Tag: perguruan

  • Kini, Daftar Beasiswa LPDP Afirmasi Dalam Negeri Tak Perlu Lagi Sertifikat Bahasa Inggris



    Jakarta

    Detikers ingin daftar beasiswa LPDP tapi belum punya sertifikat kemahiran bahasa Inggris? Tak perlu khawatir, tidak semua jenis beasiswa mewajibkan dokumen tersebut.

    Kepala Subdivisi Komunikasi LPDP, Ari Kuncoro mengatakan, para pemburu beasiswa LPDP kategori Afirmasi dengan tujuan dalam negeri tidak diwajibkan menyertakan syarat tersebut seperti TOEFL atau IELTS.

    “Jadi bagi yang hanya ingin studi (afirmasi) di dalam negeri, LPDP tidak mensyaratkan sertifikat bahasa Inggris,” kata Ari dalam seminar The Future Festival 2025 di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).


    Ari mengatakan LPDP akan menyediakan kelas dan pelatihan bahasa Inggris setelah peserta dinyatakan lolos beasiswa. Pematangan bahasa Inggris bagi pelamar LPDP ini akan dilakukan selama tiga bulan.

    “Nanti kalau kalian dapat beasiswa LPDP, kami yang akan menyekolahkan kalian untuk belajar bahasa Inggris,” katanya.

    Meski tidak jadi syarat wajib, Ari mengimbau pelamar LPDP dalam negeri agar tidak menyepelekan syarat ini. Ia mengimbau pelamar tetap serius mengikuti kelas bahasa Inggris.

    “Jadi kemampuan bahasa Inggris memang perlu. Nanti LPDP akan sekolahin 3 bulan,” ujarnya.

    Syarat Melamar Beasiswa LPDP Afirmasi

    Adapun syarat lebih lengkap untuk mendaftar beasiswa LPDP Afirmasi dalam negeri yakni:

    1. Status Kewarganegaraan

    Wajib Warga Negara Indonesia (WNI).

    2. Latar Belakang Pendidikan

    – Magister (S2): lulusan D4/S1.

    – Doktor (S3): lulusan S2, atau D4/S1 langsung ke doktor (dengan syarat memiliki LoA unconditional dan memenuhi semua kriteria S3).

    – Tidak boleh daftar ke jenjang yang sama/lower dari gelar yang sudah dimiliki (misalnya lulusan S2 tidak bisa daftar S2 lagi).

    3. Dokumen Tambahan (Khusus)

    – Pendaftar S3: diutamakan melampirkan surat pernyataan promotor atau surat dukungan instansi/lembaga.

    – Lulusan dokter spesialis/subspesialis: bisa pakai transkrip nilai spesialis sebagai syarat IPK.

    – Lulusan luar negeri: wajib sertakan hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemdikbudristek/Kemenag, atau minimal bukti ajuan jika belum terbit.

    4. Pendaftar Tidak Sedang Menempuh Studi (On Going)

    Pendaftar yang berstatus on going bisa tidak bisa daftar magister maupun doktor baik di kampus dalam negeri maupun luar negeri.

    5. Rekomendasi

    Harus melampirkan surat rekomendasi dari akademisi bagi yang belum bekerja dan atasan yang sudah bekerja.

    6. Perguruan Tinggi & Program Studi

    Hanya untuk kelas reguler. Tidak berlaku untuk kelas eksekutif, karyawan, jarak jauh, khusus, internasional (untuk studi dalam negeri), multi-kampus lintas negara, atau kelas non-reguler lainnya.

    7. Komitmen & Dokumen Lain

    – Setuju dengan surat pernyataan LPDP.
    – Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak selesai.
    – Menulis rencana pasca studi,
    – Menulis rencana kontribusi di Indonesia.
    – Untuk S3 wajib menulis proposal penelitian.
    – Jika ada, lampirkan publikasi ilmiah, prestasi, atau pengalaman organisasi.

    Dokumen Melamar Beasiswa LPDP Afirmasi

    Berkas Utama

    • Biodata diri (isi di formulir pendaftaran).
    • KTP.
    • Ijazah & Transkrip sesuai jenjang (S1/D4/S2) atau SKL (jika baru lulus).
    • Surat pemberhentian studi (jika pernah kuliah tapi tidak selesai).
    • Penyetaraan ijazah & konversi IPK (khusus lulusan luar negeri).

