Tag: pintu

  • Penyebab Pintu Kayu Seret dan Cara Perbaikinya



    Jakarta

    Kebanyakan rumah di Indonesia menggunakan pintu berbahan dasar kayu. Pintu kayu memang menjadi andalan, tetapi terkadang timbul masalah seperti susah dibuka alias seret.

    Masalah ini bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah karena butuh usaha lebih buat buka pintu. Selain susah dibuka, gesekan antara pintu dengan lantai dapat merusak lantai.

    Kira-kira apa penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka ya? Berikut ini penyebab dan cara perbaiki pintu kayu seret.


    Penyebab Pintu Kayu Seret

    Dikutip dari Homes and Gardens, penyebab utama pintu kayu seret adalah tingkat kelembapan yang tinggi. Kondisi ini membuat pintu kayu memuai, sehingga pergerakan pintu tidak mulus ketika dibuka.

    Selain itu, Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves Justin Brown mengatakan pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin dilansir dari Homes and Gardens.

    Namun, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, di antaranya kayu jati, kamper, dan meranti. Perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

    Kemudian, faktor lainnya adalah proses pengeringan atau oven kayu yang kurang maksimal. Untuk mengatasi masalah ini, pintu kayu bisa melalui proses oven lagi.

    Cara ini sebenarnya jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang. Prosesnya mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

    Jika kondisi pintu baik-baik saja, kemungkinan pintu seret disebabkan oleh keramik. Keramik lantai yang tidak rata atau terangkat bisa menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

    Cara Memperbaiki Pintu Kayu Seret

    Kalau pintu kayu kamu seret, coba perbaiki dengan cara berikut ini.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Pertama, kamu harus mencari mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

    Kemungkinan ada sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    Lalu, periksa juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret bisa disebabkan oleh sekrup yang longgar. Kamu bisa memperbaikinya dengan mengencangkan engsel pintu.

    Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

    3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

    Jika pintu masih seret setelah engsel dikencangkan, kemungkinan pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Kamu bisa memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

    Itulah penyebab dan cara memperbaiki pintu kayu seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Maling Auto Gagal! 7 Cara Jitu Amankan Pintu Rumah


    Jakarta

    Rumah semestinya menjadi tempat yang aman bagi penghuninya. Nah, salah satu ciri rumah yang aman adalah pintunya tidak dapat diterobos oleh maling.

    Pintu depan adalah akses utama ke rumah, jadi jangan beri kesempatan buat maling masuk. Sebaiknya kamu meningkatkan keamanan pintu depan rumah biar anti maling.

    Lalu, bagaimana cara meningkatkan keamanan pintu depan rumah? Simak caranya berikut ini.


    Cara Amankan Pintu Agar Anti Maling

    Inilah cara meningkatkan keamanan pintu supaya aman dari maling, dikutip dari Homes and Gardens.

    1. Pasang Bel Pintu Video

    Kamu bisa pasang bel pintu dengan video untuk memantau aktivitas di depan rumah. Lalu, videonya bisa disimpan untuk dilihat nantinya.

    2. Kuatkan Pelat Penahan Pintu

    Maling bisa mendobrak pintu buat masuk rumah. Pastikan pelat penahan pintu kamu kuat dengan memasang sekrup yang lebih panjang.

    3. Pasang Smart Lock

    Smart lock adalah teknologi yang bisa meningkatkan keamanan pintu rumah. Kamu dapat mengendalikan akses rumah dari jarak jauh untuk memberikan perlindungan ekstra. Lalu, ada smart lock yang juga punya sistem alarm, lho.

    4. Pilih Bahan Pintu yang kuat

    Kamu perlu memilih pintu berbahan kuat agar aman dari maling. Pintu solid atau pintu logam punya ketahanan yang cukup kuat buat menahan maling yang mau mendobrak masuk rumah. Sebagai alternatif, kamu dapat mengganti bahan pintu depan dengan bahan yang lebih kokoh.

    5. Pasang Sistem Keamanan

    Pertimbangkan buat memasang sistem keamanan di rumah, seperti sensor jendela dan sensor gerakan untuk mengamankan rumah. Alternatif yang lebih mudah adalah memasang lonceng pada pintu, sehingga suaranya bisa bikin maling panik dan kabur ketika mencoba buka pintu.

    6. Slot Kunci

    Kalau nggak mau ganti pintu, kamu bisa menambah slot pintu yang kuat di bagian atas dan bawah pintu. Pilihan efektif lainnya adalah rantai pintu karena mengharuskan pintu dibuka dari dalam.

    7. Pasang Lampu Sensor Gerak

    Lampu keamanan yang otomatis menyala ketika ada gerakan di dekat pintu depan akan menyulitkan pencuri untuk mendekat tanpa terdeteksi. Saat memasang lampu luar ruangan, pastikan pencahayaannya terang dan mencakup semua akses masuk rumah.

    Itulah beberapa cara untuk mengamankan pintu depan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Benarkah Engsel Sejajar dengan Gagang Pintu Bikin Cepat Rusak? Begini Faktanya



    Jakarta

    Pintu memiliki engsel yang membantu pintu dapat berdiri tegak dan bisa dibuka tutup dengan aman. Ternyata pemasangan engsel ini tidak bisa sembarangan lho. Konon katanya engsel yang berada di tengah tidak boleh sejajar dengan gagang pintu karena bisa menyebabkan pintu rusak. Lantas, benarkah demikian?

    Menurut arsitek Denny Setiawan, menjelaskan penggunaan engsel sejajar dengan gagang pintu berarti terdapat 3 engsel pada pintu tersebut. Engsel yang sejajar dengan gagang adalah engsel tengah. Biasanya model pemasangan engsel seperti ini memakai jenis engsel kupu-kupu.

    Ia menuturkan pemasangan engsel tengah sejajar dengan gagang pintu tidak selalu membuat pintu rusak, tergantung pada apa yang terjadi pada pintu tersebut.


    “Nggak juga sih, tergantung kasusnya. Tapi sepengalaman kami ketika melihat perhitungan beban dan lain-lain, memang sebaiknya tidak sejajar dengan gagang pintu,” kata Denny kepada detikProperti, Rabu (26/3/2025).

    Denny menjelaskan untuk pemasangan engsel kupu-kupu seharusnya engsel tengah berada agak ke atas, bukan di tengah. Hal ini dikarenakan pintu bagian atas memiliki beban yang lebih berat daripada bagian bawah. Dengan komposisi tersebut, saat pintu digerakkan beban yang ditanggung engsel akan setara.

    “Karena secara beban bagian atas itu menampung beban yang lebih besar jauh daripada di bagian bawah,” jelasnya.

    Terkait jarak antar engsel, Denny menyarankan untuk berkonsultasi dengan pihak produsen atau layanan pemasangan pintu yang lebih tahu mengenai produk pintu tersebut.

    Ia menambahkan engsel pintu memiliki beberapa macam. Selain engsel kupu-kupu yang bentuknya menempel di pintu dan dinding, ada pula engsel tanam dan pivot.

    Engsel tanam mirip dengan engsel kupu-kupu, tetapi keberadaannya tidak terlihat apabila pintu tidak dibuka. Tampilan pintu akan jauh lebih rapih. Sementara itu, engsel pivot adalah jenis engsel yang dapat menggerakkan pintu pada satu titik, di bagian atas atau bawah pintu.

    Dari ketiga jenis engsel ini, Denny mengatakan semuanya bagus untuk pintu rumah, tetapi ia lebih menyarankan pintu sebaiknya memiliki 3 engsel yang menopang.

    “Kalau misalnya saya sebagai arsitek saya menyarankan biasanya satu pintu itu menggunakan tiga buah engsel. Ada dua di bagian atas dan satu di bagian bawah,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Pintu yang Terbuka ke Dalam Lebih Aman dan Untung buat Pemilik Rumah



    Jakarta

    Pintu memiliki beberapa cara untuk dibuka. Salah satunya adalah pintu dibuka dengan didorong atau ditarik. Apabila pintu didorong maka pintu terbuka ke arah dalam. Sementara itu, jika pintu ditarik, maka terbuka ke arah keluar.

    Di antara kedua cara ini, mana yang lebih baik?

    Menurut Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhul Fikri, pintu untuk rumah pribadi sebaiknya memakai yang dibuka ke dalam. Dari segini keamanan jauh lebih baik dan dari segi feng shui dapat membawa rezeki bagi penghuni rumah.


