Tag: penetrasi

  • Kok Ada yang Bengkok, Bagaimana Sih Bentuk Normal Mr P? Dokter Urologi Bilang Gini


    Jakarta

    Bentuk dan ukuran dari penis atau ‘Mr P’ seringkali menjadi bahan pembicaraan sensitif. Pasalnya, setiap pria umumnya memiliki persepsi masing-masing terkait bagaimana seharusnya bentuk penis yang normal.

    Menurut spesialis urologi Rumah Sakit Umum Pusat nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Adhitama Alam Soeroto, SpU, mengatakan bahwa selama penis tersebut memiliki lubang kencing di ujung, menurutnya ini masih normal.

    “Kalau nggak di ujung (lubang kencingnya) berarti ada kelainan lokasi di saluran kencingnya,” kata dr Adhitama kepada detikcom saat ditemui di RSCM, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2024).


    Terkait ukuran penis, dr Adhitama mengatakan bahwa panjang-pendek, atau besar kecilnya memang dipengaruhi banyak faktor.

    “Kami sebenarnya ada tabelnya gitu, kayak di ukuran berapa penis itu dibilangnya ukuran normal, sesuai usia. Kadang-kadang penis itu kecil banget, tapi sebenarnya, kalau dia masuk range, ya nggak masalah,” katanya.

    “Karena ukuran penis itu bervariasi, dari tiap orang, tiap ras, dan lain-lain. Jadi jangan disamakan ukuran penis orang Asia dengan orang di benua lain, tentunya tidak sama,” sambungnya.

    Kalau masih di bawah 15 derajat (bengkoknya) itu sebenarnya aman

    dr Adhitama Alam Soeroto, SpU – Dokter urologi

    Selain itu, penis normal adalah yang tidak ‘mendelep’ atau tersembunyi di bawah kulit perut, paha, atau skrotum. Pasalnya, kondisi ini dinamakan buried penis.

    dr Adhitama menambahkan bahwa setiap pria terkadang memiliki ‘penis bengkok’ saat mereka ereksi. Namun, ini masih bisa dikategorikan sebagai hal yang normal selama derajat bengkoknya masih dalam batas wajar.

    “Paling sering itu bengkoknya ke arah atas. Tapi (bengkok) ke kanan atau kiri sebenarnya nggak masalah. Kalau masih di bawah 15 derajat (bengkoknya) itu sebenarnya aman,” katanya.

    “Kalau bengkoknya udah di atas 30 derajat, baru kami akan menentukan apakah ini ada kelainan atau tidak,” sambungnya.

    NEXT: Perlukah dikoreksi?

    dr Adhitama menambahkan, selama penis tersebut bengkoknya masih masuk ke dalam derajat normal maka tidak perlu dilakukan koreksi. Pasalnya, tindakan operasi pada penis berisiko untuk menimbulkan suatu kelainan.

    “Kapan kami harus operasi untuk yang bengkok itu? Itu yang kondisinya nyeri berulang saat ereksi atau non-ereksi. Kadang-kadang timbul nyeri dengan bengkok yang signifikan, itu harus operasi,” tutur dr Adhitama.

    “Atau bengkok yang mungkin di atas 30 derajat atau di atas 60 derajat, itu harus kita operasi. Atau ada bengkok yang bikin nggak bisa melakukan penetrasi ke wanita, itu harus kita operasi. Kalau nggak, kehidupan seksualnya terganggu,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Titik Sensitif Istri yang Wajib Dirangsang saat Bercinta, Bikin Cepat Klimaks

    Jakarta

    Setiap wanita memiliki titik sensitif atau zona erotis di tubuhnya. Titik sensitif tersebut dapat berbeda dari satu orang ke orang yang lainnya sehingga setiap wanita dapat merasakan hal yang berbeda saat disentuh di titik yang sama.

    Meskipun begitu, nyatanya terdapat beberapa titik sensitif wanita yang dapat dirangsang oleh pasangan untuk membantu mempercepat klimaks dan meningkatkan gairah saat bercinta. Dikutip dari MedicineNet, berikut daftarnya:

    Titik sensitif wanita

    1. Telinga

    Telinga memiliki banyak saraf dan reseptor sensorik di bagian dalam dan luar. Setiap gerakan, misalnya usapan ringan atau sentuhan, maka dapat memberikan sensasi geli yang menyenangkan.


