Tag: perumahan

  • 5 Cara Usir Curut Agar Tak Balik Lagi ke Rumah


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus tapi berukuran lebih kecil dan punya hidung mancung. Hewan ini terkadang ditemui di sekitar rumah seperti dapur, pekarangan, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah sebaiknya waspada dengan kehadiran hama di rumah, termasuk curut. Sebab, curut dapat meninggalkan kotoran yang mengandung sumber penyakit. Jangan sampai kesehatan penghuni rumah terancam karena hewan ini.

    Kalau rumah sudah diserang curut, bagaimana cara usirnya ya? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Usir Curut di Rumah

    Inilah beberapa metode untuk mengusir curut, dikutip dari laman Do My Own, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Bersihkan Pekarangan

    Untuk mengusir curut, penghuni dapat meminimalisir populasi serangga yang biasa menjadi mangsanya. Caranya dengan membersihkan pekarangan rumah buat menghilangkan genangan air dan menutup tempat sampah.

    2. Pakai Bahan Alami

    Penghuni bisa mengusir curut dengan memanfaatkan bahan beraroma menyengat. Letakkan bahan alami seperti bawang putih atau minyak jarak di sekitar rumah untuk mencegah curut masuk.

    3. Tutup Celah Masuk Curut

    Curut bisa menyelinap masuk rumah melalui celah kecil pada lantai atau dinding. Pastikan untuk menutup atau memperbaiki lubang agar tidak ada curut yang masuk rumah.

    4. Jangan Tinggalkan Makanan Hewan

    Makanan hewan peliharaan yang dibiarkan terbuka menarik curut dan serangga buat mendekat. Jangan biarkan makanan tersebut di luar ruangan. Segera bersihkan makanan hewan peliharaan setelah selesai dimakan.

    5. Pakai Minyak Esensial

    Selain itu, penghuni bisa memakai minyak esensial seperti peppermint agar curut nggak betah di rumah. Teteskan minyak esensial pada kapas, lalu oleskan pada tempat yang sering dilewati curut.

    Itulah cara mengusir curut dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Lebih Bagus Mana, CCTV Kabel atau Wireless? Ini Plus Minusnya



    Jakarta

    CCTV merupakan kamera pengawas yang saat ini menjadi perangkat keamanan penunjang yang fungsinya sangat penting. Sudah banyak gedung-gedung, perumahan, hingga jalanan yang memakai CCTV untuk memantau apa pun yang terjadi di lokasi tersebut.

    Jenis CCTV ada dua macam yakni CCTV kabel dan wireless (nirkabel). Perbedaannya adalah dari cara mengaktifkan perangkat tersebut. CCTV kabel merupakan kamera yang cara kerjanya harus disambungkan ke listrik melalui kabel. Sementara itu, CCTV wireless sudah bisa menggunakan jaringan jarak jauh seperti Wi-Fi tanpa perlu kabel. Lantas, di antara kedua jenis CCTV ini, mana yang lebih baik?

    Menurut Engineer CCTV Hikvision Nalendra Fahlevie, jenis CCTV yang lebih baik adalah CCTV kabel karena minim gangguan dan kualitas gambar yang dihasilkan lebih baik.


    “Pertama kalau misalkan memang dia provider kan kadang-kadang suka ada gangguan. Kadang-kadang suka nge-down. Kalau misalkan kita pakai kabel nggak usah mikirin gitu. Kedua untuk gambar dia jernih,” kata Nalendra saat ditemui di saat ditemui di pameran Electric & Power Indonesia 2025 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

    CCTV kabel juga tidak menggunakan banyak daya, meskipun harus selalu terhubung ke listrik. Apabila mati lampu, pemiliknya bisa menyambungkan ke UPS (Uninterruptible Power Supply) atau Catu Daya Tak Terputus.

    “Kalau misalkan memang mau ada backup (daya ketika mati lampu), pakai UPS yang 1kVA aja yang untuk computer, cukup Itu,” ujarnya.

    Untuk kekurangannya, CCTV kabel memerlukan biaya yang cukup besar untuk pemakaiannya.

    Terpisah, dilansir Forbes Home, kelebihan dari CCTV kabel juga sama seperti penjelasan di atas, yakni video dan audionya jauh lebih jernih.

    Sementara itu, CCTV nirkabel atau wireless penggunaannya memanfaatkan Wi-Fi rumah. Setelah Wi-Fi menerima sinyal, sinyal tersebut dikirim ke server cloud, tempat rekaman dapat dilihat secara real-time atau diarsipkan untuk dilihat nanti. Beberapa kamera memiliki kartu micro SD internal yang menyimpan rekaman dalam jumlah terbatas.

    Di sinilah kekurangannya, untuk menghemat daya, kamera ini hanya merekam saat mendeteksi sinyal dan baterai sewaktu-waktu bisa habis. Tantangan yang lain adalah kamera ini mudah diretas apalagi jika berada di tempat umum atau area yang tidak semua orang bisa masuk.

    Sinyal juga bisa terhalang oleh benda-benda padat seperti dinding, lantai, dan barang sehingga bisa saja mengalami gangguan sinyal.

    Namun, kelebihannya tentu tetap ada, yakni lebih fleksibel, mudah untuk ditingkatkan dan menambahkan lebih banyak kamera. Selain itu, penyusup tidak dapat memotong kabel karena tidak ada.

    Itulah perbandingan CCTV kabel dan wireless, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Keuntungan Titip Sewa Rumah ke Agen Properti, Cocok buat Pemilik yang Sibuk



    Jakarta

    Memasarkan rumah bukan perkara mudah karena modalnya yang besar. Kondisinya akan berbeda jika lokasi rumah yang hendak disewakan berada di area yang strategis dan harganya lebih rendah dari pasaran.

    Keadaan ini yang membuat banyak pemilik rumah bekerjasama dengan pihak ketiga atau agen perumahan untuk dibantu dicarikan sosok penyewa yang cocok. Sebab, saat menyewakan rumah, pemilik perlu stand by karena calon penyewa pasti ingin mengecek kondisi rumah tersebut. Sementara tidak semua pemilik rumah memiliki waktu untuk itu, bahkan ada pemilik rumah yang tidak tinggal di rumah tersebut, melainkan di daerah lain sehingga tidak bisa bolak-balik.

    Lantas, apa akan lebih baik menggunakan jasa agen untuk mengurus penyewaan rumah?


    Menurut Vice President Xavier Marks Home Nina Kuntjoro tidak ada salahnya mempromosikan properti sewa melalui agen. Namun, pemilik rumah harus berhati-hati dan memilih perusahaan yang berakreditasi baik.

    “Lebih baik dipasarkan melalui agen properti yang sudah terakreditasi baik dan memiliki kantor perusahaan yang jelas. Alasannya karena kita mau menyerahkan rumah tersebut ke tangan orang lain,” kata Nina beberapa waktu lalu.

    Manfaat Sewakan Rumah Lewat Agen

    Meminta agen untuk menyewakan rumah sebenarnya banyak sekali keuntungannya, berikut di antaranya.

    1. Membantu Pemasaran dan Hubungan dengan Penyewa

    Agen properti layaknya kepanjangan tangan dari si pemilik rumah. Mereka bisa melakukan pemasaran rumah, menjembatani, dan mempertanggungjawabkan proses sewa tersebut. Agen properti juga yang akan mengurusi perpindahan penyewa ketika masa sewa sudah selesai. Pemilik rumah nantinya bisa hanya mendapatkan laporan dan uang masuk saja, semua urusan sudah dibantu oleh agen.

    “Kalau pakai agent nanti bisa memantau calon penyewa ini orangnya seperti apa, jadi nanti agent yang bertanggung jawab. Dalam pemasaran juga agent akan meng-handel-nya. Kalau jangka waktu sewa penghuni sudah habis, nanti ketika mengembalikan properti kan harus dalam keadaan baik, nah itu tugasnya agent untuk mengkomunikasikan semuanya antara penyewa dengan pemilik,” jelas Nina.

    2. Membantu Memberi Arahan dan Bimbingan

    Bantuan dari agen properti ini bukan hanya membantu pemilik yang sibuk bekerja atau rumahnya jauh, melainkan untuk pemilik yang sudah tua. Perusahaan yang amanah akan memberikan pengarahan yang tepat ketika melakukan jual beli atau sewa sebuah properti.

    “Ada juga kejadian dimana calon penyewa dan pemiliknya bertemu secara langsung. Nah si pemilik ini sudah berumur (tua) dan mereka tidak ada perjanjian dan sebagainya. Hanya transfer dan kuitansi saja. Nah pas jangka sewa sudah berakhir, si penyewanya nggak mau keluar dari rumah atau nunggak,” ungkap Nina.

    Tips Pakai Jasa Agen buat Sewakan Rumah

    Nina mengatakan ketika hendak memakai jasa agen properti, pastikan dahulu perusahaan tersebut amanah dan nantinya yang mengurus seluruh tahapan hanya satu orang tidak lebih. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah adanya salah paham atau membuat rumit proses jual beli atau sewa rumah tersebut.

    “Memasarkan rumah dijual atau disewa itu sebaiknya dengan satu agent yang dipercaya saja. Karena pemilik menyerahkan rumah tersebut ke orang lain. Kalau banyak orang nanti pusing. itu bisa lebih minim tindak kejahatan. Kalau cuma satu agent kan bisa ketahuan kalau sampai sertifikatnya tersebar dan dijadikan bahan penipuan,” terangnya.

    Itulah keuntungan dan tips menyewakan rumah melalui agen properti, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Warga Wajib Tahu! Ini Langkah Tepat Hadapi Parkir Liar di Depan Rumah



    Jakarta

    Sering kali ditemui pengendara memarkirkan mobil di bahu jalan atau di depan rumah. Hal ini biasanya dikarenakan pengendara tersebut tidak memiliki lahan yang cukup untuk kendaraan mereka di dalam rumah.

    Ada orang yang memaklumkan hal tersebut karena masih ada jalan yang cukup untuk melintas. Namun bagaimana jika keadaannya, lahan depan rumah yang dijadikan tempat parkir orang lain secara terus menerus dan tanpa izin?

    Pasti ada perasaan tidak terima karena kendaraan tersebut bisa menghalangi matahari masuk ke rumah, membatasi jarak pandang ke luar, hingga menyulitkan penghuni rumah untuk keluar. Pada Juli 2024, pengacara properti Muhammad Rizal Siregar mengatakan tindakan memberhentikan kendaraan tanpa izin di lahan orang lain disebut dengan parkir liar. Pemilik kendaraan tersebut tidak boleh asal parkir apalagi mengklaim lahan tersebut milik mereka.


    “Jadi jika depan rumah Anda masih termasuk kategori jalan yang digunakan oleh umum, meskipun Anda parkir di jalan depan rumah Anda dan tidak mengganggu orang lain atau tetangga sekitar, hal tersebut tetap saja dilarang,” kata Rizal Siregar kepada detikcom kala itu.

    Untuk area parkir sendiri sebenarnya sudah ada peraturannya yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Pemerintah Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan.

    Misalnya pada PP Nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, pada pasal 38 disebutkan bahwa setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan sebagaimana dimaksud dalam pasal 34, pasal 35, pasal 36, dan pasal 37 yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan.

    Ruang manfaat jalan yang dimaksud meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya. Ruang manfaat jalan merupakan ruang sepanjang jalan yang dibatasi oleh lebar, tinggi, dan kedalaman tertentu yang ditetapkan oleh penyelenggara jalan yang bersangkutan berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh menteri.

    Apabila ingin parkir di bahu jalan, pengendara hanya dapat parkir kendaraan di bahu jalan yang ada rambu lalu lintas atau marka jalan yang menandakan bahwa bahu jalan tersebut dapat digunakan sebagai tempat parkir. Lalu, untuk tempat parkir di apartemen, developer harus menyiapkan lahan parkir di area tersebut.

    “Kemudian, terkait pemilik rumah di perumahan tapak (landed), atau tempat permukiman maka pemilik rumah menyediakan lahan parkirannya sendiri,” paparnya.

    Jika pemilik lahan merasa terganggu jika lahan depan rumahnya dipakai tanpa izin untuk parkiran, berikut hal yang harus dilakukan.

    1. Menegur Pemilik Kendaraan

    Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menegur secara halus dan sopan pemilik kendaraan. Menanyakan alasan dan tujuan pengendara berhenti di lahan milik kita. Apabila itu tetangga, beritahu jika kita keberatan jika depan rumah dipakai sebagai tempat parkir.

    Pastikan semua komunikasi dilakukan secara baik-baik, tanpa emosi agar kedua belah pihak bisa sama-sama memahami.

    2. Laporkan ke RT/RW Setempat

    Apabila tidak bisa diselesaikan secara baik-baik, laporkan tindakan tersebut kepada RT/RW setempat sampai mencapai kesepakatan dan jalan keluar.

    Itulah penjelasan soal larangan parkir kendaraan di depan rumah orang lain, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hindari Tanam 7 Pohon Ini Dekat Rumah, Akarnya Bisa Bikin Dinding Retak


    Jakarta

    Rumah akan terasa lebih hidup dan nyaman dihuni apabila di sekitarnya terdapat pohon atau tanaman. Sebab, tanaman dapat memasok oksigen dan menyerap karbondioksida.

    Dedaunan yang rimbun juga bisa menghalau cahaya matahari masuk ke dalam rumah sehingga rumah tidak terlalu panas. Beberapa pohon juga bisa mengubah tampilan rumah jadi lebih estetik karena bentuknya yang indah, layaknya membingkai atau mengelilingi area rumah.

    Ketika hendak menanam pohon, pilih tanaman yang paling cocok dengan kebutuhan dan selera. Sebagai contoh pohon berbunga, pohon dengan bentuk daun unik, atau pohon yang batangnya pendek.


    Di luar itu semua, pemilik rumah juga perlu mempertimbangkan kondisi akar tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang akarnya bisa menembus tanah bahkan bangunan sehingga menyebabkan bentuknya miring atau retakan pada fondasi. Bukan hanya bangunan pohon yang memiliki bentuk akar yang besar dan menembus tanah juga bisa menghancurkan aspal, paving block, hingga penutup jalan lainnya.

    Dilansir dari Jimstrees.com berikut beberapa jenis pohon yang dapat merusak fondasi rumah.

    Pohon yang Bisa Merusak Fondasi Rumah

    1. Pohon Pepaya

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon pepaya/Britanica (Wilfredo Rodriguez)

    Pohon pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia. Jika kita lihat, tanaman ini tidak seperti pohon pada umumnya karena batangnya tidak begitu tebal dan keras. Namun, akar pohon pepaya dapat menjalar sangat dalam ke bawah tanah. Hal ini bisa merusak fondasi dan membahayakan struktur bangunan.

    Lalu, akar pohon pepaya membuat tanah di sekitarnya menjadi lebur sehingga bisa menciptakan lubang. Jika dibiarkan, lubang tersebut dapat membuat rumah terlihat miring.

    2. Pohon Jambu

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon jambu/iStock (Satriady Utomo)

    Pohon jambu merupakan salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Banyak rumah menanam pohon ini, baik yang jenis jambu air ataupun jambu bangkok. Namun, hati-hati, pohon jambu memiliki akar yang besar dan keras. Kalau tidak diperhitungkan lokasi penanamannya, akar pohon jambu bisa menjangkau hingga ke area rumah dan merusak bagian bawah fondasi atau pagar.

    3. Pohon Mangga

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon mangga/The Spruce (K Dave)

    Akar pohon mangga akar juga salah satu yang berpotensi dapat merusak fondasi rumah. Bahkan jika di sekeliling pohon tersebut dibuat pembatas dari semen, batu, atau paving block, beberapa tahun kemudian pasti ada sisi yang pecah dan retak. Oleh karena itu, perhatikan tinggi dan jarak tanam pohon ini agar tidak terlalu dekat dengan rumah.

    4. Pohon Beringin

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: iStock/Sourav Mahata

    Pasti detikers sudah tidak asing dengan pohon beringin. Tanaman ini memiliki akar yang berukuran besar dan timbul ke permukaan. Bahkan beberapa pohon ada yang akarnya menjalar cukup jauh dari lokasi batasnya tumbuh. Oleh karena itu, jarang ada orang yang mau menanam pohon beringin di dalam perumahan atau cluster kecil karena berpotensi merusak bangunan.

    5. Pohon Ketapang

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto:Ketapang: saranakontraktor.com

    Pohon satu ini sering ditemukan di rumah-rumah masa kini. Tampilan batangnya yang ramping, daun-daun yang melebar layaknya piring membuat tampilan pohon ini tampak indah. Namun, hati-hati tanaman ini memiliki akar yang merusak. Jadi sebaiknya hindari tanaman ini.

    6. Pohon Bidara

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Bidara: Getty Images/Alisa Gabliya

    Pohon bidara merupakan tanaman obat yang biasa tumbuh subur di daerah kering. Namun, tanaman ini tidak direkomendasikan ditanam di dekat rumah karena akarnya dapat merusak fondasi.

    7. Pohon Durian

    Pohon yang bisa merusak fondasi rumahPohon yang bisa merusak fondasi rumah Foto: Durian: iStock/montri13rd

    Pohon durian cenderung tumbuh besar dan kokoh, serta akarnya menjalar. Oleh karena itu, pohon ini sebaiknya ditanam jauh dari rumah agar akarnya tidak merusak fondasi.

    Selain berhati-hati memilih pohon, penghuni perlu memperhatikan jarak tanamnya dengan rumah.

    Jarak Aman Menanam Pohon di Rumah

    Jarak yang masih aman untuk menanam pohon di rumah berdasarkan ketinggiannya.

    • Tinggi pohon di bawah 8 meter jarak minimal 3 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon 8-15 meter jarak minimal 4-6 meter dari bangunan
    • Tinggi pohon lebih dari 15 meter jarak minimal 10-15 meter dari bangunan

    Itulah tips seputar pohon yang bisa merusak fondasi rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Genjot Kualitas SDM, Sinar Mas Land Beri Beasiswa di Bidang Kesmas



    Jakarta

    Transformasi sektor kesehatan menjadi pilar utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Melalui visi ini, pemerintah berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk memastikan masyarakat hidup sehat, dengan target stunting di bawah 5% serta eliminasi TBC dan kusta.

    Salah satu upaya untuk mewujudkan transformasi kesehatan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor kesehatan masyarakat. Untuk mendukung program pemerintah tersebut Sinar Mas Land melalui Digital Hub menghadirkan beasiswa pendidikan Master of Public Health di Monash University Indonesia.

    Pendaftaran peserta beasiswa telah dilakukan pada 27 Agustus-6 September 2024, lalu dilanjutkan dengan proses seleksi penerima beasiswa pada 7 September 2024 dengan agenda Monash English Placement Test (MEPT). Peserta juga diwajibkan mengunggah esai sebagai bagian dari kriteria penilaian.


    Beberapa topik esai yang bisa disertakan dalam Program Beasiswa bertema ‘Health Innovation Challenge: Shaping a Better Future Communities’ ini antara lain Kesehatan Urban, Kesehatan Digital dan Artificial Intelligence untuk Kesehatan serta Kebugaran, Perumahan untuk Masa Depan yang Sehat, dan Ketidakadilan dalam Aspek Kesehatan.

    Partisipan yang mengikuti seleksi ini terdiri atas para profesional, mahasiswa serta lulusan jurusan kesehatan masyarakat dan bidang-bidang terkait. Tak hanya itu, peserta juga berasal dari universitas-universitas mitra Monash University Indonesia, serta karyawan dari perusahaan-perusahaan di ekosistem Digital Hub, Eka Hospital, dan Sinar Mas Land.

    Daftar penerima beasiswa telah diumumkan pada 20 September 2024 lalu. Pemberian beasiswa secara simbolis dilakukan pada Orientation Day yang berlangsung pada 28 September 2024. Seluruh proses seleksi dan perkuliahan berlangsung di kampus Monash University Indonesia yang merupakan bagian dari ekosistem Digital Hub – Sinar Mas Land di BSD City.

    tagsite

    Manajemen Sinar Mas Land dan Monash University Indonesia di seremoni penyerahan beasiswa (Foto: dok. Sinar Mas Land)

    Associate Professor and Coordinator for the Master of Public Health Program Monash University, Indonesia Henry Surendra menyambut baik program beasiswa ini.

    “Kami mengapresiasi langkah Sinar Mas Land untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pada era globalisasi dan digital saat ini, tantangan di bidang kesehatan masyarakat semakin kompleks. Pendidikan lanjutan di bidang Public Health menjadi semakin penting dan strategis dalam membekali para profesional dengan pengetahuan, keterampilan, serta pendekatan inovatif untuk menangani isu-isu kesehatan yang mendesak,” ungkap Henry dalam keterangan tertulis.

    Sementara itu, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengatakan upaya Sinar Mas Land membangun masa depan yang lebih baik dilakukan dalam berbagai sektor, termasuk di bidang kesehatan.

    “Kali ini kami mendukung peningkatan kualitas pendidikan dalam bidang kesehatan masyarakat melalui program beasiswa di Monash University Indonesia. Program beasiswa ini merupakan kali ketiga yang telah dilakukan oleh Sinar Mas Land bersama Monash University Indonesia,” ujar Irawan.

    “Saya percaya bahwa program ini akan membuka banyak peluang bagi penerima beasiswa untuk tidak hanya mengembangkan karier mereka, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia,” sambungnya.

    Sinar Mas Land Beri Beasiswa Bareng Monash University Indonesia

    Sinar Mas Land bersama dengan Monash University Indonesia memberikan beasiswa dalam dua kategori penerima yang berhasil lolos dalam proses seleksi. Kategori Pertama berhasil diraih oleh Ayu Aditya Andayani dari EKA Hospital, serta dua orang mahasiswa dari beberapa universitas mitra yang menjalin kerja sama dengan Monash University Indonesia, yaitu Gregorius Bimantoro dan Jeremiah Hilkiah Wijaya. Mereka berhak mendapatkan beasiswa pendidikan penuh 100% atau setara dengan Rp 448 juta serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

    Kategori Kedua berhasil diraih oleh Nicko Saputra dari Sinar Mas Land dan Deviani Anita yang merupakan salah satu mahasiswi dari mitra universitas. Mereka berhak mendapatkan beasiswa parsial 50% serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 3juta.

    (Content Promotion/Sinar Mas Land)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Hotel Staycation Jakarta Mulai Rp 300 Ribuan, Ada Kolam Renang


    Jakarta

    Staycation merupakan salah satu cara yang dilakukan banyak warga Jakarta, khususnya anak muda, yang ingin healing sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan. Tak perlu jauh-jauh ke luar kota, sebab ada banyak hotel di Jakarta yang cocok untuk staycation.

    Biasanya, staycation dilakukan pada weekend (Sabtu-Minggu) atau mengambil cuti satu hari di weekdays (Jumat-Sabtu atau Minggu-Senin). Cara ini dilakukan agar bisa mendapatkan kamar hotel dengan harga yang lebih murah, karena biasanya saat weekend harga kamar cenderung naik.

    Tapi jangan khawatir, sebab ada banyak hotel di Jakarta yang cocok untuk staycation dengan harga relatif terjangkau. Penasaran? Simak ulasannya dalam artikel ini.


    Rekomendasi Hotel Staycation di Jakarta

    Staycation tak harus menginap di hotel yang mahal. Jika travelers punya budget mepet, ada banyak hotel di Jakarta yang harganya murah dan tersedia fasilitas cukup lengkap.

    Dilansir dari berbagai situs agen travel online, berikut rekomendasi hotel staycation di Jakarta.

    1. W Home Palem

    Rekomendasi yang pertama adalah W Home Palem (sebelumnya disebut W Home Cipete). Lokasinya yang strategis membuat hotel ini jadi salah satu yang banyak dipilih orang untuk staycation.

    Salah satu daya tarik dari W Home Palem adalah terdapat kolam renang outdoor. Meski tidak besar, namun sudah cukup bagi travelers yang ingin berenang sambil menikmati udara sejuk di pagi hari.

    Untuk harga kamarnya sendiri mulai dari Rp 300 ribuan per malam. Fasilitas yang tersedia ada tempat parkir, WiFi gratis, kolam renang, dan pusat kebugaran.

    W Home Palem beralamat di Jalan Palem No 16A, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

    2. The Mango Suites by FLAT06

    Hotel yang satu ini juga cocok untuk dijadikan tempat staycation, baik bersama pasangan, teman-teman, ataupun sendirian. Fasilitas yang tersedia juga lengkap, sehingga bikin para tamu betah seharian.

    Di dalam kamar terdapat smart TV yang sudah didukung layanan streaming Netflix. Lalu ada juga dapur yang dilengkapi dengan bumbu masak. Jadi, kamu bisa memasak apapun sesuka hati.

    The Mango Suites menyediakan fasilitas kolam renang outdoor di rooftop, lho. Jadi, travelers bisa berenang sambil melihat view gedung-gedung bertingkat.

    Untuk harga kamar per malamnya mulai dari Rp 360 ribuan. Fasilitas yang tersedia ada WiFi, bar, kedai kopi, bar, tempat parkir gratis, hingga sarapan.

    The Mango Suites by FLAT06 beralamat di Jalan Mangga No 6A, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan.

    3. Chic Quarter

    Masih di sekitar Jakarta Selatan, ada satu hotel yang mengusung konsep seperti di Bali tapi dengan harga terjangkau, yaitu Chic Quarter. Hotel ini cocok untuk detikers yang ingin staycation dan butuh ketenangan sejenak.

    Chic Quarter terdiri dari dua lantai. Untuk kamar di lantai 1 akan berhadapan langsung dengan kolam renang, sedangkan di lantai 2 terdapat balkon untuk bersantai.

    Harga kamarnya juga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 305 ribuan. Jika memilih hari tertentu, travelers bisa mendapatkan promo menarik dan harganya bisa di bawah Rp 300 ribu.

    Fasilitas di Chic Quarter juga lengkap, mulai dari tempat parkir luas, sarapan, kedai kopi, restoran, hingga WiFi gratis.

    Chic Quarter terletak di Jalan Ampera Raya Nomor 12, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    4. Miers Kuningan

    Bergeser sedikit ke tengah kota, ada satu hotel yang estetik namun harganya terjangkau, yaitu Miers Kuningan. Hotel ini cocok untuk kamu yang ingin staycation sekaligus jalan-jalan keliling Jakarta.

    Miers Kuningan juga dilengkapi dengan fasilitas mumpuni, seperti WiFi gratis, pusat kebugaran, bar, hingga rooftop. So, kamu bisa melihat pemandangan gedung bertingkat sambil menikmati secangkir kopi di sore hari.

    Untuk harga kamar di Miers Kuningan mulai dari Rp 310 ribuan per malam. Ada juga tipe kamar yang lebih luas dengan harga sekitar Rp 590 ribuan per malam.

    Moers Kuningan beralamat di Jalan Karet Pedurenan, Gang H. Sidik, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    5. Teduh Simatupang

    Ingin menginap di hotel yang kamar tidur hingga kamar mandi serba putih dan estetik? Teduh Simatupang wajib kamu pilih. Suasana kamar yang putih dan bersih membuat para tamu merasa nyaman saat menginap.

    Meski tidak ada kolam renang, namun terdapat kamar yang menyediakan balkon cukup luas. Jadi, travelers bisa bersantai sambil menikmati pemandangan kota Jakarta.

    Harga kamar di Teduh Simatupang juga relatif murah, yakni mulai dari Rp 290 ribuan saja. Fasilitas yang didapat mulai dari WiFi gratis, layanan kebersihan harian, tempat parkir luas, hingga smart TV.

    Teduh Simatupang berlokasi di Gang Kancil No 35, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    6. Urbanest Inn House TB Simatupang

    Rekomendasi berikutnya adalah Urbanest Inn House TB Simatupang. Hotel ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari kolam renang, taman, pusat kebugaran, teras, hingga kamar bebas rokok.

    Dengan fasilitas selengkap itu, travelers hanya perlu merogoh kocek mulai dari Rp 260 ribuan saja. Selain itu, ada juga pilihan kamar yang lebih luas dengan harga Rp 540 ribuan per malam.

    Urbanest Inn House TB Simatupang beralamat di Jalan Villa Jati Padang No 52, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    7. W Home Benhil

    Apabila W Home Palem dirasa terlalu mahal, ada satu lagi hotel staycation di Jakarta yang punya desain estetik dan modern, yakni W Home Benhil. Punya harga yang murah dan desain minimalis membuat hotel ini selalu penuh, terutama saat akhir pekan.

    Meski ukuran kamarnya sedikit kecil, tapi tetap nyaman dan tidak terasa sempit. Fasilitasnya juga lengkap, ada WiFi gratis, smart TV, water heater, hingga kedai kopi di rooftop.

    Harga kamar di W Home Benhil mulai dari Rp 320 ribuan per malam. Jika kamu ingin menginap, sebaiknya lakukan reservasi sejak jauh-jauh hari karena selalu penuh saat weekend.

    W Home Benhil beralamat di Jalan Bendungan Jatiluhur No 60, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    8. Picasso Inn

    Picasso Inn menjadi salah satu pilihan hotel terbaik yang cocok untuk staycation di Jakarta. Sebab, lokasinya dekat dengan kawasan Kemang yang merupakan tempat nongkrong anak muda.

    Fasilitas umum yang disediakan antara lain WiFi gratis, restoran, kolam renang indoor, hingga rooftop garden. Kamu bisa nongkrong di rooftop untuk bersantai sambil ngobrol bersama pasangan.

    Dengan harga mulai dari Rp 320 ribuan per malam, travelers sudah mendapatkan kamar yang luas. Di dalam kamar juga telah tersedia cool bar, coffee maker, dan brankas.

    Picasso Inn beralamat di Jalan Abdul Majid Raya Nomor 25, Cipete Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    9. Hotel Kuretakeso

    Hotel yang satu ini mengusung konsep unik karena seolah membawamu ke Jepang. Bagaimana tidak, desain interior di Hotel Kuretakeso mengusung konsep back to nature, sehingga terlihat nyaman sekaligus estetik.

    Fasilitas yang tersedia di hotel ini juga lengkap, mulai dari tempat parkir, pusat kebugaran, kolam air panas, sauna, bar, hingga restoran. So, tempat ini cocok buat travelers yang ingin solo staycation atau bersama pasangan.

    Harga kamarnya juga bervariatif, paling murah dibanderol sekitar Rp 420 ribuan per malam. Jika kurang puas, tersedia kamar jenis executive yang harganya sekitar Rp 550 ribuan.

    Hotel Kuretakeso beralamat di Jalan Bangka Raya No 7A, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

    10. Escotel Casa De Luga By Reccoma

    Rekomendasi hotel staycation di Jakarta yang terakhir adalah Escotel Casa De Luga. Tempat ini cocok untuk kamu yang membutuhkan ketenangan, sebab lokasinya berada di dalam perumahan warga dan cukup jauh dari jalan raya.

    Selain itu, Escotel Casa De Luga mengusung konsep bangunan minimalis. Tak hanya desain eksteriornya saja, namun interiornya juga. Alhasil, tamu yang menginap di hotel ini merasa nyaman dan betah berlama-lama.

    Fasilitas yang tersedia mulai dari tempat parkir yang luas, kolam renang outdoor, WiFi gratis, hingga ruang tamu bersama. Untuk harga kamarnya sendiri mulai dari Rp 250 ribuan per malam.

    Escotel Casa De Luga By Reccoma berlokasi di Jalan Jaha No 56, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

    Itu dia rekomendasi 10 hotel staycation di Jakarta yang harganya mulai dari Rp 300 ribuan. So, tertarik menginap di hotel yang mana travelers?

    (ilf/fds)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Menelusuri Sisa Kejayaan Pabrik Gula Zaman Belanda di Sleman, Apa Masih Ada?



    Sleman

    Catatan sejarah menyebut pada masa kolonial Belanda sedikitnya ada 19 pabrik gula yang tersebar di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

    Dikutip dari situs milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, beberapa di antara pabrik gula itu ada di kawasan Godean dan Gamping, Sleman.

    Namun sayang, sekarang tidak tersisa artefak yang menunjukkan eksistensi keberadaan pabrik gula itu. Hanya tersisa pos-pos jaga yang hingga kini bertahan di sejumlah wilayah.


    Dua pabrik gula yang cukup terkenal di wilayah Sleman Barat ini adalah Pabrik Gula Klatjie dan Pabrik Gula Rewoeloe. Bangunan Pabrik Gula Klatjie kini hilang, dan berganti gedung SMKN 1 Godean di Kalurahan Sidoagung, Godean.

    Begitu pula Pabrik Gula Rewoeloe yang telah menjelma menjadi semak belukar di Kalurahan Sidomulyo, Godean.

    “SMKN 1 Godean itu dulunya bekas pabrik gula. Sekarang difungsikan jadi sekolah. Bangunan aslinya (pabrik gula) sudah hilang,” jelas Ketua RT 02, RW 09, Senoboyo, Sidoagung, Godean, Rosiadi (43).

    Rosiadi menuturkan, berdasarkan cerita para sesepuh kampungnya, perkampungannya dulu tak jauh dari kebun tebu. Tepatnya berada di sisi utara Kalurahan Sidoagung. Itulah mengapa ada pabrik gula di kalurahan ini pada zaman dulu.

    Rosiadi lalu menceritakan cerita masa kecilnya tentang Dusun Sindren. Kawasan tersebut pada zaman dahulu adalah mess pegawai pabrik gula dan perkebunan tebu. Namun saat ini hilang tanpa bekas seiring berjalannya waktu.

    “Dulu utara kampung ini kebun tebu, lalu dari cerita di sini ada Dusun Sindren, itu buat istilah mess pegawai sana. Perumahan Belanda tapi bangunan sekarang sudah tidak ada, tinggalan (jejak artefak) juga tidak ada,” katanya.

    Pabrik Gula Klatjie Berubah Jadi SMKN 1 Godean

    Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Godean, Barmawi Umar membenarkan bahwa dulunya kompleks sekolah adalah bekas Pabrik Gula Klatjie. Namun tidak diketahui tahun berapa eksistensi pabrik tersebut.

    Dia menuturkan saat sekolah berdiri, sudah tidak ada artefak bangunan Pabrik Gula Klatjie. Bahkan hingga saat ini tidak tersisa satu pun bangunan yang menjadi penanda pabrik gula di Sleman Barat ini.

    “Sekarang semua sudah hilang, pabrik gula di sini memang ada. Terus tobongnya, tapi hilang, tahun berapa tidak diketahui,” kata Umar saat ditemui di SMKN 1 Godean.

    Pabrik Gula Klatjie yang hilang kini telah menjadi bangunan SMKN 1 Godean, Jumat (21/6/2024).Pabrik Gula Klatjie yang kini berganti jadi bangunan SMKN 1 Godean, Jumat (21/6/2024). Foto: Dwi Agus/detikJogja

    Umar menuturkan menuturkan SMKN 1 Godean berdiri pada Agustus 1965. Berdasarkan catatan referensi biografi sekolah, tak ada sisa artefak. Namun disebutkan bangunan sekolah memang berdiri di atas bekas Pabrik Gula Klatjie.

    “Sekolah berdiri Agustus 1965. Sisa artefak tidak ada, jadi saat dibangun itu langsung bangunan baru. Bangunan sekolah yang ada saat ini bukan dari bekas pabrik gula zaman dulu,” ujarnya.

    Pabrik Gula Rewoeloe Habis Tak Ada Sisa

    Sama halnya dengan Pabrik Gula Klatjie, Pabrik Gula Rewoeloe juga hilang tak bersisa. Kami menyusuri lokasi yang diduga sisa pabrik gula Rewoeloe. Namun hanya tersisa sebuah secuil batu tembok yang berukuran kecil.

    Untuk menyusuri sisa artefak ini tidaklah mudah. Lokasinya berada di belakang pabrik roti di kawasan Dusun Pirak Bulus, Sidomulyo, Godean. Diawali dengan berjalan kaki di perkebunan yang tembus ke pematang sawah.

    “Kiri jalan ada pintunya, jalan di setapak pematang sawah, itu berada di tengah sawah sisa artefaknya. Bekasnya pabrik gula seperti hanya itu,” ujar warga sekitar Sigit.

    Berdasarkan pantauan, lokasi ini telah menjadi kawasan persawahan. Namun kondisinya kering karena sedang tidak ditanami padi. Sementara di sekelilingnya adalah semak belukar yang tak terawat.

    “Pintu kecilnya itu memang pintu lama, tapi kalau sisa bangunan memang sudah lama tidak ada. Hanya batu tembok itu saja, hilangnya tahun berapa juga kurang begitu tahu,” katanya.

    ——–

    Artikel ini telah naik di detikJogja.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Taman Situlembang, Destinasi Sejuk dan Asri di Jakpus



    Jakarta

    Taman kota bisa menjadi pilihan traveler untuk menghabiskan waktu bersama orang tercinta atau menyendiri untuk mengusir penat. Taman Situlembang di Jakarta Selatan memberikan momen tersebut.

    Tak perlu mengeluarkan kocek besar, cukup dengan membeli makanan dan minuman di pinggir taman atau bahkan membawa perbekalan dari rumah, traveler sudah bisa menikmati sejuknya udara Jakarta. detikTravel pun berkunjung tepat saat sore tiba, Jumat (19/7/2024).

    Saat tiba di taman, atraksi air mancur pun langsung menyambut, beruntung karena air mancur di tengah danau itu tak selalu beroperasi. Menurut petugas yang berjaga air mancur akan beroperasi dua jam sekali.


    Benar saja tak lama berselang, air mancur pun terhenti. Sedikit mencari keringat dengan berkeliling beberapa kali mengitari taman yang kurang lebih 14.700 meter persegi ini cukup membuat nafas terengah-engah, selagi berjalan banyak masyarakat yang duduk santai di setiap area taman.

    Duduk di pinggir danau pun menjadi spot yang menyenangkan bagi masyarakat, belum lagi terdapat kawanan bebek yang tengah berenang. Tapi hati-hati juga karena terdapat dua soang yang kerap ‘iseng’ mengejar pengunjung.

    Pengunjung yang menjadi sasaran angsa itu adalah Liora dan Sheila. Sempat ketakutan mereka pun akhirnya tenang setelah soang-soang itu pergi. Kedua sahabat tersebut datang dari Depok ke Taman Situlembang memang untuk menikmati sore.

    Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Waktu itu sih ngeliat di Instagram ada postingan taman ini viral terus kan saya sendiri juga suak taman jadi pengen lihat ke sini. Kita di sini dari jam setengah empat sih, suasananya enak nyaman karena di dalam perumahan juga sih,” katanya.

    Selain cocok untuk duduk-duduk santai menghadap danau, suasana sejuk nan rimbun juga tercipta karena banyaknya pepohonan yang ada di Taman Situlembang. Berbagai pohon ada di taman ini seperti mahoni, buni, beringin, tabebuya, angsa hingga tanjung dan bunga-bunga indah yang ditanam di sisi danau.

    Terlihat keluarga yang membawa anak-anak untuk bermain di area taman, ada yang bermain dengan bebek hingga bermain di wahana anak seperti perosotan dan ayunan. Novian salah satu yang mengajak keluarganya untuk berkunjung ke Taman Situlembang.

    Baginya berkunjung ke sini jika sore maupun pagi adalah waktu yang tepat untuk menikmati hari, belum lagi momen bersama keluarga bisa lebih seru ketika berkunjung ke taman.

    “Kalau main di sini nyaman sih sejuk apalagi kalau pagi dan sore itu suasananya dapet sih untuk kita duduk-duduk santai bareng keluarga. Saya dari Matraman sengaja untuk datang ke sini karena untuk main-main sama keluarga atau kumpul-kumpul bareng kan enak di sini,” kata Novian sambil menggendong anaknya.

    Momen nyaman pun dirasakan oleh Ahmad, duduk-duduk santai di sore hari dengan minuman dingin yang ia pesan adalah kenikmatan yang tak bisa dibeli. Bersama kedua temannya ia datang dari Kwitang untuk sekadar nongkrong menikmati matahari terbenam.

    Taman Situlembang, Menteng, Jakarta PusatTaman Situlembang, Menteng, Jakarta Pusat (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

    “Datang ke sini udah sering sih buat nongkrong, di sini tuh udaranya seger, adem, terus banyak pohon. Biasanya di sini dari jam empat sampe sebelum Maghrib, ya gini aja nongkrong sambil ngopi,” katanya.

    Taman Situ Lembaga ini menjadi tempat yang murah meriah juga mudah dicapai oleh masyarakat yang ingin menikmati suasana asri tanpa harus mengeluarkan kocek tinggi. Setiap harinya banyak masyarakat yang datang ke Taman Situlembang ini terutama di pagi dan sore hari, masyarakat juga bisa datang ke sini setiap harinya mulai dari jam 06.00 hingga 17.00 WIB.

    (fem/fem)



    Sumber : travel.detik.com

  • Sering Terjadi Celaka, Ini Tips Berkendara di Perumahan



    Jakarta

    Kecelakaan di kawasan perumahan sudah beberapa kali terjadi. Ini tips berkendara untuk menghindari kecelakaan di kawasan pemukiman.

    Kecelakaan fatal yang melibatkan mobil di kawasan perumahan sudah beberapa kali terjadi. Belum lama ini, ada anak balita yang terlindas Toyota Fortuner di dekat rumahnya. Kecelakaan seperti itu bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya ada beberapa kejadian mirip yang melibatkan mobil berukuran besar dan melindas anak kecil.

    “Berbeda dengan jalan raya yang memiliki rambu dan marka jalan lebih lengkap, jalan di area perumahan biasanya lebih kecil serta minim rambu dan marka. Ditambah, adanya potensi masalah tambahan seperti anak bermain di jalan, hewan peliharaan, pedagang keliling, mobil parkir, dan aktivitas lain yang wajib diperhatikan,” jelas Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 dalam siaran persnya.


    Untuk menghindari hal tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut tips berkendara di kawasan perumahan.

    1. Jangan Ngebut

    Jangan pernah memacu mobil meskipun jalan sepi atau Anda penghuni kompleks tersebut. Ada potensi bahaya seperti anak kecil atau hewan tiba-tiba lari ke jalan. Atur kecepatan berkisar 5-10 km/jam terutama jika jalan kurang lebar dan rawan kecelakaan.

    2. Hati-hati Banyak Gangguan

    Jalan dalam lingkungan perumahan memiliki banyak gangguan yang bisa memicu kecelakaan. Seperti polisi tidur atau persimpangan jalan. Bisa pula keluar-masuk orang atau kendaraan lain dari rumah yang wajib dipantau sepanjang jalan. Kendaraan kecil seperti gerobak tukang sayur juga dapat menghalangi jalan.

    3. Hati-hati Ketika Manuver

    Karena melihat jalan sepi, banyak pengemudi yang tidak memperhatikan situasi, khususnya di persimpangan jalan. Ada pula yang main belok saja dengan sudut tajam yang dapat berbahaya jika dari arah berlawanan ada anak kecil atau kendaraan lain. Berhenti sejenak di persimpangan jalan untuk memastikan situasi aman dan lakukan manuver belok yang normal sesuai aturan lalu lintas.

    Ketika akan belok di jalan yang sempit dan ramai, buka jendela supaya lebih jelas melihat. Tidak ada salahnya mengeluarkan kepala untuk memastikan tidak ada anak kecil di lajur yang akan dilewati. Jangan ragu keluar mobil untuk memastikan situasi aman dan memberikan arahan kepada anak-anak supaya menjauh dari mobil.

    4. Kurangi Kecepatan saat Melihat Anak Kecil

    Meskipun bukan di tengah jalan, segera kurangi kecepatan jika melihat ada anak kecil sedang bermain. Saking asyiknya bermain, mereka bisa berlari ke tengah jalan yang sangat berbahaya andai kamu gagal mengantisipasinya.

    5. Waspada Blind Spot Mobil

    Blindspot sangat mungkin dialami sekalipun mengendarai mobil sedan. Apalagi kalau sedang manuver belok di jalan yang lebarnya terbatas. Khususnya kalau ternyata mobil yang dipakai berukuran besar sehingga menambah area blind spot.

    6. Jaga Jarak Aman

    Senatiasa menjaga jarak aman menjadi salah satu kunci menjaga keamanan di jalan. Misalnya saat kamu ingin mendahului anak yang sedang bermain sepeda. Jangan terlalu dekat saat mengikutinya supaya ada ruang manuver ketika tiba-tiba arah sepeda berubah, atau membunyikan klakson agar si anak menyadari keberadaan mobil. Tetap jaga jarak aman pula ketika akan mendahului gerobak dan kendaraan lain yang melaju pelan di jalan perumahan.

    7. Hargai Warga Sekitar

    Kurangi kecepatan jika melihat ada warga sedang beraktivitas di depan rumahnya. Selain menjaga keselamatan, langkah ini juga untuk mencegah debu berterbangan atau cipratan genangan air, yang akan mengganggu orang lain. Selain itu juga untuk menghormati warga tersebut.

    8. Lupakan Bermain Ponsel

    Jangan bermain ponsel karena bahaya mengintai. Bisa jadi saat memegang ponsel, kamu tidak menyadari ada anak kecil di sekitar dan berujung celaka.

    (dry/din)



    Sumber : oto.detik.com