Tag: Pi Network

  • DEX Pikat Whale Besar Masuk, Harga Pi Network (PI) Terkatrol ke $0,22

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 0,84% dalam 24 jam terakhir, stabil di level $0.221 dan sedikit mengungguli pergerakan pasar kripto yang turun sekitar 0,39% di periode yang sama.

    Meski kenaikannya tergolong moderat, sejumlah indikator on-chain dan sentimen pasar menunjukkan alasan kuat mengapa PI mulai menarik kembali perhatian investor.

    Dalam 24 jam terakhir, tiga faktor utama mendorong kenaikan harga PI: akumulasi besar oleh investor whale, antisipasi peluncuran DEX Pi Network, serta munculnya pola teknikal bullish.

    Kombinasi ketiganya menciptakan optimisme bahwa Pi bisa memasuki fase reversal dalam waktu dekat, meski risiko jangka pendek tetap ada.

    Baca Juga: Tekanan Menguat Jelang Token Unlock, Harga Pi Network Anjlok 2,6%

    Whale Activity: Sinyal Bullish yang Kian Menguat

    Salah satu pendorong utama pergerakan harga PI adalah meningkatnya aktivitas whale.

    Dalam sepekan terakhir, seorang whale membeli 5 juta PI, setara lebih dari $1,1 juta, menambah total kepemilikannya menjadi 376 juta PI atau sekitar $82 juta.

    Data ini sekaligus menegaskan bahwa 10 wallet teratas saat ini memegang lebih dari 52,2 miliar PI yang jika dihitung dengan nilai pasar, mencapai lebih dari $18 miliar.

    Pengaruh untuk pasar

    Akumulasi oleh whale biasa dianggap sebagai sinyal kepercayaan jangka panjang.

    Ketika investor besar menambah kepemilikannya, suplai beredar menjadi lebih terbatas, sehingga membuka jalan bagi potensi kenaikan harga jika permintaan ikut meningkat.

    Namun, struktur pasar yang sangat terkonsentrasi pada whale juga membawa risiko volatilitas ekstrem jika salah satu pemegang besar melakukan penjualan besar-besaran.

    Indikator yang perlu dipantau:

    • Aktivitas wallet besar di PiScan
    • Outflow PI dari wallet whale menuju bursa
    • Distribusi token setelah peluncuran DEX

    Peluncuran DEX Pi Network: Potensi Game Changer Namun Berisiko Mixed Impact

    Salah satu agenda terbesar Pi Network pada November adalah peluncuran DEX (Decentralized Exchange) yang dijadwalkan 20–22 November.

    Peluncuran ini menjadi tonggak penting karena akan membuka mekanisme perdagangan yang lebih transparan dan terdesentralisasi bagi komunitas Pi.

    Selain itu, Pi Network juga menyiapkan beberapa pembaruan besar seperti integrasi ISO 20022 untuk kompatibilitas sistem keuangan global; kesiapan smart contract melalui Protocol v23; dan ekosistem baru yang mendukung dApps.

    Persiapan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif, termasuk likuiditas yang meningkat; harga PI lebih mudah dalam menemukan nilai pasar sebenarnya; serta pengembang yang dapat meluncurkan produk berbasis smart contract.

    Risiko yang perlu diwaspadai:

    Bulan ini, sekitar 145 juta PI dijadwalkan akan unlock, yang berpotensi menimbulkan tekanan jual signifikan.

    Secara historis, antusiasme peluncuran fitur baru sering kali tidak mampu menahan aksi ambil untung setelah token masuk pasar.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Faktor penentu keberhasilan peluncuran DEX:

    • Volume perdagangan 24 jam pasca-launch
    • Rasio pembelian vs penjualan setelah unlock
    • Aktivitas migrasi dan KYC

    Sinyal Teknikal: Pola Reversal Mulai Terbentuk

    Secara teknikal, PI mulai menunjukkan tanda-tanda reversal bullish.

    Harga saat ini bergerak dalam pola inverse head-and-shoulders, salah satu pola pembalikan naik yang cukup kuat. Resistance terdekat berada di $0.23, yang juga bertepatan dengan posisi 50-day EMA ($0.229).

    Indikator teknikal lain:

    • RSI: 44.08 (netral–oversold, ruang naik terbuka)
    • MACD: -0.0042 (momentum mulai pulih)

    Jika PI mampu breakout di atas $0.23, target terdekat berada di $0.25–$0.30, mengacu pada level Fibonacci 38,2%.

    Namun, jika harga turun di bawah $0.20, pola bullish dapat dianggap gagal dan berpotensi memicu koreksi lebih dalam.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) di Titik Kritis $0,2190: DEX Bikin Investor Cemas

    Kenaikan 0,84% dalam 24 jam memang terlihat kecil, tetapi momentum fundamental dan teknikal menunjukkan potensi pergerakan lebih besar.

    Aktivitas whale, peluncuran DEX, dan pola teknikal bullish menjadi trio katalis yang saling memperkuat harga Pi Network.

    Namun, bulan ini penuh tantangan, terutama terkait token unlock besar-besaran yang dapat membanjiri suplai pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) di Titik Kritis $0,2190: DEX Bikin Investor Cemas

    Pi Network kembali menjadi sorotan setelah rangkaian perkembangan besar yang berpotensi mengubah arah ekosistem dan harga token PI dalam waktu dekat.

    Di tengah ketidakpastian pasar dan tekanan teknikal, Pi Network bersiap merilis DEX pertama mereka dan memperdalam integrasi dengan Stellar, salah satu jaringan blockchain global terbesar.

    Namun, harga PI yang kini mendekati level support krusial memunculkan pertanyaan: apakah inovasi ini cukup kuat untuk mengimbangi tekanan pasar?

    Lalu bagaimana perkembangan terbaru Pi Network: mulai dari jadwal peluncuran Pi DEX, kolaborasi strategis dengan Stellar, hingga situasi teknikal harga PI yang memasuki fase penentuan.

