Polygon (POL), eks-MATIC, kembali mencuri perhatian pasar kripto setelah menunjukkan performa hijau sejak awal pekan ini.
Menurut laporan FXStreet, didukung data on-chain yang semakin bullish, POL kini diperdagangkan di atas $0,28 dengan potensi melanjutkan reli menuju level psikologis $0,33.
🔥 Derivatif & Data On-Chain Perkuat Sinyal Bullish
Lonjakan open interest (OI) pada kontrak berjangka Polygon menjadi salah satu indikator paling menonjol. Berdasarkan data Coinglass, OI POL melonjak dari $115,46 juta pada Jumat menjadi $177,29 juta pada Senin—level tertinggi sejak Desember 2024. Lonjakan ini mengindikasikan aliran modal baru dan minat beli yang semakin meningkat.
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Selasa, 2 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Tak hanya itu, data DefiLlama mencatat kapitalisasi pasar stablecoin di jaringan Polygon naik tajam sejak pertengahan Agustus, menembus $2,95 miliar pada Selasa. Ini menjadi level tertinggi sejak pertengahan Juli 2021 dan menandakan adopsi jaringan yang semakin kuat.
Menariknya, Polygon juga mendominasi lebih dari separuh stablecoin non-USD dengan volume transfer seumur hidup mencapai $3,2 miliar. Hal ini menambah sentimen positif bahwa ekosistem POL semakin dipercaya pengguna.
Analisis Teknis: Momentum Menguat
Secara teknikal, harga POL berhasil menembus zona resistensi kuat di $0,25–$0,27. Setelah menguji ulang area support tersebut pada Senin, POL kembali melanjutkan kenaikan hingga diperdagangkan di atas $0,28 pada Selasa dengan kenaikan lebih dari 5%.
Indikator teknis pun mendukung skenario bullish:
RSI (Relative Strength Index) berada di 64, jauh di atas level netral 50, menunjukkan momentum kenaikan yang solid.
MACD (Moving Average Convergence Divergence) juga menampilkan persilangan bullish pada Minggu lalu, memberi sinyal beli yang kuat.
Polygon supplies more than half of all non-USD stablecoins, with a lifetime FX transfer volume of $3.2B+
A strong indicator onchain payments are finding real product–market fit in developing economies, at global scale. pic.twitter.com/ZKIkUSOKfA
Jika reli berlanjut, target jangka pendek POL berada di $0,33 sebagai level resistensi utama berikutnya. Namun, apabila terjadi koreksi, harga berpotensi kembali ke support di $0,25.
Dengan kombinasi lonjakan open interest, kapitalisasi pasar stablecoin yang memuncak, serta dominasi atas stablecoin non-USD, prospek Polygon terlihat semakin cerah. Ditambah dengan indikator teknis yang mendukung, POL berpotensi melanjutkan reli dalam beberapa hari mendatang.
Apakah ini awal dari reli besar Polygon menuju level yang lebih tinggi?
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Polygon (POL) tengah menjadi sorotan utama pasar kripto setelah proses migrasi dari MATIC ke POL hampir mencapai 100%.
Dilaporkan AInvest, kombinasi katalis teknis, fundamental, dan pertumbuhan ekosistem yang pesat menciptakan fondasi kuat bagi lonjakan harga signifikan. Bahkan, sejumlah analis memperkirakan pergerakan harga POL berpotensi mencapai dua kali lipat dalam waktu dekat.
Migrasi Hampir Rampung, Kelangkaan Semakin Nyata
Hingga akhir Agustus 2025, sekitar 97,83% pemegang MATIC telah melakukan upgrade ke POL. Transisi ini mengukuhkan POL sebagai token gas dan tata kelola utama dalam ekosistem Polygon PoS. Efeknya, tekanan jual dari MATIC lama berkurang drastis, sementara utilitas POL semakin meluas.
Tak hanya sebatas staking, POL kini juga berperan dalam likuiditas lintas rantai serta kolaborasi aset dunia nyata (RWA). Kemitraan strategis dengan perusahaan global seperti Starbucks dan Meta memperkuat posisi POL sebagai token multiguna yang relevan bagi adopsi institusional.
Sinyal Teknis: Breakout Bullish di Depan Mata
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Senin, 1 September 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dari sisi teknikal, aksi harga POL menunjukkan pola breakout fraktal bullish di atas level $0,26. Kondisi RSI jenuh jual dan melemahnya momentum bearish mendukung potensi reli.
Data on-chain turut memperkuat optimisme:
Total Value Locked (TVL): naik menjadi $1,23 miliar.
Alamat aktif harian: mencapai 1,23 juta (Maret 2025).
Analis memproyeksikan kenaikan jangka pendek hingga 104% ke level $0,5170. Lebih jauh, target ambisius $13,01 diperkirakan bisa tercapai pada 2031 jika resistensi kunci mampu dipertahankan.
Ekosistem Polygon Terus Berkembang
Ekosistem Polygon kini menaungi lebih dari 45.000 aplikasi terdesentralisasi (dApps) dengan rata-rata 8,4 juta transaksi harian. Upgrade strategis seperti AggLayer v0.2 dan Heimdall v2 berhasil memangkas finalitas transaksi menjadi hanya 4–6 detik, menjadikan jaringan Polygon kompetitif dengan solusi Layer-2 lain seperti Arbitrum dan Base.
Selain itu, fitur interoperabilitas dan fokus pada tokenisasi aset dunia nyata semakin menarik perhatian pengembang serta perusahaan global, memperkuat Polygon sebagai lapisan koordinasi omnichain.
Risiko Jangka Pendek Masih Ada
Meski outlook jangka panjang terlihat bullish, tantangan jangka pendek tetap membayangi. Aktivitas on-chain yang lemah dan arus keluar likuiditas—termasuk penjualan harian senilai $263 ribu—dapat menekan stabilitas harga dalam waktu dekat.
Namun, analis menilai risiko tersebut bersifat sementara, dengan prediksi pemulihan harga seiring selesainya migrasi dan meningkatnya adopsi ekosistem. Proyeksi jangka panjang menempatkan POL di level $1 pada 2027 dan $5 pada 2030.
Polygon (POL) saat ini berada di persimpangan penting. Migrasi yang hampir rampung, dukungan teknis yang kuat, utilitas token yang makin luas, dan pertumbuhan ekosistem menjadikan reli dua kali lipat bukan sekadar wacana.
Meski volatilitas jangka pendek tak bisa dihindari, kombinasi metrik on-chain, upgrade jaringan, serta kemitraan institusional memberi dasar kokoh bagi lonjakan harga berikutnya. Bagi investor, kunci utama terletak pada pemantauan level resistensi dan aktivitas on-chain untuk menentukan titik masuk yang tepat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Polygon kembali mempertegas ambisinya di ranah adopsi institusional dengan resmi bergabung ke Enterprise Ethereum Alliance (EEA). Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi X Polygon.
Langkah ini difokuskan pada pengembangan “Open Money Stack”, sebuah infrastruktur payment rails yang dirancang untuk menjembatani sistem keuangan tradisional dengan ekosistem on-chain secara instan, andal, dan compliant.
Bergabungnya Polygon ke EEA dinilai sebagai sinyal kuat bahwa persaingan blockchain kini tidak hanya soal DeFi atau NFT, tetapi juga infrastruktur pembayaran global untuk institusi.
Enterprise Ethereum Alliance merupakan konsorsium global yang beranggotakan perusahaan teknologi, institusi keuangan, startup blockchain, hingga pelaku industri besar yang berfokus pada pengembangan standar enterprise berbasis Ethereum.
Keanggotaan dalam EEA memberi akses pada standar interoperabilitas enterprise, framework compliance dan regulasi, kolaborasi lintas industri, serta pengembangan use-case pembayaran dan settlement berskala besar.
Dengan bergabungnya Polygon, jaringan ini semakin memosisikan diri sebagai infrastruktur blockchain yang siap digunakan oleh institusi keuangan arus utama.
Fokus pada “Open Money Stack”
Polygon menargetkan pembangunan “Open Money Stack”, yakni lapisan infrastruktur pembayaran yang memungkinkan:
Settlement instan antara sistem tradisional dan on-chain.
Akses merchant yang lebih luas.
Jalur pembayaran compliant untuk institusi.
Integrasi antara bank, fintech, dan protokol blockchain.
Konsep ini bertujuan menciptakan jembatan antara dunia Web2 dan Web3, di mana dana dapat berpindah secara real-time tanpa hambatan teknis maupun regulasi.
Dalam konteks ini, Polygon ingin menjadi payment rails institusional, bukan sekadar jaringan untuk aplikasi kripto-native, tetapi juga untuk transaksi lintas sistem keuangan global.
Analisis Tokocrypto: Sinyal Kuat Adopsi Enterprise
Tim Research Tokocrypto menilai langkah Polygon ini sebagai penguatan strategi jangka panjang di sektor enterprise.
“Masuknya Polygon ke EEA mempertegas strategi enterprise adoption. Jika kolaborasi ini berujung integrasi pembayaran dan standar compliance yang jelas, utilitas jaringan untuk transaksi institusional bisa naik. Tantangannya: kebutuhan SLA, kepatuhan, dan integrasi legacy biasanya jauh lebih berat dibanding use-case crypto-native,” ujar Tim Research Tokocrypto.
Menurut mereka, adopsi institusi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan operasional.
Institusi besar memerlukan service Level Agreement (SLA) yang ketat, jaminan keamanan dan audit, kepatuhan regulasi lintas yurisdiksi, serta integrasi dengan sistem core banking dan ERP legacy.
Hal-hal tersebut sering kali jauh lebih kompleks dibanding pengembangan aplikasi DeFi biasa.
Potensi Dampak bagi Utilitas Jaringan Polygon
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Kamis, 12 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Jika kolaborasi dengan EEA berhasil diwujudkan dalam bentuk integrasi nyata, utilitas jaringan Polygon berpotensi meningkat signifikan, terutama dalam:
Volume transaksi institusional Penggunaan blockchain untuk settlement antar lembaga keuangan dapat meningkatkan aktivitas on-chain secara konsisten.
Likuiditas dan arus dana Integrasi merchant dan jalur pembayaran compliant membuka pintu bagi arus modal baru dari sektor tradisional.
Posisi sebagai infrastruktur hybrid Polygon bisa menjadi layer pilihan untuk transaksi lintas sistem, bukan hanya untuk smart contract dan DeFi.
Dengan biaya transaksi rendah dan skalabilitas tinggi, Polygon memang memiliki keunggulan teknis untuk mendukung use-case pembayaran skala besar.
Tantangan Integrasi Sistem Legacy
Meski prospeknya menjanjikan, tantangan terbesar ada pada integrasi sistem lama (legacy systems). Banyak institusi masih menggunakan infrastruktur IT yang kompleks dan tertutup.
Transisi menuju sistem berbasis blockchain memerlukan penyesuaian regulasi internal, pengujian keamanan berlapis, migrasi data dan sistem, serta sinkronisasi standar compliance.
Tanpa roadmap implementasi yang jelas, proyek enterprise blockchain berisiko berhenti pada tahap proof-of-concept.
Posisi Polygon di Peta Persaingan
Langkah Polygon ini juga memperlihatkan arah persaingan yang semakin ketat di sektor blockchain enterprise.
Sejumlah jaringan lain seperti Ethereum, Avalanche, dan beberapa solusi Layer-2 juga aktif mengincar pasar institusional.
Namun, keunggulan Polygon terletak pada kombinasi ekosistem developer yang matang, infrastruktur modular, biaya rendah, dan kompatibilitas penuh dengan Ethereum.
Jika Open Money Stack benar-benar terealisasi, Polygon dapat memperkuat posisinya sebagai jembatan utama antara keuangan tradisional dan ekonomi on-chain.
Bergabungnya Polygon ke Enterprise Ethereum Alliance bukan sekadar langkah simbolis, melainkan strategi serius untuk menembus pasar pembayaran institusional.
Fokus pada Open Money Stack menandakan ambisi membangun infrastruktur settlement instan dan compliant yang mampu menghubungkan dunia tradisional dengan blockchain.
Namun, keberhasilan inisiatif ini akan sangat ditentukan oleh kemampuan Polygon memenuhi standar SLA, compliance, dan integrasi sistem legacy yang menjadi tuntutan utama institusi.
Jika tantangan tersebut dapat diatasi, utilitas dan relevansi Polygon dalam ekosistem keuangan global berpotensi meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Polygon mencatat pembakaran token besar sepanjang Januari 2026. Data terbaru menunjukkan sebanyak 25.735.922 token POL telah dibakar melalui mekanisme biaya jaringan (network fees). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 0,24% dari total suplai POL, menandakan adanya pengurangan pasokan yang cukup signifikan dalam satu bulan.
Pembakaran token ini terjadi seiring aktivitas transaksi jaringan Polygon yang terus menghasilkan fee, di mana sebagian biaya tersebut dialokasikan untuk mekanisme burn. Langkah tersebut membuat POL secara bertahap menjadi lebih langka karena suplai berkurang dari waktu ke waktu.
Harga POL Menguat ke $0,0976, Market Cap Tembus $1,03 Miliar
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Minggu, 8 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Di tengah kabar burn token tersebut, harga Polygon Ecosystem Token (POL) tercatat berada di kisaran $0,0976 atau naik sekitar 2,2%. Kapitalisasi pasar POL kini mencapai sekitar $1,03 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam berada di level $73,61 juta.
Data juga menunjukkan suplai beredar POL saat ini berada di angka 10,59 miliar token. Meski mengalami kenaikan harian, performa POL dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam 30 hari terakhir, POL turun sekitar 32,02%, kemudian melemah 21,46% dalam 60 hari, dan anjlok 46,25% dalam 90 hari terakhir.
Burn Token Jadi Sorotan, Investor Pantau Dampaknya ke Harga
Pembakaran token dalam jumlah besar biasanya menjadi perhatian investor karena berpotensi mempengaruhi keseimbangan suplai dan permintaan. Dengan suplai yang menyusut, burn sering dianggap sebagai faktor deflasi yang dapat mendukung harga jika permintaan tetap stabil atau meningkat.
Namun, pasar masih memantau apakah burn POL ini akan cukup kuat untuk memberikan dorongan harga dalam jangka panjang, terutama di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi. Meski demikian, burn 25,7 juta token dalam satu bulan menjadi sinyal bahwa aktivitas jaringan Polygon tetap berjalan dan menghasilkan fee yang signifikan sepanjang Januari 2026.
Menurut Tim Research Tokocrypto, mekanisme pembakaran ini menegaskan model ekonomi deflasi Polygon yang didorong oleh utilitas nyata. Pengurangan suplai yang konsisten memberikan tekanan positif pada kelangkaan token jangka panjang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Harga POL hari ini menunjukkan performa yang semakin solid di pasar kripto. Hal ini terpantau di platform Tokocrypto pada Minggu (11/1).
Polygon Ecosystem Token (POL) tercatat diperdagangkan di kisaran $0,177849 per POL/USD, menguat sekitar +5,35% hingga +5,71% dalam 24 jam terakhir.
Kenaikan ini memperpanjang tren positif POL, yang dalam sepekan terakhir melonjak hampir +49,14%, menjadikannya salah satu token berkapitalisasi besar dengan performa terbaik dalam periode pendek.
Tak hanya harga, aktivitas perdagangan POL juga terpantau sangat aktif. Volume transaksi 24 jam mencapai sekitar $560,44–$560,63 juta, angka yang mencerminkan tingginya minat pasar.
Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,87–$1,88 miliar, POL kini menempati peringkat ke-42 aset kripto global, memperkuat posisinya sebagai salah satu token utama di sektor infrastruktur blockchain.
Pergerakan Harga POL: Stabil di 24 Jam, Meledak dalam 7 Hari
Dalam 24 jam terakhir, POL bergerak relatif stabil di jalur positif.
Meski sempat mengalami koreksi kecil di timeframe pendek dengan perubahan -0,73% dalam satu jam, tekanan beli secara keseluruhan masih dominan, tercermin dari kenaikan harian di atas 5%.
Namun sorotan utama datang dari performa mingguan. Dalam 7 hari, harga POL melonjak sekitar +49,14%, hampir menembus 50%.
Lonjakan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan minat investor, baik dari kalangan trader jangka pendek maupun pelaku pasar yang mulai kembali melirik ekosistem Polygon.
Secara bulanan, tren positif juga semakin jelas. Dalam 30 hari terakhir, POL telah naik sekitar +46,23%, menandakan reli yang cukup konsisten.
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Sementara itu, pada horizon yang lebih panjang, pergerakan masih bercampur: dalam 60 hari hanya naik tipis +0,69%, sedangkan dalam 90 hari terakhir masih tercatat turun -13,15%.
Data ini menunjukkan bahwa reli saat ini dapat dipandang sebagai fase pemulihan kuat setelah periode tekanan sebelumnya.
Data Pasar POL: Likuiditas Tinggi, Posisi Semakin Kuat
Dari sisi fundamental pasar, POL memperlihatkan struktur yang relatif matang. Sirkulasi pasokan saat ini sekitar 10,56 miliar POL, dengan kapitalisasi pasar $1,87 miliar.
Menariknya, kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat sama di kisaran $1,87 miliar, yang mengindikasikan tidak adanya perbedaan signifikan antara suplai beredar dan valuasi penuh yang dihitung pasar saat ini.
Volume perdagangan harian yang menembus $560 juta memperlihatkan bahwa POL termasuk token dengan likuiditas tinggi.
Rasio volume terhadap market cap yang besar biasanya mencerminkan pasar yang aktif, spread yang lebih sehat, serta kemudahan masuk-keluar posisi bagi trader.
Masuknya POL ke jajaran aset populer peringkat #42 juga menandakan visibilitas yang semakin tinggi di kalangan pelaku pasar kripto global.
Mengapa POL Menjadi Sorotan Pasar?
Kenaikan tajam POL dalam sepekan terakhir tidak terjadi dalam ruang hampa.
Ada beberapa faktor yang secara umum sering mendorong minat terhadap token ekosistem seperti POL:
Narasi infrastruktur blockchain Polygon dikenal luas sebagai salah satu ekosistem layer-2 dan infrastruktur Web3 terpenting. Ketika sentimen pasar terhadap skalabilitas, interoperabilitas, dan adopsi blockchain menguat, token ekosistem cenderung ikut terdorong.
Momentum teknikal yang kuat Lonjakan hampir 50% dalam 7 hari menciptakan daya tarik momentum, memancing trader mengikuti tren yang sedang terbentuk.
Volume tinggi dan peringkat pasar besar Dengan market cap miliaran dolar dan volume ratusan juta, POL berada di radar investor institusional maupun ritel, sehingga pergerakannya lebih mudah mendapat perhatian luas.
Efek rotasi ke altcoin besar Dalam fase tertentu pasar kripto, modal sering berputar dari aset utama ke altcoin berkapitalisasi besar yang dianggap lebih “aman” dibandingkan mikro-kap.
Peluang dan Risiko yang Perlu Dicermati
Dari sisi peluang, tren mingguan dan bulanan yang sangat kuat membuka potensi kelanjutan reli apabila volume tetap tinggi dan sentimen pasar mendukung.
POL juga diuntungkan oleh posisi Polygon sebagai salah satu brand blockchain yang sudah mapan.
Namun, reli cepat selalu datang dengan risiko. Kenaikan hampir 50% dalam 7 hari meningkatkan potensi koreksi jangka pendek, terutama jika terjadi aksi ambil untung.
Pergerakan satu jam yang sempat negatif menunjukkan bahwa volatilitas tetap tinggi. Maka dari itu, investor disarankan untuk mencermati:
Harga POL hari ini di kisaran $0,177 dengan lonjakan mingguan hampir 50% menegaskan kebangkitan kuat Polygon Ecosystem Token di pasar kripto.
Didukung kapitalisasi pasar sekitar $1,87 miliar dan volume harian lebih dari $560 juta, POL kini menjadi salah satu aset ekosistem yang paling aktif diperdagangkan.
Meski peluang masih terbuka, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas setelah reli tajam. Bagi pasar, fase ini menjadi momen penting untuk menilai apakah POL mampu mempertahankan tren naiknya atau justru memasuki periode konsolidasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pemerintah memberlakukan rekayasa lalu lintas one way di jalan tol untuk mengurai macet saat arus mudik dan balik lebaran 2025. Bagi para pemudik yang hendak kembali ke wilayah Jakarta dan sekitar, perlu mengetahui cara aman melewati jalan tol yang memberlakukan one way.
Bagi yang belum tahu, one way adalah kebijakan lajur searah di tol Trans Jawa. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang biasa terjadi saat momen puncak arus mudik atau arus balik.
Diketahui, mulai hari ini (3/4/2025) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menerapkan one way lokal tahap pertama dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Jika lonjakan arus kendaraan masih tinggi, akan diberlakukan skema contraflow tahap kedua dari KM 246 hingga KM 188.
“Kebangkitan arus pada tanggal 3 kami sudah akan lakukan one way lokal,one way lokal tahap pertama kami berlakukan dari KM188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Apabila ditanggal 4 masih ada bangkitan yang cukup deras dari arah timur menuju Jakarta kami akan lakukan contraflow tahap 2 dari KM 246 – KM 188,” kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho dikutip dari Antara, Kamis (3/4/2025).
Sebelumnya Kakorlantas memprediksi puncak arus balik lebaran 2025 terjadi antara tanggal 5 atau 6 April.
Cara Aman Melewati Jalur One Way
Dikutip berbagai sumber, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pengguna jalan saat melintas di tol dengan sistem lalu lintas one way.
Hal pertama yang harus dilakukan yakni, pengendara agar tetap disiplin dalam satu lajur, mengingat sistem one way sifatnya dinamis dan situasional, dan ada para petugas kepolisian yang mengatur lalu lintas.
Jadi, gunakanlah lajur kanan untuk mendahului dan tetap di lajur kiri saat ingin bergerak lebih lambat.
Selain itu, pandangan mata harus jauh ke depan, untuk melihat dinamika sistem one way. Apakah ada akhir one way atau tidak.
Pengguna jalur one way juga diimbau agar tidak pindah lajur secara mendadak atau sembarangan. Berpindah lah lajur sesuai titik yang ditentukan petugas.
Saat berpindah lajur, jangan lupa cek spion, menoleh sekilas. Dan bunyikan klakson sebagai penanda keberadaan kendaraan kita. Setelah itu, pindahlah ke lajur sebelah saat semua kondisi terpantau aman.