Tag: peserta beasiswa

  • Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum untuk Mahasiswa S1-S3, Benefit Capai Rp 10 Juta



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka Program Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum yang pendaftarannya akan ditutup pada 1 September 2025.

    Program Beasiswa Riset Baznas merupakan program pembiayaan riset untuk mahasiswa/i dari jenjang sarjana, magister, dan doktoral serta tim peneliti yang berasal dari lembaga/kelompok yang terdaftar di Kemenkumham atau telah memperoleh pengesahan dari instansi/lembaga/perusahaan yang menaungi/tempat bekerja.

    Beasiswa yang diberikan berupa dana untuk menunjang kebutuhan riset/tugas akhir dengan nominal yang berbeda pada setiap jenjang pendidikan. Nominal beasiswa yang akan diberikan berdasarkan kategori riset, yaitu :


    • S1/D4: Rp4.000.000
    • S2: Rp7.000.000
    • S3: Rp10.000.000
    • Tim/Kelompok: Rp30.000.000

    Selain dana riset tersebut, diberikan pula benefit fasilitas tambahan berupa pengembangan diri seperti pelatihan kepenulisan menuju jurnal dan media massa, pemaparan kepada publik terhadap hasil riset yang telah diteliti dan peserta beasiswa yang telah menyelesaikan riset tugas akhir serta dinyatakan lulus akan menjadi bagian dari ikatan alumni beasiswa Baznas.

    Beasiswa Riset Baznas akan diberikan kepada 15 Kelompok Riset dan 204 mahasiswa/I terpilih yang terdiri dari jenjang S1, S2 S3 dengan rincian program S1 sebanyak 64 mahasiswa/i, S2 sebanyak 70 mahasiswa/i, dan S3 sebanyak 70 mahasiswa/i.

    Persyaratan

    Kategori Mahasiswa (S1, S2, S3):

    • WNI dan mahasiswa aktif minimal semester akhir yang akan mengerjakan tugas akhir
    • IPK minimal 3,35.
    • Kampus dan jurusan terakreditasi minimal A BAN-PT
    • Dokumen wajib: Formulir, KTP, KK, KTM, transkrip nilai, surat aktif kuliah/KRS, akreditasi kampus/jurusan, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan, proposal riset, hasil tes plagiarisme, PPT riset, CV/portofolio (untuk desain/film)

    Kategori Kelompok/Lembaga Riset:

    • Berasal dari lembaga riset terdaftar di BRIN atau memiliki pengesahan resmi.
    • Tim maksimal 5 orang dengan izin dari instansi terkait.
    • Dokumen wajib: CV semua anggota, KTP, kartu pegawai, akta Kemenkumham, rekomendasi HRD/pimpinan, RAB riset, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan kesediaan, draft proposal, hasil tes plagiarisme, PPT/video presentasi.

    Tanggal Penting

    • Pendaftaran : 22 Agustus-01 September 2025
    • Seleksi Berkas : 4-15 September 2025
    • Pengumuman Tahap 1 : 19- 21 September 2025
    • Seleksi Substansi : 24 September-13 Oktober 2025
    • Pengumuman Final : 17 Oktober 2025

    Tema Prioritas Riset Kategori Umum

    1. Peran BAZNAS dalam meningkatkan akses layanan kesehatan primer bagi mustahik di daerah 3T.
    2. Efektivitas program zakat untuk penyintas kronis dan keluarganya di Indonesia.
    3. Analisis potensi big data dalam pengelolaan dan transparansi dana zakat di era digital.
    4. Pengembangan aplikasi berbasis AI untuk pemetaan mustahik dan distribusi zakat efektif.
    5. Pemanfaatan dana zakat untuk resiliensi ekonomi korban bencana alam.
    6. Efektivitas penyaluran zakat oleh BAZNAS dalam tanggap darurat bencana.
    7. Peran zakat dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dari kelompok rentan.
    8. Analisis aksesibilitas layanan zakat bagi komunitas disabilitas di Indonesia.
    9. Pemberdayaan ekonomi perempuan kepala keluarga melalui program zakat produktif BAZNAS.
    10. Green Accountability: transparansi dan pelaporan dampak lingkungan dari program zakat.
    11. Integrasi nilai-nilai ekoteologi Islam dalam pengelolaan zakat.
    12. Analisis pengelolaan dana haji oleh BPKH: antara prinsip syariah dan optimalisasi return.
    13. Strategi diversifikasi portofolio investasi dana haji berbasis syariah.
    14. Dampak penggunaan dana haji untuk pembiayaan infrastruktur terhadap keberlanjutan dana jemaah.
    15. Sistem pelaporan keuangan haji berbasis real-time: kebutuhan dan tantangan implementasi.

    (pal/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Lolos Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP, Jangan Lupa Simulasi Ini


    Jakarta

    Rangkaian seleksi beasiswa LPDP telah melalui pengumuman hasil sanggah pada 8 September 2025. Selanjutnya, pendaftar yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan sanggahnya akan melalui Seleksi Bakat Skolastik (SBS).

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan mengingatkan, ada simulasi Seleksi Bakat Skolastik yang harus diikuti peserta.


    “Peserta SBS wajib mengikuti Simulasi SBS sesuai jadwal yang ditentukan LPDP yaitu di tanggal 10 sampai 12 September 2025,” tulis LPDP pada laman resminya, dikutip Rabu (10/9/2025).

    Adapun peserta beasiswa LPDP tahap 2 program Beasiswa Reguler yang harus mengikuti Seleksi Bakat Skolastik yakni mereka yang belum memperoleh dokumen persyaratan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari kampus tujuannya.

    Seleksi Bakat Skolastik dijadwalkan berlangsung pada 10-25 September 2025. Pengumuman hasil SBS akan disampaikan pada 2 Oktober 2025

    Sementara itu, peserta Beasiswa Reguler yang mendaftar dengan LoA Unconditional sesuai dengan ketentuan LPDP bisa melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi tanpa mengikuti Seleksi Bakat Skolastik. Seleksi Substansi akan berlangsung pada 7 Oktober-19 November, dengan pengumuman hasil pada 27 November 2025 .

    Seleksi Bakat Skolastik & Simulasi

    Seleksi Bakat Skolastik menguji aspek-aspek kemampuan berpikir kritis dan logis pelamar beasiswa. Seleksi ini terdiri dari penalaran verbal, penalaran kuantitatif, dan pemecahan masalah.

    Simulasi Seleksi Bakat Skolastik bertujuan untuk mengecek kesiapan perangkat, memahami prosedur tes, dan mengenali tampilan aplikasi ujian, dikutip dari unggahan akun Instagram @lpdp_ri.

    Siapkan perangkat komputer atau laptop serta smartphone untuk ujian. Pasang juga aplikasi exam browser versi terbaru sesuai panduan LPDP.

    Informasi Seleksi Bakat Skolastik beasiswa LPDP lebih lanjut bisa dicek di buku panduan resminya pada akun masing-masing di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com