Tag: pola makan

  • 15 Buah untuk Diet yang Bisa Menurunkan Berat Badan agar Cepat Kurus


    Jakarta

    Bagi sebagian orang salah satu tantangan kalau lagi diet yaitu menahan ingin makan makanan manis yang kurang sehat, bukan? Nah, kabar baiknya makan manisnya itu bisa kamu ganti dengan makan buah lho.

    Dalam memuaskan rasa manis, ada berbagai buah untuk diet yang membantu menurunkan berat badan kamu lho.

    Untuk itu, simak yuk apa saja buah yang bagus untuk diet serta kandungan nutrisinya di bawah ini.


    Buah Untuk Diet Agar Cepat Kurus

    Dikutip dari laman Women’s Healthing dan Healthline, berikut adalah beberapa buah untuk diet yang bisa dimakan untuk menurunkan berat badan:

    1. Buah Beri

    Buah beri atau berries sangat cocok untuk diet, karena rendah gula dan mengandung serat yang tinggi. Pilihan buah beri yang bagus untuk menurunkan berat badan adalah raspberry, blueberry, dan stroberi.

    Berikut adalah kandungan nutrisi buah beri per porsi:

    Stroberi

    • 46 kal
    • 11,1 g karbohidrat
    • 7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 1,4 g natrium
    • 2,9 g serat

    Blueberry

    • 84 kalori
    • 21 g karbohidrat
    • 14,7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,5 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 3,6 g serat

    Raspberry

    • 64 kalori
    • 14,7 g karbohidrat
    • 5,4 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,8 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 8 g serat

    2. Kiwi

    Kiwi merupakan buah yang kaya akan vitamin C, rasanya tidak terlalu manis, tapi tetap juicy dan menyegarkan. Kandungan nutrisi buah kiwi per porsi:

    • 108 kalori
    • 26 g karbohidrat
    • 16 g gula
    • 2 g protein
    • 0,9 g lemak
    • 5,3 g natrium
    • 5,3 g serat

    3. Semangka

    Selain bermanfaat menjadi buah untuk diet, semangka juga membantu kita untuk tetap terhidrasi. Pasalnya, semangka mengandung sekitar 9o% air, sekaligus membantu kita merasa kenyang lebih lama.

    Kandungan nutrisi buah semangka per porsi:

    • 46 kalori
    • 11,5 g karbohidrat
    • 9,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 0,6 g serat

    4. Apel

    Apel mengandung serat tinggi yang bisa membuat perut terasa kenyang. Selain itu, apel juga punya tekstur dan kerenyahan yang enak, sehingga bisa memuaskan keinginan untuk mengunyah.

    Kandungan nutrisi buah apel per porsi:

    • 65 kalori
    • 17,3 g karbohidrat
    • 13 g gula
    • 0,3 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 3 g serat

    5. Pepaya

    Pepaya mengandung banyak enzim yang bisa meredakan gangguan pada saluran pencernaan, serta mengurangi kembung. Selain itu, buah ini juga rendah kalori dan kaya serat.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 60,2 kalori
    • 15,1 g karbohidrat
    • 10,9 g gula
    • 0,7 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 11,2 g natrium
    • 2,4 g serat

    6. Jeruk Bali

    Jeruk bali atau disebut juga grapefruit adalah buah yang rendah dan tinggi serat. Buah ini membantu kita tetap untuk merasa cukup kenyang.

    Menurut sebuah penelitian di Nutrisi & Metabolisme, menemukan bahwa setelah makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali sebelum makan selama 12 minggu, mereka telah kehilangan rata-rata 7,1 persen berat badan.

    Kandungan nutrisi grapefruit per porsi:

    • 73,6 kalori
    • 18,6 g karbohidrat
    • 16,1 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2,5 g serat

    7. Nanas

    Nanas menjadi buah untuk diet selanjutnya. Nanas merupakan buah berair, yang mengandung bromelain, kandungan yang membantu pencernaan dengan memecah protein.

    Namun, perlu diingat bahwa nanas juga punya kadar gula yang lebih tinggi, jadi jangan mengkonsumsi buah ini secara berlebihan ya.

    Kandungan nutrisi nanas per porsi:

    • 82,5 kalori
    • 21,6 g karbohidrat
    • 16,3 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,7 g natrium
    • 2,3 g serat

    8. Buah Pir

    Pir kaya akan serat yang bisa membantu meminimalkan ngemil dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar.

    Kandungan nutrisi pir per porsi:

    • 85,5 kalori
    • 22,8 g karbohidrat
    • 14,6 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 4,7 g serat

    9. Ceri

    Ceri adalah buah kaya akan fitonutrien, yang bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, ceri juga tinggi antioksidan seperti vitamin C dan bisa melindungi sel-sel kita dari kerusakan.