    Baca Juga: Tekanan Menguat Jelang Token Unlock, Harga Pi Network Anjlok 2,6%

    1. Peluncuran Pi DEX (20–22 November 2025): Babak Baru Likuiditas Pi Network

    Pi Network dipastikan akan meluncurkan decentralized exchange (DEX) pada 20–22 November 2025, sebuah langkah besar yang akan membuka pintu menuju likuiditas terbuka, perdagangan transparan, dan price discovery yang lebih realistis.

    DEX ini menjadi salah satu fitur paling dinantikan pengguna sejak roadmap Pi memasuki fase open mainnet.

    Peluncuran DEX ini bertepatan dengan event besar lainnya: unlocking 145.7 juta PI—peristiwa yang berpotensi menghasilkan tekanan jual besar.

    Namun, ketersediaan DEX justru dapat menjadi katalis positif. Dengan adanya likuiditas melalui liquidity pools, staking, dan swap yang terdesentralisasi, permintaan utilitas PI bisa meningkat untuk menyeimbangkan suplai baru.

    Dampaknya untuk pasar:

    • Netral hingga bullish, karena utilitas bertambah melalui perdagangan on-chain.
    • Risiko volatilitas tinggi, sebab unlock besar biasanya memicu aksi ambil untung (seperti kasus Filecoin).
    • Potensi institutional interest, karena DEX sudah sesuai standar ISO 20022 yang banyak digunakan sektor perbankan global.

    Jika adopsi awal DEX tinggi, ini dapat menjadi titik balik bagi ekosistem Pi.

    2. Kemitraan dengan Stellar: 60 Juta Pengguna Pi Siap Masuk ke Dunia DeFi

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Pada 14 November 2025, Stellar secara resmi menyebut Pi Network sebagai jembatan onboarding untuk lebih dari 60 juta pengguna global menuju layanan DeFi dan aset digital dunia nyata (RWA).

    Kolaborasi ini memanfaatkan kekuatan masing-masing: Pi dengan komunitas masif, Stellar dengan infrastruktur blockchain yang efisien untuk transfer lintas negara.

    Integrasi ini tidak hanya sebatas kolaborasi teknis. Stellar menawarkan jalur bagi para pioneer Pi untuk terhubung dengan sistem pembayaran global, mempergunakan token PI untuk utilitas nyata seperti remittance, pembayaran merchant, hingga tokenisasi aset.

    Dampak jangka panjang:

    • Bullish, karena membuka jalan masuk ke ekosistem blockchain yang lebih besar.
    • Adopsi riil meningkat, bukan hanya spekulasi harga.
    • Tantangan tetap ada: harga PI yang turun -43% dalam 90 hari mencerminkan pasar masih menunggu realisasi teknis, bukan hanya pengumuman.

    Jika integrasi berjalan mulus, Pi bisa menjadi salah satu onboarding funnel terbesar di dunia blockchain.

    3. Harga PI di Level Kritis: Antara Rebound atau Breakdown

    Secara teknikal, harga PI saat ini berada pada level support sensitif di $0.21–$0.22. Indikator momentum memberikan sinyal lemah:

    • RSI: 45.66 → momentum bearish ringan
    • MFI naik, OBV turun → beli masuk, tapi volume distribusi lebih besar
    • Volume transaksi besar (top 100): $2.45 juta/hari → rendah, minim partisipasi investor besar

    Ini menciptakan kondisi “make or break” untuk harga PI.

    Skenario yang mungkin terjadi:

    • Breakdown di bawah $0.21 → potensi jatuh ke $0.19, mendekati level terendah 2025.
    • Rebound dan reclaim $0.30 → potensi rally 50–60%, terutama jika didorong hype DEX.

    Dengan volatilitas rendah, pasar tampak menunggu katalis—dan peluncuran DEX bisa menjadi pemicunya.

    Baca Juga: Awas Ambruk! Pi Network Terancam Jatuh ke Bawah $0,20

    November Menjadi Penentu Arah Besar Pi Network

    Pi Network berada pada titik penting dalam evolusi ekosistemnya. Peluncuran DEX, integrasi dengan Stellar, dan tekanan token unlock menjadi kombinasi antara risiko dan peluang.

    Jangka pendek masih rawan koreksi, namun struktur fundamental jangka panjang menunjukkan potensi utilitas yang semakin kuat.

    Apakah November 2025 menjadi momentum kebangkitan PI, atau justru tekanan suplai akan menguasai pasar?

    Semua bergantung pada adopsi awal DEX dan implementasi integrasi Stellar dalam beberapa minggu ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tekanan Menguat Jelang Token Unlock, Harga Pi Network Anjlok 2,6%

    Harga Pi Network (PI) kembali melanjutkan tren pelemahan setelah turun 2,6% dalam 24 jam terakhir ke level $0,22.

    Aset ini berada di bawah tekanan berat akibat rencana unlock token besar yang akan dimulai pada 22 November, sinyal teknikal yang melemah, serta sentimen pasar crypto yang kembali risk-off.

    Dengan kondisi ini, para trader dan investor kini mengamati apakah PI mampu bertahan di area support penting jelang memasuki fase pasokan tambahan yang signifikan.

    Baca Juga: Fase Kritis Open Network 2025, Harga Pi Network (PI) Terkatrol 0,19%

    Token Unlock Jutaan PI Jadi Pemicu Utama Tekanan Jual

    Pi Network akan memasuki salah satu fase unlock token terbesar hingga 2027, dengan total 145,7 juta PI yang akan mulai dilepas ke pasar pada 22 November 2025.

    Hal ini memicu kekhawatiran besar di kalangan trader, terlebih setelah PI merosot lebih dari 90% dari level tertingginya pada Februari 2025.

    Rata-rata unlock per hari diperkirakan mencapai 4,85 juta PI atau senilai $1,1 juta. Dengan volume perdagangan harian saat ini sebesar $24,8 juta, pasar harus mampu menyerap sekitar 4,5% tambahan pasokan setiap hari hanya untuk menjaga keseimbangan harga.

    Kondisi ini membuat banyak pelaku pasar memilih mengurangi eksposur sebelum event berlangsung.