    “Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” kata Panggah kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Kemudian, penempatan pintu seperti ini bagus untuk pintu utama, pintu kamar tidur, dan pintu kamar mandi.

    Sementara itu, untuk pintu yang dibuka keluar atau tipe yang ditarik bisa digunakan di rumah. Lokasinya bisa pada pintu pagar dan pintu belakang. Namun, menurutnya pintu yang dibuka keluar biasanya digunakan pada tempat-tempat umum.

    “Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” ujarnya.

    Sementara itu, apabila dilihat dari sisi feng shui, berikut aturan arah buka pintu, menurut situs Favourite Homes, pintu yang terbuka ke dalam dapat menarik energi ‘chi’ positif ke dalam rumah. Sementara jika terbuka ke luar seperti membuang energi chi ke luar.

    Lalu, secara teknis dilansir Vivid Doors, dari segi keamanan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari pencurian atau penyusupan. Selain itu, pintu yang terbuka biasanya engsel juga terletak di dalam sehingga pintu tidak mudah dijangkau oleh orang lain dari luar.

    Apabila terjadi hujan, pintu yang terbuka ke arah dalam lebih aman dari angin dan air. Berbeda dengan pintu yang terbuka ke arah luar biaa lebih berat dan sulit saat terjadi hujan angin.

    Saat proses penyelamatan diri saat darurat, pintu dengan arah buka ke dalam lebih efektif dan mudah karena mudah terbuka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Momen Menhut Raja Juli Nyapu-Ngepel Rumah Saat Ditinggal ART Mudik’:

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Hal yang Wajib di Cek Sebelum Meninggalkan Rumah


    Jakarta

    Menjelang akhir pekan, beberapa orang memilih untuk menghabiskan waktu dengan liburan ke luar kota. Sebelum pergi meninggalkan rumah, ada sejumlah hal yang wajib dicek agar rumah tetap aman ketika pulang nanti.

    Rumah yang kosong ditinggal penghuninya selama beberapa hari menjadi sasaran empuk para komplotan maling. Meski hanya ditinggal selama 2-3 hari saja, bukan berarti rumah akan aman dari para penjahat.

    Selain itu, risiko lain jika rumah ditinggal pergi adalah terjadinya hal-hal yang diinginkan, seperti korsleting listrik karena ada perangkat elektronik yang lupa dicabut dari stop kontak. Sangat berbahaya bukan?


    Maka dari itu, penting untuk mengecek kondisi rumah terlebih dulu sebelum ditinggal pergi selama beberapa hari. Apa saja hal yang perlu dicek? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Hal yang Wajib Dicek Sebelum Meninggalkan Rumah

    Ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan sebelum meninggalkan rumah dalam waktu lama. Dikutip dari Family Handyman, berikut sejumlah hal yang wajib dicek:

    1. Cabut Perangkat Elektronik dari Stop Kontak

    Tips yang pertama adalah mencabut perangkat elektronik dari stop kontak. Namun, tak semua barang elektronik harus dicabut, seperti kamera CCTV yang harus tetap menyala untuk memantau segala aktivitas saat rumah ditinggal pergi.

    Adapun sejumlah perangkat elektronik yang bisa dicabut dari stop kontak, di antaranya:

    • TV
    • Soundbar atau speaker
    • Gim konsol
    • Router WiFi
    • Komputer
    • Printer
    • Coffee maker atau alat pembuat kopi
    • Microwave
    • AC
    • Mesin cuci.

    2. Buang Seluruh Sampah

    Apabila ada sampah di dapur atau ruang makan, pastikan langsung dibuang ke dalam tempat sampah utama. Jangan biarkan sisa makanan dan minuman saat pergi meninggalkan rumah karena bisa mengalami pembusukan serta mengeluarkan bau tak sedap.

    3. Cuci Piring

    Beberapa orang terkadang malas untuk mencuci piring dan gelas kotor sebelum berangkat pergi liburan. Padahal, tumpukan piring kotor yang tak dicuci selama berhari-hari dapat mengeluarkan bau serta mendatangkan serangga seperti lalat, belatung, hingga kecoak.

