Tag: Persija

  • Persija Rilis Fan Token Kripto untuk Penggemarnya

    Persija, menjadi klub sepak bola kedua di Indonesia yang bakal merilis Fan Token kripto. Sebelumnya, Persib sudah lebih dahulu menyatakan komitmen yang sama untuk mengadopsi aset kripto dan teknologi blockchain dalam bisnis mereka.

    Persija menjalin kemitraan global dengan platform fans engagement berlabel Socios.com untuk menyambut Liga 1 2022/2023. Dalam kerja sama ini, Persija akan meluncurkan Fan Token, yaitu aset kripto yang memberikan akses kepada seluruh penggemar Persija ke layanan digital.

    “Kami senang bisa bekerja sama dengan Socios.com. Kami sangat terbuka dengan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan hubungan kami dengan para pendukung Persija,” kata Direktur Komersial Persija, Ivi Sumarna Suryana dalam keterangan resminya.

    Persija bergabung dengan 150 klub besar dari berbagai belahan dunia lainnya yang telah bermitra dengan Socios.com. Dari mulai raksasa Eropa, seperti Paris Saint-Germain, FC Barcelona, ​​​​Valencia, Atlético de Madrid, Manchester City, Arsenal, Juventus, AC Milan dan Inter Milan, hingga klub dari Amerika Selatan, River Plate, Flamengo dan Korintus.

    Persija
    Klub sepak bola, Persija bakal rilis Fan Token kripto. Foto: Dok. Persija.

    Baca juga: Mengenal Kripto AC Milan Fan Token (ACM) dan TrueFi (TRU)

    Banyak Benefit Pemegang Fan Token Persija

    Socios.com memproyeksikan nantinya para pemegang Fan Token $PRSJ memungkinkan untuk mempengaruhi keputusan klub yang diambil dari suara pendukung tentang berbagai hal. Mulai dari desain jersey, pemilihan nomor punggung, dan lagu disaat klub merayakan kemenangan.

    Para holder $PRSJ juga akan memberi penghargaan kepada lebih banyak penggemar. Sekitar 17.000 penggemar akan mendapatkan kesempatan menonton langsung pertandingan di periode 2022.

    Pemegang Fan Token pun akan menerima hadiah yang unik, seperti aset digital, termasuk NFT, serta merchandise dan jersey pertandingan. Sementara yang memenuhi syarat bisa mengakses diskon eksklusif yang terkait dengan sponsor klub dan penawaran serta insentif khusus lainnya. Socios.com pun akan meningkatkan gamification pada aplikasi, meluncurkan berbagai game mobile bertema olahraga khusus untuk pemegang Fan Token.

    “Kami senang menyambut Persija di Socios.com. Kami tahu ada banyak gairah untuk sepak bola di Indonesia dan platform kami memberikan akses kepada seluruh penggemar,” kata CEO Chiliz and Socios.com, Alexandre Dreyfus.

    Persija
    Klub sepak bola, Persija bakal rilis Fan Token kripto. Foto: Dok. Persija.

    Baca juga: Persib Luncurkan Fan Token Kripto Ikuti Jejak AC Milan dan Barcelona FC

    “Kami berkomitmen untuk membangun jaringan di tingkat domestik dan menciptakan peluang keterlibatan dan pengalaman bagi para suporter Persija. Kami berharap dapat meningkatkan pengalaman penggemar Persija dan para pendukungnya,” tuturnya lagi.

    Langkah Persija ini tidak hanya ditujukan untuk suporternya yang berada di Indonesia saja, namun dapat merangkul pendukungnya di seluruh dunia. Selain itu, memiliki peluang baru untuk mendapatkan keuntungan serta keakraban baru dengan para pendukung klub sepak bola asal Jakarta tersebut.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dulu Stadion Sepakbola, Kini Taman Hits di Jakarta


    Jakarta

    Memiliki sejarah yang panjang Stadion Menteng di Jakarta Pusat menjelma menjadi Taman Menteng, sebuah kawasan ruang terbuka hijau yang jadi destinasi masyarakat untuk menikmati hari dan berolahraga.

    detikTravel menyambangi taman itu pada Selasa (27/8/2024). Taman Menteng merupakan sebuah stadion sepakbola di era kolonial Belanda dan pernah menjadi stadion klub sepakbola Persija Jakarta.

    Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    Pada 19601, Stadion Menteng menjadi markas Persija. Kendati menjadi kandang tim sepakbola ibu kota, Stadion Menteng bahkan telah dikenal pula sebagai Stadion Persija, pada 1975 stadion itu dialihfungsikan menjadi taman untuk resapan air.


    Pemda DKI juga memasukkannya ke dalam cagar budaya yang tidak boleh diubah. Hingga kemudian pada 2006 menjadi Taman Menteng.

    Melansir Jakarta Tourism, alih fungsi stadion tersebut karena saat itu Kota Jakarta kekurangan kawasan resapan sehingga harus mengubah stadion menjadi taman. Kini Taman Menteng memiliki kurang lebih 44 sumur resapan.

    Kandang Persija

    Merujuk sejumlah sumber disebutkan Stadion Menteng berdiri pada 1921 dengan nama Stadion Voetbalbond Indische Omstreken Sport (VIOS). Pembangunannya diarsiteki dua orang dari Belanda, yakni F.J. Kubatz dan P.A.J. Moojen.

    Memasuki era kemerdekaan Indonesia, Stadion Menteng kemudian digunakan sebagai kandang Persija. Sebelumnya, Persija bermarkas di Stadion IKADA. Presiden Sukarno memberikan Stadion Menteng kepada Persija pada awal 1960-an setelah Stadion IKADA disulap menjadi Monas.

    Tetapi, Persija juga harus tergusur lagi pada 26 Juli 2006 saat Jakarta dipimpin oleh Gubernur Sutiyoso. Pemprov DKI Jakarta berencana menjadikan Stadion Menteng sebagai taman dan tempat parkir.

    Kendati keberatan dan membawanya ke ranah hukum, Persija kalah. Persija pindah markas ke Stadion Lebak Bulus.

    Kondisi Terkini

    Terletak di Jalan HOS. Cokroaminoto, Taman Menteng jadi tempat bersantai dengan fasilitas yang lengkap. Taman itu memiliki tiga lapangan yakni futsal, basket, area alat kebugaran. Adapun wahana permainan anak seperti perosotan-ayunan, dua rumah kaca, hingga toilet.

    Masyarakat banyak menggunakan taman ini berbagai kegiatan, Taman Menteng ini juga banyak dikelilingi oleh perdagangan makanan dan minum. Jadi tak perlu khawatir jika berkunjung ke sini perut keroncongan atau dahaga kering.

    Salah satu pedagang yang sudah berjualan lama di taman ini adalah Erwin, pedagang es kelapa muda ini menyebut sudah 20 tahun berjualan di kawasan ini.

    Taman Menteng, Jakarta PusatTaman Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Dari yang masih kecil sampe sekarang ada yang udah anak dua, jadi polisi, jadi tentara. Banyak lah dan rata-rata bilang ‘masih aja jualan di sini bang’,” sebut Erwin sembari bersantai di atas motor.

    Erwin juga mengatakan hari-hari ramai taman ini adalah Sabtu dan Minggu, pada pagi hari juga sore hari. Jika di hari kerja Senin hingga Jumat, taman ini biasa didatangi oleh para pelajar yang berolahraga ataupun karyawan yang hendak santap siang.

    “Kalau hari-hari kaya begini ya cuma segini-segini aja, banyaknya anak-anak sekolah Obama (SDN 01 Menteng) yang olahraga di sini,” tambahnya.

    Taman Menteng ini bisa dinikmati masyarakat tanpa adanya pungutan biaya, buka setiap hari dari jam 05.00 hingga 22.00 WIB. Untuk parkir pun tak perlu khawatir karena taman ini terdapat tempat parkir bertingkat atau juga bisa parkir di antara Taman Menteng dan Taman Kodok.

    Tugu Trirura 66

    Di Taman Menteng tersimpan Tugu Tritura 66. Sebelumnya, tugu itu berdiri kokoh di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan monumen bersejarah itu dipindahkan dari Jalan Rasuna Said ke Taman Menteng pada acara peresmian relokasi Tugu 66 pada Rabu (5/10/2022). Selain Anies, acara itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya tokoh pergerakan mahasiswa angkatan 66, seperti Akbar Tandjung, Laskar Ampera, anggota DPD RI Fahira Idris, BEM Nusantara, serta unsur organisasi perangkat daerah terkait.

    Anies mengatakan kehadiran Monumen Tugu 66 menjadi peringatan perjalanan sejarah Indonesia. Namun, visual patung itu menjadi terhalang lantaran adanya proyek pembangunan LRT di kawasan Rasuna Said.

    “Sebetulnya ini dibahas agak panjang, ketemuan dengan senior kita semua para pejuang 66 yang ceritakan tentang kondisi monumen di kawasan Rasuna Said yang saat itu ada proses konstruksi dan lain-lain sehingga kehadirannya sebagai monumen berkurang efektivitasnya,” kata Anies.

    “Monumen itu kan salah satu tugasnya memberikan kepada kita peringatan, ada sebuah bangunan yang bisa bisa lihat lalu kita teringat. Nah, itu bermasalah dan kita sampaikan insyaallah dan akan kami lakukan prosesnya,” ujar Anies.

    (fem/fem)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Link & Cara Voting Rizky Ridho Supaya Menang Puskas Award 2025


    Jakarta

    Publik Indonesia sangat bersemangat untuk memilih bek Persija dan Timnas Indonesia Rizky Ridho yang masuk nominasi Puskas Awards 2025. Inilah cara melakukan votingnya secara online.

    FIFA sudah merilis 11 nama kandidat pencetak gol terindah musim lalu untuk dianugerahi Puskas Award 2025. Rizky Ridho, bek Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, ada di dalamnya.

    Ridho akan bersaing dengan banyak pemain, termasuk bintang-bintang dunia. Di antaranya ada Declan Rice, gelandang Arsenal, serta bintang Barcelona, Lamine Yamal.


    Masyarakat Indonesia tentu ingin Rizky Ridho menang dan bertanya bagaimana cara melakukan voting online untuk Puskas Award 2025. Inilah caranya:

    Cara voting Rizky Ridho di Puskas Award 2025:

    1. Kunjungi link resmi FIFA untuk Puskas Award 2025. Bisa KLIK DI SINI.
    2. Login dengan menggunakan email aktif.
    3. Setiap akun bisa memilih tiga gol terbaik, yang diurutkan dari nomor 1 sampai 3. Gol terbaik pertama akan mendapat 5 poin, kedua dapat 3 poin, dan gol ketiga dapat 1 poin.
    4. Pilihlah Rizky Ridho sebagai pilihan pertama dan dua gol lainnya sesuai preferensi.
    5. Periode voting akan dibuka sampai 3 Desember 2025. Ada dua bobot penilaian yakni dari suara pengggemar dan legenda FIFA, masing-masing 50 persen.

    Sebelumnya, gol cantik Ridho dilakukan pada 9 Maret 2025 ke gawang Arema FC pada pertandingan Liga 1. Tembakan jarak jauh dari tengah lapangan langsung ke gawang lawan dipilih FIFA sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

    Puskas Awards 2025 dipilih berdasarkan sistem voting dari penggemar. Fans bisa memilih gol terbaiknya di situs resmi FIFA. Oleh karena itu netizen Indonesia pun sangat bersemangat.

    (fay/rns)



    Sumber : inet.detik.com

  • Ancol Saatnya Diubah Biar Kekinian



    Jakarta

    Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merencanakan rebranding Ancol untuk menarik generasi muda. Ancol akan menjadi hub transportasi dan destinasi rekreasi baru. Ia menilai wajah Ancol saat ini sudah saatnya diperbarui agar tidak terkesan ‘tempat orang tua’.

    Hal itu disampaikan Pramono saat meresmikan layanan TransJakarta rute 1W Blok M-Ancol di Halte TransJakarta Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (26/7/2025). Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah awal menjadikan Ancol sebagai hub baru transportasi dan destinasi rekreasi warga Jakarta.

    “Saya akan membuat dan meminta kepada manajemen Ancol untuk me-rebranding wajah Ancol lebih kekinian. Jangan kayak orang tualah,” kata Pramono seperti dilansir detikNews.


    Pramono bahkan membagikan cerita pribadinya saat bertanya kepada anak dan menantunya tentang kapan terakhir kali ke Ancol. Hal itu, kata dia, menandakan adanya kesenjangan antara citra Ancol dan minat generasi muda saat ini.

    “Karena tadi kebetulan saya pergi dengan anak saya dan menantu saya, saya tanya sama mereka, kapan kamu ke Ancol terakhir kali? Waktu SMA. Jadi kebayang, dan saya akan membuat dan meminta kepada manajemen Ancol untuk me-rebranding wajah Ancol lebih kekinian. Jangan kayak orang tualah,” ungkapnya.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Pramono, akan mendukung penuh pembenahan kawasan Ancol. Salah satunya lewat penyambungan jalur transportasi massal dari Ancol ke Jakarta International Stadium (JIS) lewat jembatan penghubung.

    “Sebentar lagi Ancol akan kita hubungkan dengan JIS, sehingga pilihan masyarakat Jakarta untuk berlibur, berekreasi, berolahraga itu makin banyak,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga menyebutkan Ancol akan mendapat dukungan dari kehadiran rute baru bus listrik TransJakarta serta sejumlah konser yang mulai diizinkan digelar di JIS. Ia berharap konektivitas itu bisa menghidupkan kembali kawasan Ancol yang belakangan dinilai makin sepi.

    “Kalau JIS bisa dihubungkan dengan Ancol, konser-konser mulai boleh, dan juga Persija akan menjadi homebase sepenuhnya di JIS, saya meyakini wajah Ancol akan semakin berubah,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, rute 1W Blok M-Ancol memiliki panjang lintasan 48,7 kilometer pulang-pergi dengan waktu tempuh sekitar 120-150 menit. Rute ini dilayani oleh 13 unit bus listrik dan melalui 11 halte, 10 di antaranya halte BRT.

    Dengan peluncuran ini, Ancol diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata keluarga, tetapi juga titik konektivitas baru transportasi publik serta ruang rekreasi anak muda Jakarta.

    (bel/ddn)



    Sumber : travel.detik.com