewujudkan cita-citanya.


    Beasiswa Rinaldi sebelumnya juga pernah disalurkan pada tahun 2022. Ada 2 siswa SMP, 2 siswa SMA, 5 mahasiswa dari perguruan tinggi, dan satu mahasiswa S2 yang menerima beasiswa.

    Apa saja syarat daftar beasiswa ini? Mengutip Booklet Beasiswa Rinaldi 2024, berikut informasi selengkapnya:

    Syarat Daftar Beasiswa Rinaldi 2024

    • Siswa SMP/MTs/sederajat minimal kelas 7
    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat minimal kelas 10
    • Mahasiswa di PTN/PTS di seluruh Indonesia maksimal semester 7
    • Mempunyai semangat yang tinggi untuk menggapai impian
    • Mengunggah twibbon di akun Instagram dengan caption yang sudah ditentukan. Twibbon dan caption bisa diunduh di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024
    • Follow dan tag akun Instagram @youtzmedia, @rinaldi, @beasiswarinaldi, dan @academybinar
    • Mention 5 teman di kolom komentar Instagram @beasiswarinaldi di postingan poster beasiswa
    • Bagikan ke 3 grup Whatsapp
    • Mengisi formulir pendaftaran di https://bit.ly/BeasiswaRinaldi2024

    Tahap Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    1. Administrasi: calon penerima beasiswa melakukan pendaftaran di https://bit.ly/TwibbonBeasiswaRinaldi2024 dan mengunggah twibbon di Instagram
    2. Pemberkasan: akan dipilih calon penerima beasiswa yang memenuhi persyaratan administrasi
    3. Wawancara: calon penerima beasiswa yang lolos sesi pemberkasan akan melanjutkan ke sesi wawancara dan sesi forum group discussion (FGD). Bagi pendaftar S1, S2 dan profesi sesi ini diganti dengan test dari Binar Academy

    Jadwal Seleksi Beasiswa Rinaldi 2024

    • Pendaftaran: 8 – 10 Juli 2024
    • Pengumuman lolos administrasi: 11 Juli 2024
    • Pemberkasan: 12 – 20 Juli 2024
    • Pengumuman lolos pemberkasan: 22 Juli 2024
    • Wawancara/FGD: 23 – 30 Juli 2024
    • Pengumuman final: 1 Agustus 2024

    Itulah informasi seputar Beasiswa Rinaldi 2024 yang bisa detikers coba. Semoga lolos ya!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun!



    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah bantuan dari pemerintah bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin. Baru-baru ini, KIP Kuliah tengah banyak diperbincangkan setelah adanya kasus penerima salah sasaran.

    Kasus tersebut terjadi di Universitas Diponegoro (Undip). Diketahui seorang mahasiswa berinisial CJM adalah seorang selebgram yang menerima bantuan KIP Kuliah.

    Merespons hal tersebut Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menyebut perlunya pembaruan sistem verifikasi yang melibatkan dua pihak yakni pemerintah dan universitas.


    “Verifikator KIP Kuliah adalah pemerintah bersama dengan kampusnya. Jika terjadi salah sasaran, ini berarti harus dipertanyakan apakah kampus tidak melakukan fungsi reviewing para penerima KIP ini setiap tahun,” ujar Dede, dilansir dari laman DPR RI, Selasa (7/5/2024).

    Verifikasi Perlu Dilakukan Tiap Tahun

    Dede menilai dinamika ekonomi penerima bisa berubah, seperti yang terjadi pada CJM. Mahasiswa Undip tersebut pada saat mendaftar memang memenuhi syarat penerima KIP Kuliah.

    Pada awal masuk kuliah, CJM hidup bersama ibu tunggal dan mempunyai tanggungan adik. Dikarenakan demikian, CJM mencari pekerjaan sampingan dan akhirnya menjadi selebgram yang mengambil ‘endorsement’.

    Hal tersebut menuai komentar dari banyak orang. Dede juga mengatakan kondisi tersebut bisa saja terjadi pada semua penerima KIP Kuliah.

    “Ketika sudah mampu, seharusnya mereka tidak lagi menerima KIP Kuliah. dan kampus serta Kementerian Pendidikan adalah yang tahu kondisi ini melalui review tahunan. Peninjauan penerima KIP tidak hanya harus berdasarkan prestasi akademik seperti nilai IPK saja, tetapi juga kondisi ekonomi mahasiswa tersebut,” kata Dede.

    Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), program KIP Kuliah bertujuan untuk mendukung pendidikan 200.000 mahasiswa setiap tahunnya.

    Akan tetapi, pada realisasinya masih terdapat polemik seperti kasus CJM. Masih ada laporan-laporan yang mengatakan adanya penerima yang ekonominya telah berubah atau lebih baik.

    Dede kemudian mendesak pihak yang terkait untuk meningkatkan dan melakukan pembaruan sistem verifikasi. Menurutnya, peninjauan ulang kondisi ekonomi penerima KIP Kuliah menjadi sangat penting.

    Pembenahan Proses Seleksi KIP Kuliah

    Sependapat dengan Dede, anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengatakan perlu adanya pembenahan proses seleksi penerima KIP Kuliah. Menurutnya, distribusi KIP Kuliah jangan sampai salah sasaran kembali.

    “Saya kira perlu menjadi perhatian ke depan, sehingga jangan sampai biaya pendidikan yang sudah mahal dengan bantuan KIP Kuliah ini justru tidak mencapai tujuan,” tegas Andreas.

    Andreas mengatakan pembenahan perlu dilakukan baik di perguruan tinggi swasta, perguruan tinggi di luar jawa, serta yang berakreditasi B dan C.

