Gods Unchained adalah gameblockchainFree-to-Play berdasarkan model Play-to-Earn. Dalam permainan petarung kartu ini, tujuan utamanya adalah membuat karakter Dewa pemain lawan menjadi nol atau sampai terkalahkan.
Gods Unchained adalah salah satu game kripto paling populer saat ini dengan ribuan pengguna bermain secara aktif. Game ini pun dibangun di atas blockchain Ethereum dengan pertarungan PVP (player versus player) yang mirip dengan beberapa TCG (trading card game) populer seperti, Magic: The Gathering dan Hearthstone.
Gamer mengalami pengalaman grafis yang memukau dan gameplay yang dirancang dengan baik dalam Gods Unchained. Saat bermain, gamer bisa mendapatkan kartu di blockchain dalam bentuk NFT (Non-Fungible Tokens).
Kartu-kartu karakter Dewa ini harus dimiliki oleh para pemain untuk digunakan dalam permainan atau dijual untuk mendapatkan keuntungan yang adil dan itulah mengapa Gods Unchained Marketplace sangat dinanti oleh komunitas game blockchain.
Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
Gameplay Gods Unchained cukup mudah. Dua pengguna saling berhadapan di arena untuk menentukan siapa pemain yang lebih kuat. Pengguna memiliki opsi untuk memilih dari Nature, Light, Deception, Death, War, atau Magic. Tujuan pertarungan adalah untuk membuat kesehatan karakter Dewa pemain lawan menjadi nol.
Semua pemain mengumpulkan setumpuk 30 kartu. Kartu-kartu ini termasuk karakter dengan kemapuan masing-masing. Semua kartu datang dengan biaya mana yang telah ditentukan sebelumnya. Setiap kartu juga dilengkapi dengan kemampuan berbeda yang dapat digunakan untuk membela Dewa karakter masing-masing.
Gods Unchained adalah petarung kartu berbasis giliran yang berarti bahwa jika pengguna gagal melakukan gerakan dalam waktu yang ditentukan, giliran akan diteruskan ke pemain berikutnya. Satu-satunya cara untuk menang di sini adalah dengan mengakali lawan dan merumuskan strategi pertempuran yang efektif.
Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
Meskipun Gods Unchained gratis untuk dimainkan, ini memberikan banyak peluang bagi pengguna untuk mendapatkan uang dari permainan. Bagian terpenting dari ekosistem Gods Unchained adalah token GODS.
Pengguna mulai bermain secara gratis dan diberi hadiah token GODS melalui Weekend Ranked rewards, Daily token rewards, Quests, Seasonal Rewards, Turnamen, dan mode permainan khusus. Mendapatkan token GODS membuka banyak peluang untuk menghasilkan uang.
Membuat NFT
Menggunakan token GODS sebagai biaya, pemain dapat menggunakan fitur Forge di Gods Unchained. Melalui fitur Forge, pemain dapat membuat NFT baru yang dapat digunakan dalam game atau dijual di marketplace. Pengguna yang memiliki dua kartu biasa yang identik dapat menggabungkannya untuk membuat kartu Meteorit yang memiliki nilai dunia nyata.
Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
Staking Pools adalah salah satu cara termudah untuk menghasilkan di Gods Unchained. Hadiah staking didistribusikan ke semua pemain yang memenuhi syarat sebagai stakers aktif.
Staking pool terdiri dari token GODS yang dikumpulkan dari aktivitas menempa dan akuisisi di pasar. Hadiah staking dapat diklaim untuk semua pengguna yang memenuhi syarat dalam interval tujuh hari.
Governance dan Voting
Melalui voting, pengguna dapat memenuhi syarat sebagai stakers aktif dan mendapatkan hadiah dari staking pool. Pemain dengan token GODS memenuhi syarat untuk memilih dalam proposal komunitas apa pun.
Jika seorang pemain memiliki sejumlah token yang tersedia, mereka juga dapat memasukkan proposal dan anggota lain dapat memilihnya. Masalah pemungutan suara umum termasuk alokasi cadangan token, distribusi dana komunitas dan ekosistem, perubahan pasokan token, dan sponsor atau penerima hibah.
Neowiz, pengembangan game multi-platform berbasis di Korea Selatan telah meluncurkan gamePlay-to-Earn (P2E) pertamanya berjudul Crypto Golf Impact. Game ini sekarang sudah tersedia dalam jajaran GameFi yang sudah bisa di-download di Apple Store Apps dan Google Play Store.
Neowiz Holdings telah bekerja sama dengan Neoply (anak perusahaan blockchain dari Neowiz Holdings), untuk menghadirkan permainan golf dengan konsep P2E seluler pertama di dunia ke pasar game blockchain, yang didukung oleh platform blockchain NEOPIN.
Crypto Golf Impact juga berencana untuk memasukkan fitur NFT dalam roadmap pembaruan mereka, memungkinkan pengguna untuk membeli NFT dengan S2 Tokens (S2T) native crypto dari platform untuk meningkatkan kinerja game dan pendapatan Crystals, sebuah koin yang dapat dikumpulkan untuk berbagai fungsi.
Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
Game P2E yang didukung oleh NEOPIN Blockchain ini, memungkinkan pemain dapat melakukan tee-off secara real time dengan pemain di seluruh dunia untuk mendapatkan Crystals dan menukarnya dengan token dalam game.
Crypto Golf Impact bisa dibilang adalah konsep ulang dari game ‘Golf Impact’ yang populer, yang telah digabungkan dengan mulus dengan teknologi blockchain NEOPIN untuk memberikan pengalaman bermain game seluler standar dan fungsionalitas blockchain.
Hal yang membedakan Crypto Golf Impact dari pesaingnya adalah pemain yang telah membeli ‘Crypto Pass’, pembelian dalam aplikasi, dapat memperoleh Crystals dengan menyelesaikan tugas harian. (Pemain juga dapat menggunakan Crystals mereka untuk memperoleh ‘Sponsor Contract,’ yang akan meningkatkan keuntungan Crystals harian mereka).
Sementara Crystals dapat digunakan dalam permainan, mereka juga dapat diubah menjadi S2 Tokens, token permainan asli Crypto Golf Impact, melalui dompet NEOPIN. S2 Tokens juga dapat ditukar dengan Neopin Token (NPT), yang merupakan token tata kelola untuk jaringan blockchain NEOPIN.
Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
Ada beberapa fitur unggulan dan menarik dari game Crypto Golf Impact. Mulai dari:
Main golf di berbagai kota secara virtual
Pemain dapat menikmati bermain game sambil melihat suasana kota New York, Maladewa, Dubai atau bahkan Paris.
Kontrol realistis dan intuitif
Dengan integrasi sistem cuaca dinamis yang memengaruhi lintasan bola, atasi tantangan dengan mengasah keterampilanmu dan latih stik untuk memaksimalkan pukulan bola.
Sistem cuaca dinamis
Perhitungkan kondisi cuaca yang memengaruhi lintasan bola dan jadilah jagoan di lapangan.
Ilustrasi. Game Play-to-Earn, Crypto Golf Impact. Sumber: Neowiz Holdings.
Pemain dapat meningkatkan kekuatan, kontrol, dan lebih banyak lagi untuk memberi gansist keunggulan kompetitif. Latih juga stik pemukulmu untuk meningkatkan kontrol yang lebih mudah. Semakin tinggi levelnya, semakin mudah mengontrolnya.
Clan Tournaments
Bergabung dan bersaing dengan pemain atau Klan lain untuk naik di atas peringkat Klan global.
Play to Earn
Inilah yang membedakan Crypto Golf Impact dari permainan golf lainnya. Bersaing dan selesaikan misi harian untuk mendapatkan Crystal gratis. Kristal nantinya dapat ditukar dan diberi token pada platform NEOPIN.
NFT
Pastikan untuk menyimpan Crystal yang diperoleh dengan susah payah yang dapat ditukar dengan Token S2 untuk membeli NFT di pembaruan mendatang.
Saat ini, euforia NFT masih terus mengalami perkembangan dan sepertinya tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Selain karya seni, bertebaran pula game NFT yang bisa dimainkan dalam memperoleh keuntungan. Umumnya, game tersebut memiliki cara kerja yang rumit sehingga butuh waktu dalam mempelajarinya. Namun, kini telah hadir game yang memodifikasi dari game jadul Plant vs Zombies, yaitu “Plant vs Undead“. Penasaran cara bermainnya? Yuk, simak terus artikel ini!
Plant vs Undead(PvU)adalahgame NFT yang dimainkan secara multiplayer dengan mengusung konsep yang mirip dengan game “Plant vs Zombies”, di mana para pemainnya harus membangun sebuah pasukan dalam bentuk tanaman untuk menghabisi sekawanan monster yang menyerang lahan.
Game Plant vs Undead ini diciptakan oleh sekumpulan developer yang berasal dari Amerika Selatan. Proyek NFT ini dimulai pada Q3 tahun 2021, diawali dengan whitelist yang diadakan sepanjang Juni 2021 dan Initial Seeds/Land Offering pada 10 Juli 2021. Sama seperti game NFT pada umumnya, PvU bisa dimainkan secara gratis tetapi memungkinkan para pemainnya untuk mendapatkan keuntungan berupa aset kripto.
Meski begitu, game NFT yang satu ini menerapkan prinsip desentralisasi, di mana para pemainnya bisa berkontribusi dalam game secara penuh. Maksudnya?
Jadi, para developer dan petinggi game akan menawarkan sejumlah pilihan yang berkaitan dengan game dan pilihan tersebut bisa ditentukan oleh para pemain lewat proses pemungutan suara. Lalu, pilihan dengan suara terbanyak akan langsung diaplikasikan dalam game, mengutip Coincu.
Cara Mendapatkan Uang di Plant vs Undead
Game ini berlatar di sebuah tempat bernama “Planet Plants”, dunia fantasi tempat tanaman dan hewan hidup tenang, hingga akhirnya datang para monster penghancur. Dalam permainan ini,terdapat Mother Tree atau pohon induk yang harus dilindungi dari serangan monster. Caranya adalah dengan menanam tanaman pelindung sebanyak-banyaknya.
Tanaman pelindung ini berbentuk NFT dan bisa dibeli oleh para pemain dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pada awal kemunculannya, tanaman yang dibeli bisa berbentuk benih, tetapi dihapuskan oleh developer karena banyak dimanfaatkan untuk cheat. Sehingga, yang kini tersisa hanyalah pohon induk dan tanaman pelindung yang sudah tumbuh.
Selain game, PvU juga dilengkapi dengan marketplace dan token khusus yang disebut dengan token PVU. Lewat marketplace ini, para pemain bisa membeli, menjual, dan saling menyewa tanaman. Nah, token PVU lah yang digunakan sebagai alat transaksi di dalam marketplace. Sebagai in-game token, PVU bertujuan untuk memberi dukungan terhadap aktivitas ekonomi dalam game.
Tak hanya untuk jual-beli di marketplace, PVU juga bisa dimanfaatkan para pemain untuk membeli Light Energy (LE) token yang bisa membantu tanaman tumbuh lebih besar. Seiring tanaman bertumbuh, pemain juga berkesempatan untuk mendapat tambahan LE token dan bisa kembali ditukar dengan PVU. Per tanggal 14 April 2022, PVU mencatat harga 0.07108 USD dengan volume perdagangan mencapai lebih dari 2,6 juta USD melansir CoinMarketCap.
Perlu diketahui bahwa pada game PvU, terdapat dua mode permainan yang bisa dipilih yaitu Survival dan Farming. Berikut informasi selengkapnya!
Mode Survival
Mode Survival berarti para pemain akan terlibat langsung dalam pertempuran melawan monster. Berhasil atau tidaknya pemain ditandai dengan terbunuhnya semua monster (menang) atau hancurnya semua tanaman di lahan, termasuk pohon induk (kalah). Di setiap ronde, akan terdapat 1 pohon induk dan pemain bisa menempatkan 8 tanaman lainnya sesuai strategi.
Setiap berhasil membunuh monster, maka pemain akan memperoleh sejumlah LE yang nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan skill atau mengubah penempatan tanaman. Rondenya pun tidak terbatas, akan selesai apabila salah satu pihak mengalami kekalahan.
Pada mode Survival ini, terdiri dari permainan Player vs Enemy (PvE) dan Player vs Player (PvP). Jika PvE berarti pemain langsung melawan para monster, maka PvP adalah pertandingan antar pemain. Bedanya, selain menyusun strategi dalam menempatkan tanaman, pada PvP pemain bisa menempatkan monster untuk menghancurkan lahan lawan. Jangan khawatir NFT Anda akan hilang saat kalah bermain PvP, karena tanaman pelindung yang digunakan merupakan kloning dari tanaman NFT yang dimiliki.
Mode Farming adalah di mana pemain bisa bercocok tanam dan memanen LE. Sederhananya, pemain bisa menanam tanaman dan meningkatkan skill yang dimilikinya untuk bertarung melawan monster nanti. Sambil merawat tanaman, pemain berkesempatan untuk mengumpulkan LE. Namun, pemain juga harus selalu berhati-hati akan cuaca buruk atau hama yang bisa merusak tanaman, ya. Selain itu, pemain juga bisa memperoleh reward tambahan dengan menyiram The World Tree alias pohon dunia setiap harinya.
Cara bermain Plant vs Undead
Lantas, bagaimana cara memulai bermain Plant vs Undead? Berikut langkah-langkahnya:
Hubungkan walletMetamask dengan wallet PancakeSwap
Langkah pertama adalah pastikan Anda memiliki wallet Metamask juga PancakeSwap, ya. Dikarenakan token PVU bergerak di bawah Binance Smart Chain (BSC) seperti halnya PancakeSwap, sehingga PVU baru bisa dibeli dengan BNB.
Jika Anda belum memiliki wallet Metamask, bisa membuatnya dengan mengikuti panduan dalam video ini:
Beli PVU token dengan BNB
Setelah berhasil menghubungkannya, saatnya untuk membeli sejumlah token PVU, dengan minimal pembelian sebanyak 5 PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, token PVU sangat berguna dalam aktivitas di dalam game Plant vs Undead.
Registrasi di website
Jika Anda sudah mengantongi token PVU, berarti Anda sudah bisa melakukan registrasi di website PvU, yakni https://plantvsundead.com/. Jangan lupa juga untuk menghubungkan wallet Metamask dengan akun Anda, ya.
Download aplikasi PvU di smartphone
Selanjutnya, saatnya Anda mengunduh aplikasi Plant vs Undead di smartphone yang Anda miliki. Aplikasi game sudah tersedia baik di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS).
Manfaatkan fitur gratis
Inilah yang ditunggu-tunggu, apakah Plant vs Undead gratis?
Saat pendaftaran, memang para pemain diwajibkan untuk mengantongi sejumlah aset kripto terlebih dahulu pada wallet. Namun, setelah berhasil terdaftar, bagi setiap pemain baru berkesempatan untuk mendapatkan lahan secara cuma-cuma. Di lahan tersebut, Anda bisa menggunakannya untuk bercocok tanam.
Beli item NFT di marketplace
Setelah memiliki lahan, saatnya untuk berbelanja item NFT di marketplace PVU. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, item ini bisa berupa lahan juga tanaman. Masing-masing tanaman memiliki keunikan dan skill tersendiri, sehingga Anda bisa pilih sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Untuk pemula, tanaman yang tersedia adalah bunga matahari.
Tukar sejumlah PVU dengan LE
Jika Anda merasa lahan Anda sudah cukup terisi, maka saatnya untuk membeli peralatan bercocok tanam. Berbeda dengan item seperti lahan dan tanaman yang bisa diperoleh dengan token PVU, peralatan ini hanya bisa didapat dengan LE. Jadi, pastikan Anda telah menukarkan PVU dengan LE, ya. Nilai 1 PVU setara dengan 105 LE.
Lanjut bermain
Apabila seluruh aktivitas mendasar sudah Anda lakukan, berarti Anda sudah bisa melanjutkan eksplorasi dalam permainan. Aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah bercocok tanam, mengunjungi lahan orang lain, menyelesaikan quest, hingga langsung bertanding di mode survival. Jadi, itulah penjelasan mengenai game NFT Plant vs Undead. Simpel dan mudah, bukan? Tapi, bukan berarti Anda tidak memerlukan pengetahuan soal aset kripto sama sekali, ya, karena alat jual-beli yang dilakukan berbasis aset kripto. Untuk itu, kunjungi Tokonews dan komunitas Tokomall di Discord juga Telegram untuk informasi serta tips and trick seputar aset kripto, blockchain, dan NFT. Kepoin juga marketplace NFT buatan Indonesia yaitu TokoMall sekarang!
Setiap bulan, selalu ada game baru yang diluncurkan. Ada banyak sekali tipe game yang tidak hanya seru, tetapi juga digadang-gadang sebagai sumber penghasilan tambahan yang cukup menarik. Salah satunya adalah play to earn games yang mengadopsi Non-Fungible Token (NFT).
Apa itu Play to Earn Games?
Para gamers mungkin sudah mengenal model bisnis berupa free-to-play games di mana para pemain bisa bebas bermain dan mengakses konten secara gratis. Namun, kini ada juga yang dinamakan play to earn games. Lantas, apa rewards yang didapatkan oleh para pemain? Umumnya, rewards yang ditawarkan berupa uang. Tentunya menarik sekali jika Anda bisa dibayar untuk bermain, bukan?
Dalam praktiknya, mekanisme play to earn games tidak sesederhana itu. Sebagai pemain, aset Anda adalah akun permainan. Semakin tinggi level, maka akun Anda akan semakin berharga. Apalagi jika Anda berhasil memiliki aset lainnya seperti skin, pakaian, perlengkapan, dan aksesoris langka. Kemudian, Anda bisa menjual akun tersebut ke pemain lainnya dengan imbalan uang. Begitulah konsepnya. Beberapa game seperti World of Warcraft, DotA, CS:GO, dan Seal Online BOD mengadopsi model play to earn ini.
Jadi,play earn gamesadalah permainan yang mengusung konsep di mana platform memberikan kesempatan kepada player untuk memperoleh serta mengumpulkan aset, dan juga item dalam dunia game yang nantinya aset tersebut bisa ditransfer ke dunia nyata menjadi bentuk uang atau alat tukar bernilai lainnya.
Hubungan Play to Earn dengan NFT
Model play to earn games ternyata sangat cocok dengan NFT. Jika biasanya pemain mengumpulkan items seperti skin,heroes, dan aksesoris, play to earn games memungkinkan pemain untuk mengumpulkan in-game items yang juga merupakan NFT. Ya, in-game items ini bisa diperjualbelikan secara bebas sebagai NFT sehingga dapat menguntungkan pemain yang memilikinya.
Salah satu keunikannya adalah in-game items tersebut cukup langka, sehingga nilai NFT pun punya potensi naik. Hal ini berbeda dengan in-game items pada model games lainnya yang sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan game developer. Ketika Anda mendapatkan atau membeli in-game items berbentuk NFT, maka Anda menjadi pemilik tunggal dari items tersebut.
Tertarik untuk bermain play to earn games yang diadopsi NFT? Ada beberapa pilihan games yang bisa Anda nikmati, baik sebagai gamer pemula maupun yang sudah cukup piawai. Berikut ini bahasannya.
1. Axie Infinity
Salah satu P2E NFT paling populer dibuat oleh Sky Mavis yang berbasis di Vietnam, dengan 2,7 juta pemain aktif setiap bulannya. Bahkan, banyak juga yang menjadikan game ini sebagai sumber passive income.
Konsep permainannya mengingatkan kita kepada Pokemon, di mana Anda akan bertarung menggunakan Axies, makhluk imut yang juga merupakan NFT. Setiap Axie memiliki kekuatan dan kelemahan, serta rarity (kelangkaan) tersendiri. Harga satu Axie berkisar antara $60-$300.
2. The Sandbox
The Sandbox dibuat dengan tujuan untuk menjadi versi blockchain dari game Roblox yang begitu terkenal. Game ini memiliki keunggulan berupa aset yang dibuat dalam format 3D voxels. Format tersebut dianggap sebagai aset game yang tergolong mudah untuk dibuat ulang oleh para non-profesional. Dengan begitu, tidak hanya pihak developer yang bisa membuat 3D items sebagai aset game sekaligus NFT, tetapi para pemain juga bisa ikut menciptakan NFT karya mereka sendiri.
3. DeFi Kingdoms
Source by DeFi Kingdoms
Game ini merupakan permainan civilization yang cukup familiar bagi sebagian besar gamers. Untuk bermain dan mengembangkan kerajaan Anda, maka diperlukan yang namanya JEWEL token, sebuah mata uang dalam game yang juga mata uang kripto. Bisa dikatakan, JEWEL token ini membayar semua hal dalam game DeFi Kingdoms, mulai dari karakter heroes, tanah, hingga pets.
4. Mines of Dalarnia
Source by Mines of Dalarnia
Sesuai dengan namanya, pemain mengendalikan karakter yang pergi untuk menambang. Setidaknya ada empat area yang bisa dikunjungi, yakni Lava, Darkness, Ice, dan Terra. Tujuan menambang di area-area tersebut adalah untuk mendapatkan items seperti artefak, barang peninggalan, dan sumber daya yang berharga. Tentu saja, Anda perlu membuat atau membeli peralatan dan senjata karena nantinya Anda akan berhadapan dengan berbagai monster. Selain seru, Anda juga bisa melakukan jual-beli menggunakan DAR token dan koleksi NFT Mining Apes.
5. Alien Worlds
Source by Alien Worlds
Dalam play to earn ini, Anda akan mengunjungi berbagai planet dan menjalankan sejumlah misi untuk menemukan NFT. Setiap NFT memiliki tingkat rarity yang berbeda, dimulai dari Abundant, Common, Rare, Epic, Legendary, dan Mythical. Uniknya, Alien Worlds dibuat dengan world building yang sangat detail, lengkap dengan sejarah dan legendanya.
Itu dia beberapa pilihan play to earn games yang juga mengadopsi NFT sebagai mata uang dalam game. Sekarang, Anda pun bisa mengisi waktu luang dengan hiburan yang produktif. Anda juga dapat membuat dan memperjualbelikan NFT sendiri melalui TokoMall!
Pasar kripto sektor Play To Earn (P2E) kembali mencuri perhatian setelah sejumlah token mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data kapitalisasi pasar terbaru, terdapat 3 altcoin P2E yang mendominasi dan paling banyak diperdagangkan.
Berikut rangkuman 3 Play To Earn Tokens dengan market cap terbesar saat ini dikutip CoinMarketCap.
1. The Sandbox (SAND) Pimpin Kapitalisasi Pasar P2E
Token SAND milik ekosistem metaverse The Sandbox masih menempati posisi teratas sektor Play To Earn. Saat ini, harga SAND berada di level $0.1572 dengan kapitalisasi pasar mencapai $419,451,689.
Dalam periode 7 hari, SAND mencatat kenaikan 31.98%, sementara volume transaksi 24 jam menembus $360,146,786. Total suplai beredar tercatat sebanyak 2.66B SAND, menunjukkan likuiditas yang masih kuat di tengah pasar.
2. Axie Infinity (AXS) Melonjak Lebih Dari 100% Dalam 7 Hari
Di posisi kedua, Axie Infinity (AXS) mencatatkan performa paling agresif. Harga AXS kini berada di angka $2.06, naik 115.82% dalam 7 hari terakhir.
Kapitalisasi pasar AXS tercatat sebesar $346,831,549, dengan volume perdagangan harian mencapai $1,125,698,440. Lonjakan ini menjadikan AXS sebagai salah satu token P2E paling aktif diperdagangkan saat ini, dengan suplai beredar sekitar 168.24M AXS.
3. Nakamoto Games (NAKA) Bertahan di Jajaran Top 3
Token NAKA dari platform Nakamoto Games melengkapi daftar 3 besar Play To Earn berdasarkan kapitalisasi pasar. Saat ini, NAKA diperdagangkan di harga $0.1228, dengan market cap sebesar $11,639,218.
Dalam kurun 24 jam, NAKA naik 28.01%, sementara performa mingguan tercatat naik 6.01%. Volume transaksi harian berada di angka $2,380,749, dengan suplai beredar sebanyak 94.76M NAKA.
Kenaikan sejumlah token Play To Earn ini menunjukkan minat pasar terhadap sektor game berbasis blockchain masih cukup kuat. Meski demikian, investor tetap disarankan untuk memperhatikan volatilitas serta manajemen risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.