Tag: permainan pickleball

  • Berapa Harga Raket Pickleball? Ini Tips Memilihnya

    Jakarta

    Pickleball merupakan olahraga raket yang memadukan permainan badminton, tenis, dan tenis meja. Perlengkapan utama dalam permainan ini meliputi bola plastik berlobang dan raket pickleball.

    Raket pada permainan pickleball umumnya berbentuk persegi panjang, tidak boleh memiliki bagian yang menonjol dan permukaan yang terlalu reflektif karena dapat mengganggu penglihatan lawan.

    Pada artikel kali ini, detikSport telah mengulas panduan lengkap mengenai jenis raket pickleball, lengkap dengan harga dan cara memilihnya. Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Jenis Raket Pickleball dan Fungsinya

    Pada umumnya, raket pickleball memiliki spesifikasi dengan panjang maksimum 43,18 cm dan lebar maksimum 25,4 cm. Tidak ada ketentuan mengenai batasan ketebalan dan berat raket pickleball.

    Detikers dapat menemukan raket pickleball dengan harga yang bervariasi. Menurut beberapa marketplace, harga raket pickleball dibanderol mulai harga Rp289.900 – Rp1.999.000.

    Sebelum mulai membeli raket, detikers perlu memperhatikan merk, model hingga cap “USA Pickleball Approved” yang tertera. Berikut beberapa jenis raket pickleball dan fungsinya yang bisa menjadi pilihan detikers.

    1. Honolulu Sword & Shield J2NF

    Jika detikers mencari raket pickleball dengan titik fokus yang besar dan tepat, maka Honolulu Sword & Shield J2NF dapat menjadi pilihan. Raket ini memiliki permukaan yang nyaman dan pantulan yang konsisten. Permukaan raket dilengkapi dengan fiberglass yang memungkinkan detikers dapat merespon dengan cepat.

    2. Six Zero Black Opal

    Six Zero Black Opal memiliki desain yang kuat dan bertenaga, memungkinkan pemain dapat meningkatkan daya dorong yang signifikan saat memukul bola. Permukaan raket yang premium dapat menghasilkan topspin yang serta kekuatan memukul dan akurasi yang baik.

    3. Bread and Butter Loco

    Bread and Butter Loco memiliki kelebihan dalam menyingkirkan bola serta putaran yang mengagumkan. Raket ini ideal digunakan saat memberikan putaran backhand roll dan servis.

    4. Vatic Pro V-SOL Pro

    Jika detikers menginginkan pukulan yang cepat dan spin yang impresif, Vatic Pro V-SOL Pro dapat menjadi pilihan yang menarik. Raket ini memiliki desain yang mengesankan hampir mirip seperti loco, yaitu kemampuan topspin yang luar biasa saat digunakan.

    5. CRBN TruFoam Genesis 4

    CRBN TruFoam Genesis 4 sangat cocok bagi detikers yang menginginkan raket tahan lama dan bertenaga. Raket ini dilengkapi dengan bagian permukaan dari fiberglass pop untuk menciptakan permainan yang agresif dan cepat.

    Cara Memilih Raket Pickleball

    Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli raket pickleball yaitu mulai dari berat, dimensi, bahan, dan kontrol. Berikut beberapa tips yang bisa detikers ikuti dalam memilih raket pickleball:

    • Kekuatan: Kekuatan atau power mengacu pada seberapa keras dan cepat pemain dalam memukul bola. Pemain profesional biasanya lebih memilih raket yang lebih berat dan terbuat dari permukaan fiberglass yang memberikan bobot dan kepadatan ekstra untuk menciptakan pukulan yang kuat.
    • Kontrol: Kontrol merupakan teknik memukul bola dengan presisi. Bagi pemula, sebaiknya memilih raket yang ringan dan terbuat dari bahan permukaan serat karbon sehingga mudah untuk membidik bola.
    • Spin: Spin merupakan perputaran bola di udara setelah pemain memukul bola. Teknik ini dapat menyulitkan lawan untuk memukul bola kembali sehingga berpotensi mendapatkan poin. Detikers dapat memilih jenis raket dengan permukaan berpasir dan bertekstur untuk menghasilkan topspin dan backspin.
    • Inti: Material yang terdapat di dalam raket pickleball yang disebut sebagai inti dapat mempengaruhi kekuatan dan kontrol pukulan. Pastikan detikers memilih inti yang terbuat dari polimer dan polipropilena yang membantu membatasi getaran dan mendistribusikan energi dengan baik saat memukul bola.
    • Sweet spot: Memukul dengan sweet spot atau bagian tengah raket dapat menghasilkan daya pantul yang lebih besar. Untuk itu, detikers dapat memilih raket dengan sweet spot yang lebih besar agar lebih mudah dimainkan.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Pickleball Pakai Bola Apa? Ini Jenis dan Karakteristiknya

    Jakarta

    Perlengkapan dalam olahraga pickleball menjadi aspek penting yang harus dipenuhi sebelum mulai bermain. Salah satu perlengkapan pickleball yang wajib diperhatikan yaitu bola.

    Jenis dan karakteristik bola pickleball menjadi penentu kenyamanan dan efektifitas saat bermain. Detikers perlu mengetahui perbedaan jenis bola pickleball agar dapat menyiapkan permainan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pertandingan.

    Mengutip dari Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3, pickleball merupakan salah satu jenis olahraga yang menggabungkan permainan tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Olahraga ini dimainkan dengan perlengkapan raket dan bola yang terbuat dari plastik dan berlubang.


    Pickleball dapat dimainkan secara indoor maupun outdoor. Pada permainan indoor, bola yang digunakan umumnya memiliki lubang kecil dengan jumlah yang lebih banyak dibandingkan bola pada permainan outdoor yang didesain tahan angin.

    Berikut jenis dan karakteristik masing-masing bola pickleball yang perlu detikers ketahui.

    1. Bola Pickleball Indoor

    Pada permainan indoor, bola pickleball mempunyai sekitar 26 lubang yang terbuat dari plastik dan ukuran yang lebih ringan dan lembut.

    Bola ini didesain agar lebih mudah untuk dikontrol, tidak terlalu memantul, dan cocok digunakan di dalam ruangan dengan lantai kayu atau vinyl.

    Bola pickleball indoor juga berfungsi agar tetap tahan lama dan tahan terhadap benturan, bola ini sangat ideal digunakan di ruangan tertutup meskipun lantainya licin.

    2. Bola Pickleball Outdoor

    Pada permainan outdoor, bola pickleball memiliki sekitar 40 lubang yang terbuat dari plastik dengan ukuran lebih kecil dibandingkan bola indoor. Bola ini dirancang lebih tebal, keras, dan tahan lama.

    Bola pickleball outdoor dibuat lebih berat agar tahan terhadap terpaan angin di lapangan terbuka. Sehingga saat bermain, bola dapat lebih stabil dan dikontrol dengan baik.

    Tak hanya itu, desain yang keras juga bertujuan agar bola tetap tahan menghadapi segala kondisi cuaca seperti hujan dan panas terik. Bola ini juga tahan lama terhadap permukaan lapangan yang kasar seperti aspal dan beton.

    Itulah perbedaan bola pickleball outdoor dan indoor. Detikers perlu memilih bola dengan menyesuaikan lokasi permainan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan agar bola yang dimainkan lebih stabil dan mudah dikontrol.

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ini Perbedaan Aturan, Raket, dan Lapangannya

    Jakarta

    Olahraga raket menjadi olahraga yang paling diminati berbagai kalangan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Beberapa jenis olahraga raket yang banyak digandrungi mulai dari pickleball, padel, hingga tenis.

    Meskipun sekilas terlihat mirip, ketiga olahraga ini memiliki perbedaan yang signifikan, baik dari segi perlengkapan, ukuran lapangan, hingga aturan dasar.

    detikers perlu memahami perbedaan ketiganya agar bisa menentukan minat dan preferensi masing-masing. Berikut detikSport telah merangkum perbedaan olahraga pickleball, padel, dan tenis.


    Apa itu Pickleball, Padel, dan Tenis?

    Pickleball, padel, dan tenis memiliki sejarah dan pengertian yang berbeda-beda. Pickleball merupakan olahraga yang berasal dari Amerika Serikat pada abad pertengahan 1960-an. Olahraga ini dimainkan dengan lapangan seukuran bulu tangkis dengan jaring tenis yang dimodifikasi. Permainan ini dapat dimainkan secara ganda dan tunggal.

    Sementara itu, padel ditemukan pada tahun 1969 oleh Enrique Corcuera sebagai perpaduan antara tenis dan squash. Permainan ini dimainkan di ruangan tertutup dengan dinding kaca dan raket yang memiliki lubang kecil pada permukaannya.

    Tenis sendiri mulai populer pada abad ke-12 sebagai permainan bola tangan yang disebut dengan “jeu de paume” di Prancis dan biasa dimainkan oleh kaum bangsawan sebelum akhirnya menarik perhatian berbagai kalangan hingga sekarang. Permainan ini dimainkan di atas permukaan tanah berumput, tanah liat, atau lapangan keras.

    Ukuran Lapangan

    Perbedaan yang signifikan dapat dilihat dari ukuran lapangan. Pada pickleball, ukuran lapangan identik dengan lapangan bulu tangkis ganda yaitu 13,4 x 6,1 meter dengan area yang terbuka dan tanpa dinding.

    Sementara itu, tenis memiliki lapangannya yang lebih besar, yaitu sekitar 23,77 x 8,23 meter untuk tunggal dengan area yang terbuka. Untuk padel, ukuran lapangan dikelilingi oleh dinding kaca dengan ukuran sekitar 20 x 10 meter.

    Perlengkapan yang Digunakan

    Perlengkapan pada permainan pickleball, padel, dan tenis pada umumnya terdiri dari raket, bola, dan lapangan yang dibatasi oleh net. Namun perbedaan perlengkapan dapat dilihat dari jenis raket dan bola yang digunakan.

    Pada pickleball, raket didesain lebih padat dan tanpa senar, bolanya terbuat dari plastik berongga dan berlobang-lobang, berfungsi untuk menghasilkan pantulan yang lebih lambat, sesuai dengan aturan permainan dimana servis pada pickleball harus memantul sekali sebelum sampai ke area lawan.

    Sementara pada tenis, raket yang digunakan memiliki senar yang kencang dan besar, bolanya terbuat dari karet yang memungkinkan pantulan lebih tinggi dan cepat.

    Pada padel, raket yang digunakan lebih tebal dibandingkan pickleball, tanpa senar, dan memiliki lubang kecil. Bola pada padel hampir mirip dengan tenis, namun memiliki tekanan udara yang rendah, sehingga menghasilkan pantulan yang lebih lambat dan pelan.

    Aturan Dasar Permainan

    Perbedaan yang signifikan juga terlihat dari aturan dasar masing-masing olahraga, terutama pada teknik servis yang digunakan. Pada pickleball, servis dilakukan harus secara underhand, tidak memantul, dan memiliki aturan khusus seperti The Kitchen, yaitu zona tujuh kaki yang dekat dengan net. Zona ini melarang pemain untuk memukul bola di zona tersebut dan bola harus memantul dua kali saat memulai servis.

    Sedangkan pada padel, servis juga dilakukan secara underhand dengan memantulkannya sekali ke lantai atau ke dinding untuk dikembalikan. Sementara pada tenis, servis dilakukan dari atas kepala (overhead) dengan kekuatan yang tinggi, tidak ada pantulan, dan hanya fokus pada kekuatan dan jangkauan ke area lawan.

    Itulah beberapa perbedaan signifikan dari ketiga olahraga raket, pickleball, padel, dan tenis. Bagaimana detikers, sudah bisa membedakannya dengan benar?

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com