    Kandungan nutrisi ceri per porsi:

    • 36 kalori
    • 9,1 g karbohidrat
    • 8,1 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,1 g lemak
    • 1 g natrium
    • 1,1 g serat

    10. Melon Madu

    Melon mengandung tinggi kalsium dan serat, yang bisa membantu pencernaan yang sehat, yang juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
    Selain itu, buah ini juga menyediakan vitamin K, yang terlibat dalam proses pembuatan protein.

    Kandungan nutrisi melon per porsi:

    • 71 kalori
    • 16,2 g karbohidrat
    • 13,9 g gula
    • 1 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 2 g natrium
    • 2,5 g serat

    11. Persik

    Dalam diet, buah persik bisa menjadi camilan yang sempurna untuk dimakan kapan saja sepanjang hari. Buah ini juga bisa menjadi pembangkit tenaga yang kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan A, keduanya mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Kandungan nutrisi buah persik per porsi:

    • 46 kalori
    • 10,1 g karbohidrat
    • 8,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,3 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2 g serat

    12. Jeruk Lemon

    Kita mungkin tidak ingin makan lemon secara utuh, bukan? Namun mendapatkan cukup air sangatlah penting dalam diet apa pun, dalam hal ini menambahkan air lemon ke dalam air akan membuatnya lebih enak.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 61,5 kalori
    • 19,8 g karbohidrat
    • 5,3 g gula
    • 2,3 g protein
    • 0,6 g lemak
    • 4,2 g natrium
    • 5,9 g serat

    13. Jeruk

    Buah jeruk mengandung rendah kalori, namun tinggi akan vitamin C dan serat.

    Menurut penelitian tahun 2020 oleh Ecaterina Stribiţcaia, dkk., dari School of Food Science and Nutrition, University of Leeds, yang dimuat National Library of Medicine, menemukan bahwa memakan buah jeruk utuh dibandingkan dengan minum jus jeruk bisa mengurangi rasa lapar, dan mengurangi asupan kalori yang sekaligus bisa meningkatkan rasa kenyang.

    13. Blewah

    Blewah merupakan pilihan buah diet yang merupakan sumber serat, yang cocok untuk menambah asupan makanan. Kandungan kalsium yang ditemukan dalam blewah juga mendukung kesehatan tulang dan penyerapan vitamin D.

    Kandungan nutrisi buah blewah per porsi:

    • 38 kalori
    • 8,2 g karbohidrat
    • 7,9 g gula
    • 0,8 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1 g natrium
    • 5 g serat

    14. Alpukat

    Dibandingkan kebanyakan buah lainnya, alpukat jauh lebih tinggi kalorinya. Tapi, jika dimakan dalam jumlah sedang, buah ini bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, dengan bekerja membantu menekan nafsu makan.

    Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan, dan makan setengah buah alpukat Hass saat makan siangnya dilaporkan memiliki rasa kenyang hingga lima jam setelah makan siangnya.

    Kandungan nutrisi buah alpukat per porsi:

    • 218 kalori
    • 11,6 g karbohidrat
    • 0,9 g gula
    • 2,7 g protein
    • 19,9 g lemak
    • 9,5 g natrium
    • 9,1 g serat

    15. Pisang

    Pisang kaya akan nutrisi dan serat, sehingga menjadi buah yang ideal untuk rencana penurunan berat badan yang sehat kamu.

    Glycemic Index (GI) rendah hingga sedang pada pisang bermanfaat dalam membantu mengontrol kadar gula darah, serta mengatur berat badan terutama bagi penderita diabetes.

    Secara teknis, buah bisa dimasukkan ke dalam makanan bergizi selama kita mengkonsumsinya dalam porsi yang tepat.

    Ahli gizi dan koordinator program kesehatan, bernama Cate Milne, RD, menyarankan untuk memadukan buah-buahan dengan sumber protein atau lemak yang bisa menyehatkan jantung.

    “Pasalnya, buah-buahan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga akan memperlambat laju penyerapan serta meningkatkan rasa kenyang pada camilan kamu,” ujar Milne dikutip dari laman Women’s Health.

    Semoga penjelasan tentang daftar buah untuk diet serta nutrisinya, bisa menjadi pilihan buah yang bisa kalian konsumsi terutama dalam rencana penurunan berat badan ya!

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Dianjurkan Dokter, Ini Makanan dan Minuman Super yang Bisa ‘Perpanjang Umur’

    Jakarta

    Hidup dengan usia yang lebih panjang dan sehat merupakan impian dari banyak orang. Makanan adalah salah satu faktor utama penentu dari hal tersebut. Sebenarnya menu makan seperti apa yang bisa membuat badan lebih sehat dan memperpanjang usia?

