Tag: penetrasi

  • 4 Cara Cegah Lumut Tumbuh di Toren Biar Air Tak Tercemar



    Jakarta

    Toren air alias tangki penyimpanan air bersih jadi komponen penting di rumah. Namun, toren yang jarang diperhatikan kebersihannya bisa ditumbuhi lumut, loh!

    Kondisi toren yang lembap serta paparan sinar matahari langsung bisa memicu tumbuhnya lumut. Jika dibiarkan, air cadangan bisa tercemar dan membahayakan kesehatan penghuni rumah.

    Nah, supaya air tetap bersih dan aman digunakan, penting untuk mencegah lumut tumbuh di dalam toren. Dikutip dari akun Instagram resmi Kementerian PUPR, berikut ini langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:


    1. Pastikan Tangki Tertutup Rapat

    Lumut tumbuh karena adanya sinar matahari yang menembus ke dalam air. Untuk mencegah hal itu, pastikan tutup toren selalu dalam kondisi rapat dan tidak terbuka. Jangan biarkan sinar matahari menyelinap ke dalam tangki, ya!

    2. Pasang Pelindung atau Atap

    Kalau toren terbuat dari bahan plastik dan berwarna cerah, cahaya bisa dengan mudah menembus ke dalam. Solusinya, kamu bisa menambahkan pelindung seperti atap atau kanopi di atas toren agar tidak langsung terkena sinar matahari.

    3. Cat Toren dengan Warna Gelap

    Alternatif lain untuk menghalangi cahaya masuk ke dalam toren adalah dengan mengecat dinding luar toren menggunakan warna gelap. Warna hitam atau biru tua bisa membantu menyerap cahaya dan mencegah penetrasi sinar ke dalam air.

    4. Kuras Toren Secara Berkala

    Meski sudah dilindungi, kamu tetap harus rutin menguras toren. Idealnya, lakukan pengurasan minimal 6 bulan sekali. Kalau lumut sudah mulai muncul lebih cepat, tingkatkan frekuensi jadi 3-4 bulan sekali agar kualitas air tetap terjaga.

    Dengan menjaga kebersihan toren air, kamu tak hanya mencegah lumut tapi juga memastikan air cadangan di rumah tetap higienis dan aman digunakan. Yuk, mulai jadwalkan perawatan toren secara rutin!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Mengatasi Libido Rendah pada Wanita, Nomor 1 Jangan Dilewatkan!

    Jakarta

    Libido atau gairah seks wanita dapat berubah sewaktu-waktu. Ada banyak faktor yang memengaruhinya, mulai dari faktor usia, perubahan hormon, gaya hidup yang tidak sehat, hingga kondisi medis tertentu.

    Terkadang, wanita juga bisa mengalami libido rendah yang kehilangan minat untuk bercinta. Hal ini sebenarnya normal, namun jika berkelanjutan bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan dan keharmonisan hubungan dengan pasangan.

    Lantas, bagaimana cara mengatasi libido rendah pada wanita? Dikutip dari Prevention, berikut tipsnya.


    1.⁠ ⁠Lakukan Foreplay

    Tak sedikit pasangan yang mengabaikan foreplay dan langsung melakukan seks penetrasi. Padahal, foreplay bisa memberikan dampak yang sangat besar dalam meningkatkan libido baik pria maupun wanita.

    Pakar terapi seks dari California, Stephanie Buehler, PsyD mengatakan foreplay selama 15-20 menit penting untuk membangun gairah seksual. Pemanasan seperti ciuman atau sentuhan dapat meningkatkan gairah secara fisik maupun emosional. Ketika gairah memuncak, vagina akan memproduksi lebih banyak cairan pelumas alami yang membuat seks penetrasi lebih nikmat dan menyenangkan.

    2.⁠ ⁠Coba Posisi Seks Baru

    Memang tidak ada salahnya melakukan gaya seks yang itu-itu saja. Namun jika ingin mendongkrak gairah, cobalah untuk menjajal posisi bercinta yang baru. Siapa tahu, posisi baru tersebut bisa saja memberikan kenikmatan yang lebih besar dan memuaskan.

