Tag: perikanan

  • Cara Ampuh Usir Katak dari Teras Rumah, Coba 7 Trik Ini!



    Jakarta

    Katak sering kali ditemukan di teras atau halaman rumah. Biasanya hewan ini bisa ditemukan di dekat lampu teras. Alasannya karena lampu di teras menarik berbagai serangga yang menjadi makanan katak pohon.

    Katak-katak ini, seperti katak pohon Pasifik, biasanya hidup di daerah basah, semak-semak, atau tempat yang jauh dari air, namun mereka tertarik ke lokasi yang banyak serangga.

    Menurut Departemen Perikanan dan Satwa Liar Oregon, katak pohon dewasa aktif pada malam hari dan bisa ditemukan jauh dari perairan. Mereka biasanya mencari tempat teduh atau bersembunyi di balik batu atau kayu pada siang hari. Sayangnya, katak-katak ini sering meninggalkan kotoran, yang bisa mengganggu aktivitas penghuni rumah yang ingin menggunakan pintu depan.


    Berikut adalah 7 tips dan trik bahan untuk mengusir katak dari rumah berdasarkan informasi dari jurnal Oregon State University:

    1. Matikan Lampu Teras

    Lampu teras yang menyala dapat menarik serangga yang menjadi sumber makanan bagi katak pohon. Solusi termudah adalah dengan mematikan lampu teras pada malam hari, atau menggantinya dengan lampu yang hanya menyala ketika ada gerakan.

    2. Gunakan Lampu Gerak (Motion-Activated Lights)

    Gantilah lampu teras dengan lampu gerak yang hanya menyala ketika ada orang atau hewan yang mendekat. Ini akan mengurangi daya tarik bagi serangga yang datang ke teras, yang pada gilirannya akan mengurangi kedatangan katak pohon.

    3. Penghalang Fisik (Physical Barriers)

    Pasang penghalang fisik seperti pagar kecil atau jaring di sekitar teras atau area yang sering dilewati katak. Penghalang ini akan membantu mencegah katak mendekat ke pintu depan rumah.

    4. Gunakan Minyak Esensial

    Bau dari minyak esensial seperti minyak citronella, peppermint, atau lavender bisa membantu mengusir katak. Cobalah menyemprotkan campuran minyak tersebut dengan air di sekitar area teras atau halaman untuk menciptakan aroma yang tidak disukai oleh katak.

    5. Menjaga Kebersihan Area Teras

    Katak sering datang karena keberadaan serangga yang mudah ditemukan di area teras yang kotor. Pastikan teras atau halaman rumah tetap bersih dan bebas dari serangga atau sampah yang bisa menarik katak.

    6. Ampas Kopi

    Kamu bisa menggunakan ampas kopi atau mendaur ulang ampas kopi bekas anda. Taburkan ampas kopi ini ke lahan yang sering didatangi katak.

    7. Tanam Tanaman Pengusir Katak

    Beberapa jenis tanaman, seperti lavender atau marigold, memiliki aroma yang tidak disukai oleh katak. Tanam tanaman ini di sekitar teras atau halaman rumah untuk membantu mengusir katak dengan cara alami.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Inovasi Muda untuk Proyek Mahasiswa, Pendaftaran Ditutup 16 Juli



    Jakarta

    Program Beasiswa Inovasi Muda membuka pendaftaran untuk mahasiswa di seluruh perguruan tinggi Indonesia. Beasiswa apa itu?

    Menurut laman resminya, Beasiswa Inovasi Muda bertujuan memberdayakan mahasiswa di Indonesia untuk merancang dan mengimplementasikan inisiatif berkelanjutan yang sejalan dengan 9 sektor Green Jobs.

    Para mahasiswa penerima akan mendapatkan bantuan uang sebesar Rp 500 ribu per bulan selama 1 tahun, dana implementasi proyek berkelanjutan, hingga pengembangan kompetensi.


    Pendaftaran dibuka khusus mahasiswa semester 2-6 jenjang D3/D4/S1 di perguruan tinggi seluruh Indonesia. Tertarik mendaftar? Simak manfaat dan syaratnya di sini.

