Tag: Pi Coin

  • Harga Pi Network Turun 5,98%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

    Harga aset kripto Pi Network (PI) mengalami tekanan signifikan dalam 24 jam terakhir, turun 5,98% ke kisaran US$0,189.

    Penurunan ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara keseluruhan, yang tercatat turun sekitar 1,82% pada periode yang sama.

    Koreksi PI yang lebih dalam dibandingkan pasar menunjukkan bahwa pergerakan token ini sangat sensitif terhadap perubahan sentimen, terutama karena faktor likuiditas yang relatif rendah.

    Baca Juga: Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20

    Pergerakan Mengikuti Pasar, Namun Dampaknya Lebih Besar

    Secara umum, Coinmarketcap mencatat penurunan harga PI selaras dengan pergerakan pasar yang sedang dalam mode risk-off.

    Ketika investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, altcoin dengan likuiditas tipis biasanya menjadi yang paling terdampak.

    Dalam kasus PI, rasio perputaran (turnover ratio) yang hanya berada di sekitar 0,0178 menunjukkan bahwa kedalaman order book masih terbatas.

    Akibatnya, tekanan jual yang relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang lebih tajam dibandingkan aset dengan likuiditas tinggi.

    Hal ini menjelaskan mengapa PI mencatat penurunan hampir 6%, sementara kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan hanya turun kurang dari 2%.

    Tidak Ada Katalis Negatif Spesifik

    Berbeda dengan beberapa koreksi besar yang biasanya dipicu oleh berita negatif atau peristiwa tertentu, penurunan harga PI kali ini tidak disertai dengan katalis spesifik dari dalam proyek.

    Tidak ditemukan indikasi peretasan atau insiden keamanan, pembaruan tokenomics yang kontroversial, atau pembukaan kunci token besar (token unlock).

    Volume perdagangan bahkan justru turun sekitar 18,10% menjadi sekitar US$33 juta, yang menandakan bahwa tekanan jual tidak didorong oleh kepanikan massal, melainkan lebih oleh kurangnya minat beli.

    Kondisi ini memperkuat asumsi bahwa penurunan PI lebih bersifat beta-driven: mengikuti arah pasar, daripada dipicu faktor fundamental internal.

    Sentimen Pasar Masih Lemah

    Indikator sentimen seperti CMC Fear & Greed Index yang berada di level 29 (kategori fear) mencerminkan bahwa pelaku pasar masih berhati-hati.

    Dalam fase seperti ini, investor cenderung mengurangi eksposur pada altcoin berisiko tinggi, memindahkan dana ke aset yang dianggap lebih aman, dan menunggu konfirmasi tren sebelum masuk kembali.

    Bagi PI, kondisi ini menjadi tantangan karena token dengan likuiditas rendah biasanya membutuhkan sentimen positif yang kuat untuk dapat bangkit.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 22 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 22 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Level Teknis Penting yang Perlu Diperhatikan

    Dari perspektif teknikal jangka pendek, terdapat beberapa level harga yang menjadi perhatian pasar:

    • Support terdekat: US$0,185
    • Support berikutnya: US$0,175
    • Resistance awal: US$0,195

    Jika harga PI mampu bertahan di atas US$0,185, skenario konsolidasi dalam kisaran sempit antara US$0,185–US$0,195 masih mungkin terjadi.

    Namun, jika level ini ditembus, tekanan jual berpotensi berlanjut hingga mendekati US$0,175.

    Sebaliknya, pemulihan momentum baru dapat dipertimbangkan jika harga berhasil kembali menembus dan bertahan di atas US$0,195.

    Sensitivitas Tinggi terhadap Bitcoin

    Sebagai altcoin dengan basis pengguna yang besar namun likuiditas terbatas, pergerakan PI juga sangat bergantung pada arah Bitcoin (BTC).

    Jika BTC berhasil stabil atau kembali naik, sentimen pasar biasanya akan membaik dan memberikan ruang bagi altcoin untuk pulih.

    Namun, jika BTC melanjutkan tren turun, tekanan terhadap PI kemungkinan akan tetap tinggi.

    Outlook Jangka Pendek: Konsolidasi atau Lanjut Turun?

    Dengan tidak adanya katalis positif dalam waktu dekat, arah harga PI dalam jangka pendek kemungkinan besar akan tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar secara keseluruhan.

    Skenario yang paling mungkin:

    • Bullish ringan: Konsolidasi di atas US$0,185 dan perlahan naik
    • Bearish: Breakdown di bawah US$0,185 yang membuka jalan ke US$0,175

    Investor dan trader disarankan untuk memantau perubahan sentimen pasar, volume perdagangan, serta pergerakan Bitcoin sebagai indikator utama.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 2,29% Saat Bitcoin Melemah, Likuiditas Tipis?

    Penurunan hampir 6% pada harga Pi dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi antara sentimen pasar yang melemah dan struktur likuiditas yang masih tipis.

    Tanpa katalis fundamental yang jelas, PI saat ini bergerak lebih sebagai aset beta tinggi yang mengikuti arah pasar kripto secara umum.

    Selama likuiditas belum membaik dan sentimen masih berada di zona takut, volatilitas tinggi kemungkinan akan tetap menjadi karakter utama pergerakan harga PI dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Melonjak 11% Pasca Upgrade Protocol 20

    Lonjakan harga Pi Network kembali mencuri perhatian pasar kripto.

    Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat PI naik signifikan sebesar 11% ke level $0,199, mengungguli pergerakan pasar yang relatif datar.

    Kenaikan ini tidak terjadi tanpa alasan. Faktor utama di balik reli tersebut adalah keberhasilan implementasi Protocol 20, sebuah upgrade besar yang membuka jalan bagi kemampuan smart contract di jaringan Pi.

    Langkah ini dinilai sebagai titik balik penting yang dapat mengubah posisi Pi dari sekadar proyek komunitas menjadi platform yang lebih fungsional dalam ekosistem Web3.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 6,88% ke $0,189, Didod9jg Rotasi Altcoin Global

    Upgrade Protocol 20 Jadi Pemicu Utama

    Upgrade Protocol 20 yang rampung pada 19 Maret menjadi katalis utama lonjakan harga. Pembaruan ini memungkinkan pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps) di atas jaringan Pi, sebuah fitur yang selama ini menjadi standar di blockchain besar lainnya.

    Dengan hadirnya smart contract, Pi kini memasuki fase baru yang sering disebut sebagai “programmable blockchain”.

    Di komunitas, sentimen positif langsung meningkat. Banyak pengguna melihat upgrade ini sebagai awal dari utilitas nyata yang selama ini ditunggu-tunggu.

    Implikasi utamanya membuka peluang pengembangan dApps, meningkatkan utilitas jaringan, dan memperkuat narasi jangka panjang proyek.

    Namun, seperti biasa dalam dunia kripto, hype perlu dibuktikan dengan eksekusi nyata.

    Faktor Pendukung: Tokenomics dan Sentimen Pasar

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Selain upgrade teknologi, ada beberapa faktor lain yang turut memperkuat kenaikan harga Pi:

    1. Tekanan Jual yang Lebih Rendah

    Setelah pelepasan sekitar 16 juta token pada 20 Maret, jadwal unlock berikutnya relatif lebih ringan, dengan rata-rata harian di bawah 5,5 juta token.

    Ini berarti tekanan jual dari sisi suplai cenderung menurun dalam jangka pendek.

    2. Outperform Bitcoin

    Saat Bitcoin hanya naik tipis sekitar 0,6%, Pi justru melonjak dua digit. Hal ini menunjukkan adanya coin-specific momentum yang kuat.

    3. Rotasi ke Altcoin

    Pasar juga menunjukkan tanda-tanda pergeseran ke altcoin, dengan meningkatnya minat terhadap aset berisiko lebih tinggi.

    Kombinasi faktor ini menciptakan kondisi ideal bagi reli jangka pendek Pi.

    Level Kunci: Uji Resistance $0,20–$0,21

    Secara teknikal, Pi kini berada di titik krusial. Area $0,20–$0,21 menjadi resistance utama yang harus ditembus untuk melanjutkan tren naik.

    Level penting:

    • Support kuat: $0,176
    • Resistance utama: $0,20 – $0,21
    • Support lanjutan: $0,17

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,176, peluang untuk menguji kembali resistance terbuka lebar.

    Namun, kegagalan menembus $0,20 bisa menjadi sinyal kelelahan pasar, yang berpotensi memicu koreksi jangka pendek.

    Masih Butuh Validasi Nyata

    Meski upgrade Protocol 20 membawa angin segar, tantangan utama ke depan adalah implementasi nyata.

    Pasar kini akan menunggu aktivitas developer di jaringan Pi, peluncuran dApps pertama, dan peningkatan penggunaan nyata.

    Tanpa indikator ini, reli harga berisiko hanya menjadi euforia sesaat.

    Selain itu, upgrade berikutnya (v21) juga sudah diantisipasi, yang bisa menjadi katalis tambahan jika dieksekusi dengan baik.

    Outlook Jangka Pendek: Bullish dengan Risiko

    Secara keseluruhan, Pi saat ini berada dalam fase momentum positif, didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental awal.

    Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar terhadap masa depan Pi, tetapi tetap perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap volatilitas tinggi.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 2,29% Saat Bitcoin Melemah, Likuiditas Tipis?

    Lonjakan harga Pi Network sebesar 11% menandai respons positif pasar terhadap upgrade Protocol 20, yang membawa kemampuan smart contract ke dalam ekosistemnya.

    Namun, seperti banyak reli berbasis hype di pasar kripto, keberlanjutan tren ini akan sangat bergantung pada realisasi utilitas di dunia nyata.

    Kunci utama saat ini adalah apakah Pi mampu menembus level $0,21 dan mempertahankan momentum, atau justru kembali terkoreksi setelah euforia mereda.

    Bagi investor, fase ini menjadi momen penting untuk mengamati apakah Pi benar-benar memasuki era baru, atau hanya mengalami lonjakan sementara berbasis sentimen.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Naik ke $0,189, Didorong Rotasi Altcoin

    Pergerakan harga Pi Network kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah melonjak 6,88% dalam 24 jam terakhir ke level $0,189.

    Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar yang cenderung melemah, di mana aset utama seperti Bitcoin justru bergerak stagnan hingga negatif.

    Fenomena ini mengindikasikan adanya pergeseran aliran dana (capital rotation) dari aset besar ke altcoin, yang mendorong kenaikan harga sejumlah token berkapitalisasi lebih kecil, termasuk Pi.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 2,29% Saat Bitcoin Melemah, Likuiditas Tipis?

    Rotasi Altcoin Jadi Pendorong Utama

    Kenaikan harga Pi saat ini tidak berdiri sendiri. Data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada Altcoin Season Index, yang naik 4,26% dalam 24 jam terakhir dan melonjak hingga 58% dalam satu bulan terakhir.

    Indikator ini digunakan untuk mengukur apakah pasar sedang memasuki fase dominasi altcoin dibandingkan Bitcoin.

    Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung mencari peluang keuntungan lebih tinggi di aset berisiko, terutama altcoin dengan kapitalisasi lebih kecil. Implikasinya:

    • Pi mendapat dorongan dari sentimen sektor, bukan faktor internal
    • Pergerakan harga lebih bersifat “beta” terhadap pasar
    • Potensi volatilitas meningkat seiring masuknya dana spekulatif

    Dengan kata lain, kenaikan ini lebih mencerminkan dinamika pasar secara keseluruhan dibandingkan perkembangan spesifik dalam ekosistem Pi.

    Minim Katalis Fundamental

    Meski mengalami kenaikan signifikan, tidak ada katalis fundamental yang jelas di balik pergerakan harga Pi.

    Tidak ditemukan pengumuman kemitraan baru, pembaruan teknologi atau produk, atau lonjakan aktivitas derivatif.

    Volume perdagangan sebesar $27,1 juta juga tidak menunjukkan lonjakan ekstrem yang biasanya menyertai reli kuat.

    Selain itu, rasio turnover yang rendah di level 0,0146 menandakan bahwa pasar Pi masih tergolong tipis. Dalam kondisi ini, aliran dana yang relatif kecil dapat memicu pergerakan harga yang cukup besar.

    Kesimpulan sementara, kenaikan harga lebih dipengaruhi sentimen pasar dibandingkan kekuatan fundamental proyek.

    Level Kunci: Uji Resistance $0,20–$0,21

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 20 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 20 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Dalam jangka pendek, Pi menghadapi tantangan penting di area resistance:

    • Resistance utama: $0,20 – $0,21
    • Support terdekat: $0,18
    • Support kritis: $0,17

    Level $0,20–$0,21 merupakan area penting karena sebelumnya menjadi titik kegagalan harga saat mengalami penurunan mingguan hingga 35%.

    Jika Pi mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, maka peluang pemulihan yang lebih kuat akan terbuka.

    Namun, jika harga gagal bertahan di atas $0,18 dan turun di bawah $0,17, maka reli saat ini berisiko hanya menjadi dead cat bounce sebelum melanjutkan tren turun.

    Ketergantungan pada Momentum Altcoin

    Ke depan, arah harga Pi sangat bergantung pada keberlanjutan rotasi altcoin.

    Selama Altcoin Season Index terus naik dan mendekati atau melewati level 50 (zona netral), peluang kenaikan altcoin akan tetap terbuka.

    Namun, jika momentum ini melemah dan dana kembali mengalir ke Bitcoin, maka tekanan terhadap altcoin, termasuk Pi, bisa meningkat dengan cepat.

    Outlook Jangka Pendek: Bullish Hati-hati

    Secara teknikal, Pi menunjukkan potensi rebound dalam jangka pendek. Namun, tren besarnya masih cenderung bearish jika dilihat dari penurunan dalam beberapa minggu terakhir.

    Untuk jangka pendek, Coinmarketcap mengategorikannya sebagai Cautious bullish (rebound dengan risiko tinggi).

    Maka dari itu, investor disarankan untuk memantau kekuatan support di $0,18, mengamati pergerakan Altcoin Season Index, dan waspada terhadap perubahan sentimen pasar global.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,86%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

    Kenaikan harga Pi Network sebesar 6,88% merupakan bagian dari rotasi modal ke altcoin, bukan hasil dari perubahan fundamental proyek. Meski memberikan peluang jangka pendek, reli ini masih tergolong rapuh.

    Kunci pergerakan selanjutnya terletak pada dua hal: kemampuan Pi menembus resistance $0,21 dan keberlanjutan momentum altcoin di pasar global.

    Jika kedua faktor ini selaras, Pi berpotensi melanjutkan kenaikan. Namun jika tidak, tekanan jual bisa kembali mendominasi dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Naik 2,29% Saat Bitcoin Melemah, Likuiditas Tipis?

    Pergerakan harga Pi Network kembali menarik perhatian pasar setelah mencatat kenaikan 2,29% dalam 24 jam terakhir ke level $0,178.

    Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan besar di pasar kripto global, di mana Bitcoin justru mengalami penurunan tajam hingga 4,61%.

    Kondisi ini menimbulkan pertanyaan penting bagi pelaku pasar: apakah Pi sedang menunjukkan kekuatan independen, atau kenaikan ini hanya efek sementara dari pasar dengan likuiditas rendah?

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,86%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

    Pergerakan Tidak Sejalan dengan Pasar Kripto

    Secara umum, pasar kripto berada dalam tekanan setelah sentimen makroekonomi negatif, termasuk kebijakan suku bunga ketat dan data inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi.

    Kapitalisasi pasar kripto global bahkan tercatat turun lebih dari 4%. Namun, Pi justru bergerak berlawanan arah.

    Fenomena ini mengindikasikan adanya decoupling, kondisi di mana sebuah aset tidak lagi bergerak mengikuti tren pasar utama, khususnya Bitcoin yang biasanya menjadi acuan utama altcoin.

    Meski terlihat positif, pergerakan seperti ini tidak selalu mencerminkan kekuatan fundamental.

    Likuiditas Rendah Jadi Faktor Utama

    Salah satu faktor kunci di balik kenaikan harga Pi adalah kondisi pasar yang relatif tipis. Dengan rasio turnover hanya sekitar 0,02, likuiditas Pi tergolong rendah dibandingkan aset kripto besar lainnya.

    Dalam kondisi seperti ini, tekanan beli yang kecil pun dapat mendorong harga naik secara signifikan.

    Artinya, kenaikan 2,29% yang terjadi belum tentu didukung oleh masuknya dana besar atau minat investor yang kuat, melainkan lebih karena struktur pasar yang sensitif terhadap perubahan volume.

    Implikasinya, pergerakan harga cenderung volatil dan mudah berbalik arah jika tekanan jual meningkat.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 19 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 19 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Minim Katalis Fundamental

    Berbeda dengan lonjakan harga yang biasanya dipicu oleh berita besar seperti kemitraan, upgrade jaringan, atau adopsi baru, kenaikan Pi kali ini tidak didukung oleh katalis spesifik.

    Tidak ada perkembangan signifikan dalam ekosistem, aktivitas komunitas, maupun data derivatif yang dapat menjelaskan lonjakan harga tersebut.

    Hal ini memperkuat asumsi bahwa pergerakan yang terjadi bersifat teknikal dan jangka pendek, bukan refleksi dari perubahan nilai fundamental proyek.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, arah harga Pi akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan level support penting.

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Kamis (19/3), terdapat beberapa level teknikal yang menjadi perhatian:

    • Support utama: $0,175
    • Resistance terdekat: $0,185
    • Support lanjutan: $0,165 (level terendah dalam 7 hari terakhir)

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,175, ada peluang untuk menguji resistance di $0,185. Namun, jika level ini ditembus ke bawah, risiko penurunan kembali ke area $0,165 menjadi semakin besar.

    Selain itu, volume perdagangan juga menjadi indikator penting. Kenaikan yang sehat idealnya diikuti oleh peningkatan volume di atas rata-rata harian, yang saat ini berada di kisaran $34,7 juta.

    Tetap Bergantung pada Bitcoin

    Meskipun saat ini bergerak independen, Pi tetap tidak sepenuhnya lepas dari pengaruh pasar global. Bitcoin masih menjadi indikator utama arah sentimen investor.

    Jika Bitcoin mengalami penurunan lebih dalam, misalnya menembus level psikologis $70.000, maka tekanan terhadap altcoin, termasuk Pi, hampir tidak bisa dihindari.

    Dengan kata lain, decoupling yang terjadi saat ini masih bersifat sementara dan rentan berubah.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 7%, Tertekan Profit Taking

    Kenaikan Rapuh di Tengah Ketidakpastian

    Kenaikan harga Pi Network dalam 24 jam terakhir mencerminkan kondisi pasar yang unik, di mana aset ini mampu bergerak berlawanan arah dengan tren utama.

    Namun, tanpa dukungan katalis fundamental dan dengan likuiditas yang rendah, reli ini tergolong lemah.

    Investor disarankan untuk tidak hanya melihat pergerakan harga, tetapi juga memperhatikan volume, sentimen pasar global, serta pergerakan Bitcoin sebagai faktor utama.

    Apakah Pi mampu mempertahankan independensinya, atau justru akan kembali terseret arus pasar? Jawabannya kemungkinan akan terlihat dalam beberapa hari ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Turun 7%, Tertekan Profit Taking

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir, turun sekitar 7,01% ke level $0,186.

    Penurunan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang justru cenderung menguat, dipimpin oleh Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

    Kondisi ini menandakan bahwa pelemahan Pi lebih dipengaruhi oleh faktor internal altcoin, khususnya aksi profit taking dan rotasi modal investor dari aset berisiko tinggi.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik 2,45% ke $0,204, Terkatrol Reli Bitcoin

    Altcoin Melemah di Tengah Reli Bitcoin

    Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto tercatat naik sekitar 1,49%, menunjukkan bahwa sentimen pasar secara umum masih positif. Namun, tidak semua aset ikut menikmati kenaikan tersebut.

    Indikator Altcoin Season Index justru turun sekitar 8%, mengindikasikan bahwa investor mulai mengalihkan dana mereka dari altcoin ke aset yang dianggap lebih stabil seperti Bitcoin.

    Fenomena ini sering terjadi setelah periode volatilitas tinggi pada altcoin, di mana investor memilih untuk mengunci keuntungan dan mengurangi risiko.

    Dalam kasus Pi, tekanan jual semakin kuat karena sebelumnya token ini sempat mengalami lonjakan signifikan.

    Efek Profit Taking Setelah Reli Besar

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 17 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 17 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Dalam sepekan terakhir, Coinmarketcap mencatat harga Pi sempat melonjak lebih dari 30% hingga mendekati $0,30, didorong oleh sentimen positif seperti update Pi Day dan spekulasi listing di exchange besar seperti Kraken.

    Namun, lonjakan cepat tersebut sering kali diikuti oleh koreksi tajam ketika trader mulai mengambil keuntungan.

    Penurunan harga saat ini menunjukkan bahwa banyak investor jangka pendek mulai keluar dari posisi mereka, terutama setelah momentum hype mulai mereda.

    Selain itu, data menunjukkan bahwa volume perdagangan turun sekitar 4,68%, yang menandakan kurangnya minat beli baru untuk menahan tekanan jual.

    Tidak Ada Katalis Negatif Baru

    Menariknya, penurunan harga Pi kali ini tidak dipicu oleh berita negatif atau perubahan fundamental yang signifikan.

    Sebagian besar diskusi di komunitas masih berfokus pada peristiwa sebelumnya seperti Pi Day dan volatilitas pasca-listing.

    Hal ini menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi lebih merupakan reaksi alami pasar terhadap lonjakan harga sebelumnya, bukan akibat sentimen negatif baru.

    Dengan kata lain, pelemahan Pi saat ini lebih dipengaruhi oleh struktur pasar dan dinamika supply-demand, bukan faktor eksternal.

    Level Kunci yang Harus Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, Pi saat ini berada di area krusial yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.

    Level penting yang perlu diperhatikan:

    • Support utama: $0,18
    • Resistance terdekat: $0,20 – $0,23

    Jika harga mampu bertahan di atas level $0,18, maka peluang rebound menuju area $0,20 hingga $0,23 masih terbuka.

    Namun, jika level support tersebut ditembus, maka Pi berisiko mengalami penurunan lebih dalam menuju area $0,14, yang menjadi zona support berikutnya.

    Prospek Jangka Pendek: Cenderung Bearish

    Dalam jangka pendek, bias pergerakan harga Pi cenderung bearish, terutama jika tekanan jual masih berlanjut dan volume beli belum kembali meningkat.

    Sebagai aset dengan karakter high-beta, Pi cenderung mengalami pergerakan yang lebih ekstrem dibandingkan Bitcoin, baik saat naik maupun turun.

    Artinya, ketika sentimen terhadap altcoin melemah, Pi biasanya akan mengalami penurunan yang lebih tajam.

    Namun di sisi lain, kondisi oversold dalam pasar altcoin juga dapat membuka peluang untuk rebound cepat jika sentimen kembali positif.

    Faktor yang Perlu Dipantau

    Beberapa indikator penting yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat antara lain:

    • Pergerakan Altcoin Season Index sebagai indikator minat terhadap altcoin
    • Volume perdagangan harian Pi
    • Kemampuan harga bertahan di atas level $0,18
    • Perkembangan menuju Open Mainnet Pi Network

    Selain itu, kemampuan pasar untuk menyerap tekanan jual dari potensi unlock token juga akan menjadi faktor penting dalam menentukan stabilitas harga.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,199, Likuiditas Tipis Picu Volatilitas Tinggi

    Penurunan harga Pi Network sebesar 7% ke $0,186 mencerminkan kombinasi antara aksi profit taking dan rotasi modal dari altcoin ke aset yang lebih stabil.

    Tanpa adanya katalis baru, pergerakan Pi saat ini lebih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan sentimen jangka pendek.

    Level $0,18 menjadi kunci utama dalam menentukan apakah Pi mampu stabil atau justru melanjutkan penurunan.

    Jika support ini bertahan, peluang rebound masih terbuka. Namun jika gagal, tekanan bearish bisa semakin dalam dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Naik 2,45% ke $0,204, Terkatrol Reli Bitcoin

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan moderat dalam 24 jam terakhir, seiring dengan reli yang terjadi di pasar kripto global.

    Berdasarkan data terbaru, harga PI naik 2,45% menjadi sekitar $0,204, mengikuti tren positif yang dipimpin oleh Bitcoin (BTC) serta kenaikan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan.

    Meskipun pergerakan ini terlihat positif, analis menilai bahwa kenaikan tersebut lebih didorong oleh sentimen pasar secara umum dibandingkan oleh faktor fundamental yang berasal dari ekosistem Pi sendiri.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,199, Likuiditas Tipis Picu Volatilitas Tinggi

    Pi Network Ikuti Reli Pasar Kripto

    Pergerakan harga Pi dalam periode ini menunjukkan pola yang sangat mirip dengan dinamika pasar kripto secara keseluruhan.

    Data terbaru dari Coinmarketcap menunjukkan bahwa total kapitalisasi pasar kripto meningkat sekitar 3,38% hingga mencapai $2,51 triliun, sementara Bitcoin mencatat kenaikan sekitar 3,15% dalam periode yang sama.

    Fenomena ini sering disebut sebagai beta-driven movement, yaitu kondisi di mana suatu aset bergerak mengikuti arah pasar secara keseluruhan.

    Dengan kata lain, kenaikan harga Pi kali ini lebih mencerminkan perubahan sentimen pasar global dibandingkan perkembangan spesifik dari proyek tersebut.

    Selain itu, indikator sentimen pasar seperti Crypto Fear & Greed Index juga menunjukkan pergeseran dari level “Fear” menuju “Neutral”.

    Pergeseran ini sering kali menandakan meningkatnya kepercayaan investor terhadap aset kripto dalam jangka pendek.

    Tidak Ada Katalis Khusus untuk Pi

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 16 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Menariknya, kenaikan harga Pi tidak disertai oleh berita besar, kemitraan baru, ataupun pembaruan signifikan dari ekosistem proyek.

    Bahkan, data menunjukkan bahwa volume perdagangan Pi justru turun sekitar 38,44% menjadi $42,1 juta selama periode kenaikan harga tersebut.

    Penurunan volume ini menunjukkan bahwa reli yang terjadi belum didukung oleh lonjakan permintaan baru dari investor.

    Dalam banyak kasus, kenaikan harga yang terjadi dengan volume perdagangan rendah sering dianggap sebagai sinyal bahwa pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk memicu tren bullish yang lebih besar.

    Hal ini juga menandakan bahwa pasar Pi masih berada dalam fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam rentang terbatas sambil menunggu katalis baru.

    Level Penting yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, ada beberapa level teknikal penting yang menjadi perhatian para trader.

    Level pertama adalah $0,20, yang saat ini berfungsi sebagai support psikologis utama bagi Pi.

    Selama harga tetap berada di atas level tersebut, peluang untuk mempertahankan momentum kenaikan masih terbuka.

    Di sisi lain, level $0,21 menjadi resistance terdekat yang dalam beberapa pekan terakhir terbukti cukup sulit ditembus oleh PI.

    Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas $0,21 dengan dukungan volume perdagangan yang meningkat, maka Pi berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area $0,235, yang merupakan level tertinggi pada akhir Februari.

    Namun jika support $0,20 gagal dipertahankan, harga berisiko kembali turun ke area $0,19, yang sebelumnya menjadi zona konsolidasi.

    Prospek Jangka Pendek Pi Network

    Secara keseluruhan, pergerakan Pi saat ini menunjukkan bias yang cenderung bullish namun masih terbatas.

    Reli yang terjadi lebih dipengaruhi oleh kekuatan pasar kripto secara umum, terutama oleh pergerakan Bitcoin yang masih menjadi penggerak utama industri.

    Tanpa adanya katalis baru atau peningkatan volume perdagangan yang signifikan, Pi kemungkinan masih akan bergerak dalam rentang harga yang relatif sempit.

    Bagi investor dan trader, hal yang perlu diperhatikan dalam beberapa hari ke depan adalah apakah Pi mampu menarik minat beli baru yang dapat mendorong harga menembus level resistance.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam

    Kenaikan harga Pi Network sebesar 2,45% ke $0,204 menunjukkan bahwa aset ini masih bergerak searah dengan tren pasar kripto yang lebih luas.

    Namun tanpa dukungan katalis fundamental maupun peningkatan volume perdagangan, reli ini masih tergolong moderat dan rentan kembali melemah.

    Pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada dua faktor utama: stabilitas harga Bitcoin dan kemampuan Pi mempertahankan support di $0,20.

    Jika kedua faktor tersebut bertahan positif, peluang Pi untuk mencoba menembus resistance $0,21 tetap terbuka dalam jangka pendek.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Turun ke $0,199, Likuiditas Tipis Picu Volatilitas Tinggi

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan dalam perdagangan 24 jam terakhir.

    Berdasarkan data Coinmarketcap pada Minggu (15/3), Token ini tercatat turun sekitar 7,43% ke level $0,199, meskipun pasar kripto secara keseluruhan justru menunjukkan pergerakan yang relatif positif.

    Penurunan ini membuat Pi kembali berada di bawah level psikologis $0,20, sebuah area harga yang sebelumnya dianggap sebagai support penting bagi pergerakan jangka pendek.

    Berbeda dengan koreksi besar yang biasanya dipicu oleh berita atau sentimen global, pelemahan harga Pi kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh struktur pasar yang tipis dan rendahnya likuiditas perdagangan.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam

    Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Tekanan Jual

    Salah satu faktor utama yang memicu penurunan harga Pi adalah rendahnya kedalaman pasar atau market liquidity.

    Indikator yang sering digunakan untuk mengukur likuiditas adalah turnover ratio, yaitu perbandingan antara volume perdagangan dan kapitalisasi pasar.

    Dalam kasus Pi, rasio ini tercatat hanya sekitar 0,0355, yang menunjukkan aktivitas perdagangan relatif rendah dibandingkan ukuran pasar token tersebut.

    Dalam kondisi seperti ini, bahkan order jual yang tidak terlalu besar dapat memicu penurunan harga yang signifikan karena jumlah pembeli yang tersedia di order book terbatas.

    Situasi ini membuat Pi menjadi salah satu aset kripto yang sangat sensitif terhadap perubahan arus order di pasar.

    Ketika tekanan jual muncul, harga dapat bergerak turun dengan cepat karena tidak cukup likuiditas untuk menyerap volume penjualan tersebut.

    Tidak Ada Katalis Berita yang Jelas

    Menariknya, penurunan harga Pi kali ini tidak disertai dengan katalis berita yang jelas.

    Tidak ada pengumuman besar, kerja sama baru, ataupun pembaruan ekosistem yang dapat menjelaskan pergerakan harga secara langsung.

    Pada periode yang sama, pasar kripto justru menunjukkan performa yang relatif stabil. Bahkan Bitcoin (BTC) dan kapitalisasi pasar kripto global tercatat naik sekitar 0,57%.

    Perbedaan arah pergerakan ini menunjukkan bahwa penurunan harga Pi kemungkinan besar dipicu oleh dinamika internal pasar token tersebut, bukan oleh faktor eksternal yang memengaruhi seluruh industri kripto.

    Level Support Penting di Sekitar $0,195

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 15 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 15 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Dalam analisis teknikal jangka pendek, level $0,195 kini menjadi area support penting bagi Pi.

    Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, ada kemungkinan pasar memasuki fase konsolidasi di sekitar $0,20.

    Dalam skenario ini, pergerakan harga Pi dapat berada dalam rentang sempit antara $0,195 hingga $0,205 sambil menunggu katalis baru yang dapat menentukan arah tren selanjutnya.

    Namun jika tekanan jual berlanjut dan harga turun di bawah $0,195, risiko penurunan lebih lanjut menuju $0,19 menjadi semakin besar.

    Level tersebut dianggap sebagai support psikologis berikutnya yang mungkin menarik minat beli dari sebagian investor.

    Peran Volume Perdagangan

    Selain level harga, indikator lain yang perlu diperhatikan adalah volume perdagangan harian.

    Lonjakan volume sering kali menjadi sinyal penting dalam perubahan tren harga. Dalam konteks Pi, analis menilai bahwa kenaikan volume di atas $100 juta dalam 24 jam dapat menunjukkan bahwa likuiditas pasar mulai meningkat.

    Jika volume perdagangan meningkat bersamaan dengan kenaikan harga, kondisi ini dapat menandakan minat beli yang kembali masuk ke pasar.

    Sebaliknya, jika harga terus turun tanpa peningkatan volume yang signifikan, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase distribusi.

    Risiko Volatilitas pada Altcoin Berlikuiditas Rendah

    Kasus Pi Network ini juga menjadi contoh bagaimana altcoin dengan likuiditas rendah dapat mengalami pergerakan harga yang ekstrem.

    Dalam pasar dengan kedalaman terbatas, perubahan kecil dalam arus order dapat menghasilkan volatilitas yang jauh lebih besar dibandingkan aset kripto dengan likuiditas tinggi.

    Karena itu, aset seperti Pi sering kali mengalami pergerakan harga yang tajam meskipun tidak ada katalis berita yang signifikan.

    Bagi trader jangka pendek, kondisi ini dapat menciptakan peluang trading. Namun bagi investor jangka panjang, volatilitas tinggi juga membawa risiko yang perlu diperhitungkan dengan cermat.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam

    Prospek Harga Pi Network

    Secara keseluruhan, tren jangka pendek Pi Network saat ini masih menunjukkan tekanan bearish.

    Penurunan harga terbaru menyoroti pentingnya likuiditas pasar dalam menjaga stabilitas harga token kripto.

    Dalam beberapa hari ke depan, perhatian pasar kemungkinan akan tertuju pada kemampuan harga Pi bertahan di atas level support $0,195.

    Jika level tersebut berhasil dipertahankan dan volume perdagangan mulai meningkat, pasar berpotensi mengalami rebound menuju area $0,205 atau lebih tinggi.

    Namun jika support tersebut gagal bertahan, Pi berisiko melanjutkan koreksi menuju level harga yang lebih rendah di sekitar $0,19.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Anjlok 26%, Tekanan Jual Besar Picu Koreksi Tajam

    Harga Pi Network (PI) mengalami koreksi tajam dalam perdagangan 24 jam terakhir.

    Token ini tercatat turun sekitar 26,14% ke level $0,215, jauh lebih buruk dibandingkan pergerakan pasar kripto secara umum yang hanya melemah tipis.

    Penurunan tersebut juga diiringi lonjakan volume perdagangan sekitar 31%, yang mencapai $159,6 juta dalam sehari.

    Kombinasi antara penurunan harga tajam dan volume tinggi biasanya menjadi indikasi bahwa pasar sedang mengalami tekanan distribusi besar dari para holder.

    Berbeda dengan banyak pergerakan kripto yang dipicu oleh berita atau sentimen pasar global, penurunan harga Pi kali ini terlihat lebih dipengaruhi oleh faktor internal proyek, terutama terkait dinamika suplai dan permintaan token.

    Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli

    Tekanan Jual Besar dan Faktor Tokenomics

    Salah satu faktor utama yang mendorong penurunan harga PI adalah tekanan jual yang cukup besar dari pasar.

    Saat ini, Pi Network memiliki sekitar 9,66 miliar token yang beredar, sementara total suplai maksimalnya mencapai 100 miliar token.

    Perbedaan besar antara suplai beredar dan total suplai ini sering kali memicu kekhawatiran di kalangan investor mengenai potensi tekanan jual di masa depan.

    Lonjakan volume perdagangan hingga lebih dari $159 juta menunjukkan bahwa banyak holder kemungkinan melakukan distribusi atau menjual sebagian kepemilikan mereka di pasar.

    Ketika volume penjualan meningkat lebih cepat dibandingkan permintaan pembelian, harga biasanya mengalami tekanan turun yang signifikan.

    Situasi ini menunjukkan bahwa pasar saat ini masih mencari keseimbangan baru antara pasokan token yang tersedia dan minat beli investor.

    Tidak Ada Katalis Eksternal yang Jelas

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 14 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Menariknya, Coinmarketcap mencatat penurunan tajam harga Pi tidak disertai dengan katalis eksternal yang jelas.

    Tidak ada pengumuman besar, kerja sama baru, ataupun perubahan teknis signifikan yang biasanya dapat menjelaskan pergerakan harga sebesar ini.

    Bahkan dalam periode yang sama, pasar kripto secara keseluruhan tidak mengalami tekanan besar. Sebagai contoh, Bitcoin hanya turun sekitar 0,44%, yang berarti penurunan Pi hampir sepenuhnya dipengaruhi oleh dinamika internal token tersebut.

    Hal ini menunjukkan bahwa ketidakseimbangan antara penawaran dan permintaan token kemungkinan menjadi penyebab utama koreksi harga.

    Level Support Penting di $0,20

    Dalam analisis teknikal jangka pendek, level $0,20 kini menjadi area support penting bagi harga PI.

    Jika harga mampu bertahan di atas level tersebut, pasar berpotensi memasuki fase konsolidasi, di mana volatilitas mulai mereda dan harga bergerak dalam rentang tertentu.

    Namun jika tekanan jual terus berlanjut dan harga turun di bawah $0,20, risiko koreksi yang lebih dalam bisa meningkat.

    Dalam skenario tersebut, harga PI berpotensi mencari level support yang lebih rendah, terutama jika tidak ada peningkatan minat beli dari investor.

    Karena itu, banyak trader saat ini memantau pergerakan volume perdagangan sebagai indikator penting.

    Penurunan volume jual biasanya menjadi tanda awal bahwa gelombang distribusi mulai mereda.

    Risiko Volatilitas Jangka Pendek

    Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa Pi Network berada dalam fase bearish jangka pendek.

    Selama tekanan jual masih tinggi dan volume perdagangan tetap besar, besar harga akan tetap bergerak volatil.

    Selain itu, kurangnya katalis positif dalam jangka pendek membuat pergerakan harga sangat bergantung pada sentimen pasar dan perilaku holder yang ada.

    Dalam kondisi seperti ini, banyak investor biasanya memilih untuk menunggu tanda-tanda stabilisasi sebelum kembali masuk ke pasar.

    Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli

    Prospek Pergerakan Pi Network

    Secara keseluruhan, penurunan harga Pi dalam 24 jam terakhir mencerminkan fase koreksi tajam yang dipicu oleh tekanan jual internal.

    Lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa sebagian holder kemungkinan sedang keluar dari posisi mereka, sementara permintaan baru belum cukup kuat untuk menyerap pasokan tersebut.

    Dalam jangka pendek, arah harga Pi kemungkinan akan ditentukan oleh kemampuan pasar mempertahankan support di sekitar $0,20.

    Jika level tersebut bertahan dan volume jual mulai menurun, harga berpotensi stabil dan memasuki fase konsolidasi.

    Namun jika support tersebut ditembus, tren penurunan bisa berlanjut hingga menemukan area harga yang mampu menarik kembali minat beli investor.

    Bagi pelaku pasar, periode ini menjadi momen penting untuk memantau apakah tekanan jual mulai mereda atau justru berkembang menjadi tren penurunan yang lebih panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Melonjak 30%, Listing di Kraken Jadi Pemicu Utama Reli

    Harga Pi Network (PI) mencatat lonjakan signifikan dalam perdagangan 24 jam terakhir.

    Token ini naik sekitar 30,89% ke level $0,290, jauh mengungguli kinerja pasar kripto secara keseluruhan yang hanya naik sekitar 2,64% dalam periode yang sama.

    Kenaikan tajam tersebut terutama dipicu oleh konfirmasi listing PI di bursa kripto besar, yang menjadi katalis fundamental baru bagi proyek ini.

    Selain itu, faktor teknikal dan sentimen pasar altcoin yang membaik juga turut memperkuat momentum kenaikan.

    Reli harga ini menunjukkan bahwa Pi Network untuk sementara berhasil “decouple” dari pergerakan Bitcoin, yang hanya mencatat kenaikan moderat dalam periode yang sama.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun ke $0,225, Tekanan Pasar Mulai Melanda

    Listing Kraken Jadi Katalis Utama

    Menurut laporan Coinmarketcap pada Jumat (13/3), pendorong utama reli harga Pi adalah pengumuman bahwa token tersebut akan segera diperdagangkan di Kraken, salah satu bursa kripto besar yang berbasis di Amerika Serikat.

    Kraken mengonfirmasi bahwa pasangan perdagangan PI/USDT akan mulai tersedia pada 13 Maret 2026.

    Listing ini dianggap sebagai langkah penting bagi proyek Pi Network karena membuka akses ke likuiditas yang lebih besar serta meningkatkan legitimasi di mata investor global.

    Sebagai salah satu exchange yang terdaftar di FinCEN dan terhubung dengan sistem pembayaran Federal Reserve AS, kehadiran PI di Kraken dinilai sebagai validasi terhadap proyek tersebut.

    Bagi komunitas Pi Network, listing di exchange besar telah lama menjadi salah satu milestone yang dinantikan, terutama karena akses perdagangan sebelumnya relatif terbatas.

    Dengan terbukanya pasar baru ini, investor ritel maupun institusional memiliki jalur yang lebih mudah untuk memperdagangkan token PI.

    Breakout Teknis Perkuat Momentum

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 13 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Selain faktor fundamental, reli harga Pi juga didukung oleh sinyal teknikal yang kuat.

    Harga PI berhasil menembus level resistance penting di $0,23, yang sebelumnya menjadi area penghalang utama bagi kenaikan harga.

    Breakout ini dikonfirmasi oleh lonjakan volume perdagangan yang sangat besar, dengan kenaikan volume sekitar 172,85% dalam 24 jam terakhir.

    Lonjakan volume tersebut menandakan meningkatnya minat investor terhadap token ini.

    Di saat yang bersamaanw, indikator pasar menunjukkan bahwa sentimen terhadap altcoin juga mulai membaik.

    Altcoin Season Index tercatat naik sekitar 11,11% dalam satu minggu terakhir, yang menunjukkan bahwa sebagian investor mulai mengalihkan modal dari Bitcoin ke aset kripto alternatif.

    Namun demikian, indikator teknikal seperti Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di atas level 70, yang mengindikasikan kondisi overbought atau jenuh beli dalam jangka pendek.

    Artinya, meskipun tren masih bullish, potensi volatilitas tetap cukup tinggi.

    Potensi Target Harga Selanjutnya

    Jika momentum beli tetap kuat setelah listing Kraken resmi aktif, harga Pi berpotensi melanjutkan reli menuju zona $0,30 hingga $0,35.

    Level tersebut menjadi target jangka pendek berikutnya yang banyak dipantau oleh trader.

    Namun, pasar juga harus mewaspadai potensi koreksi jika tekanan jual meningkat.

    Data on-chain menunjukkan bahwa lebih dari 450 juta token PI saat ini berada di berbagai exchange, yang dapat menjadi sumber likuiditas sekaligus potensi tekanan jual.

    Jika harga turun dan gagal bertahan di atas support $0,25, pasar berpotensi mengalami koreksi cepat menuju $0,23.

    Dengan kondisi ini, arah pergerakan harga Pi dalam beberapa hari ke depan kemungkinan akan sangat dipengaruhi oleh reaksi pasar setelah listing Kraken benar-benar aktif.

    Risiko Volatilitas dan Efek “Sell the News”

    Event besar seperti listing di exchange sering kali memicu dua fase pergerakan harga.

    Pertama adalah fase akumulasi sebelum event, ketika investor membeli token untuk mengantisipasi kenaikan harga.

    Fase kedua adalah potensi “sell the news”, di mana sebagian investor menjual aset setelah event terjadi untuk merealisasikan keuntungan.

    Karena itu, trader biasanya memantau data arus masuk dan keluar token di exchange setelah listing berlangsung.

    Jika aliran dana masuk (net inflow) tetap kuat, harga berpotensi mempertahankan tren bullish.

    Namun jika banyak holder mulai memindahkan token ke exchange untuk dijual, volatilitas harga dapat meningkat secara signifikan.

    Baca Juga: Harga Pi Network Melonjak 7%, Momentum Spekulatif Dorong ke $0,232

    Prospek Jangka Pendek Pi Network

    Secara keseluruhan, lonjakan harga Pi saat ini mencerminkan reaksi pasar terhadap katalis fundamental besar, yaitu akses likuiditas baru melalui exchange besar.

    Dukungan teknikal yang kuat serta sentimen positif terhadap altcoin juga turut memperkuat momentum kenaikan.

    Namun, dengan indikator teknikal yang sudah menunjukkan kondisi overbought, pasar kemungkinan akan tetap sangat volatil dalam jangka pendek.

    Investor kini akan memantau apakah listing Kraken mampu menghadirkan arus pembelian baru yang berkelanjutan, atau justru memicu aksi ambil untung setelah reli besar yang terjadi menjelang momentum tersebut.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com