    Sejarah juga menunjukkan bahwa unlock token sebelumnya pada Juli–Agustus 2025 bertepatan dengan penurunan harga besar hingga 50–60%, sehingga potensi tekanan jual kali ini semakin besar.

    Menghadapi situasi ini, investor diharapkan memperhatikan arus masuk token ke bursa setelah 22 November.

    Potensi intervensi tim inti, seperti program staking atau lock-in untuk menahan tekanan jual juga menentukan laju harga PI di masa depan, sekaligus respons pasar terhadap gelombang suplai baru.

    Teknikal PI Network Masuk Zona Bearish

    Dari sisi analisis teknikal, PI kini berada dalam tren menurun setelah gagal mempertahankan level support krusial di $0,234, yang kini berubah menjadi area resistance. Sejumlah indikator teknikal menunjukkan momentum bearish yang semakin dominan:

    • RSI (7) berada di level 40,73, mengindikasikan tekanan jual kuat
    • MACD mencetak histogram negatif (-0,000069), menegaskan potensi lanjutan tren turun
    • Volume perdagangan meningkat 36%, tetapi lebih mengarah ke distribusi, bukan akumulasi

    Dengan kondisi tersebut, target support berikutnya berada di $0,214, yang bertepatan dengan level Fibonacci 78,6%.

    Jika candle harian menutup di bawah area ini, PI berisiko membuka jalan menuju level terendah tahun ini di $0,193.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Sentimen Pasar Crypto Ikut Membebani Pergerakan PI

    Pasar crypto global juga tengah mengalami tekanan dengan penurunan rata-rata sebesar 3,05%, sementara indeks Fear & Greed merosot ke zona Fear (22/100).

    Kondisi makro ini membuat trader menahan diri dalam mengambil risiko, khususnya pada altcoin berkapitalisasi menengah seperti PI.

    Selain itu, korelasi PI terhadap Bitcoin yang berada di angka -0,27 menunjukkan bahwa PI cenderung melemah saat dominasi BTC meningkat.

    Dengan dominasi Bitcoin berada di 59,48%, arus modal cenderung bergerak keluar dari altcoin.

    Baca Juga: Awas Ambruk! Pi Network Terancam Jatuh ke Bawah $0,20

    Penurunan harga PI Network baru-baru ini merupakan gabungan dari ketakutan pasar menjelang unlock token besar, pelemahan teknikal yang semakin dalam, serta sentimen pasar crypto yang sedang risk-off.

    Meski proyek Pi terus mengembangkan ekosistem melalui pembaruan Protokol 23 dan integrasi teknologi AI, tekanan jangka pendek tampaknya masih condong ke sisi bearish.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fase Kritis Open Network 2025, Harga Pi Network (PI) Terkatrol 0,19%

    Harga Pi Network (PI) saat ini berada dalam fase tarik menarik antara optimisme pengembangan ekosistem dan tekanan pasokan yang meningkat.

    Dengan peluncuran Open Network yang direncanakan pada kuartal pertama 2025, proyek ini bersiap menuju fase desentralisasi penuh, sebuah tonggak penting yang bisa menentukan arah harga Pi ke depan.

    Namun, di balik potensi besar ini, tantangan seperti pembukaan token massal (unlock) dan regulasi keuangan internasional (ISO 20022) dapat mempengaruhi stabilitas nilai aset ini dalam jangka pendek.

    Baca Juga: Aktivitas Mainnet Rendah, Harga Pi Network (PI) Anjlok 3,11%

    Transisi Open Network

    Peluncuran Open Network Pi Network di awal 2025 bertujuan menghadirkan konektivitas eksternal, smart contracts, dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) ke dalam ekosistem.

    Langkah ini diharapkan memperluas utilitas Pi di dunia nyata dan mendorong adopsi pengembang.

    Namun, pengembang Pi memperpanjang masa tenggang (Grace Period) untuk verifikasi KYC dan migrasi Mainnet hingga 28 Februari 2025.

    Bagi pengguna yang tidak menyelesaikan KYC sebelum batas waktu ini, saldo Pi yang belum diverifikasi berisiko hangus atau tidak dimigrasikan — yang pada akhirnya dapat memengaruhi total pasokan yang beredar.

    Implikasi bagi pasar:

    • Sisi Bullish: Jika transisi berjalan lancar, Pi dapat memperkuat posisinya sebagai blockchain ramah pengguna dengan ekosistem yang matang, menarik pengembang dan investor baru.
    • Sisi Bearish: Sebaliknya, jika terjadi keterlambatan atau masalah teknis dalam peluncuran, kepercayaan komunitas dapat menurun, seperti yang terjadi pada fase update sebelumnya.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Pembukaan Token dan Aktivitas Whale

    Salah satu risiko terbesar bagi harga Pi saat ini adalah tekanan pasokan akibat token unlock.

    Rata-rata, sekitar 4,85 juta PI dibuka setiap hari (setara sekitar $1,1 juta USD dengan asumsi harga $0,225 per PI). Pada bulan Desember 2025, diperkirakan total 173 juta PI akan dilepas ke pasar.

    Selain itu, data on-chain menunjukkan saldo token di bursa mencapai 426 juta PI, yang merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah Pi Network.

    Angka ini menandakan meningkatnya potensi tekanan jual jika permintaan pasar tidak sebanding dengan pasokan baru.

    Fakta menariknya, beberapa dompet besar (“whales”) tercatat memegang sekitar 373 juta PI, yang dapat memberikan dukungan harga jangka pendek, tetapi juga meningkatkan risiko sentralisasi karena pergerakan mereka berpotensi mempengaruhi harga secara signifikan.

    Maka dari itu, selama pasokan baru terus mengalir tanpa pertumbuhan permintaan yang signifikan, risiko penurunan harga tetap tinggi.

    Untuk mempertahankan stabilitas, Pi membutuhkan peningkatan aktivitas jaringan dan adopsi pengguna aktif di Open Network.

    Kepatuhan ISO 20022 & Sentimen Pasar

    Faktor fundamental lain yang menarik perhatian investor adalah upaya Pi Network untuk mematuhi standar ISO 20022, format global untuk komunikasi keuangan internasional yang juga digunakan oleh bank dan lembaga keuangan besar seperti SWIFT.

    Langkah ini menempatkan Pi sejajar dengan proyek besar seperti Ripple (XRP) dan Stellar (XLM), yang telah lama dikaitkan dengan adopsi institusional.

    Namun, kondisi makro saat ini masih menantang. Indeks Fear & Greed kripto berada di level 26/100, menandakan pasar masih cenderung berhati-hati.

    Meski begitu, jika Pi berhasil menyelesaikan kepatuhan ISO 20022 sebelum batas waktu November 2025, peluang adopsi institusional bisa menjadi katalis besar bagi reli harga.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 2%, Terselamatkan Aksi Borong Whale

    Pi di Persimpangan Penting

    Arah harga Pi Network dalam beberapa bulan ke depan akan ditentukan oleh kemampuan tim pengembang dan komunitas dalam menyeimbangkan tekanan pasokan (token unlock) dengan pencapaian utilitas nyata melalui Open Network.

    Fokus utama investor saat ini tertuju pada:

    • Tingkat keberhasilan KYC dan migrasi hingga Februari 2025, serta
    • Kemajuan kepatuhan ISO 20022 yang dapat membuka akses ke sistem keuangan global.

    Jika kedua hal tersebut berhasil dijalankan dengan baik, Pi Network berpotensi menjadi jembatan antara dunia kripto dan sistem perbankan global.

    Namun jika tidak, tekanan pasokan bisa menjadi batu sandungan yang menghambat pertumbuhan nilai token ini di 2025.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Awas Ambruk! Pi Network Terancam Jatuh ke Bawah $0,20

    Harga Pi Network (PI) kembali goyah. Dalam 24 jam terakhir, token ini turun 1,05% ke level $0,228, lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang hanya melemah 0,57%.
    Namun penurunan ini bukan tanpa alasan, ada tiga faktor besar yang menjadi penyebab utama, dan semuanya mengarah pada potensi kejatuhan yang lebih dalam.

    1. Gelombang Token Unlock “Banjir Pasokan” yang Siap Menenggelamkan Harga

    Dilaporkan CoinMarketCap, data dari Piscan menunjukkan bahwa November ini akan ada 145 juta PI token yang di-unlock, disusul 173 juta lagi di bulan Desember. Artinya, dalam dua bulan saja, ratusan juta token baru siap membanjiri pasar.

    Dampaknya cukup jelas: lebih banyak token beredar tanpa peningkatan permintaan berarti. Hasilnya, tekanan jual meningkat dan harga berpotensi terus melemah.
    Sebagai perbandingan, saat unlock 72 juta token pada Mei 2025 lalu, harga PI langsung rontok 53%.

    Yang perlu diawasi:

    • Rata-rata unlock harian: sekitar 4,85 juta PI per hari
    • Tren deposit ke bursa yang makin meningkat

    Jika pola ini berulang, PI bisa menghadapi tekanan jual besar-besaran dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    2. Lonjakan Token di Bursa, Sinyal Jelas Akan Aksi Jual Massal

    Saldo PI di bursa kini mencapai rekor tertinggi 426 juta token, naik 3 juta sejak awal November.
    Platform besar seperti Gate.io dan Bitget bahkan menampung sekitar 50% dari total token tersebut.

    Mengapa ini mengkhawatirkan?
    Biasanya, ketika banyak token berpindah ke dompet bursa, itu menandakan para holder bersiap menjual.
    CoinGecko juga mencatat adanya inflow 600 ribu token dalam 24 jam terakhir, memperkuat sinyal tekanan jual jangka pendek.

    Baca juga: Pi Network (PI) Naik 3%: Testnet Stabil, Sinyal Breakout di Depan Mata

    3. Struktur Teknis Lemah, Momentum Positif Mulai Pudar

    Secara teknikal, PI gagal bertahan di atas SMA 7 hari ($0,225) dan kini menghadapi resistensi kuat di level Fibonacci 23,6% ($0,2685).
    Meskipun histogram MACD masih positif, tren momentumnya mulai menurun (+0.00043 vs -0.0037 signal line).

    RSI di 43,6 menunjukkan kondisi belum oversold, namun dengan volume harian rendah ($21,2 juta), reli harga tampak sulit bertahan lama.
    Jika harga tutup di bawah $0.2267, potensi koreksi menuju support $0.20 makin besar.

    Arah PI Masih Suram

    Penurunan PI bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Ini adalah konsekuensi langsung dari ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan: token baru terus bermunculan, sementara minat beli menurun.

    Meski tren mingguan masih mencatat kenaikan tipis (+5,08%), semua mata kini tertuju pada satu pertanyaan besar:

    Apakah Pi Network mampu menahan badai unlock 145 juta token tanpa jatuh di bawah $0.20?

    Para trader dan holder sebaiknya tetap waspada, karena tekanan jual besar bisa datang kapan saja, dan kali ini, pasarnya mungkin tidak siap menyerapnya.

    Baca Juga: Update Node v0.5.4 Dorong Harga Pi Network (PI) Naik 2% ke $0,2248


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pi Network (PI) Naik 3%: Testnet Stabil, Sinyal Breakout di Depan Mata

    Token Pi Network (PI) mencetak lonjakan menarik dalam 24 jam terakhir, naik sekitar +2,96% ke level $0,235, mengungguli rata-rata pasar kripto yang “hanya” naik sekitar +0,92%.

    Kenaikan ini menjadi perhatian bagi investor DeFi dan Web3 yang ingin mencari proyek dengan kombinasi teknikal dan fundamental yang kuat.

    Berikut ulasan lengkapnya, mulai dari aspek teknis jaringan hingga pola grafik yang muncul.

    Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Naik 2%, Terselamatkan Aksi Borong Whale

    Kemajuan Testnet yang Meningkatkan Keyakinan

    Salah satu pendorong utama kenaikan PI adalah keberhasilan jaringan test-netnya.

    Pi Network (PI) telah berhasil melakukan upgrade protokol ke versi v23 di Testnet1, yang menjadi tahap penting menjelang peluncuran mainnet.

    Selain itu, fase Testnet2 v23 juga sudah mulai aktif, menawarkan fitur smart contracts dan infrastruktur yang lebih tangguh.

    Mengapa ini penting? Karena ketika jaringan menunjukkan tingkat stabilitas dan kesiapan teknis yang tinggi, maka persepsi risiko “proyek hanya gimmick” berkurang.

    Ini memungkinkan investor lebih percaya bahwa PI bukan hanya “token di aplikasi mobile” tetapi memiliki kesiapan menuju fungsi penuh di blockchain.

    Misalnya, disebutkan bahwa Testnet2 v23 membawa peningkatan signifikan dalam konsensus, throughput transaksi, dan tool developer, serta semua faktor yang bisa memperkuat ekosistem PI di waktu mendatang.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Kolaborasi AI yang Menambah Arti Utility

    Selain aspek teknis di jaringan, PI juga menarik perhatian melalui kemitraan dengan AI.

    Contohnya, disebutkan aktivitas kolaborasi dengan entitas seperti OpenMind di mana ratusan ribu node PI turut dalam pemrosesan workload AI — sebuah langkah yang membuka spekulasi bahwa PI akan punya use-case nyata di luar sekadar “mining mobile”.

    Walau demikian, penting dicatat bahwa saat ini revenue model konkret dari kerjasama ini belum sepenuhnya terbuka ke publik.

    Dengan kata lain, sisi utilitas terlihat menjanjikan, namun belum tentu langsung menghasilkan arus pendapatan besar dalam jangka pendek.

    Sinyal Teknikal: Pola Cup-and-Handle dan Momentum Rebound

    Dari sisi chart, PI menunjukkan pola menarik. Token ini telah menembus rata-rata bergerak 7-hari (SMA7) di sekitar $0,224, dan muncul indikasi pola chart seperti cup-and-handle, yang secara historis sering diikuti kenaikan lanjutan.

    Indikator MACD menunjukkan histogram positif, tanda adanya pergeseran momentum ke arah bullish. RSI di kisaran 54 menunjukkan bahwa token belum over-bought. Artinya, masih ada ruang untuk kenaikan lebih lanjut.

    Tingkat resistance utama yang harus diperhatikan berada di kisaran $0,259 (menyentuh high Oktober sebelumnya). Bila berhasil menembus, target selanjutnya bisa menuju area $0,30.

    Risiko & Catatan Penting

    Meskipun momentum menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

    Meskipun jaringan menunjukkan progres, proyek seperti Pi Network masih belum sepenuhnya menghadirkan utilitas luas yang terbukti secara massal.

    Token PI — seperti banyak proyek kripto lainnya — rentan terhadap volatilitas tinggi, terutama karena spekulasi yang menggerakkan harga.

    Volume perdagangan harian dan likuiditas harus terus dipantau. Bila volume turun drastis, potensi retrace juga meningkat.

    Catatan bahwa meskipun harga PI Network naik, masih banyak tantangan adopsi dan listing di bursa besar yang bisa menjadi katalis tambahan.

    Baca Juga: Update Node v0.5.4 Dorong Harga Pi Network (PI) Naik 2% ke $0,2248

    Kenaikan sekitar 2,96% pada PI dalam 24 jam bukan sekadar angka — ia mencerminkan kombinasi dari kemajuan teknis nyata (upgrade testnet v23), potensi utilitas yang diperluas (kemitraan AI), dan sinyal teknikal bullish yang mulai terbentuk.

    Bagi investor dan pengamat kripto, momen ini bisa menjadi titik masuk menarik — terutama jika target jangka menengah investor adalah mengantisipasi pertumbuhan ekosistem Web3 baru.

    Namun, penting untuk tetap waspada, memahami risiko, dan tidak menganggap kenaikan kecil sebagai jaminan kenaikan terus-menerus.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Naik 2%, Terselamatkan Aksi Borong Whale

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 2% dalam 24 jam terakhir, sedikit tertinggal dari pasar kripto global yang naik sekitar +3,75%.

    Meskipun kenaikan ini relatif moderat, sejumlah faktor menarik mulai terbentuk di balik pergerakan harga PI, termasuk akumulasi besar oleh whale, sinyal teknikal bullish, dan pembaruan penting dalam ekosistem Pi.

    Namun demikian, volume perdagangan yang masih rendah dan sentimen pasar yang campuran menandakan bahwa investor masih berhati-hati.

    Pergerakan Pi Network saat ini tampak lebih bersifat konsolidatif menjelang potensi breakout yang lebih besar.

    1. Aktivitas Whale: Akumulasi Besar Menandakan Kepercayaan Pasar

    Salah satu pendorong utama pergerakan harga PI adalah meningkatnya aktivitas dari pemegang besar (whales).

    Berdasarkan data terbaru, seorang whale yang sebelumnya tidak aktif selama dua bulan, membeli sekitar 5,3 juta PI dengan nilai setara $1,2 juta USD selama sembilan hari terakhir.

    Dengan tambahan ini, total kepemilikan mereka kini mencapai 371 juta PI atau senilai lebih dari $82 juta USD.

    Menariknya, data dari PiScan juga menunjukkan bahwa aktivitas dompet besar mulai meningkat sejak 8 November.

    Meskipun harga rata-rata akumulasi whale tersebut sekitar $0,32—lebih tinggi dari harga saat ini di $0,228—aksi beli besar ini menunjukkan kepercayaan terhadap potensi rebound jangka pendek.

    Dampaknya bagi pasar, akumulasi besar dapat mengurangi suplai yang beredar dan mencerminkan minat institusional.

    Namun, rasio perputaran (turnover ratio) Pi yang hanya 1,05% menandakan likuiditas masih tipis, yang bisa memperbesar volatilitas harga dalam jangka pendek.

    2. Sinyal Teknis Menunjukkan Potensi Pembalikan (Reversal)

    Secara teknikal, Pi Network mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Pada 8 November, PI berhasil menembus pola descending wedge yang telah terbentuk selama tiga bulan—sebuah sinyal klasik pembalikan bullish.

    Indikator MACD histogram juga beralih ke zona positif (+0.0004931), menandakan potensi momentum naik.

    Sementara itu, RSI 7-hari di level 47,56 masih memberikan ruang untuk penguatan lebih lanjut. Level resistensi utama berada di Fibonacci 23,6% pada $0.2685, sedangkan support penting di area $0.217.

    Jika harga mampu bertahan di atas EMA 7-hari ($0.224) dan menembus resistensi $0.229 yang telah diuji dua kali pada 9 November, tren bullish jangka pendek bisa semakin kuat. Sebaliknya, kegagalan menembus level tersebut dapat memicu retest ke area support bawah.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    3. Pembaruan Ekosistem Pi Network: KYC AI dan Testnet DeFi

    Selain faktor teknikal, pembaruan ekosistem juga menjadi sentimen positif bagi komunitas Pi.

    Tim inti Pi Core Team baru-baru ini meluncurkan sistem verifikasi identitas (KYC) berbasis AI yang telah memproses lebih dari 3,36 juta pengguna pada bulan Oktober.

    Tak hanya itu, mereka juga memperkenalkan DeFi testnet yang mendukung fitur swap dan liquidity pool, sebuah langkah besar menuju ekosistem keuangan terdesentralisasi Pi. Meski demikian, dampak pasar dari pembaruan ini masih terbatas karena:

    • Belum ada jadwal peluncuran mainnet DeFi
    • Pasokan beredar masih tinggi, yakni 8,3 miliar dari total 100 miliar token
    • Partisipasi staking masih rendah, hanya sekitar 16,7 ribu pengguna

    Dengan demikian, inovasi Pi Network membawa potensi jangka panjang, namun belum cukup kuat untuk memicu lonjakan harga dalam waktu dekat.

    Baca Juga: Aktivitas Mainnet Rendah, Harga Pi Network (PI) Anjlok 3,11%

    Optimisme Hati-hati di Tengah Volume Lemah

    Kenaikan 2% harga Pi Network mencerminkan optimisme yang berhati-hati di pasar.

    Aktivitas whale dan pola teknikal memberikan dukungan positif, namun hambatan seperti volume perdagangan rendah ($19,85 juta, 35% di bawah rata-rata 30 hari) dan eksekusi ekosistem yang belum matang masih menekan potensi reli besar.

    Bagi investor, level $0.23 menjadi area kunci yang perlu ditembus dengan volume tinggi agar tren naik bisa berlanjut. Jika tidak, tekanan jual berpotensi meningkat karena aksi ambil untung.

    Dalam jangka menengah, Pi Network tetap menarik bagi mereka yang percaya pada visinya membangun ekosistem ekonomi digital berbasis komunitas, tetapi perlu kesabaran menanti katalis besar berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas Mainnet Rendah, Harga Pi Network (PI) Anjlok 3,11%

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami penurunan, mencatatkan koreksi -3,11% dalam 24 jam terakhir. Secara mingguan, token ini telah merosot -11,41%, dan secara kuartalan kehilangan hampir -46% nilainya.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan jual terhadap PI masih berlanjut, sejalan dengan pelemahan pasar kripto global yang turun 2,09% dalam periode yang sama.

    Saat ini, Pi Network diperdagangkan di kisaran $0.21, dengan likuiditas yang cenderung tipis dan volume perdagangan yang rendah.

    Para analis menilai bahwa meski terdapat pola teknikal yang berpotensi bullish, sinyal pemulihan masih belum cukup kuat untuk membalikkan tren turun yang telah terbentuk sejak awal kuartal ini.

    Baca Juga: Update Node v0.5.4 Dorong Harga Pi Network (PI) Naik 2% ke $0,2248

    Analisis Teknis: Sinyal Lemah di Tengah Pola Falling Wedge

    Dari sisi teknikal, Pi Network telah menembus level support penting di $0.225, yang sebelumnya merupakan level Fibonacci retracement 50%.

    Saat ini, harga bergerak di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari ($0.227) dan SMA 200-hari ($0.453).

    Indikator MACD sempat menunjukkan sinyal positif (+0.000548), namun RSI berada di kisaran 44–46, mencerminkan tidak adanya dorongan kuat dari sisi pembeli.

    Meskipun terbentuk pola falling wedge, yang umumnya menjadi tanda potensi pembalikan tren bullish—kegagalan harga untuk bertahan di atas support $0.21 dapat memicu penurunan lebih lanjut menuju level terendah sepanjang masa di $0.1493.

    Dengan rasio perputaran (turnover ratio) hanya 1.14%, volatilitas harga Pi cenderung tinggi akibat rendahnya likuiditas di pasar sekunder.

    Level penting yang perlu diperhatikan:

    • Resistance utama: $0.225 (SMA 30)
    • Support kuat: $0.21
      Penutupan harian di bawah support ini bisa memperpanjang tekanan jual di minggu mendatang.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Aktivitas Mainnet Rendah dan Keluarannya Developer

    Dari sisi fundamental, Pi Network menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan momentum pengembangannya.

    Meskipun pembaruan Node v0.5.4 pada 6 November meningkatkan keamanan dan akurasi perhitungan reward, update tersebut bertepatan dengan keluarnya WorkforcePool, pemenang Hackathon pertama Pi, yang mengeluhkan biaya operasional tinggi dan kurangnya dukungan dari tim inti.

    Data terbaru menunjukkan bahwa hanya 296 node aktif di mainnet, mencerminkan tingkat partisipasi jaringan yang masih sangat rendah.

    Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas terkait keberlanjutan ekosistem, terutama dalam menarik kembali pengembang dan pengguna baru.

    Namun demikian, kemitraan Pi dengan OpenMind pada 8 November dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) membuka peluang spekulatif jangka menengah.

    Jika berhasil diimplementasikan, langkah ini bisa meningkatkan utilitas token PI di sektor teknologi berbasis AI terdesentralisasi.

    Whale Activity: Akumulasi di Tengah Risiko Unlock Token

    Menariknya, aktivitas whale (pemegang besar) menunjukkan tanda akumulasi. Salah satu whale utama tercatat membeli 5,3 juta PI dalam sembilan hari terakhir, meski masih menanggung kerugian belum terealisasi sebesar $40 juta.

    Namun, di sisi lain, unlock token bulanan sebesar 4,5 juta PI menambah tekanan jual potensial. Jumlah tersebut setara dengan 0,05% dari total suplai, yang jika tidak diimbangi dengan peningkatan permintaan, dapat memperburuk tren penurunan harga.

    Kondisi ini menggambarkan dinamika pasar yang kompleks: di satu sisi ada akumulasi jangka panjang oleh pemain besar, sementara di sisi lain, pasokan tambahan dari unlock token bisa menahan potensi kenaikan harga.

    Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh 1,7%! Developer Mundur, Investor Panik

    PI di Persimpangan Arah, Investor Perlu Waspada

    Secara keseluruhan, pergerakan harga Pi Network saat ini mencerminkan kombinasi tekanan teknikal dan fundamental.

    Lemahnya likuiditas, rendahnya aktivitas ekosistem, serta keluarnya pengembang utama menjadi sinyal peringatan bagi investor.

    Walaupun terdapat faktor positif seperti kemitraan AI dengan OpenMind dan dukungan akumulasi whale, harga PI masih perlu menembus area $0.225–$0.23 untuk memvalidasi potensi pembalikan tren bullish.

    Jika support $0.21 gagal dipertahankan, risiko koreksi menuju $0.15 kembali terbuka lebar.

    Pemantauan terhadap aktivitas mainnet melalui PiScan dan potensi delisting di bursa besar seperti OKX, yang baru-baru ini menghapus beberapa pasangan margin Pi, juga penting untuk menentukan arah pasar ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Update Node v0.5.4 Dorong Harga Pi Network (PI) Naik 2% ke $0,2248

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan 2,52% dalam 24 jam terakhir, melampaui kinerja rata-rata pasar kripto yang hanya tumbuh 2,16%.

    Lonjakan ini menandai potensi fase pemulihan setelah periode konsolidasi panjang, dengan dukungan kuat dari pembaruan teknis jaringan dan sentimen positif terhadap arah pengembangan ekosistem Pi.

    Saat artikel ini ditulis, harga PI bertahan di kisaran $0,22, sementara volume perdagangan harian melonjak hingga $39,6 juta USD, naik lebih dari 47,5% dibandingkan hari sebelumnya.

    Baca Juga: Melawan Tekanan Pasar Kripto Global, Harga Pi Network Naik 2,65%

    Rebound dari Support Teknis $0,21

    Level $0,21 terbukti menjadi titik support penting bagi Pi Network. Posisi ini sejajar dengan retracement Fibonacci 0,618, yang secara historis sering menjadi area pantulan harga di pasar kripto.

    Ketika harga sempat menyentuh $0,19, muncul dorongan beli besar yang menandakan kelelahan dari pihak penjual serta akumulasi baru dari investor jangka menengah.

    Indikator teknikal juga mengonfirmasi potensi pemulihan. MACD menunjukkan bullish crossover di level +0.0007, sementara RSI 47,14 menandakan momentum netral yang masih punya ruang untuk penguatan.

    Jika PI mampu menembus SMA 7-hari di $0,2304, maka target kenaikan selanjutnya berada di resistensi $0,25. Namun, kegagalan menembus level tersebut dapat memicu koreksi ringan kembali ke kisaran $0,21–$0,19.

    Update Node v0.5.4 Bikin Infrastruktur Semakin Stabil

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: CoinMarketCap
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Sabtu, 8 November 2025. Sumber: CoinMarketCap

    Pada 6 November 2025, tim pengembang Pi Network merilis pembaruan Node v0.5.4, yang membawa peningkatan besar pada sistem Pi Desktop.

    Pembaruan ini menyatukan antarmuka pengguna, menyempurnakan perhitungan reward, serta mengaktifkan akses ke tautan eksternal, fitur yang sebelumnya dibatasi.

    Lebih dari 350.000 node aktif kini ikut berpartisipasi dalam berbagai beban kerja, termasuk proyek pelatihan kecerdasan buatan (AI) melalui inisiatif OpenMind.

    Walau pembaruan ini memperkuat pondasi jaringan, komunitas masih menyoroti dua masalah besar: keterlambatan KYC (Know Your Customer) dan biaya operasional node yang relatif tinggi.

    Secara jangka pendek, peningkatan versi ini mendukung optimisme harga, namun adopsi jangka panjang masih bergantung pada pertumbuhan node aktif yang saat ini tercatat sekitar 296 unit di mainnet.

    Integrasi ISO 20022

    Faktor lain yang memicu sentimen bullish adalah masuknya Pi Network ke dalam kelompok ISO 20022, yaitu standar global untuk sistem pembayaran yang juga diadopsi oleh Ripple (XRP) dan SWIFT.

    Langkah ini memperkuat komitmen Pi Network untuk menyesuaikan diri dengan infrastruktur keuangan internasional, membuka peluang integrasi dengan lembaga keuangan dan platform pembayaran lintas batas.

    Meski implementasinya masih dalam tahap awal, reaksi pasar terhadap kabar ini positif.

    Pada Oktober lalu, harga PI sempat melonjak 15% setelah pengumuman integrasi tersebut, menandakan bahwa investor sangat responsif terhadap langkah-langkah yang memperkuat daya guna dan legitimasi Pi di sektor pembayaran global.

    Prospek dan Tantangan ke Depan

    Kenaikan harga Pi Network kali ini menegaskan resiliensi teknikal dan progres ekosistem.

    Namun, keberlanjutan tren ini akan sangat ditentukan oleh dua faktor: keberhasilan penyelesaian uji mainnet v23 dan peningkatan likuiditas di bursa utama setelah penghapusan margin Pi oleh OKX pada 7 November.

    Analis memperkirakan bahwa selama Pi dapat bertahan di atas zona $0,21–$0,22, peluang untuk menguji kembali area $0,25–$0,27 masih terbuka dalam jangka menengah.

    Baca Juga: Harga Pi Network Jatuh 1,7%! Developer Mundur, Investor Panik

    Secara keseluruhan, Pi Network menunjukkan tanda-tanda pemulihan sehat berkat dukungan teknikal, pembaruan infrastruktur node, dan langkah menuju integrasi ke standar pembayaran global.

    Meski demikian, tantangan seperti KYC massal, peningkatan utilitas nyata, dan akses ke bursa besar masih menjadi kunci agar Pi bisa mempertahankan momentum bullish-nya.

    Bagi investor dan anggota komunitas, fokus utama kini tertuju pada perkembangan mainnet v23 dan sinyal lanjutan dari tim inti terkait roadmap adopsi global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Jatuh 1,7%! Developer Mundur, Investor Panik

    Harga Pi Network (PI) kembali melemah pada perdagangan 6 November 2025, turun 1,7% dalam 24 jam terakhir ke level $0,217 per PI, sejalan dengan pelemahan pasar kripto global.

    Penurunan ini terjadi di tengah aksi jual besar-besaran yang melanda aset digital setelah laporan pemutusan kerja (PHK) di Amerika Serikat meningkat tajam, tertinggi sejak tahun 2002.

    Sentimen tersebut memicu kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan membuat investor menghindari aset berisiko, termasuk mata uang kripto alternatif seperti Pi.

    Menurut data pasar, Bitcoin turun 1,7% sementara Ethereum melemah 3,8%, menjadikan Pi sebagai salah satu aset yang mengikuti arah pasar tanpa menunjukkan kekuatan pembalikan yang berarti.

    Baca Juga: Melawan Tekanan Pasar Kripto Global, Harga Pi Network Naik 2,65%

    1. Tekanan Makroekonomi Global

    Pasar kripto mengalami tekanan setelah laporan ekonomi AS menunjukkan lonjakan PHK di bulan Oktober, memicu kekhawatiran terhadap prospek ekonomi dan potensi kenaikan suku bunga baru.

    Laporan dari Coinmarketcap menyebutkan bahwa kekhawatiran tersebut menurunkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk altcoin.

    Indeks Fear & Greed juga turun ke level 21 (“Fear”), menandakan kondisi pasar yang penuh ketakutan.

    Penurunan harga Pi sebesar 1,7% memperlihatkan bahwa aset ini masih sangat sensitif terhadap perubahan sentimen makro, terutama karena belum memiliki dukungan utilitas nyata dari jaringan terbuka (Open Mainnet) yang sepenuhnya aktif.

    Hal yang perlu diperhatikan, data klaim pengangguran AS yang akan dirilis pada 7 November berpotensi memperburuk tekanan jika angka aktual menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja.

    2. Tantangan Ekosistem: Penjualan WorkforcePool Guncang Kepercayaan Komunitas

    Tekanan tambahan datang dari sisi internal ekosistem Pi Network. WorkforcePool, aplikasi terdesentralisasi (dApp) pertama yang memenangkan Hackathon Pi Network, secara resmi mengumumkan penjualan proyeknya pada 4 November 2025 akibat biaya operasional yang tidak berkelanjutan.

    Langkah ini menandai sinyal kekhawatiran bagi pengembang dalam ekosistem Pi. Dengan peluncuran Open Mainnet yang terus tertunda hingga kuartal pertama 2025, banyak proyek mengalami kesulitan menghasilkan pendapatan atau mempertahankan operasional.

    Meskipun Pi Network mengklaim telah memigrasikan lebih dari 8 juta pengguna, angka tersebut belum berkontribusi signifikan terhadap adopsi dApp atau transaksi on-chain.

    Akibatnya, sentimen sosial terhadap Pi di berbagai komunitas kripto mulai memburuk, dengan banyak pengguna mempertanyakan keberlanjutan proyek dalam jangka panjang.

    3. Analisis Teknikal: Gagal Tembus Resistance $0,23

    Secara teknikal, Pi Network gagal menembus zona resistance kunci di $0,23, meskipun beberapa analis sebelumnya memprediksi potensi kenaikan hingga 36% berdasarkan pola falling wedge.

    Beberapa indikator teknikal penting menunjukkan tekanan jual yang masih kuat:

    • RSI (7-hari): 37,12 — mendekati area oversold, menandakan momentum lemah.
    • Volume perdagangan: turun 16% ke $26,8 juta — mengindikasikan rendahnya keyakinan pembeli.
    • Support utama: $0,21 — jika harga menembus level ini, potensi penurunan lanjutan hingga $0,19 terbuka lebar.

    Meski secara historis level $0,20–$0,21 sering menjadi area pantulan, tekanan makro dan sentimen negatif ekosistem bisa memperlemah pertahanan tersebut.

    4. Harapan dari Sektor AI dan Pengembangan Teknologi

    Di tengah tekanan jangka pendek, Pi Network masih berupaya memperluas nilai utilitasnya melalui kolaborasi strategis seperti kemitraan dengan OpenMind di bidang kecerdasan buatan (AI).

    Langkah ini diharapkan memperluas ekosistem Pi menuju integrasi Web3 dan AI, membuka peluang bagi pengembang baru untuk memanfaatkan token PI dalam aplikasi berbasis data dan pembelajaran mesin.

    Namun, analis menilai bahwa selama Open Mainnet belum terbuka sepenuhnya dan likuiditas masih terbatas, potensi kenaikan harga Pi masih bersifat spekulatif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Anjlok 6,77%: Tekanan Jual dan Rumor Jadi Pemicu

    Tren Lemah Masih Berlanjut

    Penurunan harga Pi Network (PI) sebesar 1,7% dalam 24 jam terakhir mencerminkan kombinasi tekanan global, melemahnya ekosistem internal, dan kegagalan teknikal.

    Meskipun proyek ini memiliki potensi jangka panjang di sektor AI dan Web3, faktor makroekonomi serta tantangan internal masih membatasi prospek penguatan jangka pendek.

    Jika Pi gagal mempertahankan support $0,21, tekanan jual bisa meningkat tajam. Namun, jika mampu bertahan dan volume perdagangan pulih, peluang rebound menuju $0,225–$0,23 tetap terbuka.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com