    “Saya kira KIP Kuliah perlu diperbanyak dan penyebarannya harus lebih merata, terutama untuk perguruan tinggi swasta dan juga perguruan tinggi yang berakreditasi B dan C. Karena rata-rata mereka ini kesulitan dalam pembiayaan pendidikan,” ungkapnya.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Cendekia Baznas 2024 buat Mahasiswa Masih Buka, Ayo Daftar!



    Jakarta

    Detikers sedang menempuh kuliah D4 atau S1 semester 5? Jika demikian, maka berkesempatan mendapatkan beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2024.

    Beasiswa ini diperuntukkan mahasiswa di kampus yang merupakan mitra beasiswa Baznas. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh subsidi uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester yang dibayarkan langsung kepada rekening kampus.

    Selain itu, mereka juga akan mendapat pengembangan diri dari mentor beasiswa Baznas. Pembiayaan beasiswa akan diberikan selama empat semester (2 tahun).


    Detikers mau daftar? Simak dulu persyaratannya berikut yang telah dijelaskan dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Baznas Dalam Negeri 2024:

    Jenis Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    Pelamar beasiswa harus berasal dari salah satu dari lima jenis kategori ini. Adapun kategori didasarkan pada prestasi hingga jurusan yang diambil.

    1. Kategori Bidang STEM: merupakan mahasiswa yang mengambil jurusan komputer, kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi, teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
    2. Kategori Prioritas Bidang Kesyariahan: diutamakan mahasiswa jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
    3. Kategori prestasi: mempunyai prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud
    4. Kategori Wirausaha: mempunyai usaha pribadi yang sudah berjalan minimal selama enam bulan
    5. Kategori Aktivis: aktif sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat

    Persyaratan Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 program reguler di kampus mitra beasiswa Baznas
    • IPK Minimal 3.00 dalam skala 4.00
    • Melengkapi berkas berikut ini:
      – Pas foto berwarna (terbaru)
      – KTP atau Kartu Keluarga
      – Transkrip nilai IPK terakhir
      – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota (pilih salah satu)
      – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia Baznas
    • Memenuhi salah satu kategori beasiswa yang ada
    • Membuat esai bertema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”

    Ketentuan Esai Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Diketik dengan jenis huruf Calibri
    • Ukuran font 12 dan spasi 1
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman dan maksimal 2 halaman
    • Format halaman A4 dan spasi 1,15
    • Isi esai memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    1. Pendaftaran di kampus masing-masing: 20 Juni – 5 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi kampus: 5 – 12 Juli 2024
    3. Pengumuman lulus administrasi: 15 Juli 2024
    4. Wawancara oleh tim kampus: 15 – 22 Juli 2024
    5. Masa sanggah: 22 Juli – 15 Agustus 2024
    6. Pengumuman akhir: 17 Agustus 2024

    Bagaimana cara tahu status kampus apakah mitra dari Baznas? Detikers bisa melihatnya di SINI ya. Selamat mencoba!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa MEXT 2025 di APU Jepang, Cek Syarat dan Cara Daftar di Sini


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi (MEXT) Jepang di Asia Pacific University (APU) dibuka dalam jalur University Recommendation (UR). Calon mahasiswa dari Indonesia dapat mendaftar ke APU untuk meraih beasiswa MEXT S2 ini.

    Beasiswa MEXT di APU meliputi gratis biaya pendaftaran, uang kuliah, dan uang hidup bulanan 144 ribu yen (Rp15,8 juta) per bulan. Penerima beasiswa juga akan mendapat fasilitas penerbangan pergi dan pulang (PP) Indonesia-Jepang pada awal dan akhir program.

    Beasiswa MEXT 2025 dibuka hingga tanggal 13 November 2024 untuk mulai kuliah pada September 2025. Berminat mendaftar, detikers? Simak informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa MEXT 2025 di APU

    1. Calon mahasiswa internasional, termasuk asal Indonesia.
    2. Kelahiran 2 April 1990 atau lebih muda.
    3. IPK minimal 2.30 dari skala 3.00 (atau yang setara) dari pendidikan tinggi terakhir.
    4. Tidak sedang bertugas militer saat sedang mendaftar.
    5. Wajib dapat tiba di Jepang pada masa kedatangan yang ditetapkan APU.
    6. Belum pernah menerima beasiswa MEXT, kecuali telah memiliki lebih dari 3 tahun pengalaman riset edukasional setelah penyaluran terakhir dana beasiswa MEXT sebelumnya.
    7. Tidak mendaftar ke jenis beasiswa MEXT lainnya.
    8. Jika terpilih, penerima beasiswa tidak boleh menerima beasiswa dari organisasi pemberi beasiswa lain saat kuliah di APU.
    9. Jika terpilih, penerima beasiswa harus memiliki visa student Jepang.
    10. Memiliki sertifikat kemahiran berbahasa dari ujian yang dilaksanakan setelah 22 Maret 2023, beasiswa MEXT ini wajib TOEFL.

    Cara Mendaftar Beasiswa

    Beasiswa MEXT di APU diberikan pada calon mahasiswa yang direkomendasikan oleh pihak kampus ke kementerian. Berikut cara mendaftar beasiswa MEXT 2025 di APU jalur University Recommendation:

    1. Melamar S2 di APU untuk awal kuliah September 2025 di https://admissions.apu.ac.jp.APU
    2. menyeleksi kandidat penerima beasiswa berdasarkan dokumen pendaftaran.
    3. Hasil pendaftaran dan rekomendasi beasiswa diinformasikan kepada kandidat terpilih.
    4. Kandidat terpilih merampungkan pemberkasan dan mengirim dokumen tambahan beasiswa MEXT ke APU.
    5. MEXT memutuskan dan mengumumkan hasil seleksi beasiswa final.

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa MEXT 2025 di APU jalur University Recommendation bisa dicek di sini. Semoga berhasil, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com