    4. Periksa Jendela dan Pintu

    Sebelum pergi meninggalkan rumah, jangan lupa untuk mengecek pintu dan jendela terlebih dahulu. Pastikan telah tertutup secara rapat dan dikunci agar tidak bisa dibuka dari luar. Soalnya, komplotan maling bisa saja masuk ke dalam rumah melalui pintu dan jendela yang tidak terutup.

    5. Titipkan Hewan Peliharaan

    Apabila kamu memiliki hewan peliharaan di rumah, seperti kucing atau anjing, cobalah untuk titipkan ke saudara atau teman yang sesama pecinta binatang. Jika tidak mau repot, kamu bisa menitipkannya di pet hotel terdekat dari rumah.

    6. Siram Tanaman

    Langkah berikutnya adalah menyiram tanaman dan tumbuhan di halaman rumah. Beberapa tanaman yang kamu miliki mungkin membutuhkan perawatan khusus, sehingga jangan lupa disiram air terlebih dahulu sebelum berangkat liburan.

    7. Aktifkan CCTV 24 Jam

    Demi meningkatkan keamanan rumah, jangan lupa mengaktifkan kamera CCTV selama 24 jam. Saat ini sudah ada sejumlah CCTV yang terhubung ke WiFi, sehingga pemilik rumah bisa memantau huniannya dari jauh melalui aplikasi di smartphone.

    8. Pasang Lampu Otomatis

    Lampu otomatis saat ini sudah banyak dijual di pasaran. Lampu ini dapat hidup dan mati secara otomatis dengan cara diatur jadwalnya melalui smartphone.

    Penggunaan lampu otomatis dapat menghemat energi karena tidak harus menyala sepanjang hari. Selain itu, lampu jenis ini juga dapat mengelabui maling karena mengira ada penghuni di rumah tersebut.

    9. Simpan Barang-barang Berharga

    Saat liburan, detikers tentu tidak akan membawa seluruh barang berharga ke dalam koper. Sebagai bentuk antisipasi, kamu bisa membeli brankas untuk meletakkan barang-barang tersebut. Selain itu, simpan brankas di tempat yang aman agar tidak mudah dilacak orang lain.

    10. Beri Tahu Tetangga

    Langkah yang terakhir adalah memberitahu tetangga jika kamu dan sekeluarga akan pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Selain itu, kamu bisa meminta bantuan tetangga untuk mengecek dan memantau hunianmu jika ada aktivitas yang mencurigakan.

    Itu dia 10 hal yang wajib dicek sebelum pergi meninggalkan rumah dalam waktu lama. Semoga dapat membantu detikers!

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding dan Jendela Bergetar Setiap Pintu Ditutup? Cepat Periksa Bagian Ini



    Jakarta

    Pernahkah kalian pernah merasakan saat menutup pintu, seketika dinding dan jendela rumah juga ikut bergetar? Apalagi ketika pintu tersebut tertutup dengan keras.

    Mungkin banyak yang berpikir wajar karena getaran tersebut terlalu keras hingga merambat ke bagian lain. Namun, sebenarnya kejadian ini menunjukkan daya tahan dinding di rumah lho.

    Menurut kontraktor Taufiq Hidayat getaran tersebut dipengaruhi pada tingkat kekuatan dari struktur dinding dan celah pada jendela.


    “Ya itu kekuatan struktur dinding dan bukaan dari kusennya. Bergetar itu kan karena ada suatu gerakan yang menimbulkan strukturnya juga jadi nggak stabil gitu. Ada pergerakan juga,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Selasa (27/5/2025).

    Getaran yang keras dan berlangsung berulang kali dapat menimbulkan retak-retak pada dinding terutama pada area kusen dan pintu. Dalam kata lain, getaran tersebut dapat menimbulkan masalah baru pada rumah.

    “Kalau nanti dindingnya itu retak itu kan ditimbulkan karena getaran yang memungkinkan satu konstruksi itu pecah ya. Tidak bisa menyatu lagi jadi ada retak gitu ya. Nah itu kalau misalnya getarannya terlalu keras dan dindingnya itu emang nggak kuat, ya bisa aja timbul retak,” jelasnya.

    Retak dari getaran karena ketahanan dinding yang lemah berbeda dari retak yang ditimbulkan oleh bencana alam seperti gempa bumi atau tanah bergerak.

