Tag: perlemakan hati

  • Racik Air Hangat dengan 5 Bahan Alami Ini Untuk Atasi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Fatty liver atau hati terlapisi lemak berbahaya bagi kesehatan. Cara termudah mengatasinya dengan membuat racikan minuman hangat dengan 5 bahan alami ini.

    Hati berlapis lemak merupakan kondisi ketika terjadi penumpukan lemak berlebih di organ hati. Mengutip halodoc.com, seseorang bisa dinyatakan terjangkit penyakit ini jika berat organ hati tidak normal. Misalnya 5-10 persen lebih berat.

    Penyakit perlemakan hati biasa disebabkan karena asupan junk food berlebihan. Terlalu banyak makan makanan olahan, hingga gaya hidup tidak sehat.

    Gangguan fatty liver ini juga menjadi kekhawatiran banyak orang. Perlemakan hati mampu menimbulkan gangguan fungsi hati. Fungsi hati yang terganggu memicu masalah yang lebih fatal.


    Jika penyakit fatty liver atau perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa memicu peradangan hati, sirosis, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk beralih ke pola makan lebih sehat dan seimbang.

    Bahkan, rutin konsumsi bahan-bahan sederhana, seperti membuat racikan minuman air hangat dengan tambahan bahan alami bisa mengatasi kondisi perlemakan hati.

    Melansir Times of India (13/01), berikut 5 bahan makanan alami yang bisa ditambah ke racikan air hangat untuk atasi kondisi penyakit ini.

    1. Lemon

    manfaat lemon dan jeruk nipisKandungan vitamin C dan antioksidan pada lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidadi pada hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Lemon merupakan sumber vitamin C dan antioksidan yang baik. Kamu bisa minum air hangat dengan air jeruk lemon setiap pagi untuk mengurangi lapisan lemak di hati. Tambahan lemon di air hangat juga membantu detoksifikasi.

    Air hangat dengan lemon bisa mengurangi inflamasi atau oksidasi dalam hati. Sebab, lemon mengandung naringenin yang bisa meredakan peradangan tersebut.

    Mengonsumsi air hangat lemon ini juga dapat membantu pencernaan lebih baik serta meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    jamu kunyit asam atau kunir asem.Kunyit mengandung kurkumin yang secara alami bisa mengatasi masalah perlemakan hati. Foto: Getty Images/Ika Rakhmawati Hilal

    Tambahkan sedikit kunyit ke dalam segelas air hangat merupakan pilihan tepat. Kandungan kurkumin, berupa senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan.

    Menurut beberapa penelitian yang disebutkan Times of India, kunyit secara alami dapat membantu membalikkan NAFLD (perlemakan hati non alkoholik).

    Kunyit mengandung flavonoid, minyak atsiri, vitamin C dan E, hingga selenium yang dapat mencegah pembentukan asam lemak tak jenuh dan peroksida lipid yang berpotensi menyebabkan perlemakan hati, lapor ojjs.uma.ac.id.

    Oleh karena itu, menambahkan kunyit ke dalam air hangat dan mengonsumsinya rutin bisa membantu memperbaiki kondisi hati.

    3. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe bisa mengurangi stres oksidatif dan penumpukan lemak hati. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Jahe juga mengandung sifat anti-inflamasi yang dapat berkontribusi pada kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

    Namun, menurut beberapa penelitian, jahe memberikan manfaat potensial bagi kesehatan hati, dan membantu mengurangi penumpukan lemak di hati.

    Kandungan antioksidan dalam jahe dianggap mampu mengurangi stres oksidatif pada perlemakan hati. Bahkan, senyawa di dalamnya diklaim bisa mengurangi resistensi insulin dan menghambat peradangan.

    Kamu bisa menambah irisan jahe ke dalam air hangat atau merebus langsung jahe pada air mendidih.

    Daftar makanan yang bisa cegah perlemakan hati lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Teh hijau

    Teh Hijau. Teh hijau mengandung sekitar 28 mg kafein. Sumber kafein alami ini mudah ditemukan dan menjadi minuman yang sangat populer di negara-negara Asia.Teh hijau mengandung asam amino seperti theanine, yang menurut penelitian bekerja pada hippocampus di otak dan memberikan efek pengurangan stres pada hewan dan manusia.Teh Hijau mengandung katekin yang bisa menunjang kesehatan hati. Foto: Getty Images/KMNPhoto

    Teh hijau juga tidak kalah bermanfaat dalam membantu atasi masalah perlemakan hati.

    Teh hijau mengandung antioksidan, terutama katekin yang telah diteliti berpotensi menunjang kesehatan hati. Mulai dari membantu fungsi hati dan menjaga hati dari kerusakan bahan beracun, seperti alkohol.

    Minum teh hijau juga bisa mengurangi peradangan dan membantu mengurangi stres oksidatif. Meminumnya bisa membantu meningkatkan regenerasi sel yang rusak akibat radikal bebas.

    Jika dikonsumsi secara rutin juga menghambat penyerapan lemak. Meningkatkan kecepatan agar dapat digunakan sebagai energi penghambat pembentukan lemak di hati.

    5. Ginseng

    Ginseng menjadi herbal populer Korea yang bisa juga dicampur ke dalam air hangat dan menjadi ramuan luar biasa untuk hati.

    Ginseng mengandung senyawa antioksidan tinggi. Salah satu manfaat antioksidannya yaitu sebagai agen antiradang.

    Mengutip klikdokter.com, sejumlah studi pada manusia yang dipublikasikan melalui US National Library of Medicine, National Institutes of Health tahun 2017 mendapat hasil, herbal ginseng dapat meningkatkan fungsi hati.

    Selain itu juga mengurangi kelelahan dan perdagangan pada penderita penyakit liver maupun disfungsi hati.

    Penelitian ini belum final, masih dibutuhkan studi lebih lanjut.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Cerita Diet Pria Berbobot 100 Kg Sukses Pangkas BB, Ukuran Baju dari XL ke S

    Jakarta

    Seorang pria di Singapura menceritakan kondisi kesehatannya yang parah. Pada tahun 2023, Raeza Ibrahim divonis mengidap beberapa penyakit parah, seperti kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Saat itu, berat badan Raeza mencapai 100 kg, kondisi yang mengerikan dalam hidupnya.

    “Saya sadar bahwa saya kelebihan berat badan, tetapi tidak membayangkan seberapa parah kerusakannya,” tuturnya yang dikutip dari South China Morning Post.


    Raeza menceritakan sebelumnya ia mengeluhkan sakit punggung kronis selama bertahun-tahun karena kelebihan berat badan. Ia pun dirawat di rumah sakit dengan nyeri dada pada tahun 2017.

    Pada tahun 2020, Raeza juga didiagnosis mengidap apnea tidur obstruktif. Kondisi ini dapat berakhir jika ia mulai mengubah gaya hidupnya.

    Dalam waktu enam bulan, kadar kolesterol, lemak hati, dan tekanan darahnya kembali normal. Masalah apnea tidur dan nyeri punggungnya juga mulai hilang..

    Pada bulan Agustus 2024, berat badannya turun 26 kg dan lemak tubuhnya berkurang dari 34,8 persen menjadi 14,5 persen.

    Hal itu juga berpengaruh pada ukuran pakaiannya yang turun dari XL menjadi S.

    Saat ini, ia berada dalam kondisi terbaik dalam hidupnya, secara fisik maupun mental.

    Proses Perubahan Gaya Hidup yang Drastis

    Pria 38 tahun itu awalnya sangat aktif secara fisik saat masa sekolah dan perguruan tinggi. Ia biasa bermain bulu tangkis, rugbi, dan kriket.

    Namun, di awal karier hukumnya yang menuntut, ia bekerja 10 hingga 14 jam sehari, lima atau enam hari seminggu. Berat badannya mulai bertambah.

    “Saya tidak cukup tidur, tidur pukul 3 pagi dan bergegas berangkat kerja pukul 8 pagi. Waktu makan saya tidak teratur. Saya makan apa pun yang saya inginkan, kapan pun saya mau. Saya bangun dengan perasaan lesu dan tidur dengan perasaan yang sama,” kata Raeza.

    Kenaikan berat badannya juga sangat berdampak buruk secara emosional. Ia merasa diburu-buru oleh waktu dalam melakukan aktivitas, tidak menyukai penampilanya, dan merasa kurang percaya diri.

    Selama bertahun-tahun, ia melakukan berbagai upaya untuk bisa kembali bugar. Tetapi, tidak ada yang berhasil.

    Pada tahun 2016, ia mengambil cuti panjang selama tiga bulan untuk mendaftar di Tiger Muay Thai, sebuah tempat kebugaran di Phuket, Thailand. Ia berhasil menurunkan berat badan 6 kg, tetapi berat badannya naik lagi saat ia kembali bekerja.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk bertindak. Merasa buruk tentang penampilan adalah satu hal, merasa bahwa hidup Anda mungkin berakhir sebelum waktunya karena kelalaian Anda sendiri adalah hal yang sama sekali berbeda,” tutur Raeza.

    Ia pun mendaftar di pusat kebugaran Singapura pada Maret 2024 yang dibimbing oleh pelatih. Raeza dilatih melakukan split, angkat beban, dan diharuskan berjalan 10.000 langkah setiap hari.

    Selain berolahraga, Raeza mulai mengubah pola makannya dengan masak sendiri dan makan secara teratur. Ia disarankan untuk mengikuti diet 1.800 kalori per hari, dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” terang Raeza.

    Untuk sarapan pada pukul 8 pagi, ia biasa mengkonsumsi roti sourdough dengan telur atau buah. Kemudian, pada 11 siang ia minum protein shake.

    Untuk makan pukul 1 siang, Raeza biasanya makan salad dengan protein. Sebagai camilan pukul 5 sore, ia biasa mengkonsumsi semangkuk buah yang membuatnya kenyang hingga waktu makan malam.

    Menu makan malamnya, Raeza biasa makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Setelah mengalami perubahan yang drastis, Raeza mengunggah menu sehatnya ke media sosial. Ia mulai menerima banyak pujian dan membuat banyak temannya termotivasi dengan perubahannya.

    “‘Suka’ dan pujian yang saya terima dari keluarga dan teman memotivasi saya untuk terus menjalankan diet baru saya,” terang Raeza.

    “Bisa memperlihatkan lengan yang kencang dengan sedikit perut six-pack itu menyenangkan,” sambungnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Campur Kopi Hitam dengan 5 Bahan Ini Untuk Kurangi Perlemakan Hati


    Jakarta

    Mengonsumsi kopi hitam dapat membantu mengurangi perlemakan hati (fatty liver). Khasiatnya semakin ampuh ketika dicampur dengan 5 bahan alami ini.

    Fatty liver atau perlemakan hati merupakan kondisi ketika organ hati menyimpan terlalu banyak lemak. Ada banyak pemicunya, salah satunya pola makan yang buruk.

    Misalnya terlalu banyak minum minuman beralkohol hingga berlebihan makan yang menyebabkan obesitas. Kondisi ini bisa mengganggu fungsi hati untuk membantu proses metabolisme tubuh.


    Namun, perlemakan hati bisa diatasi dengan mengonsumsi kopi hitam. Kafein pada kopi dapat berperan meningkatkan enzim ALT dan AST pada hati.

    Agar lebih efektif mengurangi lemak pada hati, kamu juga bisa menambahkan 5 bahan ini pada seduhan kopi hitam:

    1. Air jeruk lemon

    Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copy space for your text. coffee bag and with sliced Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Foto: iStock

    Perpaduan antara kopi hitam dan air jeruk lemon bagus untuk mengurangi perlemakan hati. Air jeruk lemon mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

    Vitamin C tersebut akan melindungi sel hati dari kerusakan stres oksidatif. Jus lemon juga meningkatkan detoksifikasi karena mengaktifkan hati mengeluarkan empedu.

    Mengingat empedu tersebut yang memfasilitasi pemecahan atau pembuangan lemak oleh hati dengan lebih efektif. Menambahkan jus lemon pada kopi hitam terbukti meningkatkan fungsi hati.

    2. Kunyit

    Menambahkan sejumput kunyit ke dalam kopi hitam dapat meningkatkan kesehatan hati. Ini karena adanya kurkumin yang memiliki sifat anti inflamasi pada kandungan kunyit.

    Kurkumin tersebut akan membantu mengurangi peradangan hati dan stres oksidatif, yang keduanya merupakan faktor kunci penyebab terjadinya perlemakan hati.

    Selain itu, menambahkan kunyit pada kopi hitam akan mendorong proses detoksifikasi di hati sehingga membantu membuang racun.

    Bahan campuran kopi hitam untuk mengurangi perlemakan hati ada di halaman selanjutnya.

    3. Kayu Manis

    kopi kayu maniskopi kayu manis untuk meningkatkan kesehatan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/nerudol

    Kayu manis merupakan bumbu dapur yang kuat untuk meningkatkan kesehatan hati. Kayu manis dilengkapi dengan sifat anti inflamasi dan kandungan antioksidan yang tinggi.

    Kedua hal tersebut yang akan mengurangi peradangan hati. Selain itu, kayu manis juga akan membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    Dengan begitu, lemak yang mengendap pada hati akan luntur sedikit demi sedikit. Perpaduan kopi hitam dan kayu manis ini juga dapat membantu metabolisme lemak yang sehat.

    4. Jahe

    Jahe dikenal akan potensinya yang memiliki sifat anti-inflamasi. Dengan memasukkan jahe ke kopi hitam, maka bisa menstimulasi fungsi hati melalui penghambatan peradangan.

    Tak hanya itu, menambahkan jahe pada kopi hitam pun bisa meningkatkan metabolisme lemak. Jahe berperan dengan merangsang pencernaan yang baik serta efisien dalam proses metabolisme.

    5. Minyak Zaitun

    pola makan orang tertua di dunia yang suka konsumsi minyak zaitunMinyak zaitun kaya akan asam lemak omega-3. Foto: iStock/site news

    Menambahkan minyak zaitun ke racikan kopi hitam tidak hanya meningkatkan karakteristik rasanya, tetapi juga meningkatkan manfaatnya untuk mengurangi perlemakan hati.

    Minyak zaitun tinggi akan asam lemak omega-3 yang berguna untuk mengontrol berat badan Selain itu, minyak zaitun juga dapat menurunkan tingkat enzim hati.

    Sebuah studi yang diterbitkan oleh World Journal of Gastroenterology membuktikan bahwa minyak zaitun mampu menurunkan penumpukan lemak pada hati.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan Tinggi Antioksidan Ini untuk Cegah ‘Fatty Liver’


    Jakarta

    Pola makan yang salah dapat menyebabkan ‘fatty liver’ atau timbunan lemak pada hati. Untuk mencegahnya, konsumsi makanan yang tinggi antioksidan ini.

    Perlu diketahui bahwa hati secara alami mengandung sejumlah lemak. Namun, jika terlalu banyak lemak yang mengendap bisa menyebabkan perlemakan hati. Kondisi ini membuat hati tak bisa berfungsi maksimal.

    Kondisi ini biasanya muncul tanpa gejala apapun. Penyebabnya bisa karena pola makan yang salah, umumnya terlalu banyak mengonsumsi alkohol.


    Selain itu, bisa juga disebabkan karena kelebihan berat badan. Kondisi ini dapat diatasi dengan rutin mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan.

    Antioksidan tersebut akan berperan melawan stres oksidatif hingga meningkatkan fungsi hati. Mengingat hati merupakan organ terpenting dalam tubuh.

    Dikutip dari Food NDTV (12/08/24) berikut 5 makanan untuk mencegah perlemakan hati:

    1. Kopi Hitam

    Sama-sama Kopi Hitam, Apa Bedanya Americano, Long Black, dan Kopi Tubruk?Kopi hitam bagus untuk mencegah perlemakan hati. Foto: Getty Images/grandriver

    Menurut beberapa penelitian, kopi hitam dapat mengatasi masalah perlemakan hati. Kopi dikemas dengan polifenol yang berperan sebagai antioksidan.

    Senyawa itu akan membantu menurunkan enzim hati yang tidak normal. Selain itu, juga dapat meningkatkan fungsi hati secara keseluruhan.

    Tak hanya itu, antioksidan tersebut juga berfungsi dengan baik dalam melawan stres oksidatif. Pasalnya itu merupakan penyebab utama kerusakan hati.

    2. Alpukat

    Alpukat merupakan sumber energi khususnya dalam hal kesehatan organ hati. Alpukat kaya akan glutathione yang akan membantu mendetoksifikasi hati dan meningkatkan fungsinya.

    Selain itu, alpukat juga mengandung antioksidan yang berperan dengan melawan peradangan juga stres oksidatif. Sementara kandungan vitamin E dan C membantu melindungi sel-sel hati.

    Buah dengan kandungan lemak sehat ini juga dapat mengurangi risiko obesitas yang jadi penyebab perlemakan hati non-alkoholik, karena kaya akan serat.

    Makanan untuk mencegah perlemakan hati ada di halaman selanjutnya.

    3. Kunyit

    Kunyit kerap digunakan sebagai bumbu dapur. Selain dapat menyedapkan makanan, rempah jenis rimpang ini juga mampu mengatasi masalah perlemakan hati.

    Bumbu ini terkenal dengan sifat anti inflamasi dan antioksidannya. Itu semua karena adanya kandungan senyawa aktif yang disebut sebagai kurkumin.

    Kurkumin berperan menurunkan kadar enzim ALT dan AST yang terkait dengan perlemakan hati. Kamu bisa memasukkan kunyit sebagai bumbu atau meraciknya jadi minuman sehat untuk meningkatkan fungsi hati.

    4. Tahu

    Tahu Putih or Tofu, one of raw ingredient food made from fermented soybean extract.Tahu putih tinggi akan protein yang dapat meningkatkan fungsi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tyas Indayanti

    Tahu merupakan makanan tinggi protein yang berbasis nabati. Kandungan protein tersebutlah yang dapat mengurangi penumpukan lemak dalam hati.

    Tingginya protein bisa memberikan efek yang mengenyangkan dan membuat nafsu makan lebih terkontrol. Selain tinggi protein, tahu juga rendah kalori, ini penting untuk kesehatan hati.

    5. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun punya nutrisi yang mampu mengatasi perlemakan hati. Minyak sehat ini dikemas dengan asam lemak omega-3 dalam jumlah yang tinggi.

    Lemak menyehatkan itu bagus untuk mengontrol berat badan. Pasalnya kelebihan berat badan juga bisa jadi pemicu perlemakan hati.

    Minyak zaitun ini juga dapat membantu menurunkan tingkat enzim hati. Supaya lebih sehat, sebaiknya minyak zaitun dijadikan bahan dasar makanan, jangan dijadikan minyak goreng.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com