    Dokumen Tambahan

    • LoA Unconditional (jika sudah ada).
    • Surat rekomendasi dari akademisi/tokoh masyarakat.
    • Surat usulan khusus untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI.
    • NIDN (khusus dosen tetap).

    Dokumen Khusus Doktor (S3)

    • Surat pernyataan promotor (opsional).
    • Surat keterangan pimpinan instansi/lembaga (opsional).
    • Proposal penelitian.
    • Surat pernyataan & komitmen
    • Menyetujui surat pernyataan LPDP di aplikasi.
    • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan kontribusi.
    • Mengisi profil diri (termasuk riwayat pendidikan yang tidak selesai).
    • Publikasi ilmiah.
    • Prestasi (akademik/non-akademik).
    • Pengalaman organisasi.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • KIP Kuliah PTS Dibuka sampai 31 Oktober 2025, Siapa yang Bisa Dapat?


    Jakarta

    Periode pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi mandiri perguruan tinggi swasta (PTS) masih dibuka sampai 31 Oktober 2025 mendatang. Sudah mendaftar, detikers?

    KIP Kuliah adalah bantuan sosial bidang pendidikan berupa biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup mahasiswa tidak mampu secara ekonomi. Pemberian KIP Kuliah diharapkan memperluas akses dan meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.

    Berdasarkan pedoman pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), pelajar yang sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, termasuk di PTS, berpeluang menerima bantuan pendidikan dari pemerintah ini.


    Sebagai catatan, program studi calon mahasiswa bersangkutan merupakan prodi terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.

    Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk DTKS (kini Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional/DTSEN)
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

    Besaran KIP Kuliah 2025

    Berikut besaran dana KIP Kuliah yang disalurkan ke mahasiswa berdasarkan materi sosialisasi KIP Kuliah 2025 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) I-XVII, Kebijakan KIP Kuliah Tahun 2025:

    Biaya Kuliah atau Biaya Pendidikan

    Dapat bernama lain uang kuliah tunggal (UKT) atau sumbangan pembinaan pendidikan (SPP). Komponen ini dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi. Besarannya masuk kelompok UKT 1-3, yakni Rp2 juta-Rp5 juta, dapat berbeda-beda sesuai akreditasi dan
    bidang ilmu.

    • Prodi terakreditasi A/Unggul/internasional: Maksimal Rp 8 juta, khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
    • Prodi terakreditasi B/Baik Sekali: Maksimal Rp 4 juta
    • Prodi terakreditasi C/Baik: Maksimal Rp 2,4 juta

    Perguruan tinggi dilarang meminta tambahan biaya operasional.
    Namun, biaya pendidikan di atas tidak termasuk biaya jas almamater, baju praktikum, biaya asrama, biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN), praktik kerja lapangan (PKL), magang, biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan mandiri, dan wisuda.

    Bantuan Biaya Hidup

    Bantuan hidup disalurkan langsung ke rekening penerima KIP Kuliah, satu kali per semester atau 6 bulan. Bantuan biaya hidup terbagi atas lima klaster besaran berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal per wilayah sebagai berikut:

    • Rp800.000 per bulan
    • Rp950.000 per bulan
    • Rp1.100.000 per bulan
    • Rp1.250.000 per bulan
    • Rp1.400.000 per bulan.

    Apakah Mahasiswa PTS Masuk Prioritas KIP Kuliah 2025?

    Kebijakan KIP Kuliah 2025 juga memperkuat prioritas penerima KIP Kuliah untuk PTN dan PTS agar dapat kuliah di prodi unggulan. Tak hanya pada jenjang S1, penerima KIP Kuliah juga dapat kuliah pada program vokasi D1-D4, pendidikan profesi guru, dan pendidikan profesi bidan.

    Mahasiswa pendidikan profesi dokter, dokter gigi, dokter hewan, ners, apoteker juga dapat mendaftar KIP Kuliah.

    Berikut kriteria prioritas KIP Kuliah 2025:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau seleksi mandiri di PTN.
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN.
    3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS.
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    5. Termasuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS.
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.
    7. Calon mahasiswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Cara Daftar KIP Kuliah PTS 2025

    • Buat akun di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email aktif
    • Lakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN, serta kelayakan mendapat KIP Kuliah
    • Jika validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirim nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    • Masuk ke laman KIP Kuliah dan pilih jalur seleksi yang diikuti, misalnya jalur mandiri
    • Selesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah dan lengkapi dokumen.
    • Jika dinyatakan diterima di PTS tujuan, kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut
    • Pendaftar KIP Kuliah yang lolos verifikasi PTS akan diusulkan kampus sebagai calon penerima KIP Kuliah
    • Kemdiktisaintek akan menetapkan mahasiswa bersangkutan sebagai penerima KIP Kuliah.

    Cek informasi KIP Kuliah 2025 di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan panduan resminya, klik DI SINI.

    (twu/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP, Cek Syarat Daftarnya!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran beasiswa pelatihan teknis non-gelar bagi guru SD dan SMP. Pelatihan yang tersedia adalah program pengembangan profesional dalam pembelajaran bahasa Inggris.

    Diketahui, program ini merupakan hasil kerja sama antara Kemendikdasmen, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Monash University, Australia. Tersedia kuota 30 untuk guru SD dan 30 lain untuk guru SMP.

    Pendaftaran dibuka hingga 20 Oktober 2025. Kemudian, pelatihan akan digelar pada 3-7 November 2025. Dikutip dari laman resmi Portal Beasiswa Program Pelatihan Teknis Bagi Pendidik GTKPG Kemendikdasmen, Rabu (8/10/2025) berikut informasinya.


    Tentang Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    Pelatihan ini ditujukan bagi guru SD dan SMP untuk memperkuat kompetensi pedagogik bahasa Inggris yang interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada kebutuhan murid. Lewat pelatihan, guru didorong untuk menerapkan strategi pembelajaran yang mendalam.

    Dengan begitu, murid bisa memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Beasiswa ini juga menjadi upaya Kemendikdasmen membangun kapasitas guru dalam merancang pembelajaran bahasa Inggris yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

    Sasaran program pelatihan ini adalah guru SD yang mengajar di kelas 3, 4, 5, atau 6, serta guru SMP yang mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.

    Syarat Daftar Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Berusia paling tinggi 55 tahun per 31 Desember pada tahun pendaftaran.
    • Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).
    • Sehat jasmani dan rohani.

    Syarat Khusus

    • Berstatus sebagai pendidik ASN atau pendidik tetap yayasan.
    • Untuk guru SD, tengah mengajar di kelas 3, 4, 5, atau 6.
    • Untuk guru SMP, mengajar mata pelajaran bahasa Inggris.
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut di satuan pendidikan formal.
    • Memiliki kualifikasi akademik minimal S1/D4 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada skala 4 atau yang setara.
    • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal yang ditentukan.
    • Ketentuan sertifikat bahasa Inggris dikecualikan bagi peserta yang berasal dari lulusan perguruan tinggi luar negeri yang cukup dibuktikan dengan ijazah dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran.

    Syarat Dokumen Umum

    • Hasilpindai dari:
      • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
      • Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
      • Surat pernyataan kesanggupan calon peserta penerima program pelatihan teknis
      • Surat rekomendasi dari atasan
      • Esai/personal statement
      • Surat keterangan sehat jasmani dan rohani.

    Syarat Dokumen Khusus

    • Hasilpindai dari:
      • Surat keputusan Pengangkatan Pendidik ASN atau Surat Keputusan Pengangkatan Pendidik tetap Yayasan
      • Surat tugas mengajar
      • Ijazah dan transkrip nilai S1/D3 yang telah dilegalisir
      • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal TOEFL ITP 450/ Duolingo 75/ TOEFL® IBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440/ English Score 290.
      • Bagi lulusan luar negeri melampirkan hasil pindai ijazah yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun terhitung dari tanggal pendaftaran.

    Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    1. Pahami syarat dan siapkan berkas persyaratan pelatihan teknis.

    2. Daftar pelatihan teknis dan lengkapi profil melalui tautan https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas.

    3. Unggah dokumen sesuai syarat pelatihan teknis yang dituju.

    4. Tunggu verifikasi dan pengumuman penerima pelatihan teknis.

    Jadwal Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris untuk Guru SD-SMP

    • Pendaftaran: 3-20 Oktober 2025
    • Pelaksanaan Pelatihan: 3-7 November 2025

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan https://gtk.kemendikdasmen.go.id/pelatihanteknis/dikdas. Selamat mendaftar, Bapak-Ibu Guru!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Bakal Tutup Oktober Ini, Jangan Sampai Terlewat!



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah meluncurkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa bernama Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Untuk tahun ini, pendaftaran KIP Kuliah akan segera ditutup pada 31 Oktober 2025.

    Bantuan KIP Kuliah adalah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa baru dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Dengan bantuan ini, mahasiswa bisa kuliah gratis hingga lulus.


    Ingin mendaftar KIP Kuliah? Cek informasinya di bawah ini.

    Besaran Bantuan KIP Kuliah

    Menurut Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2025, bantuan KIP Kuliah termasuk:

    Biaya Pendidikan

    – Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8.000.000 dan khusus kedokteran Rp 12.000.000
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4.000.000
    – Prodi akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2.400.000

    Biaya Hidup

    Biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah perguruan tinggi, yakni:

    – Klaster 1: Rp 800.000
    – Klaster 2: Rp 950.000
    – Klaster 3: Rp 1.100.000
    – Klaster 4: Rp 1.250.000
    – Klaster 5: Rp 1.400.000

    Syarat Penerima KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya
    2. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat semua jalur pada PTN vokasi atau PTN akademik yang terakreditasi secara resmi
      – Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
      – Mahasiswa yang pendapatan gabungan orang tuanya maksimal Rp 4 juta tiap bulan dan jika dibagi untuk semua anggota keluarga maksimal Rp 750.000
      – Memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan pemerintah disertai bukti foto rumah dan rekening listrik

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan buat akun
    2. Masukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    3. Masukkan email yang aktif
    4. Sistem KIP Kuliah akan memvalidasi NIK, NISN, dan NPSN
    5. Jika proses berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    6. Masuk kembali ke laman KIP dan masukkan nomor pendaftaran dan kode akses
    7. Isi data-data yang diperlukan
    8. Pilih jenis masuk PTN (SNBP/SNBT/seleksi mandiri)
    9. Submit data
    10. Mahasiswa tinggal menunggu verifikasi dari sistem dan perguruan tinggi

    Jika diterima sebagai penerima KIP Kuliah, akan diinformasikan lebih lanjut oleh perguruan tinggi

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025

    Seleksi KIP di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Penetapan penerima baru: 31 Oktober 2025

    Demikian informasi mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Bantuan Riset hingga Rp 2 M, MoRA The Air Fund 2025 Segera Dibuka


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran program bantuan riset kolaboratif MoRA The Air Fund 2025. Pendaftaran akan dibuka mulai 13 Oktober 2025.

    Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag, Ruchman Basori, dalam kegiatan Sosialisasi Program Penelitian Kolaboratif MoRA The Air Fund 2025 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (3/10/2025) lalu.

    “Riset berdampak sangat penting agar kehadiran periset PTKIN dirasakan kehadirannya oleh masyarakat dan juga menjadi penyelesai akan masalah-masalah kebangsaan dan kemasyarakatan,” kata Ruchman, dikutip dari laman Kemenag, Selasa (7/10/2025).


    4 Fokus Riset dengan Dana hingga Rp 2 M

    Program MoRA The Air Fund menyoroti empat fokus bidang riset yaitu sosial humaniora, ekonomi, lingkungan, dan sains teknologi.

    Setiap penerima akan disiapkan dana dihingga Rp500 juta per proposal. Adapun untuk bidang sains dan teknologi, anggaran bisa mencapai maksimal Rp 2 miliar.

    Sejak 2024, total anggaran bantuan riset ini mencapai Rp 50 miliar per tahun.

    Ruchman mengatakan, bantuan ini ditujukan untuk membantu para dosen dalam melakukan riset yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Syarat Mengajukan MoRA The Air Fund 2025

    Untuk menjadi periset utama MoRA The Air Fund, dosen harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya:

    Syarat Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) atau fakultas agama Islam di bawah binaan Kemenag
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program doktor (S3) dengan jabatan minimal Lektor
    • Memiliki Sinta Score Overall minimal 100
    • Berkolaborasi dengan periset dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings
    • Hanya dapat mengusulkan satu proposal riset.

    Syarat Dosen Ma’had Aly

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program magister (S2)
    • Memiliki karya akademik sesuai bidang keilmuan Melampirkan surat keputusan pengangkatan
    • Melampirkan surat rekomendasi dari Mudir Ma’had Aly

    Jika detikers tertarik daftar, informasi selengkapnya bisa dilihat di https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/. Selamat mencoba!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bersiap, Beasiswa Patriot Kementrans Bakal Buka Pendaftaran ke Universitas Jepang



    Jakarta

    Kementerian Transmigrasi akan memperluas kesempatan Beasiswa Transmigrasi Patriot. Tak hanya di dalam negeri, penerima beasiswa berkesempatan melanjutkan studi pascasarjana ke Jepang.

    Peluang ini terjalin usaiEhime University Jepang danIPB University menyepakati rencana pengembangan program beasiswa S2 bagi mahasiswa yang akan tinggal dan belajar langsung di kawasan transmigrasi.


    “Kerja sama ini sangat strategis. Indonesia memiliki bonus demografi, lahan, dan tenaga kerja, sementara Jepang menghadapi tantangan penuaan penduduk namun memiliki kapital dan teknologi. Jika dikolaborasikan, hasilnya akan memberikan manfaat besar bagi kedua negara,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, dikutip dari laman Kementerian Transmigrasi, Rabu (1/10/2025).

    Sebagai informasi, Ehime University merupakan universitas yang unggul dalam bidang sains, pertanian, dan teknik. Kerja sama ini mencakup program double degree dan S2. Mahasiswa Indonesia dan Jepang akan diterjunkan langsung ke lapangan untuk memberikan solusi dan inovasi pembangunan transmigrasi.

    Pelatihan Transmigran

    Selain beasiswa, kerja sama ini juga mencakup pelatihan transmigran di sektor perikanan, pertanian, dan perkebunan dengan standar industri Jepang.

    Skema mencakup pelatihan dasar di Indonesia,pemagangan di Jepang, dan penempatan kembali ke kawasan transmigrasi dengan dukungan investasi dari Jepang.

    Tentang Beasiswa Patriot Kementerian Transmigrasi

    Beasiswa Patriot adalah beasiswa dari Kementerian Transmigrasi yang diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk jenjang pendidikan sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

    Berdasarkan laman resminya, para penerima beasiswa akan mendapatkan:

    Beasiswa Pendidikan
    Pendidikan di universitas terbaik dengan kurikulum khusus.

    Komponen Cadangan
    Pengembangan karakter dan ketahanan sebagai Tentara Komponen Cadangan.

    Penempatan Strategis
    Setelah lulus, penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi dalam rangka pembangunan.

    Penerima Beasiswa Patriot akan mengikuti ikatan dinas selama periode tertentu untuk mencapai misi swasembada nasional, mendorong pembangunan ekonomi, dan menjaga persatuan Indonesia.

    Pendaftaran Beasiswa Patriot terbuka untuk sarjana terbaik dari berbagai disiplin ilmu. Prioritas untuk jurusan teknik, pertanian, dan kesehatan. Proses seleksi meliputi tes akademik, psikologi, kesehatan, dan wawancara untuk mendapatkan kandidat terbaik.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025 untuk Dosen-Guru Dibuka, Total Rp 30 Juta



    Jakarta

    Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kementerian Agama membuka pendaftaran beasiswa Bantuan Penyelesaian Pendidikan S3 Dalam Negeri (BPP S3 Dalam Negeri) 2025.

    Bantuan ini ditujukan untuk dosen, guru, tenaga kependidikan dan pegawai di bawah lingkungan Kementerian Agama yang sedang menempuh pendidikan S3. Beasiswa bertujuan untuk mendorong penerima agar segera membereskan studinya.

    Pendaftaran beasiswa dibuka mulai 5 hingga 15 Oktober 2025. Proses pengajuan beasiswa bisa dilakukan secara online pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id


    Namun, sebelum mendaftar pelamar harus mengetahui dahulu persyaratanya. Mengutip laman Kemenag, berikut ketentuan beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025:

    Komponen Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    Total bantuan BPP S3 Dalam Negeri 2025 memiliki total Rp 30 juta. Dana tersebut nantinya akan ditransfer langsung oleh LPDP kepada peserta.

    Adapun cakupan pembiayaan yang bisa dibayarkan oleh bantuan tersebut antara lain:

    1. Biaya SPP
    2. Biaya penulisan disertasi
    3. Biaya penerbitan jurnal ilmiah bereputasi sebagai syarat kelulusan
    4. Biaya pembelian berbagai literatur yang diperlukan.

    Syarat Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    • Warga Negara Indonesia
    • Berstatus sebagai guru pendidikan dasar dan menengah keagamaan, dosen perguruan tinggi keagaman/ma’had aly, tenaga kependidikan pada pendidikan dasar dan menengah keagamaan dan perguruan tinggi keagamaan, ustadz/kyai pondok pesantren, atau pegawai Kemenag
    • Mahasiswa S3 aktif yang tengah mengenyam semester 3.
    • Telah lulus seminar proposal disertasi
    • Tidak sedang menerima beasiswa atau bantuan lain.

    Dokumen Daftar Beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025

    • Surat keterangan hasil studi yang berisikan IPK
    • Surat rekomendasi dari Pimpinan Satuan Kerja
    • Surat pakta integritas yang sudah ditandatangani
    • Surat permohonan bantuan.

    Selain beasiswa BPP ini, Kemenag juga merekomendasikan beasiswa lain untuk jenjang lainnya yang disediakan Kemenag. Misalnya beasiswa full scholarship untuk S1-S3, Bantuan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The Air Fund), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), dan lainnya.

    Untuk informasi lebih lengkap terkait beasiswa BPP S3 Dalam Negeri 2025, bisa dipelajari pada laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.id

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Bantuan Kuliah S1-S3 Baznas & PP Muhammadiyah, Mulai dari Rp 5 Juta


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membuka pendaftaran Bantuan Dana Pendidikan tahun 2025. Periode pendaftaran berlangsung mulai 25 September-15 Oktober 2025.

    Bantuan pendidikan yang dikelola oleh Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA) ini dibuka untuk kuota 500 mahasiswa S1, S2, dan S3. Total dana bantuan sebesar Rp 5 miliar.

    Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025 dibuka untuk mahasiswa aktif di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dan non-PTMA. Berikut besaran beasiswa, syarat, dan jadwalnya.


    Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    1. Mahasiswa S1

    Jumlah: 200 orang
    Besar bantuan: Rp 5 juta

    2. Mahasiswa S2

    Jumlah: 100 orang
    Besar bantuan: Rp 10 juta

    3. Mahasiswa S3

    Jumlah: 200 orang
    Besar bantuan: Rp 15 juta

    Penyaluran Bantuan

    Mahasiswa dibagi ke dalam dua tahap bantuan, yakni:

    1. Penyaluran Tahap 1

    130 mahasiswa S1
    65 mahasiswa S2
    130 mahasiswa S3

    2. Penyaluran Tahap 2

    70 mahasiswa S1
    35 mahasiswa S2
    70 mahasiswa S3

    Mahasiswa di tahap 1 maupun 2 akan mendapat 2 kali pencairan dana, dengan besar 50-50 persen dari total besaran bantuan. Dana akan disalurkan lewat rekening masing-masing yang sudah didaftarkan.

    Syarat Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Dikutip dari panduan resminya, berikut syarat pendaftaran bantuan pendidikan tinggi ini:

    Warga Negara Indonesia

    Tercatat sebagai mahasiswa aktif program S1, S2, atau S3 di PTMA maupun non-PTMA

    Mahasiswa kurang mampu diutamakan

    Syarat Dokumen

    Surat rekomendasi dari perguruan tinggi atau persyarikatan (jika ada)
    CV
    KTP
    KK
    KTAM (jika ada)
    Surat keterangan aktif kuliah
    Surat keterangan sebagai dosen atau calon dosen PTMA (jika ada)
    Surat keterangan tidak mampu (jika ada)
    Progress studi (wajib bagi penerima Bantuan Dana BAZNAS Tahun 2024 yang lalu)

    Cara Daftar Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Buka scholarship.muhammdiyah.or.id

    Pilih menu Daftar Beasiswa-Bantuan Dana Pendidikan Baznas 2025

    Cek syarat dan ketentuan

    Mendaftar pada link Google form yang disediakan

    Isi formulir dan unggah dokumen

    Seleksi Bantuan Dana Pendidikan Baznas & PP Muhammadiyah 2025

    Seleksi calon penerima manfaat dilakukan berdasarkan:

    Isian formulir

    Kesesuaian kriteria

    Kelengkapan dokumen.

    Jadwal Seleksi

    Pendaftaran: 25 September-15 Oktober 2025
    Seleksi: 16 -31 Oktober 2025
    Pengumuman: 4 November 2025
    Penyaluran dana Tahap I:
    Penyaluran 50% pertama: 10-13 November 2025
    Penyaluran 50% kedua: 24-27 November 2025
    Pembekalan AIK (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, wajib): 17 November 2025
    Penyaluran dana Tahap II:
    Penyaluran 50% pertama: 15-18 Desember 2025
    Penyaluran 50% kedua: 29-31 Desember 2025

    Informasi pendaftaran selengkapnya bisa diakses di https://scholarship.muhammadiyah.or.id/beasiswa atau klik https://s.id/Panduan-BAZNAS-PPM-2025. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/faz)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran BPI 2025 Diperpanjang hingga 29 September, Cek Lagi Syaratnya!



    Jakarta

    Kabar gembira bagi para calon penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi memperpanjang masa pendaftaran BPI jenjang D4/S1 hingga 29 September 2025 pukul 23.59 WIB.

    Mengutip unggahan Instagram @puslapdik_kemdikbud, Minggu (28/9/2025), perpanjangan ini dilakukan untuk membuka kesempatan lebih luas bagi guru maupun calon guru yang belum sempat mendaftar pada jadwal sebelumnya, yakni 18-27 September 2025.

    BPI adalah salah satu beasiswa dari pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Tahun ini, BPI dibuka untuk dua kategori utama, yaitu calon guru dan guru aktif.


    Pada kategori calon guru, beasiswa ditujukan kepada mahasiswa baru di bidang pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, pendidikan luar biasa, pendidikan jasmani, hingga bimbingan konseling. Sedangkan kategori guru menyasar pendidik SMA/SMK, guru kejuruan, dan guru pendidikan luar biasa yang ingin melanjutkan studi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

    Pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari batas usia, status kepegawaian, hingga akreditasi program studi. Apa saja syarat daftarnya?

    Kriteria Program Studi yang BPI 2025

    1. Beasiswa BPI D4/S1 Calon Guru

    Diperuntukkan bagi peserta yang akan menjadi calon guru pada program studi:

    – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
    – Pendidikan Sekolah Dasar (SD)
    – Pendidikan Khusus/Pendidikan Luar Biasa
    – Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
    – Mata Pelajaran Kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
    – Bimbingan dan Konseling

    2. Beasiswa BPI D4/S1 untuk Guru

    Ditujukan bagi pendidik aktif dengan kategori:

    – Mata Pelajaran Umum di jenjang SMA/SMK
    – Mata Pelajaran Kejuruan
    – Pendidikan Luar Biasa

    Syarat Umum Daftar BPI 2025

    Persyaratan D4/S1 Calon Guru

    – Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP atau KK)
    – Usia maksimal 30 tahun saat mendaftar
    – Telah diterima sebagai mahasiswa baru pada program studi sesuai kategori
    – Memiliki ijazah/SKL dan transkrip pendidikan sebelumnya
    – Belum pernah atau tidak sedang menempuh pendidikan tinggi jenjang S1/D4
    – Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain

    Persyaratan D4/S1 Guru

    – Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP atau KK)
    – Maksimal 47 tahun untuk guru SMA/SMK (mapel umum)
    – Maksimal 50 tahun untuk guru mata pelajaran kejuruan
    – Maksimal 55 tahun untuk guru Pendidikan Luar Biasa
    – Terdaftar sebagai guru minimal 3 tahun dalam sistem Dapodik
    – Diterima di program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada perguruan tinggi dengan akreditasi minimal B/Baik Sekali, yang tercatat di sistem Sierra Kemendikbudristek
    – Menempuh pendidikan pada program studi sesuai mata pelajaran/jurusan yang diampu
    – Memiliki ijazah/SKL dan transkrip pendidikan sebelumnya
    – Belum pernah atau tidak sedang kuliah jenjang S1/D4
    – Tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain

    Jadwal Seleksi BPI 2025

    • Pendaftaran:18-29 September 2025
    • Seleksi administrasi & substansi: melalui situs https://beasiswa.kemendikdasmen.go.id
    • Pengumuman hasil administrasi & substansi: melalui situs resmi
    • Seleksi wawancara: melalui situs resmi
    • Pengumuman hasil seleksi substansi/wawancara: melalui situs resmi
    • Pembekalan & penjelasan teknis penandatanganan kontrak: melalui situs resmi

    Demikian informasi perpanjangan pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2025. Ayo calon Ibu Bapak Guru dan Ibu Bapak Guru buruan daftar!

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran KIP Kuliah Segera Ditutup 31 Oktober, Cek Syaratnya di Sini



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan segera menutup pendaftaan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada 31 Oktober 2025. Beasiswa apa itu?

    Bantuan KIP Kuliah adalah beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa baru dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Dengan bantuan ini, mahasiswa bisa kuliah gratis hingga lulus.


    Saat ini, pendaftaran KIP Kuliah masih dibuka di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Tertarik mendaftar KIP Kuliah? Cek informasinya di bawah ini.

    Cakupan Bantuan KIP Kuliah 2025

    Menurut Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2025, bantuan KIP Kuliah termasuk:

    Biaya Pendidikan

    – Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau internasional maksimal Rp 8.000.000 dan khusus kedokteran Rp 12.000.000
    – Prodi akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4.000.000
    – Prodi akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2.400.000

    Biaya Hidup

    Biaya hidup dibedakan menjadi lima klaster sesuai wilayah perguruan tinggi, yakni:

    – Klaster 1: Rp 800.000
    – Klaster 2: Rp 950.000
    – Klaster 3: Rp 1.100.000
    – Klaster 4: Rp 1.250.000
    -Klaster 5: Rp 1.400.000

    Syarat Penerima KIP Kuliah 2025

    1. Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun berjalan atau maksimal 2 tahun sebelumnya
    2. Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat semua jalur pada PTN vokasi atau PTN akademik yang terakreditasi secara resmi
    3. Mempunyai potensi akademik tapi terbatas oleh kondisi ekonomi karena dari keluarga rentan miskin atau miskin
    4. Memenuhi salah satu syarat ekonomi berikut:
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi nasional PTN
      – Berasal dari keluarga yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTN
      – Pemegang KIP yang lulus seleksi mandiri PTS
      – Tercatat dalam DTKS dan menerima bantuan sosial dari Kemensos yang lulus seleksi di PTS
      – Mahasiswa miskin/rentan miskin maksimal pada tiga desil Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE)
      – Mahasiswa dari pantia sosial atau panti asuhan
      – Mahasiswa yang pendapatan gabungan orang tuanya maksimal Rp 4 juta tiap bulan dan jika dibagi untuk semua anggota keluarga maksimal Rp 750.000
      – Memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan pemerintah disertai bukti foto rumah dan rekening listrik

    Cara Mendaftar KIP Kuliah 2025

    1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan buat akun
    2. Masukkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    3. Masukkan email yang aktif
    4. Sistem KIP Kuliah akan memvalidasi NIK, NISN, dan NPSN
    5. Jika proses berhasil, sistem akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke email
    6. Masuk kembali ke laman KIP dan masukkan nomor pendaftaran dan kode akses
    7. Isi data-data yang diperlukan
    8. Pilih jenis masuk PTN (SNBP/SNBT/seleksi mandiri)
    9. Submit data
    10. Mahasiswa tinggal menunggu verifikasi dari sistem dan perguruan tinggi
    11. Jika diterima sebagai penerima KIP Kuliah, akan diinformasikan lebih lanjut oleh perguruan tinggi

    Jadwal Seleksi KIP Kuliah 2025

    Pendaftaran: 3 Februari-31 Oktober 2025

    Seleksi KIP di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Penetapan penerima baru: 31 Oktober 2025

    Itulah informasi mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025. Jangan sampai terlewat!

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com