Tag: pinggul

  • Tips Pilih Bantal yang Pas Berdasarkan Posisi Tidur


    Jakarta

    Memilih bantal yang pas perlu dilakukan agar kualitas tidur tetap terjaga. Kamu bisa juga lho memilih bantal yang tepat sesuai dengan posisi tidur.

    Bantal dirancang untuk menyangga kepala, leher, dan bahu agar tulang belakang tetap sejajar saat tidur. Posisi tulang belakang memengaruhi postur tubuh, yang merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Tidur di atas bantal yang tidak memadai dapat menyebabkan berbagai masalah, termasuk nyeri leher dan kualitas tidur yang buruk. Bantal yang tepat dapat membantu Anda mendapatkan tidur malam yang lebih baik.


    Nah, ada bantal yang cocok untuk posisi tidur tertentu. Dilansir dari sleepdoctor dan sleepopolis, berikut ini informasinya.

    Posisi Tidur Telentang

    posisi tidurposisi tidur telentang. Foto: iStock

    Jika kamu sering tidur dalam posisi telentang, penting untuk menggunakan bantal yang dapat menyangga lekuk leher kamu. Biasanya bantal yang diperlukan sepertiga lebih tinggi dari bagian bawah.

    Orang yang tidur telentang juga memerlukan bantal dengan kekencangan sedang yang memungkinkan kepala sejajar dengan tulang belakang. Bantal ini juga mencegah bantal menjadi terlalu datar saat dipakai tidur. Untuk bahannya, kamu bisa mempertimbangkan memakai memory foam karena bahan tersebut dapat menyesuaikan tekanan.

    Posisi Tidur Miring

    Posisi Tidur agar Cepat HamilPosisi tidur miring. Foto: Getty Images/EmirMemedovski

    Nah, untuk kamu yang senang tidur dengan posisi miring butuh bantal yang tinggi. Kamu bisa memilih bantal dengan tinggi 4-6 inci untuk menjaga hidung tetap sejajar dengan tulang dada, mengisi ruang antara telinga dan bahu luar.

    Posisi ini mencegah ketegangan leher dan membantu Anda mempertahankan postur tubuh yang tepat saat tidur. Selain itu, penggunaan guling juga cocok untuk posisi tidur miring untuk menopang panggul dan pinggul.

    Untuk bahan bantal yang cocok untuk posisi tidur ini bisa menggunakan memory foam maupun lateks yang lebih padat.

    Posisi Tidur Tengkurap

    posisi tidurposisi tidur tengkurap. Foto: iStock

    Orang yang tidur tengkurap mungkin perlu mempertimbangkan bagian tubuh mana yang membutuhkan dukungan untuk menjaga keselarasan tulang belakang saat mereka tidur. Posisi tidur tengkurap dapat memberi tekanan pada tulang belakang atau otot-otot punggung dan bahu. Dalam beberapa kasus, para ahli menyarankan orang dengan nyeri punggung untuk tidak tidur tengkurap.

    Namun, kalau kamu merasa paling nyaman tidur tengkurap, pilih bantal yang lembut dan tidak terlalu tinggi. Kamu bisa pilih bantal yang tidak terlalu padat dan bisa disesuaikan ketinggiannya agar tidur lebih nyaman.

    Itulah beberapa cara untuk memilih bantal yang pas berdasarkan posisi tidur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Empuk Nggak Jamin Nyaman Dipakai, Begini Cara Pilih yang Benar


    Jakarta

    Cara memilih kasur yang nyaman dan tepat, tidak melulu diukur dari rasa empuk pada permukaannya saja. Saat ini banyak sekali kasur yang empuk, tetapi justru tidak nyaman digunakan karena membuat badan terasa tenggelam.

    Selain itu, banyak produsen kasur yang hanya menawarkan produk terbaru yang disebut banyak kelebihan tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan pemakainya.

    Dilansir Good Housekeeping, berikut beberapa cara untuk mencari kasur yang cocok.


    1. Kualitas Struktur Kasur

    Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengecek struktur kasur yakni tinggi, area tepi kasur, minim gerakan, dan kekencangan.

    Biasanya kasur yang lebih tinggi memiliki kenyamanan yang lebih daripada kasur yang pendek. Area tepi kasur sangat berpengaruh pada bentuk dari kasur. Apabila patah, kasur bisa turun sebelah. Selain itu, banyak orang sering duduk di samping kasur sehingga area tepi ini harus aman dan tidak ada kerangka yang menonjol keluar.

    Kasur yang nyaman adalah yang tidak akan bergerak meski orang di atasnya bergerak. Lalu, kasur juga harus kencang agar setiap beban yang ada di atasnya tidak akan mudah mengubah bentuk kasur.

    2. Sesuaikan dengan Kebutuhan Fisik Pengguna

    Setiap benda yang kita gunakan sebisa mungkin memang aman dipakai. Begitu pula dengan kasur yang digunakan.