    Dokter dan ilmuwan pangan Dr William Li mengungkapkan ada beberapa makanan tertentu yang dapat membantu tubuh lebih kuat terhadap penyakit. Ia membuat daftar menu makanan yang terinspirasi dari perpaduan dua budaya makan sehat Mediterania dan Asia Perpaduan tersebut ia beri nama Mediterasian.

    Mediterania dan Asia dikenal sebagai wilayah Blue Zone. Wilayah Blue Zone adalah istilah yang digunakan pada daerah yang penduduknya lebih panjang umur dan menua dengan sehat. Apa saja makanan yang dikonsumsi?


    Buah-buahan

    Jenis buah-buahan yang paling dianjurkan dalam pola makan Mediteranian adalah apel, pir, anggur, dan alpukat. Dr William mengatakan mengonsumsi tiga apel dalam sehari dapat membantu proses mengurangi lemak tubuh.

    “Pir merupakan sumber serat makanan yang sangat baik (buah berukuran sedang mengandung 6 gram) untuk kesehatan usus. Sedangkan anggur mengandung flavonoid dan vitamin C yang merupakan antioksidan kuat yang bisa melindungi DNA dan sebagai zat anti-inflamasi,” ucap Dr William dikutip dari CNBC, Minggu (28/1/2024).

    Bagaimana dengan alpukat? Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Zat tersebut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    Sayuran

    Jenis sayuran yang paling direkomendasikan dalam pola makan Mediteranian adalah brokoli, wortel, dan jamur. Brokoli kaya akan sulforaphane yang melindungi sel induk, meningkatkan kesehatan usus dan metabolisme, serta memperkuat respons imun.

    Wortel yang sering menjadi tambahan sayur sup memiliki kandungan serat tinggi. Sayuran ini cocok untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

    “Sedangkan untuk jamur itu mengandung serat larut yang disebut beta-D-glukan yang merangsang pertahanan untuk menumbuhkan pembuluh darah baru yang diperlukan untuk penyembuhan luka. Pada saat yang sama, hal ini dapat mencegah pembuluh darah berbahaya menjadi sumber kanker,” kata Dr William.

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan merupakan menu makanan yang sangat erat kaitannya dengan diet Mediterania. Beberapa jenis kacang yang direkomendasikan seperti kacang putih dan lentil.

    “Kacang merupakan makanan bergizi yang dapat membantu mengurangi faktor risiko kardiovaskular dengan menurunkan kadar kolesterol darah. Mereka juga mengandung nutrisi berharga seperti zat besi, seng, magnesium dan folat,” jelasnya.

    Makanan Laut

    Beberapa jenis makanan laut yang sangat diutamakan dalam diet Mediteranian antara lain adalah salmon, telur ikan, dan sarden. Salmon dan telur ikan secara alami mengandung omega-3 yang sangat baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.

    Sedangkan ikan sarden semenjak lama sudah menjadi makanan laut Mediterania. Ikan ini mengandung bioaktif yang dapat meningkatkan metabolisme dan menurunkan kolesterol darah.

    Minuman

    Dr William menuturkan teh hijau atau matcha dan teh oolong menjadi minuman sehat yang dianjurkan dalam diet Mediterasian. Dalam penelitian, matcha dapat melawan efek metabolik dari diet tinggi lemak.

    “Sedangkan dalam sebuah studi Departemen Pertanian AS menunjukkan bahwa minum enam cangkir teh oolong tiga hari seminggu dapat meningkatkan metabolisme secara keseluruhan,” ucap Dr William.

    Selain matcha dan teh oolong, ia juga menyarankan konsumsi extra virgin olive oil (EVOO). Minyak zaitun merupakan sumber polifenol yang kuat untuk meningkatkan pertahanan kesehatan.

    (avk/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 7 Sayuran Penghancur Lemak di Perut, Bye-bye Buncit!

    Jakarta

    Sekadar mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang tidaklah cukup untuk menghilangkan lemak perut. Faktanya, jenis makanan yang dikonsumsi dapat memberikan dampak yang berbeda-beda terhadap proses penurunan berat badan.

    Begitu pula dengan sayuran. Pasalnya, mengonsumsi sayuran tertentu dapat memberikan dorongan ekstra dan meningkatkan proses pembakaran lemak. Karenanya, menambahkan sayuran-sayuran tersebut ke menu sehari-hari dapat membantu menghilangkan lemak perut dan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal.

    Pertanyaannya, apa saja sih sayuran yang bisa membantu mengurangi lemak di perut? Dikutip dari Times of India, berikut ulasannya.


    1. Bayam

    Bayam merupakan sayuran kaya nutrisi yang bagus untuk diet apapun yang bertujuan mengurangi lemak perut. Sayuran ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Appetite mengungkapkan tilakoid yang terkandung dalam bayam dapat mengurangi rasa lapar hingga 95 persen. Selain itu, kandungan magnesium pada bayam juga dapat membantu mengatur kadar gula darah, yang juga berperan penting dalam pengelolaan berat badan.

    2. Labu botol

    Labu botol tidak hanya rendah kalori, tapi juga kaya akan kandungan air. Sebuah studi yang dipublikasikan di International Journal of Food Sciences and Nutrition mengungkapkan kandungan air dan serat tinggi dalam labu botol dapat membantu meningkatkan rasa kenyang, serta mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

    3. Kembang kol

    Sayuran renyah ini rendah kalori dan tinggi serat, sehingga dapat membantu mengurangi lemak perut. Kembang kol mengandung senyawa indole yang terbukti dapat mengatur hormon lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Studi yang diterbitkan pada Journal of Nutrition juga menyebut asupan sayuran, seperti kembang kol, yang lebih tinggi dikaitkan dengan lemak visceral yang lebih rendah.

    4. Wortel

    Selain baik untuk penglihatan, wortel juga dapat membantu mengecilkan lingkar pinggang. Wortel termasuk sayuran yang rendah kalori, tinggi serat, serta kaya akan vitamin dan antioksidan.

    Sebuah studi dalam jurnal Nutrition mengungkapkan bahwa mengonsumsi sayuran berserat tinggi seperti wortel dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Wortel mentah dapat dikonsumsi sebagai camilan renyah, sedangkan wortel matang bisa ditambahkan ke berbagai masakan, seperti sup dan salad.

    5. Pare

    Pare mungkin bukan sayuran favorit semua orang karena rasanya yang pahit. Meskipun begitu, manfaat pare dalam menurunkan berat badan tidak bisa disangkal.

    Pare mengandung senyawa yang dapat membantu mengatur insulin, membuat sayuran ini jadi pilihan yang tepat untuk mengelola kadar gula darah dan mengurangi lemak perut.

    6. Timun

    Kandungan air yang tinggi pada timun tidak hanya membuat sayuran ini menyegarkan, tapi efektif membantu mengurangi lemak perut. Sebuah penelitian di Journal of Human Nutrition and Dietetics menemukan diet tinggi makanan kaya air, seperti timun, dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap pengelolaan berat badan.

    7. Brokoli

    Brokoli adalah sayuran padat nutrisi yang dapat membantu menghilangkan lemak perut. Selain kaya akan serat, brokoli juga mengandung sejumlah senyawa lain yang dapat meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

    Sebuah penelitian dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menemukan konsumsi brokoli dapat menyebabkan penurunan lemak visceral, yaitu lemak yang tersimpan di sekitar perut Anda. Brokoli dapat diolah menjadi aneka masakan, seperti tumisan, salad, atau sup untuk mendapatkan khasiatnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Prilly Latuconsina Turun BB 12 Kg usai Jalani Clean Eating, Apa Itu?

    Jakarta

    Prilly Latuconsina membuat warganet pangling dengan penampilan barunya. Aktris berusia 27 tahun itu berhasil menurunkan berat badan sebanyak 12 kg, dan beratnya saat ini di angka 37 kg dari 49 kg.

    Lewat akun TikTok miliknya, Prilly membeberkan pola diet yang dijalaninya. Ia mengaku menjalani pola makan clean eating, yang membuat tubuhnya jauh lebih langsing dari sebelumnya.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15, Sabtu (6/7/2024).


    Apa sih pola makan clean eating?

    Dikutip dari laman Mayo Clinic, pola clean eating pada dasarnya mengacu pada kebiasaan konsumsi makanan yang belum terlalu banyak mengalami proses pengolahan atau hampir alami.

    Pola makan ini memberikan nutrisi pada tubuh melalui makanan sehat dan padat nutrisi. Makanan bersih akan mengisi tubuh dengan banyak vitamin dan mineral, protein berkualitas tinggi, dan lemak sehat.

    Beragam makanan ini bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan otak, membantu pengelolaan berat badan, membangun sistem kekebalan yang lebih kuat, dan meningkatkan energi.

    Banyak orang mungkin berpikir sulit untuk menerapkan pola makan ini. Namun, manfaatnya akan sangat besar untuk kesehatan.

    Beberapa contoh makanan yang bisa dikonsumsi selama menjalani clean eating, seperti:

    • Buah-buahan segar, misalnya apel, alpukat, pisang, blueberry, anggur, jeruk, stroberi, atau jus buah yang 100 persen alami.
    • Beberapa sayuran, seperti brokoli, kubis brussel, kubis, wortel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, bawang bombay, paprika, ubi jalar, tomat.
    • Daging atau protein tanpa lemak.
    • Telur, ikan segar, selai kacang polos (tanpa tambahan gula).
    • Biji-bijian, sereal, popcorn, oat, beras merah, pasta gandum utuh.
    • Produk susu, seperti keju, susu, yogurt tawar, susu non-dairy tanpa pemanis, minuman dengan sedikit gula atau dengan madu.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Prilly Latuconsina Makin Kurus, Kurangi Gula dan Gorengan Bikin Turun 10 Kg

    Jakarta

    Aktris Prilly Latuconsina terlihat semakin langsing setelah berhasil turun 10 kg. Kata dia, tak ada pola makan terlalu ketat yang membuatnya turun berat badan.

    Bintang film Danur itu mengatakan sudah setahun menjalani pola hidup sehat. Hal utama yang dia lakukan adalah mengurangi makanan manis dan gorengan.

    “Aku sudah mengurangi makan-makanan yang manis, goreng-gorengan. Sebenarnya sih biasa saja makannya, kalau kalian lihat aku masak normal-normal aja sih sebenarnya. Cuma mungkin karena kegiatannya banyak, jadinya makin kurus kali ya,” ucap Prilly dikutip dari detikHot.


    Aktris berusia 27 tahun itu mengatakan banyak yang mengiranya sakit lantaran berat badannya turun. Dia hanya menjalani pola makan sehat ditambah dengan rutin berolahraga yang berpengaruh ke metabolisme tubuhnya.

    Manfaat mengurangi asupan gula dan gorengan

    Memutuskan untuk mengurangi asupan gula tambahan bukanlah hal yang mudah. Namun, manfaat dari mengurangi gula sangat beragam untuk tubuh termasuk peningkatan kesehatan mulut, jantung sampai penurunan berat badan.

    Mengurangi makanan manis tidak hanya membuat badan terlihat lebih kurus, tetapi juga mengurangi risiko obesitas dan penyakit kronis lainnya, seperti stroke, kanker, serangan jantung, hipertensi, hingga demensia.

    Di samping itu, dikutip dari Health Digest, gorengan sangat tinggi kalori terlebih jika digoreng dengan lama dengan minyak. Minyak dapat terserap ke dalam makanan sehingga meningkatkan kandungan lemak dan kolesterolnya.

    Masalah lain dari makanan yang digoreng adalah sering kali mengandung lemak trans yang tinggi. Lemak trans adalah jenis lemak tak jenuh yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Makanan yang digoreng tinggi kalori, lemak, dan kolesterol, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan, tekanan darah tinggi, dan peningkatan risiko penyakit jantung dan diabetes.

    Untuk mengurangi risiko masalah kesehatan ini, penting untuk membatasi asupan makanan yang digoreng.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 6 Menu ‘Diet’ Clean Eating, Dijalani Prilly Latuconsina Buat Turunkan BB


    Jakarta

    Clean eating merupakan jenis pola makan yang memilih makanan yang belum melalui banyak proses pengolahan. Makanan yang dipilih biasanya masih segar dan belum banyak nutrisi yang hilang. Makanan-makanan tersebut bisa seperti buah, sayuran, hingga biji-bijian.

    Pola makan ini juga dijalani oleh Prilly Latuconsina. Ia berhasil memangkas berat badan 12 kg, dari 49 kg menjadi 37 kg. Berkaca dari keberhasilan Prilly dengan diet clean eating, apa saja makanan yang bisa dikonsumsi jika ingin menjalani pola ‘makan bersih’ ini?

    1. Buah


    Buah hampir selalu menjadi pilihan terbaik untuk clean eating. Buah sendiri kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Ditambah lagi gula dalam buah adalah alami.

    Selain memakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa dijus. Buah-buah yang bisa dikonsumsi adalah apel, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, anggur, alpukat, dan lainnya.

    2. Sayuran

    Sayuran harus menjadi salah satu bahan makanan yang wajib ada di meja makan ketika melakukan pola clean eating karena mengandung vitamin, mineral, dan serat. Sayuran beku dan kalengan juga menyehatkan, namun pilih yang tanpa saus dan garam.

    Sayuran-sayuran yang bisa dicoba adalah wortel, bayam, ubi jalar, bawang putih, bawang bombai, brokoli, kubis brussel, kembang kol, jagung, kacang hijau, selada, jamur, paprika, tomat, dan lainnya.

    3. Biji-bijian

    Biji-bijian merupakan karbohidrat yang baik karena menawarkan serat dan nutrisi. Sehingga, bahan makanan ini sangat cocok untuk dimasukkan ke dalam list ketika ingin melakukan clean eating.

    Biji-bijian utuh seperti beras merah, quinoa, barley, oats, farro atau millet bisa dicoba karena relatif belum diolah dan hanya mengandung satu bahan.

    Produk gandum utuh lainnya, carilah pasta versi gandum utuh, adonan pizza yang didinginkan, roti, dan muffin Inggris, pastikan saja tepung gandum utuh adalah bahan pertama dan tidak ada gula dalam daftar bahannya. Bahkan popcorn pun terbuat dari gandum utuh.

    4. Produk susu

    Pilihlah yoghurt biasa atau yoghurt tawar Yunani dibandingkan dengan yang memiliki rasa buah-buahan karena biasanya sudah mengandung gula tambahan. Produk olahan susu lain seperti keju dan susu murni juga bisa dipilih saat clean eating.

    Selain itu ada alternatif non-susu seperti susu kedelai, kelapa, dan almond. Carilah varietas tanpa pemanis untuk menghindari tambahan gula.

    5. Protein

    Pola makan bersih tentu membutuhkan makanan yang mengandung banyak protein. Nutrisi ini bisa didapat dari daging seperti dada ayam, kaki ayam, daging giling, dan lainnya. Namun harus menghindari makanan olahan seperti hot dog, bologna, dan pepperoni.

    Selain itu ada kerang, ikan, dan telur yang bisa menjadi sumber protein yang sangat menyehatkan. Seperti salmon dan ikan cod pasifik.

    Kacang-kacangan seperti almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan untuk menambah protein.

    6. Minuman tanpa gula

    Minuman bisa menjadi sumber tambahan gula yang besar, jadi sebaiknya batasi asupan soda, teh manis, dan minuman kopi rasa spesial. Teh dan kopi tanpa pemanis, air, dan seltzer adalah pilihan yang bersih.

    (dpy/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Siasat Amel Carla Pangkas BB, Lebih Pilih Nasi Porang ketimbang Nasi Putih


    Jakarta

    Amel Carla mengatakan pola makan dan gaya hidup sehat merupakan kunci utamanya untuk bisa menurunkan berat badan hingga 13 kg. Ia menceritakan bahwa program diet yang ia jalani dengan bantuan ahli gizi dimulai pertama kali pada tahun 2019.

    Selama menjalani diet, penurunan berat badan yang dialami oleh Amel tidak terjadi secara drastis. Ia mengatakan puncak penurunan paling banyak terjadi pada tahun 2020 sebanyak 7 kg. Amel mengaku saat itu dirinya memang juga sedang rutin berolahraga sepeda.

    “Aku memang bertahap dan step by step tapi diimbangin olahraga terus menerus, alhamdulillah jadi turun stabil,” cerita Amel ketika ditemui awak media, Selasa (13/8/2024).


    Selain melakukan pola makan yang sehat, Amel juga termasuk artis yang sering berolahraga. Selain bersepeda, ia rupanya juga senang menggeluti olahraga golf dan lari.

    Amel mengaku pada saat ini ia tengah gemar menjalani olahraga lari. Menurutnya berlari merupakan olahraga yang paling mudah dilakukan dan menyenangkan. Bahkan, belum lama ini ia juga berhasil finish ketika mengikuti event half marathon sejauh 21 km.

    Sebagai pelari rekreasional baru, Amel Carla mengaku bangga dengan pencapaian tersebut.

    “Latihannya bener-bener kayak go show aja, bangung setengah enam pagi terus, terus ayo lari ke GBK gitu. Lama-lama jadi rutinitas, karena aku sepedaan dan golf juga. Biar nggak bosen jadi nyoba ganti-ganti olahraga gitu,” sambungnya.

    Selama menjalani program penurunan berat badan, ia mengaku menu makan yang ia konsumsi tidak terlalu berubah. Tetapi, untuk saat ini ia memang sedang membatasi konsumsi nasi putih.

    Amel lebih memilih alternatif lain seperti nasi porang yang dikenal jauh lebih rendah kalorinya. Namun, ia mengatakan dalam beberapa kesempatan ia masih mengonsumsi sushi atau bahkan nasi goreng, sehingga tidak sepenuhnya pantang nasi putih.

    “Nggak susah sama sekali (metode dietnya), makanya salah satu hal yang paling penting itu mindset memang harus happy. Nggak boleh, ‘Gue mau diet’, eh malah stres,” ceritanya.

    “Yang ada badannya malah nolak gitu untuk diet. Jadi harus, ‘I do this for myself’. Untuk kesehatan untuk sendiri,” tandas Amel.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • ‘Skip’ Sarapan Bisa Bikin BB Cepat Turun? Nggak Juga, Ini Faktanya


    Jakarta

    Sarapan sering disebut waktu makan paling penting dalam sehari. Pasalnya, sarapan memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan tubuh untuk mulai beraktivitas.

    Kendati demikian, sebagian orang beranggapan ‘skip’ sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Apakah benar demikian?

    Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Nutrients pada 2022, melewatkan sarapan dapat menyebabkan resistensi insulin dan kenaikan berat badan. Orang yang sering melewatkan sarapan juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas, hipertensi, diabetes, dan gangguan kesehatan lainnya.


    Sebaliknya, orang yang sarapan secara teratur justru lebih memiliki peluang menurunkan berat badannya. Pakar nutrisi Melissa Mitri, MS, RD mengatakan orang yang rajin sarapan cenderung memiliki pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

    “Ketika klien saya memprioritaskan sarapan, itu membantu mereka dalam mengurangi asupan kalori di waktu berikutnya,” ujarnya dikutip dari Eating Well, Selasa (13/8/2024).

    Apa yang Terjadi pada Tubuh Jika Tidak Sarapan?

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, melewatkan sarapan bisa menimbulkan banyak efek buruk bagi tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun sejumlah hal yang dapat terjadi pada tubuh jika sering ‘skip’ sarapan, di antaranya:

    • Tubuh kekurangan energi
    • Keseimbangan hormon terganggu
    • Moody atau perubahan suasana hati yang tak menentu
    • Mudah cemas
    • Nafsu makan meningkat saat makan siang atau makan malam, sehingga meningkatkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh
    • Risiko penyakit jantung meningkat
    • Metabolisme tubuh menurun

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Panduan Intermitten Fasting, Metode Diet yang Bikin Marshanda Turun 17 Kg

    Jakarta

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermitten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.


    Dikutip dari Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan ini dapat memberikan manfaat seperti menurunkan massa lemak, kesehatan yang lebih baik, dan peningkatan umur panjang.

    Pola intermitten fasting didasarkan pada jadwal yang ditetapkan dan tidak mengikuti waktu acak. Meskipun demikian, pengalaman setiap orang tentang intermitten fasting bersifat individual, dan gaya yang berbeda akan cocok untuk orang yang berbeda.

    Ada berbagai metode puasa intermitten, tiap orang bisa memiliki aturan yang berbeda. Berikut panduan intermitten fasting.

    1. Puasa selama 12 jam sehari

    Aturan untuk diet ini sederhana. Seseorang perlu memutuskan dan mematuhi jendela puasa 12 jam setiap hari.

    Menurut beberapa peneliti, berpuasa selama 10-16 jam dapat membuat tubuh mengubah simpanan lemaknya menjadi energi. Ini akan mendorong penurunan berat badan.

    Jenis rencana puasa intermitten ini mungkin merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Ini karena jendela puasa relatif kecil, sebagian besar puasa terjadi saat tidur, dan orang tersebut dapat mengonsumsi jumlah kalori yang sama setiap hari.

    Cara termudah untuk melakukan puasa 12 jam adalah dengan memasukkan periode tidur dalam jendela puasa.

    Misalnya, seseorang dapat memilih untuk berpuasa antara pukul 7 malam dan 7 pagi. Mereka harus menyelesaikan makan malam sebelum pukul 7 malam dan menunggu hingga pukul 7 pagi untuk sarapan tetapi akan tertidur selama sebagian besar waktu di antaranya.

    2. Puasa selama 16 jam

    Puasa selama 16 jam sehari, menyisakan jendela makan selama 8 jam, disebut metode 16:8 atau diet Leangains.

    Selama diet 16:8, pria berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan wanita berpuasa selama 14 jam. Jenis puasa berselang ini mungkin bermanfaat bagi seseorang yang telah mencoba puasa 12 jam tetapi tidak melihat manfaat apa pun.

    Pada metode puasa ini, orang biasanya menyelesaikan makan malam mereka pada pukul 8 malam dan kemudian melewatkan sarapan keesokan harinya, tidak makan lagi hingga tengah hari.

    3. Puasa selama 2 hari dalam seminggu

    Orang yang mengikuti diet 5:2 mengonsumsi makanan sehat dalam jumlah standar selama 5 hari dan mengurangi asupan kalori pada 2 hari lainnya.

    Selama 2 hari puasa, pria umumnya mengonsumsi 600 kalori dan wanita 500 kalori.

    Biasanya, orang memisahkan hari puasa mereka dalam seminggu. Misalnya, mereka mungkin berpuasa pada hari Senin dan Kamis dan makan secara teratur pada hari-hari lainnya.

    Harus ada setidaknya 1 hari tanpa puasa di antara hari-hari puasa.

    Ada penelitian terbatas tentang diet 5:2, yang juga dikenal sebagai diet Puasa. Sebuah studi yang melibatkan 107 wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas menemukan bahwa pembatasan kalori dua kali seminggu dan pembatasan kalori terus-menerus keduanya menyebabkan penurunan berat badan yang serupa.

    Studi tersebut juga menemukan bahwa diet ini mengurangi kadar insulin dan meningkatkan sensitivitas insulin di antara para peserta.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Viral Pria di Jakpus Sukses Turunkan BB 30 Kg, 6 Bulan Nggak Makan Nasi


    Jakarta

    Wangsit Firmantika (33), seorang pria asal Jakarta Pusat membagikan kisah inspiratifnya terkait prosesnya untuk menurunkan berat badan. Dia sukses memangkas berat badannya sebanyak 30 kg dalam waktu enam bulan.

    Wang, begitulah dia biasa disapa mengaku perjalanan dietnya dimulai karena dirinya merasa badannya tampak besar. Bahkan, Wang sendiri merasa tidak percaya diri ketika melihat dirinya melalui cermin.

    “Awalnya ngeliat (diri sendiri) di kaca kayak gila nih udah gede banget, lebar banget. Aku kan udah 113 kg kan waktu itu,” ujar Wang saat dihubungi detikcom, Jumat (6/9/2024).


    Wang mengakui bahwa obesitas yang dialaminya dulu berhubungan dengan pekerjaannya sebagai seorang food content creator. Hal ini membuat Wang kesulitan untuk mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuhnya.

    “Aku kan ngonten makanan juga. Kayak makan bakmi, makan gorengan, makan nasi. Lama-lama (badan) jadi besar banget lah. Aku juga nggak ngerti soal nutrisi,” katanya.

    Semenjak itulah, Wang mulai membulatkan tekad untuk diet demi mendapatkan berat badan yang ideal. Setidaknya, selama 6 bulan ke belakang, dirinya sudah tidak mengonsumsi sama sekali lima makanan yang sebelumnya rutin ia makan.

    “Pertama adalah nasi putih, gue udah enam bulan nggak makan nasi putih sebutir pun. Kedua adalah mi instan, gue udah nggak makan mi instan sama sekali, kalau dibilang pingin, ya pingin,” kata Wang.

    Wang menambahkan, dirinya juga menghindari jeroan. Padahal, paru-paru goreng merupakan salah satu makanan favoritnya. Lalu dirinya juga memutuskan untuk tidak lagi mengonsumsi minuman manis dalam kemasan. Menurutnya, gula menjadi penyebab dirinya obesitas.

    “Kelima adalah junk food. Restoran junk food yang biasa gue makan tiap malam udah nggak pernah gue makan sama sekali,” katanya.

    Wang mengakui, pada awal-awal diet dirinya mendapatkan hambatan ketika pertama kali memutuskan untuk tidak lagi mengonsumsi makanan dan minuman tersebut, terutama nasi putih.

    “Jadi sebulan pertama tuh emang battle melawan nggak makan nasi itu emang susah banget. Aku sampai menggigil gitu. Tapi itu emang harus dilakukan,” lanjut Wang.

    “Sampek gemeter gitu loh tanganku. Tapi aku tahan-tahan,” sambungnya.

    Dibarengi dengan Olahraga

    Wang mengatakan untuk mengoptimalkan dietnya, dirinya juga melakukan olahraga. Menurut Wang, hal ini menjadi faktor pendukung bagi dirinya bisa sukses melaksanakan diet.

    “Di hari aku mulai nggak makan nasi, aku juga mulai daftar gym. Kalau soal makanan aku pelan-pelan, tapi kalau olahraga aku langsung,” kata Wang.

    “Awal-awal (olahraga) angkat beban sih. Fokusnya ke tangan dan dada,” sambungnya.

    Selain itu, dirinya juga rutin untuk berjalan kaki setiap hari. Menurut Wang, target hariannya adalah minimal 10.000 langkah. Target ini biasanya dirinya bagi menjadi beberapa waktu.

    “Targetnya 10.000. Bisa dibagi, 3.000 langkah itu bisa dicapai dalam 30 menit di pagi hari. Lalu makan siang kita ke warteg atau mal, nggak kerasa udah jalan 20 menit, artinya bisa 2.000 langkah,” kata Wang.

    “Sisanya, bisa sore pulang kerja atau setelah makan malam kita bisa jalan dulu sebelum tidur. Akhirnya, kesampaian deh 10.000 langkah,” sambungnya.

    NEXT: Makanan yang biasa dikonsumsi

    Wang mengatakan, efek dari rutin berolahraga membuat tubuhnya memiliki lebih banyak energi, sehingga untuk nutrisi dirinya mengganti makanan kaya karbohidrat dengan yang kaya protein.

    “Dari ayam, aku pilihnya dada ayam sama paha ayam. Terus ikan salmon, jamur, sama sayur-sayuran sih,” kata Wang.

    “pagi itu aku makan ayam cincang sama jamur, aku gadoin. Siang aku makan ayam bakar sama sayur labu, aku snacking dikit lah buah strawberry satu genggam. Terus jam lima sore aku udah berhenti makan, aku juga menerapkan intermittent fasting,” tutupnya.

    (dpy/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing