Tag: pola makan sehat

  • Rutin Konsumsi 5 Makanan Ini Bisa Panjang Umur Seperti Orang Jepang


    Jakarta

    Makanan dengan kandungan antioksidan tinggi, dapat mencegah dari berbagai risiko penyakit kronis. Hal ini akhirnya membuat orang berusia panjang.

    Pola makan sangat berpengaruh pada kondisi tubuh. Dengan menjalani pola makan sehat, kamu akan merasakan manfaat jangka panjang, seperti terhindar dari berbagai penyakit.

    Beberapa nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh adalah serat, protein, antioksidan, dan vitamin. Rutin mengasup nutrisi tersebut dapat menurunkan risiko kematian.


    Hal tersebut telah dibuktikan oleh kebanyakan orang Jepang yang terkenal dengan pola makan sehatnya. Pola makan sehat tersebut disebut juga diet Okinawan.

    Dikutip dari One Peloton (25/10/23) berikut 5 makanan yang bisa bikin panjang umur.

    1. Jamur

    Fresh mushrooms cookingJamur kerap dikonsumsi dalam pola makan orang Jepang karena dikaitkan dengan umur panjang. Foto: Getty Images/iStockphoto/goir

    Jamur kerap dikonsumsi dalam pola makan orang Jepang karena dikaitkan dengan umur panjang. Jamur merupakan sumber serat prebiotik yang bagus untuk usus.

    Menurut ahli gizi asal Jepang Asako Misyashita, usus yang sehat akan membantu mengatur peradangan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

    Jamur juga kaya akan antioksidan ergothioneine dan glutathione. Keduanya berperan melindungi sel dan melawan kerusakan oksidatif.

    2. Alpukat

    Alpukat dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Karenanya alpukat dijuluki sebagai superfood. Alpukat adalah sumber serat yang baik.

    Selain itu, alpukat juga kaya akan folat dan antioksidan karotenoid. Ada juga kandungan fitosterol yang berperan menurunkan kolesterol.

    Sementara itu, kandungan lemak jenuh tunggalnya dikaitkan dengan penurunan risiko kematian secara keseluruhan sekitar 11%. Peneliti juga menemukan bahwa alpukat dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 22%.

    3. Rumput Laut

    Rumput LautRumput laut mengandung senyawa bioaktif seperti fucoidan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Rumput laut mengandung senyawa bioaktif seperti fucoidan. Menurut penelitian, senyawa tersebut dapat melawan ciri penuaan yang dikenal sebagai penuaan sel tubuh.

    Ini penting, karena ketika sel tubuh rusak, maka sistem kekebalan tubuh secara efisien akan membersihkannya. Namun, seiring bertambahnya usia, fungsi kekebalan tubuh melemah.

    Dengan begitu, sel tua disfungsional akan menumpuk dan melepaskan bahan kimia inflamasi yang merusak sel-sel di sekitarnya. Pada gilirannya akan mempercepat proses penyakit yang dapat mempercepat umur kamu.

    4. Makanan Fermentasi

    Makanan yang difermentasi secara tradisional, seperti yogurt, kimchi, natto, dan kombucha mengandung bakteri baik yang dapat mendukung penuaan yang sehat.

    Makanan fermentasi mengandung bakteri asam laktat yang dikaitkan dengan perubahan mikrobioma usus yang mendukung fungsi kekebalan tubuh.

    Sebuah studi juga menemukan bahwa mengonsumsi enam porsi makanan fermentasi sehari selama 10 minggu dapat mengurangi peradangan yang berhubungan dengan resistensi insulin dan diabetes tipe 2.

    5. Teh Hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaTeh hijau adalah sumber vitamin C dan antioksidan polifenol seperti epigallocatechin gallate (EGCG). Foto: Getty Images/iStockphoto

    Teh hijau adalah sumber vitamin C dan antioksidan polifenol seperti epigallocatechin gallate (EGCG). Menurut penelitian, teh hijau dapat mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

    Mengonsumsi teh hijau dapat menurunkan risiko Alzheimer dan demensia, obesitas, kanker, dan penyakit jantung. Selain itu, juga memperlambat penuaan kulit.

    Manfaatnya telah dibuktikan peneliti yang melakukan eksperimen kepada orang dewasa lanjut usia di Jepang. Ditemukan bahwa rutin minum teh hijau menurunkan risiko kematian hingga 76%.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 8 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Umur Tambah Panjang 24 Tahun


    Jakarta

    Tak dipungkiri bahwa pola makan dan pola hidup sehat berperan untuk usia panjang. Termasuk 8 kebiasaan yang bisa tambah umur 24 tahun.

    Sebuah penelitian baru yang tidak dipublikasikan menganalisis data kesehatan para veteran AS, hasilnya terdapat delapan pilihan gaya hidup sehat yang bisa memperpanjang masa hidup seseorang.

    Laporan tersebut ditulis oleh Xuan-Mai Nguyen, seorang spesialis ilmu kesehatan untuk Program Sejuta Veteran di VA Boston Healthcare System.


    “Kami juga melakukan analisis untuk melihat apakah kami mengecualikan penderita diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, stroke, kanker dan sejenisnya, apakah itu mengubah hasilnya? Dan ternyata tidak. Jadi, jika Anda menderita penyakit kronis, melakukan perubahan gaya hidup tetap akan membantu (memperpanjang umur),” ungkap Nguyen dikutip dari CNN Internasional, Sabtu, (24/2/2024).

    Jika seorang pria pada usia 40 tahun mempraktekkan satu perilaku sehat saja, dia bisa mendapatkan ‘bonus’ hidup 4,5 tahun lebih lama, kata Nguyen. Penambahan satu kebiasaan memperpanjang usia tujuh tahun, sementara penerapan tiga kebiasaan memperpanjang umur pria sebanyak 8,6 tahun.

    Wanita juga mengalami lompatan besar dalam rentang hidup, kata Nguyen, meskipun jumlahnya berbeda dibandingkan laki-laki.

    Menerapkan hanya satu perilaku sehat menambah 3,5 tahun pada kehidupan seorang wanita, sementara dua perilaku sehat menambah delapan tahun, tiga perilaku sehat menambah 12,6 tahun dan menerapkan semua kebiasaan sehat memperpanjang umur seorang wanita sebesar 22,6 tahun.

    “Melakukan kedelapan hal tersebut memiliki efek sinergis, semacam dorongan tambahan untuk memperpanjang hidup Anda, namun perubahan kecil apa pun akan membuat perbedaan,” kata Nguyen.

    Meski demikian, penelitian ini hanya dapat menunjukkan adanya hubungan, bukan sebab dan akibat langsung, dan karena penelitian ini berfokus pada para veteran, temuan ini mungkin tidak berlaku untuk semua orang. Namun, para veteran dalam penelitian tersebut sudah pensiun dan tidak bertugas aktif atau mengikuti pelatihan militer,” kata Nguyen.

    8 Gaya Hidup yang Memperpanjang Umur

    Studi ini mengurutkan delapan perilaku gaya hidup untuk melihat mana yang memberikan peningkatan terbesar dalam umur panjang.

    1. Olahraga

    Olahraga menurut banyak ahli adalah salah satu perilaku terpenting yang dapat dilakukan siapa pun untuk meningkatkan kesehatannya. Menambahkan bahwa satu perilaku sehat menghasilkan penurunan risiko kematian akibat sebab apa pun sebesar 46% jika dibandingkan dengan mereka yang tidak berolahraga, kata Nguyen.

    2. Tak mengonsumsi obat-obatan

    Opioid mengurangi risiko kematian dini sebesar 38%, demikian temuan studi tersebut. Hal ini merupakan masalah yang signifikan saat ini, karena krisis opioid di AS merupakan “darurat kesehatan masyarakat” nasional, demikian laporan sebuah lembaga di Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan.

    3. Tidak merokok

    Menghindari rokok mengurangi risiko kematian sebesar 29%, demikian temuan studi tersebut. Jika seseorang adalah mantan perokok, hal itu tidak dihitung
    “Berhenti merokok kapan saja dalam hidup akan memberikan manfaat kesehatan yang besar,” kata para ahli.

    4. Hindari stress

    Mengelola stres adalah langkah berikutnya, mengurangi kematian dini sebesar 22%, demikian temuan studi tersebut. Stres merajalela di AS saat ini dan mempunyai dampak buruk terhadap kesehatan, kata para ahli. Ada cara untuk mengubah pandangan kamu dan mengubah stres buruk menjadi stres baik.

    5. Mengonsumsi pola makan nabati

    Makanan nabati akan meningkatkan peluang Anda untuk hidup lebih lama sebesar 21%, demikian temuan studi tersebut. Namun itu tidak berarti Anda harus menjadi vegetarian atau vegan, kata Nguyen.

    Mengikuti pola makan nabati yang sehat seperti pola makan Mediterania yang kaya akan biji-bijian dan sayuran berdaun hijau adalah kuncinya.

    6. Menghindari minuman keras

    Tidak mengonsumsi lebih dari empat minuman beralkohol sehari dapat mengurangi risiko kematian sebesar 19%, kata Nguyen.

    Selain itu, penelitian lain menemukan bahwa minum alkohol dalam jumlah berapa pun mungkin tidak sehat, kecuali mungkin, untuk serangan jantung dan stroke, dan bahkan temuan tersebut telah terbukti. Sebuah penelitian menemukan bahwa satu minuman saja dapat memicu irama jantung tidak teratur yang disebut fibrilasi atrium.

    7. Cukup tidur

    Tidur malam yang nyenyak – didefinisikan sebagai setidaknya tujuh hingga sembilan jam semalam tanpa insomnia – mengurangi kematian dini akibat sebab apa pun sebesar 18%, kata Nguyen. Puluhan penelitian telah menghubungkan kualitas tidur yang buruk dengan berbagai dampak kesehatan yang buruk, termasuk kematian dini.

    8. Menjalin hubungan sosial

    Dikelilingi oleh hubungan sosial yang positif membantu umur panjang sebesar 5%, demikian temuan studi tersebut. Namun, kesepian dan isolasi, terutama di kalangan lansia, kini semakin meluas dan mengkhawatirkan, kata para ahli.

    “Lima persen mungkin tampak kecil, tapi itu masih merupakan penurunan dalam semua penyebab kematian,” kata Nguyen.

    “Setiap hal kecil akan membantu, baik kamu memilih aktivitas fisik atau memastikan kamu dikelilingi oleh dukungan sosial yang positif,” tambahnya.

    Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa orang yang mengalami isolasi sosial memiliki risiko 32% lebih tinggi untuk meninggal lebih awal karena sebab apa pun dibandingkan dengan mereka yang tidak terisolasi secara sosial. Peserta yang melaporkan merasa kesepian memiliki kemungkinan 14% lebih besar untuk meninggal lebih awal dibandingkan mereka yang tidak.

    Baca artikel selengkapnya di sini !

    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • Pilihan Menu Diet Seminggu Turun 10 Kg Bisa Dicoba untuk Pemula


    Jakarta

    Merencanakan menu makan dan minum merupakan bagian penting dari rencana diet dengan tujuan menurunkan 10 kg. Meski bagi sebagian orang, menurunkan 10 kg merupakan tantangan besar dan cukup sulit, tapi kamu bisa tetap bisa melakukannya.

    Salah satu kunci keberhasilan penurunan berat badan yaitu dengan mengurangi ukuran porsi dan asupan kalori, pilih makanan sehat, serta menambahkan aktivitas fisik. Pelajari rencana menu diet seminggu untuk turun 10 kg berikut ini.

    Menu Diet Seminggu Turun 10 Kg

    Dilansir dari laman Verywell Fit, berikut adalah contoh menu diet untuk upaya diet menurunkan 10 kg:


    Hari 1

    Untuk hari pertama diet, kamu bisa makan dengan menu berikut:

    • Sarapan:
      Satu muffin gandum dengan selai kacang sebanyak 2 sendok makan
      Satu jeruk
    • Camilan:
      7 ons yogurt Yunani polos 2% dengan ½ cangkir blueberry
    • Makan Siang:
      Sandwich kalkun, dengan bahan 6 ons daging dada kalkun, irisan tomat besar, selada hijau, 1/4 alpukat, serta 2 sendok teh mustard madu di dua potong roti gandum.
    • Camilan:
      30 buang anggur
    • Makan Malam:
      Satu ubi panggang
      5 ons steak sirloin
      1 cangkir bayam matang (dengan tambahan 2 sendok teh minyak zaitun)
      1 cangkir kacang hijau
    • Camilan:
      1 cangkir popcorn biasa
      1 ons 70% coklat hitam
      Total Harian: 2.045 kalori, 145 gram protein, 188 gram karbohidrat, 85 gram lemak

    Hari 2

    • Sarapan:
      Satu jeruk bali
      2 butir telur rebus
      Satu potong roti panggang gandum utuh 100%
    • Camilan:
      Satu buah pisang
      1 cangkir yogurt tawar dengan 1 sendok makan madu
    • Makan Siang:
      6 ons dada ayam panggang
      Salad taman kecil (small garden salad) yang berisi 3 cangkir sayuran campur dengan 1 cangkir tomat ceri, 1/4 buah alpukat , di atasnya diberi 2 sendok makan balsamic vinaigrette.
    • Camilan:
      1 cangkir (sekitar 10) wortel kecil
      3 sendok makan hummus
      1/2 potong pita bread
    • Makan Malam:
      1 cangkir brokoli kukus
      1 cangkir nasi merah
      Halibut (porsi 4 ons)
    • Camilan:
      2 kurma Medjool dan kurma diadu
      1 ons 70% coklat hitam

    Total Harian: 1.940 kalori, 117 gram protein, 258 gram karbohidrat, 55 gram lemak

    Hari 3

    • Sarapan:
      Oat dengan isian satu pisang tumbuk, 2 sendok makan biji chia, 1/2 cangkir oat, 1 cangkir susu almond, dan 1 sendok teh kayu manis.
    • Camilan:
      Satu buah pir segar
      1 ons (22) kacang almond
    • Makan Siang:
      Satu telur goreng
      Sepotong roti gandum utuh
      1/2 buah alpukat, haluskan
      1 apel sedang
    • Camilan:
      3 sendok makan hummus
      1 cangkir wortel kecil
      1 cangkir tomat ceri
    • Makan Malam:
      1 muffin Inggris gandum utuh
      1 potong tomat, dua lembar daun selada, satu potong bawang bombay
      Burger kalkun 5 ons
      2 sendok makan saus tomat
    • Camilan:
      1 cangkir es krim
      1 cangkir raspberry segar

    Total Harian: 2.118 kalori, 86 gram protein, 259 gram karbohidrat, 93 gram lemak

    Hari 4

    • Sarapan:
      Dua potong roti panggang gandum utuh 100% dengan 2 sendok makan selai kacang
      Satu pisang
    • Camilan:
      1 cangkir anggur
      1 ons (14) kenari
    • Makan Siang:
      Bungkus tuna dengan satu tortilla tepung terigu, 1/2 kaleng tuna kemasan air (tiriskan), 1 sendok makan mayones, selada, dan irisan tomat
      1/2 irisan alpukat
    • Camilan:
      1 cangkir keju cottage (1% lemak)
      1/2 cangkir blueberry
    • Makan Malam:
      1 1/2 cangkir pasta gandum utuh
      1 cangkir saus tomat
      Salad dengan isian 1 cangkir sayuran campur dengan setengah cangkir tomat ceri di atasnya diberi satu sendok makan balsamic vinaigrette.
    • Camilan:
      Satu apel

    Total Harian: 2.012 kalori, 96 gram protein, 255 gram karbohidrat, 80 gram lemak

    Hari 5

    • Sarapan:
      1 cangkir oatmeal matang
      1/2 cangkir blueberry
      1/2 cangkir susu tanpa lemak
      2 sendok makan mentega almond
    • Camilan:
      Satu (7 ons) wadah 2% yogurt Yunani
      Satu irisan apel
    • Makan siang:
      Dada ayam panggang 6 ons
      Salad taman besar (large garden salad) dengan tomat dan bawang bombay serta 2 sendok makan balsamic vinaigrette
      Satu ubi panggang
    • Camilan:
      1 cangkir kuntum brokoli mentah
      1 cangkir wortel kecil
      3 sendok makan hummus
    • Makan malam:
      4 ons porsi salmon panggang atau panggang
      1 cangkir nasi merah
      5 batang asparagus
    • Camilan:
      Satu buah persik

    Total Harian: 2.093 kalori, 124 gram protein, 218 gram karbohidrat, 86 gram lemak

    Hari 6

    • Sarapan:
      Satu bagel gandum utuh
      3 sendok makan krim keju
    • Camilan:
      1 cangkir wortel kecil
      1 cangkir potongan kembang kol
      2 sendok makan saus peternakan
    • Makan Siang:
      Burger sayuran
      Roti gandum utuh
      1 potong keju cheddar
      Satu irisan apel
    • Camilan:
      Satu pisang
      2 sendok makan selai kacang
    • Makan Malam:
      4 ons filet ikan trout
      1 cangkir kacang hijau kukus
      1 cangkir nasi merah
      Satu salad taman kecil dengan 1 sendok makan saus salad
    • Camilan:
      Satu buah persik segar

    Total Harian: 2.092 kalori, 90 gram protein, 249 gram karbohidrat, 88 gram lemak

    Hari 7

    • Sarapan:
      7 ons yogurt Yunani 2%.
      1 pisang
      1 butir telur rebus
    • Camilan:
      10 adonan pretzel gandum utuh
      3 sendok makan hummus
    • Makan Siang:
      Satu tortilla gandum utuh
      4 ons kalkun
      Keju cheddar satu potong
      1 cangkir sayuran campur
      1 sendok makan mustard madu
    • Camilan:
      1/2 ons kacang almond
      Satu buah persik segar
    • Makan Malam:
      5 ons pinggang babi (bisa diganti daging lain)
      Salad taman kecil dengan 1 sendok makan vinaigrette
      1 ubi panggang ukuran sedang
      5 batang asparagus
    • Camilan:
      Satu kue keping coklat ukuran sedang
      1 cangkir irisan stroberi

    Total Harian: 1.952 kalori, 130 gram protein, 198 gram karbohidrat, 75 gram lemak

    Tips Menyusun Menu Diet Harian

    Dalam menu harian, penting untuk untuk membatasi asupan makanan dan minuman ultra-olahan, seperti permen, soda,teh manis, kue kering, kue, gorengan, produk ini tinggi gula dan lemak trans.

    Dilansir laman Livestrong, menurunkan 10 kilogram setidaknya membutuhkan waktu 1-2 bulan. Namun, hal ini juga tergantung pada pola makan dan rencana olahraga yang dilakukan.

    Dalam upaya menurunkan berat badan ini, kita perlu mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein tinggi, air, dan serat.

    Contoh makanan dengan kepadatan energi yang rendah yaitu buah-buahan, sayuran, sup berbahan dasar kaldu, biji-bijian utuh jadi pilihan yang baik untuk menu sehat.

    Pasalnya, makanan-makanan itu bisa meningkatkan rasa kenyang dan menekan rasa lapar, sehingga memudahkan kamu untuk menjalankan diet.

    Untuk menurunkan 10 kg, selain memperhatikan menu makan kita juga perlu menggabungkannya dengan olahraga. Semoga rekomendasi menu diet seminggu turun 10 kg bisa bermanfaat!

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Rina Nose Jaga Tubuh Tetap Ramping dengan ‘Diet Puasa’, Tak Pantang Nasi

    Jakarta

    Komedian Rina Nose belakangan menjadi sorotan lantaran memiliki tubuh yang ramping dan sehat. Dirinya menjaga kesehatan pada tubuhnya dengan menerapkan intermittent fasting atau metode diet puasa.

    Rina Nose mengaku tak punya pantangan. Hanya saja jam makan untuk dirinya atur mulai dari jam 1 siang hingga jam 7 malam.

    “Pokoknya makan tiap hari dimulai dari jam 1 sampai jam 7, jam 6. Nggak (makan) apa pun (juga). Kalau nasi masih, sayur, makanan yang kayak gini kan dimasak semua,” kata Rina Nose dikutip dari detikHot, Rabu (19/11/2024).


    Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermittent fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermittent fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Berikut sejumlah aturan metode intermittent fasting yang perlu diketahui.

    1. Puasa selama 12 jam sehari

    Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

    Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 12 hingga 14 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

    Jenis rencana intermittent fasting ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

    Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

    Contohnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

    2. Puasa selama 16 jam

    Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

    Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

    Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

    3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

    Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

    Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

    Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

    Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

    Sebuah uji coba terkontrol acak tahun 2021 menemukan bahwa orang dewasa dengan obesitas yang mencoba metode puasa 5:2 dengan dukungan kelompok mengalami penurunan berat badan yang lebih besar dalam 6 minggu.

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Begini Cara Diet Pria yang Turun 26 Kg, Termasuk Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Pria di Singapura bernama Raeza Ibrahim menceritakan pengalamannya setelah divonis dengan berbagai kondisi kesehatan parah. Ia didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, perlemakan hati, risiko hipertensi, diabetes, dan penyakit hati.

    Mengetahui itu, Raeza bertekad untuk menurunkan berat badannya yang saat itu mencapai 100 kg. Pada Maret 2024, ia mulai mendaftar di pusat kebugaran Singapura dibantu personal trainer atau PT, Haziq bin Elvis.

    Di hari pertama, ukuran tubuhnya dicatat. Setelah melihat banyak foto di pusat kebugaran, ia semakin termotivasi untuk mengubah hidupnya.


    Mulai Rutin Olahraga

    Bin Elvis memulai dengan menyuruh Raeza melakukan split squat sambil memegang dumbel seberat 2 kg di masing-masing tangan. Hampir setahun kemudian, ia melakukan beberapa set split squat dengan beban 26 kg.

    Rencana latihan Bin Elvis mengharuskan Ibrahim berjalan 10.000 langkah setiap hari, mengikuti diet 1.800 kalori per hari, lebih sedikit kalori daripada yang ia bakar dan melakukan latihan kekuatan tiga kali seminggu.

    “Kami berusaha membuat Raeza kuat dengan gerakan dasar gabungan seperti split squat, incline chest press, pull up, dan berbagai gerakan dead lift” dan berusaha menargetkan kelompok otot yang lebih kecil seperti trisep dan bahu, kata bin Elvis yang dikutip dari South China Morning Post.

    Setelahnya, Raeza mulai berjalan kaki kemana-mana. Di kantor dan pusat perbelanjaan, ia mulai sering naik tangga. Ia juga mulai berlatih Muay Thai dan hiking di akhir pekan.

    Mengubah Pola Makan

    Ia juga mengubah pola makannya, mulai dari memasak sendiri dan makan secara teratur.

    “Makan dulunya adalah cara untuk mengatasi stres. Saya makan untuk menghilangkan perasaan buruk saya. Makanan adalah pelepas lelah dan kesenangan yang cepat,” jelas Raeza.

    Untuk sarapan, di jam 8 pagi Raeza biasa makan roti sourdough dengan telur atau buah. Sebelum makan siang, ia juga minum protein shake.

    Raeza biasa makan siang pukul 1 dengan salad dan protein. Ia juga mengkonsumsi semangkuk buah pada jam 5 sore untuk membuatnya kenyang sampai waktu makan malam.

    Malam harinya pukul 8, Raeza makan daging tanpa lemak atau ikan dengan sayuran dan ubi jalar.

    Tidur Lebih Awal

    Dia juga mulai tidur lebih awal pukul 11 malam, dengan waktu tidur selama 6-8 jam per hari. Pria 38 tahun itu juga rutin minum empat hingga tujuh liter air setiap hari.

    “Jika Anda merasa lapar, kemungkinan besar Anda sebenarnya haus,” tutur Ibrahim.

    Menurutnya, hal yang tersulit dalam hidupnya untuk hidup lebih sehat adalah datang untuk sesi latihan.

    “Rasa takut kehilangan nyawa mendorong saya untuk datang latihan. Haziq menghubungi saya secara teratur untuk mengetahui perasaan saya. Ketika saya harus makan di luar, dia akan membantu mencari menu restoran dan menyarankan pilihan yang paling sehat. Dia berusaha keras, dan saya merasa bertanggung jawab kepadanya,” terang Raeza.

    “Harus mengisi detail seperti kalori yang dikonsumsi, tidur, dan tingkat hidrasi pada aplikasi setiap hari membantu saya tetap pada jalur yang benar,” sambungnya.

    Namun, perubahan di hidupnya membuatnya puas. Ia merasa lebih bersemangat, percaya diri, dan lebih produktif dan tidak bekerja selama berjam-jam lagi.

    “Saya merasa bisa melakukan apa pun yang saya inginkan. Itu memungkinkan saya menjadi teman, saudara, dan pemimpin tim yang lebih baik, dan membuat saya disiplin dalam bidang lain dalam hidup saya,” tuturnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Rahasia yang Bikin Warga Jepang Tetap Langsing Meski Doyan Makan Nasi

    Jakarta

    Nasi menjadi makanan yang dikonsumsi sehari-hari di Jepang, misalnya dalam bentuk sushi dan onigiri. Selain itu, nasi juga kerap dikombinasikan dengan sup, hidangan utama, dan beberapa lauk.

    Meski memakan nasi setiap hari, sebagian orang Jepang dapat menjaga tubuhnya agar tetap proporsional. Bahkan, terlihat tanpa adanya lemak di perut. Bagaimana caranya?

    Banyak ahli percaya hal tersebut terjadi karena filosofi Hara Hachi Bu yang diterapkan oleh orang Jepang. Dikutip dari Women’s Health, Hara Hachi Bu menerapkan kebiasaan makan sampai 80 persen merasa kenyang.


    Ahli diet Kouka Webb menjelaskan konsep ini sudah diterapkan masyarakat Jepang sejak lebih dari 300 tahun lalu. Konsep ini serupa dengan mindful eating, yang memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi.

    Jika hal itu diterapkan dengan baik, seseorang akan bisa merasa kenyang dan cukup dengan porsi yang dikonsumsi.

    Webb mengungkapkan Hara Hachi Bu ini dapat membantu mengontrol berat badan. Namun, konsep ini bukanlah diet.

    “Ini mendorong seseorang untuk makan dengan penuh kesadaran dan kontrol porsi, tanpa perlu menghitung kalori yang ketat atau menghilangkan makanan tertentu,” jelasnya.

    Hara Hachi Bu disebut bisa lebih berkelanjutan dan menyehatkan. Kebiasaan ini dinilai mampu mempertahankan 1.900 kalori saja yang masuk ke dalam tubuh dalam sehari.

    “Dengan berfokus pada rasa, tekstur, dan aroma makanan, orang-orang bisa mendapatkan kepuasan lebih dari makanan mereka,” sambungnya.

    Hara Hachi Bu Jadi Rahasia Panjang Umur

    Selain mengelola berat badan, ternyata Hara Hachi Bu dipercaya menjadi resep seseorang agar bisa berumur panjang. Ahli diet Asako Miyashita membeberkan caranya.

    Hara Hachi Bu dapat membantu mengatasi masalah gastrointestinal atau sistem pencernaan, dan mendorong pola pikir yang lebih sehat. Tak hanya itu, Webb juga menyebut konsep makan ini mampu menurunkan risiko penyakit kronis, seperti kanker, stroke, dan penyakit jantung.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Daftar Diet yang Disebut Cocok Berdasarkan Golongan Darah, Penasaran?

    Jakarta

    Diet golongan darah merupakan pengaturan pola makan yang disesuaikan berdasarkan jenis golongan darah seseorang. Pada 1996, dokter naturopati Peter J D’Adamo menulis buku berjudul Eat Right 4 Your Type.

    Ia mengklaim makanan tertentu dapat menurunkan peradangan, meningkatkan energi, membantu penurunan berat badan, dan mencegah penyakit.

    D’Adamo mengklaim antigen yang ditemukan dalam darah manusia menentukan seseorang bergolongan darah O, A, B, atau AB juga ada di bagian tubuh lain, termasuk saluran pencernaan.


    “Itulah yang menyebabkan makanan yang Anda makan bereaksi secara kimiawi dengan golongan darah Anda,” kata D’Adamo, dikutip dari WebMD.

    D’Adamo kemudian mengelompokkan makanan berdasarkan golongan darah untuk mengoptimalkan sistem pencernaan, menurunkan risiko masalah kesehatan, serta menekan berat badan.

    Diet Golongan Darah

    Berikut diet yang dianggap cocok sesuai golongan darah berdasarkan pandangan D’Adamo, termasuk untuk menurunkan berat badan:

    Diet golongan darah O

    Diet untuk orang dengan golongan darah O adalah diet yang tinggi protein, banyak mengandung daging tanpa lemak, unggas, ikan, buah, sayuran, sedikit biji-bijian, kacang-kacangan, dan susu. Jika tujuannya untuk menurunkan berat badan, sebaiknya menghindari karbohidrat.

    “Sebaliknya, pilih makanan laut, rumput laut, daging merah, brokoli, bayam, dan minyak zaitun,” tuturnya.

    Diet golongan darah A

    Orang dengan golongan darah A disarankan untuk menjalankan diet vegetarian yang penuh dengan buah dan sayuran, tahu, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh. Idealnya, bahan organik dan segar.

    D’Adamo mengatakan orang dengan golongan darah A memiliki sistem kekebalan tubuh yang sensitif.

    “Sayuran, nanas, minyak zaitun, dan kedelai paling baik untuk menurunkan berat badan, sementara susu, gandum, jagung, dan kacang merah dapat menyebabkan penambahan berat badan,” tambahnya.

    Diet golongan darah B

    Orang dengan golongan darah B dapat menjalani diet campuran yang mencakup daging, buah, susu, makanan laut, dan biji-bijian dianggap yang terbaik. D’Adamo juga menyebutkan makanan yang seharusnya dihindari, termasuk ayam, jagung, gandum, soba, lentil, tomat, kacang tanah, dan biji wijen.

    Daftar makanan yang harus lebih banyak dikonsumsi termasuk sayuran hijau, telur, daging tertentu, dan susu rendah lemak.

    Diet golongan darah AB

    Untuk golongan darah AB, difokuskan untuk mengkonsumsi makanan, seperti tahu, makanan laut, susu, dan sayuran hijau. D’Adamo percaya bahwa orang dengan golongan darah AB cenderung memiliki asam lambung rendah.

    Maka dari itu, mereka harus menghindari kafein, alkohol, dan daging asap atau yang diawetkan. Beberapa produk susu, seperti yogurt dan kefir, juga baik untuk kelompok ini.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 6 Tips Turunkan Berat Badan usai Libur Lebaran, Efektif dan Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Tak sedikit yang memanfaatkan waktu libur panjang, khususnya pada saat libur Lebaran, untuk mengunjungi aneka tempat makan enak. Biasanya, tempat makan tersebut menyajikan hidangan yang tinggi lemak, kalori, dan gula.

    Akibatnya, berat badan menjadi ‘membengkak’ setelah libur panjang. Apalagi jika tidak menjaga pola makan yang sehat dan rutin beraktivitas fisik selama liburan.

    Lantas, bagaimana cara menurunkan berat badan setelah libur panjang? Dikutip dari Forbes, berikut sederet tips dari para ahli gizi yang bisa dipraktikkan.


    1. Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat

    Protein dan serat merupakan dua nutrisi yang sangat penting dalam penurunan berat badan. Ahli diet sekaligus pendiri Real Life Nutritionist, Miranda Galati menyarankan untuk memperbanyak asupan protein dan serat untuk membangun kembali pola makan yang seimbang.

    Cobalah untuk mengonsumsi 25-30 gram serat per hari dengan meningkatkan asupan makanan seperti lentil, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan biji-bijian utuh.

    2. Tingkatkan Asupan Cairan

    Hidrasi yang baik dapat membantu tubuh memetabolisme karbohidrat dengan baik dan membuang kelebihan garam, sehingga mengurangi kembung di perut.

    “Minumlah air sebanyak setengah dari berat badan Anda [dalam ons] setiap hari,” ujar pakar gizi dari New York, Etosha Farmer.

    3. Jangan Lewatkan Sarapan

    Beberapa orang mengira melewatkan sarapan dapat mempercepat penurunan berat badan. Faktanya, kebiasaan ini justru dapat berdampak negatif bagi mereka yang sedang diet.

    “Makan dalam waktu 30 menit setelah bangun tidur, dan makan tiga kali sehari serta dua kali camilan sehari akan membantu Anda terhindar dari makan berlebihan keesokan harinya,” terang pakar gizi dan penulis buku ‘Cooking for a Fast Metabolism’, Haylie Pomroy.

    4. Konsumsi Makanan Utuh

    Memperbanyak konsumsi makanan utuh dapat memberikan dampak positif terhadap proses penurunan berat badan. Farmer menjelaskan pola makan yang kaya dengan makanan utuh juga dapat membantu membersihkan dan mengembalikan diet ke arah yang benar.

    “Fokuslah pada makanan utuh dalam bentuk alami. Usahakan untuk mengonsumsi setidaknya satu buah dan dua jenis sayuran setiap hari,” imbuh Farmer.

    5. Makan Lebih Banyak Sayuran

    Sayuran mengandung serat yang dapat membantu membakar lemak tak sehat yang mungkin masuk ke tubuh selama liburan.

    “Mereka juga memiliki fitonutrien termogenik-artinya, mereka tidak hanya membantu Anda membakar lemak tak sehat tetapi juga membakar lemak historis (lemak yang telah Anda simpan dalam waktu lama),” kata Pomroy.

    6. Aktif Bergerak

    Olahraga merupakan salah satu kunci utama untuk menurunkan berat badan. Latihan intensitas rendah, seperti berjalan, yoga, dan berenang dapat membantu melancarkan pencernaan dan meningkatkan laju metabolisme, dua hal yang penting dalam penurunan berat badan.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Pria Malaysia Kena Gagal Ginjal gegara Pola Makan, BB Sempat Sentuh 190 Kg


    Jakarta

    Seorang pria di Malaysia menceritakan pengalamannya menurunkan berat badannya yang mencapai 190 kg. Kondisi pria bernama Muhd Idzwan Syafiq Mohd Johari itu juga disertai dengan gagal ginjal.

    Semua ini bermula pada tahun 2019, Idzwan harus berbaring di tempat tidur selama tiga tahun. Ini terjadi akibat masalah tulang belakang akibat jatuh dari tangga saat berat badannya mencapai 150 kg.

    Idzwan juga mengalami asam urat dan pembekuan darah di paru-parunya. Sebelumnya, ia sangat bergantung pada makanan olahan yang tinggi garam, gula, dan perasa buatan hingga berat badannya pernah mencapai 190 kg.


    “Dulu saya tidak peduli dengan nutrisi. Saya suka makanan cepat saji, minuman manis, dan segala macam saus,” kata Idzwan yang dikutip dari Sinar Harian, Kamis (21/8/2025).

    “Tetapi, saat saya didiagnosis penyakit ginjal stadium akhir. Pada saat itu, saya baru mulai menyadari segala kesalahan saya selama ini,” sambungnya.

    Pada November 2023, Idzwan menjalani enam sesi dialisis atau cuci darah. Tetapi, itu harus dihentikan karena ia mengalami infeksi bakteri akibat bekas asam urat di tangan dan tubuhnya.

    Sejak saat itu, Idzwan mulai mengendalikan pola makannya menjadi lebih sehat. Hal ini bertujuan untuk menurunkan berat badannya.

    “Saya mulai makan lebih banyak sayuran, seperti bayam dan mentimun, menghindari protein hewani, produk susu, serta mengganti gula dengan madu,” tutur Idzwan.

    “Saya juga berhenti mengonsumsi makanan olahan, seperti nugget dan makanan cepat saji lainnya,” tambahnya.

    Berkat perubahan gaya hidup itu, berat badannya turun menjadi 55 kg dalam waktu enam bulan. Kondisi ini juga membuatnya bisa mengendalikan penyakit ginjal yang dialami.

    “Sebelumnya, saya sering lelah, wajah dan kaki bengkak, dan tidak bisa buang air kecil selama empat bulan. Sekarang, saya bisa bergerak aktif dan tidak lagi mengalami gejala berat,” bebernya.

    Namun, Idzwan masih menghadapi masalah kesehatan lainnya, termasuk harus menjalani operasi tulang belakang karena besi atau pen yang terpasang di tubuhnya mulai keluar. Tetapi, ia tetap optimis dan berharap kisahnya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain.

    Idzwan mengatakan ibunya, Che Piah Che Seman (68), menjadi salah satu motivasi untuk bisa tetap hidup.

    “Saya mungkin tidak bisa makan seperti dulu, tetapi saya masih memiliki berkat lain yang patut disyukuri dan akan terus berjuang untuk hidup lebih sehat,” pungkasnya.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Saat berusaha menurunkan berat badan, mengatur pola makan sehat dan rutin berolahraga memang penting. Namun, ada juga kebiasaan sederhana sebelum tidur yang ternyata bisa membantu.

    Tidur yang berkualitas bukan hanya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga dapat mendukung proses penurunan berat badan. Beberapa rutinitas malam hari bahkan bisa menjadi kunci keberhasilan diet. Apa saja kebiasaan tersebut?

    5 Kebiasaan Baik Sebelum Tidur yang Bantu Turunkan Berat Badan

    Menghindari asupan makanan, banyak bergerak, relaksasi, hingga minum teh tanpa kafein bisa membantu menurunkan berat badan.


    1. Menghindari Asupan Makanan Larut Malam

    Makan malam atau camilan yang dikonsumsi dekat dengan waktu tidur bisa menghambat upaya penurunan berat badan. Dikutip dari laman WebMd, banyak orang memilih makanan berkalori tinggi sebelum tidur yang pada akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan.

    Selain itu, asupan makanan atau camilan di larut malam bisa membuat lebih sulit tidur. Jadi, usahakan untuk tidak mengonsumsi makanan. beberapa jam sebelum tidur hingga bangun keesokan harinya.

    2. Olahraga Ringan

    Dikutip dari laman Eating Well, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur akan tidur lebih lama dan mendapat tidur yang nyenyak dibandingkan dengan mereka yang kurang aktif. Tapi, hindari berolahraga terlalu larut malam. Berhenti setidaknya satu jam sebelum tidur.

    Selain itu, jangan memilih olahraga yang berat. Beberapa olahraga yang bisa dilakukan di antaranya push up, pull up, squat, dan plank.

    3. Mematikan Lampu

    Tidur di kamar yang gelap bisa membantu tidur lebih nyenyak. Perlu diketahui, mendapatkan waktu tidur yang cukup bisa membantu menurunkan berat badan.

    Matikan lampu dan tutupi jendela untuk menghalangi cahaya. Simpan ponsel dan laptop 30 menit sebelum tidur.

    4. Relaksasi

    Stres bisa memengaruhi berat badan dengan meningkatkan hormon kortisol, yang mendorong tubuh menyimpan lemak, terutama di sekitar perut. Dikutip dari laman Times of India, tidur dalam keadaan stres atau cemas bisa mengganggu tidur dan menyebabkan keinginan ngemil larut malam.

    Coba lakukan relaksasi dengan melatih pernapasan dalam, meditasi, atau peregangan ringan. Selain itu, mendengarkan musik yang menenangkan atau membaca buku juga bisa membantu. Ketika pikiran tenang, tidur bisa lebih nyenyak.

    5. Minum Teh Non-Kafein

    Minum teh non-kafein sebelum tidur bisa meningkatkan kualitas tidur dan menunjang pembakaran lemak dalam tubuh. Salah satu teh non kafein yang bisa dikonsumsi adalah teh rooibos, yang terbuat dari daun semak Aspalathus linearis yang ditemukan di Afrika Selatan.

    Teh ini mengandung flavonoid bernama Aspalathin. Menurut penelitian, senyawa ini bisa mengurangi hormon stres yang memicu rasa lapar dan penyimpanan lemak dalam tubuh. Sehingga, teh rooibos bisa membantu menurunkan berat badan.

    (elk/suc)



    Sumber : health.detik.com