Tag: pengembangan

  • Pemerintah Ingin Tata Kelola LPDP Diperbaiki, Pratikno-Sri Mulyani Turun Tangan



    Jakarta

    Pemerintah Indonesia ingin memperbaiki tata kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kementerian Koordinator Pengembangan Manusia dan Kebudayaan sampai Kementerian Keuangan sampai turun tangan.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan pihaknya akan mengkaji ulang penggunaan dana LPDP berbasis data dan menganalisis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

    “Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” kata Stella dalam Antara pada Jumat (1/11/2024) lalu dikutip Selasa (12/11/2024).


    Stella menekankan asas dari suatu hal yang optimal adalah berkeadilan dan berkualitas, sehingga kedua faktor tersebut juga menjadi hal yang dipertimbangkan dalam pengkajian ulang ini.

    Kemenko PMK Pastikan LPDP Jangkau Daerah 3T

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno juga menemui Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto pada Jumat (1/11) lalu. Dalam pertemuan itu, mereka membahas upaya memaksimalkan manfaat dana pendidikan untuk lebih banyak generasi muda Indonesia.

    Pratikno mengatakan jika tantangan utama yang dibahas adalah memastikan dana LPDP dapat diakses cara luas. Terutama untuk anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    “Perlu ada talent scouting yang dilakukan LPDP untuk menjemput talenta-talenta unggul yang selama ini belum dijangkau,” jelasnya dalam unggahan Instagrami resmi Pratikno @pratikpratikno dikutip Selasa (12/11/2024).

    Kemenkeu Gandeng McKinsey Perbaiki Tata Kelola LPDP

    Tak lama berselang, Kementerian Keuangan juga turun tangan untuk memperbaiki tata kelola LPDP. Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati sampai menggandeng tim McKinsey Indonesia untuk mendiskusikan reformasi tata kelola tersebut.

    Dalam pelaksanannya, Sri Mulyani mengatakan jika LPDP adalah lembaga yang menjadi tumpuan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, ia ingin tata kelola LPDP diperbaiki.

    “Oleh karena itu, tata kelolanya harus terus diperbaiki dan saya berharap dari diskusi bersama tim McKinsey hari ini, kita bisa mendapatkan insight tentang bagaimana mengembangkan institusi LPDP agar dapat terus diandalkan untuk menciptakan pemimpin-pemimpin berkualitas Indonesia di masa depan,” ujar Sri Mulyani dalam Instagram resminya @smindrawati dikutip Selasa (12/11/2024).

    Sri Mulyani berharap berbagai upaya ini dapat menjadi langkah untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 dan cita-cita Indonesia yang adil, maju, dan sejahtera.

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 Resmi Dibuka, Cek Syarat-Jadwal Pendaftaran di Sini



    Jakarta

    Program Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2024 resmi dibuka pada Selasa (23/7). Beasiswa ini merupakan beasiswa di bawah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mahasiswa aktif.

    Beasiswa Cendekia BAZNAS adalah program BAZNAS yang diberikan kepada mahasiswa S1 mulai semester 5. Program Beasiswa Cendekia menyediakan pembiayaan pendidikan dan pembinaan yang diberikan selama 4 semester (2 tahun).

    Adapun mahasiswa akan menerima subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester serta pengembangan diri bersama mentor beasiswa BAZNAS. Program beasiswa ditujukan bagi mahasiswa tingkat D4 dan S1 yang sedang menempuh studi di kampus mitra.


    Adapun pendaftaran dilakukan oleh kampus masing-masing. Jadi, mahasiswa wajib menghubungi pihak kampus untuk mendaftar dan mengikuti tahapan pendaftaran.

    Tertarik mengikuti Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024? Simak berikut ini.

    Syarat Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

    Melansir dari Buku Panduan Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024, berikut syarat beasiswa yang wajib dipenuhi:

    • Mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler di kampus mitra BAZNAS
    • Memenuhi salah satu dari kategori beasiswa berikut:
    • a. Kategori jurusan prioritas STEM: Jurusan komputer, profesi (kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi), teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
      b. Jurusan prioritas bidang ke-syariahan: Diutamakan jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
      c. Kategori prestasi: memiliki prestasi nasional dan/atau internasional
      d. Kategori wirausaha: Memiliki usaha pribadi yang sudah berjalan minimal 6 bulan
      e. Kategori aktivis: Aktif menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat
    • IPK minimal 3,00
    • Melengkapi berkas:
      a. Pas foto terbaru/berwarna
      b. KTP dan Kartu Keluarga
      c. Transkrip nilai IPK terakhir
      d. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari BAZNAS kabupaten/kota
      e. Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia BAZNAS
      f. Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi Zakat”

    Jadwal Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024

    Pendaftaran melalui kampus masing-masing: 23 Juli-4 Agustus 2024
    Seleksi administrasi kampus: 5-11 Agustus 2024
    Pengumuman lulus administrasi: 12 Agustus 2024
    Wawancara: 12-18 Agustus 2024
    Masa sanggah: 19-31 Agustus 2024
    Pengumuman akhir: 1 September 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 dapat dicek melalui Instagram beasiswabaznasri atau LAMAN INI.

    (nir/nir)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa S2 Langsung S3, Pendaftaran PMDSU Dibuka



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) membuka pendaftaran Batch VIII Tahun 2024 sampai 19 Juli 2024. Lulusan S1 yang memenuhi syarat dapat mendaftar.

    Beasiswa PMDSU adalah beasiswa bagi sarjana unggul untuk dapat menjalani percepatan pendidikan menjadi lulusan doktor pada usia muda. Masa studi magister dan doktor bagi penerima (awardee) PMDSU yakni empat tahun.

    Awardee PMDSU diharapkan dapat berkontribusi dalam menghasilkan publikasi dan paten bereputasi nasional, serta inovasi yang bermuara pada teknologi tepat guna untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri.


    Lulusan doktor berperan dalam perkembangan ekonomi negara, inovasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Termasuk di antaranya yaitu dalam pengembangan pengetahuan dan inovasi, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, daya saing ekonomi, penguatan sistem penelitian dan pengembangan nasional, pengembangan kebijakan publik dan peningkatan kesejahteraan, serta transformasi sosial dan budaya.

    Syarat Beasiswa PMDSU

    Berikut syarat beasiswa PMDSU seperti dikutip dari laman resminya:

    1. WNI.
    2. Sarjana unggul fresh graduate.
    3. Syarat IPK seusai akreditasi kampus asal & Prodi:
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi A/unggul: IPK minimal 3,25
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi A/unggul: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal A/unggul, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,5
      – Akreditasi kampus asal B/baik sekali, prodi B/baik sekali: IPK minimal 3,75
      – Akreditasi kampus asal dan prodi selain yang di atas: IPK minimal 3,8.
    4. Usia maksimal 24 tahun untuk lulusan nonprofesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.
    5. Rekomendasi dari dosen pembimbing.
    6. Tidak sedang menerima beasiswa lain.
    7. Sehat jasmani, rohani, bebas narkotika, psikotropika, atau obat terlarang.
    8. Bersedia mengikuti pendidikan pascasarjana selama 4 tahun dengan menandatangani surat pernyataan bermeterai.

    Komponen Beasiswa

    Berikut komponen pembiayaan beasiswa PMDSU seperti dikutip dari pedomannya:

    1. Biaya hidup, biaya buku, biaya penelitian sesuai standar beasiswa dalam negeri.
    2. Biaya pendidikan sesuai ketetapan perguruan tinggi.
    3. Riset di kelompok peneliti/promotor (maksimal Rp 60 juta per mahasiswa per tahun selama 3 tahun mulai tahun kedua, masuk jenjang S3).
    4. Program penguatan kerja sama promotor (PKP) PMDSU (kompetitif).
    5. Outsourcing fasilitas riset di luar negeri (kompetitif).

    Informasi pendaftaran Beasiswa PMDSU 202024 dapat diakses di https://pmdsu.id atau akun Instagram @pmdsu. Pendaftaran dibuka secara daring di laman https://pmdsu.kemdikbud.go.id/v2.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Beasiswa Cendekia Baznas 2024 buat Mahasiswa Masih Buka, Ayo Daftar!



    Jakarta

    Detikers sedang menempuh kuliah D4 atau S1 semester 5? Jika demikian, maka berkesempatan mendapatkan beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2024.

    Beasiswa ini diperuntukkan mahasiswa di kampus yang merupakan mitra beasiswa Baznas. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh subsidi uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester yang dibayarkan langsung kepada rekening kampus.

    Selain itu, mereka juga akan mendapat pengembangan diri dari mentor beasiswa Baznas. Pembiayaan beasiswa akan diberikan selama empat semester (2 tahun).


    Detikers mau daftar? Simak dulu persyaratannya berikut yang telah dijelaskan dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Baznas Dalam Negeri 2024:

    Jenis Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    Pelamar beasiswa harus berasal dari salah satu dari lima jenis kategori ini. Adapun kategori didasarkan pada prestasi hingga jurusan yang diambil.

    1. Kategori Bidang STEM: merupakan mahasiswa yang mengambil jurusan komputer, kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi, teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
    2. Kategori Prioritas Bidang Kesyariahan: diutamakan mahasiswa jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
    3. Kategori prestasi: mempunyai prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud
    4. Kategori Wirausaha: mempunyai usaha pribadi yang sudah berjalan minimal selama enam bulan
    5. Kategori Aktivis: aktif sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat

    Persyaratan Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 program reguler di kampus mitra beasiswa Baznas
    • IPK Minimal 3.00 dalam skala 4.00
    • Melengkapi berkas berikut ini:
      – Pas foto berwarna (terbaru)
      – KTP atau Kartu Keluarga
      – Transkrip nilai IPK terakhir
      – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota (pilih salah satu)
      – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia Baznas
    • Memenuhi salah satu kategori beasiswa yang ada
    • Membuat esai bertema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”

    Ketentuan Esai Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Diketik dengan jenis huruf Calibri
    • Ukuran font 12 dan spasi 1
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman dan maksimal 2 halaman
    • Format halaman A4 dan spasi 1,15
    • Isi esai memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    1. Pendaftaran di kampus masing-masing: 20 Juni – 5 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi kampus: 5 – 12 Juli 2024
    3. Pengumuman lulus administrasi: 15 Juli 2024
    4. Wawancara oleh tim kampus: 15 – 22 Juli 2024
    5. Masa sanggah: 22 Juli – 15 Agustus 2024
    6. Pengumuman akhir: 17 Agustus 2024

    Bagaimana cara tahu status kampus apakah mitra dari Baznas? Detikers bisa melihatnya di SINI ya. Selamat mencoba!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Riset Khusus Mahasiswa Tingkat Akhir Baznas Dibuka, Bisa untuk S1-S3


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka beasiswa riset untuk pembiayaan tugas akhir tahun 2024 untuk mahasiswa jenjang S1, S2, dan S3. Pendaftaran dibuka hingga 13 September 2024 melalui tautan bazn.as/risetumumbaznas24.

    Dikutip dari Panduan Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum, Jumat (30/8/2024) bantuan ini diberikan kepada mahasiswa yang memiliki riset dengan tema prioritas. Seperti tema yang berkaitan dengan aktivitas Baznas, kesehatan, teknologi, disabilitas, dan pengembangan masyarakat 3T dan Komunitas Adat.

    Ingin mendaftar? Berikut informasi syarat hingga jadwal pendaftaran dirangkum detikEdu.


    Syarat Pendaftaran Beasiswa Riset Baznas

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)

    2. Mahasiswa on going S1/S2/S3 yang akan mengerjakan tugas akhir untuk persyaratan lulus dan memperoleh gelar studi

    3. IPK minimal 3.35

    4. Melampirkan dokumen berikut:

    • Formulir pendaftaran
    • KTP dan kartu keluarga
    • KTM (kartu tanda mahasiswa)
    • Transkrip nilai IPK terakhir
    • Surat keterangan aktif kuliah/rencana studi semester (KRS)
    • Akreditasi kampus dan jurusan
    • Surat rekomendasi tokoh
    • Surat pernyataan
    • Proposal riset (tugas akhir)
    • Hasil tes plagiarisme
    • PPT riset (tugas akhir)
    • CV atau riwayat hidup dan portofolio untuk ajuan riset mengenai desain, ilustrasi digital dan perfilman.

    Kuota Beasiswa Riset Baznas

    Beasiswa ini terbuka bagi 160 mahasiswa/i yang terpilih dari jenjang S1, S2, dan S3 dengan alokasi:

    – S1: 50 mahasiswa

    – S2: 55 mahasiswa

    – S3: 55 mahasiswa

    Jenis Bantuan Beasiswa Riset Baznas

    Beasiswa yang akan diberikan berdasarkan jenjang pendidikan yang sedang dijalankan, yaitu:

    – S1: Rp 4 juta

    – S2: Rp 7 juta

    – S3: Rp 10 juta

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Riset Baznas

    • Pendaftaran: hingga 13 September 2024
    • Seleksi berkas: 17-22 September 2024
    • Pengumuman tahap 1: 23 September 2024
    • Seleksi substansi: hingga 4 Oktober 2024
    • Pengumuman final: 7 Oktober 2024

    Informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui media sosial Instagram Beasiswa Baznas @beasiswabaznasri. Selamat mendaftar!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Dana Abadi Bidang Pendidikan Capai Rp 154,11 T



    Jakarta

    Dana abadi bidang pendidikan yang dihimpun Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mencapai Rp 154,11 triliun per 30 Juni 2025.

    Hal ini diungkapkan Plt Direktur Utama LPDP, Sudarto dalam Paparan Rencana Kerja dan Anggaran Pagu Indikatif TA 2026 saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR, Senin (14/7/2025) di Gedung DPR RI, Jakarta.

    Sudarto memaparkan dana abadi tersebut terbagi atas dana abadi pendidikan (DAP) Rp 126,12 triliun, dana abadi penelitian (DAPL) Rp 12,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi (DAPT) Rp 10 triliun, dan dana abadi kebudayaan (DAKb) Rp 5 triliun.


    Pemanfaatan hasil pengembangan DAP sepanjang 2013 hingga 2025 telah memberikan beasiswa sebanyak 55.492 orang. “Terdiri atas beasiswa S2 sebanyak 40.284 orang, S3 sebanyak 11.829 orang, dan dokter spesialis sebanyak 3.379 orang,” ujar Sudarto.

    Selain itu, dari hasil pengembangan DAP juga diberikan beasiswa kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) antara tahun 2021-2025 sebanyak 547.878 orang.

    Adapun kerja sama dengan Kementerian Agama dari 2022-2025 menjangkau 40.266 orang. “Terdiri dari 11.456 orang beasiswa S1 sampai S3 dan 29.449 orang beasiswa non-degree,” kata Sudarto.

    Penerima beasiswa on-going hingga 30 Juni 2025 sebanyak 34.373 orang dengan rincian beasiswa LPDP 18.630 orang, Kemendikdasmen-Kemdiktisaintek sebanyak 8.674 orang, dan Kemenag sebanyak 7.069 orang.

    Sementara hasil pengembangan DPAL telah membiayai 3.460 proyek riset termasuk kolaborasi dengan Kemdiktisaintek, Kemenag, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Termasuk 2.261 proyek riset on-going sebanyak 2.261 proyek.

    Adapun dari hasil pengembangan DAPT dari 21 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) telah dihasilkan 7.935 publikasi, 1.849 visiting professor, 576 postdoc fellowship, serta 6.800 pertukaran pelajar.

    Terakhir, penerima manfaat DAKb sebanyak 928 orang yang berbentuk perorangan, komunitas, lembaga, dengan keterlibatan 27.650 pelaku budaya.

    Sudarto juga menyebutkan target layanan yang didanai LPDP pada tahun 2026 adalah beasiswa sebanyak 14.160 orang, riset 42 proyek, DAPT 23 PTNBH, serta DAKb sebanyak 4 program utama.

    (pal/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Paragon Scholarship Program 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Benefit Apa Saja?


    Jakarta

    Paragon Corp resmi membuka pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025 hingga 31 Agustus mendatang. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan UKT per semester hingga bantuan dana pengembangan diri sampai Rp20 juta.

    Menurut panduan resminya, beasiswa yang diluncurkan sejak 2016 ini menjangkau 15 kampus dan lebih dari 1.000 penerima. Tahun ini, Paragon menargetkan lebih banyak mahasiswa dan universitas di seluruh Indonesia.

    Ada dua program beasiswa yang bisa kamu pilih. Apa saja?


    2 Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, siap untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dan mendorong dampak strategis di lingkungan profesional.

    Beasiswa PSP Elevate

    Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa tangguh dengan impian besar, siap berkembang, dan mengatasi tantangan. Program ini dibuka khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Manfaat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester

    2. Bantuan pengembangan diri sebesar Rp20 juta

    3. Mentoring

    4. Magang dan peluang karier di ParagonCorp

    5. Bantuan proyek sosial senilai Rp3 juta

    6. Tergabung dalam Development Program

    7. Program pengembangan diri secara nasional

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester

    2. Mentoring

    3. Program pengembangan kapasitas

    4. Bantuan dana proyek sosial Rp5 juta

    5. Program persiapan karier dari ahli

    6. Networking dari mahasiswa se-Indonesia

    Syarat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Mahasiswa S1 yang berada di semester 1

    2. Rerata nilai rapor SMA minimal 88 atau skor SNBT minimal 640

    3. Aktif dalam organisasi, perlombaan, dan kegiatan pengembangan diri

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali program pertukaran pelajar

    5. Mempunyai pola pikir kewirausahaan

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Mahasiswa semester 1 di jenjang S1/D4/D3

    2. Rerata nilai SMA minimal 80 atau skor SNBT minimal 550

    3. Pendapatan kedua orang tua kurang dari Rp8 juta

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali KIP Kuliah

    Syarat Dokumen Program Paragon Scholarship Program 2025

    Dokumen Beasiswa PSP Excellence

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Resume
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Dokumen Beasiswa PSP Elevate

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Foto rumah
    -Bukti SKTM/DTKS
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Cara Pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025

    1. Buka link registrasi bit.ly/ApplyPSP2025

    2. Klik “Yes, I’m ready!” untuk memulai proses registrasi pendaftaran

    3. Pilih program PSP Excellence atau PSP Elevate

    4. Siapkan dan lengkapi dokumen persyaratan

    5. Finalisasi pendaftaran dengan klik “Submit”

    Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui bit.ly/GuidebookPSP2025. Bagaimana detikers, tertarik mengikuti Paragon Scholarship Program 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Paragon Scholarship Program 2025 Resmi Dibuka, Mahasiswa Dapat Benefit Apa Saja?


    Jakarta

    Paragon Corp resmi membuka pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025 hingga 31 Agustus mendatang. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan UKT per semester hingga bantuan dana pengembangan diri sampai Rp20 juta.

    Menurut panduan resminya, beasiswa yang diluncurkan sejak 2016 ini menjangkau 15 kampus dan lebih dari 1.000 penerima. Tahun ini, Paragon menargetkan lebih banyak mahasiswa dan universitas di seluruh Indonesia.

    Ada dua program beasiswa yang bisa kamu pilih. Apa saja?


    2 Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa berprestasi yang memiliki semangat eksplorasi, kolaborasi, dan kepemimpinan, siap untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dan mendorong dampak strategis di lingkungan profesional.

    Beasiswa PSP Elevate

    Beasiswa ini dibuka untuk mahasiswa tangguh dengan impian besar, siap berkembang, dan mengatasi tantangan. Program ini dibuka khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

    Manfaat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Bantuan UKT hingga Rp7 juta per semester

    2. Bantuan pengembangan diri sebesar Rp20 juta

    3. Mentoring

    4. Magang dan peluang karier di ParagonCorp

    5. Bantuan proyek sosial senilai Rp3 juta

    6. Tergabung dalam Development Program

    7. Program pengembangan diri secara nasional

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta per semester

    2. Mentoring

    3. Program pengembangan kapasitas

    4. Bantuan dana proyek sosial Rp5 juta

    5. Program persiapan karier dari ahli

    6. Networking dari mahasiswa se-Indonesia

    Syarat Program Paragon Scholarship Program 2025

    Beasiswa PSP Excellence

    1. Mahasiswa S1 yang berada di semester 1

    2. Rerata nilai rapor SMA minimal 88 atau skor SNBT minimal 640

    3. Aktif dalam organisasi, perlombaan, dan kegiatan pengembangan diri

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali program pertukaran pelajar

    5. Mempunyai pola pikir kewirausahaan

    Beasiswa PSP Elevate

    1. Mahasiswa semester 1 di jenjang S1/D4/D3

    2. Rerata nilai SMA minimal 80 atau skor SNBT minimal 550

    3. Pendapatan kedua orang tua kurang dari Rp8 juta

    4. Tidak sedang menerima beasiswa lain kecuali KIP Kuliah

    Syarat Dokumen Program Paragon Scholarship Program 2025

    Dokumen Beasiswa PSP Excellence

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Resume
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Dokumen Beasiswa PSP Elevate

    1. Bukti penerimaan universitas

    2. Bukti nilai akademik

    3. Bukti pembayaran UKT

    4. Dokumen berupa:
    -Foto KTP
    -Kartu Keluarga
    -Foto rumah
    -Bukti SKTM/DTKS
    -Pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain

    5. Bukti mengunggah Twibbon

    Cara Pendaftaran Paragon Scholarship Program 2025

    1. Buka link registrasi bit.ly/ApplyPSP2025

    2. Klik “Yes, I’m ready!” untuk memulai proses registrasi pendaftaran

    3. Pilih program PSP Excellence atau PSP Elevate

    4. Siapkan dan lengkapi dokumen persyaratan

    5. Finalisasi pendaftaran dengan klik “Submit”

    Informasi lebih lanjut dapat dicek melalui bit.ly/GuidebookPSP2025. Bagaimana detikers, tertarik mengikuti Paragon Scholarship Program 2025?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 ke Swedia Segera Dibuka! Total Bantuan Capai Ratusan Juta Rupiah



    Jakarta

    Rangkaian pendaftaran beasiswa S2 ke Swedia akan segera dibuka pada Oktober 2025. Apa saja komponen beasiswa yang didapat?

    Melansir dari laman resminya, beasiswa ini dikenal sebagai Swedish Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) yang berupa beasiswa magister akademik di beberapa universitas di Swedia. Beasiswa ini mencakup berbagai bidang studi dalam program magister berbahasa Inggris di Swedia.

    Melalui beasiswa ini, Swedish Institute (SI) ingin mengembangkan jaringan pemimpin global yang berkomitmen untuk memajukan Sustainable Development Goals dan mendorong pembangunan di negara asal mereka.

    Beasiswa ini membuka pendaftaran sekali dalam setahun untuk studi magister yang dimulai pada semester musim gugur. Apa saja syarat beasiswa ini?

    Syarat SISGP 2026

    Menjadi warga negara dari salah satu dari 33 negara yang memenuhi syarat untuk Beasiswa SISGP, Indonesia termasuk.

    Bertanggung jawab untuk membayar biaya pendaftaran universitas
    Program magister yang dilamar harus memenuhi syarat untuk beasiswa SI. Daftar program akan dipublikasikan pada November 2025.

    Memiliki pengalaman kerja
    Pelamar harus memiliki pengalaman kerja yang teruji (syarat dan ketentuan berlaku di wilayah tertentu).

    Memiliki pengalaman kepemimpinan yang teruji
    Pelamar harus memiliki pengalaman kepemimpinan yang teruji dari perusahaan tempat bekerja saat ini atau sebelumnya, atau dari keterlibatan dalam kegiatan masyarakat sipil.

    Jadwal Seleksi SISGP 2026

    Periode pendaftaran program magister melalui universitas: Oktober 2025-Januari 2026
    Mengumpulkan dokumen aplikasi pendaftaran beasiswa: November 2025
    Portal aplikasi beasiswa dibuka: Februari 2026
    Pengumuman penerimaan universitas: Maret 2026
    Pengumuman beasiswa: April 2026

    Komponen SISGP 2026

    Biaya kuliah penuh

    Tunjangan bulanan sebesar SEK 12.000 atau Rp20 juta

    Hibah perjalanan sebesar SEK 15.000 atau Rp25 juta

    Keanggotaan dalam Jaringan SI untuk Profesional Global (NFGP), sebuah platform untuk membantu pengembangan diri secara profesional dan membangun jaringan selama di Swedia.

    Setelah masa beasiswa berakhir, penerima akan menjadi anggota Jaringan Alumni Swedia

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa SISGP 2026 dapat diakses melalui https://si.se/en/apply/scholarships/swedish-institute-scholarships-for-global-professionals/. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa 2026 Fokus di Bidang STEM & Prodi Tertentu



    Jakarta

    Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mohammad Lukmanul membocorkan tentang skema pendanaan beasiswa 2026. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

    Hal ini juga termasuk penyediaan kuota dan penentuan perguruan tinggi. Daya tampung akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi.

    Lukmanul mengatakan pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.


    “Jika Kemdiktisaintek melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kata Lukmanul saat ditemui di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

    Menurutnya, skema tersebut belum bisa direalisasikan tahun ini. Pasalnya, seleksi LPDP 2025 sudah berlangsung.

    “Tentu ini baru informasi yang kami dapat, mudah-mudahan ini akan bisa berjalan di tahun depan. Tidak di tahun ini, karena di tahun ini memang sudah berjalan seleksinya,” katanya.

    Pendaftar Bidang STEM Diprioritaskan

    Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar tujuan perguruan tingginya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

    “Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

    Adapun bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

    Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK

    “Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

    Lukmanul menjamin pengguliran dana LPDP untuk beasiswa akan terus berjalan. Sekalipun ada efisiensi, LPDP tetap membuka beasiswa karena adanya dana abadi.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com