Tag: Pi Network

  • Pi Network Kian Tertekan, Waspadai Token Unlock Lanjutan!

    Harga Pi Network (PI) kembali mencatat penurunan signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, token ini melemah sebesar 2,07% ke level $0,263, memperpanjang koreksi mingguan hingga 26,5%.

    Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi faktor fundamental, teknikal, hingga sentimen pasar kripto secara luas.

    Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh Tertekan Aksi Whale, Potensi ke Depan?

    Token Unlock 160 Juta PI

    Salah satu faktor terbesar penurunan harga PI berasal dari token unlock yang terjadi pada 23 September 2025 lalu.

    Sebanyak 160 juta PI resmi beredar di pasar, memperluas suplai sirkulasi sekitar 1,9%. Peristiwa ini datang hanya sehari setelah likuidasi derivatif PI senilai $43 juta, yang menambah tekanan jual besar-besaran.

    Token unlock sering kali menjadi momen rawan karena banyak pemegang awal, khususnya para penambang dan trader lama, yang memanfaatkan kesempatan untuk mengunci keuntungan.

    Dampaknya, suplai melonjak sementara permintaan tidak mampu mengimbangi. Hal ini terlihat dari volume perdagangan 24 jam PI yang anjlok 44,8% ke $22,5 juta.

    Kekhawatiran belum berhenti di sini. Pasar kini menyoroti jadwal unlock berikutnya sebanyak 13 juta PI pada 1 Oktober 2025.

    Jika harga tidak mampu bertahan di atas $0,25, analis memperingatkan potensi penurunan lebih dalam.

    Sinyal Teknis: Tren Bearish Semakin Menguat

    Dari sisi teknikal, kondisi PI terlihat rapuh. Beberapa indikator utama menunjukkan bahwa harga berada dalam fase bearish:

    • Support penting $0,2856 (7-day SMA) berhasil ditembus.
    • Rata-rata pergerakan 30-hari (EMA) di $0,331 juga gagal dipertahankan.
    • Analisis Fibonacci menempatkan support berikutnya di kisaran $0,223, yang menjadi level kunci untuk mengukur kekuatan pasar.

    Selain itu, indikator MACD histogram di -0,0087 menegaskan momentum bearish. Sementara RSI turun ke 29,09, menandakan kondisi oversold.

    Biasanya, level ini bisa memicu technical rebound. Namun, likuiditas PI yang tipis (rasio turnover 1,04%) membuat pergerakan harga berpotensi lebih volatil.

    Analis mencatat, penutupan di atas $0,29 (level Fibonacci 23,6%) dapat membuka peluang untuk reli jangka pendek.

    Namun selama tekanan suplai terus berlangsung, kenaikan tersebut kemungkinan hanya bersifat sementara.

    Sentimen Pasar Kripto Ikut Memberatkan

    Kondisi pasar kripto global turut menekan performa PI. Saat ini, Bitcoin dominance naik ke 57,82%, sementara indeks ketakutan dan keserakahan kripto (Crypto Fear & Greed Index) turun ke 34/100 (zona “Fear”).

    Dalam situasi risk-off seperti ini, investor cenderung memilih aset besar seperti Bitcoin, bukan altcoin berisiko tinggi.

    Akibatnya, Pi Network mengalami underperformance dibanding altcoin lain yang justru mencatat rotasi dana sebesar 4,84% dalam 24 jam terakhir.

    Lebih buruk lagi, minimnya utilitas nyata PI di luar ekosistem mining serta ketiadaan listing di bursa utama seperti Binance dan Coinbase membuat proyek ini semakin rentan.

    Aktivitas sosial juga merosot tajam, dengan volume percakapan komunitas turun 63% dibanding puncaknya pada Juli 2025.

    Prospek ke Depan: Waspadai Support US$0,223

    Dalam tiga bulan terakhir, Pi Network sudah anjlok hampir 49%, memperlihatkan tren pelemahan jangka menengah.

    Walaupun kondisi oversold memberi sinyal kemungkinan pantulan harga, tekanan dari suplai baru membuat investor harus ekstra waspada.

    Faktor utama yang perlu diperhatikan adalah:

    1. Apakah harga mampu bertahan di atas $0,223 sebelum token unlock berikutnya.
    2. Arah harga Bitcoin yang saat ini berjuang mempertahankan level $113.000. Jika BTC kembali reli, aliran dana ke altcoin berpotensi pulih, termasuk ke PI.

    Baca Juga: Sinyal Migrasi Pi Network Kedua 2025: Komunitas Pi Antusias tapi?

    Penurunan harga Pi Network saat ini bukan hanya dampak teknis, melainkan kombinasi faktor fundamental berupa token unlock masif, lemahnya indikator teknikal, hingga sentimen pasar yang risk-off.

    Bagi investor jangka pendek, PI mungkin menawarkan peluang spekulatif jika terjadi rebound teknikal. Namun, bagi pemegang jangka panjang, volatilitas dan jadwal unlock mendatang menambah risiko signifikan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kehilangan Momentum, Harga Pi Coin Terseret Arus Koreksi Pasar

    Pi Coin (PI) yang sempat menarik perhatian komunitas kripto kini menghadapi tekanan harga yang tidak ringan.

    Namun dengan melihat data terkini dari CoinMarketCap, kita melihat tren penurunan yang memicu berbagai pertanyaan.

    Apakah ini hanya koreksi jangka pendek, atau sinyal masalah fundamental dalam proyek Pi?

