Tag: penyakit kardiovaskular

  • 7 Makanan Berkalori Tinggi yang Sering Bikin Diet Gagal, Termasuk Kopi Kekinian

    Jakarta

    Hampir seluruh program diet fokus untuk membatasi asupan kalori harian. Salah satu caranya adalah dengan mengurangi konsumsi makanan berkalori tinggi.

    Dikutip dari NHS, kalori adalah nilai yang menunjukkan seberapa banyak energi yang dapat diperoleh dari makanan dan minuman. Kalori diubah menjadi energi melalui proses metabolisme. Energi tersebut kemudian digunakan untuk mendukung kinerja dan fungsi berbagai organ tubuh, seperti bergerak, bernapas, berpikir, dan masih banyak lagi.

    Sisa kalori yang tidak diubah menjadi energi akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Inilah alasan mengapa mengonsumsi makanan berkalori tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.


    Orang-orang yang sedang diet mungkin sering tidak sadar mengonsumsi makanan berkalori tinggi. Akibatnya, proses penurunan berat badan terhambat atau tidak optimal. Karena itu, penting untuk mengenali jenis makanan berkalori tinggi yang bisa mengganggu program diet.

    Dikutip dari berbagai sumber, berikut makanan berkalori tinggi yang perlu dibatasi saat sedang diet.

    1. Minuman Bersoda

    Minuman bersoda cenderung mengandung gula yang sangat tinggi. Gula, seperti halnya karbohidrat lain, memiliki kandungan kalori. Inilah alasan mengapa orang yang sering mengonsumsi minuman bersoda rentan mengalami kenaikan berat badan.

    Tak hanya itu, kandungan gula dalam minuman bersoda juga dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.

    2. Gorengan

    Meski tidak mengandung gula, gorengan juga termasuk makanan berkalori tinggi. Kalori gorengan berasal dari minyak, lemak jenuh, dan garam yang digunakan saat memasak makanan tersebut.

    Ketika digoreng di dalam minyak, makanan akan kehilangan kandungan air dan menyerap lebih banyak lemak. Inilah yang menyebabkan makanan yang digoreng memiliki kalori tinggi.

    Kandungan kalori gorengan juga semakin meningkat ketika disantap bersama saus tomat atau mayones yang juga tinggi kalori.

    3. Olahan Daging

    Sama seperti gorengan, produk olahan daging juga cenderung mengandung garam dan lemak yang sangat tinggi. Inilah yang membuat produk olahan daging tergolong makanan berkalori tinggi.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasi produk olahan daging, seperti ham, dendeng, salami, dan frankfurt sebagai kelompok 1 karsinogenik, atau makanan yang dapat memicu kanker. Terlalu sering mengonsumsi olahan daging dikaitkan dengan risiko kanker perut dan usus besar.

    4. Keripik

    Jangan tertipu dengan bentuk keripik yang tipis dan kecil. Sebab, makanan ini memiliki kalori yang cukup tinggi.

    Kalori keripik umumnya berasal dari garam yang digunakan saat memproses mekanan tersebut. Selain itu, keripik cenderung diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak, sehingga semakin meningkatkan kandungan kalorinya.

    5. Roti Tawar

    Makanan yang kerap dijadikan menu sarapan ini tak hanya tinggi kalori, tapi juga mengandung karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana adalah jenis karbohidrat yang cepat dicerna oleh tubuh dan dapat mengakibatkan lonjakan gula darah yang signifikan. Kombinasi inilah yang membuat roti tawar dapat dengan mudah menyebabkan seseorang mengalami kenaikan berat badan.

    6. Es Krim

    ‘Cheat day’ dengan makan es krim? Sebaiknya pikirkan lagi. Pasalnya, es krim termasuk makanan berkalori tinggi yang bisa dengan mudah mengacaukan program diet.