    Untuk orang yang mudah berkeringat, cari kasur yang tidak menyerap panas, biasanya yang tidak memiliki banyak busa di dalamnya. Kalau memiliki masalah tulang punggung, solusinya cari kasur yang bisa membuat nyaman ketika tidur dalam posisi apa pun. Lalu, apabila ada masalah seperti asma atau alergi, bisa mencari kasur yang memakai bahan yang aman.

    3. Sesuaikan Berat Badan

    Tidak semua kasur empuk cocok untuk berbagai berat badan. Asal memilih kasur justru bisa berpengaruh pada kualitas tidur karena posisi tidur yang kurang baik. Disarankan apabila memiliki berat badan yang besar memakai kasur yang padat dan tidak begitu empuk. Hal ini untuk menjaga kondisi tulang punggung tetap sejajar.

    Biasanya orang yang memiliki berat badan lebih dan memakai kasur empuk yang terjadi justru badang terasa tenggelam.

    Untuk orang yang memiliki berat badan ringan, bisa memakai kasur dengan permukaan yang empuk karena badan tidak membuat tekanan berlebih. Apabila memakai kasur yang keras dikhawatirkan menekan bagian sendi.

    4. Posisi Tidur

    • Tidur menyamping: Ini adalah posisi yang paling disukai dan biasanya direkomendasikan dokter untuk menghindari sakit punggung. Kasur terbaik untuk tidur menyamping adalah yang tidak terlalu agar tulang belakang tetap sejajar. Jika terlalu keras, justru menyebabkan hal tak nyaman pada pinggul dan bahu.
    • Tidur tengkurap: Sebenarnya cara tidur seperti ini tidak disarankan. Namun, agar bagian rusuk dan tulang bahu tidak menerima tekanan berlebih, pakai kasur yang yang keras. Kasur keras juga mencegah badan terasa tenggelam.
    • Tidur telentang: Kasur yang sebaiknya dipakai adalah yang tidak terlalu keras atau empuk.
    • Tidur kombinasi: Pilih kasur yang tidak begitu keras atau empuk agar semua posisi tidur terasa nyaman.

    Itulah cara memilih kasur supaya nyaman digunakan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Olahraga Kardio Berbasis Musik yang Sedang Viral di Indonesia

    Jakarta

    Pound fit menjadi salah satu olahraga yang cukup viral di Indonesia, khususnya kaum wanita. Hal ini bisa dilihat dari maraknya kelas-kelas pound fit di berbagai daerah yang biasa didatangi kaum hawa.

    Pound fit sendiri merupakan jenis olahraga kardio berbasis musik, dimana gerakannya menggunakan stik dan diperagakan seolah-olah seperti bermain drum. Olahraga ini memiliki segudang manfaat, khususnya dalam membakar kalori hingga menurunkan berat badan.

    Olahraga ini cocok dimainkan bagi detikers yang ingin tetap sehat sekaligus mendapatkan kesenangan saat memainkannya.


    Pada artikel kali ini, detikSport telah merangkum penjelasan mengenai olahraga pound fit, lengkap dengan manfaat dan cara latihannya. Yuk, simak ulasannya di bawah ini

    Apa Itu Pound Fit?

    Mengutip dari Jurnal Media Akademik Vol.2 No.1, pound fit dapat adalah latihan fisik yang khas dan memadukan unsur-unsur musik, kebugaran, dan energi dalam latihan ketukan yang intens. Olahraga ini dilengkapi dengan perangkat yang disebut “ripstix” (stik berbobot). Gerakan pound fit terdiri dari ketukan drumming dan latihan kebugaran, menjadikannya olahraga yang dinamis sekaligus menyenangkan.

    Cara memainkan ripstix cukup mudah, yaitu dengan menggerakkannya seperti sedang bermain drum dengan berbagai ritme. Gerakan ini bermanfaat untuk membakar kalori hingga membentuk massa otot.

    Mengutip dari situs poundfit.com, pound fit sendiri pertama kali diciptakan di Amerika Serikat pada tahun 2011 oleh dua orang pemain drum dan atlet bernama Cristina Peerenboom dan Kristen Potenza. Ini bermula ketika mereka melakukan pilates dengan tujuan untuk mengurangi berat badan. Namun keduanya merasa bosan dengan rutinitas tersebut dan mencoba menciptakan olahraga dengan gaya dan nuansa yang baru.

    Setelah itu, Cristina dan Kristen menyadari bahwa gerakan bermain drum sebenarnya sama dengan gerakan olahraga pada umumnya. Untuk itu, mereka mulai menciptakan olahraga pound fit yang mirip dengan kegiatan bermain drum.

    Manfaat Olahraga Pound Fit

    Mengutip dari Health Fitness Revolution, berikut beberapa manfaat olahraga pound fit yang dikenal dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan.

    1. Membuat Berat Badan Lebih Ideal

    Gerakan dalam olahraga pound fit dapat menurunkan berat badan. Latihan interval kardio dapat membantu membakar lemak, sebelum dan bahkan setelah olahraga. Pound fit merupakan latihan cepat yang menjaga momentum dan meningkatkan jumlah kalori setelah latihan.

    2. Meningkatkan Mood

    Selain bermanfaat untuk membentuk badan yang ideal, pound fit juga dapat meningkatkan mood dengan melawan depresi, mengurangi risiko diabetes, kolesterol tinggi, hingga tekanan darah tinggi.

    Latihan ini bagus untuk menenangkan pikiran dan meningkatkan fungsi kognitif pada otak.

    3. Melatih Seluruh Tubuh

    Pound fit mirip dengan olahraga pilates, sebab keduanya sama-sama melatih tubuh bagian atas dan bawah. Latihan pound fit juga bermanfaat dalam mengencangkan otot, melatih punggung, dan meningkatkan kekuatan otot inti.

    4. Memotivasi dan Membangkitkan Semangat

    Perpaduan musik saat melakukan gerakan pound fit dapat meningkatkan motivasi dan semangat detikers. Tak hanya itu, jenis latihan ini juga dapat meningkatkan daya ingat.

    5. Latihan Beragam dan Menyenangkan

    Pound fit memiliki gerakan yang beragam, mulai dari kombinasi pilates, kardio, drum, dan resistensi ringan. Olahraga ini menawarkan beragam teknik latihan yang dapat membuat detikers tetap bersemangat. Variasi gerakan ini juga menjadikannya menantang, sehingga bagus untuk melatih fisik dan mental.

    Cara Latihan Pound Fit

    Bagi detikers yang ingin mencoba olahraga pound fit, ada beberapa gerakan dasar yang mudah untuk dilakukan, salah satunya set position. Berikut tata cara melakukan latihannya:

    • Buka kedua kaki sejajar dengan pinggul, kemudian arahkan lutut dan kaki sedikit ke samping dari bagian atas kaki.
    • Posisikan tubuh berdiri tegak.
    • Stabilkan tulang punggung dan panggul dengan mengencangkan otot inti.
    • Angkat dada secara perlahan lalu gerakkan bahu ke bawah dan ke belakang dengan rileks.
    • Sejajarkan lutut dengan kaki, namun jangan sampai menjulur ke depan.
    • Jaga otot inti tetap kuat, dada terangkat, dan pandangan lurus ke depan.

    Selain gerakan dasar, berikut beberapa tips yang bisa detikers ikuti untuk menghindari cedera saat latihan pound fit:

    • Lakukan pemanasan dengan benar agar otot tetap fleksibel dan mudah digerakkan.
    • Tetap bergerak sesuai kapasitas tubuh untuk menghindari cedera dan kelelahan.
    • Pastikan detikers mengenakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat.
    • Mengikuti kelas pound fit dengan didampingi oleh instruktur dan coach yang berpengalaman.

    Nah, itulah ulasan lengkap terkait olahraga pound fit, mulai dari manfaat hingga tata cara latihannya. Selamat dan semangat berolahraga ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Rahasia Pukulan Keras dan Akurat!

    Jakarta

    Teknik smash menjadi salah satu aspek penting dalam olahraga badminton. Keakuratan dan Ketajaman pukulan dapat memberikan keuntungan selama permainan.

    Mengutip dari Jurnal Penjakora Volume 9 Nomor 1, smash adalah pukulan serangan yang bertujuan untuk memperoleh nilai/poin karena sifat jatuhnya bola yang kencang dan tajam. Saat melakukan smash, dibutuhkan kekuatan otot tungkai, lengan, bahu, dan fleksibilitas pergelangan tangan serta koordinasi gerak tubuh yang harmonis untuk mendapatkan pukulan yang maksimal.

    Bagi pemula, teknik ini perlu dipelajari untuk mendapatkan rahasia pukulan smash yang keras dan akurat. Berikut detikSport telah merangkum cara dan tekniknya.


    1. Posisi Tubuh yang Benar

    Posisi tubuh menjadi aspek utama untuk memberikan smash yang keras. Sebelum memulai, pastikan detikers menempatkan posisi kaki dengan stabil dengan kaki kiri sedikit ke depan dan kaki kanan di belakang.

    Kemudian, pastikan berat badan di kaki belakang siap untuk melompat ke depan saat melakukan smash. Jaga posisi badan agar tetap tegak dan pinggul terbuka. Posisi tubuh ini akan membantu detikers dalam menciptakan pukulan smash yang optimal.

    2. Melatih Otot Tangan dan Kaki

    Dengan meningkatkan kekuatan otot tangan, lengan, dan bahu dapat membantu pemula menghasilkan smash yang keras dan akurat. Detikers dapat mencoba latihan kekuatan dengan mengangkat beban atau menggunakan alat gym.

    Selain itu, latihan seperti jumping, squat, dan medicine ball throw juga dapat meningkatkan kekuatan kaki agar dapat melompat lebih tinggi dan menghasilkan pukulan yang maksimal.

    3. Teknik Smash yang Benar

    Setelah melatih otot tangan dan kaki, detikers perlu menguasai pukulan yang benar untuk mendapatkan smash yang keras dan akurat. Pastikan detikers menggunakan grip yang tepat pada raket dan gunakan gerakan bawah-atas yang benar untuk menciptakan efek pukulan yang keras.

    Jika ingin panduan lebih rinci, detikers dapat melakukan latihan dengan pelatih atau pemain yang sudah profesional.

    4. Perhatikan Posisi Lawan

    Memahami posisi lawan saat bermain dapat menjadi taktik dan kesempatan emas bagi detikers untuk mendapatkan poin. Ketika lawan berada di belakang lapangan atau dalam posisi pertahanan yang buruk, maka di saat itulah detikers dapat melakukan smash keras.

    Memperhatikan posisi ini akan membuat pukulan smash lebih efektif.

    5. Rutin Latihan

    Selain beberapa trik di atas, latihan yang konsisten juga menjadi kunci utama bagi detikers dalam menciptakan smash yang optimal. Latihan teratur dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot sebelum bermain.

    Itulah beberapa cara untuk mendapatkan smash yang kencang dan akurat. Jangan lupa untuk dipelajari dan tetap latihan rutin ya, detikers!


    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Biar Nggak Cepat Lelah, Ini 10 Tips Lari Jarak Jauh yang Wajib Kamu Tahu!

    Jakarta

    Lari menjadi salah satu olahraga yang diminati banyak orang. Selain bermanfaat bagi kesehatan, olahraga atletik ini juga memiliki ajang kompetisinya sendiri.

    Salah satu kategori olahraga lari adalah nomor lari jarak jauh. Mengutip dari Jurnal Kepelatihan Olahraga, Universitas Pendidikan Indonesia, lari jarak jauh atau Marathon merupakan cabang atletik dengan jarak lari sepanjang 42,195 meter (26 mil).

    Melihat dari jarak tempuhnya, untuk menyelesaikan lintasan lari jarak jauh membutuhkan kondisi fisik yang baik, energi yang banyak, hingga daya tahan tubuh yang mumpuni.


    Namun, saat berlari jarak jauh, banyak juga pelari yang cepat merasa kelelahan. Untuk mengatasi hal tersebut, detikers perlu mengetahui beberapa tips agar bisa menyelesaikan lari jarak jauh dengan efektif. Berikut detikSport telah merangkum beberapa ulasannya.

    1. Menentukan Target Sebelum Berlari

    Hal pertama yang bisa detikers lakukan sebelum mulai berlari yaitu menentukan target. Lari jarak jauh merupakan lari yang membutuhkan ketahanan tubuh yang tinggi, sehingga diperlukan latihan rutin untuk mencapai target.

    Selama latihan, detikers dapat merancang target seperti jarak, durasi, kecepatan, hingga teknik lari. Untuk permulaan, bisa memasang target dengan lari rutin setiap hari selama 15-30 menit di pagi atau sore. Setelah itu, dapat dilakukan secara bertahap dengan meningkatkan durasi lari.

    2. Menyiapkan Perlengkapan Lari

    Selain persiapan fisik, detikers perlu menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan selama lari, misalnya sepatu lari. Pastikan memilih sepatu lari yang cocok dan nyaman untuk mencegah kaki luka atau keseleo.

    Sepatu lari yang nyaman dapat membuat aktivitas lari semakin efektif dan bebas dari gangguan seperti cedera.

    3. Melakukan Pemanasan dengan Tepat

    Pemanasan merupakan aspek terpenting sebelum memulai kegiatan olahraga, termasuk berlari. Hal ini bertujuan untuk menjaga tubuh tetap siap menghadapi gerakan terus-menerus, dan tentunya untuk mencegah cedera.

    detikers dapat melakukan pemanasan dengan peregangan otot-otot tubuh dan berlari kecil selama 5-10 menit sebelum mulai berlari. Pemanasan juga dapat dilakukan di sela-sela aktivitas lari untuk mencegah kehabisan waktu. Saat mulai merasa kelelahan, detikers dapat mendinginkan tubuh dengan berjalan.

    Asian Sports women using freezing spray for treating injured sportwomen's knee and leg  after runIlustrasi cedera saat lari. Foto: Getty Images/TuiPhotoengineer

    4. Mengatur Posisi Tubuh

    Posisi tubuh yang tepat saat berlari juga dapat mencegah cedera dan kelelahan selama berlari. Berikut posisi tubuh yang bisa detikers terapkan dalam lari jarak jauh:

    • Tubuh lurus ke depan dan posisi dagu sedikit menghadap ke bawah.
    • Posisi tubuh tetap tegak dan bahu sejajar, tidak miring dan tidak naik turun.
    • Saat berlari, posisi tangan diayunkan dan siku sejajar dengan pinggul.
    • Jaga jarak langkah ketika berlari untuk menghindari kelelahan terlalu cepat.

    5. Konsistensi Langkah Selama Berlari

    Selain posisi tubuh, langkah kaki juga perlu diperhitungkan selama berlari untuk mencegah cepat lelah. Usahakan jarak di setiap langkah kaki selalu konsisten agar dapat mencapai waktu yang telah ditargetkan.

    6. Tetap Terhidrasi Selama Berlari

    Daya tahan tubuh dan kondisi tubuh yang fit sangat diperlukan dalam lari jarak jauh. Untuk itu, diperlukan asupan elektrolit yang cukup untuk menghindari tubuh dari dehidrasi. Tubuh yang terhidrasi juga dapat terhindar dari cedera dan kelelahan yang terlalu cepat.

    detikers dapat mengisi cairan tubuh sebelum, selamanya, hingga setelah berlari. Hal ini bertujuan agar stamina tubuh tetap terjaga meskipun harus berlari dalam jarak yang jauh.

    7. Mengatur Pernapasan

    Menurut Jurnal Kepelatihan Olahraga, energi dihasilkan dari proses aerobik, yaitu sistem menghasilkan energi yang membutuhkan oksigen. Seseorang yang mampu menggunakan oksigen secara maksimal memiliki kondisi dan daya tahan tubuh yang lebih kuat.

    Untuk itu, detikers perlu melatih pernapasan untuk mendapatkan asupan oksigen yang optimal. Salah satunya yaitu dengan menarik napas dalam-dalam melalui hidung selama dua detik, kemudian membuangnya lagi dengan hidung selama dua detik.

    8. Mengonsumsi Nutrisi yang Cukup

    Selain latihan rutin, nutrisi seorang pelari juga perlu dioptimalkan sebelum mulai berlari. Salah satu sumber energi utama yang harus dipenuhi yaitu glikogen, simpanan glukosa yang terdapat dalam jaringan otot.

    Untuk mencegah penipisan glikogen saat lari jarak jauh, detikers dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat, seperti nasi, kentang, atau ubi.

    9. Memulai Lari dengan Jalan Santai

    Selain melatih pernapasan, detikers dapat memulai jalan santai agar tidak ngos-ngosan selama berlari. Jalan santai juga sebagai bentuk peregangan bagi kaki agar lebih siap untuk bergerak dalam waktu yang lama.

    Playing fitness or exercising by walking or running outdoors is currently becoming more popular among health-conscious people to prevent the spread of COVID-19, causing people to often go for a run or walk in parks where the air is fresh.Ilustrasi persiapan lari. Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul

    10. Mengatur Kecepatan dengan Teknik Pacing

    Pacing mengacu pada kecepatan yang dipertahankan pelari saat menempuh jarak lari. Satuan yang digunakan dalam pacing adalah menit per kilometer (menit/km). Semakin kecil angkanya, maka semakin cepat pula detikers berlari. Contohnya, pace 5:00/km berarti dalam jarak 1 km, detikers membutuhkan waktu 5 menit.

    Dengan memahami teknik pacing, dapat mempermudah detikers dalam memudahkan perkiraan waktu tempuh dan membagi lari dengan split yang rapi dan terkontrol.

    Itulah beberapa tips lari jarak jauh yang dapat dilakukan untuk menghindari cepat lelah. Semoga dapat diterapkan dengan benar ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Jangan Langsung Lari! 8 Gerakan Pemanasan Ini Bisa Cegah Cedera Parah!

    Jakarta

    Pemanasan penting dilakukan sebelum memulai olahraga, termasuk lari. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan mencegah cedera parah saat lari.

    Gerakan pemanasan dapat membantu aliran darah semakin lancar, sehingga otot-otot lebih mudah digerakkan dan tidak kaku. Selain itu melakukan pemanasan sebelum berlari juga memberikan daya tahan yang lebih lama dibandingkan tidak pemanasan sama sekali.

    Mengutip dari Student Research Journal, pemanasan (warming up), memberikan manfaat baik secara psikologis dan fisiologis. Secara fisiologis, pemanasan membuat suhu tubuh meningkat dan dapat memperlancar kinerja otot. Sementara secara psikologis, mental cenderung lebih siap untuk melakukan aktivitas fisik.


    Nah, bagi detikers yang rutin berolahraga lari, dianjurkan untuk selalu melakukan pemanasan dengan benar. Berikut detikSport telah merangkum 8 gerakan pemanasan yang bisa diterapkan untuk mencegah cedera.

    1. Dynamic Pigeon Pose

    Gerakan pemanasan yang pertama yaitu dynamic pigeon pose. Gerakan ini bertujuan untuk meregangkan otot-otot lutut, pinggul, hingga bokong. Pada umumnya, pemanasan ini dapat dilakukan sebanyak 5-8 kali.

    Berikut tata cara melakukan gerakan pemanasan ini:

    • Posisikan tubuh duduk dan lipat lutut kanan ke depan.
    • Kaki direntangkan ke belakang dengan posisi lurus.
    • Putar tubuh secara perlahan dengan mengangkat tangan kanan ke belakang telinga kanan.
    • Putar tubuh ke kiri sehingga siku dapat menyentuh tubuh.

    2. Calf Raise

    Calf raise merupakan salah satu gerakan pemanasan yang bertujuan untuk meregangkan otot betis, sehingga dapat efektif digunakan saat berlari. Gerakan ini dapat dilakukan sebanyak 12-15 kali.

    Adapun tata cara gerakan calf raise yaitu:

    • Berdiri di tepi tangga sehingga telapak kaki berada di tangga dan tumit menggantung di tepi.
    • Kedua tangan berpegangan pada railing untuk menjaga keseimbangan.
    • Angkat telapak kaki dengan jari-jari kaki lalu turunkan tumit sehingga turun di bawah tangga dan tubuh dapat merasakan otot-otot betis meregang.
    • Tahan peregangan selama beberapa saat.

    3. Hip Circles

    Hip circles atau latihan otot pinggul bertujuan untuk menjaga fleksibilitas dan stabilitas tubuh. Gerakan ini dapat dilakukan selama 60-10 kali. Berikut tata cara melakukannya:

    • Posisikan tubuh berdiri tegak kemudian tangan berada di pinggul dan kaki dibuka selebar pinggul.
    • Gerakkan pinggul melingkar seperti bermain hula-hoop.
    • Selama melakukan gerakan, berhenti sejenak di depan, belakang, kiri, dan kanan dalam lingkaran.

    4. Hip Flexor Stretch

    Hip flexor stretch merupakan gerakan yang bertujuan untuk melatih otot paha dan betis, sehingga lebih dinamis saat berlari. Berikut langkah-langkahnya:

    • Posisikan tubuh dengan menekuk lutut ke depan sekitar 90 derajat.
    • Luruskan kaki belakang dan rasakan peregangan pada bagian depan paha belakang.
    • Lakukan walking lunge dengan lutut depan sekitar 90 derajat.
    • Posisikan lutut depan tetap sejajar dengan jari-jari kaki.
    • Tangan diangkat ke atas kepala dan tahan selama beberapa detik.
    • Ulangi gerakan dengan bergeser ke depan saat mengangkat tangan ke atas, lalu turunkan lagi saat sampai di posisi awal.

    5. Walking Lunge

    Walking lunge bertujuan untuk meregangkan otot utama yang bekerja saat berlari, seperti otot paha dan pinggul. Biasanya, gerakan ini dilakukan sebanyak 10 sesi. Berikut tahapannya:

    • Posisikan tubuh dengan kaki rapat.
    • Ambil langkah panjang ke depan dengan kaki kanan.
    • Lutut depan ditekuk sekitar 90 derajat.
    • Lutut belakang ditekuk hingga menyentuh lantai.
    • Tahan posisi tersebut selama beberapa detik.
    • Ulangi gerakan dengan kaki kiri.

    6. Quadriceps

    Gerakan pemanasan selanjutnya yaitu quadriceps. Gerakan ini berfungsi meregangkan otot paha depan dan samping, hingga mencegah cedera. Quadriceps sangat tepat dilakukan, khususnya bagi pelari yang melalui medan terjal.

    Berikut langkah-langkah pemanasannya:

    • Tubuh berdiri tegak dan kaki ditarik ke belakang menggunakan tangan.
    • Selipkan panggul dan tulang kering ditarik ke arah paha.
    • Lutut tetap mengarah ke bawah saat gerakan berlangsung untuk melindungi sendi.

    7. Bent-Knee Forward Swing

    Gerakan pemanasan yang dianjurkan selanjutnya yaitu bent-knee forward swing. Gerakan ini bertujuan untuk mengoptimalkan otot fleksor pinggul agar bergerak dengan dinamis. Berikut tata cara melakukannya:

    • Ayunkan kaki ke arah depan lalu tekuk hingga membentuk sudut 90 derajat.
    • Ayunkan kaki kembali ke arah belakang lalu luruskan.
    • Ulangi gerakan sebanyak 10 kali secara bergantian pada kaki kanan dan kiri.

    8. Arm Circles

    Arm circles bermanfaat untuk melatih otot bahu, dada, dan punggung atas yang digunakan saat lari. Berikut tata cara gerakannya:

    • Buka lengan sejajar dengan bahu.
    • Lakukan gerakan memutar ke depan dan ke belakang secara bergantian.
    • Ulangi gerakan selama kurang lebih 30 detik.

    Demikianlah beberapa gerakan pemanasan sebelum lari untuk mencegah cedera parah. Gerakan-gerakan tersebut dapat dilakukan dengan rutin agar olahraga lari semakin efektif. Semoga membantu ya, detikers!

    Multi ethnic group of young  women exercise outdoor, next to the river. They are wearing sport clothing, running, stretching, celebrate and support each other.Ilustrasi berlari. Foto: iStock

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • 6 Olahraga Simpel untuk Mengecilkan Perut Buncit, Hempaskan Gelambir dengan Mudah

    Jakarta

    Olahraga untuk mengecilkan perut tidak harus menggunakan peralatan mahal atau pergi ke gym. Ada banyak olahraga tanpa alat yang bisa dilakukan untuk memangkas lemak di perut dan menurunkan berat badan.

    Bagi kebanyakan orang, perut buncit memang merupakan sesuatu yang mengganggu. Selain merusak penampilan, timbunan lemak di perut bisa memengaruhi rasa percaya diri dan membuat minder.

    Tak hanya itu, perut buncit juga dikaitkan dengan sejumlah gangguan kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga stroke.


    Karena itu, penting untuk menjaga berat badan tetap ideal agar terhindar dari penyakit. Salah satunya dengan rutin melakukan olahraga ringan di rumah.

    Lantas, apa saja olahraga sederhana tanpa alat yang bisa dilakukan untuk mengecilkan perut? Dikutip dari Prevention, berikut daftarnya.

    1. Lari

    Lari adalah salah satu olahraga paling simpel untuk membakar kalori. Olahraga ini tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dilakukan di mana saja.

    Pelatih lari dari New York, Natalie Dorset mengatakan cara terbaik untuk membakar kalori saat berlari adalah dengan memvariasikan latihan.

    “Variasikan kecepatan dalam satu latihan, lakukan beberapa kali lari cepat, atau variasikan jenis lari yang Anda lakukan. Entah itu lari pelan dan stabil, nyaman dan keras, atau interval, variasi adalah kunci untuk adaptasi yang konstan,” terangnya.

    2. Jalan kaki

    Tidak suka lari? Jalan kaki bisa jadi alternatif yang lebih nyaman untuk menurunkan berat badan.

    Pendiri Jim White Fitness and Nutrition Studios, Jim White RDN, ACSM Ex-P, mengungkapkan jalan kaki dapat meningkatkan pengeluaran energi yang berdampak terhadap penurunan berat badan.

    “Berjalan adalah latihan yang sangat baik untuk menurunkan berat badan. Ini adalah latihan menahan beban yang berdampak rendah. Latihan ini meningkatkan pengeluaran energi dan dapat divariasikan dalam kecepatan, durasi, dan intensitas,” ujarnya.

    3. Squats

    Squats berfungsi untuk melatih otot tubuh bagian bawah, seperti paha dan betis. Tak hanya itu, squats juga membantu mengencangkan bokong, sehingga membuatnya tampak lebih kecil.

    Ingin squats lebih menantang? Cobalah melakukan latihan ini secara perlahan atau sambil menahan beban.

    4. Burpees

    Burpees merupakan salah satu olahraga intensitas tinggi yang dapat membantu membakar kalori, membentuk otot, dan menghilangkan lemak.

    “Lebih khusus lagi, burpees bagus untuk membakar lemak perut, dan gerakan intensitas tinggi seperti burpees juga dapat membakar hingga 50 persen lebih banyak lemak daripada latihan kekuatan konvensional,” kata White.

    Tak hanya itu, burpees juga membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular sambil membantu penurunan berat badan.

    5. Yoga

    Percaya atau tidak, yoga juga termasuk olahraga yang ideal untuk menurunkan berat badan. Olahraga ini dapat membantu mengurangi stres, salah satu faktor yang dapat memicu kenaikan berat badan.

    Saat stres, tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol. Penelitian menunjukkan kadar kortisol yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

    Selain mengurangi stres, yoga juga dapat meningkatkan fleksibilitas, kekuatan, dan koordinasi tubuh. Kombinasi antara yoga dan pola makan yang seimbang dapat memberikan hasil yang signifikan dalam penurunan berat badan.

    6. Pilates

    Sekilas, pilates mirip dengan yoga. Namun olahraga ini lebih fokus pada kekuatan. White mengatakan pilates memiliki banyak gerakan menantang yang bermanfaat untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, kontrol otot, hingga kesehatan mental.

    “Pilates juga meningkatkan kekuatan dan kekencangan pada otot perut, punggung bawah, pinggul, dan bokong,” tambah White.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Youtuber Mukbang Nikocado Avocado Cerita Perubahan Tubuhnya usai Turun 113 Kg


    Jakarta

    Youtuber Nicholas Perry atau lebih dikenal sebagai Nikocado Avocado menceritakan perubahan yang terjadi pada tubuhnya usai menurunkan berat badan. Ia berhasil menurunkan berat badan sekitar 113 kg dalam dua tahun.

    Namun, setelah berhasil mengatasi obesitasnya yang parah, ia merasa terganggu dengan perubahan pada tubuhnya. Ia memiliki kulit yang kendur di area wajah, leher, dan juga perutnya.

    “Saya sama sekali tidak memiliki dagu, itu hanya ‘leher kalkun besar’ yang berada di bawah wajah saya,” kata Perry yang dikutip dari Daily Mail.


    Ketika orang bertambah berat badan, kulit akan meregang dan menjadi lebih besar. Saat berat badan menurun, kulit itu tidak akan bisa menyusut kembali.

    Hal ini menyebabkan kulit yang kendur itu membatasi gerak seseorang, memicu lecet, hingga tekanan emosional.

    Maka dari itu, Perry bertekad untuk melakukan operasi pengecilan perut, pengencangan lengan, paha, dan bokong. Prosedur pengangkatan kulit dimulai pada Januari 2025.

    Ia menjalani operasi facelift deep plane untuk menghilangkan kulit kendur di wajah dan lehernya. Pada 22 Januari, Perry mengungkapkan bahwa ia menjalani operasi facelift deep plane dengan Dr Ben Talei di Beverly Hills, California.

    Operasi deep plane facelift adalah prosedur tingkat lanjut yang mengangkat dan mengubah posisi struktur wajah yang lebih dalam, termasuk ligamen, untuk hasil yang lebih alami dan tahan lama. Prosedur ini berbeda dari operasi facelift standar, yang hanya mengencangkan kulit untuk meminimalkan kerutan dan membuat fitur wajah lebih jelas.

    Dalam operasi tersebut, Perry dibius dan dokter membuat sayatan di sekitar telinganya untuk mengencangkan kulit serta mengubah posisi struktur di wajahnya. Pasca operasi, ia harus memakai penyangga setidaknya selama seminggu.

    Selama itu, dia tidak bisa menundukkan kepalanya ke depan, karena itu dapat merobek kulit saat proses penyembuhan.

    Prosedur berikutnya adalah operasi pengencangan kulit di perut dan lengannya untuk mengurangi lipatan kulit berlebih. Ia menjalani operasi tersebut awal bulan ini dengan Dr Timothy Katzen di Beverly Hills.

    Perry tampaknya telah menjalani operasi pengecilan perut. Prosedur ini melibatkan dokter bedah yang memotong perut dari pinggul ke pinggul dan membuang kelebihan kulit dan lemak dari area tersebut.

    Dokter bedah memotong bagian dalam lengan, bagian belakang lengan atau ketiak. Kemudian, dokter juga membuang kelebihan lemak dan mengencangkan otot serta kulit di bawahnya sebelum menjahit sayatan hingga tertutup.

    Perry menjelaskan alasannya melakukan operasi pengangkatan kulit yang kendur itu. Ia merasa terganggu dan kulit tersebut menghambat segala keinginannya.

    “Ini menghambat saya, bahkan tidak bisa memakai baju biasa tanpa menyesuaikannya. Ini menghambat saya untuk merasa dalam kondisi terbaik,” tutur Perry.

    “Dan saya ingin merasa luar biasa dan merasa sangat baik selama tur, dan juga memakai pakaian yang lucu,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Miss V Kendur? Jangan Khawatir, Ini 5 Cara Biar Bikin Kencang dan ‘Rapat’ Lagi

    Jakarta

    Beberapa wanita mungkin mengeluhkan area miss V mengendur. Kondisi ini biasanya terjadi akibat sejumlah faktor, misalnya setelah melahirkan normal atau seiring pertambahan usia.

    Beberapa dari mereka juga percaya, kepuasan seks bisa dipengaruhi oleh tingkat kerapatan vagina. Tak heran, banyak juga wanita yang kemudian mencari-cari cara untuk mengencangkan kembali area intimnya. Dikutip dari Times of India, begini cara merapatkannya kembali.

    1. Pelvic Tilts

    Melatih otot vagina dan perut dengan cukup berbaring dan tangan lurus di samping badan. Pada gerakan ini, angkat perut, saat menekan punggung bagian atas ke lantai, usahakan untuk mengencangkan otot perut bagian bawah. Tahan posisi ini selama 3-10 detik. Rilekskan otot dan ulangi beberapa kali.


    2. Latihan Kegel

    Rahim, kandung kemih, usus kecil, dan rektum semuanya ditopang oleh panggul. Latihan kegel bertujuan untuk memperkuat otot-otot ini. Kencangkan otot panggul seperti sedang menahan buang air kecil, lakukan selama 5 detik.

    Usahakan untuk tetap bernapas dan tidak mengencangkan otot perut, paha, serta bokong. Setelah itu, bisa tingkatkan durasi saat mengencangkan otot panggul selama 5-10 detik.

    3. Yoga

    Yoga Asana membantu kontraksi dan perluasan otot dasar panggul. Untuk menjaga kesehatan vagina, lakukan Titli Asana, Prasarita Padottanasana, Chakrasana, dan Supta Vajrasana. Posisi yoga yang melibatkan panggul juga bisa membantu mengencangkan vagina.

    4. Squats

    Squat menjadi teknik yang bagus untuk mengencangkan daerah panggul dan otot vagina, terutama bila dikombinasikan dengan senam kegel. Pertama, berdiri dengan kaki selebar bahu dan pinggul menghadap ke luar. Kemudian naik-turunkan posisi badan seperti sedang duduk di bangku. Cobalah lakukan cara ini berulang kali agar hasilnya maksimal.

    5. Angkat Kaki

    Cara ini yang paling mudah dilakukan. Berbaringlah dengan posisi tangan di bawah bokong. Kemudian angkat perlahan kedua kaki lurus ke atas. Pastikan pinggul terangkat setinggi mungkin. Latihan ini bisa dilakukan setiap pagi sebelum beranjak bangun dari tempat tidur.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy