Tag: pisang

  • Rumus Hitung BMR dan Contoh Menu Diet Defisit Kalori Seminggu untuk Pemula


    Jakarta

    Menurunkan berat badan pada dasarnya mengikuti prinsip sederhana: berat akan turun ketika asupan energi yang masuk lebih sedikit daripada energi yang digunakan tubuh. Namun penerapannya tidak bisa digeneralisasi karena kebutuhan energi setiap orang berbeda yaitu dipengaruhi usia, tinggi badan, berat, tingkat aktivitas harian, hingga komposisi tubuh.

    Karena itu, defisit kalori sebaiknya dihitung berdasarkan kebutuhan pribadi, bukan sekadar mengurangi porsi makan tanpa arah. Untuk menghitung kebutuhan dasar, rumus yang paling sering digunakan adalah Harris-Benedict, yang memperkirakan berapa energi yang dipakai tubuh saat istirahat total atau Basal Metabolic Rate (BMR).


    Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

    Kebutuhan energi setiap orang tidak pernah sama. Tubuh memiliki ritme dan pengeluaran energinya sendiri, dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:

    • Berat badan (BB)
    • Tinggi badan (TB)
    • Usia
    • Jenis kelamin
    • Aktivitas fisik

    Untuk memperkirakan kebutuhan dasar energi, digunakan rumus Harris-Benedict, yaitu:

    Pria

    BMR = 66,5 + (13.75 × berat/kg) + (5.003 × tinggi/cm) – (6.775 × usia)

    Wanita

    BMR = 655,1 + (9.563 × berat/kg) + (1.850 × tinggi/cm) – (4.676 × usia)

    Setelah mendapatkan angka BMR, hasilnya dikalikan dengan faktor aktivitas harian:

    • Aktivitas ringan = × 1.375
    • Aktivitas sedang = × 1.55
    • Aktivitas berat = × 1.725

    Dengan begitu, barulah terlihat berapa kebutuhan kalori total per hari. Defisit aman berada di kisaran 500-1.000 kkal dari kebutuhan tersebut, supaya tubuh tetap kuat menjalani aktivitas tanpa merasa terlalu lelah.

    Contoh Perhitungan: BB 60 kg, Usia 25 Tahun, TB 165 cm

    Jika Pria

    • 13.75 × 60 = 825
    • 5.003 × 165 = 825,5
    • 6.775 × 25 = 169,4

    BMR = 66,5 + 825 + 825,5 – 169,4 = 1.547,6 kkal

    Dengan aktivitas sedang:

    • Total kebutuhan = 1.547,6 × 1,55 = 2.398 kkal/hari
    • Target defisit: sekitar 1.400-1.900 kkal/hari

    Sebelum menentukan menu, penting untuk memastikan bahwa pola makan defisit kalori tetap bergizi dan seimbang. Defisit tidak berarti makan sangat sedikit, melainkan memilih makanan yang tepat agar tubuh tetap bertenaga. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan:

    1. Kebutuhan protein minimal 0,8 gram/KgBB/hari

    Protein membantu menjaga massa otot selama diet dan membuat kenyang lebih lama. Untuk orang dengan berat badan 60 kg, misalnya, kebutuhan minimalnya sekitar 48 gram per hari. Dalam menu diet, asupan protein seringkali dinaikkan sedikit untuk membantu rasa kenyang, tetapi batas minimal ini tetap menjadi dasar.

    2. Pembatasan lemak jenuh

    Lemak tetap diperlukan, tetapi pilih sumber yang lebih sehat seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, atau minyak zaitun. Lemak jenuh dari makanan goreng, daging berlemak, atau santan pekat sebaiknya dibatasi karena bisa meningkatkan risiko kolesterol tinggi. Total lemak dalam sehari tetap harus proporsional agar tidak berlebihan.

    3. Karbohidrat tidak boleh kurang dari 100 gram per hari

    Karbohidrat adalah sumber energi utama. Jika jumlahnya terlalu rendah, tubuh bisa mengalami gangguan metabolik dan memproduksi keton secara berlebihan, yang berisiko memicu peningkatan asam urat. Karena itu, meski sedang defisit kalori, karbohidrat tetap perlu dipertahankan dalam jumlah cukup, terutama dari sumber tinggi serat seperti nasi merah, ubi, oatmeal, dan buah.

    4. Serat 20-35 gram per hari

    Serat membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dan menjaga kesehatan pencernaan. Menu diet yang terlalu rendah serat biasanya membuat perut cepat lapar, memicu ngemil berlebihan. Itulah kenapa menu yang disajikan banyak memanfaatkan sayur, buah, whole grain, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

    Hari 1 – 1.500 kkal

    • Sarapan: Oatmeal + irisan pisang + chia seed
    • Snack 1: Apel + almond
    • Makan siang: Ayam panggang, nasi merah, brokoli kukus
    • Snack 2: Yoghurt plain + potongan pepaya
    • Makan malam: Sup sayur + tahu kukus

    Estimasi gizi: 1.500 kkal | Protein 85 g | Lemak 42 g | Karbo 200 g | Serat ±28 g

    Hari 2 – 1.650 kkal

    • Sarapan: Smoothie bayam-nanas-yoghurt + oat 2 sdm
    • Snack 1: Pir + 1 potong keju rendah lemak
    • Makan siang: Ikan kukus, nasi, tumis buncis
    • Snack 2: Edamame rebus
    • Makan malam: Telur orak-arik + salad sayur

    Estimasi gizi: 1.650 kkal | Protein 95 g | Lemak 45 g | Karbo 230 g | Serat ±30 g

