Tag: pintu

  • Jarak Paling Ideal Pasang Saklar, Rumah yang Sering Kebanjiran Wajib Tahu!



    Jakarta

    Saklar adalan perangkat listrik yang pasti ditemui di setiap rumah. Fungsi paling umum yang sering ditemui di rumah adalah untuk menghidupkan dan mematikan lampu. Penasaran nggak sih, untuk pemasangan saklar di rumah di mana lokasi paling ideal?

    Menurut Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) DKI Jakarta, Ranu Scarvia Ria Fitri tinggi pemasangan saklar sekitar 90 cm dari lantai. Jarak pemasangan setinggi ini juga aman untuk rumah yang kerap diterjang banjir.

    “Rumah kita yang kita bangun itu di daerah banjir, artinya saklar harus di atas minimal 90 cm dari lantai,” kata Ranu dalam acara Innovation Talk: Rumah Nyaman Listrik Aman di Jakarta pada Rabu (2/10/2024).


    Untuk saklar di kamar tidur, Ranu menyebutkan biasanya posisinya berada di samping pintu masuk. Lokasi ini dirasa ideal karena mudah dijangkau.

    Selain itu, dia juga ikut membahas mengenai penempatan stop kontak yang kerap berada di samping saklar. Menurutnya peletakkan perangkat listrik seperti ini tidak wajib, itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

    “Jadi saklar tempatnya dengan stok kontak itu juga tidak. Itu kadang sudah kebiasaan. Kebiasaan ada stop kontak, ada saklar sebelahnya. Jadi tidak diharuskan,” tegasnya.

    Lalu, dia juga membantah anggapan adanya stop kontak di samping tempat tidur dapat menyebabkan radiasi berbahaya kepada penghuninya. Menurutnya itu tidak mempengaruhi bagi orang yang berada di dekatnya.

    “Tidak ada aturannya stop kontak tidak boleh di dekat tempat tidur,” ujarnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Nyalakan Kulkas yang Habis Dipindahkan, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Saat hendak memakai kulkas, ada beberapa yang harus kamu perhatikan. Sebab, kulkas yang fungsinya sebagai pendingin membutuhkan lebih banyak waktu untuk bekerja secara optimal. Salah satu yang harus kamu tahu adalah waktu menyalakan kulkas.

    Kulkas adalah perangkat elektronik yang tidak bisa langsung dinyalakan setelah dibeli atau dipindahkan. Alasannya adalah pada saat kulkas yang mengalami guncangan, bagian oli kompresornya perlu melakukan penyusaian kembali.

    Sebagai contoh saat kamu membeli kulkas baru dari mal atau secara online. Kulkas itu pasti dibawa dengan mobil sampai ke rumahmu. Pasti ada guncangan di perjalanan. Guncangan ini juga terjadi saat kamu menggotong kulkas di dalam rumah jika kamu ingin memindahkan posisinya. Semula di dapur, kamu ingin memindahkan di kamar. Meskipun jaraknya tidak sejauh antara mal dan rumah, tetapi kulkas tetap mendapat guncangan.


    Guncangan ini berpengaruh pada apa yang ada di dalam kulkas yakni pergerakan oli kompresor yang fungsinya sebagai pendingin dan pelumas. Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

    Maka dari itu, kulkas yang baru dipindahkan harus didiamkan hingga oli kompresor tersebut kembali ke tempatnya. Apabila kamu langsung menyalakan kulkas setelah dibeli atau dipindahkan, dapat memicu kebocoran kompresor kulkas. Nantinya, kulkas akan lebih lama untuk dngin.

    Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

    Lantas bagaimana cara mengetahui kapan kulkas siap dinyalakan?

    Waktu yang Tepat Menyalakan Kulkas

    Setelah kulkas diletakkan di tempat baru, kamu perlu menunggu selama 24 jam agar oli kompresor bisa kembali ke tempat semula. Namun, waktu tunggu ini harus disesuaikan dengan ukuran kulkas, jenis, dan lamanya pengiriman.

    Kamu bisa menanyakan kepada penjual terkait estimasi barang sampai dan waktu yang tepat untuk menyalakan kulkas.

    Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

    Bagi kamu yang hendak pindahan rumah dan ingin membawa kulkas dengan aman sampai ke rumah baru. Menurut situs findamover.com, Jumat (4/10/2024), berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Larangan Buang Tisu ke Toilet, Ternyata Damage-nya Nggak Main-main!


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda larangan membuang tisu ke dalam lubang toilet? Tanda larangan ini memang sering ditemukan terpajang di pintu toilet.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi ternyata ada efek buruknya, lho. Bahkan, membuat tisu seperti ini bisa berpotensi mengeluarkan biaya yang lumayan karena terjadi kerusakan.

    Lantas, kenapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet? Yuk, simak alasannya berikut ini, dikutip dari Scott English Plumbing, Jumat (4/10/2024).


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Lubang Toilet

    1. Tisu Susah Terurai

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Mengurangi Umur Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    3. Menimbulkan Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    4. Menyebabkan Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Tidur Terasa Pengap? Begini Cara Atasinya Biar Lebih Segar


    Jakarta

    Terkadang kamar tidur bisa terasa pengap, terutama saat cuaca panas. Susana kamar seperti ini bisa mengganggu istirahat penghuni rumah.

    Bukan hanya itu, hawa pengap di dalam kamar bisa menimbulkan masalah lainnya, seperti pertumbuhan jamur dan lumut. Nah, kalau kamu merasa kamar tidur pengap, segera atasi ya.

    Lalu, bagaimana cara menghilangkan hawa pengap di dalam kamar? Berikut penjelasannya seperti yang dilansir dari Focus on Energy, Jumat (4/10/2024).


    Tips Atasi Kamar Tidur yang Pengap

    1. Cek Ventilasi Udara

    Udara pengap biasanya terjadi di ruangan yang kurang ventilasi. Oleh karena itu, kamu harus sering mengecek ventilasi udara. Buka jendela dan pintu. Beberapa area rumah mungkin juga membutuhkan ventilasi spot.

    2. Pakai Dehumidifier

    Jika masalah udara pengap ini disebabkan oleh masalah kelembapan, maka menggunakan dehumidifier adalah solusinya. Dehumidifier bisa membantu mengatasi masalah ini dengan mengeluarkan kelembaban itu langsung dari udara di ruangan mana pun yang membuat kamu kesulitan.

    3. Gunakan Kipas Angin

    Jika ruangan kamu tidak memiliki ventilasi yang cukup, kamu harus menggunakan kipas angin. Dengan menggunakan kipas langit-langit, atau kipas angin di dalam ruangan yang pengap, kamu bisa menjaga udara tetap bergerak dan menghindari udara pengap.

    4. Tutup Kebocoran Udara

    Jika kamu menambahkan insulasi, pertimbangkan juga untuk menutup kebocoran udara. Hal ini membantu mencegah udara panas dan lembap dari luar masuk ke dalam rumah.

    Kebocoran kecil pun bisa membuat debu, polusi, dan kelembapan masuk ke dalam rumah kamu. Menutup kebocoran udara membuat insulasi dan sistem pendingin di rumah kamu bisa bekerja lebih baik, sambil menjaga udara segar di dalam rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Menentukan Ukuran Rolling Door dengan Tepat


    Jakarta

    Rolling door merupakan pintu yang memiliki sistem buka-tutup dengan cara digulir oleh bantuan rel. Daun pintunya yang berdimensi besar didorong secara horizontal.

    Jenis pintu ini biasanya digunakan pada garasi rumah, kios, maupun bangunan toko. Rolling door umumnya terbuat dari aluminium dan baja, lalu lebarnya dapat disesuaikan dengan lebar bidang bukaan.

    Perlu diketahui, memasang rolling door tak semudah seperti memasang pintu konvensional pada umumnya. Harus dilakukan perhitungan yang matang agar rolling door dapat dibuka dan ditutup secara benar.


    Lantas, bagaimana cara menentukan ukuran rolling door? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Menentukan Ukuran Rolling Door

    Sebelum memasang rolling door, perlu dilakukan perhitungan agar pintu bisa terpasang dengan tepat dan berfungsi secara baik. Mengutip situs Ideal Door Garage Doors, berikut cara menentukan ukuran rolling door:

    1. Ukur Sisi Dinding

    Langkah yang pertama adalah dengan mengukur sisi dinding. Fungsinya untuk mengukur tempat koil pintu akan dipasang.

    2. Ukur Lebar Pembukaan Pintu

    Hitung lebar pembukaan pintu dengan tepat. Pastikan dihitung secara akurat agar rolling door dapat ditutup dengan sempurna.

    3. Ukur Tinggi Pembukaan Pintu

    Karena rolling door dibuka ke atas, maka hitung juga tinggi pembukaannya. Sesuaikan ukuran rolling door dengan cara menghitung lebar x tinggi.

    4. Ukur Ruang Kepala

    Selain itu, pastikan juga kamu mengukur bagian ruang kepala. Ukur jarak antara bagian atas rolling door dan langit-langit rumah. Pastikan menghitungnya secara benar agar pintu tidak menabrak langit-langit saat dibuka.

    Tips Memilih Rolling Door yang Tepat

    Selain menentukan ukuran rolling door, detikers juga perlu memilih rolling door yang tepat. Berikut sejumlah tipsnya yang dirangkum dari catatan detikProperti:

    1. Pilih Rolling Door Sesuai Kebutuhan

    Sebelum memilih rolling door, pastikan kamu sudah mengetahui pintu apa yang dibutuhkan. Rolling door tersedia dengan berbagai bahan material dan ukuran.

    Jika kamu membutuhkannya untuk tujuan bisnis dengan memasangnya di ruko atau kios, pastikan pilih rolling door yang punya fitur unggulan dan kualitas tinggi. Hal ini demi memberikan keamanan ekstra.

    2. Pilih Penyedia yang Handal

    Selain itu, pilih penyedia rolling door yang handal dan terpercaya. Pilih penyedia yang memiliki reputasi baik dan sudah dikenal luas. Hal ini penting agar kamu bisa mendapatkan kualitas rolling door terbaik dengan harga yang sesuai.

    3. Merawat Rolling Door Secara Rutin

    Tips yang terakhir adalah selalu merawat rolling door secara rutin. Karena rolling door umumnya terbuat dari alumunium, besi, atau baja, maka harus dilakukan perawatan agar tidak mudah berkarat.

    Perlu diingat, rolling door yang sudah berkarat lebih rentan macet saat digunakan. Untuk mengatasinya, kamu bisa melakukan perawatan dengan memberikan lapisan anti karat di rolling door.

    Itu dia cara mudah menentukan ukuran rolling door agar sesuai. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Kayu Mudah Berjamur saat Musim Hujan, Ini Solusinya



    Jakarta

    Pintu kayu memang terlihat lebih estetik dibanding material pintu lainnya. Dari segi masa waktu pakai, pintu kayu memang bisa awet dan berumur panjang.

    Akan tetapi, saat musim hujan seperti sekarang ini udara lebih lembap dari biasanya. Kondisi ini membuat pintu dari bahan kayu jadi mudah berjamur dan rusak.

    Lalu, seperti apa cara menghilangkan jamur pada pintu kayu? Mengutip dari Activ Furniture, berikut 7 tips ampuh menghilangkan jamur pada pintu kayu.


    1. Jemur di Bawah Sinar Matahari

    Tips pertama untuk menghilangkan jamur adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Karena kelembaban udara yang tinggilah yang membuat jamur rentan tumbuh pada pintu kayu. Paparan sinar matahari akan membuat jamur mati.

    Jika memungkinkan, kamu bisa melepas daun pintu dan menjemurnya di bawah sinar matahari. Tapi, jangan terlalu lama sebab tidak semua material tahan terhadap sinar matahari langsung. Alih-alih dapat membunuh jamur, warna daun pintu kayumu bisa pudar.

    2. Menggunakan Cairan Pembersih

    Jika melepas daun pintu dirasa cukup merepotkan, kamu bisa mencoba alternatif lain.

    Selanjutnya, menghilangkan jamur dengan cairan pembersih. Kamu dapat mengoleskan cairan pembersih itu pada bagian daun pintu yang berjamur. Lakukan secara berkala hingga jamur hilang.

    3. Mengoleskan Alkohol 70%

    Cara lainnya yaitu kamu dapat menggunakan alkohol dengan kadar 70%. Kamu dapat menggunakan kain lap kering. Lalu, teteskan alkohol pada lap kering itu secukupnya. Kemudian, oleskan pada permukaan pintu kayu yang terserang jamur.

    Lakukan berulang kali hingga jamur benar-benar hilang. Alkohol ini juga mampu mencegah jamur tumbuh kembali. Ingat! Gunakan juga kacamata pelindung dan masker wajah saat membersihkan dengan alkohol.

    4. Menggunakan Larutan Jeruk Nipis Dan Garam

    Selain dengan bahan kimia, kamu dapat menghilangkan jamur pada pintu kayu dengan bahan alami, seperti jeruk nipis dan alkohol.

    Caranya, Kamu perlu campurkan perasan jeruk nipis dan garam secukupnya. Setelah itu, Kamu dapat menggunakan sikat gigi bekas dan celupkan ke dalam larutan jeruk nipis dan garam. Lalu, gosok ke bagian pintu yang berjamur dengan sikat gigi tersebut. Lakukan berulang kali hingga jamur menghilang.

    Kamu juga dapat menaburkan garam di atas permukaan berjamur secara langsung. Setelah itu, gosok bagian itu secara perlahan dengan jeruk nipis yang sudah dibelah menjadi dua bagian. Setelah jamur sudah hilang, jangan lupa untuk keringkan furnitur terlebih dahulu.

    5. Melapisi dengan Pernis Atau Melamin

    Bahan pernis maupun melamin sering digunakan dalam proses finishing pembuatan pintu kayu. Namun, dua bahan ini ternyata tak hanya bikin tampilan pintu kayu jadi cantik. Melainkan, juga efektif mencegah pertumbuhan jamur.

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke redaksi@detikproperti.com dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati Tinggakan Rumah Saat Liburan, Lakukan Ini Biar Maling Nggak Masuk


    Jakarta

    Banyak keluarga menantikan waktu liburan untuk jalan-jalan keluar kota. Tak hanya mereka, maling pun semakin leluasa untuk mencari mangsa, yakni rumah kosong.

    Bagi kamu yang berencana pergi liburan atau meninggalkan rumah kosong, wajib hati-hati ya. Jangan sampai rumah kamu mudah dibobol maling.

    Lalu, bagaimana cara mencegah maling masuk rumah? Yuk, simak caranya berikut ini seperti dikutip dari CNET.


    Cara Mencegah Maling Masuk ke Rumah

    1. Amankan Pintu dan Jendela

    Tentunya langkah pencegahan termudah adalah mengunci pintu dan jendela. Pintu yang terkunci bisa menyulitkan maling masuk. Bila perlu, buat tralis di jendela dan pintu untuk pengamanan ekstra.

    2. Pakai Kunci Tambahan

    Selain itu, kamu bisa meningkatkan keamanan rumah dengan memakai kunci pengaman tambahan. Kamu bisa mengganti pintu rumah atau jendela dengan kualitas yang lebih bagus.

    Pastikan kusen dan engsel pintu kamu cukup kuat untuk menahan upaya pembobolan Terakhir, seperti disebutkan di atas, Anda dapat meningkatkan ke smart lock, yang dapat kamu aktifkan dari jarak jauh.

    3. Tambahkan Sistem Keamanan

    Kalau merasa tak cukup aman, kamu bisa memasang sistem keamanan rumah. Sistem keamanan ini bisa berupa alarm atau kamera CCTV yang bisa dipantau dari ponsel kamu

    Saat ini banyak kamera CCTV yang punya sensor gerakan manusia. Bila ada gerakan, CCTV tersebut bisa mengirimkan notifikasi ke ponsel kamu.

    4. Sembunyikan Barang-barang Berharga

    Maling pasti mengincar barang-barang berharga. Jadi, jangan taruh barang berharga di tempat yang berpotensi mudah dijangkau maling. Bila perlu, selalu simpan barang berharga di safe deposit box atau di tempat sembunyi yang cuma kamu yang tahu.

    5. Tambahkan Lampu Luar

    Maling biasanya lebih suka dengan kondisi rumah yang gelap. Sebab, gerak-gerik mereka tak akan terlalu kelihatan.

    Makanya, pasang lampu tambahan di luar rumah yang terang, agar maling yang mau masuk ke rumah bisa berpikir ulang. Selain itu, kamu juga bisa memasang lampu yang menyala otomatis bila ada gerakan. Sorot lampu ini bisa efektif mencegah maling masuk.

    6. Kunci Garasi

    Orang-orang biasanya sibuk melindungi rumahnya tapi lupa mengunci garasi. Ini juga hal penting yang harus dilakukan apalagi kalau kamu menaruh barang-barang berharga di garasi.

    Perlakukan garasi seperti kunci pintu utama di rumah karena maling juga bisa mengambil kendaraan kamu. Hal ini akan lebih penting dilakukan bila garasi kamu punya pintu sambungan dengan ruangan lain di rumah.

    7. Jangan Sembunyikan Kunci di Tempat yang Umum

    Biasanya, kamu menyembunyikan kunci di suatu tempat bila ada anggota keluarga di rumah yang akan pulang namun tak membawa kunci. Mulai saat ini, jangan sembarangan menaruh kunci di tempat yang tersembunyi. Jika terpaksa harus dilakukan, titip kunci di tetangga terdekat kamu.

    8. Buat Seolah-olah Ada Orang di Rumah

    Kebanyakan maling ogah masuk saat ada orang di rumah. Mereka akan mengincar rumah kosong. Jadi, coba buat seolah-olah di rumah kamu ada orang.

    Caranya bisa macam-macam, misalnya menyalakan lampu hingga menyalakan televisi dan radio. Titip pesan juga ke tetangga untuk mengambil paket pesanan belanjaan kamu agar barang-barang itu tak menumpuk di luar dan membuat si maling curiga.

    9. Beli Brankas

    Pertimbangkan membeli brankas untuk menyimpan barang-barang berharga. Brankas kecil pun bisa berguna karena maling tak mungkin mengambilnya karena brankas dibuat dari material yang sangat berat.

    10. Lapor Petugas Keamanan

    Melapor petugas keamanan setempat juga bisa membantu mencegah maling masuk ke rumah. Minta mereka untuk sesekali mengecek keadaan rumah yang kamu tinggalkan.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah maling masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mengusir Laron yang Datang di Musim Hujan, Mudah!


    Jakarta

    Memasuki musim hujan, keberadaan laron kerap ditemukan di berbagai tempat dengan cahaya terang, termasuk rumah. Hewan penyuka cahaya itu memang tidak berbahaya, tapi keberadaannya terkadang bisa membuat kesal banyak orang.

    Bukan tanpa alasan laron menyukai cahaya. Melansir dari detikJateng, laron sering mencari sumber cahaya karena mereka menganggap sebagai zona aman. Mereka juga tak pandai terbang, makanya sangat bergantung dengan sumber cahaya.

    Maka dari itu, banyak orang mengusir laron dengan cara mematikan lampu rumah. Selain itu, masih ada lagi lho cara mengusir laron yang cukup efektif. Berikut ini informasinya.


    1. Matikan Lampu

    Laron merupakan hewan yang menyukai cahaya. Maka, salah satu cara efektif untuk mengusir kerumunan laron adalah dengan mematikan lampu di rumah. Jika laron masuk ke dalam rumah, sebaiknya buka jendela agar laron tersebut bisa keluar dan tertarik dengan cahaya dari luar rumah.

    2. Siapkan Wadah Berisi Air

    Menyediakan wadah berisi air dan diletakkan dekat dengan koloni laron juga menjadi cara untuk mengusir atau bahkan membunuhnya. Pantulan terang pada air akan menarik perhatian laron dan menenggelamkan diri mereka.

    3. Pasang Screen atau Tirai pada Jendela dan Pintu

    Dikutip dari HiCare, memasang screen atau tirai dengan jaring-jaring kecil pada jendela dan pintu dapat meminimalisir masuknya laron ke dalam rumah. Sebab, biasanya laron masuk ke dalam rumah melalui jendela dan pintu yang terbuka.

    4. Hubungi pembasmi laron

    Jika keberadaan laron masih mengerubung di rumah sehingga mengganggu aktivitas penghuni di dalamnya, sebaiknya memanggil jasa pembasmi laron. Jasa pembasmi laron tentunya memiliki cara tersendiri yang ampuh untuk mengatasi laron di rumah.

    Itulah beberapa tips untuk mengusir laron dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu Kayu Seret? Ini Dia Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pintu berbahan dasar kayu masih menjadi andalan sebagian masyarakat Indonesia. Namun, terkadang pintu kayu bisa mengalami masalah mulai dari rayap hingga seret susah dibuka.

    Pintu kayau yang seret tentu sangat menjengkelkan karena mengganggu aktivitas penghuni rumah. Belum lagi, gesekan antara pintu dengan lantai biasanya menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Lama-lama pintu maupun lantai bisa rusak karena gesekan.

    Lantas, apa sih penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

    Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

    Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Kalau kamu mengalami permasalahan yang sama, tenang saja, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mudah pintu kayu seret.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu dan Jendela Harus Ditutup Saat Malam Hari? Ini Alasannya



    Jakarta

    Pintu dan jendela rumah biasanya sudah mulai ditutup ketika malam tiba. Hal ini dilakukan untuk mencegah nyamuk dan konon agar setan tidak bisa masuk ke dalam rumah.

    Dalam ajaran agama Islam, dianjurkan saat menjelang Maghrib bagian pintu dan jendela rumah lebih baik ditutup serta mengajak anak-anak dan hewan ternak untuk tidak berkeliaran di luar. Hal ini diungkapkan di dalam Hadits dari Jabir bin Abdillah RA, yang mengatakan Nabi Muhammad SAW bersabda jika masuk waktu sore saat matahari tenggelam sampai Maghrib adalah waktu di mana setan berkeliaran di luar. Dengan menutup pintu dan jendela membuat setan tidak dapat masuk ke dalam rumah.

    “Jika masuk awal malam – atau beliau mengatakan: jika kalian memasuki waktu sore – maka tahanlah anak-anak kalian karena setan sedang berkeliaran pada saat itu. jika sudah lewat sesaat dari awal malam, bolehlah kalian lepaskan anak-anak kalian. Tutuplah pintu-pintu dan sebutlah nama Allah karena setan tidak bisa membuka pintu yang tertutup.” (HR Bukhari dan Muslim).


    Mengutip dari detikHikmah, menurut tafsir dari Muhammad Fuad Abdul Baqi dalam Al-Lu’lu’ wal Marjan 3, kalimat kegelapan datang dalam hadits tersebut merujuk pada waktu malam atau awal munculnya kegelapan. Demikian juga kalimat kalian berada pada petang hari artinya saat memasuki waktu sore.

    Setan yang berkeliaran saat Maghrib sebenarnya tengah mencari tempat perlindungan dari setan yang lebih kuat. Saking ketakutannya mereka, kecepatan bergerak setan akan melebihi kecepatan manusia.

    Imam Ibnu Abdilbarra dalam Al Istidzkar juga menambahkan alasan adanya perintah untuk menutup pintu-pintu rumah pada malam hari adalah upaya penjagaan diri dari gangguan setan dan jin. Hadits tersebut juga mengabarkan tentang nikmat Allah SWT atas hamba-hambanya dari manusia.

    “Jika setan tidak diberi kekuatan untuk membuka pintu atau wadah, maka ia tidak akan mampu melakukannya. Walaupun ia diberi kekuatan yang lebih besar dari itu, yaitu menembus dan masuk dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh manusia,” sebut keterangan Imam Ibnu Abdilbarra yang diterjemahkan oleh Syaikh Abdullah bin Hamoud Al Furaih dalam buku Sunnah Rasulullah Sehari-hari.

    Namun, apabila pada saat Maghrib ada yang bertamu atau kamu perlu keluar rumah karena ada hal yang membahayakan di dalam rumah, kamu boleh membuka pintu atau jendela rumah.

    Sebagai tambahan, jika kondisi mendesak yang mengharuskan kamu membuka pintu rumah saat Maghrib, kamu bisa membaca doa meminta perlindungan Allah SWT.

    “A’uudzubillaah himinas syaitoon nirrojiim.”

    Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

    Menurut Hadist riwayat Ahmad, saat malam tiba lampu-lampu rumah sebaiknya dimatikan dan penutup makanan di meja makan juga sebaiknya ditutup.

    “Tutuplah pintu-pintu ketika malam, dan matikanlah lampu-lampu. Tutuplah bejana serta tempat makan dan minum, walau hanya engkau taruh sepotong kayu di atasnya.” (HR Ahmad).

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com