Tag: penurunan

  • 6 Komponen Motor yang Perlu Dicek Setelah Touring Jarak Jauh



    Jakarta

    Buat para bikers, jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan terhadap motor kesayangan. Apalagi setelah motor digunakan untuk menempuh perjalanan jauh, seperti ketika digunakan touring libur Nataru (natal dan tahun baru) kemarin.

    “Saat berpergian jarak jauh menggunakan motor, para riders seringkali akan berhadapan dengan berbagai medan dan kondisi perjalanan yang berat, seperti, jalanan yang berlubang, jalan bergelombang, jalanan licin karena hujan, dan berbagai kondisi yang tidak terduga lainnya. Maka dari itu, perawatan sepeda motor perlu dilakukan secara berkala dan menyeluruh, terutama pada bagian CVT, oli mesin, kampas rem, ban dan bagian lainnya, menjadi hal yang penting bagi setiap riders setelah melakukan riding jarak jauh. Dengan perawatan tepat dan teratur, hal ini tentu membuat kondisi motor tetap prima sehingga motor kesayangan Anda kembali siap digunakan untuk penuhi berbagai kegiatan.” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

    Lantas apa saja bagian penting pada sepeda motor yang perlu dirawat secara teratur oleh para riders setelah melakukan perjalanan jarak jauh, simak penjelasannya di bawah ini:


    Oli Mesin

    Setelah menempuh jarak jauh, tentu oli mesin akan mengalami penurunan kualitas karena lazimnya oli mesin perlu diganti jika motor telah menempuh jarak dengan maksimal 3000 km agar mesin tetap dapat terlumasi dengan baik saat bekerja dan mampu menghasilkan performa yang optimal. Khususnya untuk beberapa tipe motor Yamaha, para riders bisa mendapatkan rekomendasi penggantian oli melalui indikator yang ada pada layar speedometer dan untuk connected model, para riders bisa mengetahuinya lewat smartphone pada aplikasi Y-Connect.

    Filter Udara

    Filter udara pada motor juga menjadi bagian yang penting karena merupakan sarana sirkulasi udara untuk mesin sehingga dapat mempengaruhi kinerjanya, sedangkan riding jarak jauh dapat membuat filter udara menjadi kotor terutama ketika melewati jalanan berdebu. Maka dari itu, filter udara yang sudah kotor perlu diganti agar motor kembali pada kondisi prima dan optimal.

    Continuous Variable Transmission (CVT)

    Bagian penting lainnya yang tidak bisa luput untuk dilakukan setelah riding jarak jauh adalah CVT karena bagian ini merupakan sistem transmisi pada motor matic. Para riders perlu memastikan CVT dalam kondisi bersih dan tidak terdengar suara abnormal ketika sedang berkendara.

    Ban

    Bagian penting lainnya yang perlu diperhatikan setelah riding jarak jauh, apalagi melalui kondisi jalan yang kurang mumpuni adalah ban motor. Para riders perlu memastikan permukaan ban tidak ada yang sobek, retak-retak ataupun sudah menipis ketebalan alurnya. Jika kondisi ban pada sepeda motor para riders memiliki kondisi tersebut, direkomendasikan untuk bisa menggantinya demi menghindari hal-hal yang dapat merugikan selama melakukan perjalanan.

    Sistem Pengereman

    Tidak hanya sebelum berangkat riding, sistem pengereman juga perlu diperiksa kembali setelah riding jauh. Salah satu cara untuk memastikan kondisi sistem pengereman adalah dengan memastikan kampas rem dalam kondisi tebal dan pastikan tidak ada suara abnormal ketika roda diputar secara manual. Selain itu, volume minyak rem juga perlu dipastikan berada pada batas normal dan jernih agar dapat menunjang kinerja sistem pengereman yang maksimal.