    Lakukan jilat perlahan, cium, atau menggigit cuping telinga pasangan. Tak hanya itu saja, rangsangan dapat dilakukan dengan cara berbisik perlahan atau meniup telinga pasangan karena kulit di telinga luar (pinna) memiliki banyak reseptor.

    2. Ujung Jari dan Telapak Tangan

    Ujung jari dan telapak tangan merupakan bagian yang sensitif. Untuk merangsang bagian ini dapat dilakukan dengan menggelitik bagian dalam tangan pasangan dengan jari. Ketika melakukan hal tersebut, tatap mata pasangan dengan dalam untuk menambah intimasi.

    3. Puting

    Ketika diberikan rangsangan, puting dapat mengirimkan sinyal ke korteks sensorik genital. Tak hanya itu saja, puting juga memiliki ratusan ujung saraf yang menjadikannya titik sentuh yang sensitif bagi wanita. Lakukan jilatan atau ciuman pada area puting untuk merangsang istri.

    4. Paha Bagian Dalam

    Paha bagian dalam merupakan titik sensitif pada wanita karena letaknya dekat dengan area intim. Usapan dan sentuhan yang ringan dapat merangsang pasangan. Usapkan jari-jari ke bawah paha dan perlahan-lahan bergerak ke atas.

    5. Klitoris

    Klitoris merupakan salah satu titik paling sensitif pada wanita. Klitoris memiliki 8.000 ujung saraf yang menjadikannya ‘pusat’ kenikmatan bagi wanita. Ujung-ujung saraf ini juga menyebarkan sensasi tersebut ke 15.000 saraf panggul lainnya, itulah penyebab mengapa orgasme klitoris merupakan sensasi yang luar biasa.

    6. Titik A

    Titik A berada di sisi bawah lubang vagina. Daerah ini dipenuhi dengan ujung-ujung saraf dan saat bercinta dengan penetrasi bersama pasangan, maka fokuskan tekanan pada dinding depan vagina.

    7. Bagian Bawah Kaki

    Bagian bawah kaki memiliki titik tekanan yang meningkatkan gairah dan melancarkan aliran darah. Beberapa orang akan mengalami sensasi geli di area tersebut. Memijat kaki merupakan salah satu cara yang bagus untuk membangun suasana hati pasangan.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pria Merapat, Ini 6 Tips Biar Gaspol dan Tahan Lama saat Bercinta

    Jakarta

    Ejakulasi yang terlalu cepat pada pria tentu akan merusak suasana ketika bercinta, sehingga memiliki stamina yang prima merupakan suatu keharusan agar bisa tahan lama ketika di ranjang.

    Para pria tentu akan merasa seks menjadi lebih intim jika mampu bertahan lebih lama saat berhubungan seks. Mereka mungkin akan mencoba berbagai posisi agar lebih tahan lama di ranjang.

    Selain penentuan posisi seks yang tepat, tahan lama ketika bercinta bisa didapatkan dari berbagai cara lain. Dikutip dari Health Shots berikut adalah sederet tips yang bisa dilakukan untuk meningkatkan stamina seks.


    1. Pentingnya Foreplay

    Pemanasan atau foreplay sebelum berhubungan seks ternyata bisa membantu para pria yang memiliki masalah stamina atau disfungsi ereksi. Foreplay yang tepat dapat memuaskan istri ketika sesi bercinta.

    Foreplay meliputi sentuhan, ciuman, dan seks oral. Memperpanjang sesi foreplay akan meningkatkan pengalaman seksual bagi wanita seperti mendapatkan orgasme.

    2. Lakukan Teknik Start-Stop

    Pria yang ingin bertahan lebih lama di atas ranjang mungkin bisa mempertimbangkan teknik start-stop saat bercinta. Teknik ini bisa dilakukan dengan cara berhenti sejenak ketika merasa ejakulasi sudah dekat.