    Ada banyak sekali posisi seksi yang bisa dicoba, dan rasa ingin tahu serta antisipasi saat mencoba posisi-posisi baru ini dapat membuat sesi ranjang menjadi lebih menggairahkan.

    3.⁠ ⁠Olahraga Secara Teratur

    Olahraga secara teratur dapat dapat mendukung sirkulasi darah dan kesehatan sistem kardiovaskular. Keduanya berperan penting dalam mempertahankan gairah seks yang sehat.

    Pakar kesehatan seksual wanita, Sherry Ross, MD, mengatakan wanita yang rutin melakukan latihan aerobik menunjukkan tingkat libido dan performa seksual yang lebih baik dibandingkan wanita yang jarang berolahraga.

    “Selama latihan, tubuh melepaskan endorfin, hormon yang membuat perasaan senang, yang bertanggung jawab atas manfaat kesehatan ini,” katanya.

    4.⁠ ⁠Luangkan Waktu Bersama Pasangan

    Seks yang memuaskan tidak terjadi secara spontan dan begitu saja. Bagi wanita, salah satu pendorong utamanya adalah keintiman emosional.

    Penelitian menunjukkan jika wanita merasa dekat secara emosional dengan pasangannya, keinginan untuk berhubungan seks akan cenderung meningkat. Salah satu cara meningkatkan kedekatan emosional ini adalah dengan meluangkan waktu bersama pasangan, misalnya dengan pergi berkencan atau makan malam bersama.

    Semakin keintiman ini menjadi bagian dari rutinitas, semakin baik pula dampaknya terhadap kehidupan percintaan.

    5.⁠ ⁠Hindari Minuman Beralkohol

    Bagi sebagian orang, minuman beralkohol mungkin membantu membangkitkan mood untuk bercinta. Namun menurut studi yang dilakukan peneliti dari University of Missouri, berhubungan seks dalam keadaan mabuk dapat mengurangi hasrat seksual dan menghambat mencapai orgasme.

    Tak hanya itu, 33 persen dari responden wanita juga melaporkan disfungsi seksual setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

    Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Alkohol adalah depresan yang dapat mengganggu sistem saraf yang mengendalikan gairah dan orgasme. Akibatnya, pasangan bisa saja tidak merasakan kepuasan saat berhubungan seks. Karenanya, hindari atau batasi minuman beralkohol sebelum bercinta.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Simak! Ini Sederet Tips Agar Sesi Bercinta Makin Terasa Bergairah

    Jakarta

    Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk membuat kehidupan seks pasangan suami istri terasa lebih bergairah. Seks yang penuh gairah adalah sesi bercinta yang melibatkan perasaan rindu yang kuat dan ditandai dengan gairah, hasrat, dan intensitas.

    Aktivitas seks ini dapat mencakup seks yang cepat dan energik, atau lambat, penuh perhatian, serta lembut. Di saat seperti ini, pasangan suami istri benar-benar saling menginginkan satu sama lain.

    Lalu, bagaimana caranya agar bisa mendapatkan sesi seks yang lebih bergairah?


    Dikutip dari Practical Intimacy, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

    1. Mulai seks secara perlahan

    Cobalah memulai sesi dengan tidak terburu-buru untuk mencapai penetrasi. Mulai dari melepas pakaian satu sama lain dengan lembut, saling mencium, dan menikmati setiap momen kontak.

    2. Seks yang intim

    Bertatap mata dalam-dalam sangat membantu untuk membuat sesi seks menjadi lebih intim. Bisikkan kata-kata cinta dan hasrat satu sama lain.

    3. Buatlah hal yang romantis selama bercinta

    Sesekali boleh untuk menciptakan suasana yang romantis dengan musik romantis, kelopak bunga mawar di tempat tidur, dan lilin beraroma di sekeliling ruangan.

    4. Seks yang menggoda

    Untuk membuat pasangan lebih menikmati permainan, berikan sentuhan-sentuhan ‘pemanasan’ atau foreplay sebelum sesi inti. Eksplor tubuh pasangan agar bisa merasa lebih bergairah.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Macam Tipe Mr P, Ada yang Lengkung ke Atas hingga Mirip Huruf C


    Jakarta

    Sebagian orang percaya kenikmatan saat bercinta ditentukan oleh ukuran penis pria. Tak hanya itu, ada juga yang beranggapan bentuk penis tertentu dapat memberikan kenikmatan yang lebih besar ketika berhubungan intim.

    Memang, setiap pria memiliki ukuran dan bentuk penis yang berbeda-beda. Ada yang lurus, melengkung, panjang, tebal, dan lain sebagainya.

    Namun, tidak ada ukuran atau bentuk penis yang mutlak. Penis yang sehat tetap dapat melakukan fungsinya dengan baik terlepas dari ukuran ataupun bentuknya.

    Lantas, seperti apa saja bentuk penis yang bisa dimiliki pria? Dikutip dari Healthline, berikut pembahasannya.

    1. Melengkung ke atas

    Seperti pisang, penis tipe ini akan sedikit melengkung ke atas saat sedang ereksi. Penis tipe ini sangat cocok untuk berbagai posisi missionary karena memudahkan pria menyentuh G-spot wanita saat bercinta.

    2. Melengkung ke bawah

    Selain penis yang melengkung ke atas, ada juga penis yang melengkung ke bawah saat sedang ereksi. Lekukan ini juga memberi keunggulan bagi pria untuk merangsang titik sensitif yang ada di sepanjang dinding depan vagina.

    Bentuk penis seperti ini dapat lebih mudah merangsang G-spot wanita saat bercinta dengan gaya doggy.

    3. ‘Huruf C’

    Beberapa orang juga memiliki penis yang melengkung ke samping seperti huruf C. Tenang saja, bentuk penis ini normal dan bukan gejala penyakit.

    Bentuk penis ini juga memiliki keunggulan saat melakukan penetrasi menyamping, seperti posisi T-bone. Posisi ini memungkinkan pria memberikan rangsangan pada dinding depan vagina, seperti yang dilakukan penis melengkung ke atas saat missionary.

    4. Lurus

    Penis yang lurus memiliki bentuk yang hampir sama dari pangkal hingga kepala. Bentuk penis ini bisa melakukan berbagai macam gaya bercinta tanpa perlu melakukan banyak penyesuaian.

    5. Pangkal besar dengan kepala lancip

    Penis ini memiliki ukuran pangkal yang besar dan kepala penis yang lebih kecil sehingga tampak seperti kerucut.

    Penis ini juga punya kelebihan tersendiri. Kepala yang kecil memudahkan saat penetrasi, sementara pangkal yang besar memberikan rangsangan yang lebih besar saat penis bergesekan dengan dinding dalam vagina.

    6. Pangkal kecil dengan kepala besar

    Pangkal kecil dan kepala besar membuat penis ini sekilas mirip dengan martil. Seperti tipe penis lainnya, penis dengan bentuk seperti ini juga punya keunggulan tersendiri saat bercinta.

    Kepala penis yang lebih besar dapat menstimulasi dinding vagina dan menimbulkan gesekan yang menambah kenikmatan. Potensi penis tipe ini bisa dimaksimalkan dengan melakukan gaya bercinta missionary atau cowgirl.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips Agar Orgasme Pasutri Tiba Bersamaan, Bikin Sesi Bercinta Makin Nikmat

    Jakarta

    Mencapai orgasme bersamaan dengan pasangan merupakan salah satu kepuasan tersendiri saat berhubungan seks. Namun, perlu adanya trik-trik khusus agar orgasme ini bisa tiba secara bersamaan.

    Dikutip dari Healthshots, setiap orang tentu memiliki waktu yang berbeda untuk mencapai tahap orgasme ketika bercinta. Orgasme seksual yang terjadi bersama-sama akan berefek positif pada hubungan.

    “Mencapai klimaks pada saat yang bermanfaat karena dapat membantu memperdalam ikatan yang Anda miliki dengan pasangan,” kata Anu Goel, seorang pakar seks.


    Lantas, bagaimana cara mendapatkan orgasme simultan ketika bercinta?

    1. Jalin Komunikasi

    Setiap orang wajib mengetahui apa yang membuat pasangannya bergairah, sehingga diperlukan komunikasi yang baik untuk bisa mendapatkan orgasme seksual.

    Penting untuk memahami yang ingin pasangan dapatkan, mungkin ada beberapa zona sensitif seksual yang terlewatkan. Pembicaraan nakal sebelum bercinta juga bisa membantu.

    2. Foreplay

    Pemanasan sebelum masuk ke sesi bercinta bisa saja mendatangkan orgasme. Pasalnya, wanita tidak selalu orgasme dengan seks penetrasi, dan foreplay memainkan peran penting dalam membantu mereka mencapai klimaks.

    Klitoris harus difokuskan karena sering kali membantu wanita mencapai klimaks dengan cepat. Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Sexual Medicine , mengklaim bahwa pusat kenikmatan seksual wanita berada di klitoris.

    3. Menikmati Waktu Bercinta

    Tidak sedikit orang yang kesulitan untuk menikmati momen bercinta. Bahkan, beberapa dari mereka hanya fokus pada hasil dan ingin segera menyelesaikan sesi.

    Padahal, menikmati waktu bersama pasangan serta memahami bagaimana tubuh merespons sentuhan dapat menjadi salah satu trik untuk mencapai orgasme simultan.

    4. Masturbasi Bersama

    Masturbasi bersama juga dapat membantu untuk mencapai klimaks secara bersamaan. Namun, penting untuk mengomunikasikan kecepatan yang sesuai kepada pasangan.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Sexual Health menyatakan bahwa masturbasi bersama adalah saat orang-orang melakukan rangsangan, baik pada diri mereka sendiri maupun tubuh masing-masing. Ini dapat menjadi alternatif hubungan seksual sambil mencoba mencapai orgasme secara bersamaan.

    5. Gunakan Pelumas

    Menggunakan pelumas dapat membantu mencapai orgasme dengan cepat. Pelumas juga dapat meningkatkan rangsangan seksual pada wanita. Selain itu, pelumas dapat membantu untuk menyesuaikan waktu orgasme dengan pasangan.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Olahraga Singkat Ini Bikin Paksu Lebih ‘Tangguh’ di Ranjang, Siap Sampai Ronde 2


    Jakarta

    Olahraga dapat membantu meningkatkan stamina dan ketahanan fisik saat bercinta. Pertanyaannya, olahraga apa yang paling efektif untuk membantu pria bisa tahan lebih lama di ranjang?

    Dikutip dari New York Post, sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Clinical and Health Psychology mengungkapkan ada satu jenis olahraga yang dapat membantu pria tahan lama saat bercinta. Olahraga ini terbilang singkat, hanya memakan waktu tak sampai 10 menit.

    High-intensity interval training, atau yang disingkat HIIT, merupakan olahraga yang menggabungkan gerakan latihan intens dan waktu istirahat yang minim. Studi terbaru yang dilakukan peneliti dari East China Normal University itu menunjukkan olahraga HIIT selama tujuh menit sehari dapat membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria.


    Ejakulasi dini adalah gangguan fungsi seksual yang membuat pria mengalami ejakulasi sebelum atau sesaat setelah penetrasi. Kondisi ini kerap memicu frustasi, rasa tidak puas saat bercinta, hingga memengaruhi kesehatan mental.

    Dalam studi yang melibatkan 76 pria berusia 18-34 tahun itu, peneliti menemukan kelompok pria yang melakukan HIIT tujuh menit setiap hari selama dua minggu mengalami gejala ejakulasi dini lebih sedikit dibanding kelompok pria yang melakukan latihan pernapasan lambat.

    Peneliti menjelaskan saat melakukan HIIT, orang-orang harus memerhatikan gerakan tubuh dan pernapasan mereka. Inilah yang diduga melatih pria sehingga dapat mengendalikan ejakulasi dengan lebih baik.

    “Setelah latihan berulang kali, kemampuan mereka untuk mengatur perhatian terhadap sensasi tubuh internal dan eksternal dapat meningkat,” tulis para peneliti dalam laporan mereka.

    Jadi jika pria ingin menikmati sesi bercinta yang lebih lama bersama pasangan, HIIT bisa menjadi salah satu opsi yang dijajal.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Gaya Seks Paling Mesra, Bikin Pasutri Makin Intim

    Jakarta

    Bagi pasangan yang sudah lama menikah, aktivitas seksual terkadang bisa terasa membosankan. Untungnya, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghidupkan kembali romansa seperti saat bulan madu.

    Salah satunya dengan mencoba beberapa posisi bercinta paling romantis. Percaya atau tidak, beberapa posisi seks tertentu ternyata dapat memunculkan romansa yang lebih besar saat di tempat tidur.

    Pertanyaannya, apa saja sih posisi bercinta paling romantis yang bisa menambah kemesraan dengan pasangan? Berikut beberapa posisi seks yang disarankan oleh seksolog sekaligus penulis buku ‘The Sex & Pleasure Book: Good Vibrations Guide to Great Sex for Everyone’, Carol Queen, PhD.


    1. Lotus

    Pada posisi ini, pria duduk bersila lalu pasangan wanita duduk di atas pangkuannya sehingga saling berhadapan. Posisi ini romantis karena pria dan wanita bisa saling berpelukan, berciuman, dan merangsang titik sensitif pasangan sambil melakukan penetrasi.

    “Posisi lotus umumnya lambat dan intim. Lotus punya semua keuntungan seperti missionary, seperti kontak mata dan obrolan cinta, plus opsi sentuhan seperti saat melakukan doggy atau cowgirl,” kata Queen.

    2. Spooning

    Tak hanya santai, spooning juga termasuk posisi bercinta yang paling romantis. Pada posisi ini, pria dan wanita berbaring menyamping. Kemudian, pria bisa memeluk pasangan wanitanya dari belakang sambil melakukan penetrasi.

    Pria juga bisa bisa dengan leluasa merangsang titik sensitif pasangannya, seperti payudara atau klitoris.

    “Posisi ini tidak hanya santai tapi juga menyenangkan karena pria bisa memeluk dari belakang. Jika memungkinkan, pasangan yang ada di belakang juga bisa menyentuh, mencium leher, atau berbisik ke telinga pasangan di depannya,” ujar Queen.

    3. Pretzel Dip

    Pada posisi ini, wanita berbaring miring. Lalu, pria melakukan penetrasi sambil mengangkangi kaki bagian bawah wanita.

    Dalam posisi ini, pasangan bisa saling menatap dan berkomunikasi dengan mudah. Posisi ini juga cukup nyaman untuk pasangan wanita yang sedang hamil.

    4. Chairman

    Seperti halnya lotus, posisi chairman juga dilakukan sambil duduk. Bedanya, pada posisi ini pria dan wanita duduk menghadap arah yang sama. Lalu, pria bisa melakukan penetrasi sambil memeluk wanita dari belakang.

    Pada posisi ini, pria bisa menjelajahi hampir seluruh titik sensitif pada tubuh pasangan wanita. Pria juga bisa memberikan belaian atau ciuman ke leher wanita agar semakin romantis.

    5. Missionary

    Meski klasik, missionary sebenarnya merupakan salah satu posisi bercinta yang paling romantis. Pasalnya, pasangan dapat melakukan banyak kontak mata, sentuhan, ciuman, dan lain sebagainya. Inilah yang menjadikan missionary salah satu posisi paling intim yang pernah ada.

    “Sangat mudah membuat missionary menjadi lebih intim karena Anda saling berhadapan. Kontak mata, dan kata-kata yang ‘seksi’ juga dapat menambah romantisme,” pungkas Queen.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berapa Banyak Kalori yang Dibakar saat Bercinta? Begini Penjelasannya

    Jakarta

    Bercinta ternyata memiliki banyak manfaat untuk hubungan suami istri. Selain membuat hubungan menjadi lebih harmonis, bercinta juga dapat membantu membakar kalori.

    Lantas, berapa banyak kalori yang terbakar ketika sedang berhubungan seks?

    Dikutip dari Very Well Health, rata-rata orang membakar 3-4 kalori per menit selama bercinta dengan intensitas sedang. Namun, kalori yang dibakar selama seks tidak sama seperti latihan interval intensitas tinggi (HIIT) atau sesi angkat beban di tempat gym.


    Aktivitas seksual, termasuk foreplay, berciuman, seks oral dan penetrasi, dan bentuk keintiman fisik lainnya, dapat berkontribusi pada pengeluaran kalori harian Anda.

    Rata-rata Per Menit

    Penelitian menunjukkan rata-rata pria membakar sekitar 4,2 kalori per menit saat berhubungan seks. Sementara pada wanita membakar 3,1 kalori per menit.

    Namun, jumlah kalori yang dibakar bervariasi dari orang ke orang, tergantung pada faktor-faktor seperti intensitas dan durasi seks dan perbedaan individu dalam komposisi tubuh dan usia.

    Rata-rata Per Jam

    Jika diperpanjang hingga satu jam, pria dapat membakar sekitar 252 kalori saat berhubungan seks, dan wanita membakar sekitar 180 kalori.

    Namun, menurut sebuah studi penelitian, pada kenyataannya hubungan seksual rata-rata berlangsung sekitar enam menit. Ini berarti seorang pria akan membakar sekitar 25 kalori selama sesi seks rata-rata, dan seorang wanita akan membakar sekitar 19 kalori.

    Namun, sesi seks rata-rata dalam studi penelitian ini tidak memperhitungkan waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas foreplay, semacam berciuman, atau variabel lain seperti posisi seks.

    Jika pasutri sangat aktif saat berhubungan seks dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk foreplay, aktivitas seksual akan cenderung berlangsung lebih lama. Hal ini yang dapat membakar lebih banyak kalori.

    Ada beberapa faktor yang dapat menentukan kalori yang dibakar saat bercinta. Berikut penjelasannya:

    Posisi

    Posisi seks yang membutuhkan lebih banyak tenaga akan membakar lebih banyak kalori. Posisi seks di mana saat berada di atas membutuhkan lebih banyak gerakan tubuh, tenaga, dan usaha berkelanjutan dan secara alami akan membakar lebih banyak kalori.

    Begitu juga saat berganti posisi selama berhubungan seks, dapat membuat tubuh terus bergerak dan dapat berkontribusi pada pembakaran kalori yang lebih tinggi.

    Kecepatan

    Intensitas gerakan juga berperan dalam berapa banyak kalori yang dibakar saat berhubungan seks. Sesi yang lambat dan sensual akan membakar lebih sedikit kalori daripada sesi yang lebih bersemangat.

    Durasi

    Seperti halnya aktivitas fisik lainnya, semakin lama melakukan aktivitas seksual, semakin banyak kalori yang dibakar. Cobalah luangkan waktu dengan foreplay untuk memperpanjang kenikmatan, sehingga pengeluaran kalori akan meningkat seiring dengan detak jantung.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Tips yang Nggak Boleh Terlewat saat Bercinta, Biar Tak Nyeri saat Seks

    Jakarta

    Hubungan seksual seharusnya menjadi salah satu aktivitas yang menyenangkan bagi setiap pasangan. Namun, pada beberapa kondisi baik suami atau istri masih bisa merasakan sakit seperti nyeri, perih, atau sensasi panas saat bercinta. Terlebih, saat baru pertama kali mencoba berhubungan intim.

    Dikutip dari WebMD dan Cleveland Clinic, rasa sakit saat berhubungan seks ini termasuk kondisi yang umum. Para ahli medis menyebut seks yang menyakitkan sebagai dispareunia Kondisi ini paling banyak dialami oleh wanita, sekitar 75 persen perempuan melaporkan pernah mengalami rasa sakit saat bercinta.

    Ada beberapa penyebab mengapa hubungan seksual terkadang menyakitkan, di antaranya:


    Kondisi ini terjadi saat lapisan vagina menipis dan kering. Kondisi ini umum terjadi pada wanita selama premenopause dan menopause saat kadar estrogen menurun.

