Tag: perkuliahan

  • Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri, Ada yang Pendaftarannya Sedang Dibuka


    Jakarta

    Melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 menjadi impian banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memperdalam ilmu di bidang tertentu dan meningkatkan peluang karir. Namun, biaya pendidikan yang tidak sedikit seringkali menjadi kendala utama.

    Untungnya, ada banyak program beasiswa S2 dalam negeri yang dapat membantu mewujudkan mimpi tersebut. Beasiswa ini tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka akses ke institusi pendidikan terbaik di Indonesia.

    Daftar 10 Beasiswa S2 Dalam Negeri

    Ada banyak pilihan beasiswa S2 dalam negeri yang bisa dipilih. Berikut daftarnya.


    1. LPDP

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan beasiswa dari Kementerian Keuangan. Ada beberapa pilihan program beasiswa, di antaranya:

    • Beasiswa reguler
    • Beasiswa parsial
    • Beasiswa prasejahtera
    • Beasiswa Penyandang disabilitas
    • Beasiswa daerah afirmasi
    • Beasiswa putra-putri Papua
    • Beasiswa PNS/TNI/Polri
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

    Menurut laman Instagram LPDP, pendaftaran beasiswa ini dibuka mulai 17 Januari 2025-17 Februari 2025. Perkuliahan paling cepat dilaksanakan bulan Juli 2025. Untuk beasiswa S2, pendaftar wajib telah menyelesaikan program D4/S1. Sementara, pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister tidak diizinkan untuk mendaftar pada program beasiswa jenjang magister.

    Untuk mendaftar beasiswa ini, buka situs pendaftaran beasiswa melalui laman LPDP. Pastikan kamu mengunggah semua dokumen yang dibutuhkan pada aplikasi pendaftaran. Informasi detail terkait dokumen yang dibutuhkan bisa dilihat pada buku panduan masing masing program di laman resmi LPDP.

    2. Beasiswa Pendidikan Indonesia

    BPI atau Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan program bantuan dari Kemendikbud. Belum ada informasi mengenai pembukaan Beasiswa Pendidikan Indonesia tahun 2025. Terakhir, pengumuman seleksi beasiswa pendidikan Indonesia dilakukan pada bulan Oktober 2024.

    Adapun beberapa program beasiswa S2 yang ditawarkan oleh BPI yaitu:

    • Beasiswa S2 (PTA) Calon Dosen Perguruan Tinggi Akademik PTA (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 (PTV) Calon Dosen Perguruan Tinggi Vokasi (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Dalam Negeri dan Luar Negeri)
    • Beasiswa S2 Pelaku Budaya (Dalam Negeri dan Luar Negeri)

    3. Beasiswa Kominfo

    Beasiswa Kominfo adalah program pemberian beasiswa yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Pengembangan SDM Kominfo. Fokusnya yaitu kepada pengembangan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika level middle-up (expertise) melalui pendidikan formal jenjang Magister (S2) baik dalam maupun luar negeri.

    Program ini terbuka bagi berbagai kelompok masyarakat yang akan melanjutkan pendidikan dan memperdalam keahlian dan kompetensi di bidang komunikasi dan informatika baik PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum yang telah bekerja.

    Jenis beasiswa yang ditawarkan yaitu:

    • Beasiswa reguler, yang terbuka bagi aparatur pemerintah pusat dan daerah, anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum dari instansi swasta bidang teknologi.
    • Beasiswa internal, untuk pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.

    Belum ada informasi mengenai pembukaan pendaftaran beasiswa Kominfo di tahun 2025. Terakhir, Kominfo berkolaborasi dengan Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris. Pendaftarannya telah ditutup pada 5 November 2024 untuk perkuliahan November 2025.

    4. Beasiswa Indonesia Bangkit

    Beasiswa Indonesia Bangkit merupakan skema beasiswa prestisius kolaborasi antara Kementerian Agama dan LPDP Kementerian Keuangan. Ada dua program yang dimiliki, yaitu program beasiswa gelar (degree) dan program beasiswa non gelar (non degree).

    Mengutip laman instagram Beasiswa Indonesia Bangkit, belum ada informasi terbaru mengenai pendaftaran beasiswa. Meski begitu, menurut laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, pada tahun 2025, Kemenag menyiapkan 870 kuota beasiswa. Untuk jenjang S2, terdapat 220 kuota, termasuk 30 kuota untuk program double degree di Universitas luar negeri.

    5. Beasiswa PMDSU

    Kepanjangan dari PMDSU adalah Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul. Seperti namanya, beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan S1 yang ingin melakukan percepatan pendidikan sebagai lulusan doktor di usia muda.

    Menurut laman instagramnya, program ini memungkinkan mahasiswa untuk menempuh program magister dan doktor dalam waktu empat tahun. Beberapa persyaratan untuk calon mahasiswa yaitu, memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa lainnya, serta usia tidak lebih dari 24 tahun untuk lulusan non profesi dan 27 tahun untuk lulusan profesi.

    Tahun lalu, beasiswa ini dibuka pada bulan April dan seleksinya diumumkan pada bulan September.

    6. Dexa Award Science Scholarship

    Dexa Award Science Scholarship merupakan program beasiswa S2 penuh. Calon mahasiswanya bebas memilih prodi di seluruh kampus berakreditasi A di Indonesia.

    Menurut laman Dexa Scholarship, proposal riset S2 yang diajukan berkaitan dengan kesehatan manusia. Syarat pendaftarannya yaitu memiliki gelar S1, tidak sedang menerima beasiswa S2 lain, serta belum melakukan pembayaran administrasi atau registrasi pendidikan kuliah S2.

    7. Beasiswa Unggulan

    Beasiswa unggulan adalah pemberian biaya pendidikan oleh pemerintah Indonesia untuk peserta didik jenjang S1, S2, dan S3. Ada 3 jenis beasiswa, yaitu beasiswa masyarakat berprestasi, beasiswa pegawai Kemendikbudristek, beasiswa unggulan penyandang disabilitas, dan beasiswa penghargaan. Dalam program ini, guru, tenaga kependidikan, dosen, dan pelaku budaya tidak bisa mendaftar.

    Hingga kini, belum ada informasi mengenai pendaftaran beasiswa unggulan di tahun 2025. Pada tahun 2024, pendaftaran dibuka pada bulan Juli.

    8. Beasiswa S2 UGM

    Universitas Gadjah Mada (UGM) juga membuka program beasiswa S2. Pada tahun lalu, program studi yang dapat dipilih ada 14, di antaranya, agama dan lintas budaya, bioteknologi, ilmu lingkungan, kajian budaya dan media, kajian pariwisata, kependudukan, ketahanan nasional, hingga teknik biomedis.

    Menurut laman Pascasarjana UGM, beasiswa tersebut mencakup potongan biaya kuliah dalam tiga kategori, yaitu 255, 50%, dan 75%. Proses seleksi melibatkan penilaian prestasi akademik, potensi penelitian, dan kemampuan kepemimpinan calon penerima beasiswa.

    9. Beasiswa PPM School of Management

    Beasiswa S2 PPM School of Management bisa dipilih untuk calon mahasiswa yang ingin mendalami ilmu manajemen. Beberapa pilihan program magisternya yaitu Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen, Magister Manajemen Wijawiyata Manajemen (WM MM) Entrepreneurship, Magister Manajemen Eksekutif Muda Magister S2 Manajemen Eksekutif.

    Salah satu persyaratan untuk peserta yaitu fresh graduate atau maksimal pengalaman kerja 1 tahun. Adapun usia maksimalnya 26 tahun saat mendaftar program. Menurut laman PPM School beasiswa pasca sarjana dibuka pada bulan Maret dan September.

    10. Beasiswa Tanoto Foundation

    Tanoto Foundation merupakan beasiswa dari pengusaha Indonesia, Sukanto Tanoto. Menurut laman Jobstreet, beasiswa dari Tanoto Foundation bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan hebat yang bertanggung jawab di masa depan.

    Tahun lalu, Tanoto Foundation membuka beasiswa teladan untuk mahasiswa baru. Peserta harus memiliki prestasi di berbagai bidang, pengalaman organisasi, dan menunjukkan potensi kepemimpinan.

    (elk/row)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Baznas Buka Beasiswa S2-S3 Filantropi untuk Kuliah di UIN, Ini Persyaratannya


    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat yang tengah bekerja di lembaga filantropi. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 14-27 Desember 2024.

    Kuota beasiswa ini sebanyak 23 peserta yang terdiri atas 19 mahasiswa S2 dan 4 mahasiswa S3. Penerima nantinya dapat menimba pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

    Durasi beasiswa berlaku selama 4 semester untuk mahasiswa S2. Sementara untuk mahasiswa S3 durasinya lebih lama yakni 7 semester.


    Apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini? Dan apa saja syarat untuk mendaftarnya? Mengutip buku Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Filantropi Islam Tahun 2024, berikut informasi lengkapnya.

    Keuntungan Penerima Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
    2. Biaya matrikulasi
    3. Layanan perpustakaan
    4. Layanan teknologi informasi
    5. Orientasi studi
    6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    7. Biaya conference
    8. Biaya wisuda
    9. Biaya ujian tesis
    10. Biaya tes TOEFL di kampus
    11. Biaya tes IKLA di kampus
    12. Biaya bebas pustaka
    13. Pembinaan dan academic writing

    Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Warga negara Indonesia
    • Bekerja sebagai amil di Baznas/Laznas minimal tiga tahun
    • Mendapat rekomendasi dari pimpinan/bagian sumber daya manusia di lingkungan Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Mendaftar di kampus UIN Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
    • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain
    • Mempunyai ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya
    • Mempunyai IPK S1/S2 minimal 3,25
    • Mengikuti proses seleksi hingga akhir
    • Membuat proposal singkat tentang rencana penelitian
    • Menandatangani dan menjaga komitmen hingga beasiswa berakhir
    • Bersedia menanggung biaya pendaftaran masuk kampus

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6
    • Fotokopi KTP/KK
    • Surat keterangan Pengangkatan amil tetap
    • Transkrip nilai pendidikan terakhir yang memuat nilai IPK terakhir
    • Surat rekomendasi pimpinan/SDM Baznas/Laznas
    • Surat keterangan izin belajar dari bagian SDM di Baznas/Laznas tempat bekerja
    • Akad peserta beasiswa filantropi islam
    • Proposal singkat rencana penelitian

    Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    Sebelum mendaftar, calon peserta bisa membaca informasi panduan mendaftar beasiswa lengkap pada link bazn.as/filantropibaznas2024. Link atau tautan tersebut juga mencakup rincian detail sistem dan pelaksanaan seleksi.

    Bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa melakukan pendaftaran lewat bazn.as/filantropibaznas2024. Sementara untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lewat bazn.as/filantropibaznas2024.

    Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

    • Pendaftaran online: 14-27 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 28-29 Desember 2024
    • Pengumuman lulus seleksi administrasi: 30 Desember 2024
    • Seleksi wawancara: 2-3 Januari 2024
    • Penetapan SK penerima Beasiswa Baznas: 10 Januari 2024
    • Pengumuman & daftar ulang: 10-12 Januari 2024
    • Sospem dan matrikulasi: 14-15 Januari 2025
    • Perkuliahan blocking time 1 semester 1: 14-24 Januari 2024
    • Perkuliahan blocking time 2 Semester 1: 17-28 Maret 2024

    Demikian informasi penawaran beasiswa Baznas bagi pekerja di sektor filantropi. Apakah detikers tertarik dafta

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • 4 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025, Ayo Segera Daftar!


    Jakarta

    Penawaran beasiswa bagi mahasiswa sarjana (S1), magister (S2) hingga doktor (S3) terbuka setiap tahun dari berbagai institusi baik itu berasal dari pemerintah Republik Indonesia maupun lembaga dan pemerintah asing.

    Pendaftaran sejumlah beasiswa luar negeri masih ada yang terbuka atau baru dibuka pada awal tahun 2025 mendatang. Detikers yang berminat untuk berkuliah atau melanjutkan studi di luar negeri dapat menggunakan informasi ini untuk mempersiapkan melamar beasiswa tersebut.

    Dikutip dari unggahan Instagram @satudikti milik Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), berikut beberapa beasiswa yang bisa detikers coba.


    Daftar Beasiswa Luar Negeri yang Buka Awal Tahun 2025

    1. Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST)

    Siapa nih detikers yang mau melanjutkan pendidikan ke negara Korea Selatan? Beasiswa KAIST bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjawabnya.

    Pendaftaran beasiswa KAIST dibuka sejak 6 November 2024 sampai 7 Januari 2025. Beasiswa KAIST akan menanggung biaya kuliah S2-S3 selama 4-10 semester.

    Selain itu, penerima beasiswa memperoleh tunjangan hidup sebesar 350.000 KRW (± Rp 3,9 juta) per bulan untuk jenjang S2 dan 400.000 KRW (± Rp 4,5 juta) per bulan untuk jenjang S3.

    Bagi detikers yang ingin mencoba beasiswa ini, bisa dipersiapkan syarat pentingnya terlebih dahulu yakni nilai TOEFL iBT minimal 83/IELTS minimal 6,5/TOEIC listening dan reading minimal 720/TEPS minimal 326.

    Untuk informasi lebih lengkap tentang beasiswa KAIST dan formulir pendaftaran bisa detikers akses pada laman ini ya https://www.kaist.ac.kr/en/.

    2. Doha Institute

    Doha Institute menyediakan beasiswa untuk studi S2 di Qatar. Batas pendaftaran beasiswa ini untuk tahun ajaran 2025 yakni 15 Januari 2025.

    Beasiswa S2 Doha Institute akan menanggung biaya kuliah secara penuh. Selain itu, penerima tak usah repot mencari asrama karena beasiswa ini sudah ikut menanggungnya.

    Syarat daftar beasiswa Doha Institute cukup mudah yakni pelamar tidak boleh mendapatkan beasiswa lain, mengumpulkan dokumen yang diminta, memiliki skor IELTS minimal 5,5 atau TOEFL iBT minimal 59 serta surat keterangan resmi yang menyatakan bahwa perkuliahan S1 pelamar sebelumnya menggunakan bahasa Inggris.

    Mau coba daftar beasiswa ini? Detikers bisa kunjungi langsung website resminya di https://www.dohainstitute.edu.qa/en/Admissions-Office/Pages/default.aspx

    3. Beasiswa LPDP

    Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) setiap tahunnya. Beasiswa LPDP termasuk beasiswa yang tinggi peminatnya.

    Tak hanya memberikan opsi kampus luar negeri, beasiswa LPDP juga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 atau S3 di kampus dalam negeri. Pendaftaran LPDP terdiri dari dua kloter.

    Kloter pertama dibuka pada Januari – Februari 2025. Sementara kloter 2 dibuka pada Juni – Juli 2025.

    Sebelum mendaftar beasiswa LPDP, alangkah baiknya detikers menyiapkan syarat penting ini sesuai dengan tujuan jenis beasiswanya. Syarat untuk pendaftar magister dalam negeri berupa nilai TOEFL ITP minimal 500, TOEFL iBT minimal 61, TOEFL PTE minimal 50, atau IELTS minimal 6,0.

    Sedangkan bagi pendaftar kampus luar negeri harus mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 80, PTE 58, IELTS 6,5. Kemudian bagi pelamar doktor luar negeri wajib mempunyai minimal nilai TOEFL iBT 94, PTE 65, dan IELTS 7,0.

    Agar tidak ketinggalan informasi pendaftaran beasiswa LPDP, detikers bisa pantau website resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    4. Fulbright

    Beasiswa selanjutnya yang masih buka hingga awal tahun 2025 adalah Fulbright. Beasiswa Fulbright membuka pendaftaran hingga Februari 2025.

    Beasiswa ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan S2 (1-2 tahun) atau S3 (3 tahun). Penyedia beasiswa ini adalah American Indonesian Exchange Foundation (Aminef) sehingga pilihan kampus yang bisa dipilih hanya berada di Amerika Serikat.

    Salah satu keunggulan beasiswa Fulbright adalah tidak ada syarat minimal usia. Namun, beasiswa ini menekankan pada kemampuan calon mahasiswa dalam berbahasa Inggris.

    Syarat minimal nilai TOEFL ITP untuk jenjang S2 yakni 550, TOEFL iBT 80, IELTS 6,5 atau Duolingo 125. Sedangkan untuk pelamar S3 mempunyai nilai minimal TOEFL ITP 575, TOEFL iBT 90, IELTS 7,0 atau Duolingo minimal 135.

    Pendaftaran bisa dilakukan lewat laman resmi Aminef yakni https://stu.aminef.or.id/grantee/.

    Demikian, informasi seputar daftar beasiswa yang masih buka hingga awal tahun 2025. Selamat mencoba ya detikers!.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa DJITU 2025 Dibuka buat Mahasiswi & Camaba Perempuan, Gap Year Bisa Daftar!


    Jakarta

    Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran beasiswa DJITU 2025 bagi mahasiswa dan calon mahasiswa D3, D4, dan S1 perempuan. Masa pendaftaran ditutup pada 10 Desember 2024.

    Beasiswa DJITU 2025 merupakan beasiswa kuliah bagi pelajar perempuan dengan keterbatasan sosial-ekonomi dan tetapi berpotensi besar menjadi agen perubahan. Pelamar juga harus berkemauan kuat untuk menjalani pendidikan tinggi.

    Alumni beasiswa DJITU diharapkan dapat mengembangkan diri sesuai potensi masing-masing dan membawa perubahan positif di daerah asalnya. Mereka diharapkan memiliki karakter disiplin, jujur, inovatif, tanggung jawab, dan unggul (DJITU) dan dapat berdaya, berkarya, dan berbagi.


    Komponen Beasiswa DJITU 2025

    • Dana pendidikan: Maksimal Rp 10 juta per semester sampai lulus D3/D4/S1
    • Dana Penunjang Pengembangan Kapasitas: Rp 1,2 juta per semester
    • Pembekalan program pengembangan kapasitas dan karakter
    • Mentoring saat transisi perkuliahan serta persiapan karir

    Syarat Beasiswa DJITU 2025

    Dikutip dari laman resminya, berikut syarat beasiswa kuliah DJITU 2025:

    • Perempuan
    • Warga Negara Indonesia
    • Usia 17 – 22 tahun
    • Berasal dari 21 daerah target, dibuktikan dengan KTP/KK
    • Belum menikah
    • Merupakan siswi SMA/SMK/sederajat kelas 3, gap year maksimal 3 tahun dari kelulusan, atau mahasiswi aktif maksimal semester 1
    • Nilai rapor sekolah menengah dengan minimal rata-rata per semester 80
    • Memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan besar untuk berkontribusi pada daerah asal, dibuktikan dengan partisipasi organisasi
    • Melengkapi formulir pendaftaran online yang disertakan persyaratan administrasi

    Syarat Dokumen

    • Formulir pendaftaran
    • Hasil scan KTP
    • Hasil scan KK
    • Pas foto 4×6 cm
    • Hasil scan rapor SMA/SMK/sederajat kelas 10-11 bagi siswa aktif atau 10-12 bagi siswa gap year atau mahasiswa aktif
    • Surat keterangan mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi pendidikan masing-masing bagi mahasiswa, contoh bisa dicek di https://bit.ly/SuratKeteranganMahasiswa-DJITU2025
    • Esai tulis tangan minimal 250 kata pada 1 halaman kertas A4 yang menjawab “Bagaimana kamu menjawab tantangan kondisi di daerahmu yang sesuai bidang keilmuan yang jadi potensi dan cita-cita masa depanmu? Tulis rencana dan langkah yang sudah, sedang, dan akan kamu lakukan dengan rinci.”

    Syarat Bidang Studi

    • Agrikultur
    • Bisnis dan ekonomi
    • Kesehatan
    • Sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM)
    • Keguruan pendidikan STEM

    Syarat Daerah

    Pelamar harus berasal dari salah satu daerah di bawah ini:

    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Kalimantan Utara
    • Bali
    • NTT
    • NTB
    • Sulawesi Utara
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Tenggara
    • Sulawesi Barat
    • Maluku
    • Maluku Utara
    • Papua
    • Papua Barat
    • Papua Barat Daya
    • Papua Selatan
    • Papua Tengah
    • Papua Pegunungan

    Jadwal Beasiswa DJITU 2025

    • Pendaftaran: 10 November-10 Desember 2024
    • Seleksi administrasi: 15 Desember 2024-12 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 15 Januari 2025
    • Tes akademik: 25 Januari 2025
    • Pengumuman tes akademik: 11 Februari 2025
    • Tes wawancara: 15 Februari-30 Maret 2025
    • Pengumuman hasil tes wawancara: 9 April 2025
    • Pertemuan induksi: 12 April 2024
    • Proses onboarding: 13 April-23 Mei 2025
    • Orientasi: 1 Juni 2025

    Informasi pendaftaran Beasiswa DJITU 2025 bisa diakses lebih lanjut dengan klik DI SINI https://www.yayasankhouwkalbe.org/djitu-reguler/djitu-2025/ . Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Program Diputus, Ortu Siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Pertanyakan Nasib Anak


    Jakarta

    Sekitar 40 orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 menyampaikan aspirasi dan petisi soal keberlanjutan rangkaian beasiswa di Kantor Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2024).

    Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Siswa Penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 H Ishandawi mengatakan aksi kunjungan orang tua siswa sehubungan dengan Surat Puspresnas Kemendikdbudristek No 1645/J3/PN.06/2024 tanggal 3 November 2024 tentang BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4.

    Ishandawi menjelaskan, berdasarkan surat tersebut, komponen konseling perkuliahan dan penggantian biaya pendaftaran universitas luar negeri ditiadakan pada beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.


    Perubahan tersebut mengakibatkan siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional yang tidak mampu membayar biaya pendaftaran perguruan tinggi mancanegara jadi mengurungkan harapan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri, sesuai peluang yang dijanjikan pada awal penyelenggaraan program beasiswa.

    Sejumlah siswa penerima BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 tersebut juga terkendala dengan ketiadaan pembimbingan pendaftaran hingga penulisan esai.

    Sementara itu, sebelumnya, mereka telah dibekali kursus IELTS dan meraih skor di atas persyaratan. Tak sedikit pula yang telah memperoleh nilai sekitar 1.200-1.400, di atas persyaratan Puspresnas.

    “Jadi sayang, miris, Asta Cita ke-4 kan penguatan sumber daya manusia nanti menuju Indonesia Emas 2045, ini sudah ada (talentanya),” ucap Ishandawi pada detikEdu sebelum penyerahan petisi pada perwakilan Puspresnas.

    Perubahan Rangkaian BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4

    Berdasarkan Surat Puspresnas, nama BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 telah diubah menjadi BIM Persiapan Program Sarjana 4. Program ini meliputi pengayaan akademik berupa kursus dan tes resmi IELTS dan SAT/ACT serta pengayaan nonakademik berupa webinar series, proyek sosial, dan summer program.

    Dalam surat itu, Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendikbudristek menyatakan bahwa program persiapan tersebut akan berakhir.

    Untuk itu, kepala sekolah diminta mengabari siswa BIM Persiapan S1 Angkatan 4 atas sejumlah perubahan berikut.

    Tidak Ada Konseling Kuliah

    Program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 tidak meliputi college counseling.

    Sedangkan berdasarkan booklet beasiswa Indonesia Maju Program Sarjana Luar Negeri Angkatan 4, biaya layanan college counseling 2024-2025 termasuk komponen beasiswa.

    Jika konseling diadakan, siswa sedianya akan dibimbing untuk memenuhi tiap kriteria dan persyaratan pendaftaran, termasuk esai, hingga mendapat LoA. Siswa juga dibimbing untuk menetapkan pilihan perguruan tingginya.

    Tidak Ada Penggantian Biaya Pendaftaran Universitas Luar Negeri

    Pemberian bantuan biaya pendaftaran universitas (reimbursement) juga ditiadakan pada program pengayaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 menurut surat Puspresnas Kemendikbudristek tanggal 3 November 2024 tersebut.

    Sedangkan biaya aplikasi atau pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri 2024-2025 dijanjikan sebagai komponen beasiswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4.

    “(Sebelumnya) Bisa sampai empat perguruan tinggi luar negeri,” kata Ishandawi.

    Adanya komponen ini seharusnya memungkinkan beban biaya pendaftaran pendidikan tinggi luar negeri ditanggung negara sehingga meringankan beban finansial orang tua dan siswa.

    Ishandawi mencontohkan, biaya pendaftaran ke University of British Columbia (UBC), Kanada sendiri mencapai CAD 160-an atau sekitar Rp 1,9 juta. Sedangkan biaya pendaftaran ke Massachusetts Institute of Technology (MIT) mencapai USD 75 atau sekitar Rp 1,2 juta.

    Biaya pendaftaran perguruan tinggi yang relatif tinggi dan kini tidak masuk komponen beasiswa BIM Persiapan S1 tersebut membuat sejumlah siswa dan orang tua mengurungkan niat mendaftar ke kampus luar negeri laiknya rencana awal mereka.

    BIM Persiapan Sarjana Kini Hanya Program Pengayaan

    BIM Persiapan Program Sarjana yang digelar Puspresnas kini hanya meliputi program pengayaan untuk mempersiapkan siswa bisa bersaing dalam pendaftaran ke universitas luar negeri dan dalam negeri.

    Sedangkan BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 dijanjikan meliputi program berikut:

    • Pengayaan akademik:
      • Kursus persiapan tes TOEFL/IELTS/bahasa asing lainnya
      • Kursus persiapan tes SAT/ACT
    • Pengayaan talenta nonakademik
    • Program konseling pendidikan tinggi (college counseling)
    • Pembinaan penguatan karakter kebangsaan

    Diminta Mendaftar Sendiri ke Beasiswa S1

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana yang ingin mendaftar ke beasiswa program S1 kini dapat mendaftar ke Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) atau beasiswa lain yang dibiayai pemerintah/lembaga lain.

    Sedangkan pada BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, diatur bahwa siswa yang sudah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi luar negeri akan mengikuti Seleksi Lanjutan untuk ditetapkan sebagai calon penerima beasiswa.

    Siswa pemegang LoA calon penerima beasiswa sedianya direkomendasikan pada Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan) untuk ditetapkan sebagai Penerima Beasiswa Sarjana Luar Negeri.

    Opsi Mendaftar ke Kampus Dalam Negeri

    Siswa BIM Persiapan Program Sarjana kini disebut juga dapat didaftarkan ke universitas dalam negeri lewat Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau seleksi penerimaan perguruan tinggi dalam negeri lainnya.

    Lebih lanjut, hasil pengayaan siswa peserta disampaikan dalam Rapor Program Pembinaan BIM Persiapan Sarjana Angkatan 4 Tahun 2024 pada awal 2025.

    Sedangkan dalam BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 diatur bahwa pada akhir tahapan persiapan, termasuk konseling pendidikan tinggi dan biaya pendaftaran ke universitas luar negeri, penerima beasiswa persiapan seharusnya mendaftarkan diri ke perguruan tinggi luar negeri (PTLN).

    Daftar perguruan tinggi yang bisa dilamar oleh siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 sendiri ditetapkan oleh panitia Beasiswa Indonesia Maju.

    Termasuk di antaranya yaitu tiga universitas terbaik di dunia versi QS World University (WUR) 2025 Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat; Imperial College London, Inggris; dan University of Oxford, Inggris.

    Ishandawi berharap aksi orang tua siswa di kantor Puspresnas tidak dipandang negatif. Ia menyatakan pihaknya mendukung Puspresnas agar melanjutkan program ini sesuai kesepakatan awal siswa penerima beasiswa dan panitia BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4, yang diketahui dan diteken orang tua.

    “Kami mendukung Puspresnas, dan saya minta Pemerintah tidak membubarkan Puspresnas, karena ini adalah tempat anak muda yang punya prestasi secara nasional, yang akan menjadi calon generasi emas Indonesia di tahun 2045,” ucapnya pada penyampaian petisi di halaman Kantor Puspresnas.

    “Oleh karena itu, sama-sama kita para orang tua siswa penerima Beasiswa Indonesia Maju (Persiapan S1) Angkatan 4 ini dengan Puspresnas bergandengan, sama-sama agar programnya berjalan sesuai dengan harapan kita, bahwa anak-anak disiapkan secara mental, secara karakter, dan secara skill, bahasa Inggris maupun SAT-nya untuk bisa mendaftar ke perguruan tinggi di luar negeri.

    Sekretaris Puspresnas Nancy Rahmawati mewakili Kepala Puspresnas menerima petisi orang tua siswa. Ia mengatakan pihaknya mengagendakan pertemuan selanjutnya dengan orang tua siswa BIM Persiapan S1 Luar Negeri Angkatan 4 pada Jumat (22/11/2024).

    “Mereka menyampaikan petisi untuk melanjutkan BIM 4 yang saat ini masih tertunda,” ucapnya.

    “Kelanjutannya nanti ada pertemuan lagi selanjutnya, mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk anak-anak semua. Pertemuannya hari Jumat besok. Ibu Kepala nanti menemui Bapak-Ibu Jumat nanti, sudah kita jadwalkan,” imbuhnya.

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Magang 2025 di Universitas Tokyo, Tsinghua, Kyoto, dan NUS, Cek Ya!


    Jakarta

    Beasiswa magang 2025 Amgen Scholars sedang dibuka Amgen Foundation di empat kampus Asia. Mahasiswa S1 di kampus Asia, termasuk Indonesia, bisa mendaftar.

    Program Amgen Scholars adalah beasiswa magang riset 8-10 minggu di institusi pendidikan pada musim panas 2025. Peserta berkesempatan belajar, berjejaring, dan merasakan pengalaman karier riset ilmiah, khususnya di bidang sains dan teknik.

    Di akhir masa magang, peserta akan menjalani simposium di Kyoto, Jepang. Berminat mendaftar? Cek informasinya di bawah ini.


    Syarat Beasiswa Magang 2025 Amgen Scholars

    • Mahasiswa S1 di kampus Asia, termasuk Indonesia
    • Minimal sudah menyelesaikan tahun pertama perkuliahan per tanggal mulai magang.
    • Belum lulus kuliah per tanggal mulai magang.
    • Masih akan kuliah minimal satu semester atau 1 quarter setelah selesai program magang.
    • Memiliki rekam jejak akademik unggul
    • Jika bukan penutur asli bahasa Inggris, maka wajib memiliki kecakapan bahasa Inggris kerja yang baik, dibuktikan dengan skor minimal TOEFL iBT 72, IELTS overall band 5.5, Cambridge English FCE, TOEIC 1095, TOEIC L&R 785, atau TOEIC S&W 310
    • Berminat melanjutkan pendidikan hingga S3

    Komponen Beasiswa Per Kampus Tujuan

    Kyoto University

    • Tiket pesawat pergi-pulang sesuai jadwal
    • Tunjangan 180.000 yen (Rp 18,4 juta), dibagi ke dalam dua kali pencairan
    • Tempat tinggal
    • Simposium di Kyoto dan akomodasinya

    National University of Singapore (NUS)

    • Ongkos pesawat SGD 1.500 (Rp 17,7 juta), meliputi perjalanan Indonesia-Singapura, ke simposium di Kyoto, dan pulang ke Tanah Air
    • Tunjangan SGD 6.000 (Rp 70,8 juta) untuk 8 minggu
    • Pengurusan dan biaya visa

    Tsinghua University

    • Ongkos perjalanan
    • Tunjangan makan
    • Akomodasi
    • Uang saku CNY 10.000 atau Rp 21 juta

    The University of Tokyo

    • Akomodasi
    • Uang saku 270.000 yen atau Rp 27,6 juta, termasuk uang makan dan perjalanan pribadi
    • Ongkos pesawat ke Tokyo
    • Ongkos bagi mahasiswa yang harus berkendara ke kampus selain Hongo dan Yayoi

    Jadwal Magang

    • Kyoto University: 6 Juni-7 Agustus 2025
    • National University of Singapore: 2 Juni-7 Agustus 2025
    • The University of Tokyo: 5 Juni-7 Agustus 2025
    • Tsinghua University: 7 Juni-7 Agustus 2025

    Masa pendaftaran beasiswa magang Amgen Scholars 2025 ditutup pada 1 Februari 2025. Mahasiswa dapat melamar ke lebih dari satu perguruan tinggi pada laman pendaftaran masing-masing kampus. Bagi detikers yang berminat, simak informasi lebih lanjut di https://amgenscholars.com/asia-program/.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Stipendium Hungaricum untuk S1-S3 Tahun 2025 Dibuka, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme kembali menawarkan beasiswa Stipendium Hungaricum Scholarship Programme untuk warga Indonesia. Beasiswa berlaku untuk tahun ajaran 2025/2026.

    Pilihan dari beasiswa ini terdiri program sarjana, magister, magister satu tingkat, program non-gelar, kursus pelatihan spesialis pascasarjana, dan doktor. Pelamar pun bisa memilih program studi penuh atau parsial.

    Pelamar juga dapat mendaftar untuk kursus pelatihan persiapan bahasa Hungaria selama satu tahun. Setelah itu mereka dapat melanjutkan studi pendidikan tinggi ke perguruan tinggi yang mengharuskan penggunaan bahasa Hungaria dalam pembelajaran.


    Apa saja syarat dan bagaimana cara daftarnya? Mengutip buku pedoman resmi, berikut informasi selengkapnya:

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pembebasan biaya kuliah
    • Tunjangan bulanan untuk S1-S2 sebesar HUF 43.700 (sekitar EUR2 110) untuk biaya hidup di Hungaria selama 12 bulan setahun hingga selesainya studi
    • Tunjangan bulanan untuk S3 sebesar HUF 140.000 (sekitar EUR1.350 untuk tahap pertama pendidikan (4 semester) dan HUF 180.000 (sekitar EUR450) untuk tahap kedua (4 semester)

    Syarat Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Berasal dari negara mitra (Indonesia termasuk).
    • Mengisi dan menyimpan semua informasi yang diminta pada formulir aplikasi daring dalam bahasa Inggris.
    • Mengunggah foto terbaru pelamar (diambil tidak lebih awal dari 2 tahun sebelum pengajuan aplikasi).
    • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
    • Membuat motivation letter minimal 1 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman 12 poin dan ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih atau bahasa Hungaria.
    • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa, dengan tingkat minimum yang ditentukan oleh institusi.
    • Pelamar S1 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah asli.
    • Pelamar S2 penuh waktu mengunggah salinan pindaian sertifikat gelar sarjana asli.
    • Pelamar persiapan bahasa Hongaria non-gelar mengunggah salinan pindaian sertifikat kelulusan sekolah menengah
    • Pelamar S3 mengunggah research plan minimal 2 halaman, diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12 poin, ditulis dalam bahasa program studi yang dipilih.
    • Pelamar S2 dan S3 mengunggah surat rekomendasi yang ditandatangani dari mantan atau guru pembimbing akademik atau pembimbing saat ini.
    • Mengunggah salinan transkrip asli catatan mengenai semua semester akademik atau tahun sekolah yang diselesaikan selama studi sebelumnya.
    • Mengunggah salinan Kartu Tanda Kependudukan (KTP) dan paspor.
    • Bagi pelamar yang dicalonkan oleh Mitra Pengirim wajib melampirkan surat keterangan kesehatan dari dokter.

    Cara Daftar Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    Semua pendaftaran dilakukan secara daring lewat laman https://apply.stipendiumhungaricum.hu/. Pendaftaran akan ditutup pada 15 Januari 2025.

    Setelah mendaftar, para pelamar dapat mengakses sistem aplikasi dan mengunggah dokumen yang diperlukan. Harap dicatat bahwa pihak panitia tidak akan menerima dokumen setelah tenggat waktu.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Stipendium Hungaricum 2025

    • Pendaftaran online: terakhir 15 Januari 2025
    • Distribusi data pelamar ke kampus mitra: akhir Januari 2025
    • Pengumuman nominasi penerima beasiswa: Februari 2025
    • Deadline submit motivation letter: 15 Maret 2025
    • Deadline submit surat keterangan sehat: 15 April 2025
    • Pengumuman kandidat penerima beasiswa: Maret – Mei 2025
    • Penyeleksian kandidat: Mei – Juni 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Juni 2025
    • Proses daftar ulang: Juli – Agustus 2025
    • Perkuliahan dimulai: Agustus 2025

    Itulah informasi pendaftaran beasiswa Stipendium Hungaricum 2025. Ayo buruan daftar detikers!

    (cyu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Jardine 2025 Dibuka, Kuliah S1 Gratis di Universitas Oxford-Cambridge



    Jakarta

    Jardine Foundation asal Inggris membuka kembali kuota beasiswa sarjana (S1) bagi warga Indonesia. Pendaftaran sudah dibuka sejak pertengahan Agustus 2024 hingga 20 Oktober 2024.

    Beasiswa ini direkomendasikan bagi mahasiswa baru yang diterima di Universitas Oxford atau Universitas Cambridge. Pembiayaan beasiswa ini juga mencakup banyak hal.

    Mulai dari biaya perkuliahan, biaya sehari-hari hingga biaya kesehatan. Durasi pemberian beasiswa pun berlaku selama 3-4 tahun.


    Melansir laman resminya, berikut informasi selengkapnya mengenai Beasiswa Jardine 2025:

    Pilihan Universitas di Beasiswa Jardine 2025

    1. University of Oxford

    • Exeter College
    • Oriel College
    • The Queen’s College
    • Trinity College

    2. University of Cambridge

    • Downing College
    • Magdalene College
    • Peterhouse
    • Trinity College

    Komponen Pendanaan Beasiswa Jardine 2025

    • Biaya kuliah yang dibayarkan langsung ke universitas.
    • Tunjangan tahunan yang mencakup biaya makan dan tempat tinggal serta seluruh biaya insidental lainnya (tunjangan akan dibayarkan dalam tiga angsuran setiap tahun, dengan angsuran pertama dalam jumlah yang lebih besar untuk menutupi biaya awal)
    • Biaya kesehatan.
    • Tiket pesawat kelas ekonomi standar.

    Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Diterima di salah satu perguruan tinggi yang disebutkan di atas.
    • Melakukan pengajuan beasiswa di perguruan tinggi tersebut.
    • Warga negara atau penduduk Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, atau Vietnam (status kewarganegaraan minimal 7 tahun).
    • Sedang dalam tahap awal mengembangkan karier saat melamar.
    • Dalam kondisi kesehatan yang baik.

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Jardine 2025

    • Pernyataan pribadi yang menjelaskan tujuan, aspirasi, rencana pelamar setelah lulus dan keterangan mengenai kegiatan ekstrakurikuler, termasuk olahraga, dan keterlibatan dalam komunitas.
    • Foto terbaru ukuran paspor.
    • Salinan formulir aplikasi UCAS yang sudah diisi.
    • Salinan transkrip GCSE, A/AS Level, dan IB, atau kualifikasi setara di bawah sistem ujian negara atau wilayah terkait, jika tersedia. Ini termasuk, tetapi tidak terbatas pada, sertifikat HKDSE, sertifikat SPM atau STPM, dan sertifikat SKHU.
    • Surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah atau konselor universitas yang menyatakan.
    • Jejak prestasi akademis yang dicapai oleh pelamar.

    Kriteria Pemilihan Awardee Beasiswa Jardine 2025

    • Karakter pribadi, termasuk kualitas kepemimpinan dan networking.
    • Prestasi dalam kegiatan non-kurikuler, termasuk olahraga, keterlibatan dan kegiatan di masyarakat.
    • Hal lain yang menurut pendapat Komite, menunjukkan pelamar akan menjadi warga negara yang luar biasa dengan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan tugas publik atau keterlibatan masyarakat.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Jardine 2025

    • Pendaftaran online: pertengahan Agustus – 20 Oktober 2024
    • Pemilihan kandidat: November 2024
    • Wawancara tahap pertama: Desember 2024
    • Wawancara tahap akhir: Januari 2025
    • Pengumuman kandidat terpilih: Februari 2025
    • Mulai studi: Oktober 2025

    Itulah informasi seputar Beasiswa Jardine 2025. Bagi detikers yang tertarik mendaftar bisa segera melakukannya pada laman https://www.jardines.com/ ya.

    (cyu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka, Kuliah Gratis Sampai Lulus



    Jakarta

    Telkom University membuka kesempatan luas bagi calon mahasiswa untuk kuliah gratis hingga akhir masa studi. Melansir dari laman resminya, ada dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka.

    Meski merupakan kampus swasta, kamu tidak perlu merogoh kocek lebih. Sebab Telkom University membuka beragam beasiswa setiap tahunnya.

    Menurut laman resminya, masih ada dua beasiswa yang dibuka oleh Telkom University. Apa saja? Simak berikut ini.


    Beasiswa Telkom University 2024 yang Masih Dibuka

    1. KIP Kuliah

    KIP Kuliah merupakan beasiswa yang dibuka untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu dan berprestasi. Selain di PTN, KIP Kuliah juga tersedia di Telkom University hingga 8 Juli 2024.

    Beasiswa KIP Kuliah di Telkom University terbuka untuk lulusan SMA/ SMK/ MA. Adapun skema beasiswa yang ditawarkan pada Jalur Beasiswa KIP ini adalah Beasiswa Unggulan, di mana penerima beasiswa akan dibebaskan dari biaya pendidikan hingga akhir masa studi jenjang sarjana.

    Syarat

    • Lulusan 2 tahun terakhir (2024, 2023)
    • Kartu Peserta dan Formulir KIP Kuliah
    • Memiliki berkas Kartu Indonesia Pintar (KIP)/Keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)/Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)/Surat Keterangan Tidak
    • Mampu (SKTM)/Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua
    • Akta Kelahiran
    • Ijazah atau SKL
    • Rapor semester 1 – 5
    • Berkas foto rumah tampak depan, belakang, samping, dan dalam
    • Kartu Keluarga
    • Rekening Listrik 3 bulan terakhir
    • Sertifikat (Opsional)

    2. Program Beasiswa Magister Berbasis Riset

    Telkom University juga membuka beasiswa khusus magister riset. Beasiswa bernama Master By Research ini menitikberatkan pada research skills, dengan penelitian mencakup 2/3 dari kurikulum total.

    Beasiswa MBR bertujuan menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan menghasilkan publikasi jurnal. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menghasilkan final research project atau tesis dan diwajibkan menulis dan mempublikasikan hasil risetnya pada minimal 2 paper.

    Lama waktu perkuliahan MBR adalah 4 semester. Mahasiswa master-by-research berkewajiban residen di laboratorium atau research center selama 15-20 jam per-minggu untuk mengerjakan risetnya.

    Mahasiswa akan mendapatkan beasiswa fully funded dengan syarat IPK >= 3,76. Untuk saat ini, Beasiswa Master-by-Research menyediakan beasiswa hanya untuk Magister Teknik Elektro dan Magister Teknik Industri saja.

    Syarat Magister Teknik Elektro

    • Lulusan dari prodi berikut:
      S1 Teknik Telekomunikasi
      S1 Teknik Elektro
      S1 Teknik Fisika
      S1 Teknik Komputer
      S1 Informatika
      S1 Teknologi Informasi
      S1 Rekayasa Perangkat Lunak
      S1 Fisika
      S1 Matematika
    • Ijazah / Surat Keterangan Lulus (SKL)
    • IPK S1 > 3.26
    • Skor TPA > 450*
    • Daftar TPA
    • Sertifikat TOEFL/EPRT (Skor > 450)
    • Daftar TOEFL/EPRT
    • Tes Potensi Keahlian*
    • Kisi-kisi TPK
    • Wawancara
    • Proposal rencana tesis
    • Rekomendasi online (min. 2 rekomendasi; dari Research Center / Calon Pembimbing S2, dan Akademisi / Perusahaan)

    Syarat Magister Rekayasa Industri

    • Alumni Fakultas Rekayasa Industri Telkom University
    • Lulus maksimal 1 tahun terakhir (Fast Track & Direct Track)
    • IPK S1 minimal 3.5
    • 2 Rekomendasi online (Akademisi / Perusahaan)
    • Proposal Rencana Tesis maksimal 1.000 kata
    • Berkomitmen
    • Tidak sedang bekerja full time
    • Lulus tahap wawancara

    Jadwal

    Pendaftaran: 25 April-31 Juli 2024
    Tes TPA dan TOEFL: 18 Mei, 15 Juni, 13 Juli 2024
    Interview dan Tes TPK Online: 5-10 Agustus 2024

    Itu dia dua Beasiswa Telkom University 2024 yang masih dibuka. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Boy Thohir Umumkan Beasiswa MBA di AS, Begini Kuliahnya


    Jakarta

    Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation sedang membuka pendaftaran beasiswa TAMBA (Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA) & SAMBA (Soerjadjaja AUSCI MBA) Scholarship hingga 31 Agustus 2024. Penerima beasiswa akan kuliah S2 pada program International Business Educational and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshal School of Business, Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir, mengatakan para penerima beasiswa akan menjalani perkuliahan MBA intensif selama satu tahun, termasuk proyek pemecahan masalah bisnis dunia nyata dalam ekonomi global.

    Pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut mengatakan, selama masa beasiswa, awardee akan mendapat dukungan uang kuliah, tunjangan hidup, dan ongkos pesawat PP Indonesia-AS senilai USD 200.000 (Rp 3,2 miliar) per orang per tahun dari dana keluarga Thohir dan Soerjadjaja.


    “Dengan program satu tahun yang padat itu, dengan pengalaman kerja bikin project di sana, itu akan menjadi satu pengalaman yang luar biasa untuk penerima beasiswa,” ucapnya di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

    Kuliah MBA di USC Marshall

    Dikutip dari laman resminya, program One-Year MBA di USC Marshall School of Business adalah program kuliah Magister Administrasi Bisnis (MBA) intensif satu tahun. Dalam periode tersebut, mahasiswa juga akan menjalani proyek konsultasi 4 bulan untuk memecahkan masalah nyata bisnis global bersama rekan, pengajar, dan klien.

    Kampus swasta elite di kawasan West Coast (pantai barat), Amerika Serikat ini biasanya menerima 55 mahasiswa MBA dari 12-15 negara setiap tahun. Sebanyak 80% di antaranya berusia 32-40 tahun, dan sepertiganya disponsori perusahaan dan bisnis keluarga.

    Sejak 1978, program S2 yang dikenal dengan nama International Education and Research (IBEAR) MBA ini telah memiliki 2.100 alumni dari 60 negara. Salah satunya yakni Dr Ari Firmandi, Director of Transaction and Advisory Services, Ernst&Young.

    Ari menuturkan, masa studi 1 tahun dan latar pengalaman mahasiswa menjadi salah satu daya tarik program IBEAR MBA di USC. Berdasarkan data kampus, mahasiswa di sekolah/fakultas ini rata-rata berlatar pengalaman profesional 12 tahun di berbagai negara. Beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship sendiri mensyaratkan pelamar untuk mengantongi pengalaman profesional di korporasi atau instansi atau memiliki usaha rintisan sendiri yang sudah cukup berjalan dengan baik minimal 6 tahun.

    “Dengan pengalaman yang lebih banyak dibanding yang MBA regular, jadi ketika nanti berdiskusi di dalam kelas, kita akan lebih banyak masukannya. Karena kan dari berbagai industri,” ucap Ari yang juga alumnus S1 Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung dan S2 Construction Management in Civing Engineering, USC.

    “Salah satu contoh classmate saya itu dari berbagai negara, mungkin ada dari 15 negara. Ada dari Korea, Jepang, Meksiko, ada juga dari Chile, ada juga dari India, pokoknya hampir kami dari seluruh beragam dari company, yang besar Fortune 500 juga ada di situ,” imbuhnya.

    Proyek Nyata Bisnis

    Memasuki semester akhir, mahasiswa IBEAR MBA USC akan menjajal proyek nyata untuk berhubungan dengan pelaku bisnis global dari perusahaan kenamaan dunia. Jejaring USC dengan bisnis di kawasan Pacific Rim memungkinkan mahasiswa menjalankan proyek di Amerika, Korea, hingga India.

    Ari bercerita, pada masa proyek tersebut di 2006, ia terlibat dengan Lockheed Martin, perusahaan kontraktor keamanan, pertahanan, dan kedirgantaraan global. Ia bertugas di bidang riset market entry di India.

    “Walau dia defense company (perusahaan pertahanan) di US, tapi dia fokusnya lagi ingin mencari teknologi IT di India. Jadi kita melakukan research. Makanya diberi nama International Business Education and Research (IBEAR MBA). Karena kita fokus bener-bener (di situ),” tuturnya.

    Ari mengatakan, hasil proyek studi mahasiswa tersebut berkesempatan untuk benar-benar dimanfaatkan oleh perusahaan klien. Pengalaman ini menurutnya sangat berharga bagi mahasiswa, di samping poin plus pengalaman belajar di luar kelas, khususnya bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship nanti.

    “Nanti apa yang student lakukan itu kalau emang bagus, diterima oleh perusahaan yang bersangkutan, akan menjadi inisiatif perusahaan tersebut. Jadi begitu percayanya perusahaan-perusahaan besar di Amerika terhadap program ini,” ucapnya.

    “Jadi ini menurut saya ini sebenarnya akan menjadi salah satu edukasi yang mungkin berharga bagi calon-calon penerima scholarship nanti, ya. Jadi bukan hanya melakukan pembelajaran di dalam kelas, tapi juga nanti mereka akan melakukan real project,” imbuh Ari.

    Ari tak menampik masa kuliah plus proyek dari pagi sampai malam tak mudah. Ia pun harus memanfaatkan jadwal libur untuk membaca bahan studi untuk diskusi keesokan harinya.

    “Jadi saya pas kuliah dulu mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore itu Senin sampai Jumat. Jumat sampai setengah hari itu 5 hari sekolah (kuliah) full terus. Mulai Sabtu mungkin cari nafas sedikit lah ya. Minggu udah belajar lagi, misalnya belajar untuk PR segala macam,” tuturnya.

    “Kalau Senin ada kuliah, kita Minggu udah belajar jadi gitu, terus aja begitu sampai ya, mungkin sampai 8 bulan seperti itu ya, baru 4-6 bulan terakhir itu adalah pekerjaan praktik tadi,” sambung Ari.

    Di sisi lain, Ari mengingatkan esensi MBA bukan sekadar melahap materi perkuliahan, tetapi mempelajari konsep bisnis dan berjejaring.

    “MBA itu kan, it’s not about learning pelajaran, tapi learning business concept. Business concept itu penting, dan yang ketiga adalah networking,” ucapnya.

    Jejaring Global

    Boy Thohir juga menyorot keunggulan IBEAR MBA USC untuk mempertemukan mahasiswa dengan pendiri bisnis global.

    “Ketemunya udah CEO-nya langsung, ketemu CEO Starbucks. Lalu kayak misalnya gini, IBEAR itu juga melakukan kunjungan kerja ke Indonesia. ketemunya langsung CEO-nya Astra. Nah itu kan nggak gampang. Itulah kelebihan daripada USC network itu,” ucapnya.

    Boy menambahkan, jejaring alumni USC global juga jadi keunggulan bagi penerima beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Hal ini menurutnya perlu dimanfaatkan profesional hingga pebisnis muda Indonesia.

    “Satu yang hebat dari USC itu adalah networking dunianya. Jadi kita tuh sampai ada USC Global Conference. Bayangin gitu, yang datang tuh ribuan. Saya pernah ikut yang di Jepang, yang datang tuh ribuan karena alumni-alumninya USC itu ada di mana-mana dan besar-besar: Indonesia, Thailand, Hongkong, India, China, terus Korea, Eropa, segala macam,” ucapnya.

    “Jadi yang membedakan itu dari yang lain adalah USC global network itu luar biasa besar dan luar biasa kompak. Contoh misalnya di Indonesia, nggak ada alumni dari universitas di Amerika yang sebesar (USC). Saya berani taruhan deh,” imbuh Boy.

    Mentorship AUSCI

    Peluang mentoring bersama alumni USC Indonesia, termasuk Boy Thohir, juga menjadi salah satu benefit beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship. Bekal studi, proyek, jejaring, dan mentorship ia harapkan dapat mendukung para awardee untuk berkontribusi bagi kemajuan negeri dan menjadi calon pemimpin Indonesia masa depan.

    “Lulusannya ini juga diharapkan (buka lapangan kerja), saya berharap begitu, karena memang salah satu keunggulan daripada IBEAR (MBA) itu adalah di bisnis dan research. Saya sendiri sekolahnya di program entrepreneurship. Enterpreneurship itu apa sih? Menciptakan lapangan kerja; how to create your own business; how to create jobs,” ucap Boy.

    “Tentunya balik (nanti) kerja dulu, tapi eventually mungkin ya nanti either bisa jadi pejabat di satu organisasi yang besar, atau dia bisa menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi, tujuan utamanya usaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi,” imbuh Boy.

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 TAMBA & SAMBA Scholarship di IBEAR MBA, USC Marshal School of Business, LA, Amerika Serikat di laman https://ausci.org/scholarship/. Bagaimana, berminat mendaftar, detikers?

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com