Tag: Perusahaan

  • Perusahaan Besar Yakin Kripto Terus Cerah

    Riset Blockdata menemukan 32 dari 100 perusahaan terbuka terbesar di dunia positif soal kripto. Organisasi-organisasi besar tidak bisa lagi mengabaikan aset digital.

    Di antara 100 perusahaan itu, 32 bersikap positif terhadap kripto, 61 bersikap netral, dan tujuh memilih sikap melawan. Blockdata menjelaskan metode untuk menentukan sikap positif, netral serta negatif 100 perusahaan tersebut.

    Perusahaan Besar Positif Terhadap Kripto  

    32 bisnis yang bersikap positif terhadap kripto memiliki satu atau lebih kriteria berikut. Pertama, bisnis itu menerima kripto sebagai bentuk pembayaran dan menyediakan barang atau jasa terkait.

    Kedua, bisnis tersebut mungkin menyimpan cryptocurrency di neraca keuangannya. Atau merekrut tenaga ahli yang akan mengembangkan barang atau jasa terkait kripto. Ketiga, bisnis itu memiliki pemimpin senior yang berkomentar positif soal aset kripto selama dua tahun terakhir.

    Patut dicatat, banyak dari 32 bisnis besat tersebut merupakan lembaga keuangan yang sebelumnya skeptis soal cryptocurrency. Tetapi kini mengubah pemikiran secara progresif akibat permintaan pelanggan.

    Di sisi lain, dari 61 perusahaan yang bersikap netral. 59 diantaranya digolongkan netral karena tiadanya pernyataan publik soal mata uang digital oleh perusahaan atau dari jajaran eksekutif senior.

    Sebagian besar 100 perusahaan terbesar itu memiliki usaha yang tidak terdampak secara langsung oleh kripto. Dalam skenario terbaik, bisnis-bisnis ini bisa menggunakan kripto untuk bertransaksi dengan mitra.

    Mereka juga bisa memasukkan kripto ke neraca keuangan demi mengimbangi kerugian akibat menyimpan uang yang terkena inflasi,seperti dolar AS.

    Dua pengecualian adalah Microsoft dan Alibaba. Microsoft telah mengembangkan sistem identitas desentralistik di blockchain Bitcoin dan berniat membangun solusi lain. Namun, perlu dicatat hal ini bukanlah pernyataan dukungan Microsoft terhadap kripto.

    Perusahaan yang bersikap negatif soal aset digital. Terlepas dari apakah mereka menawarkan barang atau jasa terkait kripto, telah menerbitkan artikel yang mengkritik kripto.

    Kriteria lain adalah perusahaan yang negatif pernah mengutarakan sikap skeptis atau memiliki eksekutif senior yang berbicara negatif terhadap cryptocurrency selama dua tahun terakhir. Kriteria terakhir adalah perusahaan tersebut pernah membatasi keterlibatan pelanggan di aktivitas terkait kripto.

    Secara keseluruhan, sejumlah perusahaan meyakini cryptocurrency adalah masa depan, sementara yang lainnya bersikap netral sambil menunggu respon pasar. Ada juga perusahaan yang memiliki sikap antagonis sebab kripto mengancam kesuksesan usaha mereka.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 1 Juta Bitcoin Dikuasai Perusahaan Publik, Apa Artinya?

    Dunia kripto kembali mencatat sejarah. Untuk pertama kalinya, perusahaan-perusahaan publik resmi menguasai lebih dari 1.000.000 Bitcoin, sebuah pencapaian monumental yang menandai semakin dalamnya adopsi institusional terhadap Bitcoin.

    Menurut data BitcoinTreasuries.net, jumlah kepemilikan kolektif ini menegaskan posisi Bitcoin bukan lagi sekadar aset spekulatif, melainkan strategi keuangan utama bagi perusahaan global lintas sektor.

    MicroStrategy Jadi Raja Bitcoin Korporasi

    Di urutan teratas, MicroStrategy (MSTR) kembali memimpin dengan 636.505 BTC, angka yang sulit disaingi. Disusul oleh Marathon Holdings (MARA) dengan 50.639 BTC, serta perusahaan investasi kripto XXII yang mengamankan 43.514 BTC.

    Selain itu, daftar “whale” korporasi juga diisi oleh:

    • Bitcoin Standard Treasury – 30.021 BTC
    • Bullish – 30.000 BTC
    • Metaplanet – 24.000 BTC
    • Tesla – 11.509 BTC
    • Coinbase – 11.776 BTC
    • Block Inc. – 8.692 BTC

    Fakta bahwa raksasa teknologi seperti Tesla, Coinbase, dan Block masih mempertahankan eksposurnya, menegaskan BTC telah masuk dalam kategori aset cadangan strategis, setara dengan emas.

    Baca Juga: Dominasi Bitcoin Turun ke 55%, Altcoin Bersiap Ambil Panggung

    Dari Lindung Nilai Hingga Taruhan Masa Depan

    Fenomena ini menunjukkan perubahan paradigma besar: perusahaan tidak hanya menyimpan BTC sebagai perlindungan terhadap inflasi, tetapi juga sebagai taruhan jangka panjang atas masa depan uang terdesentralisasi.

    Sektor teknologi, pertambangan, keuangan, bahkan layanan kesehatan ikut serta dalam tren akumulasi Bitcoin—mencerminkan keyakinan luas bahwa BTC akan terus memainkan peran penting di era digital.

    Momentum Menjelang Halving & ETF

    Tonggak ini hadir di tengah meningkatnya spekulasi pasar menjelang halving Bitcoin berikutnya dan potensi arus masuk dana institusional melalui ETF serta produk investasi tradisional.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 5 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 5 September 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dengan lebih dari 1 juta BTC terkunci di neraca perusahaan publik, pasokan yang tersedia bagi investor ritel semakin terbatas. Dampaknya? Volatilitas bisa meningkat tajam—dan tekanan harga ke atas menjadi tak terelakkan.

    Era Baru: Perusahaan vs Negara?

    Jika tren ini berlanjut, bukan mustahil ke depan kita menyaksikan perusahaan publik bersaing dengan negara dan sovereign wealth fund untuk menguasai Bitcoin.

    Sejarah mungkin akan mencatat pencapaian hari ini sebagai titik balik besar, saat Bitcoin benar-benar naik kelas menjadi aset cadangan digital global.

    Baca juga: Bitcoin Meledak ke $111 Ribu, Pasar Kripto Semakin Panas!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Industri Pinjol Makin Cuan, Laba Tembus Rp 656,8 Miliar


    Jakarta

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba dari industri peer-to-peer (p2p) lending atau pinjaman online (pinjol) telah mengalami peningkatan. Dalam data OJK, laba industri pinjol telah mencapai Rp 656,80 miliar pada Agustus 2024.

    Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan angka itu naik lagi dibandingkan pada Juli 2024.

    “Di Agustus 2024 ini laba industri P2P lending kembali meningkat. Dan di data Agustus 2024 mencapai Rp 656,80 miliar. Juli naik, Agustus juga naik,” ungkap dia dalam konferensi pers, Selasa (1/10/2024).


    Agusman mengungkap peningkatan laba pinjol ini didorong dengan peningkatan dana operasional dan efisiensi yang dilakukan perusahaan.

    “Peningkatan laba ini antara lain karena ada peningkatan dana operasional di sertai dengan efisiensi dari beban operasional,” lanjutnya.

    Peningkatan laba itu juga diiringi dengan naiknya pinjaman melalui platform pembiayaan itu. Agusman mengatakan jumlah pinjaman melalui pinjol sampai Agustus 2024 Rp 72,03 triliun, naik dari sebelumnya Rp 69,39 triliun pada Juli 2024.

    “Pada industri fintech P2P lending outstading pembiayaan di Agustus 2024 terus meningkat menjadi 35,62% yoy, Juli lalu 23,97% yoy, nominal (Agustus 2024) Rp 72,03 triliun,” kata dia.

    OJK mencatat kredit macet pada pembiayaan atau pinjaman melalui pinjol dalam kondisi terjaga.

    “Kredit macet terjaga di posisi 2,38%, Juli lalu 2,58%,” lanjutnya.

    (ada/rrd)

    Sumber : finance.detik.com

    Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
    ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu
  • Perusahaan Rintisan Wajib Kembangkan Bisnis Terintergrasi dan Berkelanjutan


    Jakarta

    Startup atau perusahaan rintisan harus memiliki strategi untuk pengembangan bisnis yang terintegrasi dan berkelanjutan.

    VP of Strategy & Sustainability MDI Ventures Alvin Evander mengungkapkan startup juga harus memiliki visi kuat untuk menciptakan dampak nyata dan memberi solusi terhadap aspek sosial maupun lingkungan.

    Dia menyebutkan dengan kolaborasi lintas sektor, startup juga diharapkan bisa terus berkontribusi yang relevan. “Bisa menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat, pemangku kepentingan dan pihak terkait,” ujar dia dalam siaran pers, ditulis Minggu (9/2/2025).


    MDI Ventures baru-baru ini mengumumkan peluncuran delapan impact report yang menyoroti kontribusi startup portfolionya terhadap sektor-sektor esensial, seperti pendidikan, kesehatan, aquaculture, dan fintech. Laporan ini memaparkan bagaimana para startup tersebut menciptakan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

    Startup portofolio yang terlibat dalam laporan ini meliputi Aruna, Paxel, Julo, SwipeRX, Qoala, Delos, Cermati, dan Amartha. Salah satu aspek yang disorot dalam laporan ini adalah komitmen perusahaan portfolio MDI Ventures terhadap inklusi gender dan pemberdayaan perempuan, seperti di Qoala dan Amartha.

    Hingga tahun 2023, 42% dari total agen Qoala adalah perempuan, meningkat dari 38% pada tahun sebelumnya. Melalui kebijakan kerja yang inklusif dan program pelatihan, Qoala membuka peluang kerja bagi perempuan, termasuk mereka yang tidak memiliki gelar formal. Inisiatif ini berperan dalam mendukung kesetaraan gender dan meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan.

    Demikian juga dengan Amartha, yang terkenal sebagai perusahaan pionir fintech yang berfokus pada pembiayaan perempuan di perdesaan. Hingga saat ini, Amartha sudah berhasil menyalurkan pinjaman kepada lebih dari 2,6 juta nasabah perempuan di Indonesia.

    Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna Utari Octavianty menjelaskan, peluncuran impact report ini mencerminkan komitmen kami dalam memberdayakan komunitas pesisir melalui inovasi dan teknologi. Pada tahun 2023, kami terhubung dengan lebih dari 55.000 nelayan di 150 lokasi, meningkatkan produksi, ekspor, dan pendapatan mereka hingga tiga kali lipat.

    “Laporan ini adalah bukti nyata kontribusi kami dalam menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar dia.

    VP of Strategy & Sustainability MDI Ventures, Alvin Evander mengatakan, “Peluncuran delapan impact report ini menegaskan komitmen kami untuk berinvestasi di startup yang tidak hanya berfokus pada nilai ekonomi, tetapi juga yang memiliki visi kuat untuk menciptakan dampak nyata dan memberikan solusi terhadap aspek sosial maupun lingkungan,” ungkapnya.

    Laporan ini juga menggarisbawahi pentingnya pengembangan strategi yang terintegrasi dan berkelanjutan bagi para startup. Melalui kolaborasi lintas sektor, para startup diharapkan dapat terus memberikan kontribusi yang relevan dan menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat, pemangku kepentingan, dan pihak terkait.

    Peluncuran laporan ini juga sejalan dengan komitmen GoZero%, sebuah inisiatif baru yang hadir sebagai pembaharuan dari program ESG Telkom Indonesia sebelumnya. Melalui GoZero%, Telkom optimis dapat mendorong semangat baru untuk mewujudkan masa depan berbasis ESG dan bisnis berkelanjutan.

    “Kami berharap seluruh impact report ini dapat meningkatkan kesadaran publik dan pemangku kepentingan terhadap peran strategis startup dalam mendorong perubahan sosial, pemberdayaan komunitas, inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan. Komitmen kami terhadap transparansi dan dampak nyata dari investasi akan terus menjadi prioritas kedepannya,” ujar Alvin.

    Founder & CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra mengatakan pengalaman lebih dari 15 tahun, Amartha terus berkomitmen untuk memberdayakan perempuan dan masyarakat akar rumput melalui akses pendanaan yang terjangkau dan berkelanjutan, melalui pemanfaatan teknologi digital berbasis AI yang juga disertai pendampingan oleh SDM terlatih.

    Selain itu, laporan ini juga mencatat inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari JULO, yang pada tahun 2023 mengalokasikan investasi sebesar Rp113,9 juta, meningkat 403% dibandingkan tahun sebelumnya. Program CSR JULO berfokus pada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan komunitas, memperkuat hubungan, dan menciptakan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.

    (kil/kil)



    Sumber : finance.detik.com

  • Jurus Jitu Cegah Tagihan PDAM Bengkak



    Jakarta – Selain menggunakan sumur, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan air bersih. Seperti yang kita sudah ketahui, air bersih sangat penting untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari.

    Lewat PDAM kamu akan berlangganan untuk mendapatkan air bersih. Sehingga kamu akan dikenakan biaya tagihan setiap bulannya sesuai dengan jumlah air yang digunakan. Jadi semakin boros kamu menggunakan air, maka tagihan PDAM juga akan membengkak.

    Agar terhindari dari biaya tagihan PDAM yang mahal, maka kamu perlu menghemat penggunaan air PDAM. Untuk memudahkan kamu, berikut ada beberapa tips yang dikutip dari PDAM Pintar, Minggu (4/2/2024), untuk mencegah tagihan air PDAM bengkak.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cek Tagihan dan Pembayaran Tagihan PDAM Lewat Online


    Jakarta

    Tarif PDAM berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia tergantung dengan kebijakan pemerintah. Sebelum membayarnya, kamu bisa mengecek tagihan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terlebih dahulu secara online.

    Mengecek tagihan PDAM bisa dilakukan dengan mudah. Kamu bisa melakukannya melalui internet di situs resmi PDAM maupun e-commerce.

    Hal yang perlu disiapkan untuk melihat tagihan PDAM adalah nomor pelanggan yang tertera pada lingkaran meteran kaca. Sebaiknya setiap rumah yang menggunakan PDAM menghafal atau mencatatnya karena tulisan di meteran kaca bisa pudar seiring berjalannya waktu.


    Berikut cara cek tagihan dan pembayaran PDAM.

    Cek Tagihan PDAM Melalui Situs Resmi

    Pengecekan melalui situs PDAM kamu tidak perlu memiliki akun resmi, cukup buka alamat situs, sebagai contoh situs resmi PDAM Jakarta, pamjaya.co.id.

    1. Buka situs resmi PDAM sesuai domisili.
    2. Pilih kelompok tarif dan ukuran meter air.
    3. Masukkan penggunaan air per meter kubik.
    4. Pilih hitung.
    5. Setelah itu, rincian pemakaian air per meter kubik dan perkiraan total tagihan akan keluar.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Tokopedia

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Tokopedia.
    2. Pilih menu “Tagihan”.
    3. Pilih “Air PDAM”.
    4. Cari kota tempat tinggalmu.
    5. Masukkan Nomor Pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.

    Cek Tagihan dan Pembayaran PDAM melalui Aplikasi Gojek

    1. Pastikan kamu sudah mengunduh dan memiliki akun Gojek.
    2. Pilih menu “GoTagihan”.
    3. Cari logo PDAM atau fitur bernama PDAM.
    4. Pilih Kabupaten atau kota tempat domisili.
    5. Masukkan nomor pelanggan.
    6. Setelah itu tagihan PDAM akan muncul.
    7. Lanjutkan dengan pembayaran.

    Itulah cara cek tagihan dan pembayaran PDAM. Jangan sampai lupa membayar ya detikers!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com