Tag: pilkada serentak

  • 56 Brand Hijab dan Modest Banting Harga 80% di West Mall Grand Indonesia

    Jakarta

    Bazar GlamLocal yang sudah ditunggu-tunggu kini hadir kembali di West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Bazar GlamLocal digelar mulai hari ini, Rabu, 27 November hingga 8 Desember 2024.

    Pada fase pertama bazar GlamLocal, ada 56 brand hijab dan busana muslim ready-to-wear yang ikut. Antara lain Heaven Lights, Theblank, Jenna & Kaia, Haidee & Orlin, Gamaleea, Retail Theraphy, Callanda Hijab, BWBYAZ, dan masih banyak lagi.

    Bukan GlamLocal namanya jika tak memberikan potongan harga dan promo menarik selama bazar. Salah satunya Ethnicmine yang menawarkan diskon 50%, Jenna & Kaia bikin heboh dengan mengadakan diskon 60%, Fimelo juga menawarkan diskon hingga 50%.


    Bazar hijab dan busana muslim GlamLocal.Foto Kiky Azhar, pengagas bazar GlamLocal. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Tak hanya potongan harga, ada juga paket bundling seperti yang diberikan oleh Haidee & Orlin. Dengan harga Rp 250 Ribu kamu bisa mendapatkan dua potong baju. Brand Beshe Kidswear memberikan penawaran buy 1 get 1, dan Retail Theraphy diskon hingga 80%.

    Bazar GlamLocal menyediakan beragam kebutuhan wanita, antara lain hijab, blouse, tunik, dress, abaya, rok, celana, vest hingga aksesori. Tersedia juga aneka koleksi anak-anak yang bisa menjadi pilihan.

    Rizky Azhar sebagai salah satu penggagas GlamLocal mengatakan ada yang berbeda dengan bazar kali ini. Setiap pembelanjaan Rp 1 Jura akan mendapatkan kesempatan bermain games dengan hadiah voucher belanja.

    “Karena dibagi jadi dua fase lebih panjang waktunya total 10 hari. Setiap fase ada 56 brand dan itu brandnya beda-beda. Pertama kita kepengen acaranya bisa lebih banyak yang ikut bergantian,” ujar Rizky Azhar saat ditemui di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2024).

    Bazar hijab dan busana muslim GlamLocal.Pengunjung yang antre hendak masuk ke area bazar hijab dan busana muslim GlamLocal. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Kiky panggilan akrabnya mengungkapkan ada 87 brand yang dibagi menjadi dua fase. Ada juga brand yang baru pertama kali ikut, antara lain Heaven Lights, Retail Theraphy dan masih banyak lagi.

    “Banyak kegiatan games dan juga kalau belanja Rp 1 Juta dapat jumbo totebag dan hadiah tambahan. Ada tote bag, payung, tumblr, dan voucher belanja hingga Rp 500 Ribu,” jelasnya.

    Menurut Kiky, pada hari pertama bazar GlamLocal, antusias yang sangat besar ditunjukkan pengunjung dan pelanggan setia mereka. Apalagi bazar hari pertama ini bertepatan dengan Pilkada serentak di seluruh Indonesia sehingga ada beragam promo khusus.

    “Banyak banget promo dari brand khusus untuk yang nyoblos hari ini. Hari pertama ramai banget dan antrenya sudah mengular dari pagi,” kata Kiky.

    Khusus pengguna aplikasi Wondr by BNI setiap pembelanjaan Rp 500 Ribu akan mendapatkan totebag berukuran jumbo dan satu kali main games. Kiky menyebutkan GlamLocal kali ini mengusung tema “Seminggu? Mana Cukup!”.

    “Harapannya event berjalan lancar dan ramai sampai hari terakhir jangan lupa datang di dua fase. Yang sudah datang di minggu pertama jangan lupa datang di minggu kedua,” pungkas Kiky.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Menjadi Orang Biasa



    Jakarta

    Menjelang kontestasi pilkada serentak yang diselenggarakan pada akhir bulan Nopember 2024, kondisi jagad politik riuh dan suhu meningkat di seluruh wilayah negeri. Pada bulan Desember 2024, sudah diketahui hasilnya ada yang mendapat amanah dan ada yang belum beruntung. Di sinilah mereka yang belum beruntung menjadi orang biasa yang berbaur dan bermasyarakat. Bagi yang beruntung mendapat amanah ( ujian ) bisa tetap menjadi orang biasa atau malah menjadi orang yang tidak biasa.

    Tentang amanah ini jika peserta kontestasi orang yang beriman maka ia akan selalu ingat pada surah ali-Imran ayat 26, yang intinya adalah derajat manusia yang dimuliakan maupun dihinakan itu merupakan hak kewenangan-Nya. Menang dan kalah itu merupakan ketetapan-Nya, maka ingatlah bahwa pilihan Allah SWT. itu pasti terbaik dari pilihanmu ( keinginanmu ).

    Penulis pertama kali menerima buku karya Sudirman Said yang berjudul “Bergerak dengan Kewajaran” dan saat membuka daftar isi, langsung tertuju pada bab ‘Menjadi Orang Biasa.’ Menurut penulis buku tersebut definisi orang biasa adalah : Orang yang tidak melanggar apalagi mencuri hak orang lain ( hak liyan ). Orang biasa taat aturan dan selalu mengenal kata “cukup” dan “secukupnya” tidak lebay dan karena itulah ia bahagia.


    Sedangkan orang tak biasa, jauh dari kata “cukup” karena selalu merasa dahaga, lapar, sehingga mengambil, menumpuk. Secara sadar ia mengambil hak milik orang lain ( liyan ). Ia dikendalikan oleh sesuatu yang bukan dari dirinya dan tidak merdeka.

    Ini merupakan pilihan bagi yang memperoleh amanah dalam kontestasi pilkada. Oleh karena itu, jika pilihanmu menjadi orang biasa maka engkau akan menjadi sosok pemimpin yang adil. Kehidupanmu akan bersahaja dengan selimut “sederhana.” Menjadi pemimpin yang adil itu merupakan perintah dari ajaran Islam. Hal ini sebagaimana firman-Nya dalam surah an-Nahl ayat 90 yang terjemahannya, “Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, berbuat kebajikan, dan memberikan bantuan kepada kerabat. Dia (juga) melarang perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pelajaran kepadamu agar kamu selalu ingat.”

    Ayat ini mengiringinya dengan petunjuk-petunjuk dalam Al-Qur’an bagi mereka. Adapun petunjuknya adalah perintah untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan. Allah SWT. menyatakan, “Sesungguhnya Allah selalu menyuruh semua hamba-Nya untuk berlaku adil dalam ucapan, sikap, tindakan, dan perbuatan mereka, baik kepada diri sendiri maupun orang lain, dan Dia juga memerintahkan mereka berbuat kebajikan, yakni perbuatan yang melebihi perbuatan adil; memberi bantuan apa pun yang mampu diberikan, baik materi maupun nonmateri secara tulus dan ikhlas, kepada kerabat, yakni keluarga dekat, keluarga jauh, bahkan siapa pun. Dan selain itu, Dia melarang semua hamba-Nya melakukan perbuatan keji yang tercela dalam pandangan agama, seperti berzina dan membunuh; melakukan kemungkaran yaitu hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai dalam adat kebiasaan dan agama; dan melakukan permusuhan dengan sesama yang diakibatkan penzaliman dan penganiayaan. Melalui perintah dan larangan ini Dia memberi pengajaran dan tuntunan kepadamu tentang hal-hal yang terkait dengan kebajikan dan kemungkaran agar kamu dapat mengambil pelajaran yang berharga.”

    Pemimpin yang adil dan demokratis haruslah seseorang yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Iman dan takwa menjadi landasan utama yang mendorong seorang pemimpin untuk selalu bertindak sesuai dengan ajaran Islam. Dari Abi Hurairah, Nabi Muhammad Saw. telah bersabda, “Wahai Abu Hurairah, adil sesaat itu lebih utama dari pada ibadah enam puluh tahun. Yaitu bangun pada malamnya dan puasa pada siang harinya. Wahai Abu Hurairah, menyeleweng sesaat dalam memutuskan perkara itu lebih berat dan lebih besar dosanya di sisi Allah Azza wa Jalla dari pada kemaksiatan enam puluh tahun.” (HR. Al Ashbihani)

    Orang biasa, tidak hidup dalam kemewahan karena falsafah “cukup” telah melandasinya. Ia sebagai pemimpin negeri akan berusaha untuk melunasi utang negara, tentu ia tahu dan mengerti mana yang boleh dan yang tidak. Sumber-sumber kekayaan dan pendapatan negara akan diefektifkan dengan prinsip keadilan. Pajak sebagai salah satu instrumen pendapatan, tentu kebijakannya memperhatikan unsur keadilan ( terhadap rakyat biasa dan rakyat yang kaya ). Sumber-sumber alam yang menyangkut hajat hidup orang banyak hendaknya negara hadir untuk menguasainya. Tambang contohnya bisa diterapkan pola bagi hasil seperti gas dan minyak bumi. Tarif barang masuk diterapkan untuk melindungi industri dalam negeri dan tarif ini akan menjadi pendapatan negara.

    Tabiat orang tak biasa hendaknya mulai dikurangi atau sekalian ditinggalkan. Tabiat ini menimbulkan ketimpangan dalam pengelolaan sumber-sumber ekonomi, hal ini berakibat pada kecemburuan dan berujung pada konflik. Sumber yang mendorong orang melakukan korupsi adalah kebutuhan hidup yang berlebihan. Ali bin Abi Thalib berkata, “Dengan sedikit kebutuhan maka engkau akan selamat.”

    Namun kita tidak pungkiri bahwa godaan dan pesona dunia menggoyahkan keimanan, khususnya kekuasaan. Kenapa ? Kekuasaan inilah yang mendatangkan / menjadi sumber kenikmatan dunia. Orang berebut dengan mengeluarkan korbanan yang sangat besar untuk menggapainya dan hal itu kadang menjadi taruhan kehormatan. Engkau lupa bahwa kehormatan/kemulianmu tidak bisa kenakan baju kemewahan, ketenaran dan kuasa karena Allah SWT. hanya melihat ketakwaan hambanya.

    Ya Allah, Engkau yang menjadi sandaran kami, mohon berilah petunjuk dan cahaya-Mu agar kami dan para pemimpin istiqomah memilih untuk menjadi orang biasa. Bukalah hijab golongan orang yang tidak biasa agar mereka kembali ke jalan-Mu.

    Aunur Rofiq

    Ketua DPP PPP periode 2020-2025
    Artikel ini merupakan kiriman pembaca detikcom. Seluruh isi artikel menjadi tanggung jawab penulis. (Terima kasih – Redaksi)

    (erd/erd)



    Sumber : www.detik.com