Tag: pengalaman kuliner

  • Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh Kenangan


    Jakarta

    Jadi tempat makan sekaligus pertemuan banyak keluarga, restoran Paramount di Jakarta Pusat menjadi tempat makan legendaris dengan sejuta kenangan.

    Menelusuri kawasan Cikini hingga Gondangdia di Jakarta Pusat, ada banyak tempat makan legendaris yang sudah berdiri lebih dari setengah abad. Mereka masih mempertahankan menu makanan ikonik hingga tempat makan klasik yang kerap dijadikan tempat nostalgia.

    Salah satunya Restoran Paramount yang berlokasi di JL. RP. Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat. Resto ini menjadi tempat makan favorit banyak keluarga dari tahun 1970-an sampai sekarang.


    Bahkan saking legendarisnya, restoran ini direkomendasikan di situs Jakarta Tourism sebagai tempat makan yang wajib dikunjungi saat di Jakarta.

    Berikut sejarah hingga menu-menu ikonik di Restoran Paramount.

    1. Restoran Keluarga Legendaris

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganRestoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh Kenangan Foto: detikFood

    Memasuki restoran ini, setiap pengunjung seakan diajak nostalgia ke masa lalu. Karena semua interior, meja makan sampai suasananya masih mempertahankan keasliannya dari tahun 1970-an. Setiap pegawainya menggunakan jas hingga kemeja rapih dengan troli pengantar makanan, yang sudah jarang ditemukan di restoran modern.

    “Saya bekerja di restoran ini sudah sejak awal tempat ini berdiri. Dari usia saya masih 24 tahun sampai sekarang sudah masuk 70 tahun,” jelas Sunarman, selaku supervisor di Restoran Paramount yang merupakan pegawai paling lama bekerja di sini.

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganRestoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh Kenangan Foto: detikFood

    Kini restoran tersebut dikelola oleh generasi kedua, dengan resep dan menu makanan yang tak berubah. Mereka masih konsisten menyajikan menu hidangan Chinese khas Kanton yang ikonik.

    2. 300 Menu Makanan di Resto Paramount

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganRestoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh Kenangan Foto: detikFood

    Selama puluhan tahun bekerja di Resto Paramount, Sunarman mengetahui sejarah panjang dari berdirinya restoran tersebut sampai sekarang. Ia menjelaskan ada lebih dari 300 menu makanan Kanton yang disajikan di sini. Semua informasi menunya masih menggunakan desain zaman dulu dengan harga yang ditulis menggunakan pensil.

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganRestoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh Kenangan Foto: detikFood

    “Karena ini memang dari awal konsepnya restoran keluarga, jadi makanannya pun porsinya untuk makan bersama. Ada satu menu yang pasti selalu dipesan oleh setiap pengunjung di Paramount, yaitu Lumpia Udang Paramount,” lanjut Sunarman.

    Selain Lumpia Udang (Rp 147.500), menu yang tak kalah populer di Paramount ada Fuyunghai Daging Kepiting (Rp 85.000) dan Has Sapi Panggang (Rp 125.000).

    3. Cita Rasa Makanan Tak Pernah Berubah

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganLumpia Paramount. Foto: detikFood

    Menggunakan resep keluarga yang diwariskan secara turun temurun, semua menu makanan di sini dibuat secara fresh dengan bahan berkualitas. Tentunya menggunakan pakem bumbu dan teknik masak ala Kanton.

    Seperti menu Lumpia Paramount, menggunakan daging udang segar murni tanpa campuran. Lumpia yang sudah digoreng disajikan dengan saus cocol asam manis yang menambah kelezatan hidangan ini.

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganFuyunghai Kepiting Paramount. Foto: detikFood

    Begitu juga dengan menu Fuyunghai Kepiting yang tidak menggunakan campuran tepung terigu. Jadi teksturnya lebih lembut karena isinya hanya telur, irisan daun bawang dan daging kepiting yang royal dan gurih.

    Terakhir menu Has Sapi Panggang bisa juga disebut sebagai bistik sapi. Menu ini disajikan lengkap dengan sayuran rebus dan kentang goreng jadul, rasanya manis gurih paduan saus tiram dan kecap asin khas makanan Kanton. Beda dengan rasa bistik sapi gaya Jawa. Semua porsinya cukup royal untuk keluarga.

    Kisah Menarik Seputar Restoran Paramount Ada di Halaman Selanjutnya!

    4. Langganan Presiden hingga Menteri

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganMenu Has Panggang Paramount Foto: detikFood

    Selama puluhan tahun berdiri, Restoran Paramount jelas jadi tempat makan langganan banyak tokoh penting. Salah satunya di era masa kepemimpinan mendiang Presiden RI ke-2 Soeharto. Sunarman mengingat ia pernah dua kali menyiapkan katering di Istana Negara untuk salah satu acara jamuan makan Presiden Soeharto.