    “Kalau udah gempa kan itu dari fondasi yang bergerak karena dari fondasi yang bergerak ya ketahanan bangunan itu diuji sama gerakan dari fondasi,” ungkapnya.

    Untuk mengetahui ketahanan pada dinding bangunan, pintu, dan jendela dapat dipersiapkan sejak awal pembangunan. Persiapannya perlu pertimbangan dan perencanaan dari ahli seperti arsitek

    Apabila getaran baru terasa setelah rumah selesai dibangun, Taufiq mengatakan hal tersebut masih bisa diperbaiki. Jika yang bergetar adalah jendal, berarti ada bagian kusen jendela yang longgar tidak pas dengan dinding. Cara memperbaikinya dengan melakukan pengeboran dan mengencangkan ke bagian dinding.

    “Dicek dulu kalau cuma kusen yang bergetar itu bisa aja kusennya dikasih baut, dikasih anchor bolt. Supaya dia nggak bergerak. Jadi supaya dia tertahan sama dinding. Berbeda halnya jika masalahnya pada dinding, itu harus diperkuat,” ungkapnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Pintu Berdecit Kayak di Film Horor? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah mendengar suara pintu mendecit ketika dibuka seperti di film-film horor? Pintu rumah yang sudah mulai berumur memang dapat mengeluarkan suara yang mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Kontraktor Wildan mengatakan pintu bisa berbunyi karena engsel pintu rusak. Ia menjelaskan engsel rusak membuat daun pintu turun, sehingga bagian bawah bergesekan dengan lantai.

    “Solusinya perlu diperbaiki dengan cara perbaikan engsel pintu atau penyerutan (bawah pintu),” ujar Wildan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).


    Namun, kenapa engsel pintu mengeluarkan suara berdecit ya? Simak penjelasannya berikut, dilansir dari The Spruce.

    Penyebab Engsel Pintu Berdecit

    Ada banyak hal yang membuat komponen pintu bermasalah, sehingga mengeluarkan suara berdecit. Berikut ini penyebabnya.

    Engsel Kering

    Salah satu penyebab paling umum muncul suara decit pada pintu adalah engsel kering dan membutuhkan pelumasan.

    1. Engsel Aus atau Rusak

    Kemudian, engsel juga dapat mulai berdecit jika sudah aus atau rusak.

    2. Engsel Tidak Sejajar

    Instalasi engsel pintu cenderung mudah. Akan tetapi, pemasangan yang kurang tepat atau tidak sejajar bisa membuat pintu berdecit.

    3. Ada Bagian Longgar

    Pintu yang sudah lama digunakan dapat menyebabkan sekrup mengendur atau kayu terkelupas, sehingga menyebabkan suara decit.

    4. Penyusutan rumah

    Saat fondasi rumah mengendap secara alami, pintu dapat melorot dan menjadi tidak sejajar. Tanpa penyesuaian untuk memperhitungkan penyusutan, pintu dapat mulai berdecit.

    Cara Melumas Engsel Pintu Biar Nggak Bunyi

    Salah satu cara meredakan suara pada engsel adalah dengan memberi pelumas. Berikut beberapa cara melumas engsel pintu.

    1. Semprotan Silikon

    Semprotan silikon adalah salah satu pelumas terbaik untuk pintu berdecit. Untuk hasil yang maksimal, lepaskan pin engsel dan semprotkan secara menyeluruh.

    2. Hairspray

    Solusi cepat untuk meredakan suara decit pada pintu adalah menggunakan hairspray. Semprotkan sedikit pada engsel pintu. Lalu, gerakkan engsel maju mundur dan semprotkan lagi.

    Polimer dalam hairspray mampu meminimalkan gerakan engsel dan cepat meredakan suaranya. Namun, jangan mengandalkan hairspray sebagai solusi jangka panjang untuk memperbaiki pintu ya.

    3. Minyak Zaitun

    Pemilik rumah dapat memanfaatkan bahan dapur seperti minyak zaitun untuk melumas engsel. Minyak zaitun mampu menghilangkan bunyi decit engsel pintu secara efektif.

    Gunakan alat suntik kecil untuk mengaplikasikan minyak pada engsel dan biarkan meresap. Namun, akan lebih baik kalau menggeser pin engsel sedikit keluar ketika mengaplikasikannya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Smart Door Lock Bikin Pintu Jadi Canggih, Ini Kelebihan dan Kekurangannya



    Jakarta

    Sekarang rumah-rumah semakin canggih dengan adanya beragam teknologi yang memudahkan penghuni rumah. Salah satunya pintu dapat dipasang smart door lock atau kunci rumah pintar.

    Biasanya pemilik rumah perlu memasukkan kunci logam ke dalam lubang kunci pintu untuk bisa mengakses rumah. Nah, teknologi ini memungkinkan penghuni cukup masukkan kode atau sidik jari saja.

    Selain itu, smart door lock mempunyai beragam fitur. Misalnya, teknologi kunci ini tersambung ke internet, sehingga memudahkan membukakan kunci pintu untuk tamu tanpa perlu berada dekat rumah.


    Jika merasa bingung menentukan untuk pasang smart door lock, pemilik rumah bisa mempertimbangankannya terlebih dulu. Berikut ini kelebihan dan kekurangan memasang smart door lock pada pintu.

    Kelebihan Smart Door Lock

    • Buka tutup pintu hanya membutuhkan 3-5 detik saja.
    • Sistem keamanan rumah lebih aman dan mudah karena pemilik rumah tidak perlu khawatir perihal kunci ketinggalan atau hilang.
    • Pemilik rumah bisa membukakan pintu untuk orang lain meski tidak berada di rumah.
    • Bisa menjadwalkan waktu buka dan tutup pintu rumah.
    • Kode rumah bisa diganti dan sidik jari bisa ditambahkan sesuai jumlah anggota keluarga.
    • Tampilan pintu depan rumah lebih mewah.

    Kekurangan Smart Door Lock

    • Bisa terjadi eror seperti tidak mengenali sidik jari pemilik rumah atau kode yang dimasukkan tidak terbaca oleh sistem smart lock.
    • Harga smart lock cukup mahal.
    • Pemasangan smart lock dan perbaikan saat eror harus meminta bantuan orang ahli.
    • Rawan pencurian jika ponsel yang terinstal aplikasi smart lock hilang. Jika demikian, sebaiknya langsung meminta bantuan kepada perusahaan smart lock yang kamu gunakan.
    • Pemilik rumah harus rajin mengecek daya baterai yang digunakan pada smart lock.

    Itulah informasi seputar pemasangan smart door lock pada pintu. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Pintu Kayu Seret Sampai Gesek Lantai, Begini Cara Perbaikinya



    Jakarta

    Pintu berbahan dasar kayu sering digunakan di rumah-rumah. Bahan kayu memang terkenal bagus sebagai pintu rumah.

    Arsitek Denny Setiawan mengatakan banyak orang memakai material kayu, terutama jenis merbau, jati, dan ulin. Ketiga jenis kayu ini memiliki ketahanan yang baik, sehingga cocok untuk pintu utama rumah.

    “Kayu minimal. Kalau untuk pintu saran saya minimal merbau. Tapi tidak menutup kemungkinan pintu jati atau pintu ulin misalnya,” ujar Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.


    Meski terkenal kuat, bahan ini tetap memiliki kekurangan. Salah satunya pintu kayu bisa seret alias susah dibuka dan ditutup. Hal seperti itu tentu membuat repot penghuni rumah.

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Bahan kayu menjadi memuai dan membuat pergerakan kayu tidak mulus, bahkan menggesek lantai.

    “Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Tukang kayu dan pemilik Timber Shelves, Justin Brown, dikutip dari Better Homes and Gardens, Selasa (1/7/2025).

    Ia pun menyebutkan beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, seperti kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, ketiga jenis kayu ini tergolong cukup mahal.

    Bagaimana cara mengatasi pintu kayu seret? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

    Inilah cara memperbaiki pintu kayu yang susah dibuka dan ditutup.

    1. Cek Pintu dan Kusen

    Faktor pertama yang bisa menyebabkan pintu seret adalah bagian kusen pintu sudah kotor. Coba periksa kalau ada kotoran seperti sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu. Bersihkan kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

    2. Kencangkan Engsel

    Pintu kayu seret dapat disebabkan oleh sejumlah sekrup yang longgar. Pemilik rumah bisa mengatasinya cukup dengan mengencangkan engsel pintu.

    Apabila sekrup berputar namun tidak kencang, sebaiknya ganti sekrup dengan ukuran yang lebih besar. Selain itu, pemilik juga bisa mengatur posisi pelatnya agar membantu mengatasi pintu yang seret.

    3. Pangkas Bagian Bawah Pintu

    Jika pintu masih seret setelah mengencangkan engsel, kemungkinan pintu kayu memuai akibat kelembapan. Pemilik rumah dapat memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut. Lalu, amplas bagian pintu yang baru diserut agar tampak rapi.

    Itulah informasi seputar pintu seret. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Jenis Kayu buat Pintu Rumah, Mana yang Paling Kuat?


    Jakarta

    Kayu menjadi bahan andalan masyarakat Indonesia untuk pintu rumah. Tampilan kayu yang alami menjadikannya masih sering digunakan di Indonesia.

    “Kayu sebenarnya sudah merupakan pintu yang ideal karena nggak semudah itu jebol pintu kayu,” ujar Arsitek Denny Setiawan kepada detikProperti, Selasa (1/7/2025).

    Denny mengatakan kayu mudah untuk dibentuk dan diukir sesuai dengan keinginan si pemilik rumah. Namun, kayu cenderung rentan terhadap cuaca ekstrem, sehingga bisa mengalami proses muai-susut dan pelapukan. Belum lagi, kayu punya rayap, sehingga penting melakukan proses pengolesan anti rayap buat pintu.


    Ia pun mengingatkan kalau pemilik rumah perlu memperhatikan jenis kayu yang digunakan. Sebab, beberapa pintu kayu lebih cocok dipasang indoor atau outdoor.

    “Kita harus tahu bahwa kayu yang kita pakai itu tahan terhadap cuaca luar atau tidak. Ketahanannya mesti kita pastikan karena ada beberapa jenis kayu yang memang cuma kuat di indoor dan bisa di outdoor,” katanya.

    Menurutnya, jenis kayu yang cocok untuk pintu outdoor antara lain jati, merbau, dan ulin. Sementara itu, pintu kayu indoor bisa terbuat dari meranti, mahoni, dan kamper.

    Lantas, apa saja jenis kayu yang cocok menjadi pintu rumah? Berikut ini ulasannya.

    Jenis-jenis Kayu buat Pintu

    Inilah deretan kayu yang cocok dibikin pintu menurut Kontraktor Wildan.

    1. Kayu Mahoni

    Wildan mengatakan pintu rumah bisa terbuat dari mahoni. Bahan ini tahan terhadap pelapukan serta cukup stabil menahan kelembapan.

    2. Kayu Oak

    Kayu oak termasuk bahan yang kuat, sehingga bisa jadi pilihan yang bagus untuk pintu. Tak hanya itu, kayu ini bersifat kedap air.

    3. Jati

    Wildan menyebut jati memiliki warna coklat keemasan yang kaya, anggun, dan memberi kesan hangat untuk ruangan. Jati termasuk kayu yang paling kuat dibanding pohon lainnya.

    “Kepadatannya tinggi, minyak alami banyak, tahan cuaca, juga perlu waktu lama untuk dapat jenis kayu jati yang benar-benar bagus,” ucap Wildan.

    4. Kayu Kenari

    Selanjutnya, pemilik juga bisa mempertimbangkan kayu kenari sebagai pintu. Kayu tersebut tahan terhadap kelembapan serta anti jamur.

    5. Kayu Kamper

    Lalu, ada kayu kamper yang aromanya seperti kapur barus. Kayu ini dikenal memiliki daya tahan yang kuat.

    “(Kayu kamper) memiliki bau mirip dengan aroma kamper atau kapur barus dan dikenal dengan daya tahannya dari serangan rayap alias anti rayap,” tuturnya.

    6. Kayu Merbau

    Kayu merbau juga dikenal sangat kuat, keras, dan berumur panjang. Bahan ini bisa menjadi pilihan buat pintu rumah.

    7. Kayu Pinus

    Terakhir, ada kayu pinus sebagai pintu. Bahan ini termasuk paling murah dibandingkan material lainnya. Untungnya, jenis kayu ini tidak mudah menyusut atau mengembang.

    Itulah informasi seputar bahan kayu untuk pintu. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com