    Setelah itu tarik napas dalam-dalam sampai tubuh terasa tenang. Kemudian bisa dilanjutkan lagi dengan penetrasi. Teknik ini membantu tubuh untuk menyesuaikan cara menahan ejakulasi.

    3. Mencoba Hal Baru

    Kenikmatan seksual terasa lebih didorong dalam lingkungan yang penuh dengan kegembiraan dan gairah. Pria bisa mencoba hal-hal baru untuk mendapatkan hal ini.

    Hal baru tersebut bisa meliputi aktivitas atau posisi seksual dan lokasi bercinta yang berbeda agar lebih menarik. Selain itu, komunikasi terkait fantasi seksual juga bisa dilakukan bersama pasangan.

    4. Perhatikan Pola Makan

    Pola makan yang tidak teratur dan tepat dapat menurunkan performa pria ketika bercinta. Mulailah untuk mengonsumsi sayuran hijau, kacang-kacangan, kurma untuk agar bisa meningkatkan stamina.

    Selain itu, makanan kaya omega, ika, dan produk susu bisa berdampak baik bagi kinerja seksual. Beberapa makanan afrodisiak seperti tiram, coklat hitam, dan semangka dianggap dapat membantu meningkatkan libido.

    5. Kelola Stres

    Tingkat stres yang tinggi dapat merusak libido dan membuat ereksi menjadi sulit. Selain itu, orang yang cemas mungkin merasa terganggu dari keintiman seksual.

    Kecemasan terhadap kinerja dapat membuat seks menjadi kurang menggairahkan dan memikat. Manjakan diri dengan teknik pengurangan stres seperti meditasi atau yoga dapat membantu meningkatkan stamina saat bercinta.

    6. Tidur Nyenyak

    Kurang tidur juga dapat mengganggu kinerja seksual seseorang. Tidak bisa tidur dengan nyenyak selama beberapa malam akan berdampak negatif pada gairah seks.

    Usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup. Setidaknya tujuh sampai sembilan jam per malam agar stamina seks meningkat.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Posisi Seks yang Bikin Istri Lebih Puas saat Bercinta

    Jakarta

    Memberikan kesenangan saat bercinta pada istri merupakan impian bagi banyak suami. Salah satu cara untuk mendapatkannya adalah dengan memilih jenis posisi seks yang tepat.

    Posisi seks yang tepat akan membuat wanita lebih mudah mendapatkan orgasme. Dikutip dari Prevention, berikut adalah 5 posisi seks yang wajib dicoba oleh para suami ketika di ranjang.

    1. Missionary with a pillow

    Posisi misionaris kerap dianggap membosankan. Namun, ada satu modifikasi yang memungkinkan suami melakukan penetrasi lebih dalam, hanya dengan tambahan bantal.


    “Dukungan dan ketinggian tambahan dapat mengintensifkan sensasi dan meningkatkan kesenangan,” jelas Aliyah Moore, PhD, terapis seks bersertifikat.

    2. Cowgirl

    Posisi seks cowgirl akan mendorong gesekan lebih intens terhadap klitoris. Gesekan pada bagian ini seringkali menjadi kunci orgasme pada wanita.

    “Saat penetrasi dalam posisi ini, Anda dapat memilih kecepatan, kedalaman, dan sudut penetrasi, yang dapat membantu Anda menemukan yang terbaik,” jelas Berkheimer, seorang seksolog.

    3. Doggy style

    Posisi seks ini memungkinkan adanya penetrasi lebih dalam dan memperbesar peluang untuk merangsang G-spot wanita. Sudut masuknya bisa menciptakan sensasi yang intens, dan tangan bebas menjelajahi klitoris atau zona sensitif seksual lainnya.

    4. Queening

    Queening merupakan salah satu variasi seks tanpa hubungan intim. Ini merupakan variasi yang cocok jika pasangan ingin mendapatkan kenikmatan oral seks.

    “Posisi ini memberikan rangsangan langsung pada klitoris dan beberapa zona sensitif seksual lainnya secara bersamaan,” kata Berkehimer.