    Manfaat Beasiswa Inovasi Muda 2025

    Beasiswa Rp500.000 per bulan selama 1 tahun

    Dana implementasi untuk melakukan proyek berkelanjutan yang diajukan

    Pendampingan intensif untuk pengembangan dan implementasi program keberlanjutan

    Kesempatan praktik langsung di sektor green jobs

    Akses ke jaringan profesional dan pemangku kepentingan di industri hijau

    Peluang berpartisipasi dalam program reguler Inovasi Muda Foundation

    Pengembangan kompetensi yang diperlukan di berbagai sektor green jobs

    Syarat Beasiswa Inovasi Muda 2025

    Mahasiswa aktif (D3/D4/S1) semester 2-6 di perguruan tinggi di seluruh Indonesia

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Berkomitmen untuk berpartisipasi dan menyelesaikan program sesuai dengan waktu yang ditentukan

    Membuat motif program sustainability dengan tema atau sektor yang tertera pada panduan pendaftaran.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa Inovasi Muda 2025

    Daftar riwayat hidup (CV)

    Transkrip nilai sementara

    Kartu tanda mahasiswa (KTM)

    Surat pernyataan: Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Surat komitmen: Kesediaan untuk berpartisipasi hingga program selesai

    Deck grand design program yang selaras dengan salah satu sektor berikut:
    Energi dan pertambangan
    Pertanian, peternakan, dan perikanan
    Pengelolaan limbah/sampah
    Pariwisata
    Transportasi
    Manufaktur
    Konstruksi
    Kehutanan
    Penyediaan dan manajemen air

    Grand design harus mencakup:
    Masalah apa yang ditangani oleh program Anda?
    Mengapa Anda mengangkat masalah ini?
    Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari program Anda dan bagaimana?
    Rencana implementasi (langkah, jadwal, mitra utama)?
    Estimasi kebutuhan anggaran (RAB) dan bagaimana Anda akan menggunakan dana dukungan?

    Pendaftar wajib mengikuti akun Instagram Inovasi Muda (@inovasimuda) dan LinkedIn Inovasi Muda yang diverifikasi dengan bukti screenshot.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Inovasi Muda 2025

    Batas waktu pendaftaran: 16 Juli 2025
    Pengumuman lolos administrasi: 28 Juli 2025
    Pengumuman lolos ideation: 3 Agustus 2025
    Pengumuman wawancara: 10 Agustus 2025
    Pengumuman penerima awardee: 17 Agustus 2025

    Pendaftaran Beasiswa Inovasi Muda 2025 dapat dilakukan melalui https://inovasimuda.org/agenda/inovasi-muda-scholarship. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nah)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Ada Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan-Kelautan Undip, Daftar di Sini



    Jakarta

    Universitas Diponegoro (Undip) membuka beasiswa untuk jurusan S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan. Terbatas, beasiswa hanya dibuka untuk 30 mahasiswa.

    Syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang. Bagi 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

    Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan bahwa Undip adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. Kendati demikian, Undip memastikan jika masyarakat bisa memperoleh akses pendidikan.


    “Undip terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian Undip juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof Suharnomo dalam laman Undip dikutip Selasa (16/7/2024).

    Mahasiswa jurusan S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Undip akan mempelajari inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

    Adapun pendaftaran dibuka melalui UM Terbatas Undip mulai 12 hingga 16 Juli 2024.

    Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Syarat Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan dan UM Terbatas Undip 2024

    • Siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024
    • Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun
    • Memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang

    Materi Tes UM Terbatas Undip 2024

    Potensi Skolastik: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif.

    Tes Literasi: literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

    Tata Cara Pendaftaran UM Terbatas Undip 2024

    1. Membuat user pendaftaran menggunakan email
    2. Mengisi data diri
    3. Memilih jalur pilihan UM S1 Terbatas dan mengisi form isian
    4. Membayar biaya pendaftaran pada bank yang ditunjuk
    5. Mengunggah berkas administrasi dengan format pdf
    6. Mencetak kartu peserta dan mengikuti ujian sesuai jadwal

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan bisa dicek melalui pmb.undip.ac.id

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Wisata Rakit Danau Lido, Alternatif Liburan Murah dan Sejuk di Bogor


    Jakarta

    Danau Lido di Bogor, Jawa Barat adalah spot liburan alternatif bagi yang tidak bisa jauh dari Jakarta. Di sini tersedia beragam wahana rekreasi dan kuliner yang bisa dinikmat bersama keluarga.

    Salah satu bentuk wisata yang jangan sampai terlewat adalah perahu rakit yang disewakan warga sekitar. Pengunjung tentunya wajib membayar biaya sewa sesuai lokasi tujuan.

    Lokasi Danau Lido

    Danau Lido terletak di Jl. Raya Bogor-Sukabumi Km 21, Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Luas Danau Lido awalnya 24 hektar namun menjadi hanya 11-12 hektar seperti dijelaskan dalam arsip berita detikcom.


    Kedalaman Danau Lido adalah 9 meter dikutip dari tulisan Daya Dukung Perairan Danau Lido Berkaitan dengan Pemanfaatannya untuk Kegiatan Budidaya Perikanan Sistem Keramba Jaring Apung karya Fredrik Tambunan, dkk, dari IPB University. Danau Lido mengalami sedimentasi seluas 3 hektar akibat kegiatan yang tidak ramah lingkungan.

    Kawasan yang juga disebut Situ Lido ini dikelilingi pemandangan hijau dan cuaca sejuk sehingga cocok sebagai lokasi wisata. Angin di sekitar Danau Lido bertiup sepoi dan tidak terlalu kencang sehingga terasa sangat nyaman.

    Biaya Masuk Danau Lido dan Tarif Wisata Rakit

    Wisata perahu rakit di Danau LidoWisata perahu rakit di Danau Lido (bonauli/detikcom)

    Tarif Masuk Danau Lido

    Danau Lido tidak menetapkan biaya masuk, kecuali wisatawan mengunjungi kawasan wisata yang dikelola pihak swasta. Pengunjung tentunya jangan sampai melewatkan perahu rakit yang dikelola masyarakat setempat.

    Tarif Wisata Rakit Danau Lido

    Biaya sewa perahu rakit Danau Lido adalah:

    Keliling danau

    • WNI: Rp 150 ribu per kelompok
    • WNA: Rp 500 ribu per kelompok.

    Antar jemput restoran

    Perahu rakit untuk antar jemput tamu restoran biasanya dimiliki masing-masing tempat makan. Tamu bisa memilih makan di perahu rakit atau di dalam restoran. Untuk tamu yang memilih makan di perahu, menu akan dikirim dari restoran pilihan.

    Danau Lido bisa diakses dengan mobil dan kereta dengan rute sebagai berikut:

    Mobil

    • 2 jam 3 menit lewat Jl. Tol Jagorawi sejauh 78 km
    • 2 jam 10 menit lewat Jl. Tol Jagorawi dan Jl. Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi sejauh 83,6 km.

    Kereta

    • Naik KRL tujuan Stasiun Bogor di Kota Bogor
    • Lanjut kereta Pangrango rute Bogor-Sukabumi turun di Stasiun Cigombong
    • Pengunjung bisa melanjutkan dengan perjalanan sejauh 2,7-3,4 km menuju Danau Lido.

    Sejarah Danau Lido dari Masa ke Masa

    Danau Lido BogorDanau Lido Bogor (bonauli/detikcom)

    Danau Lido sebetulnya sudah lama dikenal sebagai tempat liburan dengan air jernih, tenang, dan hawa sejuk. Warga sekitar senang datang ke Danau Lido untuk cuci mata atau sekadar melihat pemandangan.

    Menurut Ketua Paguyuban Kluster Wisata Rakit Danau Lido, Indra Jaya Lesmana, ikan di dalam danau bisa terlihat karena jernihnya air. Namun air jernih dan luasnya danau yang seperti tak bertepi perlahan menghilang akibat sedimentasi.

    “Dulu warna air Danau Lido jernih, ikan-ikan masih bisa terlihat dari permukaan. Namun sedimentasi mengakibatkan danau makin keruh dan besarnya terus menyusut,” kata Indra.

    Danau Lido mendapat sorotan lebih luas setelah memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dikelola MNC Land. KEK MNC Lido City ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah nomor 69 tahun 2021, sementara peresmiannya dilakukan pada Jumat, 31 Maret 2023.

    Fokus KEK MNC Lido City adalah pariwisata terintegrasi yang memudahkan pengunjung. Dalam perjalanannya, KEK ini ditengarai menyebabkan sedimentasi yang berisiko mengganggu keseimbangan lingkungan sekitar. Risikonya adalah bisa terjadi banjir besar di daerah hilir, karena Danau Lido berada di area hulu Sungai Cisadane.

    Pemerintah lantas melakukan investigasi yang membuktikan KEK MNC Lido City melakukan reklamasi pada Danau Lido seluas 3 hektar. Pemerintah juga menggelar audiensi dengan masyarakat dan dinas terkait yang menghasilkan bukti KEK MNC Lido City belum memiliki izin lingkungan.

    Dengan hasil tersebut, pemerintah menyegel KEK MNC Lido City dan melarang pembangunan. Perkara ini dikabarkan sudah naik ke tahap penyidikan sesuai arsip berita detikcom pada Senin (19/5/2025). Hingga kini, perkara KEK MNC Lido City dan izin lingkungannya masih berlanjut

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Lampung Bersiap Jadi Destinasi Ngehits, Target 30 Juta Wisatawan



    Jakarta

    Provinsi Lampung termasuk salah satu daerah yang memiliki cukup banyak hidden gem yang jarang dikenal publik. Lampung menargetkan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan diharapkan bisa menarik 30 juta wisatawan tahun ini.

    Provinsi Lampung sendiri memiliki garis pantai yang panjang dan destinasi wisata yang mudah diakses.


    “Tahun 2024 tercatat 18 juta kunjungan wisatawan domestik ke Lampung, dan tahun 2025 kami proyeksikan mencapai 30 juta kunjungan,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam Lampung Economic Investment Forum seperti dilansir situs resmi Pemprov Lampung.

    Ia mengatakan hal tersebut menunjukkan adanya pertumbuhan kunjungan wisata dan peningkatan sektor pariwisata Lampung.

    “Ini menggembirakan, bahkan spending rate tahun kemarin hanya sekitar Rp 1,3-1,4 juta per kapita per kunjungan wisatawan. Tapi tahun ini sudah naik Rp 1,8 juta per kapita per kunjungan. Jadi hampir Rp 50 triliun GDP Lampung masuk dari sektor pariwisata. Kami yakin kalau ini didesain dengan baik dan investor datang, maka dampak dari sektor pariwisata akan berlipat ganda,” ujar dia dilansir dari Antara.

    Siapkan KEK Pariwisata

    Pemprov Lampung juga tengah merancang dua hingga tiga kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata, antara lain di Bakauheni Lampung Selatan dan Pesawaran, dengan total lahan mencapai lebih dari 5.000 hektare.

    Gubernur Mirza menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki keunggulan geografis dan konektivitas yang baik yang dilintasi jalan tol Trans-Sumatera dari utara ke selatan, jalur kereta api, serta tiga bandara dan enam pelabuhan perikanan.

    Dengan posisi strategis di jalur pelayaran internasional, ia optimis Lampung berpotensi menjadi simpul penting perdagangan global, terutama dalam rute baru Samudra Hindia-Selat Sunda.

    “Kami juga memiliki pelabuhan dengan kedalaman hingga minus 25 meter yang mampu melayani kapal 90 ribu ton dan menjadi pintu ekspor utama Sumatera bagian selatan,” paparnya.

    (ddn/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • BPJPH Apresiasi Dukungan Pemprov Jabar Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK



    Jakarta

    Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI mengapresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas sinergi aktif dalam pembinaan, edukasi, dan fasilitasi sertifikasi halal untuk pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

    Apresiasi ini disampaikan Deputi Pembinaan dan Pengawasan JPH BPJPH, E.A. Chuzaemi Abidin, dalam kegiatan Pembinaan Sertifikasi Halal di Gedung BAZNAS Kabupaten Bogor pada Selasa (5/8).

    “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam program sertifikasi halal bagi pelaku usaha, melalui sinergi dalam pembinaan, edukasi, sosialisasi, hingga fasilitasi pelaku usaha dalam pelaksanaan sertifikasi halal,” ujar Chuzaemi dalam keterangan tertulis, Rabu (6/8/2025).


    Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting mengingat banyaknya pelaku UMK di Indonesia. Sertifikasi halal, lanjutnya, menjadi salah satu kebutuhan utama dalam menjaga daya saing produk dan kepercayaan konsumen.

    BPJPH sendiri menargetkan satu juta kuota Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) tahun ini bagi pelaku UMK di seluruh Indonesia. Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan antusiasme dan jangkauan fasilitasi yang tinggi.

    “Fasilitasi baik yang diwujudkan dalam bentuk pendampingan dan edukasi hingga fasilitasi pembiayaan sertifikasi halal baik self declare maupun reguler keberadaannya sangat penting sebagai bentuk kemudahan bagi pelaku usaha dalam mengurus sertifikat halal, khususnya pelaku UMK yang jumlahnya sangat banyak dan tersebar di seluruh Indonesia.” lanjut Chuzaemi.

    Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 150 pelaku UMK dari berbagai sektor. Selain sesi edukasi, BPJPH juga membuka layanan sertifikasi halal secara langsung (on the spot) kepada peserta yang hadir.

    Chuzaemi berharap pelaku usaha memanfaatkan layanan tersebut secara maksimal dan mendorong kolaborasi Dinas terkait agar target sertifikasi halal nasional dapat tercapai.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengawasan Jaminan Produk Halal BPJPH Budi Setyo Hartoto, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Nurhayati, Ketua TP PKK Bogor Asep Fahrudin, Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sri Mulyati, serta perwakilan lembaga dan stakeholder terkait.

    (akd/akd)



    Sumber : www.detik.com

  • Kemenag dan Kemendes Dorong Kampung Zakat 2025, Ini Tujuannya



    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjalin kerja sama dalam program Kampung Zakat 2025. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan peran zakat sebagai penggerak ekonomi desa dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Melansir dari laman resmi Kementerian Agama program ini menargetkan 35 desa yang tersebar di berbagai daerah. Desa-desa tersebut dipilih karena memiliki potensi zakat yang besar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun ekonomi lokalnya. Kemenag mencatat bahwa potensi zakat dari wilayah desa secara nasional bisa mencapai Rp 51 triliun. Angka ini menunjukkan besarnya peluang yang bisa digarap jika pengelolaan zakat dilakukan secara terstruktur dan tepat sasaran.

    Dana zakat yang dihimpun akan diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif di desa, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, serta pengembangan usaha kecil.


    Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono Abdul Ghafur, menjelaskan bahwa kerja sama ini lahir dari pemahaman bahwa desa memiliki potensi besar yang belum dimanfaatkan secara optimal. Menurutnya, kolaborasi dengan Kemendes PDTT sangat relevan karena kementerian tersebut memiliki akses langsung ke struktur pemerintahan desa dan lembaga ekonomi lokal yang sudah ada.

    “Desa secara struktur lebih dekat dengan Kemendes. Di sana ada Koperasi Merah Putih, ada BUMDes, dan ini yang kami kerjasamakan. Potensi desa juga macam-macam, mulai dari perkebunan, pertanian, hingga kelautan,” ujar Waryono dalam Press Conference Blissful Maulid di Jakarta, Jumat (22/8/2025), dikutip dari laman resmi Kementerian Agama.

    Dalam pelaksanaannya, Kemenag akan berperan sebagai koordinator dalam penguatan ekosistem zakat. Di sisi lain, Kemendes akan memperkuat lembaga ekonomi desa seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    Salah satu strategi yang disiapkan adalah menjalin kerja sama antara BUMDes dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat desa, agar pengumpulan dan penyaluran zakat bisa dilakukan secara langsung dan efisien di lingkungan masyarakat sendiri.

    Masyarakat desa akan difasilitasi untuk menunaikan zakat penghasilan melalui mekanisme yang lebih dekat dan mudah dijangkau. Selain mempermudah distribusi zakat, pendekatan ini juga mendorong transparansi serta pengelolaan dana yang lebih produktif.

    Melalui program Kampung Zakat ini, pemerintah berharap desa tidak hanya menjadi penerima bantuan, melainkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mengelola zakat secara mandiri dan berkelanjutan. Kolaborasi lintas kementerian ini juga diharapkan mampu memperkuat sistem zakat nasional yang inklusif dan berdampak luas bagi masyarakat.

    (inf/erd)



    Sumber : www.detik.com