    Uretritis adalah peradangan pada uretra, saluran yang menyalurkan urine dari kandung kemih.

    Rasa nyeri biasanya dirasakan saat pasangan melakukan penetrasi, dan hal ini disebabkan oleh pelumasan yang kurang memadai.

    Vaginismus terjadi ketika otot-otot di vagina berkontraksi secara tidak sengaja saat penetrasi. Kejang otot ini dapat berkisar dari nyeri ringan hingga nyeri berat

    Vulvovaginitis adalah iritasi pada vulva dan vagina yang dapat disebabkan oleh infeksi jamur dan bakteri atau penyakit kulit.

    Bagaimana Cara Mengatasinya?

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan pasangan jika mengalami rasa sakit saat berhubungan seksual.

    ‘Pemanasan’ sebelum berhubungan merupakan salah satu hal penting yang kadang dilupakan oleh banyak pasangan. Foreplay bisa menjadi upaya untuk merangsang pelumasan alami.

    Komunikasi dengan pasangan terkait posisi seks juga perlu dilakukan. Hal ini agar ditemukan solusi posisi seks apa yang tidak menimbulkan rasa sakit.

    Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi pilihan untuk mengatasi masalah ini. Namun, perlu dikonsultasikan dengan dokter terkait jenis obat apa yang cocok digunakan.

    • Komunikasi dengan Pasangan

    Komunikasikan ke pasangan mengenai kondisi yang dialami selama bercinta, baik itu perasaan puas maupun ketika sakit agar bisa saling mengerti.

    Jika mengidap vaginismus, seorang terapis fisik dapat menunjukkan cara mengendurkan otot-otot panggul untuk mengurangi rasa sakit saat berhubungan seks.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Benarkah Ukuran Mr P Menentukan Kepuasan Hubungan Seks? Ini Kata Seksolog

    Jakarta

    Ukuran Mr P atau penis menjadi hal yang penting bagi kaum pria. Masalah soal ukuran ini kerap dikaitkan dengan kepuasan pasangan saat berhubungan intim.

    Seksolog dr Haekal Anshari, M Biomed (AAM), menegaskan bahwa ukuran penis bisa mempengaruhi kepuasan seks hanyalah mitos. Hal terpenting bagi pria selama berhubungan seksual adalah ereksi yang maksimal.

    “Itu mitos. Kalau penisnya panjang, gede, tapi lembek, buat apa. Nggak bisa menstimulasi G-spot perempuan,” terang dr Haekal saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2024).


    “Yang penting itu keras optimal. Kerasnya itu seperti timun lah,” sambungnya.

    Menurutnya, ukuran penis yang dapat memuaskan pasangan saat bercinta tidak harus yang terlalu besar atau panjang. Tapi, tidak juga ukuran penisnya terlalu kecil.

    “Tapi tentunya jangan kecil-kecil banget ya, ukuranya standar lah. Kalau untuk Indonesia itu, ukuran standarnya ketika ereksi itu kisaran 10-12 cm,” jelas dr Haekal.

    Dikutip dari Healthline, ukuran penis ternyata bukanlah satu-satunya yang harus diperhatikan saat bercinta. Hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana memaksimalkan kondisi penis yang dimiliki.

    Berikan Pasangan Foreplay yang Memuaskan

    Hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan pasangan sudah terstimulasi dengan baik dan siap untuk melakukan penetrasi. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan foreplay.

    Sebelum sampai ke tahap penetrasi, gunakan bantuan jari, mulut, atau lidah untuk menggoda zona sensitif seksual pasangan untuk memicu gairah. Misalnya seperti di area puting, bibir, atau paha bagian dalam.

    Pilih Posisi yang Pas

    Ketika kedua pasangan sudah siap untuk melakukan penetrasi, pilihlah posisi yang pas dan nyaman. Ini adalah kesempatan untuk mencoba dan menyempurnakan posisi yang sesuai dengan kondisi penis, sehingga dapat memberikan kepuasan yang maksimal.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy