Tag: permainan padel

  • Cara Servis Padel yang Benar: Panduan untuk Pemula

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang cukup diminati di Indonesia. Olahraga ini banyak digandrungi karena teknik bermainnya yang tidak terlalu rumit dan dapat dipelajari dengan mudah.

    Meskipun terlihat mudah, padel tetap memiliki teknik dan aturan dasar tersendiri, terutama pada saat servis. Servis padel yang benar menjadi salah satu langkah untuk menyusun strategi dalam mengalahkan lawan.

    Bagi pemula, perlu mengetahui cara servis padel yang benar agar tidak terjadi kekeliruan dan pertandingan tetap dapat berjalan dengan efektif.


    Lebih lanjut, berikut detikSport telah merangkum ulasan terkait panduan dan cara servis padel yang benar bagi pemula.

    Servis Padel Dilakukan secara Underhand

    Tidak sama dengan tenis, servis dalam padel dilakukan secara underhand, yaitu dengan memukul bola dari bawah pinggang. Sebelumnya, bola harus dipantulkan terlebih dahulu ke lantai sebelum dipukul. Setelah itu, diarahkan secara diagonal ke area lawan.

    Dalam melakukan servis ini, pastikan detikers tetap menggunakan power yang ringan tapi tetap mengedepankan akurasi. Selain itu, jangan terlalu tinggi ketika bola dipantulkan. Apabila bola menyentuh net tapi masuk ke area yang pas, servis dianggap sah.

    Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Servis Padel

    Selain teknik melakukan servis, ada beberapa hal yang perlu detikers perhatikan, mulai dari posisi hingga sistem penskoran. Berikut beberapa poinnya:

    Posisi pemain

    Padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing dua pemain yang harus bisa menjaga komunikasi. Saat servis, salah satu pemain berada di area servis dan pemain lain berada di sisi lainnya. Setelah itu, pemain dapat bergerak dengan bebas namun tetap menjaga komunikasi agar tidak bertabrakan.

    Sistem Skor

    Sistem penskoran dalam padel sama seperti tenis, yaitu menggunakan sistem 15, 30, 40 dan game. Tim harus memperoleh minimal 6 game untuk memenangkan satu set. Jika imbang, maka akan dilakukan tie-break.

    Aturan Bola dalam Permainan

    Memukul bola dalam padel dianggap sah jika memantul sekali di lantai atau ke dinding dan dapat dipukul kembali. Jika bola memantul lebih dari sekali, maka poin jadi milik lawan.

    Aturan Net

    Bola yang dipukul tidak boleh mengenai pemain atau pasangan sebelum melewati net menuju area lawan. Pemain juga tidak boleh bersentuhan dengan net, baik itu tubuh, pakaian, ataupun raket.

    Servis Ulang (Let)

    Apabila bola servis mengenai net tapi tetap masuk ke kotak servis, maka servis dianggap let atau harus diulang. Namun, jika bola keluar area atau mengenai dinding sebelum jatuh di kotak servis, maka servis sah.

    Kesalahan (Fault) dalam Padel

    Fault terjadi jika pemain melakukan servis ke luar area, gagal memukul bola, atau bola mengenai dinding tanpa memantul ke area lawan terlebih dahulu. Jika terjadi secara berturut-turut, maka poin diberikan kepada lawan.

    Demikianlah ulasan mengenai cara servis padel yang benar. Hal ini perlu diperhatikan agar permainan padel dapat berlangsung dengan efektif dan sportif. Semoga membantu ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Olahraga Hits yang Lagi Naik Daun di Indonesia

    Jakarta

    Belakangan ini, padel menjadi olahraga hits yang tengah naik daun di Indonesia. Berbagai kalangan menyukai olahraga ini, mulai dari remaja, karyawan, hingga publik figur.

    Ketenaran padel sudah naik semenjak banyak para selebriti dan influencer menyenangi olahraga ini dan membagikannya di media sosial. Hingga kini, olahraga hits tersebut masih digemari masyarakat dengan banyaknya komunitas dan lapangan padel yang berdiri di berbagai daerah. Namun, tahukah detikers, apa sebenarnya olahraga padel?

    Berdasarkan sejarahnya, olahraga ini sudah populer di kalangan masyarakat Meksiko pada tahun 1980-1990.


    Padel sering dinilai mirip dengan olahraga lainnya seperti tenis dan squash. Meskipun begitu, olahraga yang tengah booming ini ternyata memiliki kekhasannya sendiri, terutama pada alat dan perlengkapan yang digunakan.

    Apa Itu Olahraga Padel?

    Padel adalah sejenis olahraga raket yang berupa gabungan antara tenis dan squash. Olahraga ini biasanya dimainkan secara doubles atau dua pasangan dengan lokasi bermain berupa lapangan tertutup yang ukurannya lebih kecil dari lapangan tenis.

    Mengutip dari Lawn Tennis Association (LTA), persamaan antara tenis dan padel hanya pada penilaiannya saja, sisanya banyak terdapat perbedaan. Lapangan padel dirancang untuk 4 pemain dengan ukuran sekitar 25% lebih kecil dari lapangan tenis.

    Tempo permainan olahraga ini juga disesuaikan dengan ukuran lapangannya yang lebih kecil. Oleh karenanya, padel akan sulit jika dimainkan secara tunggal.

    Sejarah Singkat Terbentuknya Olahraga Padel

    Mengutip dari detikEdu. Olahraga padel pertama kali ditemukan di Meksiko dengan seorang penggemar tenis bernama Enrique Corcuera pada 1969.

    Pada masa itu, Enrique bersama istrinya tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk membangun lapangan. Oleh karenanya, ia mulai merancang lapangan tenis versi kecil dengan ukuran 20 x 10 meter di belakang rumahnya, di Puerto de Acapulco, Guerrero, Meksiko.

    Lapangan yang dibuat Enrique ini kini dianggap sebagai lapangan padel pertama. Olahraga tersebut pun dinamai “paddle Corcuera” yang dalam bahasa Spanyol berarti dayung atau raket Corcuera.

    Pada awal 1970-an, olahraga padel sudah tersebar di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, Uruguay, Prancis, Kanada, dan Amerika Serikat. Olahraga ini dipopulerkan oleh Pangeran Alfonso dari Hohenlohe-Langenburg, Spanyol yang menghabiskan waktu liburannya bermain padel bersama Enrique.

    Pada 1998, terbentuklah asosiasi padel nasional pertama bernama “Asociación Padel Argentino” yang kemudian mengadakan kompetisi pada Januari 1998 di Mar del Plata, Buenos Aires.

    Selang beberapa tahun kemudian, asosiasi internasional padel didirikan dengan nama International Pdel Federation (IPF) di Madrid, 21 Juli 1991.

    Pada tahun 2000-an, kejuaraan padel mulai digelar di berbagai negara dengan kelompok umur yang berbeda-beda. Hingga kini, padel sudah dimainkan oleh puluhan juta orang dari ratusan negara di seluruh dunia.

    Aturan Cara Bermain Padel

    Sebelum detikers mulai bermain padel, perlu dipahami terlebih dahulu aturan sistem permainan padel, berikut beberapa hal yang perlu diketahui.

    • Jumlah pemain pada olahraga padel terdiri dari dua tim dengan masing-masing diisi oleh dua orang.
    • Lapangan padel berukuran 20 x 10 meter.
    • Permainan diawali dengan memukul bola ke area servis lawan melewati net dan memantul sebelum mengenai dinding.
    • Jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, maka pihak lawan mendapatkan poin.
    • Sistem penilaian padel menggunakan skema 15-30-40.
    • Apabila terjadi deuce, setiap tim perlu merebut dua poin untuk menang.

    Demikianlah ulasan lengkap mengenai olahraga padel, mulai dari sejarah hingga aturan bermainnya. Semoga membantu detikers yang mulai menekuni olahraga hits ini, ya!

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga padel yang lagi naik daun di Indonesia. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Seberapa Besar sih Lapangan Padel? Ini Ukuran Standar Resminya!

    Jakarta

    Belakangan ini, popularitas padel semakin naik seiring dengan banyaknya lokasi tempat bermain padel di beberapa kota. Tempat bermain padel ini menyediakan hingga lebih dari 2 lapangan, sehingga efektif digunakan bagi pengunjung yang datang beramai-ramai.

    Nah, sebelum mulai bermain padel, ada baiknya detikers perlu memahami aturannya, termasuk ukuran lapangan padel. Banyak yang beranggapan lapangan padel sama dengan lapangan tenis. Namun ternyata, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dari segi ukuran, lho!

    Agar memahami lebih lanjut, detikers dapat menyimak penjelasan berikut ini.


    1. Standar Ukuran Lapangan Padel

    Standar ukuran lapangan padel ditetapkan oleh Federasi Padel Internasional (FIP) yang menyatakan bahwa lapangan padel harus berbentuk persegi panjang, dengan ukuran dimensi sebagai berikut:

    • Panjang: 20 meter
    • Lebar: 10 meter
    • Tinggi: Kandang harus memiliki ketinggian minimal 6 meter
    • Area servis: Terbelah dengan jaring di tengah 0,88 meter dan tiang 0,92 meter
    • Dinding belakang: Umumnya tinggi 3 meter
    • Dinding samping: 3 meter

    Ukuran lapangan padel ini berlaku bagi lapangan indoor, semi-outdoor, maupun outdoor.

    2. Garis Lapangan Padel

    Lapangan padel dibagi menjadi dua oleh jaring, dan 6,95 dari jaring adalah garis servis yang melintasi lapangan.

    Jalur servis pusat membagi saluran servis di kedua sisi jaring menjadi dua kotak, yang berjarak 20 cm di luar jalur servis di setiap sisi lapangan.

    Garis lapangan padel harus memiliki lebar 5 cm dan memiliki satu warna yang kontras dengan warna permukaan lapangan.

    3. Jaring Lapangan Padel

    Terkait ukuran jaring padel, FIP menetapkan sejumlah aturan, yaitu yang pertama, jring harus memanjang lebar sesuai dengan lebar lapangan, yaitu 10 m. Ketinggian jaring pdel harus 0,88 m di tengah dan 0,92 m di tiang dan berada di kedua sisi lapangan.

    Jaring digantung dari tiang ke tiang dengan kabel logam yang berdiameter maksimal 1 cm. Kabel ini berfungsi menjaga jaring tetap kencang di tempatnya selama bermain.

    Peraturan yang kedua, jaring harus memiliki pita putih berukuran 5 cm – 6,3 cm, yang terbuat dari serat sintetis. Hal ini bertujuan untuk memastikan bola tidak dapat melewatinya.

    4. Bahan Utama untuk Konstruksi Lapangan Padel

    Lapangan padel harus dirancang dengan bahan utama yang sesuai, agar permainan dapat berlangsung dengan efektif. Berikut bahan utama untuk konstruksi lapangan padel:

    • Lantai Akrilik: lantai lapangan padel berbahan utama akrilik agar tahan terhadap cuaca dan tidak memerlukan biaya perawatan yang berlebihan.
    • Subbase dan Pondasi: Pondasi berbahan aspal dan beton yang kokoh untuk mendapatkan permukaan yang stabil.
    • Tanda dan Batas: Garis dan tanda pada lapangan padel bertujuan untuk menentukan area bermain dan mematuhi dimensi lapangan resmi.
    • Sistem Drainase: Drainase berfungsi mencegah akumulasi air dan menjaga agar permukaan lapangan tetap halus dalam jangka waktu yang lama.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Biar Cepat Jago, Ini 10 Tips Bermain Padel yang Harus Kamu Coba!

    Jakarta

    Olahraga padel semakin diminati di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kehadiran olahraga raket ini tidak hanya menarik perhatian para penggiat olahraga, namun juga pemula yang ingin belajar.

    Mengutip dari Jurnal Environmental Research and Public Health, padel merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pasang pemain mengikuti sistem penilaian tenis, namun dimainkan di lapangan kaca sintetis tertutup sehingga memungkinkan bola memantul di dinding samping dan belakang.

    Bagi detikers yang baru pertama kali mencoba olahraga ini, padel bisa saja terasa sulit. Namun, dengan memahami aturan dasar, cara servis, hingga membaca arah bola, detikers dapat meningkatkan performa bermain bahkan mampu menaklukkan lawan.


    Untuk itu, berikut beberapa tips bermain padel yang wajib dicoba, khususnya bagi pemula.

    1. Memahami Aturan Dasar Padel

    Aturan dasar padel wajib dipahami dengan baik untuk mencegah kekeliruan selama bermain. Berikut beberapa aturan dasar dalam bermain padel:

    • Sistem penilaian padel sama dengan olahraga tenis, yaitu menggunakan urutan skor 15, 30, dan 40. Tim yang menang pada dua set dinyatakan berhasil dalam permainan. Jika terjadi deuce, maka pertandingan harus terus berlanjut hingga ada yang mendapatkan dua poin secara berturut-turut.
    • Teknik servis padel dimulai dari sisi kanan atau kiri lapangan. Saat melakukan servis, bola diarahkan ke kotak servis lawan dan memantul satu kali sebelum dikembalikan. Jika bola memantul dua kali, maka lawan mendapatkan poin.

    2. Gunakan Pegangan Continental Grip

    Cara memegang raket juga menjadi aspek penting untuk menaklukkan lawan dalam olahraga padel. Detikers dapat menggunakan pegangan continental grip, yaitu posisi tangan seperti berjabat tangan dengan raket. Posisi ini dinilai efektif dalam melakukan berbagai pukulan, seperti servis hingga smash.

    3. Memahami Posisi Selama di Lapangan

    Selain cara memegang raket, posisi tubuh di lapangan juga menjadi penentu kemenangan. Selama bermain, detikers perlu menghindari area tengah karena akan sulit untuk bertahan atau menyerang.

    Posisikan tubuh sedikit maju ke net setelah servis atau berhasil memukul bola. Dengan posisi ini, peluang menyerang lebih kuat dibandingkan bertahan di posisi belakang.

    4. Menguasai Pantulan Bola di Dinding

    Kondisi lapangan padel yang tertutup dengan dinding dapat dimanfaatkan dengan mempelajari pantulan bola. Pemula dapat belajar membaca pantulan bola untuk bertahan atau menyerang. Strategi ini membuat permainan lebih seru dan dinamis.

    Sejumlah warga tengah berolahraga Padel di Padel Arena Jakarta, Rabu (3/7/2025). Olahraga padel tengah populer di kalangan masyarakat, khususnya di Jakarta. Padel kini masuk dalam kategori jasa kesenian dan hiburan, dikenai pajak 10 persen.Olahraga Padel sedang digandrungi. Foto: Grandyos Zafna/detikcom

    5. Andalkan Kontrol Daripada Kekuatan

    Padel merupakan olahraga yang mengandalkan kontrol dibanding kekuatan. Dalam bermain, detikers dapat lebih fokus pada akurasi dan menjaga bola tetap hidup dalam rally. Dengan begitu, olahraga padel terasa lebih efektif dan dapat meningkatkan kemampuan pemula.

    6. Menyiapkan Peralatan yang Sesuai

    Peralatan yang tepat juga menjadi aspek penting dalam bermain padel. Pastikan detikers memilih raket yang sesuai dengan gaya bermain serta sepatu yang ringan dan nyaman. Beberapa perlengkapan seperti grip dan tas padel juga dibutuhkan agar lebih praktis.

    7. Jaga Koordinasi dengan Tim

    Padel merupakan olahraga yang dimainkan secara ganda, sehingga komunikasi dan koordinasi suatu tim sangat menentukan jalannya permainan. Detikers dapat mengkoordinasikan siapa yang menerima bola tertentu agar tidak menimbulkan kebingungan. Kerja sama tim yang baik juga membantu permainan lebih lancar dan rapi.

    8. Melatih Pergerakan Kaki

    Selain teknik servis yang benar, padel juga membutuhkan respon yang sigap dan tepat. Untuk itu, detikers perlu melatih pergerakan kaki agar lebih lincah dan siap menutup ruang dan menerima pantulan dinding.

    detikcom didukung penerbit Erlangga mempersembahkan Padel Connect 2025. Bertempat di East Kemang Padel Court, Minggu (21/9/2025), Padel Connect 2025 diikuti berbagai komunitas padel populer Jakarta, yaitu Padel Disco, Casaloca Padel, GiJoe Padel, dan Tuesday Padel Club.Main padel. Foto: Andhika Prasetia/detikcom

    9. Latihan dengan Pelatih Profesional

    Beberapa lapangan padel biasanya menyediakan kursus atau pelatihan mengenai permainan padel, khususnya bagi pemula. Kesempatan ini dapat membantu detikers untuk meningkatkan kemampuan dan mempelajari teknik bermain secara lebih rinci.

    10. Menjaga Sportivitas Selama Bermain

    Selain koordinasi, sportivitas juga menjadi aspek utama dalam permainan padel. Detikers tetap dapat bermain dengan menyenangkan, namun tetap menjunjung tinggi aturan dan etika permainan. Sportivitas yang baik memberikan pengalaman berharga dan koneksi yang positif antar sesama pemain.

    Demikianlah beberapa tips bermain padel yang cocok bagi pemula. Semoga dapat membantu detikers dalam menyiapkan diri sebelum mulai bermain.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mau Mulai Main Padel? Ini Daftar Gear Lengkap yang Harus Kamu Punya!

    Jakarta

    Padel merupakan olahraga yang menekankan kelincahan, keseruan, akurasi, hingga kerja sama tim. Selain memahami aturan dasarnya, perlengkapan juga menjadi fondasi utama agar permainan dapat berlangsung secara efektif.

    Selain raket dan bola, terdapat beberapa aksesoris tambahan yang tak kalah penting dalam keberlangsungan olahraga padel.

    Beberapa gear atau perlengkapan yang perlu dipersiapkan yaitu grip tambahan, pelindung sendi, dan pelindung pergelangan tangan. Memahami apa saja gear lengkap yang harus dimiliki membantu detikers mempersiapkan diri agar lebih aman dan nyaman selama bermain padel.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut detikSport telah merangkum 7 perlengkapan yang dibutuhkan saat bermain padel.

    1. Raket padel

    Perlengkapan utama dalam bermain padel merupakan raket. Meskipun sekilas mirip dengan raket tenis, raket padel berbentuk solid tanpa menggunakan senar. Raket ini dilengkapi dengan lubang-lubang kecil pada permukaannya untuk mengurangi hambatan udara.

    Raket padel juga berbahan dasar fiberglass dan karbon. Bentuknya beragam, mulai dari bulat hingga berbentuk berlian. Bagi pemula, disarankan untuk memilih raket padel berbentuk bulat agar lebih nyaman dan mudah untuk digunakan.

    2. Bola Padel

    Berbeda dengan bola tenis, bola padel memiliki permukaan yang kasar dan tidak licin, sehingga mudah dipantulkan dari dinding atau raket. Bola padel juga memiliki tekanan udara yang rendah sehingga memicu pergerakan yang lebih lambat.

    3. Sepatu Padel

    Selain raket dan bola, sepatu juga menjadi perlengkapan utama dalam permainan padel. Sepatu khusus padel pada dasarnya memiliki sol herringbone yang memungkinkan adanya cengkraman terhadap rumput sintetis. Sepatu padel dirancang khusus menyesuaikan dengan lokasi tempat bermainnya.

    Bagi pemula, usahakan untuk memilih sepatu padel dengan bahan yang ringan untuk memudahkan pergerakan. Sepatu yang sesuai juga membantu detikers agar terhindar dari luka atau cedera.

    4. Wristbands dan Headbands

    Meskipun hanya sebagai aksesoris, wristbands dan headbands berperan penting dalam menjaga kenyamanan detikers selama bermain. Wristband atau gelang pergelangan tangan membantu penyerapan keringat lebih cepat dan melindungi sendi dari cedera.

    Headbands juga berperan penting dalam mencegah keringat jatuh ke mata sehingga dapat meningkatkan fokus. Selain bermanfaat, keduanya juga dapat menjaga kepercayaan diri detikers selama bermain.

    5. Grip Raket Padel

    Grip atau pegangan raket berfungsi meredam getaran dan membantu menyerap keringat dari permukaan kulit pada tangan. Selain itu, grip luar juga membantu genggaman lebih kuat dan nyaman.

    Selain memberikan kenyamanan, grip raket juga mampu mengontrol pukulan saat bermain padel.

    6. Pakaian Olahraga Padel

    Pakaian olahraga juga harus menyesuaikan dengan area dan teknik bermain padel. Detikers dapat memilih pakaian olahraga yang ringan dan mampu menyerap keringat dengan baik.

    Pada pria, disarankan untuk mengenakan celana pendek yang nyaman serta kaus. Sementara pada wanita, lebih baik mengenakan rok olahraga dan atasan tanpa lengan untuk membantu tangan dapat bergerak bebas.

    7. Botol Minum dan Handuk

    Botol minum dan handuk juga menjadi perlengkapan dasar yang wajib dibawa saat bermain padel. Handuk dapat membantu menyerap keringat dan mengeringkan badan setelah bermain. Botol minum juga diperlukan agar membantu detikers tetap terhidrasi selama bermain padel.

    Demikianlah daftar gear padel yang dapat membantu detikers lebih nyaman dan aman saat bermain. Semoga membantu ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tips Main Padel Anti Gerah untuk Hijabers dari Putri Delina hingga Dinda Hauw

    Jakarta

    Padel, olahraga raket yang memadukan tenis dan squash, kini menjadi tren baru di kalangan selebriti, tak terkecuali bagi mereka yang berhijab. Bagi para hijabers, menemukan kenyamanan dan gaya saat berolahraga seperti padel seringkali menjadi tantangan tersendiri.

    Saat ditemui Wolipop usai mengikuti permainan padel, sejumlah selebriti hijab seperti Putri Delina, Anisa Rahma, hingga Dinda Hauw membuktikan bahwa hijab bukan penghalang untuk di lapangan padel.

    Putri Delina mengungkapkan alasan menekuni olahraga padel yang cocok bagi dirinya. “Aku ikut padel setelah bulan puasa habis itu rutin main padel. Jujur pertama kali happy banget karena baru menemukan hobi ih ini aku suka deh. Badminton atau tenis itu kayaknya belum cocok di aku. Pas di padel yes ini aku banget,” ungkap Putri kepada Wolipop saat ditemui di Satu Padel Tournament, di The Raquette Temple, Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (7/10/2025).


    Untuk mengatasi masalah kenyamanan saat bermain, anak kedua dari pelawak Sule ini mengungkapkan teknik olahraga padel yang bisa diikuti. Supaya nyaman saat bermain padel, Putri mengatakan perhatikan busana yang dipakai.

    “Biar nyaman sebagai hijabers, yang pasti pakaian dulu apalagi yang hijab-an tergantung orangnya pakai seperti apa. Kalau bagi aku bajunya harus yang nyaman. Kalau aku suka pakai hijab bahan paris,” jelasnya.

    Pengalaman serupa dirasakan oleh Anisa Rahma yang mulai rutin bermain padel sejak Juli 2025. Selain membuat badan sehat, Anisa menilai padel adalah olahraga yang menyenangkan karena menggunakan taktik, mengasah kecerdasan dan bisa menjalin koneksi dan bisnis.

    Padel menjadi motivasi bagi Anisa untuk bergerak aktif setelah sempat merasa malas olahraga di gym atau rumah. Sebagai seorang hijabers, tips utama yang diberikan Anisa adalah memilih outfit yang gampang menyerap keringat dan busana yang tidak membentuk tubuh.

    “Yang penting itu pakai outfit yang gampang menyerap keringat. Pilih busana yang nggak membentuk tubuh jadi kita tetap nyaman beraktivitas dan jadi bebas bergerak,” ucap Anisa.

    Sementara itu, Dinda Hauw melihat padel sebagai sarana untuk melatih mental. Meski belum rutin, Dinda menekankan pentingnya pemilihan bahan yang tepat karena padel adalah olahraga kardio yang memicu banyak keringat. Ia merekomendasikan bahan dry fit untuk meminimalisir rasa gerah.

    “Kalau nyaman main padel aku suka yang menyerap keringat yang bahannya katun dan hijab khusus olahraga. Karena ini kan kardio ya. Jadi benar-benar keringetan banget dan pilih bahan yang dry fit,” tuturnya.

    Selebgram hijab Antik Arifani ikut membagikan tips nyaman bagi wanita muslimah yang tertarik olahraga padel. Menurut Antik, busana olahraga ideal harus memiliki beberapa kriteria utama, di antaranya bagian belakang tertutup, berbahan ringan, dan dilengkapi ritsleting di bagian depan untuk kemudahan.

    “Pilih bahan yang nggak bikin gerah. Yang penting nyaman dan percaya diri untuk meminimalisir bagian yang menyeplak karena keringat kalau bahannya tipis,” tuturnya.

    Untuk rekomendasi bahan, Antik menyarankan parasut, jersey, dan airflow. Ia menyebut bahwa kini sudah banyak merek hijab yang mengeluarkan produk dari bahan-bahan tersebut yang memang nyaman dipakai untuk berolahraga.

    Tak hanya atasan, Antik juga memperhatikan detail lain. Ia memilih sepatu tenis dan celana cutbray olahraga berpotongan highwaist yang tidak ketat di bagian bawah. Sementara untuk atasan, ia memilih warna cerah atau gelap yang ringan agar keringat tidak terlalu terlihat.

    Antik juga membagikan tips spesifik tentang hijab dan inner. Salah satu kunci kenyamanan adalah inner hijab. Inner yang baik harus memiliki daya serap tinggi, tidak gatal, dan nyaman saat berolahraga.

    “Inner bahan airsm kalau keringetan. Salah satu yang terpenting bagi hijabers itu inner karena kita kan berkeringat, apalagi rambut dikuncir,” jelasnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com