    Baca Juga: Harga Pi Coin Melonjak 16%, Akumulasi Whale Dorong Sentimen Bullish

    Data Pasar Pi Coin

    Menurut data CoinMarketCap pada Sabtu (27/9), harga PI saat ini berada di kisaran $0,266126 per koin. Kapitalisasi pasar berada di sekitar $2,181,323,054 (± $ 2,18 miliar)

    Sementara itu, volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $65,740,466 dengan jumlah supply yang beredar 8,196,568,647 PI dari total maksimum 100 miliar PI.

    Dengan kondisi ini, harga Pi Coin melemah sekitar -4,15 % dalam sehari. Melihat angka-angka tersebut, jelas bahwa Pi sedang berada dalam fase tekanan pasar.

    Volume masih cukup tinggi, yang menunjukkan bahwa ada aktivitas jual-beli yang aktif, bukan pasar mati. Namun, tekanan jual tampak mendominasi.

    Analisis Penurunan: Kenapa Pi Tertekan?

    1. Koreksi Teknis & Overbought

    Sebelumnya, Pi sempat berada dalam fase apresiasi yang kuat. Setelah bergerak naik secara agresif, pasar biasanya membutuhkan “tiriskan keuntungan” (profit taking).

    Pi tampaknya berada dalam fase di mana sebagian investor besar memilih untuk menjual sebagian posisi mereka, memicu koreksi.

    2. Ketidakpastian Roadmap & Adopsi

    Meskipun komunitas Pi besar dan antusias, masih ada keraguan terkait kapan dan sejauh mana Pi akan masuk ke layanan nyata (mainnet penuh, aplikasi, pengintegrasian ke ekosistem DeFi, dsb.).

    Jika implementasi proyek bergerak lambat, kepercayaan investor dapat terkikis.

    3. Supply Besar & Tekanan Emisi

    Jumlah total PI sangat besar (100 miliar), dan masih banyak token yang belum beredar atau akan dilepas (unlock).

    Bila jadwal unlock besar-besaran sudah dekat atau diumumkan, hal itu bisa memicu tekanan jual tambahan saat pemegang token ingin merealisasikan untung sebelum likuiditas menipis.

    4. Perbandingan dengan Aset Kripto Lain

    Investor kripto kerap membandingkan risiko dan potensi pada banyak proyek. Bila ada proyek baru dengan utilitas yang lebih jelas atau hype tinggi (misalnya DeFi baru, token AI, dsb.), sebagian modal dapat bergeser dari Pi ke alternatif.

    Beberapa artikel sudah memprediksi bahwa Pi akan tertinggal di belakang proyek yang dianggap lebih “riil” seperti Remittix.

    5. Sentimen Pasar Umum & Eksternal

    Tekanan makroekonomi seperti kenaikan suku bunga, kebijakan moneter negara maju, serta regulasi kripto semakin ketat juga membebani pasar aset digital secara umum.

    Pi sebagai token yang relatif “baru” menjadi lebih sensitif terhadap sentimen eksternal dibanding aset besar seperti ETH atau BTC.

    Titik Support & Level yang Perlu Diwaspadai

    Beberapa zona yang patut dipantau:

    • Support kuat: Jika Pi terus menurun, zona support teknis bisa muncul di sekitar $0,24–0,25. Bila kawasan ini tembus, kemungkinan penurunan lebih lanjut ke sekitar $ 0,20 bisa terjadi.
    • Resistensi kunci: Untuk rebound yang sehat, Pi harus bisa melewati resistensi di kisaran $0,30 jika tersentuh dan bertahan di atasnya, momentum positif dapat kembali muncul.
    • Volume & likuiditas: Penting untuk melihat apakah volume beli meningkat saat harga mencoba naik. Tanpa dukungan volume, reli bisa cepat pupus.

    Peluang & Prospek ke Depan

    Walaupun berada dalam tekanan, Pi masih menyimpan beberapa peluang:

    1. Potensi rebound (oversold bounce)
      Bila koreksi terlalu dalam dan investor menganggap harga sudah “diskon”, bisa ada lonjakan pembelian kembali yang memicu reli jangka pendek.
    2. Implementasi fitur & adopsi nyata
      Bila tim pengembang Pi bisa mempercepat peluncuran aplikasi, integrasi ke DeFi, dan kemitraan strategis, hal ini bisa memulihkan kepercayaan pasar.
    3. Komunitas besar sebagai aset
      Komunitas Pi sudah besar dan kuat. Ekosistem komunitas bisa menjadi pondasi solid kalau diarahkan ke strategi monetisasi & utilitas token.
    4. Strategi tokenomics & penguncian (lock-up)
      Bila ada kebijakan membatasi pelepasan token baru (unlock) atau menambah mekanisme deflasi (burn, penguncian), tekanan jual bisa dikendalikan.

    Namun, risiko tetap nyata. Bila koreksi semakin dalam dan menembus support kuat, bisa terjadi “kejatuhan teknis”.

    Bila roadmap dan realisasi terus lambat, investor besar bisa kehilangan kesabaran dan keluar. Selain itu, tekanan eksternal (pasar kripto global, regulasi, suku bunga) bisa memperparah penurunan.

    Baca Juga: Lima Penyebab Harga Pi Coin Turun Drastis

    Pi Coin kini berada di persimpangan yang krusial. Penurunan harga lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir mencerminkan tekanan signifikan dari sisi pasar, kemungkinan profit taking, dan ketidakpastian seputar utilitas.

    Namun, dengan komunitas besar dan potensi adopsi jika roadmap dijalankan dengan baik, masih ada ruang untuk rebound.

    Bagi investor, kehati-hatian sangat penting: pantau zona support-resistensi, volume perdagangan sebagai sinyal validitas pergerakan, dan berita seputar implementasi Pi.

    Untuk Pi sendiri, tantangan terbesar adalah membuktikan bahwa ia bukan hanya “token hype”, tetapi proyek dengan utilitas nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Lima Penyebab Harga Pi Coin Turun Drastis

    Pi Coin (PI), token dalam ekosistem Pi Network, baru-baru ini menunjukkan tekanan korektif yang cukup signifikan.

    Meskipun sempat mencuri perhatian dengan potensi dan visinya, tren harga terakhir mengundang pertanyaan: seberapa dalam pelemahan ini, apa pemicunya, dan bagaimana prospeknya ke depan?

    Data Pasar Terbaru & Statistik Penting

    Berdasarkan data CoinMarketCap per hari ini, harga Pi (PI) berada di kisaran $0,2638 (turun sekitar –4,87 % dalam 24 jam).

    Kapitalisasi pasarnya mencapai sekitar $2,16 miliar dan berada di peringkat #48–49 di antara semua token kripto. Jumlah supply yang beredar: 8,196,568,647 PI dari total maksimum 100 miliar PI.

    Sedangkan volume perdagangan dalam 24 jam tercatat sekitar $64,58 juta, menunjukkan likuiditas yang cukup substansial.

    Di sisi lain, menurut CoinGecko, penurunan 7-hari terakhir Pi tergolong tajam: sekitar –26,7 %. Dengan demikian, tekanan jual jangka pendek sudah terlihat nyata.

    Faktor Pemicu Penurunan

    Menelaah lebih dalam, beberapa faktor tampak berkontribusi terhadap tekanan harga Pi:

    1. Volatilitas Alamiah Kripto & Koreksi Teknikal

    Setelah apresiasi sebelumnya, harga kripto umumnya rentan mengalami “tiriskan keuntungan” (profit taking). Pi, yang belum memiliki likuiditas sebesar Ethereum atau Bitcoin, lebih sensitif terhadap aksi jual besar. Koreksi teknikal ini bisa memicu gelombang jual berantai.

    2. Supply vs Demand & Distribusi Token

    Jumlah supply maksimum PI sangat besar (100 miliar). Saat supply makin bertambah atau token yang terkunci dilonggarkan (token unlock), tekanan pasokan bisa meningkat, mendorong harga turun bila permintaan tidak seimbang. Beberapa analisis memperingatkan bahwa “token unlock” yang akan datang dapat memicu tekanan jual tambahan.

    3. Kepercayaan Investor & Sentimen Publik

    Ketidakpastian terhadap kecepatan adopsi, layanan ekosistem, dan roadmap teknis mampu memicu ketidakpercayaan.

    Bila komunitas atau investor mulai berpikir bahwa pertumbuhan tidak sesuai ekspektasi, mereka bisa menjual asetnya menjelang potensi kerugian lebih besar.

    4. Fase Launch & Likuiditas Belum Sepenuhnya Matang

    Pi Network relatif baru masuk ke ekosistem token perdagangan (listing exchanges). Sebelum ekosistem transaksi dan utilitas token stabil, harga lebih mudah terpengaruh arus modal spekulatif.

    Banyak pengguna masih memindahkan token ke mainnet atau menyelesaikan KYC, yang berarti sebagian supply belum aktif diperdagangkan penuh.

    5. Perbandingan dengan Proyek Kripto Lain

    Artikel ulasan pasar terkini menyebut bahwa Pi berada dalam posisi “statik”, sementara proyek baru seperti Remittix lebih menarik investor dalam hal utilitas nyata dan roadmap jelas.

    Hal ini dapat mengalihkan arus dana ke proyek-proyek yang dianggap punya potensi lebih “riil”.

    Analisis Teknis & Proyeksi

    Dari sisi teknikal, penurunan mingguan ~26,7 % menunjukkan momentum bearish jangka menengah.

    Titik support penting berada di kisaran $0,25-0,28. Bila harga memecahkan zona ini, kemungkinan melakukan retrace ke area lebih rendah. Jika muncul sentimen positif, potensi rebound bisa menguji kembali resistensi di level $0,35-0,40.

    Beberapa analis bahkan memberikan ramalan berupa pandangan “lemah” hingga “moderate bullish” tergantung keberhasilan ekosistem. Ada yang mengkira Pi bisa menembus $0,55 di akhir 2025 jika banyak faktor mendukung.

    Namun, risikonya nyata: bila volume tetap menyusut, utilitas belum terbukti, dan supply baru dilepas, harga bisa kembali ke zona $0,20-0,30.

    Implikasi untuk Investor & Pengguna Pi

    • Manajemen Risiko — Bagi investor yang masuk di harga tinggi, penurunan ini menunjukan pentingnya punya “stop loss” dan batas toleransi kerugian.
    • Pentingnya Utilitas Token — Pi harus membuktikan bahwa tokennya digunakan dalam aplikasi nyata (ekonomi, transaksi, dApps) agar tidak sekadar spekulasi.
    • Memantau Token Unlock & Emisi — Perlu diwaspadai jadwal pelepasan token baru (unlocking) yang bisa menaikkan pasokan dan menekan harga.
    • Keterlibatan Komunitas & Adopsi — Komunitas kuat dan adopsi nyata—misalnya merchant yang menerima Pi—akan menjadi fondasi agar harga tidak mudah jatuh.

    Baca Juga: Diterjang Isu Keamanan, Pi Coin Pantang Lempar Handuk Putih

    Penurunan harga Pi Coin baru-baru ini menggarisbawahi bahwa token baru dengan potensi besar sekalipun tak kebal terhadap tekanan pasar.

    Dengan supply besar, utilitas yang belum sepenuhnya matang, dan sensitif terhadap sentimen pasar, Pi saat ini sedang diuji dalam fase likuiditas dan kepercayaan.

    Bagi investor dan pengamat kripto, ini saat kritis: apakah Pi mampu melewati tekanan ini dengan roadmap yang terbukti? Atau apakah ia akan menjadi korban overhype awal?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Jatuh Tertekan Aksi Whale, Potensi ke Depan?

    Pi Network (PI), token yang sebelumnya banyak diperbincangkan di ekosistem kripto, kembali mengalami tekanan tajam dalam beberapa hari terakhir.

    Harga Pi Coin sempat merosot ke level $ 0,2552 pada 22 September 2025 yang menjadi titik rekor “terendah” setelah menembus beberapa level support penting seperti $0,60, $0,40 dan $0,30.

    Tapi di balik kejatuhan ini, muncul sinyal-sinyal bahwa whale (pemilik besar) mulai bergerak, dan sejumlah analis menaruh harapan bahwa PI bisa mencoba rebound menuju $ 1, meski ini bukan skenario yang mudah.

    Baca Juga: Harga Pi Coin Melonjak 16%, Akumulasi Whale Dorong Sentimen Bullish

    Salah satu hambatan terbesar bagi harga PI saat ini adalah unlock token besar-besaran yang akan segera dilepas ke pasar.

    Dalam 30 hari ke depan, 137.272.722,32 PI direncanakan akan dibuka (unlocked), dengan estimasi nilai $ 38,88 juta berdasar harga saat ini.

    Dua unlock terbesar diprediksi terjadi pada 1 dan 4 Oktober 2025, yang secara kumulatif akan menghadirkan sekitar 25 juta PI tambahan ke pasar.

    Hal ini diyakini menjadi salah satu penyebab kegagalan breakout ke $0,29 karena tekanan jual dari pemilik token lama (vested) terlalu besar untuk diabsorpsi.

    Tekanan jual dari unlock ini makin memperburuk sentimen ketika dukungan teknis gagal bertahan. Jika harga gagal menahan wilayah $0,30, kemungkinan penurunan lebih lanjut ke area $0,10 mulai dianggap realistis oleh sebagian analis.

    Aksi Whale & Sinyal Pemulihan

    Meskipun tekanan besar dari unlock dan penurunan pasar, ada indikasi bahwa whale mulai melakukan akumulasi selektif pada level rendah.

    Di chart 1 jam, indikator Chaikin Money Flow (CMF) menunjukkan arus masuk dana (positive money flow) di kisaran 0,12—menandakan bahwa whale mungkin tengah “menyerap” tekanan jual.

    Namun, ini baru tampak di timeframe pendek; secara jangka panjang, sentimen whale terhadap PI masih masuk dalam wilayah netral.

    Untuk relokasi ke $1, PI harus memicu minat besar (whale + listing bursa besar) serta pemulihan fundamental.

    Beberapa faktor pendorong yang bisa membantu:

    • Listing di platform besar seperti Binance, KuCoin, atau HTX, yang bisa menambah likuiditas dan kepercayaan pasar.
    • Kemajuan ekosistem Pi Network, seperti integrasi dengan aplikasi nyata, peningkatan utilitas token, serta adopsi lebih luas.
    • Sentimen positif pasar kripto secara umum — apabila pasar altcoin kembali reli, PI berpotensi ikut terbawa arus.

    Skenario Harga & Risiko yang Harus Diwaspadai

    Skenario Bullish

    Jika tekanan jual akibat unlock bisa diimbangi dengan permintaan baru (whale + listing + adopsi), PI mungkin memiliki ruang untuk rebound menuju $ 0,47–$ 0,64, dan dalam skenario ekstrem (optimis) menuju $ 1.

    Namun, untuk mencapai $1, kapitalisasi pasar PI harus ditingkatkan secara dramatis dengan asumsi bahwa pasar dan listing baru mampu mendukung penetrasi tersebut.

    Skenario Bearish & Risiko

    Di sisi sebaliknya, jika unlock terus menekan dan tidak ada akumulasi baru yang cukup, harga bisa melemah lebih jauh ke $0,20 atau bahkan $0,10. Beberapa risiko utama:

    • Tekanan jual berkelanjutan dari token unlock: pemilik lama yang ingin likuiditas akan menjual ketika token unlocked.
    • Kegagalan breakout: jika resistance $0,29 tidak mampu ditembus, investor bisa kehilangan keyakinan dan meninggalkan posisi.
    • Tergantung listing & likuiditas: tanpa listing di bursa besar atau pasar yang dalam, rebound besar sulit terwujud.
    • Pasar kripto lebih luas melemah: PI bukan aset blue chip, sehingga sangat rentan terseret jika pasar utama (BTC, ETH) koreksi.

    Rekomendasi

    Pi Coin sedang berada di persimpangan krusial. Di satu sisi, unlock token besar-besaran menjadi beban yang nyata bagi harga.

    Di sisi lain, aksi akumulasi whale dan potensi listing besar membentuk harapan bahwa rebound bisa terjadi.

    Namun, untuk reli ke $ 1, perjalanan masih panjang dan penuh rintangan—harus ada katalis kuat, baik dari sisi teknis, adopsi, maupun likuiditas pasar. Investor harus sangat berhati-hati dan disiplin dalam manajemen risiko jika ingin memposisikan diri di PI.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geger! Pi Network Umumkan Pembaruan Besar, Tapi Harga Token Anjlok

    Pi Network kembali jadi sorotan setelah meluncurkan Pembaruan Versi 23, yang disebut-sebut sebagai titik balik penting dalam perjalanannya menuju blockchain yang sepenuhnya terverifikasi.

    Sayangnya, di tengah gebrakan teknologi ini, harga token PI justru terpuruk mendekati level terendah sepanjang masa.

    KYC Jadi Bagian dari Protokol

    Pembaruan ini mengubah cara kerja Pi Network secara fundamental. Untuk pertama kalinya, verifikasi identitas (KYC) bukan hanya fitur aplikasi, melainkan ditulis langsung ke dalam protokol blockchain.

    Berdasarkan kerangka Stellar v23 yang telah dimodifikasi, sistem ini menyerahkan proses verifikasi ke platform asli Pi dan mitra eksternal yang disetujui komunitas. Menurut Tim Inti, langkah ini akan memangkas kerumitan KYC yang selama ini menjadi hambatan.

    Hingga kini, hampir 15 juta akun sudah diverifikasi, dan pengembang yakin peningkatan ini akan mempercepat adopsi bisnis yang menuntut standar kepatuhan ketat sebelum menerima pembayaran kripto.

    Dampak ke Pengguna

    Peluncuran dilakukan bertahap, dengan kemungkinan gangguan layanan singkat. Tim pengembang menegaskan semua perubahan ini akan diumumkan terlebih dahulu, baik ke pengguna maupun mitra pihak ketiga.

    Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan lapisan identitas berbasis komunitas yang dipercaya regulator, tanpa ketergantungan pada satu otoritas tunggal.

    Harga PI Tetap Tertekan

    Meski inovasi ini terdengar menjanjikan, pasar tampaknya belum percaya diri. Setelah sempat melonjak di atas $0,40 pada Agustus, harga PI kini merosot di bawah $0,35 — hanya sedikit di atas rekor terendah $0,33, dan sudah turun lebih dari 88% dari puncak Februari.

    Tekanan jual juga makin berat karena adanya rilis dua gelombang token besar, yakni 12,3 juta koin pada 6 September dan 9,9 juta pada 11 September. Para trader kini menunggu akhir bulan untuk melihat apakah kelebihan suplai bisa mereda dan membuka peluang pemulihan.

    Jalan Panjang ke Adopsi Global

    Dilaporkan Coindoo, Pi Network berkeyakinan bahwa integrasi KYC ke dalam protokol akan menjadi kunci utama menuju adopsi massal, terutama di tengah meningkatnya tuntutan regulasi global. Namun, skeptisisme investor masih tinggi, dan grafik harga menunjukkan kepercayaan pasar belum sejalan dengan ambisi proyek.

    Untuk saat ini, Pi Network bertaruh bahwa membangun reputasi sebagai blockchain “ramah regulator” pada akhirnya akan berbuah utilitas nyata — meski tokennya masih terus tertekan.

    Baca juga: Pembaruan Pi Network: Fokus Beralih dari Spekulasi ke Utilitas Nyata


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Token PI Catat Sejarah dengan ETP Pertama di Eropa, Harga Bisa Naik?

    Token PI akhirnya mendapatkan tonggak bersejarah dalam perjalanannya. Valour Inc., anak perusahaan DeFi Technologies yang terdaftar di Nasdaq, mengumumkan peluncuran produk yang diperdagangkan di bursa (Exchange Traded Product/ETP) untuk token PI di Swedia.

    Dilaporkan Cryptopolitan, ini adalah pertama kalinya token jaringan PI hadir dalam bentuk ETP, membuka akses baru bagi investor Eropa untuk mendapatkan eksposur yang aman dan teregulasi.

    ETP Pertama untuk Token PI

    Menurut pengumuman resmi, Valour meluncurkan ETP berdenominasi Krona Swedia (SEK) di Pasar Saham Spotlight Swedia. Produk ini memiliki nomor identifikasi (ISIN) CH1108681540 dengan biaya pengelolaan 1,9%. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Valour yang memperkenalkan delapan ETP baru sekaligus, termasuk untuk Mantle, Celestia, Ondo Finance, Cronos, Shiba Inu, VeChain, dan Ethena.

    Baca juga: Pembaruan Pi Network: Fokus Beralih dari Spekulasi ke Utilitas Nyata

    Dengan lebih dari 85 ETP yang sudah tercatat di berbagai bursa Eropa seperti Börse Frankfurt, Euronext Paris dan Amsterdam, serta SIX Swiss Exchange di Swiss, Valour menegaskan posisinya sebagai penerbit utama ETP aset digital di kawasan tersebut.

    Elaine Buehler, Kepala Produk Valour, menekankan bahwa peluncuran ini mencerminkan strategi perusahaan dalam menyeimbangkan antara token infrastruktur inti dan proyek-proyek baru yang sedang berkembang. Sementara itu, Johanna Belitz, Kepala Valour Nordik, menyebut bahwa permintaan investor di kawasan Nordik mendorong lahirnya produk ini, karena mereka mencari akses yang mudah, aman, dan transparan ke aset digital.

    Harapan Kebangkitan untuk Token PI

    Bagi PI Network, peluncuran ETP ini bisa menjadi momentum penting setelah periode sulit yang penuh kontroversi. Selama tiga bulan terakhir, harga PI anjlok lebih dari 50%, termasuk penurunan hampir 23% hanya dalam 30 hari terakhir. Dari puncaknya di $2,981 pada Februari 2025, harga PI kini berada di kisaran $0,3427.

    Meski demikian, kabar tentang ETP ini memunculkan optimisme di kalangan pemegang token, yang menganggapnya sebagai sinyal positif terhadap keberlanjutan proyek. Pasalnya, sejak lama PI menghadapi kritik keras terkait penundaan peluncuran mainnet, keterbatasan adopsi, hingga tudingan “scam” dari CEO Bybit. Ditambah lagi, absennya PI di bursa-bursa utama seperti Binance semakin menekan harganya.

    Kini, dengan eksposur regulasi yang lebih jelas melalui ETP, PI berpotensi menarik minat investor institusional maupun ritel, sehingga bisa menjadi katalis untuk pemulihan harga.

    Pasar Kripto Menguat, Dipimpin Solana

    Sementara itu, kondisi pasar kripto secara keseluruhan sedang berada dalam mode kebangkitan setelah “flash crash” baru-baru ini yang sempat menjatuhkan Bitcoin di bawah $110.000. Dalam 24 jam terakhir, grafik mayoritas aset digital kembali menghijau.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 28 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Kamis, 28 Agustus 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Solana (SOL) menjadi bintang utama dengan kenaikan lebih dari 8% hingga menyentuh kembali level $210. Token besar lainnya seperti Bitcoin, Ethereum, BNB, DOGE, dan Cardano juga mencatatkan penguatan bervariasi.

    Menariknya, beberapa token lain yang baru saja diluncurkan Valour sebagai ETP justru menunjukkan performa lebih baik dibanding PI. Cronos (CRO) bahkan melonjak 33% setelah kabar bahwa Trump Media berencana meluncurkan perusahaan perbendaharaan kripto bersama Crypto.com untuk mengakuisisi CRO.

    Sementara itu, Celestia (TIA) naik 3,24%, Mantle (MNT) 4%, Ondo Finance (ONDO) 2,78%, Shiba Inu (SHIB) 2,10%, dan VeChain (VET) 2,34%. Hanya Ethena (ENA) yang turun tipis kurang dari 1%.

    Baca juga: Sinyal Migrasi Pi Network Kedua 2025: Komunitas Pi Antusias tapi?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Sinyal Migrasi Pi Network Kedua 2025: Komunitas Pi Antusias tapi?

    Komunitas Pi Network kembali ramai diperbincangkan setelah seorang moderator jaringan mengisyaratkan adanya kemungkinan migrasi kedua ke mainnet pada tahun 2025. Migrasi ini disebut-sebut akan menargetkan penyelesaian bonus rujukan yang macet serta saldo KYC pengguna yang hingga kini masih tertunda.

    Migrasi pertama Pi Network telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir dengan memindahkan saldo terverifikasi dari testnet ke mainnet. Namun, sejumlah akun—terutama yang terkait bonus rujukan dan verifikasi identitas—belum sepenuhnya mendapatkan akses token mereka. Migrasi kedua dipandang sebagai langkah penting untuk membuka kembali akses tersebut dan menambah likuiditas di ekosistem Pi.

    Potensi Dampak Pasar

    Dilaporkan Blocknews, analis memperingatkan bahwa rilis massal token dalam jumlah besar berpotensi menekan harga Pi yang saat ini diperdagangkan di kisaran US$0,30–US$0,40. Jika terlalu banyak token dilepas sekaligus, pasar dikhawatirkan akan mengalami tekanan jual besar-besaran yang bisa melemahkan stabilitas jangka panjang. Beberapa pihak menyarankan agar distribusi dilakukan secara bertahap untuk menjaga nilai aset.

    Baca juga: Pi Network Buka 276 Juta Token dan Momentum Harga Menguat

    Upaya Bangun Utilitas

    Terlepas dari perdebatan soal migrasi, tim inti Pi terus mendorong peningkatan utilitas jaringan. Salah satunya melalui Pi Hackathon 2025 yang mengundang pengembang membangun aplikasi terdesentralisasi (dApps) langsung di ekosistem Pi. Langkah ini diharapkan mendorong penggunaan nyata Pi di luar sekadar aset hasil penambangan.

    Selain itu, Pi juga dikaitkan dengan potensi masuk ke pasar aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang ditokenisasi. Mitra infrastruktur Pi, Stellar, baru-baru ini bergabung dengan Asosiasi ERC-3643 untuk regulasi tokenisasi, membuka peluang bagi Pi untuk menjajaki integrasi dengan proyek blockchain institusional.

    Reaksi Komunitas

    Respon komunitas Pi Network masih terbagi dua. Sebagian menyambut antusias kemungkinan migrasi baru yang bisa membuka bonus rujukan mereka, sementara lainnya tetap skeptis karena belum ada konfirmasi resmi dari tim inti. Di sisi lain, langkah Pi memperkuat aspek keamanan seperti dorongan penggunaan autentikasi dua faktor dianggap sebagai sinyal adanya persiapan besar di balik layar.

    Dengan jutaan pengguna di seluruh dunia, hackathon yang sedang berjalan, serta rumor migrasi kedua, Pi Network tampak bersiap untuk fase penting dalam perjalanan ekosistemnya. Jika benar terealisasi pada 2025, migrasi kedua ini bisa menjadi momentum besar bagi adopsi Pi atau justru ujian berat untuk menjaga kestabilan pasar dan kepercayaan komunitas.

    Baca juga: Pembaruan Pi Network: Fokus Beralih dari Spekulasi ke Utilitas Nyata


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pembaruan Pi Network: Fokus Beralih dari Spekulasi ke Utilitas Nyata

    Kegembiraan komunitas Pi Network sempat memuncak menjelang 15 Agustus 2025, dipicu oleh rumor mengenai potensi pencatatan Pi di Binance. Namun, setelah tanggal tersebut berlalu tanpa pengumuman resmi, antusiasme itu mulai mereda. Meski begitu, fokus diskusi kini bergeser dari sekadar spekulasi harga ke arah utilitas nyata dan masa depan ekosistem Pi.

    Mengapa Binance Belum Melangkah?

    Menurut analis kripto Dr. Altcoin, Binance sejatinya menyadari kekuatan komunitas Pi dan potensi jangka panjangnya. Namun, bursa global tersebut menahan diri karena masih menunggu kejelasan lebih lanjut dari Pi Core Team (PCT).

    PCT sendiri sedang menyelesaikan peta jalan Open Mainnet, memperkuat tokenomik, melakukan uji stres, serta menyempurnakan performa blockchain. Dr. Altcoin menegaskan bahwa langkah hati-hati ini merupakan strategi untuk membangun kepercayaan dan stabilitas ekosistem.

    “Alih-alih mengejar sensasi jangka pendek, Pi berfokus memastikan ekosistemnya siap untuk pertumbuhan berkelanjutan,” jelas Dr. Altcoin.

    Baca juga: Pi Network Turun ke $0,35: Masih Adakah Harapan Setelah Anjlok 14%?

    Katalis Potensial untuk Pergerakan Selanjutnya

    Dilaporkan Coindoo, meski pencatatan di Binance belum terwujud, beberapa faktor dinilai dapat mendukung momentum harga Pi menjelang akhir Agustus:

    • Tekanan pasokan berkurang – Laju pembukaan token bulanan akan melambat sekitar 30%, mengurangi tekanan jual.
    • Ekspansi ekosistem – Investasi di OpenMind serta startup lain yang didukung Pi memperkuat nilai jangka panjang.
    • Kasus penggunaan bertenaga AI – Pertumbuhan Pi AI App Studio menambah aplikasi praktis yang memperluas utilitas token.
    • Peningkatan protokol – Integrasi dengan Soroban, platform smart contract milik Stellar, akan memperluas kemampuan teknis Pi.

    Kesabaran Lebih Penting daripada Hype

    Sebagian anggota komunitas Pi, atau Pioneers, memang berharap pada lonjakan instan lewat pencatatan di bursa besar. Namun, para analis menegaskan bahwa nilai sejati Pi terletak pada adopsi bertahap dan pengembangan ekosistem yang berkelanjutan.

    Dengan menekankan inklusivitas dan fondasi yang kokoh, Pi Network berusaha membangun daya tahan jangka panjang yang tidak hanya bertumpu pada spekulasi pasar semata.

    Baca juga: Pi Network Buka 276 Juta Token dan Momentum Harga Menguat


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network Buka 276 Juta Token dan Momentum Harga Menguat

    Pi Network, yang selama bertahun-tahun kerap diselimuti skeptisisme karena penundaan peluncuran dan janji yang belum terpenuhi, kini memasuki babak baru. Peluncuran Open Mainnet pada Februari lalu menjadi titik balik penting bagi proyek ini.

    Dengan peralihan dari ekosistem tertutup ke ekosistem yang terhubung ke jaringan eksternal, Pi Network kini memungkinkan transaksi lintas platform, penerapan aplikasi terdesentralisasi (dApps), utilitas pertukaran, hingga interoperabilitas yang lebih luas.

    Sejak peluncuran tersebut, lebih dari 13 juta pengguna telah memigrasikan akun mereka ke mainnet. Kini, proyek ini bersiap menghadapi momen besar: rilis 276 juta token PI pada bulan ini, setara sekitar 3,5% dari total pasokan yang beredar.

    Apakah Rilis Token Akan Tekan Harga?

    Dilaporkan Coindoo, sejarah menunjukkan, pembukaan kunci token dalam jumlah besar sering memicu tekanan harga. Pada rilis sebelumnya, Pi sempat terkoreksi hingga 34% dalam dua bulan. Namun, kondisi kali ini berbeda. Dalam sepekan terakhir, harga PI justru menguat 10%, didorong oleh peningkatan aktivitas penambangan melalui ponsel dan model platform yang berfokus pada pengguna mobile.

    Baca juga: Harga Pi Network Akhirnya Naik! Apakah Ini Awal dari Altseason Baru?

    Adopsi Meningkat, Tapi Bursa Besar Masih Absen

    Pi Network terus memperkuat infrastrukturnya dengan peluncuran node publik dan pengembangan perangkat bagi komunitas developer. Fokus mereka jelas: menjadi pintu masuk kripto yang ramah seluler untuk pengguna baru.

    Namun, tantangan terbesar tetap ada — minimnya akses di bursa utama. Saat ini, PI dapat diperdagangkan di OKX dan Bitget, tetapi belum masuk ke bursa besar seperti Binance atau Coinbase. Alasan utamanya meliputi isu tata kelola, utilitas token, dan kepatuhan regulasi.

    Tanpa dukungan bursa utama, likuiditas dan adopsi PI akan tetap terbatas, meskipun basis komunitasnya sangat aktif. Jika nantinya berhasil tercatat di bursa global besar, Pi Network berpotensi bertransformasi dari proyek komunitas menjadi pemain besar di pasar kripto.

    Baca juga: Pi Network Turun ke $0,35: Masih Adakah Harapan Setelah Anjlok 14%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Coin Melonjak 16%, Akumulasi Whale Dorong Sentimen Bullish

    Pi Coin (PI) kembali mencatat reli signifikan, naik lebih dari 25% dalam sepekan terakhir dan 16% hanya dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data pasar, PI saat ini diperdagangkan di kisaran $0,4295 dengan kapitalisasi pasar mencapai $3,35 miliar dan volume perdagangan harian lebih dari $204 juta. Kenaikan ini dipicu kombinasi faktor spekulasi bullish, perlambatan pembukaan token, serta akumulasi besar-besaran oleh investor paus.

    Pembukaan Token Melambat, Tekanan Jual Mereda

    Saat ini, pasokan beredar Pi Coin berada di 7,8 miliar koin, atau kurang dari 8% dari total pasokan maksimum 100 miliar. Rata-rata pembukaan harian token pada Agustus tercatat 5,6 juta PI (sekitar $2,4 juta), turun dari rata-rata 7–8 juta di bulan Juni. Penurunan laju pelepasan ini mengurangi tekanan jual di pasar dalam jangka pendek.

    Namun, sepanjang Agustus ini masih akan dilepas 276 juta PI (senilai sekitar $119 juta), atau setara 3,5% dari pasokan beredar. Secara historis, pembukaan kunci besar cenderung diikuti koreksi harga – seperti pada Juli yang anjlok 13% setelah pelepasan 270 juta PI – sehingga volatilitas bulan ini masih patut diwaspadai.

    Isu Sentralisasi Masih Bayangi

    Dilaporkan Coindoo, Pi Foundation diketahui memegang 20 miliar token (20% dari total pasokan) dan memiliki kendali penuh atas pengembangan protokol. Meskipun 82% komunitas telah mendukung pencatatan PI di Binance pada awal 2025, proses tersebut belum terwujud, diduga karena masalah sentralisasi dan audit.

    Spekulasi kembali menguat setelah pembaruan dompet Pi memperkenalkan Binance Connect serta fitur P2P baru, yang dianggap sebagai sinyal potensi integrasi dengan bursa besar.

    Baca juga: Harga Pi Network Akhirnya Naik! Apakah Ini Awal dari Altseason Baru?

    Whale Serap Pasokan, Likuiditas di Bursa Menyusut

    Dompet whale terkemuka dengan alamat “GAS…ODM” dilaporkan telah mengakumulasi sekitar 350 juta PI (senilai ±$141 juta) sejak Juli, mengurangi pasokan di bursa sebesar 20%. Pola serupa pada aset dengan likuiditas rendah sering kali memicu reli besar. Namun, jika para paus mulai melepas token di kisaran $0,50, momentum bullish berisiko meredup.

    Fokus Bangun Utilitas Nyata

    Pi Network tengah berupaya mengalihkan minat dari sekadar spekulasi menuju adopsi di dunia nyata. Inisiatif seperti Pi AI Studio dan dana investasi Pi Ventures senilai $100 juta diluncurkan untuk mendorong pertumbuhan ekosistem. Meski demikian, adopsi masih terbatas, dengan hanya sekitar 21.000 aplikasi mainnet aktif dan volume transaksi yang belum masif.

    Secara teknikal, indikator menunjukkan tren positif. RSI naik dari 38 ke 59, sementara MACD tetap bullish sejak awal Agustus, menandakan fase akumulasi masih berlanjut.

    Prospek Harga Pi Coin

    • Skenario Bullish: Jika akumulasi paus berlanjut dan PI berhasil masuk bursa besar seperti Binance, harga berpotensi naik ke $0,50–$0,55 dalam waktu dekat, bahkan menguji $0,60 jika likuiditas melonjak. Pencatatan di Binance bisa mendorong reli hingga $0,70, mengikuti pola kenaikan historis pasca-listing.
    • Skenario Bearish: Jika pembukaan kunci Agustus melebihi tekanan beli atau paus mulai menjual, harga bisa terkoreksi ke kisaran $0,38–$0,36 sebelum mencoba kembali menembus level tertinggi.

    Dengan dinamika pasar yang masih didorong oleh sentimen spekulatif, investor disarankan memantau perkembangan pembukaan token, pergerakan dompet paus, dan potensi pencatatan di bursa utama sebagai indikator utama pergerakan harga selanjutnya.

    Baca juga: Pi Network Turun ke $0,35: Masih Adakah Harapan Setelah Anjlok 14%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com