    Suspensi

    Selepas menghadapi perjalanan jarak jauh yang memiliki berbagai kondisi medan, besar kemungkinan dapat membuat kinerja suspensi pada motor menjadi kurang optimal. Salah satu cara mudah untuk pengecekannya adalah dengan cara memastikan kondisi seal atau karet suspensi masih bagus sehingga tidak ada oli yang bocor. Jika terdapat kebocoran oli pada bagian suspensi, para riders dapat datang ke bengkel terpercaya Yamaha terdekat agar dapat dibantu oleh teknisi yang berpengalaman.

    (lua/dry)



    Sumber : oto.detik.com

  • 4 Cara Cek Kondisi Baterai HP Android, Bocor Gak Ya?


    Jakarta

    Kondisi kesehatan baterai pada HP Android perlu untuk dicek secara berkala. Hal tersebut menjadi penting karena seperti diketahui, baterai merupakan komponen utama pada HP.

    Baterai pada HP umumnya akan mengalami penurunan kapasitas seiring berjalannya waktu. Nah, Anda dapat mengecek berkala kondisi baterai, serta apakah ada indikasi kebocoran pada baterai tersebut.

    Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengecek kondisi baterai:


    1. HP Samsung

    Pengguna HP Samsung dapat mengecek kesehatan baterai dengan mengunduh aplikasi Samsung Members. Aplikasi ini tersedia di Galaxy Store atau Play Store.

    2. Menu ‘Settings’

    Pengguna Android dapat menggunakan menu ‘settings’ untuk melihat kondisi baterai dengan cara memilih opsi ‘Battery’ dan ‘Battery usage’.

    3. Dial Code

    Berikut cara melihat kondisi baterai melalui dial code:

    • Buka ponsel dan masukkan kode “#*#4636#*# – Berikutnya akan terbuka menu terkait beberapa informasi, pilih Battery Information.
    • Namun jika menu itu tidak terlihat, artinya HP Anda tidak bisa menggunakan metode tersebut.
    • Battery Information akan memperlihatkan informasi seperti level charge, health dan suhu.

    4. Aplikasi Pihak Ketiga

    Jika metode yang sudah diuraikan di atas tidak memberikan informasi yang Anda butuhkan, maka Anda memiliki masih punya cara lain, yaitu dalam bentuk aplikasi pihak ketiga. Aplikasi yang dinilai bagus untuk tugas mengecek kondisi baterai HP Android ini antara lain AccuBattery dari Digibites, CPU-Z dari CPUID, dan Battery dari MacroPinch.

    Aplikasi-aplikasi tersebut akan menampilkan detail termasuk kapasitas baterai, suhu, dan informasi penggunaan. Itulah cara melihat kondisi baterai untuk pengguna Android. Jangan lupa cek berkala kondisi baterai kamu ya detikers!

    *Artikel ini ditulis oleh Dita Aliccia Armadani, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

    (fyk/fyk)

    Sumber : inet.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صل على رسول الله محمد teknologi
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Baterai HP Cepat Habis Padahal Gak Dipakai? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

    Jakarta

    Pernahkah detikers merasa baterai HP cepat habis meski tidak sedang dipakai atau baru di cas? Hal ini mungkin jadi masalah umum bagi pengguna smartphone.

    Baterai HP yang cepat habis bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Mulai dari aplikasi yang berjalan di latar belakang hingga masalah pada perangkat keras itu sendiri.

    Alasan Kenapa Baterai HP Cepat Habis Padahal Tidak Dipakai

    Berikut adalah beberapa kemungkinan faktor penyebab kenapa baterai HP cepat habis:


    1. Memakai Beberapa Aplikasi secara Bersamaan

    Mengutip laman Android, menjalankan aplikasi di latar belakang secara bersamaan akan meningkatkan konsumsi daya baterai. Itulah sebabnya baterai jadi cepat habis.

    2. Kecerahan Layar yang Maksimum

    Kecerahan layar yang diatur ke maksimal akan membuat konsumsi daya yang lebih besar. Jika ini digunakan sepanjang waktu, bentuk baterai akan lebih cepat terkuras.

    Lebih baik, sesuaikan dengan lingkungan sekitar. Pakailah mode cerah saat matahari bersinar, san redup saat gelap.

    3. Tidak Pakai Adaptor Charger yang Asli

    Menggunakan adaptor atau kabel usb daya yang tidak asli, bisa menyebabkan pengaturan tegangan yang tidak tepat. Hal ini akan membuat perangkat menjadi panas.

    Jadi, jika ingin menggunakan adaptor daya pihak ketiga, periksalah terlebih dahulu apakah adaptor itu kompatibel dengan spesifikasi perangkat yang kamu gunakan.

    4. Tetap Terhubung Koneksi Internet Selama 24/7

    Menurut situs Make Use of, membiarkan Wi-Fi atau data seluler tetap aktif sepanjang waktu, jadi salah satu faktor yang menguras baterai HP secara signifikan. Karena, HP akan terus-menerus menerima notifikasi dan pembaruan latar belakang ketika kamu tidak membutuhkannya.

    Maka dari itu, lebih baik mematikan Wi-Fi selama jam tidur. Kamu juga bisa mengalihkan ponsel ke mode pesawat.
    Namun jika khawatir akan kehilangan panggilan penting, kamu bisa mematikan Wi-Fi dan data di daftar dropdown HP agar tetap bisa menerima panggilan telepon seluler.

    5. Terlalu Banyak Mengaktifkan Aplikasi Pelacak Lokasi

    Banyak sekali aplikasi yang bisa melacak lokasi, contohnya Google Maps, Bumble, hingga Uber. Namun, pemantauan lokasi yang terus-menerus akan membutuhkan energi sehingga bisa menghabiskan daya baterai HP.

    6. Baterai HP yang Sudah Lama

    Usia baterai itu sendiri juga jadi salah satu yang mempengaruhi pemakaian baterai. Setelah sekitar 2-3 tahun (tergantung pada model HP), baterai tidak akan bisa lagi mencapai kapasitas maksimum aslinya. Hal inilah yang dapat menyebabkan baterai cepat habis.
    Tanda paling umum dari penurunan kualitas baterai, salah satunya masa pakai baterai yang lebih pendek.

    7. Malware dari Perangkat Lunak Berbahaya

    Malware adalah software atau perangkat lunak berbahaya uang dirancang untuk tujuan jahat, seperti
    merusak, mencuri data, hingga virus. Mengapa bisa terjadi? Karena malware berjalan di latar belakang, memantau aktivitas, menjalankan fungsi jarak jauh, atau mencuri data.

    Di mana, aktivitas-aktivitas tersebut akan menguras daya baterai perangkat milikmu. Malware tetap bisa masuk ke HP melalui aplikasi berbahaya.

    8. Menggunakan Aplikasi yang Banyak Menguras Baterai

    Aplikasi tertentu juga menghabiskan lebih banyak daya baterai daripada yang lain.

    9. Suhu

    Alasan umum kenapa baterai HP cepat habis bisa karena variasi suhu. Membiarkan HP terkena panas atau dingin yang ekstrem berisiko mengurangi efisiensi baterai, sehingga menyebabkannya cepat habis.

    Disarankan, untuk menghindari suhu di luar kisaran optimal 0° hingga 35°C. Terkena paparan sinar matahari langsung juga termasuk faktor penyebab hal ini.

    Cara Mengatasi Baterai HP yang Cepat Habis

    Ada beberapa hal yang bisa lakukan untuk membantu menghentikan baterai Android atau iPhone Anda yang cepat habis. Caranya yaitu dengan mengoptimalkan penggunaan baterai dengan:

    • Memeriksa pengaturan.
    • Menonaktifkan fungsi dan aplikasi yang tidak diperlukan.
    • Mengubah beberapa kebiasaan penggunaan.

    Lebih lanjut, dilansir laman Avast, berikut adalah langkah-langkah mengatasi baterai HP yang cepat habis agar tidak boros:

    • Nonaktifkan aplikasi yang tidak digunakan.
    • Minimalkan kecerahan layar (jangan sampai maksimal).
    • Matikan layanan lokasi untuk beberapa aplikasi latar belakang.
    • Gunakan Wi-Fi, sebagai pengganti data seluler (jika memungkinkan).
    • Kurangi pemberitahuan push.
    • Selalu perbarui perangkat lunak.
    • Hindari suhu ekstrem.
    • Gunakan pengaturan mode penghemat baterai.

    (khq/fds)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Kesalahan Saat Diet yang Malah Bikin Perut Makin Buncit, Segera Hentikan

    Jakarta

    Diet merupakan salah satu cara paling umum dan efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, diet tidak bisa dilakukan asal-asalan loh.

    Pasalnya, mengadopsi kebiasaan diet yang salah justru dapat menghambat penurunan berat badan. Kebiasaan yang dikira ‘sehat’ malah membuat berat badan semakin membengkak.

    Dikutip dari Livestrong, berikut kesalahan paling umum saat diet yang bisa membuat berat badan tak kunjung turun.


    1. Asal-asalan minum smoothie

    Smoothie adalah salah satu minuman yang kerap dikonsumsi saat diet. Smoothie biasanya terbuat dari campuran buah, sayur, susu, biji-bijian, hingga gandum.

    Smoothie memang bisa menjadi tambahan yang sehat untuk diet. Namun jika dikonsumsi sembarangan, smoothie malah memberikan dampak buruk pada penurunan berat badan.

    Ahli gizi Amy Gorin, RDN mengungkapkan kesalahan saat membuat smoothie adalah menambahkan terlalu banyak bahan, sehingga menambah jumlah kalorinya.

    “Smoothie bisa menjadi makanan yang lezat dan seimbang. Di sisi lain, smoothie bisa saja mengandung hingga setengah kalori harian” ujarnya.

    Agar kandungan kalori dalam smoothie tetap terkendali, Gorin menyarankan untuk menggunakan satu jenis lemak sehat per porsi. Misalnya, menambahkan sepertiga alpukat, satu sendok makan selai kacang, atau seperempat cangkir kacang-kacangan.

    2. Terlalu membatasi makanan yang disukai

    Diet kerap ‘mewajibkan’ seseorang untuk tidak mengonsumsi makanan yang disukai. Namun, terlalu membatasi diri justru bisa memberikan dampak negatif terhadap penurunan berat badan.

    “Ini adalah pendekatan yang sering menjadi bumerang. Jika Anda menyukai kentang goreng, tetapi tidak boleh memakannya, akan sangat sulit untuk mengatasi larangan ini selamanya,” kata ahli diet dan nutrisi Samantha Cassetty, RD.

    Cassetty mengatakan sebenarnya tidak masalah untuk makan kentang goreng atau makanan apapun yang digemari. Menurutnya, hal terpenting dalam diet adalah konsistensi.

    “Jadi setelah makan burger atau kentang goreng pada hari Selasa, kembalilah ke kebiasaan sehat Anda pada waktu makan berikutnya,” imbuhnya.

    3. Mengkompensasi kelebihan makan dengan olahraga

    Godaan untuk mengonsumsi makanan yang tidak menyehatkan memang sulit dilawan, apalagi ketika sedang diet. Beberapa orang mungkin berpikir olahraga bisa mengenyahkan kalori usai bablas melahap makanan yang tidak sehat, akan tetapi faktanya tidak demikian.

    “Sebenarnya, olahraga hanya (berkontribusi) sekitar 20 persen dalam menurunkan berat badan. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, hasilnya akan jauh lebih efektif dengan membuat perubahan pada apa yang Anda makan,” kata Cassetty.

    Cassetty menambahkan olahraga juga bisa meningkatkan nafsu makan pada sebagian orang. Alhasil, mereka malah makan lebih banyak sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

    4. Mengurangi kalori secara drastis

    Defisit kalori memang menjadi salah satu metode paling efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, penurunan asupan kalori yang terlalu drastis bisa memicu sejumlah gangguan kesehatan.

    “Anda membutuhkan kalori yang cukup untuk mendukung tingkat aktivitas harian Anda, termasuk olahraga. Saya yakin merasa sengsara, lapar, dan kekurangan energi bukanlah cara ideal untuk mencapai tujuan Anda,” tutur Gorin.

    Mengonsumsi terlalu sedikit kalori juga dapat berdampak buruk pada metabolisme tubuh. Hal ini dapat mempersulit penurunan berat badan, dan bahkan menyebabkan kegemukan.

    5. Mengadopsi tren diet yang salah

    Sekarang ini, ada banyak tren diet yang diklaim ‘manjur’ menurunkan berat badan. Akan tetapi, metode diet yang efektif untuk satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama pada orang lain.

    “Saya mengingatkan orang-orang bahwa hanya karena sahabat Anda berhasil menurunkan berat badan dengan mengikuti program tertentu, bukan berarti program itu tepat untuk Anda,” ucap Cassetty.

    Penelitian menunjukkan tidak ada metode diet terbaik yang berlaku untuk semua orang. Cassetty menyarankan orang-orang untuk memilih diet yang sesuai dalam hal jadwal, selera makan, dan preferensi agar mereka bisa menikmati proses penurunan berat badan tersebut.

    “Jadi sebaiknya ketahui apa yang penting bagi Anda dan apa saja pengorbanan yang mungkin ingin Anda lakukan, serta temukan cara menurunkan berat badan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut,” pungkas Cassetty.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Siasat Amel Carla Pangkas BB, Lebih Pilih Nasi Porang ketimbang Nasi Putih


    Jakarta

    Amel Carla mengatakan pola makan dan gaya hidup sehat merupakan kunci utamanya untuk bisa menurunkan berat badan hingga 13 kg. Ia menceritakan bahwa program diet yang ia jalani dengan bantuan ahli gizi dimulai pertama kali pada tahun 2019.

    Selama menjalani diet, penurunan berat badan yang dialami oleh Amel tidak terjadi secara drastis. Ia mengatakan puncak penurunan paling banyak terjadi pada tahun 2020 sebanyak 7 kg. Amel mengaku saat itu dirinya memang juga sedang rutin berolahraga sepeda.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).


    Selain melakukan pola makan yang sehat, Amel juga termasuk artis yang sering berolahraga. Selain bersepeda, ia rupanya juga senang menggeluti olahraga golf dan lari.

    Amel mengaku pada saat ini ia tengah gemar menjalani olahraga lari. Menurutnya berlari merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan dan menyenangkan. Bahkan, belum lama ini ia juga berhasil finish ketika mengikuti event half marathon sejauh 21 km.

    Sebagai pelari rekreasional baru, Amel Carla mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.

    “Latihannya bener-bener kayak go show aja, bangung setengah enam pagi terus, terus ayo lari ke GBK gitu. Lama-lama jadi rutinitas, karena aku sepedaan dan golf juga. Biar nggak bosen jadi nyoba ganti-ganti olahraga gitu,” sambungnya.

    Selama menjalani program penurunan berat badan, ia mengaku menu makan yang ia konsumsi tidak terlalu berubah. Tetapi, untuk saat ini ia memang sedang membatasi konsumsi nasi putih.

    Amel lebih memilih alternatif lain seperti nasi porang yang dikenal jauh lebih rendah kalorinya. Namun, ia mengatakan dalam beberapa kesempatan ia masih mengonsumsi sushi atau bahkan nasi goreng, sehingga tidak sepenuhnya pantang nasi putih.

    “Nggak susah sama sekali (metode dietnya), makanya salah satu hal yang paling penting itu mindset memang harus happy. Nggak boleh, ‘Gue mau diet’, eh malah stres,” ceritanya.

    “Yang ada badannya malah nolak gitu untuk diet. Jadi harus, ‘I do this for myself’. Untuk kesehatan untuk sendiri,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Amel Carla Bikin Pangling usai Turun BB 13 Kg, Begini Metode Dietnya


    Jakarta

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Semenjak saat itu, tubuh Amel nampak jauh lebih langsing dan pipinya terlihat tirus.

    Sebenarnya apa sih rahasia Amel berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg dan mempertahankannya hingga sekarang? Amel menceritakan dirinya mulai menjalani program penurunan berat badan sejak tahun 2019.

    Ahli diet tersebut yang membentuk program meliputi jenis makanan dan porsi yang perlu dipenuhi untuk mendapatkan berat badan ideal.


    Amel mengatakan penurunan berat badannya bersama ahli diet tidak terjadi secara drastis. Namun, menurutnya hal itu akan menjadi lebih sehat dan membuat berat badan lebih mudah untuk dipertahankan.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).

    “Puncak turunnya itu akhirnya di tahun 2020, itu pas lagi rajin banget sepedaan karena kardio. Yang biasanya santai-santai aja, terus tiba-tiba kardio kan badan juga jadi kaget. Jadi turun ada 7 kg itu selama 2020,” sambungnya.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    Untuk konsumsi nasi putih secara pribadi ia mengaku saat ini lebih sering menggantinya dengan nasi porang yang memang dikenal memiliki kandungan kalori yang jauh lebih rendah. Meskipun begitu, ia mengaku terkadang masih mengonsumsi jeroan.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” katanya.

    “Aku nggak mengurangi yang biasanya aku makan tapi lebih ke menjaga aja dan lebih mikirin 4 sehat 5 sempurna gitu jadi. Jadi harus ada fibernya, ada sayurnya, ada karbohidratnya, dan harus protein juga banyak. Itu semua harus seimbang,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Panduan Intermitten Fasting, Metode Diet yang Bikin Marshanda Turun 17 Kg

    Jakarta

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermitten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.


    Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermitten fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermitten fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Ada berbagai metode puasa intermitten, tiap orang bisa memiliki aturan yang berbeda. Berikut panduan intermitten fasting.

    1. Puasa selama 12 jam sehari

    Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

    Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

    Jenis rencana puasa intermitten ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

    Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

    Misalnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

    2. Puasa selama 16 jam

    Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

    Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

    Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

    3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

    Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

    Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

    Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

    Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

    Ada penelitian terbatas tentang diet 5:2, yang juga dikenal sebagai diet Puasa. Sebuah studi yang melibatkan 107 wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan bahwa pembatasan kalori dua kali seminggu dan pembatasan kalori terus-menerus keduanya menyebabkan penurunan berat badan yang serupa.

    Studi tersebut juga menemukan bahwa diet ini mengurangi kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin di antara para peserta.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Menyoal Intermittent Fasting, Dijalani Marshanda hingga Berhasil Turun 17 Kg

    Jakarta

    Penampilan terbaru aktris Marshanda bikin pangling. Pemeran Iragita dalam serial Induk Gajah itu kini lebih langsing setelah berhasil menurunkan berat badan hingga 17 kilogram.

    Kepada awak media, Marshanda mengaku mulai menjalani gaya hidup sehat karena salah satu watak yang dia perankan. Adapun salah satu metode yang dia lakukan untuk menurunkan berat badan adalah puasa intermiten atau intermittent fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya dikutip dari detikhot, Senin (29/7/2024).


    Selain melakukan intermittent fasting, Marshanda mengatakan dirinya juga rutin berolahraga di gym dan badminton setiap minggu.

    “Ada coach-nya untuk badminton, olahraga yang lain, banyak nanya-nanya ke orang lain yang lebih ngerti soal kesehatan-kesehatan, nutrisinya gimana apakah normal atau berlebihan,” imbuhnya.

    Apa Itu Metode Diet Intermittent Fasting?

    Dikutip dari Healthline, puasa intermiten atau intermittent fasting adalah metode diet yang pola makannya diatur pada jam-jam tertentu.

    Salah satu alasan mengapa puasa intermiten efektif untuk menurunkan berat badan adalah karena metode ini membantu membatasi asupan kalori harian, sehingga bisa mencapai defisit kalori.

    Sebuah analisa studi pada 2020 menunjukkan orang yang melakukan puasa intermiten dapat mengalami penurunan berat badan 0,8 hingga 13 persen. Penelitian serupa yang dikutip dari laman Harvard Health juga menemukan puasa intermiten dapat menurunkan berat badan 3,5-7 kilogram dalam 10 minggu.

    Jenis Intermittent Fasting

    Secara prinsip, puasa intermiten tidak jauh berbeda dengan puasa yang biasa dilakukan muslim selama Ramadan. Namun, perbedaannya ada pada durasi puasa dan jam makan.

    Berikut beberapa jenis puasa intermiten yang paling umum:

    1. Metode 16:8

    Seseorang diperbolehkan makan dalam periode 8 jam, dan 16 jam selanjutnya harus berpuasa atau tidak makan sama sekali.

    2. Metode 5:2

    Pada metode ini, seseorang bisa makan normal selama lima hari, kemudian mengurangi asupan kalori hingga seperempat kebutuhan harian selama satu atau dua hari seminggu.

    3. Eat Stop Eat

    Pada metode ini, seseorang harus berpuasa 24 jam penuh selama satu atau dua hari (tidak harus berturut-turut) dalam seminggu, sementara di hari lainnya boleh makan dengan normal.

    4. Puasa selang-seling

    Seseorang berpuasa setiap dua hari sekali, dan diperbolehkan untuk makan secara normal di hari tidak puasa.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 3 Tips Diet Anti Nyiksa yang Bikin Pria Ini Sukses Pangkas BB 45 Kg


    Jakarta

    Benji Xavier berhasil menurunkan berat badannya hingga 45 kg dalam waktu setahun. Pria di New Jersey, Amerika Serikat, itu mengungkapkan sempat menjadi korban dari diet yang toksik dan sengsara.

    “Saya menjadi korban budaya diet yang toksik. Itu adalah sebuah obsesi karena Anda terus memikirkan tentang apa yang tidak bisa Anda makan,” kata Xavier dikutip dari Business Insider.

    “Dan ketika Anda membolehkan diri untuk makan makanan tersebut, Anda malah makan terlalu banyak,” sambungnya.


    Saat itu, Xavier melakukan diet yang ketat. Namun, beberapa tahun kemudian berat badannya malah naik lagi.

    Sampai pada Agustus 2021, pria 28 tahun itu memutuskan untuk diet kedua kalinya. Bedanya, kali ini dia tidak akan membatasi dirinya dan mulai membuat tips diet versinya yang lebih sehat, tapi bisa tetap makan makanan favoritnya.

    Meski awalnya sulit, Xavier terus melakukannya dan mulai terbiasa dengan gaya hidupnya yang baru.

    “Saya sudah muak. Saya tidak bisa menyiksa diri lagi dan hanya akan mencoba makan lebih sehat. Dan itu berhasil,” katanya.

    “Anda masih bisa makan makanan yang Anda sukai dan menurunkan berat badan.”

    NEXT: Tips Diet Anti Nyiksa Versi Xavier

    Tips Diet Anti Nyiksa Versi Xavier

    Xavier membagikan tiga tips diet yang membantunya untuk memangkas berat badannya hingga 45 kg, yaitu:

    1. Persiapan Makanan

    Sebagai awal, Xavier menekankan pentingnya makanan yang sehat. Dulu, ia sering lebih memilih makanan cepat saji yang tinggi kalori dan lemak, yang dapat menghambat penurunan berat badan.

    Dengan persiapan makanan atau food prep ini, sangat membantu Xavier untuk bisa menyiapkan makanan sehat untuk sehari-hari.

    “Saya hanya akan menyiapkan makanan di pagi hari dan menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk selama seminggu,” katanya.

    2. Konsumsi Makanan Rendah Kalori

    Untuk menurunkan berat badan, hal yang paling penting adalah defisit kalori. Artinya, membakar lebih banyak kalori daripada kalori yang dikonsumsi.

    Namun, itu bukan berarti selama diet harus makan dalam porsi yang kecil atau membatasi asupan makanan. Xavier selalu mengkonsumsi makanan rendah kalori dalam jumlah banyak.

    “Itu membuat Anda bisa makan lebih banyak dengan kalori yang lebih sedikit,” tutur dia.

    Meski diet, Xavier juga masih bisa untuk ngemil salah satunya popcorn yang memang rendah kalori.

    3. Hindari Minuman Tinggi Kalori

    Selain makanan, Xavier juga menghindari minuman yang tinggi kalori. Minuman manis seperti soda cenderung tinggi kalori dan sangat rendah nutrisi.

    Namun, itu bukan berarti Xavier tidak pernah meminumnya. Ia biasanya menghindari untuk tidak terlalu banyak minum minuman yang tinggi kalori seperti itu.

    “Saya memang kadang-kadang melanggar aturan itu, tapi itu masih menjadi sesuatu yang sangat membantu menurunkan berat badan,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Sukses Pangkas BB 30 Kg, Pria DKI Ungkap Hal Sepele yang Bikin Diet Kerap Gagal


    Jakarta

    Proses diet atau menurunkan berat badan memang bukanlah perjalanan yang mudah. Selain strategi pola makan tepat, diet juga membutuhkan konsistensi agar tidak gagal.

    Wangsit Firmantika (33), pria asal Jakarta Pusat mengatakan salah satu permasalahan yang kerap dihadapi oleh mereka yang ingin diet adalah hilangnya semangat di tengah jalan. Hal ini biasanya dipengaruhi oleh hasil yang didapatkan dianggap tidak maksimal pada bulan-bulan pertama.

    Wang, begitu dia biasa disapa, sebelumnya telah sukses menurunkan berat badannya dari 113 kg menjadi 83 kg dalam waktu 6 bulan. Wang mengaku tidak lagi mengonsumsi nasi putih, minuman atau makanan manis, mi instan, jeroan, dan junk food.


    “Kok ini olahraga udah kenceng, makan sudah benar tapi kok nggak turun (berat badannya) gitu kan? Tapi saat kita mulai ngerasa stuck, kita mesti kembali mikir, udah yang penting sehat aja dulu sih,” ujar Wang saat dihubungi detikcom, Jumat (6/9/2024).

    Wang menambahkan untuk mereka yang ingin mencoba diet agar tidak secara ketat menargetkan dalam satu minggu harus turun berapa berat badannya. Hal ini justru membuat seseorang yang diet merasa lebih terbebani.

    “Aku pernah stuck di berat badan 85 kg mungkin sebulan (nggak turun-turun). Padahal aku udah makan bener, jalan 10.000 langkah, tapi stuck aja gitu nggak turun,” kata Wang.

    “Tapi tiba-tiba pada bulan Agustus kemarin pertengahan tiba-tiba aku cek turun 10 kg. Kita nggak pernah tahu kan bagian mana yang dibakar, jadi intinya sabar (konsisten) aja sih,” sambungnya.

    Makanan yang Biasa Dikonsumsi

    Wang mengaku tidak lagi menyentuh nasi putih, jeroan, junk food, minuman atau makanan manis, dan mi instan selama enam bulan. Padahal, sebelumnya ini merupakan makanan dan minuman favoritnya.

    Selama proses diet berlangsung, Wang memilih untuk mengonsumsi makanan yang tinggi protein.

    “Dari ayam, aku pilihnya dada ayam sama paha ayam. Terus ikan salmon, jamur, sama sayur-sayuran sih,” kata Wang.

    “Pagi itu aku makan ayam cincang sama jamur, aku gadoin. Siang aku makan ayam bakar sama sayur labu, aku snacking dikit lah buah strawberry satu genggam. Terus jam lima sore aku udah berhenti makan, aku juga menerapkan intermittent fasting,” tutupnya.

    Wang juga mengingatkan agar proses diet ini dapat mendatangkan hasil yang maksimal, seseorang juga harus menghilangkan sedentary lifestyle atau gaya hidup malas-malasan.

    Menurut Wang, proses penurunan berat badan harus disertai dengan olahraga. Bisa dimulai dengan angkat beban atau paling sederhana yakni jalan kaki minimal 10.000 langkah sehari.

    (dpy/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing