Tag: pilek

  • 5 Tanaman Hias yang Cocok buat di Kamar, Bikin Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang menenangkan buat penghuni rumah beristirahat. Salah satu cara untuk menambah kenyamanan di kamar tidur adalah meletakkan tanaman hias.

    Banyak tanaman tak hanya meregulasi kelembapan udara, tetapi juga membuat suasana tenang. Hal ini membantu penghuni untuk tidur nyenyak.

    “Meletakkan tanaman hijau di kamar tidur Anda akan menambah suasana alami dan ketenangan. Ini akan membantu Anda rileks dan tidur,” ujar Lisa Eldred Steinkopf atau lebih dikenal sebagai The Houseplant Guru, dikutip dari Good Housekeeping, Senin (27/10/2025).


    Bagi yang mencari tanaman hias buat di kamar tidur, simak rekomendasinya berikut ini.

    Tanaman yang Cocok di Kamar Tidur

    Inilah beberapa tanaman yang cocok ditaruh di kamar tidur.

    1. Spider Plant

    cat playing in spider plantSpider Plant Foto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

    Spider plant atau lili paris termasuk tanaman hias paling populer dan digemari buat di rumah. Bentuknya cantik dengan daunnya yang melengkung berwarna hijau-putih sehingga menambah keindahan kamar tidur.

    Tanaman hias ini sangat cocok buat kamar tidur karena mereka memproduksi oksigen di malam hari. Dengan begitu, spider plant menjadi tanaman yang bikin penghuni rumah tidur lebih nyenyak.

    2. Tanaman Mint

    Ilustrasi tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/iStockphoto/t_kimura

    Bagi yang menderita alergi atau sering pilek, coba pertimbangkan buat pelihara tanaman mint. Tanaman ini bisa bekerja sebagai dekongestan alami yang membantu melegakan hidung tersumbat dan meredakan dengkuran.

    Cara merawat tanaman mint juga cukup mudah. Penghuni rumah perlu memastikan tanahnya tetap lembap dan diletakkan di dekat jendela.

    3. Aglaonema

    bunch of green houseplant cuttings, Aglaonema, rooting and growing in a large glass vaseAglaonema Foto: Getty Images/iStockphoto/dropStock

    Aglaonema atau Chinese evergreen adalah pilihan yang tepat buat bikin tidur nyenyak di kamar. Tanaman ini dapat meningkatkan kelembapan, membantu pernapasan lebih baik, dan mengurangi batuk di malam hari. Aglaonema melepaskan kelembapan ke udara yang dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.

    4. Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryRosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary selain jadi bahan masakan, ternyata juga bisa bikin suasana kamar lebih relax lho. Tanaman hias ini kaya akan antioksidan dan asam carnosic yang membantu melawan racun di lingkungan kamar. Biar rosemary tumbuh subur, pastikan memberi paparan sinar matahari penuh dan menyiram dua minggu sekali ya.

    5. Anggrek

    pot bunga anggrek.Pot Bunga Anggrek Foto: Getty Images/Elizabeth Fernandez

    Jika ingin menambah sentuhan warna di kamar tidur, anggrek bisa jadi pilihan yang bagus. Tanaman ini cocok di kamar apalagi diletakkan di meja nakas atau ambang jendela.

    “Anggrek (bukan anggrek biasa yang dijual di toko kelontong) bersifat hipoalergenik dan membersihkan udara, serta menghasilkan bunga,” kata Christopher Satch, pendiri dan CEO NYC Plant Help.

    Itulah beberapa pilihan tanaman yang cocok ditaruh di kamar tidur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tips Persiapan Umrah Lancar dan Aman di Tanah Suci

    Jakarta

    Setiap umat Muslim di seluruh dunia bermimpi untuk menunaikan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci. Perjalanan yang tak ternilai ini membutuhkan persiapan yang matang dan penyelenggara terpercaya.

    Untuk itu penting kamu memilih penyelenggara umrah yang terjamin. Marketing Online GIS Travel dan Tour Leader, Dwi Hanendyo Putro (Yoyo) mengatakan ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar perjalanan umrah bisa lancar dan aman.

    “Umroh merupakan panggilan Allah semata, maka sambut panggilan tersebut dengan rasa syukur ,maka bersyukur lah atas terpilihnya kamu sebagai tamu Allah. Lakukan umrah sejak dini, artinya selagi muda dan mampu itu akan lebih maksimal dalam berumrah,” kata Dwi Hanendyo.


    Berikut ini tips umrah yang aman, nyaman dan terpercaya:

    1. Pilih Travel Umrah yang Mempunyai Izin Usaha

    Pastikan travel umrah yang dipilih memiliki izin usaha dan terdaftar di daftar Kemenag.

    2. Travel Umrah Memiliki kantor

    Travel umrah yang dipilih harus memiliki Kantor yang jelas. Kamu bisa langsung datang ke alamat kantor travel tersebut.

    3. Media Sosial Penyelenggara Umrah

    Selanjutnya kamu bisa mengunjungi akun media sosial penyelenggara umrah. Misalnya dari Instagram, website, Facebook pastikan alamatnya benar dan sesuai. Pada medis sosial tersebut pastikan ada testimoni dari jamaah yang pernah ikut.

    4. Cek Rekening Penyelenggara Umrah

    Dwi Hanendyo menjelaskan harga perjalanan umrah yang murah bisa sesuai dengan sunnah Nabi dan Al Quran. Pastikan saat melakukan transaksi keuangan dilakukan secara transfer ke rekening PT bukan perorangan.

    5. Perlengkapan yang cukup

    Dwi Hanendyo menuturkan sebaiknya kamu mempersiapkan koper untuk menyimpan pakaian. Bawa pakaian yang mudah kering dan tidak terlalu tebal. Kamu juga bisa membawa tas ransel atau tas selempang untuk dompet, charger dan perlengkapan elektronik kamu.

    6. Persiapan obat-obatan

    Dwi Hanendyo mengungkapkan jamaah yang ingin umrah lebih baik mempersiapkan obat-obat yang diperlukan, seperti vitamin, obat batuk dan pilek.

    “Selain itu perhatikan berat maksimal bagasi juga penting, amannya +- 25 kg 1 koper bagasi,” lanjut Dwi Hanendyo.

    Di akhir perbincangan, Dwi Hanendyo menyebutkan ketika menjalani ibadah umrah perbanyak doa selama berada di Tanah Suci dan minum air Zam-Zam setiap hari. “Berserah diri agar Allah mudahkan dan lancarkan ke depannya,” pungkas Dwi Hanendyo.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 60 Arti Emoji WA Terpopuler Beserta Gambarnya


    Jakarta

    Ketika mengirim pesan melalui WhatsApp (WA), detikers kerap menggunakan emoji, bukan? Munculnya emoji di dunia perpesanan membuat aktivitas chatting semakin menarik.

    Namun kadang, kesalahpahaman bisa saja terjadi akibat penggunaan emoji yang tidak tepat. Maka dari itu, ada baiknya untuk mengetahui masing-masing arti emoji yang biasa dipakai saat mengirim pesan.

    Mau tahu arti emoji WA yang kerap digunakan? Cari tahu pada uraian di bawah ini, ya.


    Arti Emoji WA Beserta Gambarnya

    Ada sejumlah emoji yang biasa dipakai pengguna WA di Indonesia. Berikut beberapa arti emoji WA beserta gambarnya yang dikutip dari laman Emojipedia:

    1. Arti Emoji Tangan

    • Emoji Tangan Terlipat (๐Ÿ™): Dua tangan yang dirapatkan melambangkan tolong, terima kasih, berdoa, dan salam hormat.
    • Emoji Tepuk Tangan (๐Ÿ‘): Dua tangan tepuk tangan digunakan untuk bertepuk tangan.
    • Emoji Mengangkat Tangan ke Udara (๐Ÿ™Œ): Dua tangan terangkat ini dipakai untuk merayakan keberhasilan atau peristiwa menggembirakan lainnya.
    • Emoji Jabat Tangan (๐Ÿค): Dua tangan berjabat sebagai tanda persetujuan atau persahabatan.
    • Emoji Telapak Tangan Menyatu (๐Ÿคฒ): Dua telapak tangan menghadap ke atas dan saling menempel ini untuk merepresentasikan doa atau meditasi.
    • Emoji Melambaikan Tangan (๐Ÿ‘‹): Tangan dengan jari-jari melambai ditujukan untuk menyampai dan mengucapkan selamat tinggal.
    • Emoji Angkat Tangan (โœ‹): Tangan terangkat dengan jari-jari menyatu dipakai untuk menandakan berhenti.

    2. Arti Emoji Love

    • Emoji Love Merah (โค๏ธ): Melambangkan cinta, kasih sayang, dan emosi yang kuat.
    • Emoji Love Hijau (๐Ÿ’š): Menyimbolkan alam, pertumbuhan, dan harmoni.
    • Emoji Love Biru (๐Ÿ’™): Menunjukkan kesetiaan, kepercayaan, dan ketenangan.
    • Emoji Love Ungu (๐Ÿ’œ): Melambangkan cinta, spiritualitas, dan kemewahan.
    • Emoji Love Kuning (๐Ÿ’›): Mengekspresikan kegembiraan, kebahagiaan, dan persahabatan.
    • Emoji Love Putih (๐Ÿค): Menyimbolkan kemurnian, kedamaian, dan kepolosan.
    • Emoji Love Hitam (๐Ÿ–ค): Melambangkan kesedihan, duka, dan selera humor yang gelap.
    • Emoji Love Oranye (๐Ÿงก): Mengekspresikan kehangatan, persahabatan, dan perhatian.
    • Emoji Love Cokelat (๐ŸคŽ): Menandakan stabilitas, kenyamanan, dan kesederhanaan.

    3. Arti Emoji Hati

    • Emoji Patah Hati (๐Ÿ’”): Hati yang patah menjadi dua mengekspresikan patah hati dan kesedihan.
    • Emoji Seruan Hati (โฃ๏ธ): Hati dengan tanda seru (titik merah di bawah) menunjukkan kasih sayang atau kegembiraan yang kuat.
    • Emoji Dua Hati (๐Ÿ’•): Dua hati yang berdampingan ini melambangkan cinta dan kasih sayang.
    • Emoji Hati yang Berputar (๐Ÿ’ž): Dua hati yang berputar mengelilingi satu sama lain menandakan cinta yang bergerak.
    • Emoji Hati yang Berdetak (๐Ÿ’“): Hati dengan garis-garis menyimbolkan jantung berdetak yang menandakan emosi atau cinta yang kuat.
    • Emoji Hati yang Tumbuh (๐Ÿ’—): Hati berwarna pink yang dikelilingi garis-garis melambangkan hati yang sedang tumbuh atau berkembang penuh dengan cinta.
    • Emoji Hati Berkilau (๐Ÿ’–): Hati dengan bintang berkilauan melambangkan rasa senang atau kekaguman.
    • Emoji Hati dengan Panah (๐Ÿ’˜): Hati yang tertusuk panah menandakan sedang jatuh cinta.
    • Emoji Hati dengan Pita (๐Ÿ’): Hati dengan pita sering digunakan untuk pemberian hadiah dan tanda cinta.

    4. Arti Emoji Wajah

    • Emoji Wajah Senyum (๐Ÿ˜Š): Wajah tersenyum lebar dan bahagia menunjukkan kebahagiaan atau keramahan.
    • Emoji Wajah Sedikit Senyum (๐Ÿ™‚): Menggambarkan kebahagiaan yang halus.
    • Emoji Wajah Menyeringai dan Memejamkan Mata Senyum (๐Ÿ˜„): Menunjukkan gembira dan kebahagiaan murni.
    • Emoji Wajah Menyeringai Lebar dan Mata Senyum Menonjol (๐Ÿ˜ƒ): Mengekspresikan kebahagiaan, keramahan, dan kegembiraan.
    • Emoji Wajah Senyum Lebar Klasik (๐Ÿ˜€): Menunjukkan kebahagiaan atau keramahan.
    • Emoji Wajah Senyum Terbalik (๐Ÿ™ƒ): Menunjukkan keceriaan atau kondisi emosi yang campur aduk.
    • Emoji Wajah Senyum dengan Lingkaran Cahaya (๐Ÿ˜‡): Mewakili kepolosan, kebaikan, atau sifat-sifat malaikat.
    • Emoji Wajah Menyeringai dengan Menyipitkan Mata (๐Ÿ˜†): Menandakan tawa dan kegembiraan.
    • Emoji Wajah Menyeringai dengan Keringat ( ๐Ÿ˜…): Menunjukkan kelegaan atau sedikit rasa malu.
    • Emoji Wajah Tertawa Sambil Berguling-guling (๐Ÿคฃ): Menggambarkan tawa yang berlebihan sampai berguling-guling di lantai.
    • Emoji Wajah Senyum Lebar dengan Air Mata Kegembiraan (๐Ÿ˜‚): Melambangkan kegembiraan yang luar biasa.
    • Emoji Wajah Senyum dengan Mata Hati (๐Ÿ˜): Menyampaikan perasaan cinta, tergila-gila, dan pemujaan yang antusias.
    • Emoji Wajah Senyum dengan Mata Bintang (๐Ÿคฉ): Mengekspresikan bahwa seseorang atau sesuatu itu luar biasa, mempesona, mengesankan, atau menggairahkan.
    • Emoji Wajah Senyum dengan Hati (๐Ÿฅฐ): Mengekspresikan berbagai perasaan bahagia dan penuh kasih sayang, terutama saat jatuh cinta.
    • Emoji Wajah dengan Tangan Terbuka (๐Ÿค—): Dapat digunakan untuk mengucapkan terima kasih dan dukungan, menunjukkan cinta dan kepedulian, atau mengekspresikan perasaan hangat dan positif secara umum.
    • Emoji Wajah dengan Tangan Menutup Mulut (๐Ÿคญ): Menunjukkan tawa malu-malu atau malu.
    • Emoji Wajah Mencium dengan Mata Tertutup (๐Ÿ˜š): Menyimbolkan kasih sayang dan kelembutan.
    • Emoji Wajah Sedih (๐Ÿ˜”): Menunjukkan perenungan atau kesedihan.
    • Emoji Wajah Menahan Air Mata (๐Ÿฅน): Mewakili kesedihan atau duka.
    • Emoji Wajah Memelas (๐Ÿฅบ): Wajah dengan mata besar yang memohon dan mulut yang menunduk, digunakan untuk meminta atau memelas.
    • Emoji Wajah Menangis dengan Keras (๐Ÿ˜ญ): Mengekspresikan kesedihan yang mendalam atau emosi yang kuat.
    • Emoji Wajah Cemberut (๐Ÿ™): Menunjukkan ketidakbahagiaan atau kekecewaan.
    • Emoji Wajah Bingung (๐Ÿ˜•): Menunjukkan ketidakpastian atau kebingungan.
    • Emoji Wajah Khawatir (๐Ÿ˜Ÿ): Menggambarkan kekhawatiran atau kegelisahan.
    • Emoji Wajah Lelah (๐Ÿ˜ฉ): Melambangkan kelelahan atau kepenatan.
    • Emoji Wajah Resleting Mulut (๐Ÿค): Menyimbolkan bahwa seseorang akan menyimpan rahasia.
    • Emoji Wajah Meleleh (๐Ÿซ ): Untuk membicarakan rasa malu dan rasa takut yang perlahan-lahan tenggelam, atau merasa kewalahan dalam suatu hal.
    • Emoji Wajah Mengintip ( ๐Ÿซฃ): Mengekspresikan dualitas keinginan untuk berpaling dari sesuatu karena menakutkan, menjijikkan, atau memalukan, tetapi tidak bisa.
    • Emoji Mata Melihat ke Atas (๐Ÿ™„): Menunjukkan penghinaan, ketidaksetujuan, frustrasi, atau kebosanan yang sedang.
    • Emoji Kepala Meledak ( ๐Ÿคฏ): Melambangkan keterkejutan atau ketakjuban.
    • Emoji Wajah Berpesta ( ๐Ÿฅณ): Digunakan untuk perayaan dan acara-acara yang menggembirakan.
    • Emoji Wajah Pusing ( ๐Ÿฅด): Wajah dengan mulut miring dan bergelombang menandakan pusing atau merasa pusing.
    • Emoji Wajah Bersin ( ๐Ÿคง): Wajah dengan tisu di dekat hidung menandakan sedang bersin atau pilek.
    • Emoji Wajah Panas ( ๐Ÿฅต): Wajah merah dan berkeringat menggambarkan panas yang ekstrem atau merasa kepanasan.
    • Emoji Wajah Muntah (๐Ÿคฎ): Wajah dengan mulut terbuka hijau menandakan sedang muntah.

    Itu dia sederet arti emoji WA yang kerap digunakan. Jadi, kamu bisa mengekspresikan berbagai objek, ide, hingga emosi yang tidak dapat diterjemahkan dalam teks melalui ikon emoji.

    Karena sekarang sudah tahu arti-arti emoji di atas, jadi jangan ada lagi kesalahpahaman ya!

    (azn/fyk)



    Sumber : inet.detik.com

  • Wanti-wanti Dokter Gizi Buat yang Pingin Coba Diet Tiongkok di 2025


    Jakarta

    Diet ‘Tiongkok’ menjadi salah satu metode untuk menurunkan berat badan yang sempat viral di media sosial TikTok pada tahun 2024. Metode diet ini diklaim mampu membantu menurunkan berat badan hingga 10 kg hanya dalam waktu lima hari saja.

    Video diet itu awalnya viral di Xiao Hong Shu, platform media sosial mirip Instagram di China. Dalam unggahan video, seorang wanita mengaku berat badannya berkurang hingga 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu.

    Seseorang yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi satu jenis makanan dalam satu hari. Setiap harinya selama lima hari, pelaku diet menyantap satu jenis makanan yang berbeda-beda, baik itu protein, sayuran, buah, atau cairan.


    Meskipun menawarkan hasil yang terbilang menggiurkan, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan diet ini sebenarnya tidak direkomendasikan.

    “Sebenarnya berbahaya. Nanti ada hari yang kira-kira cukup (nutrisinya) dan ada hari-hari yang kurang. Kemudian badan kita itu didesain untuk menerima semua nutrisi itu setiap hari, jadi nggak dibagi-bagi kayak gitu,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    “Makanan yang masuk ke dalam mulut kita itu seharusnya selalu ada dagingnya, ada karbohidratnya, ada sayurnya, lengkap,” sambungnya.

    dr Oki menambahkan, memang diet ‘Tiongkok’ ini bisa menurunkan berat badan yang cepat. Namun, ketidakseimbangan nutrisi juga bisa berisiko mengganggu aktivitas harian.

    “Iya bisa dikatakan ekstrem. Nanti juga nggak memuaskan hasilnya. Misalnya ada hari yang makan kentang aja, nanti ada hari yang makan daging aja, mungkin senang ya kan. Tapi besoknya yang dimakan apa? Sayur seharian,” katanya.

    “Terus nggak masuk kerja dong, bisa lemas. Tenaganya dari mana?” sambungnya.

    Menurut dr Oki, kekurangan nutrisi ini dapat membuat seseorang terkena anemia atau kekurangan sel darah merah. Hal ini bisa berakibat pada tubuh yang menjadi pucat.

    “Bisa juga mudah sakit, gampang batuk pilek biasanya. Kalau ada luka sulit sembuh, kemudian kalau saya perhatikan itu rambut gampang rontok. Kalau pada perempuan, menstruasinya terganggu, bisa nggak menstruasi,” tutupnya.

    (dpy/up)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู…ุญู…ุฏ
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Minum Vitamin C saat Banyak Orang Sakit, Perlu Nggak Sih?

    Jakarta

    Beberapa hari terakhir banyak yang terjangkit batuk, pilek, dan badan meriang. Data di DKI Jakarta mengkonfirmasi adanya peningkatan pasien dengan gejala mirip flu. Kebutuhan untuk meningkatkan daya tahan tubuh mulai jadi sorotan. Tak heran, banyak orang mulai rajin minum suplemen vitamin C demi mencegah penularan.

    Sebenarnya, sebagian besar kebutuhan vitamin C bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, asal pola makan seimbang dan asupan buah serta sayur tercukupi. Namun, ada juga kondisi tertentu di mana suplemen bisa jadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian.

    Apakah Cukup dari Sumber Alami?

    Vitamin C bukan cuma penting untuk daya tahan tubuh, tapi juga berperan besar dalam pembentukan kolagen, penyerapan zat besi, serta menjaga kesehatan kulit dan pembuluh darah. Vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.


    Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan vitamin C untuk orang dewasa Indonesia ditetapkan sekitar 75 mg per hari untuk perempuan dan 90 mg per hari untuk laki-laki. Angka ini bisa sedikit lebih tinggi untuk ibu hamil dan menyusui karena kebutuhan tubuh terhadap antioksidan meningkat.

    Tubuh manusia tidak bisa memproduksi vitamin C sendiri, jadi harus dipenuhi melalui asupan makanan. Kabar baiknya, kebutuhan ini sangat mudah dipenuhi lewat makanan sehari-hari seperti buah dan sayur. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), buah jambu biji berat 100 gram dapat mengandung sekitar 87 mg vitamin C, buah jeruk manis berat 100 gram mengandung sekitar 49 mg vitamin C, sementara 100 gram pepaya matang menyediakan sekitar 104 mg vitamin C.

    Jika pola makan harian sudah mencakup minimal dua hingga tiga porsi buah dan sayur segar sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang atau Isi Piringku, asupan vitamin C biasanya sudah tercukupi dengan baik. Selain itu, vitamin dari sumber alami lebih mudah diserap tubuh karena dibantu zat gizi lain seperti serat, air, dan flavonoid alami dari buah.

    Kapan Perlu Suplemen?

    Suplemen vitamin C sebaiknya digunakan saat tubuh memang membutuhkan asupan ekstra, misalnya ketika sistem imun sedang turun, sedang masa penyembuhan luka, banyak terpapar radikal bebas, atau sedang berada dalam kondisi stres yang tinggi.

    Beberapa kelompok juga cenderung membutuhkan suplemen tambahan, seperti:

    1. Orang dengan pola makan rendah buah dan sayur

    Orang yang makan sedikit sayur-buah rentan mengalami defisiensi vitamin C ringan yang menurunkan imunitas. Pekerja dan mahasiswa yang jadwalnya padat dan pola makan tidak teratur seringkali jarang mengonsumsi makanan sumber vitamin C. Pada kelompok ini, suplemen bisa menjadi solusi asupan sementara sebelum pola makan dapat diperbaiki.

    2. Pengidap luka atau sakit berat

    Menurut penelitian di Jurnal Antioxidants tahun 2022, suplementasi vitamin C membantu mempercepat pembentukan kolagen dan regenerasi jaringan. Penelitian lain yang dipublikasikan di Indian Journal of Surgery juga mendukung bahwa vitamin C dapat meningkatkan penyembuhan luka. Melalui suplemen vitamin C, orang yang sedang sakit umumnya sulit makan atau nafsu makan berkurang, kebutuhan vitamin C dapat terpenuhi.

    3. Lansia

    Studi The Journal of Physiological Sciences menjelaskan bahwa proses penuaan menurunkan efisiensi penyerapan vitamin C di usus dan meningkatkan kebutuhan harian karena stres oksidatif lebih tinggi. Selain itu, lansia juga mengalami penurunan nafsu makan. Jadi dalam kondisi ini, suplemen bisa membantu menjaga kadar vitamin C tetap optimal dalam tubuh.

    Asupan Vitamin C Rendah karena Diet yang Buruk

    Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan fakta yang cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 96,7 persen penduduk Indonesia masih kurang makan buah dan sayur. Artinya, hanya sedikit orang yang benar-benar rutin memenuhi anjuran konsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari. Kondisi ini menyebabkan risiko kekurangan vitamin dan mineral, termasuk vitamin C yang berperan menjaga daya tahan tubuh.

    Kebiasaan atau pola makan sehari-hari juga ikut berpengaruh. Banyak yang lebih memilih makanan cepat saji, tidak tersedianya buah tiap makan, atau bahkan tidak terbiasa menyertakan sayur di menu harian. Di sisi lain, ketersediaan bahan pangan segar di beberapa daerah belum merata, sehingga asupan buah dan sayur masih jauh dari ideal. Padahal, kebutuhan vitamin C sebenarnya bisa dipenuhi dengan mudah dari makanan yang dikonsumsi setiap hari. Satu buah jambu biji ukuran sedang saja sudah cukup untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian, sementara jeruk dan pepaya juga termasuk sumber yang mudah didapat.

    Melihat kebiasaan makan yang belum seimbang, suplemen vitamin C dapat menjadi pilihan yang masuk akal. Bagi yang memiliki aktivitas padat, tinggal di daerah dengan akses yang jauh dari penjual buah, suplemen bisa membantu memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG) vitamin C yang tidak tercapai dari makanan.

    Selama ini, banyak artikel kesehatan menyoroti risiko konsumsi vitamin C berlebihan. Padahal, batas maksimal konsumsi vitamin C yang masih ditoleransi tubuh menurut National Institutes of Health mencapai 2.000 mg per hari. Sementara itu, suplemen vitamin C dosis tinggi di Indonesia hanya mengandung sekitar 500 mg per tablet. Jadi, selama dikonsumsi sesuai anjuran, suplemen vitamin C tetap aman dan justru membantu memenuhi kebutuhan tubuh di tengah rendahnya konsumsi buah dan sayur di Indonesia.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Mau Masukin Diet GLP-1 ke Resolusi Tahun Baru? Ini Wanti-wanti Dokter Gizi


    Jakarta

    Diet biasanya menjadi salah satu resolusi atau komitmen yang akan diterapkan oleh banyak orang saat menyambut tahun baru. Namun, perlu diperhatikan untuk memilih metode diet benar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan memang ada banyak tren diet viral di tahun 2024 yang sebenarnya cukup ekstrem untuk ditiru.

    Beberapa metode diet yang sempat nge-tren di media sosial pada tahun 2024 di antaranya diet mentimun ala pria Jepang, lalu 90-30-50 yang dikenalkan oleh ahli diet di Amerika Serikat, diet 30-30-30, water fasting, hingga diet Tiongkok.


    “Saya berharap ada diet-diet yang positif ya (di tahun 2025), jadi bukan yang aneh-aneh yang berbahaya dan berisiko tinggi,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    Terkait diet mentimun ala pria Jepang, diet Tiongkok, hingga water fasting sebenarnya metode ini terbilang cukup ekstrem meskipun menawarkan hasil yang memuaskan.

    Diet mentimun ala seorang koki di Jepang Nozaki Hiromitsu diklaim sukses menurunkan berat badan hingga 11 kg dalam waktu dua bulan. Nozaki mengaku bahwa dirinya mengonsumsi mentimun mentah hampir setiap hari.

    Sementara, diet Tiongkok disebut bisa turunkan 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu. Aturan dalam metode ini yakni hanya mengonsumsi satu jenis makanan per hari.

    Menurut dr Oki, beberapa metode diet memang bisa dikategorikan ekstrem. Hal ini tentunya memiliki risiko kesehatan yang wajib menjadi perhatian.

    “Kalau hanya makan mentimun, risiko pertama pasti mudah lemas karena kalorinya kurang, nggak ada proteinnya. Kalau kenyang hanya sekadar mengisi perut, rasa kenyangnya beda kalau makan protein, karbohidrat, kenyangnya lebih memuaskan,” kata dr Oki.

    “Sementara diet Tiongkok bisa bikin mudah sakit batuk, pilek, kalau ada luka sulit sembuh. Bisa kayak gitu (diabetes), mekanismenya berbeda tapi kurang lebih kaya gitu. Kemudian bisa rambut rontok, kalau pada perempuan bisa nggak menstruasi,” sambungnya.

    Lalu untuk metode diet water fasting, dr Oki tentu tidak menyarankan hal ini. Pasalnya, hanya mengisi perut dengan air saja di pagi dan siang hari tentu tidak akan cukup mencukupi kebutuhan harian.

    “Hari ini mungkin nggak papa, tapi besok udah di UGD, mungkin pingsan,” tutupnya.

    NEXT: Diet GLP-1 dan Tren Lain yang Diprediksi Ngehits di Tahun 2025

    Untuk tahun 2025, dr Oki memprediksi ada sejumlah tren diet yang bakal ngehits. Mulai dari diet GLP-1 hingga diet rendah gula.

    “Nah yang pertama itu tadi ya, ada diet GLP-1,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    Sebagai gambaran, GLP-1 atau Glucagon-Like Peptide 1 merupakan salah satu hormon yang membantu tubuh memberikan sinyal kenyang ke otak. Obat diabetes yang belakangan populer untuk mengatasi obesitas, Ozempic, juga mengandung hormon ini.

    Diet GLP-1 muncul karena tidak semua orang punya akses untuk mendapatkan Ozempic, dan memang tidak semua orang membutuhkannya. Sebagai gantinya, diet ini menawarkan menu makan tinggi serat dan protein yang memberikan efek serupa dengan GLP-1 yakni perasaan cepat kenyang.

    “Lalu saya dengar-dengar ada kebijakan mengenai gula ya. Jadi mungkin nanti bisa trending (di 2025) diet rendah gula kalau sampai gula dilabelin. Jadi kita bisa tahu ‘oh makanan minuman ini tinggi gula, rendah gula’,” sambungnya.

    Selain itu, dr Oki menambahkan metode diet yang kerap dijalani selebritis Tanah Air yakni intermittent fasting (IF) juga masih akan banyak diminati oleh masyarakat di tahun 2025.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Saran Dokter Gizi Bagi yang Ingin Jalani Diet Viral 90-30-50 di 2025


    Jakarta

    Diet 90-30-50 yang dikenalkan oleh ahli gizi di Amerika Serikat bernama Courtney Kassis belakangan sempat viral karena disebut-sebut bisa menurunkan berat badan cukup signifikan. Courtney mengklaim metode diet ini dapat menurunkan 8 kg hanya dalam 2 bulan tanpa menyiksa.

    Diet 90-30-50 berfokus pada mengonsumsi setidaknya 90 gram protein, 30 gram serat, dan 50 gram lemak tak jenuh. Metode ini dapat meningkatkan keseimbangan gula darah, pengaturan hormon, mengurangi peradangan, dan secara keseluruhan dapat meningkatkan kesehatan metabolisme tubuh.

    Lantas, untuk masyarakat Indonesia yang ingin mencoba metode diet 90-30-50 di tahun 2025, bagaimana caranya agar tetap aman dan efektif?


    Menjawab hal ini, spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan metode diet ini terbilang aman untuk dilakukan. Asalkan, setiap orang harus mengetahui terlebih dahulu berapa kebutuhan kalori hariannya.

    “Masalah turun berat badan atau tidak, itu tergantung dari kebutuhan (kalori) tubuhnya. Jadi kalau kebutuhan (kalori harian) tubuhnya 2.500, lalu dengan diet 90-30-50 dia makan totalnya 1.500, berarti kan ada minus 1.000, nah itu pasti terjadi weight loss (penurunan berat badan),” kata dr Oki kepada detikcom, Jumat (13/12/2024).

    Menurut dr Oki, cara paling umum untuk menghitung kebutuhan kalori harian seseorang adalah dengan menggunakan rumus Harris-Benedict. Selain itu, perlu diperhatikan terkait defisit kalori agar tidak dikurangi secara ekstrem agar tidak muncul masalah kesehatan.

    Masalah kesehatan yang mungkin bisa muncul jika kalori harian tidak tercukupi adalah tubuh mudah lemas, sehingga sulit untuk melakukan aktivitas. Lebih fatalnya, nutrisi yang kurang juga bisa berdampak pada seseorang yang mudah sakit batuk, pilek, rambut rontok, hingga anemia.

    Terkait pilihan protein dan serat, dr Oki mengatakan sebenarnya ada beberapa makanan yang tergolong murah dan mudah didapatkan.

    “Kalau protein bisa daging rendang atau empal. Lalu ayam ya, dada ayam. Kalau mau murah meriah ya telur, tapi putihnya aja. Serat yang mudah didapatkan yang lalapan, kemangi, kacang panjang, selada itu murah, bayam, kangkung,” katanya.

    Namun, untuk lemak sehat sendiri masih terbilang cukup mahal bagi sebagian orang. Terlebih ada beberapa jenis minyak tidak jenuh yang cukup sulit didapatkan di pasaran.

    “Lemak (sehat) ini yang menjadi sulit, karena lemak yang baik itu yang tidak jenuh. Contohnya kayak minyak zaitun, minyak kedelai di mana itu masih susah ditemui atau boleh makan alpukat,” tutupnya.

    “Atau bisa aja makannya itu nggak pakai minyak. Jadi masakannya nggak digoreng, nggak ditumis, minyaknya berasal dari makanan itu sendiri. Misalnya makan ayam, yaudah minyaknya dari situ,” tutupnya.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman yang Bantu Menurunkan Berat Badan, Salah Satunya Air Kelapa

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Salah satunya mengatur menu makanan dan minuman, yang tidak hanya membatasi asupan kalori tetapi juga memperbaiki sistem metabolisme.

    Beberapa minuman seperti green tea dan kopi, dalam sejumlah riset ilmiah terbukti bisa meningkatkan laju metabolisme dan meningkatkan rasa kenyang. Jika dikonsumsi secara rutin, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar lemak dan juga berat badan secara keseluruhan.

    Tentunya tidak semua makanan dan minuman punya kandungan yang bermanfaat terhadap program diet penurunan berat badan. Dikutip dari berbagai sumber, berikut alternatif minuman yang bisa dicoba.


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang kerap diasosiasikan dengan kesehatan. Ini karena teh hijau kaya akan berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh, terutama antioksidan.Dikutip dari Healthline, teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin. Katekin dipercaya dapat meningkatkan laju metabolisme dan pembakaran lemak.

    Sejumlah studi menunjukkan konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan berat badan dan lemak tubuh.

    Teh hijau juga mengandung kafein, senyawa yang dapat meningkatkan energi dan menunjang performa saat berolahraga.

    2. Kopi

    Kopi dikenal sebagai minuman penambah energi dan penghilang kantuk. Namun, minuman ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan berat badan loh.

    Manfaat ini berasal dari kafein yang terkandung dalam kopi. Kafein merupakan zat stimulan yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Alhasil, tubuh dapat membakar lebih banyak kalori dan lemak.

    Sebuah studi yang dilakukan terhadap 2.600 partisipan juga menemukan mereka yang sukses menurunkan berat badan mengonsumsi lebih banyak minuman berkafein dibandingkan yang tidak mengonsumsinya.

    3. Teh Hitam

    Teh hitam juga mengandung antioksidan yang dapat membantu menurunkan berat badan. Khususnya flavonoid, polifenol yang memiliki efek antioksidan kuat dan dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

    Studi menunjukkan polifenol yang ada pada teh hitam dapat mendukung penurunan berat badan dengan cara mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak, dan mendukung perkembangan bakteria baik di usus.

    Penelitian lain juga menemukan konsumsi tiga cangkir teh hitam sehari selama tiga bulan dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi ukuran lingkar pinggang.

    4. Teh Jahe

    Teh jahe merupakan salah satu minuman herbal yang kerap digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi pilek, mual, hingga peradangan.

    Sejumlah studi yang dilakukan terhadap manusia dan hewan juga menunjukkan teh jahe memiliki potensi untuk menunjang penurunan berat badan.

    Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 10 pria dengan kelebihan berat badan menemukan konsumsi 2 gram jahe yang ditambahkan ke dalam air hangat dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi rasa lapar.

    Penelitian itu juga menemukan teh jahe dapat meningkatkan efek termal makanan, yaitu jumlah energi yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna makanan dan memetabolisme makanan.

    Khasiat ini, dikombinasikan dengan peningkatan rasa kenyang, membuat teh jahe menjadi salah satu minuman yang dapat mendukung penurunan berat badan.

    5. Air Kelapa

    Air kelapa bukan sekadar minuman yang menyegarkan. Minuman ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Vinmec, air kelapa mengandung kalium dan enzim bioaktif tinggi yang dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh. Ini membantu tubuh membakar lebih banyak kalori dan mengurangi timbunan lemak.

    Serat yang terkandung dalam air kelapa juga membantu meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Selain itu, air kelapa pun memiliki kalori yang rendah. Kombinasi inilah yang membuat air kelapa memberikan efek yang positif dalam menurunkan berat badan.

    (ath/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Pilek dan Hidung Tersumbat? Atasi dengan Konsumsi 5 Makanan Enak Ini


    Jakarta

    Pilek menjadi penyakit di musim hujan seperti sekarang ini. Untuk mengatasinya, bisa rutin mengonsumsi makanan sehat, seperti jeruk hingga jahe.

    Musim hujan biasa menyerang imunitas hingga menyebabkan serangan penyakit pilek atau flu. Gejala terserang flu ini bisa ditandai dengan hidung yang tersumbat, sehingga membuat saluran pernapasan tidak lancar.

    Agar tetap bugar di musim yang tak menentu seperti belakangan ini, pola makan sehat dan bergizi seimbang patut diperhatikan. Untuk mengatasi pilek dan hidung tersumbat, kamu bisa mengonsumsi beberapa makanan sehat yang mengandung zat antioksidan tinggi, anti inflamasi, hingga vitamin C.


    Dilansir dari Breathe Freely dan Food NDTV, berikut 5 makanan yang dapat mengatasi pilek dan hidung tersumbat.

    1. Jahe

    Teh jahe.Teh jahe. Foto: Getty Images/imageBROKER RF/imageBROKER/Juergen Pfeiffer

    Jahe termasuk rempah-rempah umum digunakan sebagai bumbu dapur. Selain untuk bumbu masakan, jahe juga bisa digunakan pada racikan minuman hangat, karena sejak dulu terpercaya sebagai obat alami.

    Rempah yang memiliki sensasi rasa pedas ini mengandung zat antioksidan, anti bakteri, anti viral, hingga anti inflamasi yang tinggi. Sehingga dapat membantu dalam mengatasi flu yang menyerang tubuh. Caranya dengan membuat wedang jahe.

    Kamu bisa merebus jahe bersama segelas air sampai mendidih. Kemudian konsumsi selagi hangat. Jahe tersebut dapat menghangatkan tubuh dan melegakan hidung yang tersumbat.

    2. Jeruk

    Jeruk diketahui buah yang mengandung vitamin C tinggi. Mengutip USDA, dalam 100 gram jeruk mengandung vitamin C sebanyak 53,2 milligram. Vitamin C dibutuhkan untuk menjaga imunitas tubuh.

    Selain kandungan vitamin C yang tinggi, jeruk juga kaya zat antioksidan. Zat antioksidan ini dapat membantu tubuh tetap bugar dan tak mudah terserang flu yang menyebabkan hidung tersumbat.

    Rutin mengonsumsi jeruk setiap hari bisa membuat imunitas tubuh tetap terjaga. Bisa dikonsumsi secara langsung ataupun dijadikan jus. Jeruk peras yang hangat juga pas dinikmati saat musim hujan.

    3. Madu

    4 Cara Mudah Mengecek Keaslian Madu yang Mudah Dilakukan di Rumahmadu Foto: Getty Images/Anantaradhika

    Madu dikenal sebagai zat pemanis alami pengganti gula. Biasanya digunakan untuk meracik minuman, seperti teh, kopi, dan minuman lainnya. Selain karena rasa manisnya yang pas, madu juga mengandung nutrisi penting bagi tubuh.

    Madu juga dikenal sebagai antibiotik alami, karena di dalamnya mengandung hydrogen peroxide yang merupakan salah satu zat anti bakteri. Kamu bisa mengonsumsi madu secara langsung atau diracik menggunakan air atau teh hangat.

    Namun, perlu diperhatikan batas konsumsinya yang tak boleh lebih dari 9 sdm madu (36 gram) untuk pria dan 6 sdm (24 gram) untuk wanita dan anak kecil, seperti dikutip dari Washington Post.

    4. Bawang Putih

    Zaman dulu banyak yang menggunakan bawang putih sebagai bahan pengobatan tradisional, termasuk flu yang mengakibatkan hidung tersumbat. Diketahui kalau bawang putih mengandung zat anti-inflamasi dan antimikroba.

    Kandungan tersebut dapat membantu dalam melawan infeksi yang menyebabkan flu. Kamu bisa mengonsumsinya mentah atau diracik menjadi minuman hangat.

    5. Bawang Bombay

    Selain bawang putih, bawang bombay juga dapat mengobati flu dan hidung tersumbat. Bawang bombay mengandung banyak quercetin, flavonoid yang membantu meningkatkan fungsi pernapasan dengan mengurangi peradangan dan bertindak sebagai antihistamin alami untuk melawan respons alergi.

    Bawang bombay ini dapat dimasukkan pada racikan salad dengan mengirisnya tipis. Selain itu, bawang bombay juga bisa dicincang untuk bumbu masakan daging dan lainnya.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com ุงู„ู„ู‡ู… ุตู„ ุนู„ู‰ ู…ุญู…ุฏ
    Source : unsplash.com / Dan Gold