    “Makanan yang dipesan Pak Soeharto itu ya beberapa menu andalan di Paramount. Seperti lumpia udangnya, ada juga burung dara, fuyunghai dan lainya. Namun Pak Soeharto memang tidak pernah makan langsung di sini,” ungkap Sunarman.

    Selain mendiang Presiden Soeharto, ada lagi presiden lainnya yang pernah mencicipi hidangan Paramount.

    “Selain itu ada Ibu Presiden Megawati, dulu itu pesanan katering ke rumahnya. Ia pesan beberapa menu makanan yang populer di Paramount. Kalau di era sekarang, ada Menteri Perumahan dan Kawas Pemukiman, yaitu Maraurar Sirait yang cukup sering makan langsung di sini,” pungkas Sunarman.

    5. Tempat Makan Keluarga Sejuta Kenangan

    Restoran Paramount Jadi Tempat Makan Keluarga Legendaris Penuh KenanganSunarman, Supervisor di Restoran Paramount. Foto: detikFood

    Selain banyaknya tokoh penting yang jadi pelanggan setia di Restoran Paramount, Sunarman mengingat ada banyak pelanggannya yang datang silih berganti.

    “Karena saya yang paling lama kerja di sini, jadi saya tahu mana saja pelanggan yang datang. Pelanggan juga sudah kenal sama saya. Ada yang dulunya masih kecil sudah makan di sini sama orangtuanya, sekarang malah makan di sini sudah bawa cucunya. Banyak juga pelanggan yang sudah tiada,” tutupnya.

    Kini Restoran Paramount tetap eksis dan memiliki pelanggannya sendiri, meski dihimpit banyaknya restoran dan kafe modern yang ada di sepanjang kawasan Cikini.

    Restoran Paramount
    JL. RP. Soeroso No.35.
    Menteng, Jakarta Pusat.
    Jam Buka: Makan siang (10.00 – 14.30) dan jam makan malam (16.30 – 22.00)
    Telp: (021) 31923111

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Foie Gras Kaya Toast hingga Wagyu Shio Koji Tersaji di Kolaborasi Resto Mewah Ini


    Jakarta

    Restoran ABSteak by Chef Akira Back kembali menghadirkan kolaborasi spesial dengan restoran asal Malaysia. Keduanya menghadirkan sajian daging wagyu hingga foie gras.

    ABSteak by Chef Akira Back di Senayan City, Jakarta Selatan, bekerja sama dengan Atelier Binchotan, restoran Kuala Lumpur yang dikenal lewat teknik memanggang dengan api terbuka. Kolaborasi bertajuk Beyond the Plate Vol.2 ini menjadi pop-up perdana Atelier Binchotan di Asia Tenggara.

    Atelier Binchotan bukan nama asing di kancah kuliner Malaysia. Restoran ini hanya memiliki 17 kursi dan baru saja masuk dalam daftar Michelin-Selected Restaurant 2025 dan Tatler Best 20 Restaurant 2025.


    Didirikan tahun 2020 oleh Chef Ka Hong Lau dan istrinya, Celine Chong, restoran ini dikenal karena teknik open-fire cooking. Chef Lau sendiri punya latar belakang mengesankan, pernah bekerja di restoran Atelier de Joël Robuchon dan Restaurant André.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackAneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira Back Foto: detikFood

    Kolaborasi ini merupakan bagian dari misi Beyond the Plate yang dicanangkan ABSteak. Program ini tak hanya soal mendatangkan chef tamu, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru bagi tamu restoran hingga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam industri kuliner.

    Sejak awal 2025, program ini semakin berkembang di bawah arahan Chef William Rusli yang kini menjabat sebagai Corporate Executive Chef Akira Back Group untuk Indonesia.

    Ia punya pengalaman panjang di berbagai restoran ternama, mulai dari Joël Robuchon di Makau hingga memimpin tim Akira Back di Riyadh dan Bangkok.

    Beyond The Plate: Vol.2 hanya berlangsung selama satu hari saja yaitu pada tanggal 25 Juni 2025 lalu (25/06). Di kolaborasi kali ini ada banyak menu yang dihadirkan oleh Chef William dan Chef Ka Hong.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackAB Wagyu Pizza di ABSteak by Chef Akira Back Foto: detikFood

    Sebagai menu pembuka, tamu akan dimanjakan dengan menu menarik seperti Fantastic 4 yang menggabungkan daging wagyu, kaviar hingga uni yang segar racikan Chef William. Dilanjut dengan Burnt Milk Corn Burrata buatan Chef Ka Hong, memadukan jagung, keju burrata yang manis legit dari susu yang enak dibuat menggunakan teknik open-fire.

    Begitu juga dengan kehadiran AB Wagyu Pizza yang menjadi menu paling laris di ABSsteak, serta Foie Gras Kaya Toast dari Chef Ka Hong yang terinspirasi dari menu sarapan roti kaya di Malaysia.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackFoie Gras Kaya Toast dari Chef Ka Hong Foto: detikFood

    Penggemar ikan juga akan dimanjakan dengan menu kolaborasi dari Chef Ka Hong dan Chef William, yaitu Black Cod Miso Chazuke. Lembutnya tekstur ikan kod (bakalau), disajikan dengan kuah miso chazuke yang hangat dan gurih.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackAlack Cod Miso Chazuke. Foto: detikFood

    Tentunya tak lengkap bersantap di ABSteak tanpa mencicipi hidangan dagingnya. Spesial di kolaborasi kali ini, ada menu Nama Shio Koji Aged Carrara Oyster Blade MB9+

    “Ini merupakan salah satu daging wagyu dengan grade yang paling tinggi. Kita pakai potongan oyster blade, atau bagian daging sapi yng berasal dari bahu sapi. Jadi sangat empuk, lembut, rasanya tidak perlu diragukan lagi,” jelas Chef William.

    Hidangan utama ini dipanggang langsung di atas meja dengan tingkat kematangan medium rare. Agar rasanya lebih enak, tersedia Banchan atau menu pelengkap seperti Truffle Mashed Potato, Grilled Zucchini Salad, Gyu Tan Sando hingga Lavender Smoked Kimchi.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackNama Shio Koji Aged Carrara Oyster Blade MB9+ Foto: detikFood

    Puas menyantap menu utama, Beyond The Plate: Vol.2 ditutup dengan dessert buatan Sharon Augustine, Executive Pastry Chef ABSteak yang sebelumnya bekerja di Riyadh dan Janice Wong MGM COTAI.

    Menu dessert ‘Noir’ ditata dengan cantik menggunakan pandan custard, charcoal tuile yang bentuknya seperti jaring hingga smoke coconut emulsion yang creamy.

    Sebelum kolaborasi dengan Atelier Binchotan, Beyond the Plate: Vol.1 lebih dulu digelar pada Mei 2025 dan menghadirkan Chef Yohans Gozal dari restoran Thai grill modern, YOUNG.

    Aneka Menu Makanan Spesial di ABSteak by Chef Akira BackMenu dessert ‘Noir’ Foto: detikFood

    Meski Beyond The Plate: Vol.2 hanya berlangsung selama sehari, tapi ke depannya, ABSteak akan terus menggelar Beyond The Plate secara rutin dan berkolaborasi dengan restoran dan chef lainnya. Dengan kisaran harga set menu dari Rp 1.200.000++ per orang. Untuk informasi Beyond The Plate selanjutnya bisa cek Instagram @absteakjakarta.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Seharian di Blok M, Enaknya Ngapain Ya?



    Jakarta

    Blok M tak pernah kehabisan daya tarik, selalu menghadirkan pesona yang memikat hati. Lebih dari sekadar pusat kuliner kekinian dan tempat favorit berkumpulnya kaula muda, kawasan ini menawarkan pengalaman lengkap untuk menghabiskan libur seharian.

    detikTravel telah merangkum nih, Rabu (25/12/2024) panduan perjalanan seharian di Blok M. Mulai memadukan nostalgia, eksplorasi seni, petualangan kuliner, hingga momen santai yang menenangkan!

    1. Berburu Kaset Bekas di Blok M Square

    Kegiatan menarik di Blok MBerburu kaset lawas hingga CD bekas di Blok M Foto: (Amalia Novia Putri/detikTravel)

    Perjalanan dimulai dari Blok M Square, tempat berkumpulnya berbagai barang antik dan unik. Salah satu yang paling menarik adalah kios-kios penjual kaset bekas. Di sini, traveler bisa menemukan koleksi kaset lawas dari musisi legendaris seperti Queen, Iwan Fals, Dian Pramana Putra, Elvis Preslay hingga Michael Jackson.


    Tidak hanya itu, ada juga CD, piringan hitam, hingga kaset rekaman radio jadul yang membawa nuansa nostalgia. Bagi penggemar musik, berburu kaset di sini adalah pengalaman yang seru. Proses tawar-menawar dengan penjual menambah kesan autentik. Jangan ragu untuk bertanya soal kisah di balik kaset tertentu, banyak dari penjual di sini adalah penggemar musik yang senang berbagi cerita.

    2. Surga Buku Bekas di Basement Blok M Square

    Kegiatan menarik di Blok MSalah satu toko buku di Blok M Square (Amalia Novia Putri/detikTravel)

    Setelah puas berburu kaset dan mendengarkan musik-musik kesukaan traveler, langkah selanjutnya adalah yang disebut-sebut sebagai surga buku. Rak-rak yang penuh dengan buku, dari novel klasik hingga berbagai komik, siap memanjakan pecinta literasi.

    Harga buku di sini sangat terjangkau lho. Dan jika traveler beruntung, bisa menemukan buku langka yang sudah sulit didapatkan di toko buku modern.

    Sebagai tips, luangkan waktu untuk mencari dengan teliti, kadang buku-buku menarik tersembunyi di balik tumpukan. Jangan lupa untuk menawar agar mendapat harga terbaik!

    3. Tempat Foto-Foto Estetik di M Bloc Space

    Dari Blok M Square, berjalan kaki sekitar lima menit, traveler akan sampai di M Bloc Space. Ini merupakan ruang kreatif yang menjadi favorit anak muda Jakarta saat ini.

    Bangunan tua milik Peruri itu kini disulap menjadi area seni vintage dan budaya yang penuh spot foto Instagramable. Jangan lewatkan foto di depan pintu masuk dengan tulisan khas M Bloc Space atau di area tangga kayu.

    Jika traveler penggemar seni, kunjungi juga galeri seni di sini untuk menikmati pameran. Dan juga terdapat alat zaman dahulu seperti mesin potong, mesin cetak handpress degel buatan Jerman tahun 1918, mesin potong JPC Fasbender dan yang lainnya.

    4. Berburu Kuliner di Blok M

    Setelah puas menjelajah seni dan berfoto-foto di M Bloc Space, saatnya melanjutkan perjalanan untuk memanjakan lidah di kawasan kuliner Blok M, yang menawarkan ragam hidangan kekinian yang menggoda selera. Mulailah dengan mencicipi donat viral “Donut OO,” yang terkenal karena teksturnya yang lembut dan baluran topping yang banyak, manis, dan bikin nagih.

    Tak jauh dari sana, mampirlah ke Artirasa untuk mencoba cheese cake mereka yang manis dan lumer di mulut. Menariknya, pengambilan cheese cake di Artirasa menggunakan mesin otomatis berwarna oranye yang menggemaskan, menambah pengalaman kuliner traveler menjadi semakin seru dan tak terlupakan

    5. Nyore dan Membaca Buku di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

    Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M.Menikmati hari selepas beraktivitas untuk melepas penat bisa jadi cara ampuh untuk menyegarkan pikiran, salah satunya menyaksikan matahari terbenam di Taman Literasi Blok M. (Muhammad Lugas Pribady)

    Menutup perjalanan, pergilah ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, yang berlokasi tidak jauh dari Blok M Square dekat juga dengan MRT Blok M keluar melalui pintu E. Taman ini adalah tempat sempurna untuk bersantai sambil menikmati suasana sore yang tenang.

    Bentangannya yang hijau dan suasana yang sejuk membuat taman ini cocok untuk membaca buku hasil belanja dari Blok M Square. Pilih tempat duduk di bawah pohon rindang atau membaca buku di perpustakaan Taman Literasi, buka halaman buku favorit traveler dan nikmati momen yang menenangkan. Jika traveler penggemar kopi, mampirlah ke berbagai coffe shop atau restoran di taman ini untuk menambah kenyamanan.

    Blok M adalah destinasi yang kaya akan pengalaman unik. Dari berburu barang bekas yang penuh kenangan, menikmati seni modern, hingga mencicipi kuliner kekinian, semuanya bisa dilakukan dalam sehari.

    Bagi kamu yang ingin melarikan diri sejenak dari kesibukan kota, one day trip di Blok M ini bisa menjadi pilihan yang mengasyikkan dilakukan bersama teman-temanmu.

    Cara menuju Blok M dengan transportasi umum

    Traveler bisa kok menuju ke Blok M dengan menaiki transportasi umum. Bila kamu naik MRT, turunlah di Stasiun MRT Blok M.

    Bila kamu bepergian dengan Transjakarta, tujulah rute Halte Blok M, Halte Kejaksaan atau Halte CSW. Namun, bila kamu menggunakan KRL, turunlah di Stasiun Kebayoran, lalu tujulah Halte Transjakarta Velbak dan turun di Halte CSW.

    (sym/sym)



    Sumber : travel.detik.com