    Hari 3 – 1.700 kkal

    • Sarapan: Roti gandum 2 lbr + telur rebus + alpukat
    • Snack 1: Pisang + kacang tanah
    • Makan siang: Nasi merah + tempe rebus + capcay
    • Snack 2: Buah beri + yoghurt
    • Makan malam: Jagung rebus + telur

    Estimasi gizi: 1.700 kkal | Protein 90 g | Lemak 50 g | Karbo 240 g | Serat ±32 g

    Hari 4 – 1.550 kkal

    • Sarapan: Greek yoghurt + granola + stroberi
    • Snack 1: Wortel & mentimun
    • Makan siang: Dada ayam kukus, kentang panggang, wortel
    • Snack 2: Kiwi + kacang mete
    • Makan malam: nasi +Tahu kukus dengan taburan bawang putih & sedikit kecap asin

    Estimasi gizi: 1.550 kkal | Protein 88 g | Lemak 40 g | Karbo 210 g | Serat ±29 g

    Hari 5 – 1.800 kkal

    • Sarapan: Smoothie bowl mangga + oat + chia
    • Snack 1: Jeruk + almond
    • Makan siang: Salmon panggang + nasi merah + tumis bayam
    • Snack 2: Edamame
    • Makan malam: Sup miso + tofu

    Estimasi gizi: 1.800 kkal | Protein 100 g | Lemak 55 g | Karbo 240 g | Serat ±33 g

    Hari 6 – 1.600 kkal

    • Sarapan: Omelet sayur besar
    • Snack 1: Buah naga + yoghurt
    • Makan siang: Nasi jagung + ayam suwir + sayur bening
    • Snack 2: Pisang + chia seed 1 sdt
    • Makan malam: Nasi + Salad tuna olive oil ringan

    Estimasi gizi: 1.600 kkal | Protein 92 g | Lemak 48 g | Karbo 220 g | Serat ±27 g

    Hari 7 – 1.750 kkal

    • Sarapan: Oat pancake + madu tipis
    • Snack 1: Pear + kacang almond
    • Makan siang: Sapi slice tumis paprika + nasi merah
    • Snack 2: Yoghurt + buah beri
    • Makan malam: Sup tomat + telur rebus

    Estimasi gizi: 1.750 kkal | Protein 98 g | Lemak 52 g | Karbo 235 g | Serat ±30 g

    Tips Lainnya

    Menurunkan berat badan tidak cukup hanya mengandalkan diet saja. Pola makan yang teratur memang menjadi fondasi, tetapi tubuh juga membutuhkan gerak agar pembakaran energi berlangsung lebih optimal. Aktivitas fisik yang dianjurkan berada di kisaran 150-420 menit per minggu, baik berupa jalan cepat, latihan kekuatan, maupun olahraga yang nyaman dilakukan secara konsisten.

    Selain itu, memperbaiki perilaku makan berperan besar dalam keberhasilan jangka panjang. Hal sederhana seperti menggunakan alat makan yang lebih kecil, mengunyah lebih lama, serta menghindari kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel atau TV dapat membantu tubuh lebih peka terhadap rasa kenyang. Pola makan yang lebih mindful ini membuat proses diet terasa lebih alami dan tidak memaksa.

    Dengan kombinasi asupan bergizi, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan makan yang lebih sadar, defisit kalori dapat berjalan lebih stabil dan membantu berat badan turun dengan cara yang sehat.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Telur Tidak Boleh Dimakan dengan Pisang, Benarkah? Ini Faktanya


    Jakarta

    Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang praktis dan bernutrisi tinggi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam salah satu unggahan di media sosial, bahkan menganjurkan sarapan 2 butir telur rebus setiap hari.

    Di Indonesia, popularitas telur sebagai lauk maupun campuran makanan sudah tidak diragukan lagi. Namun begitu, ada beberapa anggapan yang keliru yang membuat sebagian orang membatasi diri atau bahkan menghindari sumber nutrisi murah meriah ini.

    Salah satunya terkait kombinasinya dengan bahan makanan atau minuman yang lain. Misalnya dalam beberapa konten viral di media sosial, telur tidak disarankan untuk dikonsumsi bersama dengan pisang, daging, dan gula.


    Benarkah kombinasi telur dengan makanan tertentu bisa menyebabkan efek berbahaya? Ini faktanya.

    1. Telur Tidak Boleh Dimakan dengan Gula?

    Mitos.

    Faktanya, telur yang dicampur gula kemudian dikocok adalah teknik yang umum dalam banyak resep masakan, terutama pada kue dan dessert. Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa mencampur telur dan gula dapat menghasilkan senyawa berbahaya dalam tubuh.

    Justru, yang perlu diperhatikan adalah asupan gula harian, bukan kombinasinya dengan telur. Kementerian Kesehatan merekomendasikan batas konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 10 persen dari total energi harian (4 sendok makan/50 gram).

    Konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, dan gangguan metabolik, tetapi risiko ini bersifat kumulatif, bukan muncul dari satu kali makan tinggi gula.

    Jadi, telur dan gula tidak berbahaya saat dikonsumsi bersamaan, yang perlu dijaga adalah jumlah gula yang digunakan.

    2. Telur Tidak Boleh Dimakan bersama Daging?

    Mitos.

    fried bacon and eggs in iron skillet shot with selective focusMasalahnya bukan pada kombinasi telur dan daging, tapi bagaimana cara mengolahnya. Foto: Getty Images/iStockphoto/rez-art

    Mengombinasikan telur dan daging sebenarnya bukan masalah dari sisi keamanan atau penyerapan nutrisi. Keduanya sama-sama sumber protein yang baik

    Yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah total asupan lemak jenuh dalam satu kali makan, terutama bila daging yang digunakan adalah daging berlemak seperti sosis, bacon, daging giling berlemak, atau daging olahan.

