Tag: penguasaan

  • Sebelum DP, Lakukan 6 Langkah Ini Biar Nggak Kejebak Tanah Sengketa



    Jakarta

    Membeli tanah bukan hanya soal harga dan lokasi, tetapi juga soal legalitas yang kerap ditakutkan bagi calon pembeli. Tanah dengan status hukum yang tidak jelas bisa menimbulkan sengketa yang merugikan pembeli, baik dari sisi waktu maupun biaya.

    Dosen Hukum Universitas Mpu Tantular Jakarta sekaligus Advokat Properti, Mardiman Sane, menekankan pentingnya langkah-langkah preventif sebelum membeli tanah. Tanah rawan sengketa biasanya memiliki ciri-ciri tertentu yang wajib diperhatikan sebelum dilakukannya transaksi.

    “Tanah umumnya rawan sengketa jika memiliki ciri berikut. Tidak bersertifikat, status hukum tidak jelas seperti girik, petok, letter C, dan lain-lain. Batas-batas tanah tumpang tindih, ada penguasaan fisik ganda (beberapa orang mengaku sebagai pemilik), tidak ada riwayat jual beli yang jelas,” kata Mardiman saat dihubungi detikProperti, Selasa (17/11/2025).


    Dia menjelaskan ciri-ciri lain untuk tanah yang rawan sengketa seperti tanah yang sudah diwariskan tetapi belum dibagi waris, sedang diagunkan, dalam kawasan hijau, serta dalam sengketa adat atau kawasan negara. Jika transaksi dilakukan untuk membeli tanah-tanah tersebut, berpotensi besar menimbulkan konflik hukum.

    Untuk terhindar dari sengketa tanah yang bisa menyeret ke masalah hukum, penting untuk melakukan hal-hal berikut.

    Ketahui Kejelasan Batas Tanah

    Salah satu aspek yang sering diabaikan pembeli adalah batas tanah. Kejelasan batas tanah sangat menentukan agar sengketa tidak terjadi.

    Jika batas tanah tidak jelas, berbagai masalah bisa muncul, mulai dari tetangga yang mengklaim kelebihan tanah, tumpang tindih sertifikat, hingga ketidakpastian luas yang berdampak pada pajak dan nilai tanah. Karena itu, BPN (Badan Pertanahan Nasional) mewajibkan pengukuran ulang serta persetujuan batas dari para pemilik tanah yang bersebelahan ketika seseorang membuat SHM atau melakukan balik nama, untuk memastikan batas lahan akurat dan menghindari sengketa di kemudian hari.

    “Itulah sebabnya BPN selalu mensyaratkan pengukuran ulang dan persetujuan batas oleh pemilik tanah yang berbatasan (saksi batas) saat membuat SHM atau saat balik nama,” ucapnya.

    Lakukan Langkah Aman Sebelum Membeli Tanah

    Agar terhindar dari sengketa, Mardiman menyatakan beberapa langkah penting yang wajib dilakukan sebelum membeli tanah. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

    1. Cek ke BPN

    Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa sertifikat tanah di Badan Pertanahan Nasional (BPN). Menurut Mardiman Sane, pembeli harus memastikan sertifikat yang dimiliki penjual benar-benar asli, tidak sedang diagunkan di bank, tidak diblokir, dan bebas dari catatan perkara hukum.

    2. Cek ke Kelurahan atau Kecamatan

    Penting untuk menelusuri riwayat tanah melalui kelurahan atau kantor kecamatan setempat. Pembeli bisa mengetahui apakah tanah tersebut pernah menjadi objek sengketa, apakah merupakan tanah warisan, atau memiliki masalah administratif lain. Langkah ini membantu mengungkap potensi konflik yang mungkin tidak terlihat hanya dari dokumen sertifikat.

    3. Cek Lokasi Fisik

    Pastikan batas tanah sesuai dengan yang tercantum di dokumen, dan tanyakan ke tetangga sekitar untuk memastikan tidak ada pihak lain yang menguasai tanah. Pemeriksaan fisik membantu meminimalisir risiko klaim dari pihak ketiga yang bisa muncul karena penguasaan ganda atau ketidaksesuaian batas tanah.

    4. Periksa Riwayat Pemilik

    Mardiman menekankan pentingnya memastikan penjual adalah pemilik sah tanah tersebut. Jika tanah merupakan hasil warisan, pastikan ada surat keterangan waris yang sah dan seluruh ahli waris memberikan persetujuan dalam proses jual beli.

    5. Gunakan Notaris/ PPAT untuk Transaksi

    Transaksi tanah sebaiknya dilakukan melalui notaris. Mereka bertugas membuat Akta Jual Beli (AJB) resmi, memeriksa keaslian sertifikat, dan memberikan perlindungan hukum bagi pembeli. Dengan bantuan profesional, risiko kesalahan dalam dokumen atau sengketa hukum dapat diminimalkan secara signifikan.

    “Notaris atau PPAT dapat memastikan sertifikat asli, penjual sah, membuat AJB yang diakui negara, dan mengurus balik nama. Pengacara bisa menganalisis risiko sengketa melalui legal audit, mengecek riwayat hukum tanah, dan melindungi klien dari perjanjian berbahaya. Kesalahan membeli tanah bisa menghilangkan ratusan juta hingga miliaran; menggunakan profesional untuk mengurangi risiko besar,” jelasnya.

    6. Kenali Kesalahan Umum dan Cara Menghindarinya

    Mardiman juga menyoroti beberapa kesalahan umum saat membeli tanah, seperti membeli hanya dengan kuitansi, tidak mengecek sertifikat ke BPN, tidak melibatkan semua ahli waris, tergiur harga murah, dan tidak memeriksa batas tanah. Untuk menghindarinya, langkah-langkah meliputi legal audit, pengecekan sertifikat, menggunakan PPAT/notaris, memastikan dokumen lengkap, survei lokasi, dan konfirmasi ke tetangga.

    “Jika ada sengketa, sertifikat tidak bisa diterbitkan,” pungkasnya.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Kategori Penilaian Juri Emeron Hijab Hunt 2024 Jelang Grand Final

    Jakarta

    Penyanyi Ayuenstar memberikan materi pembekalan pada hari kedua karantina Emeron Hijab Hunt 2024, Kamis (29/8/2024) di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta.

    Ayuenstar sebagai juri offline di tiga kota dan online menyampaikan kategori penilaian finalis Emeron Hijab Hunt 2024. Ayuenstar menuturkan pengalaman selama menjadi juri di Emeron Hijab Hunt.

    “Semuanya berkesan karena hampir 80% yang aku lihat prepare. Selebihnya ada juga yang mendadak. Tidak hanya ada mempertimbangkan bakat dan potensi dan persiapan diri juga dinilai. Sampai ada beberapa yang kita korbanin,” kata Ayuenstar.


    Wanita kelahiran 21 April 1998 ini juga mengungkapkan tips untuk tampil yang terbaik di atas panggung. Berikut ini penjelasan dari Ayuenstar:

    1. Bakat

    Emeron Hijab Hunt 2024 mencari sosok hijabers yang berbakat dan unik. Ayuenstar mengatakan penilaian utama adalah bakat. Peserta yang mempunyai bakat yang menarik dan totalitas akan melaju ke grand final.

    2. Penguasaan Panggung

    Ayuenstar mengucapkan ketika berada di atas panggung, penting untuk menguasai panggung.

    “Penguasaan pangung itu sangat penting. Ketika naik ke atas panggung persiapan koreo sesuai dengan materi dan tak hanya bergerak di atas panggung,” ungkap Ayuenstar.

    3. Penampilan

    Ketika sudah memiliki bakat yang unik dan menguasai panggung. Sebaiknya finalis memperiapkan penampilan yang maksimal.

    “Penampilan juga wajib diperhatikan. Kenyamanan, eye chatching, makeup. Kembali lagi ketika di atas panggung wajib memakai makeup bold dan tegas. Jangan sampai terlihat di atas panggung flat wajahnya,” jelas Ayu.

    Menurut Ayuenstar latihan itu wajib dipersiapkan agar potensi kamu bisa tampil maksimal.

    “Walau pun kamu gagal meraih mimpi di sini. Asalkan tetap konsisten dan terus mencoba. Kamu sudah berada di sinu aja sudah luar biasa. Ke depannya mungkin akan seperti ini dan kalau sudah waktunya,” tambahnya.”

    4. Karakter

    Wanita yang bernama lengkap Ayu Putri Sundari ini melanjutkan kamu sebaiknya mempunyai ciri khas atau karakter. “Mau menampilkan bakat apa pun, karakter yang kamu punya dan latih sebaiknya kamu keluarkan,” lanjutnya lagi.

    5. Percaya Diri

    Ayuenstar menegaskan penting untuk finalis menjadi diri sendiri dan percaya diri. “Walau pun ada rasa insecure, semua hal yang kita sudah latih pasti akan berbuah. Gali potensi kamu karena persaingannya sangat ketat,” terang Ayu.

    Jika finalis mempunyai bakat bernyanyi, Ayuenstar menyebutkan penting untuk memilih lagu yang sesuai. “Pemilihan lagu itu penting, biasanya perhatikan bagian awal dan akhir lagu. Ketika pembuka dan penutup biasanya akan menentukan penilaian dan jadi perhatian,” tutur Ayuenstar.

    6. Dinamika

    Ketika tampil di atas panggung, Ayuenstar menjelaskan finalis sebaiknya mengatur dinamika saat tampil di atas panggung.

    “Dinamika untuk menyampaikan emosi ke juri dan penonton. Sebaiknya kamu menyampaikan ada rasa. Karena kalau dari awal sudah ngegas sayang banget akan terasa flat,” sambungnya.

    7.Cara Atasi Demam Panggung

    Ketika tampil di atas panggung, biasanya finalis akan mengalami demam panggung. Di akhir perbincangan, kamu bisa mengatasi demam panggung.

    “Aku sampai saat ini masih demam panggung dan itu wajar. Pikirkan mind set karena kesempatan itu kan cuma satu kali. Mengatur nafas, diam diri, dan jangan lupa berdoa,” pungkas Ayu.

    Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah, Casio dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda. Official Hospitality Partner Aryaduta Suites Semanggi.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Inilah Alasan Saat Mobil Manual Pindah Persneling Gas Dilepas


    Jakarta

    Mengemudikan mobil manual butuh lebih banyak penguasaan teknik dibandingkan mobil matic. Salah satu yang harus dikuasai dengan baik adalah teknik memindahkan transmisi atau persneling.

    Pengemudi mobil harus tahu alasan kenapa saat pindah persneling gas dilepas. Simak juga bagaimana teknik memindahkan transmisi yang benar.

    Alasan Pindah Persneling Gas Dilepas

    Saat pindah transmisi atau pindah persneling, kopling harus diinjak penuh dan gas harus dilepas. Alasan pindah persneling gas dilepas adalah agar kopling tidak cepat rusak.


    Dilansir dari Cartoq terkait kesalahan fatal pengguna mobil manual, disebut bahwa kopling adalah satu-satunya penghubung antara mesin dan transmisi. Ketika pedal gas masih diinjak dan kopling masih diinjak, maka hal ini bisa membuat kopling cepat aus.

    Bahkan saat gas masih diinjak, kita tidak diperbolehkan menginjak kopling meski hanya sedikit. Disarankan agar kaki kiri diletakkan di lantai ketika mobil berjalan agar kopling tidak terinjak.

    Dikutip dari gearboxspecialistsbournemouth.co.uk, kebiasaan menginjak gas dengan kondisi kopling yang diinjak bisa membuat sistem kopling cepat panas. Panas berlebih dapat menyebabkan cakram kopling aus.

    Teknik Pindah Persneling Mobil Manual yang Tepat

    Dikutip dari situs Hyundai, berikut ini beberapa teknik pindah persneling yang harus dikuasai pengemudi mobil manual agar prosesnya berlangsung halus dan tidak merusak komponen:

    1. Pastikan Kondisi Sekitar Aman

    Saat akan menambah maupun mengurangi gigi persneling, pastikan kondisi sekitar Anda terlebih dahulu. Hindari memindah gigi ketika sedang berada dalam kondisi jalanan yang rawan seperti tikungan.

    Saat berada di kondisi jalan yang rawan, Anda membutuhkan dua tangan untuk mengemudi dengan aman. Tunggu waktu yang tepat untuk memindahkan gigi.

    2. Lepaskan Pedal Gas lalu Injak Pedal Kopling

    Sebelum memindahkan persneling, pastikan melepaskan pedal gas terlebih dahulu, kemudian diikuti menginjak pedal kopling. Pedal gas harus dilepaskan perlahan, dan pedal kopling juga diinjak perlahan tanpa menggunakan kekuatan.

    Jangan tergesa-gesa dalam melakukan proses ini. Perlu diperhatikan bahwa kedua hal ini dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan dan dalam jarak waktu yang sangat singkat.

    3. Pindahkan Persneling dengan Tangan Kiri

    Selanjutnya, saat kopling sudah diinjak penuh dan pedal gas dilepaskan, pindahkan gigi sesuai dengan kebutuhan. Saat memindahkan persneling, pandangan tetap mengarah ke depan. Gunakan tangan kiri untuk memindahkan tuas persneling.

    4. Lepas Pedal Kopling dan Injak Pedal Gas

    Setelah tuas persneling berada pada posisi yang diinginkan, kembali lepaskan pedal kopling sebelum kembali menginjak gas. Seperti proses sebelumnya, proses ini dilakukan dalam waktu yang hampir bersamaan dan dalam waktu yang singkat.

    Demikian telah kita ketahui alasan pindah persneling gas dilepas adalah agar kopling tidak cepat aus, lengkap dengan teknik pindah persneling yang benar.

    (bai/row)



    Sumber : oto.detik.com