    5. Butterfly

    Posisi seks ini cukup mirip dengan misionaris, akan tetapi ada beberapa gerakan yang lebih menyenangkan. Butterfly memungkinkan laki-laki untuk melakukan penetrasi yang lebih dalam, serta akan lebih leluasa dalam stimulasi serviks dan klitoris.

    Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat berkontribusi pada kenikmatan yang luar biasa,” kata Moore.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu! Ini Cara Menemukan G-spot Istri, Bikin Orgasme Lebih Intens

    Jakarta

    Titik G-spot pada wanita wanita memang nyata adanya. Namun, ini bukan sebuah ‘tombol ajaib’ yang bisa ditekan, sehingga wanita bisa langsung mendapatkan orgasme instan.

    Laki-laki harus mencari keberadaan g-spot di area vagina. Jika area ini ditemukan dan disentuh, menurut banyak wanita dapat menimbulkan sensasi nikmat, bahkan orgasme. Hal ini disampaikan Jordan Rullo, PhD, psikolog kesehatan klinis di Utah, Amerika Serikat.

    “Tempat yang jika disentuh akan menimbulkan orgasme. Siapa yang tidak menginginkannya. Jika ada titik yang mudah menyebabkan orgasme, hal ini akan mengurangi rasa frustasi banyak orang tentang bagaimana membantu pasangan wanitanya mencapai klimaks,” ujar Jordan Rullo dikutip dari Everyday Health.


    Ternyata, masih banyak orang yang belum mengetahui seperti apa sebenarnya bentuk klitoris pada wanita. Dosen kehormatan di Universitas Manchester, Fiona Reid MD mengatakan hal ini karena fungsi seksual wanita sangat kompleks.

    “Fungsi seksual wanita sangat kompleks dan mungkin kurang mendapat perhatian dalam penelitian atau pengobatan klinis,” kata Fiona Reid.

    Megan Pollock, terapis seks yang disertifikasi oleh American Association of Sexuality Educators, Counselors, and Therapist mengatakan wanita tidak akan memiliki G-spot jika bukan karena klitoris. G-spot adalah jaringan yang memisahkan dinding vagina dari klitoris.

    Sedangkan Rachel Needle, PsyD direktur Modern Sex Therapy Institutes mengatakan rangsangan pada G-spot mungkin juga akan merangsang setidaknya 8.000 syaraf bagian dari klitoris.

    Di mana Letak G-spot?

    Zona ini terletak di bagian depan dinding vagina. Untuk menemukannya, masukkan jari yang sudah terlumasi (satu atau dua jari) ke dalam vagina. Letak G-spot sekitar dua inci di atas vagina, dan ketika ditemukan tekstur dinding (vagina) akan menjadi sedikit berenda.

    Area tersebut juga sering digambarkan sebagai ‘spons’. Sisa dinding akan terasa halus, sampai jari menyentuh area ini.

    “Area ini padat dengan saraf dan mengembang ketika gairah seksual meningkat,” kata Rullo.

    Saat area tersebut dirasa sudah ditemukan, maka bisa distimulasi dengan melakukan gerakan pada jari dengan perlahan. Selain mencarinya dengan jari, beberapa posisi seks tertentu seperti woman on top, karena penis kemungkinan akan bisa menyentuh area tersebut saat penetrasi.

    Bagaimana Rasanya Orgasme G-spot?

    Orgasme G-spot adalah hasil interkoneksi antara klitoris, uretra, dan dinding anterior vagina. Wanita mungkin menganggap jenis orgasme ini lebih kompleks daripada rangsangan klitoris langsung.

    Ahli menyebut kebanyakan wanita melaporkan orgasme G-spot terasa lebih dalam, internal, dan menyeluruh. Namun, tidak terfokus pada area klitoris saja.

    “Jika Anda penasaran dan ingin menjelajahi rangsangan G-spot, dekati pengalaman tersebut tanpa tekanan atau ekspektasi. Pahami bahwa Anda mungkin tidak menemukan apa yang Anda cari, dan itu tidak masalah,” kata Rullo.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Posisi Bercinta Paling Nikmat untuk Wanita, Rangsangannya Capai Klimaks

    Jakarta

    Soal seks, wanita memang cenderung punya lebih banyak tuntutan. Selain membangun hubungan secara emosional, memilih posisi bercinta yang tepat juga perlu dilakukan agar wanita bisa meraih kenikmatan maksimal saat berhubungan intim.

    Faktanya, ada sejumlah gaya bercinta yang bisa memberikan kenikmatan lebih bagi wanita. Hal ini disampaikan oleh pakar terapi seks bersertifikat, Aliyah Moore, PhD.

    “Posisi tertentu lebih cocok untuk kenikmatan wanita karena posisi tersebut memungkinkan stimulasi baik secara langsung maupun tidak langsung pada zona-zona sensitif seksual utama, seperti klitoris atau G-spot,” ujarnya dikutip dari Prevention, Kamis (25/7/2024).


    “Wanita sering kali lebih menyukai posisi yang memberikan stimulasi tersebut untuk meningkatkan kenikmatan mereka,” sambungnya.

    Lantas, apa saja posisi bercinta terbaik yang bisa memberikan kenikmatan lebih besar bagi wanita? Dikutip dari Prevention, berikut pembahasannya.

    1. Missionary dengan Bantal

    Bosan dengan missionary biasa? Cobalah variasi yang satu ini.

    Moore mengungkapkan meletakkan bantal di bawah pinggul wanita saat melakukan missionary dapat memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan peningkatan rangsangan klitoris.

    “Dukungan dan elevasi tambahan dapat mengintesifikasikan sensasi dan meningkatkan kenikmatan,” ujarnya.

    2. Cowgirl

    Berbicara tentang gaya bercinta terbaik untuk wanita, cowgirl pasti jadi salah satu yang paling sering disebut. Bagaimana tidak, posisi ini benar-benar memberikan kebebasan bagi wanita saat berhubungan seks, mulai dari mengatur ritme, gerakan, hingga kedalaman penetrasi.

    Tak hanya itu, posisi ini juga menyebabkan gesekan pada klitoris, yang kerap menjadi kunci wanita mengalami orgasme.

    3. Reverse Cowgirl

    Posisi ini memberikan keuntungan yang sama dengan cowgirl. Namun alih-alih berhadapan, wanita duduk sambil membelakangi pria saat melakukan penetrasi.

    Keunggulan reverse cowgirl adalah posisi ini memungkinkan wanita menstimulasi payudara dan klitoris sambil melakukan penetrasi.

    4. Lotus

    Posisi ini sangat cocok bagi pasangan yang ingin merasakan keintiman saat bercinta. Pada posisi ini, pasangan duduk berhadapan. Pria akan melakukan penetrasi sambil duduk bersila, sementara wanita duduk di pangkuan sambil melingkarkan kakinya ke pinggang pasangannya.

    Pada posisi ini, pria dan wanita bisa saling memberikan stimulasi dengan menyentuh titik sensitif di dada atau payudara, mencium bibir pasangan, dan lain sebagainya.

    5. Doggy Style

    Doggy style adalah salah satu gaya bercinta yang paling digemari banyak pasangan. Pasalnya, posisi ini dapat memberikan penetrasi yang lebih dalam dibanding posisi seks lain.

    “Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam dan memberikan kesempatan untuk merangsang G-spot,” ucap Moore.

    Posisi ini juga memiliki banyak variasi yang membuatnya semakin panas, seperti standing doggy, flatiron, dan masih banyak lagi.

    6. Spooning

    Sedang bergairah tapi terlalu mager? Spooning mungkin bisa jadi pilihan untuk melampiaskan hasrat.

    Dalam posisi ini, wanita berbaring miring sambil pria melakukan penetrasi dari belakang. Selain memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, posisi ini juga menawarkan keintiman dan rasa nyaman.

    “Wanita dapat mengendalikan tekanan dan sudut penetrasi dengan menyesuaikan posisi kakinya,” tutur Moore.

    7. Butterfly

    Posisi butterfly tidak jauh berbeda dengan missionary biasa. Dalam posisi ini, wanita akan berbaring di pinggir tempat tidur, meja, atau perabot lainnya, sementara pria melakukan penetrasi sambil berdiri.

    Posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam, serta akses untuk menstimulasi klitoris.

    “Sudut masuk dan tekanan terhadap tulang kemaluan dapat menghasilkan kenikmatan yang inten,” tandas Moore.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Mager Pipis Setelah Bercinta? Pikir Lagi, Bisa Begini Dampaknya

    Jakarta

    Setelah bercinta, pasangan mungkin kehabisan energi dan ingin segera rileks atau langsung tidur. Namun, ada beberapa ritual ‘wajib’ yang ternyata penting untuk dilakukan usai berhubungan intim.

    Salah satunya adalah buang air kecil. Aktivitas sederhana ini disebut dapat membantu mengurangi risiko infeksi saluran kemih, terutama pada wanita. Lantas, apa sih hubungan antara buang air kecil dan infeksi saluran kemih?

    Dikutip dari Livestrong, pakar obstetri dan ginekologi Taraneh Shirazian, MD, mengungkapkan vagina memiliki mikrobioma yang unik. Ketika mikrobioma itu terusik, maka berpotensi memicu infeksi saluran kemih atau infeksi vagina karena adanya bakteri baru di area tersebut.


    “Bila urine tertahan di sana dan ada bakteri baru yang masuk, bakteri ini dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK) pada sebagian orang,” ujarnya.

    Selain itu, buang air kecil setelah bercinta dapat menjaga keseimbangan pH di vagina.

    “Jika Anda melakukan hubungan seks penetrasi di mana pasangan Anda berejakulasi di dalam Anda (atau di dekat vagina Anda), sperma dapat mengganggu pH vagina Anda. Sperma membuat pH vagina lebih basa, yang dapat memengaruhi mikrobioma vagina, yang memicu infeksi,” kata Shirazian.

    Seberapa Buruk Dampak Tidak Buang Air Kecil Setelah Bercinta?

    Mungkin ada orang yang selama ini tidak buang air kecil setelah bercinta, dan merasa baik-baik saja. Ada juga orang yang sering buang air kecil, tapi masih mengalami ISK.

    Shirazian mengatakan tidak cara untuk mengetahui seseorang ada di kategori mana. Namun, buang air kecil adalah hal yang perlu dibiasakan, terutama jika seseorang tahu dirinya rentan terhadap infeksi vagina atau ISK.

    “Ditambah lagi, jika Anda berhubungan seks di mana penis mengeluarkan sperma di dalam vagina, air mani akan keluar entah bagaimana, dan demi menjaga kebersihan, lebih baik cairan itu dibuang ke toilet daripada mengotori sprei Anda,” jelas Shirazian.

    “Buang air kecil setelah berhubungan seks memudahkan dan memudahkan Anda untuk membuang cairan ekstra itu – dan juga dapat membuang bakteri yang dapat meningkatkan risiko ISK atau infeksi vagina,” tandasnya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Paksu, Ini 5 Tips Foreplay yang Bikin Sesi Bercinta Menggebu-gebu

    Jakarta

    Foreplay adalah salah satu elemen yang sebenarnya penting dalam bercinta. Jika seks diibaratkan sebagai makanan, maka foreplay adalah ‘saus’ yang membuatnya semakin sempurna.

    Foreplay yang tepat tidak hanya meningkatkan gairah bercinta, tapi juga bisa membuat pasangan lebih mudah mencapai orgasme. Jadi jika ingin sesi bercinta memuaskan dan mindblowing, mempelajari teknik foreplay yang benar adalah salah satu caranya.

    Pertanyaannya, foreplay seperti apa yang bisa membawa gairah pasangan meletup-letup? Meski setiap orang memiliki preferensi dan titik sensitif yang berbeda-beda, dikutip dari Everyday Health, berikut beberapa teknik foreplay yang bisa mendongkrak gairah bercinta.


    1. Berikan sentuhan lembut

    Sentuhan lembut dapat memberikan rangsangan seksual, bahkan sebelum penetrasi dilakukan. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari menggenggam tangan, memeluk, hingga membelai anggota tubuh.

    Poin plus dari teknik foreplay ini adalah bisa dilakukan kapan saja. Misalnya, saat duduk berdua di sofa, berdansa, atau ketika mandi bersama. Hal ini dapat membuat pasangan tetap bergairah hingga menjelang ‘acara puncak’.

    2. ‘Jelajahi’ seluruh bagian tubuh

    Salah satu kesalahan yang biasa dilakukan saat foreplay adalah tidak mengeksplorasi seluruh tubuh pasangan. Setiap orang memiliki titik sensitif yang dapat memberikan rangsangan ketika disentuh. Namun, letak titik sensitif tersebut berbeda-beda pada setiap orang.

    Satu-satunya cara untuk menemukan titik sensitif itu adalah dengan ‘menjelajahi’ seluruh bagian tubuh pasangan. Jangan lupa saling berkomunikasi untuk mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai saat foreplay.

    3. Bisikkan kata-kata mesra

    Kontak fisik bukanlah satu-satunya cara untuk melakukan foreplay. Membisikkan kalimat mesra atau kata-kata ‘kotor’ juga dapat membuat pasangan semakin bergairah saat bercinta.

    Selain mengucapkan kalimat mesra, memberikan pujian kepada pasangan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kenyamanan saat bercinta.

    4. Petting

    Petting adalah foreplay yang dilakukan dengan cara menstimulasi organ intim pasangan. Biasanya, petting dilakukan dengan sentuhan tangan atau alat kelamin.

    Aktivitas foreplay ini dapat memberikan rangsangan luar biasa saat bercinta, apalagi jika berhasil mengenai G-spot. Petting juga dapat menstimulasi vagina pasangan agar siap untuk seks penetrasi.

    5. Bangun hubungan emosional

    Wanita membutuhkan lebih banyak persiapan untuk bercinta, baik secara fisik maupun emosional. Karenanya, luangkan waktu untuk membangun hubungan emosional itu sebelum sesi bercinta.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan hubungan emosional, dan tidak semua harus dilakukan di ranjang. Misalnya, mengirimkan bunga atau hadiah kepada pasangan, mengajak kencan makan malam, menonton film romantis, dan lain sebagainya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Sebut Masih Banyak Pasutri Tak Tahu Cara Bercinta yang Benar


    Jakarta

    Memiliki buah hati merupakan impian dari banyak pasangan suami istri. Namun, dalam banyak kasus, tak jarang pasangan kesulitan untuk memiliki buah hati.

    Spesialis obstetri dan ginekologi dr Upik Anggraheni, SpOG, SubspFER menjelaskan bahwa hal ini disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya masih ada banyaknya pasutri yang belum tahu bagaimana cara berhubungan intim dengan baik dan benar.

    dr Upik mengatakan ada sekitar 10 persen pasangan suami istri di Indonesia rupanya belum tahu bagaimana cara berhubungan intim dengan benar. Kondisi ini membuat mereka kesulitan mendapatkan momongan meskipun sudah beberapa tahun menikah.


    “Kegagalan pasangan dalam mendapatkan anak bisa terjadi apabila tidak berhubungan dengan benar dan teratur. Kenapa dikatakan ‘benar’? Ternyata tidak semua pasangan itu paham bagaimana berhubungan yang benar,” kata dr Upik ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024).

    “Cara berhubungan yang benar itu adalah terjadinya ejakulasi di dalam vagina, dia tidak di atas perut atau di luar ya, bahkan misal di kolam renang itu tidak ya,” sambungnya.

    Selain masalah masih kurangnya melakukan hubungan dengan benar, dr Upik menyebut masih banyak pria yang enggan memeriksakan kesehatan reproduksinya ke dokter. Tak sedikit dari mereka yang masih menganggap hal ini merupakan aib dan takut mendapat ‘judge’ buruk dari dokter.

    dr Upik mengingatkan pemeriksaan kesuburan perlu dilakukan untuk oleh pasangan yang sedang menjalani program hamil (promil). Terlebih apabila pasangan tidak kunjung hamil setelah sekian lama menjalani promil.

    “Karena misalnya kita temukan ada kekurangan pada spermanya, sangat mungkin untuk diperbaiki,” ujar dr Upik.

    “Kalau sperma 90 hari sekali diproduksi yang baru. Kalau perempuan tidak pernah memproduksi sel telur. Kami hanya punya cadangan sel telur saja,” sambungnya.

    Beberapa kesalahan lainnya menurut dr Upik adalah bercinta terpaku pada satu posisi hingga penetrasi yang dilakukan tidak tepat.

    Sebenarnya tidak ada satupun posisi seks yang menjamin wanita bisa cepat hamil, namun melakukan eksplorasi posisi sangat disarankan bagi pasangan. Hal ini penting untuk meningkatkan kenikmatan bercinta, meredakan stres hingga membantu proses pembuahan yang lebih baik.

    “Banyak pasangan yang justru tidak penetrasi di lokasi yang tepat atau posisinya tepat tapi kurang dalam, memang tidak semua tapi ini bisa menghambat kehamilan,” tandasnya.

    (avk/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Catat, 3 Jurus Ampuh Bikin Istri Mudah Orgasme saat Bercinta

    Jakarta

    Seks sejatinya adalah aktivitas yang menyenangkan untuk pasangan. Namun, wanita kerap mendapat lebih sedikit kepuasan saat bercinta lantaran sulit mencapai orgasme.

    Orgasme wanita memang cenderung lebih rumit dibanding pria. Umumnya, orgasme wanita melibatkan proses yang cukup panjang dan saksama agar bisa merangsang titik-titik sensitif pada tubuh wanita hingga mencapai orgasme.

    Tak hanya itu, orgasme wanita juga kerap membutuhkan teknik-teknik yang sulit, seperti menyentuh G-spot saat seks penetrasi. Bagi para suami yang masih kesulitan membuat istri orgasme, berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan.


    1. Habiskan lebih banyak waktu untuk foreplay

    Tak sedikit pasangan yang meremehkan foreplay. Padahal, foreplay yang baik bisa memberikan perubahan besar terhadap kualitas hubungan intim.

    Ada banyak cara untuk melakukan foreplay, mulai dari mengucapkan kata-kata romantis, memberikan sentuhan lembut, mencium, memijat, hingga menonton film erotis. Kuncinya adalah terus mencoba sampai menemukan apa yang benar-benar bekerja untuk pasangan.

    “Satu-satunya cara untuk mengetahui apa yang berhasil bagi pasangan Anda adalah dengan bertanya, dan jangan lupa untuk berbagi apa yang Anda suka juga. Mungkin perlu latihan untuk merasa nyaman, tetapi melatih komunikasi seksual, baik di dalam maupun di luar kamar tidur, adalah kunci keintiman yang langgeng,” ujar pakar kesehatan seksual Lyndsey Harper, MD, dikutip dari Everyday Health.

    2. Temukan titik sensitifnya

    Menyentuh titik sensitif dapat memberikan rangsangan yang luar biasa bagi wanita. Hal ini tentunya akan memudahkan mencapai orgasme saat sedang bercinta.

    Setiap wanita memiliki titik sensitif yang berbeda-beda. Sebagian sensitif terhadap rangsangan di area intim, seperti klitoris dan bibir vagina. Namun, ada juga wanita yang memiliki titik sensitif di area yang tak terduga, seperti belakang lutut, ketiak, telinga, dan lain sebagainya.

    Satu-satunya cara menemukan titik sensitif tersebut adalah dengan terus mencoba. Jangan lupa untuk selalu berkomunikasi agar bisa saling mengetahui apa yang membuat terangsang saat di ranjang.

    3. Coba posisi yang ramah wanita

    Beberapa posisi memungkinkan wanita untuk lebih leluasa dalam mengeksplorasi apa yang dia sukai saat bercinta. Misalnya, posisi woman on top atau cowgirl. Pada posisi ini, wanita bisa menentukan kedalaman sudut penetrasi agar bisa mencapai G-spot di dalam vagina.

    Lalu, bercinta dengan posisi duduk dapat memberikan rangsangan yang lebih besar pada klitoris, sehingga membuat wanita lebih cepat mencapai orgasme.

    Selain itu, ada juga posisi bercinta yang memudahkan pria merangsang sejumlah titik sensitif wanita secara bersamaan, seperti spooning, doggy style, elevated missionary, dan masih banyak lagi.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy