Tag: perebutan

  • Begini Cara Mencegah Tanah Diambil Paksa Pengembang Nakal


    Jakarta

    Sering terjadi perebutan tanah oleh pengembang nakal untuk pembangunan rumah maupun jalan. Tanah yang diambil alih biasanya area kosong yang status kepemilikannya tidak jelas. Kelemahan tersebut membuat pengembang berani mengambil tanah secara paksa.

    Penyerobotan tanah tentunya merugikan pemilik secara materiil. Agar tanah milikmu tidak direbut pengembang, simak upaya pencegahan menjaga tanah yang dibeberkan oleh Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) DPC Jakarta Utara, Sabar Ompu Sunggu, di bawah ini.

    Upaya Mencegah Tanah Direbut oleh Pengembang Nakal

    Kepemilikan tanah yang legal di mata hukum hingga menggunakan tanah dengan maksimal menjadi cara yang dapat dilakukan untuk melindungi tanah dari penyerobotan. Berikut penjelasannya sebagaimana dikutip dari pemberitaan detikcom:


    Sertifikat tanah membuktikan kepemilikan tanah yang sah di hadapan hukum. Hal ini bisa menghindarinya dari kasus sengketa perebutan tanah.

    “Kalau ada sertifikatnya nggak mungkin (diserobot), pasti dia ngotot itu (pemilik tanah). Apalagi sertifikatnya lebih lama dan lebih duluan lagi daripada developer,” ungkap Sabar beberapa waktu lalu kepada detikcom.

    Sayangnya masih banyak pemilik tanah yang mempunyai girik alih-alih sertifikat. Bukti kepemilikan ini perlu ditingkatkan menjadi sertifikat agar lokasi dan batas lahan diketahui jelas.

    Dengan sertifikat, pengembang yang suatu saat mengambil paksa tanah kosong dapat digugat di pengadilan. Beda hal dengan pemilik tanah yang hanya memiliki girik, mereka akan kesulitan menghadapi pengembang nakal.

    Meski sudah mempunyai sertifikat dan tanah kosong masih terkena kasus penyerobotan, bisa jadi pengembang memalsukan sertifikat agar dianggap memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah.

    “Mungkin yang masuk ke masyarakat itu ada sertifikat palsu mungkin bisa aja gitu. Tapi kebenaran itu akan tetap diuji di pengadilan,” kata Sabar.

    2. Tidak Membiarkan Tanah Kosong

    Pemilik hendaknya memanfaatkan tanah semaksimal mungkin agar tidak terlihat seperti lahan kosong tak berpemilik. Tanah dapat ditanami tumbuhan dan pepohonan atau dibangun rumah jika memungkinkan.

    “Tanamlah jagung, apa segala macam sampai ini (penyerobot) nggak mendapatkan suatu bukti hak sempurna, yaitu sertifikat atas tanahnya. Secara terus-menerus (pemilik) jangan dianggurkan (tanahnya),” ujar Sabar.

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Tanah Terlanjur Direbut?

    Apabila tahan terlanjur diserobot pengembang nakal, pemilik lahan dapat melakukan hal berikut:

    1. Mempertahan Fisik Tanah

    Jika lahan yang diserobot pengembang nakal masih kosong dan belum dilakukan pembangunan, pemilik dapat mempertahankan fisik tanahnya. Bisa dengan membuat patok untuk memberi batas area lahan miliknya.

    Cara ini dapat dilakukan sampai pengembang bertanggung jawab atas perbuatannya atau terjalin perjanjian damai untuk ganti rugi.

    Jika pengembang enggan bertanggung jawab, pemilik bisa membawa kasus ke pengadilan. Pastikan menyertakan sertifikat kepemilikan tanah yang merupakan bukti kuat di mata hukum.

    “Siapa yang punya bukti yang lebih valid, itu yang dimenangkan. Satu-satunya (cara adalah) pertahankan fisik di lapangan,” beber Sabar.

    2. Turun ke Lapangan

    Permasalahan akan menjadi rumit apabila membawa kasus ke pengadilan tetapi tanah yang diambil paksa telah dibangun jalan. Namun pemilik bisa turun ke lapangan untuk menutup akses jalan.

    Menurut pengalaman Sabar, pemilik lahan dapat menutup jalan yang menyebabkan kemacetan walaupun sampai melibatkan kepolisian. Pada akhirnya, pengembang mengganti rugi tanah sesuai harga taksirnya.

    Namun jika tanah telah dibangun rumah, pemilik akan susah mengetahui batasan tanahnya. Apalagi bila bangunan sudah memiliki sertifikat tersendiri. Pemilik tidak bisa sembarang merebut kembali tanah miliknya.

    Umumnya sertifikat rumah tersebut dipalsukan. Pemilik dapat melaporkan kasus ke kepolisian supaya diuji keaslian sertifikatnya di pengadilan. Jika terbukti palsu, pengembang harus mengembalikan lahan dan bisa terjerat hukum dikarenakan menyalahi Pasal 378 tentang penipuan atau pemalsuan dengan ancaman hukuman pidana.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Peraturan Servis Tenis Meja: Ketentuan, Kesalahan, dan Tips

    Jakarta

    Tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang cukup diminati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dalam permainannya, ketentuan terkait servis menjadi aturan yang harus dipahami oleh pemain dengan baik.

    Servis sendiri merupakan teknik mengawali pukulan dalam permainan tenis meja. Servis memiliki aturan tertentu dalam pertandingan, baik di sektor tunggal maupun ganda.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum aturan terkait ketentuan, kesalahan, hingga tips melakukan servis dalam tenis meja.


    Ketentuan Servis dalam Tenis Meja

    Mengutip dari Jurnal Master Penjas dan Olahraga, servis dalam tenis meja berarti teknik memukul untuk menyajikan bola pertama ke dalam permainan, dengan cara memantulkan terlebih dahulu bola tersebut, ke meja server, dan harus melewati atas net dan akhirnya memantul di meja lawan.

    Aturan dalam tenis meja meliputi gerakan, penentuan poin, hingga pembagian jatah servis. Dengan memahami aturan ini, detikers dapat bermain dengan sportif dan terarah.

    1. Teknik Servis dalam Tenis Meja

    Servis dalam tenis meja dimulai dengan melempar bola setinggi 16 cm ke udara dan bola harus jatuh bebas lalu dipukul dengan dan diarahkan ke area lawan.

    Hasil servis harus memantul lebih dahulu di area pemain pertama kemudian mengenai area lawan. Bola juga harus melewati net setinggi 15,25 cm.

    2. Penentuan Poin dalam Servis Tenis Meja

    Pada saat melakukan servis, jika bola mengenai net lalu jatuh ke area sendiri, poin diberikan pada lawan. Sementara jika bola menyentuh net dan berhasil masuk ke meja lawan, poin jadi milik penerima servis.

    3. Aturan Pembagian Jatah Servis

    Dalam tenis meja, setiap pemain mendapatkan kesempatan melakukan servis sebanyak dua kali. Dalam perebutan dua poin, servis berpindah ke lawan dengan jumlah yang sama.

    Dalam kondisi deuce, aturan berubah sehingga hanya satu kali servis untuk setiap pemain. Aturan ini bertujuan agar permainan berjalan efektif dan seimbang hingga salah satu unggul dua angka.

    Kesalahan Servis dalam Tenis Meja

    Terdapat beberapa kesalahan umum yang bisa terjadi pada saat servis tenis meja, yaitu:

    • Memegang tongkat terlalu erat sehingga memperlambat gerakan lengan dan membuat pukulan tersentak-sentak.
    • Berdiri terlalu dekat dengan meja sehingga kesulitan mengembalikan bola yang mendarat di area tertentu.
    • Memukul bola terlalu keras.
    • Pukulan yang tidak konsisten karena kontrol bat yang lemah.
    • Tidak memperhatikan aturan servis dengan benar.

    Tips Melakukan Servis dengan Benar

    Setelah memahami aturan servis dalam tenis meja, detikers perlu mengetahui tips melakukan servis dengan benar dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    • Ketahui cara memegang bet dengan benar, bisa menggunakan penholder grip atau shakehand grip.
    • Pastikan posisi tubuh sudah benar, yaitu menghadap ke arah permainan. Kemudian, pemain membuka kedua kaki sejajar dan kedua lutut agak ditekuk.
    • Ketahui pukulan yang tepat, baik itu forehand ataupun backhand.
    • Lakukan servis di belakang meja dengan jarak yang sesuai.
    • Bola diletakkan pada telapak tangan dengan jari-jari terbuka, lurus dan rapat, ibu jari terpisah.
    • Bola dilambungkan ke atas tanpa diputar dengan sudut tidak boleh lebih dari 45 derajat terhadap garis vertikal.
    • Bola yang dipukul harus melalui meja sendiri, melintasi net, kemudian jatuh di meja lawan.

    Itulah ulasan lengkap mengenai aturan servis dalam tenis meja, mulai dari ketentuan, kesalahan yang umum terjadi, hingga tips melakukannya.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid-nya Alonso Kalah Telak Melulu


    Almaty

    Selama ditukangi Xabi Alonso, Real Madrid memang baru menderita dua kekalahan. Namun, hasil-hasil negatif itu didapat Madrid dengan skor telak.

    Alonso ditunjuk sebagai juru taktik Los Blancos pada musim panas lalu. Secara keseluruhan mantan gelandang top Spanyol itu sudah memimpin di 14 pertandingan Madrid, di mana 11 di antaranya menang.

    Meski demikian, Madrid besutan Alonso bak mengirim sinyal kurang meyakinkan. Saat melawan tim-tim yang setara Kylian Mbappe dkk cenderung kesulitan.


    Paris Saint-Germain jadi rival berat pertama Madrid di era Xabi Alonso. Bertemu di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025, El Real digasak 0-4 usai diberondong gol-gol dari Fabian Ruiz (2), Ousmane Dembele, dan Goncalo Ramos.

    Sedangkan kekalahan kedua Real Madrid didapat saat menantang Atletico Madrid di LaLiga, akhir pekan lalu. Madrid sempat comeback dari ketinggalan satu gol, tapi akhirnya dipaksa tumbang 2-5.

    Alhasil, Madrid diragukan bisa bersaing dalam perebutan titel juara liga dan Liga Champions musim ini. Gelandang Madrid Federico Valverde meredam kekhawatiran itu, sekaligus menuntut timnya agar terhindar kekalahan serupa.

    “Tidak, kami kan memang sudah memainkan banyak pertandingan, tapi tidak banyak waktu dengan Xabi. Kami harus memberikan segenap kemampuan kami, 100 persen, sehingga situasinya bisa diatasi secepatnya,” Valverde mengatakan di AS.

    “Kami sudah menderita dua kekalahan dengan Xabi, dan itu adalah kekalahan-kekalahan yang sangat berat. Hal-hal semacam ini memang bagian dari sepakbola, tapi kami harus mencegah agar tidak terjadi lagi. Kami harus sekompak mungkin, di dalam dan luar lapangan, sehingga ini akan jadi sebuah musim yang bagus,” dia menambahkan tentang performa Real Madrid.

    (rin/adp)



    Sumber : sport.detik.com