    Kalori es krim berasal dari berbagai macam hal, seperti gula, karbohidrat, lemak, dan bahkan garam. Tak hanya itu, es krim juga mengandung sejumlah kolesterol yang bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

    7. Kopi Kekinian

    Kopi sejatinya adalah minuman yang rendah kalori. Tapi lain cerita jika kopi ditambahkan dengan susu, krim, atau pemanis tambahan lain.

    Dikutip dari Healthline, kopi latte (kopi yang ditambahkan susu) dapat mengandung hingga 72 kalori. Jumlah tersebut bisa meningkat jika latte ditambahkan dengan perasa, seperti sirup atau bubuk coklat.

    Selain itu, menambahkan gula, susu, dan pemanis dapat merusak khasiat kesehatan yang dimiliki oleh kopi. Jadi jika ingin mendapat manfaat dari minum kopi, hindari menambahkan bahan-bahan tersebut.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Minum Kopi Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Duduk Terlalu Lama


    Jakarta

    Sebuah penelitian menemukan bahwa rutin minum kopi dapat mengurangi risiko kematian yang diakibatkan karena duduk terlalu lama. Ini kata peneliti!

    Duduk dapat mengistirahatkan tubuh sejenak. Namun, jika keseringan duduk terlalu lama justru dapat meningkatkan risiko kematian. Ini menjadi hal yang harus diwaspadai karyawan kantor.

    Risiko tersebut terjadi, karena dalam posisi duduk yang terlalu lama dapat memperlambat proses metabolisme tubuh. Aliran darah pun melambat sehingga otot tak bisa membakar kalori.


    Namun, risiko kematian akibat duduk terlalu lama itu dapat diturunkan dengan minum kopi. Hal ini telah dibuktikan lewat sebuah penelitian di Universitas Soochow di China.

    Dikutip dari Science Alert (24/06/24) berikut penjelasannya:

    1. Hasil penelitian

    Penelitian Terbaru Sebut Minum Kopi Bisa Melindungi Kesehatan JantungKopi dapat menurunkan risiko kematian akibat terlalu lama duduk. Foto: Ilustrasi iStock

    Sebuah penelitian terhadap lebih dari 10.000 orang di Amerika Serikat menemukan bahwa mereka yang minum kopi setiap hari mungkin terlindungi dari dampak negatif duduk selama 6 jam lebih dalam sehari.

    Dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi dan terlalu banyak duduk, peminum kopi yang tidak banyak duduk memiliki kemungkinan 1,58 kali lebih kecil untuk meninggal dunia.

    Peneliti menemukan bahwa peserta yang duduk lebih dari 8 jam sehari memiliki risiko kematian akibat segala sebab sebesar 46% lebih tinggi.

    Juga risiko mengalami kematian akibat penyakit kardiovaskular mencapai 79% dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang dari empat jam per hari.

    2. Tujuan penelitian

    Para peneliti di Universitas Soochow mengatakan bahwa studi ini adalah yang pertama yang dilakukan untuk mengevaluasi manfaat kopi dalam mengatasi risiko kematian akibat duduk terlalu lama.

    Peneliti menemukan bahwa minum kopi pada dasarnya menghilangkan hubungan antara gaya hidup, kematian akibat kardiovaskular, dan penyebab kematian dini lainnya.

    Temuan itu dilakukan dengan menganalisis data kesehatan jangka panjang yang representatif secara nasional di Amerika Serikat.

    Ini membuktikan bahwa dengan olahraga saja mungkin tidak sepenuhnya melindungi dari dampak buruk kesehatan jangka panjang akibat duduk terlalu lama.

    Manfaat kopi untuk kesehatan ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat kopi untuk kesehatan jantung

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanKopi bermanfaat untuk kesehatan jantung. Foto: Ilustrasi iStock

    Para peneliti juga menyoroti manfaat kopi untuk kesehatan jantung. Dikutip dari Medical News Today, rutin minum kopi memang dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

    Selain itu, juga kematian karena sebab lain jika dibandingkan dengan orang yang jarang minum kopi. Untuk mendapatkan manfaat tersebut disarankan minum 2-3 cangkir kopi per hari.

    Minum kopi dengan porsi tersebut juga terbukti dapat menurunkan risiko aritmia. Aritmia adalah kondisi di mana jantung berdetak terlalu lambat, terlalu cepat, atau tidak teratur.

    Ini karena peran kafein yang dapat menghambat reseptor adenosin di dalam sel jantung, sehingga akan membuat jantung semakin sehat.

    4. Manfaat kopi pada metabolisme tubuh

    Duduk terlalu lama dapat memperlambat metabolisme tubuh. Sementara itu, minum kopi dapat memperlancar metabolisme tubuh, karena kandungan antioksidan pada kopi.

    Antioksidan itu berperan membantu meningkatkan metabolisme dan mengurangi peradangan. Senyawa tertentu dalam secangkir kopi juga dapat melindungi otak dari penyakit degeneratif, seperti Parkinson.

    Namun, porsi minum kopi harus diperhatikan dan disesuaikan dengan kondisi tubuh. Penelitian yang sama menyarankan untuk minum 3-5 cangkir kopi per hari untuk menurunkan risiko kematian.

    “Mengingat kopi merupakan senyawa yang kompleks, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi senyawa ajaib ini,” peneliti di Soochow menyimpulkan,” tutup peneliti.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Dan Gold

  • Bahaya Sering Konsumsi Makanan dalam Wadah Plastik, Ini Temuan Peneliti


    Jakarta

    Wadah plastik banyak digunakan untuk menyajikan makanan karena dianggap praktis. Namun, jika keseringan bisq membahayakan kesehatan. Ini ketemuan studi terbaru!

    Penyajian makanan yang praktis biasanya menggunakan wadah plastik sekali pakai. Banyak digunakan oleh para penjual makanan, katering, ataupun pemakaian individual.

    Dilansir dari NDTV (19/2/2025), studi terbaru mengungkap bahaya yang dapat ditimbulkan dari pemakaian wadah plastik terlalu sering. Terutama pada kesehatan jantung.


    Penelitian ini dilakukan dalam 2 bagian. Pertama, mereka meneliti kebiasaan makan lebih dari 3.000 orang di China dengan fokus pada seberapa sering mereka menggunakan wadah plastik dan apakah mereka memiliki penyakit jantung.

    Kedua, penelitian dilakukan dengan tikus sebagai objeknya yang menjelaskan apakah tikus terkena paparan zat kimia dari wadah plastik. Penelitian ini dilakukan dengan cara tikus harus minum air yang telah direbus, lalu dituang ke dalam wadah plastik dengan durasi sekitar 1-15 menit.

    Studi terbaru ini merujuk pada penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa memanaskan wadah plastik dalam microwave dapat melepaskan 4,2 juta partikel mikroplastik per 1 cm persegi.

    penelitian pada konsumsi makanan dengan kemasan plastikpenelitian pada konsumsi makanan dengan kemasan plastik Foto: Getty Images/iStockphoto

    “Studi ini menunjukkan paparan plastik sebagai faktor risiko CVD (penyakit kardiovaskular) yang signifikan terlepas dari durasinya,” kata peneliti.

    “Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ini mengubah lingkungan mikro usus, memengaruhi komposisi mikrobiota usus, dan mengubah metabolit mikrobiota usus, terutama yang terkait dengan peradangan dan stres oksidatif,” lanjutnya.

    Oleh karena itu, para peneliti memberikan saran untuk mengurangi paparan risiko. Salah satu yang sederhana adalah jangan memanaskan makanan dalam wadah plastik.

    Saran lainnya adalah harus menghindari memindahkan makanan panas langsung ke wadah plastik, tak peduli meski hanya sebentar. Penggunaan wadah non-plastik, seperti kaca, logam, atau yang terbuat dari bahan alami berkelanjutan sangat dianjurkan.

    Saat memesan makanan melalui aplikasi daring, sebisa mungkin juga memilih yang penyajiannya tidak menggunakan wadah plastik. Belakangan sudah banyak tempat makan yang memerhatikan wadah ramah lingkungan, seperti paper bowl yang terbuat dari bahan biodegradable PLA atau PHA.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hati-hati! Kebiasaan Minum Kopi Ini Bisa Membahayakan Jantung


    Jakarta

    Kebiasaan minum kopi bisa membahayakan jantung. Hal ini dipicu asupan kafein harian yang berlebihan. Begini kata peneliti dan saran aman konsumsi kopi harian.

    Mengonsumsi kopi terkenal dengan manfaat sehatnya, seperti meningkatkan fokus dan bantu bakar lemak. Namun, ada juga kebiasaan konsumsi kopi yang membahayakan jantung.

    Sebuah studi terbaru yang dipresentasikan di ACC Asia pada Agustus 2024 lalu menemukan, minum kopi berkafein dalam jumlah banyak selama lima hari dalam seminggu dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk jantung. Risiko tetap bisa muncul meski seseorang memiliki tubuh yang sehat.


    Melansir Medical News Today, sebanyak 92 partisipan sehat berusia 18-45 tahun diikutsertakan dalam studi ini. Semua peserta studi menjalankan pemeriksaan tekanan darah dan denyut nadi setiap 3-5 menit setelah tes.

    Ilustrasi kopi hitamIlustrasi kopi hitam Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

    Para ilmuwan mengumpulkan informasi tentang asupan kafein harian normal mereka.

    “Konsumsi kafein secara teratur dapat mengganggu sistem parasimpatik yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dan detak jantung,” ujar penulis utama studi Nency Kagathara.

    Dalam studi ini, para peneliti mendefinisikan konsumsi kafein kronis dengan mengonsumsi minuman berkafein secara berlebih selama lima hari dalam seminggu, selama lebih dari satu tahun.

    Pada akhir penelitian, mereka menemukan bahwa 19,6 persen peserta mengonsumsi lebih dari 400 miligram (mg) kafein setiap hari. Angka ini setara dengan 32 gram (g) atau 6 sendok makan (sdm) bubuk kopi.

    Hasilnya, para ilmuwan menemukan asupan kafein kronis setiap hari berdampak pada sistem saraf otonom yang menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah seiring berjalannya waktu.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanIlustrasi kopi. Foto: Ilustrasi iStock

    “Karena efeknya pada sistem saraf otonom, konsumsi kafein [berlebih] secara teratur dapat membuat orang yang sehat justru jadi berisiko terkena hipertensi dan kejadian kardiovaskular lainnya,” ujar Kagathara.

    Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat (AS) sendiri telah mengaitkan konsumsi 400 mg kafein per hari dengan masalah kesehatan. FDA juga telah memperingatkan bahwa setiap orang bereaksi dan memetabolisme kafein dengan cara yang berbeda.

    Sebelumnya, penelitian juga telah menemukan, konsumsi lebih dari 400 mg kafein dalam sehari dapat menimbulkan masalah kecemasan dan insomnia.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Kebiasaan Minum Kopi Seperti Ini Bisa Bahaya buat Jantung”

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pemilik Goldar Ini Disebut Lebih Rendah Risikonya Kena Serangan Jantung


    Jakarta

    Studi ilmiah terus menunjukkan korelasi antara penyakit kardiovaskular dan golongan darah. Individu bergolongan darah O lebih kecil kemungkinannya mengalami penyakit kardiovaskular dibandingkan golongan darah lainnya. Kok bisa begitu?

    Golongan Darah dan Penyakit Jantung Koroner

    Sebuah studi tahun 2012 yang dipublikasikan dalam Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology, mengungkapkan pembawa darah A, B, atau AB lebih rentan terhadap penyakit jantung koroner, dibandingkan dengan golongan darah O.

    Temuan menunjukkan tingkat serangan jantung dan gagal jantung yang lebih tinggi di antara pembawa darah non-O.


    Sebaliknya, golongan darah O memiliki efek perlindungan ringan, menurunkan risiko kejadian kardiovaskular yang signifikan. Peningkatan risiko pada golongan darah non-O mungkin terkait dengan kadar faktor pembekuan yang lebih tinggi dan penanda inflamasi tertentu, yang dapat berkontribusi pada penyumbatan arteri dan penyakit jantung seiring waktu.

    Selama lebih dari dua dekade, penelitian yang ketat menemukan bahwa individu dengan golongan darah non-O, yakni A, B, dan AB, memiliki risiko yang lebih tinggi sekitar 6-23 persen lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung koroner dibandingkan dengan mereka yang bergolongan darah O.

    Dikutip dari Times of India, temuan ini menunjukkan bahwa golongan darah O mungkin memiliki perlindungan kardiovaskular yang cukup. Itu kemungkinan karena kadar faktor pembekuan darah yang lebih rendah, seperti faktor von Willebrand dan faktor VIII, serta dampak positif pada penanda kolesterol dan peradangan.

    Secara spesifik, risikonya 11 persen lebih tinggi untuk golongan darah non-O.

    Risiko Stroke

    Golongan darah juga dikaitkan dengan risiko stroke, terutama pada kasus stroke yang terjadi pada usia dini. Terdapat bukti yang menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A lebih rentan terhadap stroke sebelum berusia 60 tahun.

    Individu dengan golongan darah O memiliki risiko yang lebih rendah, dan inilah mengapa golongan darah mungkin menjadi komponen integritas kardiovaskular secara keseluruhan.

    Temuan studi tahun 2014, yang dipublikasikan dalam Jurnal Trombosis dan Hemostasis menyelidiki total 646 kasus dan menyimpulkan bahwa pada individu non-diabetes, golongan darah AB memiliki risiko stroke sekitar 1,6 hingga hampir 7 kali lebih tinggi dibandingkan dengan golongan darah O. Sementara risiko keseluruhan sekitar 1 hingga 3,3 kali lebih tinggi pada seluruh populasi.

    Mengetahui Golongan Darah Penting?

    Variasi risiko kardiovaskular berdasarkan golongan darah diduga disebabkan oleh variasi peradangan dan pembekuan darah. Individu golongan darah non-O memiliki konsentrasi faktor pembekuan darah, faktor VIII, dan faktor von Willebrand, yang lebih tinggi.

    Konsentrasi yang lebih tinggi tersebut berpotensi memicu pembentukan gumpalan darah yang berbahaya. Golongan darah non-O juga memiliki konsentrasi penanda inflamasi yang lebih tinggi, yang berpotensi menyebabkan perkembangan penyakit jantung dalam jangka panjang.

    Meskipun golongan darah tidak dapat diubah, mengetahui bahwa golongan darah O memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah akan memberikan panduan untuk pencegahan dengan penekanan. Pasien dengan golongan darah lain harus menjalani pemeriksaan kardiovaskular yang lebih intensif dan intervensi yang lebih berani terhadap variabel risiko, seperti pola makan, olahraga, dan tekanan darah.

    Pasien golongan darah O terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke di awal kehidupan, dibandingkan dengan pasien non-O. Penelitian ilmiah menunjukkan perbedaan faktor pembekuan dan peradangan dapat menjadi penyebab efek perlindungan tersebut.

    Memahami hal-hal detail ini dapat membantu tim medis dan pasien dalam membuat keputusan yang lebih tepat terkait pencegahan dan pengobatan kardiovaskular.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • 10 Bahan Alami agar Tahan Lama saat Berhubungan untuk Pria

    Jakarta

    Kesehatan seksual menjadi bagian penting bagi kesejahteraan pria dan wanita. Berbagai faktor, termasuk gaya hidup, tingkat stres, hingga pola malam dapat mempengaruhi vitalitas pria.

    Sementara banyak yang memilih obat-obatan instan, ada bahan alami yang bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Bahan-bahan ini mulai dari buah-buahan, rempah, hingga makanan sehat lainnya. Berikut bahan alami agar pria tahan lama berhubungan:

    10 Bahan Alami untuk Pria Agar Tahan Lama saat Berhubungan

    Beberapa bahan alami seperti pisang, stroberi, tiram, bayam, dan bawang putih bisa membantu pria agar tahan lama saat berhubungan. Mengutip laman Lybrate, Netmeds, Healthshots, hingga Precisemens Medical, begini penjelasannya:


    1. Pisang

    Pisang merupakan sumber bromelain dan vitamin B yang sangat baik. Menurut laman Marham, kandungan ini mengatur hormon testosteron, meningkatkan libido, kinerja seksual, dan stamina secara keseluruhan.

    Pisang juga mengandung vitamin A, B6, C, kalium, dan antioksidan yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh menghasilkan sperma sehat. Sementara itu, dua mineral penting pisang, yaitu magnesium dan mangan penting untuk kesehatan prostat.

    2. Stroberi

    Sebuah penelitian dalam Pharmacognosy Review. stroberi bisa meningkatkan libido dan perilaku seksual. Selain itu, stroberi mengandung asam folat yang digunakan tubuh untuk membuat sel sperma. Kandungan flavonoid dari buah ini juga bisa membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    3. Semangka

    Berkat kandungan citrullinenya, semangka bisa meningkatkan kesehatan seksual. Asam amino ini membantu meningkatkan aliran darah yang sehat di pembuluh darah, sehingga memudahkan pra mencapai ereksi.

    Buah ini juga mengandung likopen, senyawa yang menurut penelitian bisa meningkatkan kesuburan pria dan kualitas sperma. Secara ilmiah, semangka juga dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

    4. Tiram

    Tiram mengandung seng tinggi yang bisa meningkatkan produksi testosteron dan fungsi seksual pada pria. Makanan laut ini juga kaya dengan kolesterol baik dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    5. Bayam

    Bayam adalah sumber magnesium baik, yang sangat penting dalam produksi hormon seks, seperti testosteron. Magnesium juga baik untuk menurunkan tekanan darah dan meredakan kekhawatiran.

    6. Ikan Berlemak

    Makanan berlemak seperti tuna, salmon, dan makarel mengandung asam omega-3. Lemak sehat ni meningkatkan kesehatan jantung, pembuluh darah, paru-paru, dan fungsi seksual. Selain itu, makanan berlemak juga baik untuk melawan penyebab psikogenik disfungsi ereksi, yaitu kecemasan dan suasana hati yang murung.

    7. Bawang Putih

    Bawang putih dapat meningkatkan libido dan meningkatkan kinerja seksual. Rempah ini mengandung senyawa allicin yang dikenal bisa meningkatkan aliran darah. Sirkulasi darah yang baik sangat penting untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

    8. Jahe

    Jahe telah lama digunakan sebagai stimulan untuk meningkatkan gairah seksual dan libido secara alami. Penelitian menunjukkan, jahe bisa mencegah pembekuan darah dan membantu melebarkan pembuluh darah untuk meningkatkan gairah seksual.

    9. Gooseberry

    Gooseberry membantu meningkatkan stamina dan suasana hati secara keseluruhan. Buah ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan hasrat seksual.

    10. Kurma

    Menurut health shots, kurma mengandung gula alami, seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang memberi energi pada tubuh. Peningkatan kadar energi bisa meningkatkan stamina secara keseluruhan, yang berdampak positif pada gairah seks.

    Kurma juga mengandung triptofan yang bisa meningkatkan produksi serotonin. Kandungan ini dikaitkan dengan suasana hati yang lebih baik.

    Tentunya konsumsi bahan alami agar tahan lama saat berhubungan untuk pria harus disertai penerapan pola hidup sehat. Olahraga rutin, tidak merokok, dan konsumsi nutrisi seimbang akan menjaga kesehatan seksual pria.

    (row/row)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy