Tag: perguruan

  • Peluang Beasiswa S1 di Kampus Unggul AS, Mahasiswa Asal RI Ini Berbagi Kiat


    Jakarta

    Yanti Manurung meraih menempuh pendidikan dengan beasiswa sejak duduk di bangku sekolah menengah. Ia tercatat menerima beasiswa di SMA Unggul Del angkatan pertama dan beasiswa Pestalozzi untuk belajar A Level (setara kelas 12-13) di Sussex, Inggris.

    Kini, alumnus S1 Swarthmore College kandidat PhD ini tengah menekuni bidang neuroscience di University of Illinois Chicago (UIC), Amerika Serikat.

    Yanti menuturkan, hingga saat ini, masih ada miskonsepsi bahwa perguruan tinggi besar dan swasta di luar negeri, khususnya AS, mengenakan biaya mahal pada mahasiswa S1-nya. Terlebih mahasiswa internasional seperti dari RI.


    Ia menjelaskan, para calon mahasiswa di kampus tersebut justru menerima calon mahasiswa hanya berdasarkan merit (prestasi). Setelah dinyatakan lolos seleksi, total mahasiswa yang diterima dengan beasiswa juga lebih banyak.

    “Kesempatan dapat beasiswa itu sangat lebih tinggi di universitas-universitas yang lebih bagus, contohnya Harvard, MIT (Massachusetts Institute of Technology), Princeton, Yale, dan Amherst,” tuturnya pada Strategy Session Pendaftaran S-1 ke Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, ditulis Senin (9/12/2024).

    Peluang Beasiswa S1 di AS: Need-Blind dan Need-Aware

    Admisi Need-Blind

    Yanti menjelaskan, perguruan tinggi seperti Harvard dan MIT menggunakan prinsip need-blind dalam penerimaan mahasiswa baru. Dalam hal ini, kampus bersangkutan tidak melihat kemampuan finansial pelamar sebagai bahan pertimbangan kelulusannya.

    “Mereka nggak mempertimbangkan apakah kamu akan perlu financial aid, beasiswa, atau nggak. Mereka hanya melihat application kamu hanya dalam merit-based standpoint,” ucapnya.

    Setelah lolos seleksi, sambungnya, calon mahasiswa bersangkutan baru akan diminta melengkapi berkas terkait keuangan keluarga untuk membicarakan pengaturan beasiswa lebih lanjut.

    Ia menggarisbawahi, financial aid pada kampus need-blind admission lazimnya tidak 100 persen. Contohnya seperti perguruan tinggi negeri AS University of Illinois Urbana-Champaign (UIUC), University of Illinois Chicago (UIC), dan University of California (UC) yang notabene memiliki endowment (anggaran pendanaan) terbatas dan jumlah mahasiswa sangat banyak.

    Sementara itu, beasiswa pada perguruan tinggi dengan endowment yang besar seperti Harvard, MIT, Princeton, dan Amherst memungkinkan financial aid hingga 100 persen. Termasuk di dalamnya seperti uang kuliah dan tempat tinggal.

    “Biasanya untuk anak internasional (di universitas negeri AS) tidak dikasih (financial aid) 100 persen sesuai kebutuhan. Tapi di universitas ini (Harvard hingga Amherst), kita jamin pasti akan memenuhi 100 persen kebutuhan kalian,” terangnya.

    Need-Aware

    Perguruan tinggi dengan need-aware admission mempertimbangkan kemampuan finansial calon pelamar di samping prestasi luar biasa. Namun, jika sudah lolos seleksi, calon mahasiswa lazimnya mendapat beasiswa 100 persen. Untuk itu, seleksi beasiswa di kampus need-aware admission sangat kompetitif.

    “Implikasinya, anak yang berprestasi tapi butuh beasiswa 100 persen, dibandingkan dengan anak yang prestasinya sama tapi tidak perlu beasiswa sama sekali, anak ini (yang tidak butuh beasiswa) yang akan dikasih kesempatan masuk, karena bagaimanapun, universitas butuh uang,” ucap Yanti.

    “Berarti, agar kamu bisa menyaingi anak-anak dari negara kaya seperti China, Korea, Jepang, kalian prestasinya harus 2 kali lipat dibanding mereka,” imbuhnya.

    Contoh perguruan tinggi need-aware admission antara lain Swarthmore College, Columbia University, Stanford University, University of Pennsylvania, Cornell University, dan lain-lain.

    Persiapan Dana

    Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Stella Christie sebelumnya menyarankan agar siswa fokus untuk untuk menyiapkan pendaftaran kuliah di luar negeri ketimbang memikirkan dana untuk kuliah. Sebab, peluang beasiswa dan bantuan pendidikan dapat diurus kemudian.

    “Jangan khawatir dulu tentang dana. Misalnya kalian diterima di top university, itu ada cara, pasti ada jalannya. Saya jamin. Bukan berarti akan mulus, tapi kemungkinan besar ada jalannya,” ucapnya.

    Stella sendiri lulus dari S1 Harvard University, AS dengan predikat Magna Cum Laude. Ia memperoleh financial aid yang meliputi tuition (uang kuliah) dan board (tempat tinggal, termasuk akomodasi dan makanan).

    Untuk mencukupi kebutuhan lainnya, Stella bekerja sebagai pembersih toilet di Harvard, staf yang menyiapkan bahan makanan, pencuci piring, penyiapan teknis presentasi, dan petugas perpustakaan.

    “Kalau kita mau, pasti ada cara,” ucapnya.

    Diketahui, beasiswa dari berbagai negara juga meliputi uang pendaftaran kuliah hingga biaya hidup. Selamat mencari dan menyiapkan diri untuk kuliah di luar negeri dengan beasiswa, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Fulbright 2025 S2-S3 Dibuka, Tanpa Batas Usia!


    Jakarta

    Beasiswa Fulbright Master’s Degree Scholarship tengah dibuka hingga 15 Februari 2025 mendatang. Peminat kuliah S2 dan S3 di perguruan tinggi Amerika Serikat asal Indonesia dapat mendaftar.

    Dikutip dari laman American Indonesian Exchange Foundation (Aminef), beasiswa Fulbright termasuk beasiswa tanpa batas usia bagi pendaftar S2 maupun S3. Simak komponen beasiswa, syarat dan cara daftarnya di bawah ini.

    Komponen Beasiswa Fulbright 2025

    Beasiswa Fulbright dapat digunakan untuk pendidikan S2 berdurasi 1-2 tahun dan S3 hingga 3 tahun. Beasiswa awal akan diberikan untuk 1 tahun dan dapat diperbarui untuk tahun kedua berdasarkan capaian akademik masing-masing awardee.


    Berikut komponen beasiswa Fulbright:

    • Ongkos mobilisasi internasional.
    • Uang kuliah dan biaya lainnya yang dibebankan pada prodi pilihan.
    • Asuransi kesehatan/kecelakaan.
    • Monthly maintenance (seperti biaya hidup dan tempat tinggal).
    • Buku.
    • Komputer.
    • Tunjangan in-transit.
    • Aktivitas profesional.

    Syarat Beasiswa Fulbright 2025 S2 dan S3

    • Warga Negara Indonesia, tidak sedang tinggal di AS atau permanent resident di AS.
    • Memiliki rekam akademik unggul
    • IPK minimal 3.0 dari 4.0.
    • Mahir berbahasa Inggris, dengan skor:
      – S2: TOEFL ITP minimal 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6.5, atau Duolingo 125.
      – S3: TOEFL ITP minimal 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7.0, atau Duolingo 135.
    • Sudah mempersiapkan dan menunjukkan komitmen pada bidang studi yang dipilih.
    • Melamar pada bidang studi yang selaras dengan latar pendidikan sebelumnya.
    • Menunjukkan kemampuan untuk menyelesaikan pendidikan penuh waktu atau melaksanakan riset di AS.
    • Memiliki kemampuan kepemimpinan, dalam hal ini menunjukkan potensi untuk mencapai posisi dengan tanggung jawab signifikan di bidang masing-masing, diindikasikan dengan pengalaman akademik dan profesional.
    • Berpengalaman di bidang pelayanan masyarakat.
    • Menunjukkan komitmen untuk kembali ke Indonesia usai merampungkan program beasiswa.
    • Bersedia untuk bekerja minimal selama 5 tahun sebelum pensiun setelah menyelesaikan program beasiswa.
    • Pendaftar S2 wajib sudah memiliki gelar S1.
    • Pendaftar S3 wajib sudah memiliki gelar S2.
    • Pendaftar S3 berencana bertugas atau kembali ke posisinya di bidang akademik usai lulus pendidikan gelar.
    • Tidak sedang mengikuti program akademik, pelatihan, atau program riset di AS.
    • Tidak sedang kuliah, tinggal, atau bekerja di luar Indonesia.
    • Tidak pernah ikut program pertukaran yang disponsori atau didanai Pemerintah AS dengan durasi lebih dari 6 minggu dan sudah tinggal di Indonesia lagi selama 2 tahun per tanggal pendaftaran.
    • Tidak mendaftar izin menetap di AS.
    • Tidak sedang kuliah di pendidikan gelar lainnya.
    • Tidak sedang menerima beasiswa pada saat mendaftar.
    • Tidak sedang mendaftar ke program sejenis untuk memperoleh gelar ganda.
    • Bukan karyawan, anggota keluarga dekat karyawan, atau tanggungan karyawan Aminef, Kedutaaan Besar AS, atau Departemen Negara Bagian AS.
    • Bukan pegawai lokal yang bertugas untuk misi AS di luar negeri, Departemen Negara Bagian AS, dan atau Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), maupun mantan pegawai yang belum 1 tahun putus kontrak dengan instansi di atas.

    Syarat Dokumen

    • Salinan KTP atau paspor.
    • Salinan transkrip akademik dan ijazah dalam bahasa Indonesia dan terjemahan ke bahasa Inggris.
    • Tiga surat rekomendasi dari pemberi kerja atau dosen universitas dalam bahasa Inggris.
    • Salinan sertifikat TOEFL ITP atau yang setara terbaru (kurang lama 2 tahun terakhir).
    • CV dalam bahasa Inggris.
    • Formulir pendaftaran berisi 1 halaman tujuan kuliah, 1 halaman personal statement, bibliografi kaya tulis yang sudah dipublikasi, dan sampel tulisan akademik.

    Cara Daftar Beasiswa Fulbright 2025

    • Penuhi persyaratan dan lengkapi dokumen persyaratan.
    • Buat akun di https://stu.aminef.or.id/grantee/.
    • Isi formulir pendaftaran dan unggah dokumen persyaratan sebelum batas waktu.
    • Pastikan kembali isi formulir dan dokumen sudah benar karena tidak bisa diganti setelah klik Submit.
    • Submit lamaran sebelum tanggal tutup pendaftaran beasiswa utuk menghindari laman error.

    Informasi pendaftaran beasiswa Fulbright 2025 S2 dan S3 bisa dilihat lebih lanjut di https://www.aminef.or.id/ dan https://www.aminef.or.id/grants-for-indonesians/faq/. Semoga bermanfaat!

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Program Diputus, Ortu Siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Pertanyakan Nasib Anak


    Jakarta

    Sekitar 40 orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 menyampaikan aspirasi dan petisi soal keberlanjutan rangkaian beasiswa di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Siswa Penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 H Ishandawi mengatakan aksi kunjungan orang tua siswa sehubungan dengan Surat Puspresnas Kemendikdbudristek No 1645/J3/PN.06/2024 tanggal 3 November 2024 tentang BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4.

    Ishandawi menjelaskan, berdasarkan surat tersebut, komponen konseling perkuliahan dan penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri ditiadakan pada beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.


    Perubahan tersebut mengakibatkan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional yang tidak mampu membayar biaya pendaftaran perguruan tinggi mancanegara jadi mengurungkan harapan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, sesuai peluang yang dijanjikan pada awal penyelenggaraan program beasiswa.

    Sejumlah siswa penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 tersebut juga terkendala dengan ketiadaan pembimbingan pendaftaran hingga penulisan esai.

    Sementara itu, sebelumnya, mereka telah dibekali kursus IELTS dan meraih skor di atas persyaratan. Tak sedikit pula yang telah memperoleh nilai sekitar 1.200-1.400, di atas persyaratan Puspresnas.

    “Jadi sayang, miris, Asta Cita ke-4 kan penguatan sumber daya manusia nanti menuju Indonesia Emas 2045, ini sudah ada (talentanya),” ucap Ishandawi pada detikEdu sebelum penyerahan petisi pada perwakilan Puspresnas.

    Perubahan Rangkaian BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4

    Berdasarkan Surat Puspresnas, nama BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 telah diubah menjadi BIM Persiapan Program Sarjana 4. Program ini meliputi pengayaan akademik berupa kursus dan tes resmi IELTS dan SAT/ACT serta pengayaan nonakademik berupa webinar series, proyek sosial, dan summer program.

    Dalam surat itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendikbudristek menyatakan bahwa program persiapan tersebut akan berakhir.

    Untuk itu, kepala sekolah diminta mengabari siswa BIM Persiapan S1 Angkatan 4 atas sejumlah perubahan berikut.

    Tidak Ada Konseling Kuliah

    Program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 tidak meliputi college counseling.

    Sedangkan berdasarkan booklet beasiswa Indonesia Maju Program Sarjana Luar Negeri Angkatan 4, biaya layanan college counseling 2024-2025 termasuk komponen beasiswa.

    Jika konseling diadakan, siswa sedianya akan dibimbing untuk memenuhi tiap kriteria dan persyaratan pendaftaran, termasuk esai, hingga mendapat LoA. Siswa juga dibimbing untuk menetapkan pilihan perguruan tingginya.

    Tidak Ada Penggantian Biaya Pendaftaran Universitas Luar Negeri

    Pemberian bantuan biaya pendaftaran universitas (reimbursement) juga ditiadakan pada program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 menurut surat Puspresnas Kemendikbudristek tanggal 3 November 2024 tersebut.

    Sedangkan biaya aplikasi atau pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri 2024-2025 dijanjikan sebagai komponen beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.

    “(Sebelumnya) Bisa sampai empat perguruan tinggi luar negeri,” kata Ishandawi.

    Adanya komponen ini seharusnya memungkinkan beban biaya pendaftaran pendidikan tinggi luar negeri ditanggung negara sehingga meringankan beban finansial orang tua dan siswa.

    Ishandawi mencontohkan, biaya pendaftaran ke University of British Columbia (UBC), Kanada sendiri mencapai CAD 160-an atau sekitar Rp 1,9 juta. Sedangkan biaya pendaftaran ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencapai USD 75 atau sekitar Rp 1,2 juta.

    Biaya pendaftaran perguruan tinggi yang relatif tinggi dan kini tidak masuk komponen beasiswa BIM Persiapan S1 tersebut membuat sejumlah siswa dan orang tua mengurungkan niat mendaftar ke kampus luar negeri laiknya rencana awal mereka.

    BIM Persiapan Sarjana Kini Hanya Program Pengayaan

    BIM Persiapan Program Sarjana yang digelar Puspresnas kini hanya meliputi program pengayaan untuk mempersiapkan siswa bisa bersaing dalam pendaftaran ke universitas luar negeri dan dalam negeri.

    Sedangkan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dijanjikan meliputi program berikut:

    • Pengayaan akademik:
      • Kursus persiapan tes TOEFL/IELTS/bahasa asing lainnya
      • Kursus persiapan tes SAT/ACT
    • Pengayaan talenta nonakademik
    • Program konseling pendidikan tinggi (college counseling)
    • Pembinaan penguatan karakter kebangsaan

    Diminta Mendaftar Sendiri ke Beasiswa S1

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana yang ingin mendaftar ke beasiswa program S1 kini dapat mendaftar ke Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa lain yang dibiayai pemerintah/lembaga lain.

    Sedangkan pada BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, diatur bahwa siswa yang sudah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri akan mengikuti Seleksi Lanjutan untuk ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.

    Siswa pemegang LoA calon penerima beasiswa sedianya direkomendasikan pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa Sarjana Luar Negeri.

    Opsi Mendaftar ke Kampus Dalam Negeri

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana kini disebut juga dapat didaftarkan ke universitas dalam negeri lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau seleksi penerimaan perguruan tinggi dalam negeri lainnya.

    Lebih lanjut, hasil pengayaan siswa peserta disampaikan dalam Rapor Program Pembinaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 Tahun 2024 pada awal 2025.

    Sedangkan dalam BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 diatur bahwa pada akhir tahapan persiapan, termasuk konseling pendidikan tinggi dan biaya pendaftaran ke universitas luar negeri, penerima beasiswa persiapan seharusnya mendaftarkan diri ke perguruan tinggi luar negeri (PTLN).

    Daftar perguruan tinggi yang bisa dilamar oleh siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 sendiri ditetapkan oleh panitia Beasiswa Indonesia Maju.

    Termasuk di antaranya yaitu tiga universitas terbaik di dunia versi QS World University (WUR) 2025 Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat; Imperial College London, Inggris; dan University of Oxford, Inggris.

    Ishandawi berharap aksi orang tua siswa di kantor Puspresnas tidak dipandang negatif. Ia menyatakan pihaknya mendukung Puspresnas agar melanjutkan program ini sesuai kesepakatan awal siswa penerima beasiswa dan panitia BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, yang diketahui dan diteken orang tua.

    “Kami mendukung Puspresnas, dan saya minta Pemerintah tidak membubarkan Puspresnas, karena ini adalah tempat anak muda yang punya prestasi secara nasional, yang akan menjadi calon generasi emas Indonesia di tahun 2045,” ucapnya pada penyampaian petisi di halaman Kantor Puspresnas.

    “Oleh karena itu, sama-sama kita para orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (Persiapan S1) Angkatan 4 ini dengan Puspresnas bergandengan, sama-sama agar programnya berjalan sesuai dengan harapan kita, bahwa anak-anak disiapkan secara mental, secara karakter, dan secara skill, bahasa Inggris maupun SAT-nya untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi di luar negeri.

    Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” imbuhnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Pre-doctoral Course Program (PDCP) untuk dosen di lingkungan kementeriannya sampai 22 November 2024. Dosen peserta akan menjalani pelatihan intensif maksimal 2 bulan di Chung Yuan Christian University, Taiwan untuk persiapan kuliah jenjang doktor bidang sains, teknologi dan teknik di luar negeri.

    Dikutip dari panduan resminya, dosen pre-doctoral di antaranya mempelajari academic writing, peningkatan kualitas proposal riset doktoral, dan bahasa Inggris akademik. Peserta juga kan menjalani matchmaking dengan calon promotor, termasuk diskusi dan peninjauan proposal riset, dan pengenalan fasilitas riset kampus luar negeri.

    Lebih lanjut, dosen penerima beasiswa pre-doctoral akan belajar skill komunikasi dan akulturasi, keterampilan riset hingga pembelajaran lintas budaya, poster akademik draf proposal doktoral, dan lain-lain. Dikutip dari pengumuman Kemendiktisaintek dan panduan resminya, berikut syarat, komponen beasiswa, dan bidang riset yang dibuka.


    Syarat Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
    • Paspor dengan tanggal habis berlaku di atas Agustus 2025.
    • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
    • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).
    • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
    • Sudah lulus S2, dibuktikan dengan ijazah magister.
    • Lulusan S2 luar negeri harus menyertakan SK penyetaraan ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek
    • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) S3.
    • Belum pernah ikut program doktor.
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
    • CV dalam bahasa Inggris yang menunjukkan rekam jejak riset.
    • Surat izin mengikuti program dari pemimpin instansi asal sesuai format.
    • Personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format.
    • Proposal penelitian S3 dengan salah satu topik yang disyaratkan, ditulis dalam bahasa Inggris.
    • Surat pernyataan pendaftar beasiswa PCP sesuai format.
    • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
    • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

    Syarat Bidang Riset

    Fisika

    • Optical spectroscopy, defects in semiconductors, 2D materials, dan optoelectronic devices terkait
    • Magnetism, surface science, experimental physics
    • Molecular Beam Epitaxy, MBE Compound
    • Material dan perangkat semikonduktor
    • Material 2-D (MoS2, Graphene), Magnetism (MOKE, KerrMicscope)

    Kimia

    • Carbohydrate chemistry, penemuan obat

    Electronic Engineering

    • Nanomaterial dua dimensi (2D), perangkat nano-photoelectric,nano-optics, near-field optics, raman spectroscopy, complex oxides, dan nanomaterial terkait karbon
    • Research and consulting experience on unique projects
    • Epitaxial growth of semiconductor technology; optical, electrical and structural analysis of thin film; packaging for optoelectronic devices
    • Material 2D, nanoelectronics, spintronics, perangkat kuantum

    Electrical Engineering

    • Computer network system and architecture, network microprocessor, FPGA system design, software-defined network, high-speed network traffic analysis and measurement, smart grid information beserta communication system and network security

    Mechanical Engineering

    • Sistem opto-mekatronik, DSP biosignal, analisis big data

    Komponen Beasiswa Pre-Doctoral Kemendiktisaintek

    • Biaya pendidikan
    • Biaya hidup
    • Biaya asuransi kesehatan
    • Biaya aplikasi visa
    • Biaya keadaan darurat
    • Tiket pergi-pulang (PP) daerah domisili-bandara terdekat kampus tujuan

    Informasi pendaftaran beasiswa pre-doctoral Kemendiktisaintek lebih lanjut bisa diakses dengan klik di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Bank Mega Syariah Tawarkan Beasiswa D4-S1, Ayo Daftar Sebelum 29 November!



    Jakarta

    Bank Mega Syariah membuka beasiswa untuk mahasiswa D4 atau S1. Pendaftaran telah dibuka pada 4 hingga 29 November 2024.

    Sasaran penerima beasiswa ini adalah mahasiswa yang berprestasi tetapi mempunyai kondisi kurang mampu. Penerima akan memperoleh beasiswa untuk dua semester dan fasilitas lain seperti edukasi keuangan hingga kesempatan magang di Bank Mega Syariah.

    Apa saja syarat mendaftar Beasiswa Generasi Berkah Mega Syariah ini? Mengutip laman resminya, ini syarat yang harus dipenuhi:


    Syarat Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

    • Berasal dari kampus yang bekerja sama dengan Bank Mega Syariah.
    • Mahasiswa D4 atau S1 yang sedang menduduki minimal semester 3.
    • Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00.
    • Calon penerima berasal dari keluarga kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan/desa setempat.
    • Mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi lebih diutamakan.
    • Mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
    • Mempunyai rekening Bank Mega Syariah.
    • Membuat essay berisi alasan layak menerima beasiswa dan pandangan mahasiswa tentang ekonomi syariah di Indonesia.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

    • Scan kartu tanda kependudukan (KTP)
    • Scan kartu keluarga (KK)
    • Scan surat keterangan tidak mampu (SKTM)
    • Scan kartu tanda mahasiswa (KTM)
    • Scan transkrip IPK semester 1 dan 2
    • Scan sertifikat prestasi (jika ada)
    • Scan bukti pembayaran UKT semester 2
    • Scan bukti pembayaran listrik selama 3 bulan terakhir
    • Pas foto 3×4 menggunakan kemeja putih dan latar foto berwarna biru
    • Foto rumah tampak depan dan bagan ruang tamu
    • Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain dari kampus
    • Essay

    Cara Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

    1. Mahasiswa mengisi formulir pendaftaran online di laman https://bit.ly/PendaftaranBeasiswaBMS2025.
    2. Unggah berkas-berkas yang diminta.
    3. Data pendaftar akan diseleksi.
    4. Pengumuman penerima akan diumumkan lewat media sosia dan website resmi Bank Mega Syariah dan laman perguruan tinggi mitra.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bank Mega Syariah

    • Pendaftaran: 4 – 19 November 2024
    • Seleksi: 1 – 23 Desember 2024
    • Pengumuman penerima: 24 Desember 2024
    • Penyerahan beasiswa: Januari 2025

    Itulah informasi mengenai penawaran beasiswa dari Bank Mega Syariah untuk mahasiswa D4 dan S1. Jika masih penasaran dengan ketentuan beasiswa bisa dilihat di sini ya.

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



    Jakarta

    Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

    Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

    Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


    Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

    Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

    Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

    9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

    1. Türkiye Burslari Scholarship

    Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

    Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

    2. Global Korean Scholarship (GKS)

    Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

    Syarat Pendaftaran GKS

    • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
    • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
    • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
    • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
    • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
    • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
    • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

    3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

    Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

    4. SISGP Swedia

    Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

    Syarat Pendaftaran:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
    • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
    • CV maksimal 3 halaman
    • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
    • Salinan paspor
    • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

    5. MEXT Scholarship

    MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

    Syarat Pendaftaran

    • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
    • lulusan D4/ S1/ S2
    • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
    • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
    • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
    • Sehat secara jasmani dan rohani
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
    • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

    Informasi selengkapnya di sini.

    6. Stipendium Hungariucum Scholarship

    Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

    Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

    7. Erasmus Mundus Scholarship

    Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

    Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

    8. MFA Scholarship

    Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

    Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

    (pal/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Magang 2025 di Universitas Tokyo, Tsinghua, Kyoto, dan NUS, Cek Ya!


    Jakarta

    Beasiswa magang 2025 Amgen Scholars sedang dibuka Amgen Foundation di empat kampus Asia. Mahasiswa S1 di kampus Asia, termasuk Indonesia, bisa mendaftar.

    Program Amgen Scholars adalah beasiswa magang riset 8-10 minggu di institusi pendidikan pada musim panas 2025. Peserta berkesempatan belajar, berjejaring, dan merasakan pengalaman karier riset ilmiah, khususnya di bidang sains dan teknik.

    Di akhir masa magang, peserta akan menjalani simposium di Kyoto, Jepang. Berminat mendaftar? Cek informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa Magang 2025 Amgen Scholars

    • Mahasiswa S1 di kampus Asia, termasuk Indonesia
    • Minimal sudah menyelesaikan tahun pertama perkuliahan per tanggal mulai magang.
    • Belum lulus kuliah per tanggal mulai magang.
    • Masih akan kuliah minimal satu semester atau 1 quarter setelah selesai program magang.
    • Memiliki rekam jejak akademik unggul
    • Jika bukan penutur asli bahasa Inggris, maka wajib memiliki kecakapan bahasa Inggris kerja yang baik, dibuktikan dengan skor minimal TOEFL iBT 72, IELTS overall band 5.5, Cambridge English FCE, TOEIC 1095, TOEIC L&R 785, atau TOEIC S&W 310
    • Berminat melanjutkan pendidikan hingga S3

    Komponen Beasiswa Per Kampus Tujuan

    Kyoto University

    • Tiket pesawat pergi-pulang sesuai jadwal
    • Tunjangan 180.000 yen (Rp 18,4 juta), dibagi ke dalam dua kali pencairan
    • Tempat tinggal
    • Simposium di Kyoto dan akomodasinya

    National University of Singapore (NUS)

    • Ongkos pesawat SGD 1.500 (Rp 17,7 juta), meliputi perjalanan Indonesia-Singapura, ke simposium di Kyoto, dan pulang ke Tanah Air
    • Tunjangan SGD 6.000 (Rp 70,8 juta) untuk 8 minggu
    • Pengurusan dan biaya visa

    Tsinghua University

    • Ongkos perjalanan
    • Tunjangan makan
    • Akomodasi
    • Uang saku CNY 10.000 atau Rp 21 juta

    The University of Tokyo

    • Akomodasi
    • Uang saku 270.000 yen atau Rp 27,6 juta, termasuk uang makan dan perjalanan pribadi
    • Ongkos pesawat ke Tokyo
    • Ongkos bagi mahasiswa yang harus berkendara ke kampus selain Hongo dan Yayoi

    Jadwal Magang

    • Kyoto University: 6 Juni-7 Agustus 2025
    • National University of Singapore: 2 Juni-7 Agustus 2025
    • The University of Tokyo: 5 Juni-7 Agustus 2025
    • Tsinghua University: 7 Juni-7 Agustus 2025

    Masa pendaftaran beasiswa magang Amgen Scholars 2025 ditutup pada 1 Februari 2025. Mahasiswa dapat melamar ke lebih dari satu perguruan tinggi pada laman pendaftaran masing-masing kampus. Bagi detikers yang berminat, simak informasi lebih lanjut di https://amgenscholars.com/asia-program/.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Pertukaran ke Amerika CCI Aminef 2025 Dibuka, Lulusan SMA Bisa Ikut!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa pertukaran Community College Initiative (CCI) American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) dibuka hingga 31 Desember 2024. Detikers yang lolos seleksi akan menjalani program pertukaran ke Amerika Serikat pada Juli 2025 mendatang.

    Program Community College Initiative (CCI) merupakan program akademik non-gelar di community college AS. Peserta CCI akan dibimbing selama 1 tahun untuk membangun keterampilan teknis peserta, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, dan memperkuat kemahiran berbahasa Inggris.

    Pelamar beasiswa CCI Aminef dapat mendaftar sesuai pengalaman akademik maupun pengalaman kerja sesuai persyaratan. Peserta pertukaran nantinya dapat sertifikat di bidang studi yang dipilih pada saat melamar, bergantung pada perguruan tinggi tuan rumah, program akademik yang dibuka, dan keberhasilan penyelesaian mata kuliah yang disyaratkan dalam pertukaran.


    Perlu digarisbawahi, sertifikat perguruan tinggi tersebut sah tetapi bukan berupa ijazah gelar akademik. Karena itu, peserta CCI Aminef tidak bisa pindah dari program nongelar ke program gelar selama pertukaran berlangsung dalam keadaan apa pun.

    Sementara itu, peserta CCI juga berkesempatan menjalani magang profesional, pembelajaran berbasis pelayanan, dan kegiatan kemasyarakatan yang berfokus pada pengembangan pemahaman dan pengetahuan bersama tentang Amerika Serikat.

    Setelah lulus program, peserta akan memproleh sertifikat di bidang studi pilihan masing-masing. Alumni CCI Aminef kemudian kembali ke negara asal dengan bekal keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja, merespons prioritas nasional yang sedang berkembang, dan merespons permintaan pasar tenaga kerja di bidang-bidang seperti pertanian, teknik terapan, dan teknologi informasi.

    Beasiswa CCI Aminef 2025-2026 akan didanai Departemen Luar Negeri AS dengan kuota peserta sekitar 120 orang dari berbagai negara. Di Indonesia, pelamar dari luar kota-kota besar dan di provinsi-provinsi di luar Jawa yang secara historis lebih sedikit kesempatan untuk belajar di luar negeri diutamakan untuk mendaftar.

    Sementara itu, kandidat beasiswa dari Papua dapat didanai PT Freeport Indonesia. Inisiatif ini memungkinkan sejumlah pelamar asal Papua dapat diterima di CCI Aminef setiap tahun.

    Nah, apakah detikers berminat mendaftar? Simak syarat dan informasinya di bawah ini.

    Syarat Beasiswa Pertukaran CCI Aminef

    • Penyandang disabilitas didorong untuk mendaftar.
    • Warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia.
    • Berusia 18 tahun atau lebih pada tanggal 1 Juli 2025.
    • Ijazah minimal SMA.
    • Pelamar dengan gelar D1, D2, D3, dan S1 diperbolehkan mendaftar pada bidang yang berbeda dari bidang gelar akademik mereka dan mempunyai pengalaman kerja yang relevan di bidang yang dilamar.
    • Pelamar bidang teknik terapan harus memiliki dasar yang kuat dalam matematika dan diharuskan mengikuti ujian penempatan matematika di kampus tuan rumah agar memenuhi syarat untuk mengikuti pelajaran tertentu yang memberikan kredit.
    • Pelamar yang memegang gelar master atau doktor (PhD) atau saat ini terdaftar sebagai mahasiswa jenjang S2 dan S3 tersebut tidak dapat mendaftar.
    • Memiliki kualitas kepemimpinan dan menunjukkan pengalaman dalam pelayanan masyarakat.
    • Memiliki persiapan dan komitmen yang ditunjukkan terhadap bidang studi yang dipilih melalui beberapa pengalaman akademis atau profesional. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi peserta dengan keterampilan atau minat yang terbukti dan pengalaman profesional yang terbatas di bidang studi yang ditawarkan.
    • Bidang dan konsentrasi pendidikan atau pengalaman:
      • Pertanian
      • Teknik terapan
      • Bisnis dan kewirausahaan
      • Pendidikan anak usia dini
      • Teknologi informasi
      • Ekonomi kreatif dan media
    • Saat ini bekerja di bidang yang dilamar dengan pengalaman kerja maksimal di bawah 5 tahun.
    • Mahir berbahasa Inggris
    • Memiliki skor TOEFL ITP minimal 480, atau skor TOEFL iBT minimal 55, atau skor IELTS minimal 5,5, atau skor Duolingo minimal 95, dan berdedikasi untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mereka.
    • Untuk mendaftar dalam kursus-kursus yang memberikan kredit di bidang studi akademis, pelamar harus memenuhi persyaratan bahasa minimum dari perguruan tinggi tuan rumah-biasanya 500 pada tes TOEFL atau skor yang setara pada ujian-ujian lain yang diterima. Keterampilan bahasa peserta akan dievaluasi setelah tiba di institusi tuan rumah.
    • Memiliki prestasi akademis unggul.
    • Memiliki pengalaman terbatas atau tidak memiliki pengalaman belajar di luar negeri, Kandidat yang belum pernah belajar di luar negeri atau bepergian ke Amerika Serikat akan diberikan prioritas penempatan.
    • Bersedia dan mampu secara mental dan fisik (dengan akomodasi sebagaimana dibutuhkan) untuk menyelesaikan program secara menyeluruh, termasuk aktivitas atau perjalanan yang dapat diprogramkan pada hari apa pun dalam seminggu, mungkin termasuk pada pagi hari atau sore hari.
    • Berkomitmen untuk kembali ke negara asal setelah menyelesaikan program dan memenuhi persyaratan tinggal dua tahun visa J.
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain pada saat mengajukan aplikasi beasiswa ini.
    • Bersedia memulai program pertukaran akademis di Amerika Serikat pada Juli 2025.

    Syarat Dokumen

    • Formulir lamaran yang sudah diisi
    • Fotokopi laporan skor TOEFL/IELTS/Duolingo ITP terbaru (kurang dari dua tahun)
    • Fotokopi ijazah dan transkrip SMA yang telah dilegalisir (dalam terjemahan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
    • Fotokopi legalisir transkrip nilai D1/D2/D3 atau S1 (dalam terjemahan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris)
    • Salinan dokumen identitas (KTP atau paspor)
    • Daftar riwayat hidup/resume
    • Surat pernyataan ketenagakerjaan (surat keterangan bekerja) dari supervisor, pemberi kerja, atau kepala HRD dalam bahasa Indonesia

    Komponen Beasiswa CCI Aminef

    • Dana visa J-1
    • Ongkos perjalanan pulang pergi dari kota asal peserta ke institusi tuan rumah di Amerika Serikat
    • Biaya kuliah dan biaya kuliah wajib
    • Tempat tinggal
    • Tunjangan kebutuhan dasar termasuk makanan dan transportasi
    • Beberapa perguruan tinggi dapat menyediakan makanan di kampus, tunjangan kecil untuk buku, materi, dan biaya insidental, asuransi kecelakaan dan kesehatan terbatas sesuai visa J, dan berbagai kegiatan pengembangan pribadi dan profesional.

    Cara Daftar

    • Lengkapi syarat dan dokumen pendaftaran
    • Cetak semua dokumen persyaratan
    • Kirimkan dokumen persyaratan via pos atau secara langsung ke:

    American Indonesian Exchange Foundation (Aminef)
    Intiland Tower, Lantai 11
    Jalan Jenderal Sudirman Kav. 32
    Jakarta 10220
    Telp : (021) 579 39 085 – 9086

    Pelamar bisa mengirimkan lamarannya di dropbox di lantai dasar Intiland Tower termasuk di luar jam atau hari kerja reguler.

    Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi beasiswa CCI Aminef 2025 lebih lanjut dengan klik DI SINI.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Dinsos Kota Tangerang Beri Bansos Rp 6 Juta buat Mahasiswa, Ini Cara Daftarnya



    Jakarta

    Detikers mahasiswa yang tinggal di Kota Tangerang? Kabar baik nih. Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Sosial akan membagikan bantuan sosial (bansos) berupa uang bagi mahasiswa kurang mampu.

    Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Mulyani mengatakan bansos akan dibagikan kepada 300 mahasiswa. Besaran bantuan per mahasiswa sebesar Rp 6 juta.

    “Pendaftaran ini akan dibuka dengan kuota 300 mahasiswa, yang diberikan sebesar Rp6 juta per mahasiswa, satu kali dalam satu tahun. Penyaluran sifatnya tidak secara terus menerus. Informasi lebih lanjut bisa berkomunikasi ke nomor 0895-6087-22422,” ujarnya pada website resmi Pemerintah Kota Tangerang, dilansir Selasa (12/11/2024).


    Syarat Penerima Bansos Mahasiswa Tangerang

    Tidak semua mahasiswa di Tangerang berkesempatan mendapat bansos ini. Sesuai namanya, bansos adalah bantuan untuk orang-orang yang mempunyai kekurangan dalam finansial.

    Berikut syarat-syarat penerima bansos mahasiswa dari Dinsos Tangerang:

    1. Merupakan mahasiswa yang kurang mampu dan terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
    2. Tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak manapun.
    3. Memiliki Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dengan domisili Kota Tangerang.
    4. Memiliki Kartu Keluarga.
    5. Mempunyai tanda bukti diterima di perguruan tinggi jika merupakan mahasiswa baru.
    6. Mempunyai surat keterangan mahasiswa aktif bagi mahasiswa semester on going.
    7. Menunjukkan transkrip nilai terakhir.
    8. Mempunyai surat pernyataan bermeterai tidak sedang menerima bantuan biaya pendidikan dari pihak yang lain.
    9. Menyertakan nomor rekening bank yang masih aktif.

    Cara Daftar Bansos Mahasiswa Tangerang

    Pendaftaran bansos ini akan dibuka mulai 18 November hingga 2 Desember 2024. Bagi mahasiswa yang tertarik bisa mendaftar lewat aplikasi Tangerang LIVE.

    “Mahasiswa Kota Tangerang dapat menjangkau program ini dengan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Tangerang LIVE, melalui layanan Kesra dan menu Bansos Mahasiswa,” jelas Mulyani,

    Mulyani mengharapkan bantuan dari Dinsos Tangerang ini dapat membantu pendidikan mahasiswa. Selain itu, ia ingin mahasiswa di Tangerang yang kurang mampu dapat termotivasi untuk unggul layaknya mahasiswa lain.

    “Kita berharap, adik-adik yang mendapat kesempatan ini, bisa menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan menjadi orang-orang sukses yang mampu memajukan Kota Tangerang,” harapnya.

    (cyu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Stipendium Hungaricum untuk S1-S3 Tahun 2025 Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme kembali menawarkan beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme untuk warga Indonesia. Beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2025/2026.

    Pilihan dari beasiswa ini terdiri program sarjana, magister, magister satu tingkat, program non-gelar, kursus pelatihan spesialis pascasarjana, dan doktor. Pelamar pun bisa memilih program studi penuh atau parsial.

    Pelamar juga dapat mendaftar untuk kursus pelatihan persiapan bahasa Hungaria selama satu tahun. Setelah itu mereka dapat melanjutkan studi pendidikan tinggi ke perguruan tinggi yang mengharuskan penggunaan bahasa Hungaria dalam pembelajaran.


    Apa saja syarat dan bagaimana cara daftarnya? Mengutip buku pedoman resmi, berikut informasi selengkapnya:

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pembebasan biaya kuliah
    • Tunjangan bulanan untuk S1-S2 sebesar HUF 43.700 (sekitar EUR2 110) untuk biaya hidup di Hungaria selama 12 bulan setahun hingga selesainya studi
    • Tunjangan bulanan untuk S3 sebesar HUF 140.000 (sekitar EUR1.350 untuk tahap pertama pendidikan (4 semester) dan HUF 180.000 (sekitar EUR450) untuk tahap kedua (4 semester)

    Syarat Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Berasal dari negara mitra (Indonesia termasuk).
    • Mengisi dan menyimpan semua informasi yang diminta pada formulir aplikasi daring dalam bahasa Inggris.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar (diambil tidak lebih awal dari 2 tahun sebelum pengajuan aplikasi).
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter minimal 1 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman 12 poin dan ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih atau bahasa Hungaria.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa, dengan tingkat minimum yang ditentukan oleh institusi.
    • Pelamar S1 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah asli.
    • Pelamar S2 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat gelar sarjana asli.
    • Pelamar persiapan bahasa Hongaria non-gelar mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah
    • Pelamar S3 mengunggah research plan minimal 2 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12 poin, ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih.
    • Pelamar S2 dan S3 mengunggah surat rekomendasi yang ditandatangani dari mantan atau guru pembimbing akademik atau pembimbing saat ini.
    • Mengunggah salinan transkrip asli catatan mengenai semua semester akademik atau tahun sekolah yang diselesaikan selama studi sebelumnya.
    • Mengunggah salinan Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dan paspor.
    • Bagi pelamar yang dicalonkan oleh Mitra Pengirim wajib melampirkan surat keterangan kesehatan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    Semua pendaftaran dilakukan secara daring lewat laman https://apply.stipendiumhungaricum.hu/. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Januari 2025.

    Setelah mendaftar, para pelamar dapat mengakses sistem aplikasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Harap dicatat bahwa pihak panitia tidak akan menerima dokumen setelah tenggat waktu.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pendaftaran online: terakhir 15 Januari 2025
    • Distribusi data pelamar ke kampus mitra: akhir Januari 2025
    • Pengumuman nominasi penerima beasiswa: Februari 2025
    • Deadline submit motivation letter: 15 Maret 2025
    • Deadline submit surat keterangan sehat: 15 April 2025
    • Pengumuman kandidat penerima beasiswa: Maret – Mei 2025
    • Penyeleksian kandidat: Mei – Juni 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Juni 2025
    • Proses daftar ulang: Juli – Agustus 2025
    • Perkuliahan dimulai: Agustus 2025

    Itulah informasi pendaftaran beasiswa Stipendium Hungaricum 2025. Ayo buruan daftar detikers!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5