    Selain itu, cara memasak seperti menggoreng dalam minyak banyak dapat menambah kalori total dan memengaruhi kadar kolesterol dalam darah bila dilakukan sering dan dalam jangka panjang.

    Telur sendiri mengandung lemak, tetapi sebagian besar berupa lemak tak jenuh yang relatif lebih ramah untuk kesehatan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. Sementara daging olahan cenderung mengandung lemak jenuh lebih tinggi.

    Jadi, konteks kesehatannya bukan pada konsumsi telur dan daging secara bersamaan, melainkan pada pemilihan jenis daging, cara pengolahan, dan frekuensi konsumsinya dalam pola makan harian.

    3. Telur Tidak Boleh Dimakan dengan Pisang?

    Mitos.

    Healthy food. Boiled eggs and sliced bananas on a plate.Kombinasi telur dan pisang sering menjadi pilihan dalam menu diet yang sehat. Foto: Getty Images/Muhamad Zulkarnaen

    Pisang adalah sumber karbohidrat dan telur merupakan sumber protein. Menggabungkan telur dan pisang tidak menimbulkan beban pencernaan yang berlebih. Keduanya kaya zat gizi, dan tubuh dapat mencerna protein dari telur serta karbohidrat dan serat dari pisang secara bersamaan tanpa masalah.

    Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kombinasi keduanya dapat memperlambat pencernaan atau memberatkan lambung.

    Pisang memberikan karbohidrat, serat, kalium, dan vitamin B6, sementara telur menyediakan protein lengkap dan lemak sehat. Saat dimakan bersamaan, keduanya bisa membantu memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga kerap digunakan sebagai menu sarapan atau camilan setelah olahraga.

    Jika seseorang merasa kembung atau berat setelah mengonsumsi keduanya, kondisi tersebut umumnya lebih berkaitan dengan sensitivitas pencernaan masing-masing individu, bukan kombinasi makan pisang dan telur. Pada orang dengan gangguan lambung atau GERD (Gastro Esofagheal Reflux Disease) yang sensitif, konsumsi makanan padat dalam satu waktu memang bisa membuat perut terasa tidak nyaman.

    4. Telur Tidak Boleh Dikonsumsi bersama Susu Kedelai?

    Pada kebanyakan orang, ini mitos.

    Source of Protein : Soy milk ,tofu and egg  on soy beans backgroundSusu kedelai (sari kedelai) dan telur sama-sama merupakan sumber protein yang baik. Foto: Getty Images/PeoGeo

    Protein kedelai memiliki nilai cerna yang baik dan dapat menjadi sumber asam amino esensial. Journal of Nutrition tahun 2022 menunjukkan bahwa kualitas protein kedelai bahkan sebanding dengan protein hewani tertentu, terutama jika dikonsumsi dalam pola makan beragam.

    Sementara itu, protein telur memiliki Protein Digestibility Corrected Amino Acid Score (PDCAAS) mendekati 1,0, yang berarti hampir seluruh asam amino yang terkandung di dalamnya dapat diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh.

    Keduanya tidak saling menghambat penyerapan maupun kerja enzim pencernaan ketika dikonsumsi bersamaan. Kombinasi telur dan susu kedelai (sari kedelai) bahkan sudah lama menjadi bagian dari pola makan di Jepang, Korea, dan China tanpa adanya bukti klinis yang menunjukkan gangguan pencernaan atau penurunan kualitas protein.

    Di Indonesia, Pedoman Gizi Seimbang dan konsep Isi Piringku justru menganjurkan konsumsi protein hewani dan nabati dalam satu kali waktu makan untuk melengkapi kebutuhan asam amino dan mendukung keragaman pangan. Mengkombinasikan telur dengan susu kedelai termasuk pola makan yang aman, seimbang, dan bernilai gizi baik.

    5. Telur Tidak Boleh Dikonsumsi dengan Teh?

    Ada benarnya.

    Teh memang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan makanan sumber zat besi, termasuk telur. Alasannya berkaitan dengan kandungan tanin dalam teh. Tanin dapat membentuk ikatan dengan zat besi di saluran cerna, sehingga tubuh lebih sedikit menyerap zat besi dari makanan.

    Tinjauan dalam American Journal of Clinical Nutrition tahun 2021 menunjukkan bahwa konsumsi teh saat makan dapat menurunkan penyerapan zat besi hingga 70 persen, terutama jika tehnya diseduh pekat atau diminum setiap kali makan.

    (mal/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Atasi Susah BAB, Lebih Manjur Makan Pepaya atau Pisang? Cek Nutrisinya Yuk


    Jakarta

    Sulit buang air besar (BAB) sering kali bikin tidak nyaman. Masalah pencernaan ini bisa dialami siapa saja, dari anak-anak hingga dewasa. Banyak orang mengandalkan buah-buahan untuk membantu melancarkan pencernaan, dan yang paling sering diandalkan adalah pepaya dan pisang. Sama-sama manis, mudah ditemukan, dan murah.

    Tapi,sebenarnya mana yang lebih efektif untuk melancarkan BAB?


    Kandungan Nutrisi Pepaya

    Dalam 100 gram pepaya matang, terdapat sekitar 46 kalori, 1,6 gram serat, serta kandungan air yang tinggi, mencapai hampir 87 persen. Buah ini juga mengandung vitamin C tinggi, sekitar 78 mg atau setara 86 persen dari kebutuhan harian.

    Tidak hanya itu, pepaya juga menyimpan vitamin A, folat, kalium, serta antioksidan berupa karotenoid seperti likopen dan beta-karoten. Kandungan ini dapat melindungi tubuh dari radikal bebas.

    Kandungan istimewa pepaya adalah papain. Enzim alami ini berfungsi memecah protein dan mendukung proses pencernaan.

    Kandungan Nutrisi Pisang

    Sementara pisang matang lebih padat energi, sekitar 92-108 kalori per 100 gram, dengan serat 1,9 gram, dan karbohidrat 24 gram.

    Pisang juga dikenal sebagai sumber kalium yaitu sekitar 221 mg, mineral yang penting untuk menjaga fungsi otot, termasuk otot usus yang mendorong pergerakan feses. Selain itu, pisang mengandung vitamin B6, vitamin C, serta magnesium.

    Pektin merupakan serat utama yang ada dalam pisang. Pektin sejenis serat larut yang membantu melembutkan feses sekaligus menstabilkan kadar gula darah.

    Nutrisi Apa yang Bikin BAB Lancar?

    Berikut ini beberapa kandungan pepaya maupun pisang yang membantu mengatasi susah BAB:

    Serat pangan

    Serat pangan ada dua jenis. pertama yaitu serat larut yang tugasnya menyerap air dan bikin tekstur feses menjadi lembut, sehingga mudah dikeluarkan. Kedua yaitu serat tidak larut yang dapat menambah massa feses dan merangsang gerakan usus agar lebih aktif.

    Air

    Air memiliki peranan penting dalam membantu menjaga kelembapan feses agar BAB terasa lebih lancer. Tanpa cukup cairan, serat justru malah membuat feses lebih keras.

    Kalium

    Kalium dapat membantu menjaga kontraksi otot, termasuk otot pada dinding usus, sehingga gerakan perstaltik berjalan normal. Selain itu, peranan kalium dalam menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh agar fungsi pencernaan optimal juga penting.

    Enzim Papain

    Enzim alami ini yang membantu memecah protein di dalam saluran cerna. Papain membuat proses pencernaan berjalan lebih efisien dan mengurangi beban pada usus.

    Jadi, Mana yang Lebih Efektif?

    Kalau bicara soal efek cepat melancarkan BAB, pepaya lebih unggul dikarenakan kombinasi kandungan air dan serat yang tinggi, serta enzim papain membuat pepaya bisa membantu mengatasi konstipasi hanya dalam beberapa hari konsumsi rutin.

    Terbukti dari Jurnal Neuro Endocrinology Letters bahwasanya konsumsi pepaya dapat menurunkan skor konstipasi (sembelit).

    Pisang tetap bermanfaat, terutama dalam menjaga ritme BAB sehari-hari berkat serat larut (pektin) dan kalium. Studi yang terbit pada jurnal Food Hidrocolloids tahun 2021 menyebutkan bahwa pektin yang terkandung dalam pisang dapat membantu mengatasi konstipasi ringan.

    Namun, jika tujuannya untuk melancarkan BAB yang sudah mengganggu, pisang biasanya kurang cukup.

    Kesimpulan

    Baik pepaya maupun pisang sama-sama mendukung kesehatan pencernaan. Pepaya lebih efektif untuk solusi cepat dalam melancarkan BAB, sementara pisang lebih cocok sebagai pendukung jangka panjang untuk menjaga keteraturan BAB.

    Keduanya bisa saling melengkapi. Mengombinasikan pepaya dan pisang dalam pola makan sehari-hari memberi manfaat gizi yang lengkap yaitu energi dari pisang, vitamin dan antioksidan dari pepaya, plus serat dari keduanya.

    Jadi, tidak perlu bingung memilih salah satu. Kalau lagi susah BAB, pepaya bisa jadi “senjata utama”. Tapi untuk menjaga BAB tetap teratur dan usus tetap sehat setiap hari, pisang tetap punya tempat di meja makan.

    Kombinasi keduanya malah bikin manfaatnya lebih komplet: ada energi, ada serat, ada vitamin, dan efek pencernaan yang lebih lancar.

    (up/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Rahasia Bugar Aktor Hollywood Dave Bautista, Sukses Pangkas BB 34 Kg

    Jakarta

    Aktor Hollywood sekaligus mantan pegulat WWE Dave Bautista belum lama ini mengejutkan para penggemar lewat penampilan barunya. Pria yang selama ini dikenal bertubuh kekar tersebut, kini tampil lebih kurus usai sukses menurunkan 34 kilogram berat badannya.

    Dikutip dari Today, Bautista mengatakan transformasi tubuhnya mengundang kekhawatiran dari banyak penggemar. Namun, pria berusia 55 tahun itu mengungkapkan dirinya justru merasa lebih baik setelah menurunkan berat badan.

    “Saya mulai menurunkan berat badan karena satu alasan, saya merasa tubuh saya terlalu besar,” ujarnya.

    “Kemudian saya menyadari kalau saya merasa nyaman saat lebih kurus. Saya juga tampak lebih baik di kamera, dan penampilan saya lebih baik saat bersama aktor-aktor lain,” sambungnya.

    Pola Makan yang Dijalani

    Lantas, seperti apa sih diet yang dijalani Bautista hingga bisa menurunkan 34 kilogram berat badannya? Sang aktor menuturkan dirinya mulai membatasi asupan kalori. Kini, dalam sehari Bautista mengonsumsi sekitar 2.500 kalori.

    Bautista juga melakukan intermittent fasting, dan tidak lagi makan 3-4 jam sebelum tidur.


    Bautista mengakui dietnya sekarang jauh berbeda saat masih aktif sebagai pegulat. Dulu, Bautista mengonsumsi makanan yang tinggi kalori dan protein.

    Bautista mulai berhenti mengonsumsi daging merah pada 2010, dan pada 2021, ia benar-benar berhenti mengonsumsi daging ayam. Kini, menu makan sehari-harinya terdiri dari makanan nabati, ikan, dan telur.

    “Kemudian saat sedang syuting, saat lapar, saya biasanya makan pisang dan selai kacang almond, atau keju panggang bebas gluten, itu adalah makanan favorit saya,” katanya.

    Bautista juga rutin berolahraga. Hanya saja, sekarang ia lebih banyak melakukan latihan kardio ketimbang angkat beban.

    “Latihan favorit, yang lebih saya sukai daripada angkat beban, adalah bela diri,” tandasnya.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Kata Peneliti Makan Pisang di Jam Ini Paling Bagus untuk Jantung


    Jakarta

    Makan pisang ada waktu idealnya jika ingin dapat manfaat untuk jaga kesehatan jantung. Peneliti Inggris mengungkap inilah jam terbaik makan pisang untuk menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

    Pisang populer jadi menu sarapan maupun camilan sehat. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut membuat pisang jadi favorit anak-anak hingga orang tua.

    Belum lagi nutrisi pisang yang bermanfaat banyak untuk kesehatan tubuh. Mulai dari mendorong energi dengan cepat hingga menyehatkan pencernaan karena kandungan serat dan probiotiknya.


    Selain itu, pisang juga bermanfaat menjaga kesehatan jantung. Namun ada waktu ideal untuk menyantap buah tropis ini jika ingin mendapatkan manfaat maksimalnya.

    Dikutip dari Times of India (14/9/2025), British Heart Foundation menyarankan pukul 11 siang sebagai waktu terbaik makan pisang. Buah ini bisa dijadikan camilan di antara waktu sarapan dan makan siang.

    Makan pisang pukul 11 siang dikaitkan dengan manfaat menstabilkan kadar gula darah dan memberikan pelepasan energi yang stabil, alih-alih lonjakan energi yang cepat.

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainMakan pisang idealnya pukul 11 siang untuk jaga kesehatan jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Kandungan serat alami dan zat gizi pada pisang juga bantu seseorang tak kelaparan jelang makan siang. Jadi, ketika waktu makan siang tiba, seseorang tak berakhir makan terlalu banyak.

    Terkait manfaat hebat konsumsi pisang untuk kesehatan jantung, ini karena kandungan potassium pada pisang. Potassium bantu menyeimbangkan kadar sodium dalam tubuh, membuat pembuluh darah rileks, dan mengurangi beban pada sistem kardiovaskular.

    Pola makan tinggi potassium juga terbukti menurunkan risiko hipertensi dan stroke. Pisang pun jadi buah ideal untuk menjaga kesehatan jantung secara umum.

    Serat larut pada pisang punya fungsi yang tak kalah penting yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Ini karena serat bersifat mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan.

    Menjaga kadar kolesterol sehat diketahui kunci penting untuk menjaga kesehatan jantung. Perannya adalah menurunkan risiko penumpukan plak di arteri, aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Suka Pisang? Waspadai 5 Efek Samping saat Konsumsinya Berlebihan


    Jakarta

    Pisang menjadi pilihan populer untuk sarapan maupun camilan sehat. Mengonsumsi pisang mendatangkan manfaat sehat, tapi kalau kebanyakan justru memicu efek samping berikut ini.

    Pisang merupakan salah satu buah paling populer di dunia. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis alami membuat pisang disukai kalangan anak-anak hingga orang tua.

    Pisang juga kaya manfaat karena mengandung beragam vitamin dan mineral, seperti potassium, vitamin B6, magnesium, dan serat. Konsumsi pisang bisa menyediakan pasokan energi secara instan.


    Batas aman konsumsi pisang adalah 1-2 buah per hari. Pisang pun bisa menjadi bagian dari pola makan sehat sehari-hari. Namun, pastikan kamu tidak mengonsumsi pisang berlebihan karena tidak baik untuk kesehatan.

    Dikutip dari Times of India (14/8/2025), inilah 5 efek samping dari konsumsi pisang berlebihan:

    1. Pencernaan tidak nyaman

    Pisang adalah sumber serat larut yang menyerap air dalam saluran pencernaan dan bantu mengatur pergerakan usus. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung 5 gram serat. Jika dikonsumsi secukupnya dapat mendukung kesehatan pencernaan.

    Sebaliknya, jika berlebihan, maka pisang dapat membebani sistem pencernaan dan membuatnya tidak nyaman. Kelebihan asupan serat larut dapat memperlambat proses cerna makanan yang memunculkan efek samping, seperti kembung, perut bergas, dan nyeri perut.

    2. Kelebihan potassium

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainMakan buah pisang tidak boleh berlebihan agar tidak memicu efek samping. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Potassium adalah mineral penting untuk kesehatan jantung, saraf, dan fungsi otot. Pisang pun menjadi salah satu sumber potassium andalan. Satu buah pisang ukuran sedang menyediakan sekitar 326 miligram (mg) potassium. Jumlah ini memenuhi 1/7 hingga 1/10 rekomendasi asupan potassium harian.

    Karena itu pastikan bijak konsumsi pisang. Perhatikan juga asupan makanan lain. Jika sama-sama kaya potassium, maka kadar potassium dalam darah bisa berlebihan. Kondisi ini dikenal sebagai hiperkalemia. Gejalanya seperti detak jantung tak beraturan, lemah otot, mual, dan muntah.

    3. Lonjakan gula darah

    Pisang mengandung gula alami dan karbohidrat yang dapat memengaruhi kadar gula darah. Menurut studi yang dipublikasikan dalam NIH, konsumsi pisang matang secara khusus dapat meningkatkan lonjakan gula darah. Karena pisang ini mengandung indeks glikemik tinggi, sekitar 60.

    Efeknya akan makin kuat untuk individu yang mengalami diabetes atau resistensi insulin. Jadi, hindari makan pisang matang dalam jumlah banyak sekaligus. Solusi lain, kombinasikan asupan pisang dengan sumber protein atau lemak sehat, seperti selai kacang dan yogurt.

    4. Migrain

    Waspada! Konsumsi 5 Makanan Ini Memicu Migrain dengan CepatPisang bisa picu migrain karena kaya tiramin. Foto: Getty Images/Domepitipat

    Pisang mengandung tiramin, senyawa alami yang terbentuk ketika buah matang. Menurut American Migraine Foundation, tiramin bisa memengaruhi fungsi pembuluh darah di otak dan memicu migrain pada mereka yang sensitif akan sakit kepala sebelah ini.

    Untuk diketahui, pisang matang mengandung tiramin paling tinggi dan mungkin bisa memicu migrain pada beberapa orang. Terlebih jika dimakan bersama makanan tinggi tiramin lain, seperti keju, kacang, yogurt, dan buah citrus.

    5. Gigi rusak

    Siapa sangka, efek samping makan pisang juga berpengaruh pada kerusakan gigi. Ini karena kandungan gula alami dan pati pada pisang yang bisa memicu pertumbuhan bakteri di gigi dan mulut. Sehingga potensi kerusakan gigi semakin tinggi.

    Tidak seperti gula sederhana yang cepat larut, gula dan pati pada pisang dipecah perlahan. Alhasil partikelnya akan tersisa di gigi lebih lama dan memberi waktu lebih banyak untuk bakteri memproduksi asam yang mengikis email gigi. Untuk meminimalisir efek ini, kamu bisa sikat gigi atau membilas mulut usai makan pisang.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • 5 Waktu Terbaik Makan Pisang, Ternyata Tak Cuma Saat Sarapan


    Jakarta

    Pisang sebenarnya bisa dimakan kapanpun, tapi kalau mau merasakan manfaat spesifik sesuai tujuan, ada waktu terbaiknya. Mulai dari untuk menambah energi hingga membantu menurunkan berat badan. Ini daftarnya.

    Pisang jadi menu sarapan favorit banyak orang karena praktis, rasanya enak, dan manfaat sehatnya banyak. Dalam 1 buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 105 kkal, 26,9 gram karbohidrat, 14,4 gram gula, hingga 3,07 gram serat.

    Tak ketinggalan vitamin dan mineral, seperti vitamin C, vitamin B6, magnesium, dan potasium. Mengonsumsi pisang pun sebenarnya bisa kapan saja, tapi kalau punya tujuan khusus, perhatikan waktu konsumsinya.


    Mengutip Very Well Health (26/6/2025), inilah 5 waktu terbaik buat makan pisang berdasarkan tujuannya:

    1. Sebelum olahraga

    Pisang bisa jadi buah andalan untuk dikonsumsi sebelum olahraga. Konsumsi pisang bisa mendorong energi yang diperlukan selama latihan fisik.

    Pisang mengandung karbohidrat kompleks dan gula alami yang dapat memberikan energi instan dan tahan lama. Selain itu, pisang juga kaya akan kalium dan vitamin B6 yang penting untuk fungsi otot dan metabolisme energi. Konsumsinya bantu mencegah kram dan meningkatkan performa saat olahraga.

    2. Pagi hari

    Mau sarapan praktis dan enak? Pisang adalah jawaban tepat. Makan pisang pada pagi hari dapat memasok cukup energi seharian.

    Pisang disebut sebagai sumber energi insan yang kaya serat, serta mengandung nutrisi penting seperti kalium, vitamin B6, dan vitamin C. Pisang juga dapat membantu mencegah lonjakan gula darah jika dikonsumsi bersama makanan lain yang mengandung protein dan lemak.

    Makan buah pisang tidak boleh dicampur dengan beberapa makanan lainPisang bisa dikonsumsi dalam beberapa waktu, tak cuma ketika sarapan. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    3. Sore hari

    Selain untuk mengawali pagi, pisang juga bisa dikonsumsi pada sore hari untuk melawan penurunan energi. Jadi, ketika kamu sudah merasa kurang fokus dan lemas di sore hari, coba atasi dengan makan pisang.

    4. Sebelum makan utama

    Jika ingin menurunkan berat badan, coba makan pisang sebelum waktu makan utama. Konsumsi pisang 30 menit atau sebelum makan dapat membuat kamu merasa lebih kenyang dan kecil kemungkinannya untuk makan berlebihan saat makan.

    5. Saat makan

    Pisang bahkan bisa dikonsumsi berbarengan dengan waktu makan utama. Manfaatnya adalah untuk membantu pencernaan. Pisang kaya akan serat yang penting untuk melancarkan sistem pencernaan.

    Serat menambah volume feses dan membantu mengeluarkan feses melalui usus. Konsumsi 1 pisang berukuran sedang mengandung sekitar 3 gram (g) serat, yang memenuhi sekitar 11% dari rekomendasi asupan serat harian.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?


    Jakarta

    Sering sulit tidur meski sudah mencoba berbagai cara? Ternyata ada suatu buah yang membantu tidur lebih nyenyak jika dikonsumsi sebelum tidur.

    Bagi banyak orang, tidur nyenyak di malam hari bukan perkara mudah. Tak jarang berbagai cara dicoba, mulai dari minum teh herbal, meditasi, hingga konsumsi obat tidur.

    Namun menurut sejumlah pakar kesehatan, ada cara yang lebih alami dan sederhana untuk membantu tidur lebih lelap, yaitu mengonsumsi makanan yang dapat merangsang produksi melatonin sebelum tidur. Salah satunya adalah buah pisang.


    Melansir Mirror UK (25/06), pakar medis dan kesehatan dari Benenden Health menyebut bahwa menghindari makanan seperti cokelat, keju, keripik, dan es krim sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur.

    Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Sebaliknya, menggantinya dengan makanan yang membantu produksi melatonin akan memberi dampak positif. Pisang menjadi salah satu rekomendasi utama karena kandungan nutrisinya yang mendukung siklus tidur tubuh secara alami.

    Jika biasanya pisang dikonsumsi saat sarapan, kali ini disarankan untuk menikmatinya pada malam hari. Pisang juga dapat dipadukan dengan satu sendok makan selai kacang organik untuk hasil yang lebih maksimal.

    Mengutip laman Healthline, buah pisang kaya akan magnesium, triptofan, vitamin B6, karbohidrat, dan kalium. Semua kandungan nutrisi ini berperan dalam meningkatkan kualitas tidur.

    Satu buah pisang ukuran sedang (126 gram) mengandung sekitar 34 miligram magnesium atau setara 8% dari kebutuhan harian. Magnesium berperan dalam menjaga ritme sirkadian atau jam internal tubuh serta membantu merelaksasi otot dan sistem saraf, sehingga tubuh terasa lebih rileks.

    Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa?Ngemil Pisang Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Kok Bisa? Foto: Getty Images/iStockphoto

    Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium sebanyak 500 miligram per hari dapat meningkatkan produksi melatonin dan menurunkan kadar hormon kortisol pemicu stres.

    Hal ini dikarenakan melatonin merupakan hormon alami yang diproduksi tubuh pada malam hari dan berperan penting dalam proses tidur. Produksi melatonin yang optimal dapat mempercepat waktu untuk orang untuk terlelap dan memperpanjang durasi tidur.

    Selain buah pisang, Benenden Health juga merekomendasikan beberapa makanan lain yang memiliki efek dan kandungan serupa. Salahs atunya seperti madu mentah, buah ceri, daging kalkun, dan almond.

    Makanan-makanan ini secara alami membantu tubuh merasa lebih tenang dan siap beristirahat. Dibandingkan bergantung pada obat tidur, mengatur pola makan di malam hari bisa menjadi salah satu solusi sederhana yang jauh lebih sehat untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

    (sob/dfl)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • 5 Makanan Ini Ampuh Redakan Asam Lambung, Jahe dan Pisang


    Jakarta

    Asam lambung yang kambuh biasanya merasakan sensasi terbakar di area dada dan naik ke kerongkongan. Untuk meredakannya, bisa mengonsumsi beberapa makanan ini.

    GERD atau asam lambung merupakan penyakit yang menyerang bagian pencernaan tubuh seseorang. Ketika asam lambung sedang naik, terasa nyeri di area sekitar perut yang didahului dengan gejala sensasi terbakar di dada serta tenggorokan.

    Melansir dari BBC, ada berapa makanan dan minuman yang dapat menjadi pemicu dari asam lambung. Di antaranya adalah mengonsumsi makanan pedas, asam, berlemak, dan berminyak. Minum alkohol dan kafein terlalu banyak juga dapat memicu asam lambung.


    Agar asam lambung cepat mereda, ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi. Makanan itu adalah buah pisang, sayuran hijau, oatmeal, hingga jahe yang dapat meredakan asam lambung, seperti dilansir dari Medical News Today (26/3/2025).

    Berikut 5 makanan yang ampuh meredakan asam lambung:

    1. Oatmeal

    Ilustrasi oatmeal pisangIlustrasi oatmeal pisang Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrey Zhuravlev

    Salah satu makanan yang dapat menyembuhkan asam lambung harus hang mengandung serat tinggi. Karena, kandungan serat dapat meningkatkan kesehatan pencernaan.

    Makanan yang mengandung serat tinggi berasal dari biji-bijian. Makanan ini dapat ditemui pada oatmeal, roti, dan nasi merah. Kamu bisa mengonsumsinya secara rutin agar asam lambung tak kambuh.

    Oatmeal diketahui makanan yang mengandung serat tinggi. Diketahui bahwa dalam 100 gram oatmeal mengandung 10,4 gram serat yang dibutuhkan oleh tubuh.

    2. Pisang

    Buah-buahan juga diketahui baik untuk meredakan gejala asam lambung. Namun, jangan asal memilih jenis buah yang akan dikonsumsi. Sebaiknya pilih buah pisang yang mengandung serat tinggi.

    Menurut sebuah studi 2023, pisang disebut dapat menetralkan asam lambung. Ini karena buah berwarna kuning tersebut juga bersifat basa dan mengandung serat. Satu pisang matang (100 gram) mengandung sekitar 2,6 gram serat.

    Makanan yang dapat meredakan asam lambung lainnya cek di halaman berikut…

    3. Sayuran

    Sayuran memang makanan yang sehat dengan kandungan nutrisi tinggi. Terutama jika rutin mengonsumsi sayuran hijau, seperti brokoli, bayam, dan lainnya.

    Sayuran hijau ini dapat membantu menurunkan asam lambung, yang membantu refluks asam. Beberapa sayuran itu rendah lemak dan gula yang dapat memicu gejala asam lambung.

    Contohnya, brokoli diketahui mengandung serat yang cukup tinggi, per 100 gram mengandung 2,6 gram serat. Untuk bayam per 100 gram mengandung 2,2 gram serat.

    4. Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan rempah yang biasa digunakan untuk pengobatan alami karena mengandung gingerol. Rempah satu ini memiliki rasa yang agak pedas dan sensasi hangat.

    Di dalamnya juga banyak mengandung zat anti-inflamasi alami yang membantu dalam menyembuhkan asam lambung. Biasanya jahe ini diracik menjadi minuman ketika sakit perut dan pencernaan terganggu.

    Sebuah studi 2023 meneliti efek dari mengonsumsi jahe pada gejala dispepsia fungsional. Seperti rasa nyeri ulu hati hingga terbakar di perut. Gejala asam lambung ini akan mereda setelah mengonsumsinya selama 4 minggu.

    5. Lidah Buaya

    Lidah buaya juga termasuk yang dapat meredakan gejala asam lambung. Para penderita asam lambung atau GERD bisa mencoba menjadikan daging buahnya sebagai jelly atau sirupnya untuk minuman.

    Hal ini telah dijelaskan dalam studi 2022, ada penelitian yang menunjukkan sirup lidah buaya dapat meredakan gejala GERD. Efektivitas manfaat lidah buah ini karena adanya kandungan zat antioksidan dan anti-inflamasi.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Eater Collective

  • Apakah Makan Pisang Setiap Hari Bagus untuk Kesehatan?


    Jakarta

    Pisang dikenal sebagai buah bernutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan. Namun, apakah mengonsumsinya setiap hari bagus untuk kesehatan? Ini penjelasan ahli.

    Buah pisang direkomendasikan untuk dimakan sehari-hari karena kandungan nutrisi di dalamnya. Pisang kaya akan nutrisi penting, seperti serat, kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang bermanfaat untuk pencernaan, jantung, tekanan darah, dan daya tahan tubuh.

    Selain dimakan utuh, pisang juga digemari karena cocok dijadikan bahan utama dalam smoothie atau dijadikan topping oatmeal.


    Lantas, apakah mengonsumsinya setiap hari baik untuk kesehatan tubuh? Melansir delish.com (26/03/2023), berikut penjelasan ahli.

    1. Manfaat pisang bagi kesehatan

    pisangKandungan nutrisi dalam pisang banyak memberikan manfaat bagi kssehatan tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 105 kalori, 27 karbohidrat, 14 gram gula, 5 gram serat, dan 422 mg kalium.

    Pisang juga mengandung vitamin C, vitamin B6, dan elektrolit, seperti magnesium, natrium, dan kalium.

    Ahli gizi Lauren Manaker mengungkap bahwa mengonsumsi pisang setiap hari merupakan kebiasaan baik untuk mendapatkan asupan buah.

    2. Dampak buruk pisang

    pisangNamun, pisang juga tidak boleh terlalu banyak dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Pisang memang bernutrisi, tetapi bukan pilihan ideal semua orang, terutama bagi mereka yang sedang diet rendah kalium atau mereka yang kadar gula darahnya mudah meningkat usai makan.

    Pasalnya, pisang mengandung karbohidrat dan gula, yang bisa jadi buruk bagi penderita diabetes.

    Namun, menurut Harvard TH Chan School of Public Health, pisang mengandung pati resisten, mirip dengan serat, dan melepaskan lebih sedikit glukosa ke dalam aliran darah dibandingkan pati non-resisten, seperti roti putih.

    Selain kandungan karbohidrat, pisang juga dikenal dengan kandungan kalium yaitu elektrolit penting untuk fungsi sel dan otot, serta kesehatan jantung.

    Kalium dan natrium bekerja sama dan kadarnya harus seimbang. Namun, ada orang dengan kondisi Hiperkalemia atau kondisi saat kadar kalium dalam darah terlalu tinggi saat mengonsumsi pisang

    Untungnya, menurut Manaker, orang yang sehat secara umum kecil kemungkinan mengalami hiperkalemia dengan mengonsumsi satu pisang sehari. Terutama jika makanan lain dikonsumsi tidak mengandung banyak kalium.

    Untuk mengetahui apakah boleh makan pisang setiap hari atau tidak, bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Apakah pisang aman dikonsumsi setiap hari?

    Mengonsumsi satu pisang sehari kemungkinan besar aman untuk kesehatan. Namun, hal ini juga tergantung pada kesehatan dan pola makan setiap orang.

    Secara keseluruhan, Manaker menyarankan untuk mengonsumsi berbagai macam buah dan sayuran.

    Meskipun mengonsumsi pisang setiap hari tidak buruk, tetapi lebih bermanfaat ketika buah-buahan yang dikonsumsi berbeda-beda, sehingga pisang hanya jadi selingan.

    Jumlah pisang yang dimakan setiap hari juga tergantung pada makanan lain yang dikonsumsi sehari-hari.

    Mereka yang memiliki masalah perut atau pencernaan diperbolehkan mengonsumsi pisang lebih dari satu.

    Namun, tetap harus dibatasi, jangan terlalu berlebihan. Setidaknya sampai 3 buah pisang saja.

    Jika terlalu banyak, konsumsi makanan tinggi kalium bisa menyebabkan kelebihan kalium dalam tubuh atau Hiperkalemia yang dapat merusak saraf dan otot.

    Kandungan gula dalam pisang juga bisa memicu lonjakan gula darah. Asam tanat di dalamnya juga bisa menyebabkan sembelit.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com