Tag: polistirena

  • Mau Bikin Atap Datar? Perhatikan Komponen Penting Ini Dulu


    Jakarta

    Membangun atap datar bisa menjadi pilihan yang menarik dan praktis untuk berbagai jenis bangunan, baik itu rumah tinggal, gedung komersial, atau struktur lainnya. Atap datar menawarkan banyak keuntungan, seperti ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan sebagai teras atau taman, serta kemudahan dalam pemasangan sistem atap yang efisien

    Pahami panduan berikut ini yang akan membahas komponen penting dalam membangun atap datar.

    Dasar-dasar Atap Datar

    Melansir This Old House, pada (30/11/2024), atap datar sebenarnya tidak sepenuhnya datar, atap ini memiliki sedikit kemiringan untuk keperluan drainase, biasanya berkisar antara 1/4 inci hingga 1/2 inci per kaki.


    Atap datar sering digunakan pada bangunan komersial dan desain arsitektur hunian modern, serta sebagai bagian dari atap parsial pada rumah tradisional, seperti di atas teras atau garasi. Atap datar memiliki sejumlah keuntungan, termasuk ruang tambahan yang dapat dimanfaatkan, akses yang lebih mudah untuk perawatan, dan tampilan yang lebih modern. Atap ini juga sangat cocok untuk pemasangan panel surya atau pembuatan taman di atap.

    Namun, perlu diingat bahwa atap datar lebih rentan terhadap kebocoran dan mungkin memerlukan perawatan yang lebih sering dibandingkan dengan atap miring.

    Komponen Sistem Atap Datar

    Sistem atap datar terdiri dari berbagai lapisan yang berbeda, di mana masing-masing lapisan memiliki fungsi tertentu untuk mendukung kinerja keseluruhan atap.

    Dek Struktural

    Dek struktural adalah dasar fundamental dari atap datar. Biasanya, dek ini dibuat dari tripleks atau papan untai berorientasi dan bertugas menopang seluruh sistem atap.

    Lapisan Isolasi

    Isolasi yang tepat meningkatkan efisiensi energi, membantu menjaga suhu dalam ruangan, dan mencegah masalah kondensasi. Bahan isolasi yang umum meliputi poliisosianat (polyiso), polistirena ekstrusi (XPS), dan polistirena mengembang (EPS).

    Membran Kedap Air

    Membran kedap air adalah komponen paling krusial dari atap datar. Membran ini berfungsi untuk mencegah masuknya air dan melindungi struktur yang ada di bawahnya.

    Sistem Drainase

    Sistem drainase yang efektif mencegah genangan air yang dapat menyebabkan kebocoran dan kerusakan struktural. Sistem ini biasanya meliputi scupper, saluran pembuangan internal, atau talang untuk menyalurkan air dari atap.

    Flashing

    Flashing digunakan untuk menutupi dan melindungi sambungan serta tepi pada atap datar. Flashing berfungsi mencegah masuknya air dengan mengarahkan aliran air menjauh dari sambungan dan area transisi. Flashing yang terbuat dari logam sering digunakan dan harus dipasang di sekitar tepi atap, cerobong asap, dan ventilasi.

    Drainase dan Kemiringan yang Tepat

    Kemiringan minimal 1/4 inci per kaki direkomendasikan untuk atap datar, yang memungkinkan air mengalir menuju titik drainase. Kemiringan hingga 1/2 inci per kaki mungkin diperlukan untuk atap yang lebih besar guna menjaga limpasan air.

    Beberapa pilihan drainase untuk atap datar meliputi talang, saluran pembuangan interior, dan scupper. Talang dapat digunakan pada sisi rendah atap datar yang miring, sedangkan saluran pembuangan interior terletak di titik rendah atap dan terhubung ke pipa internal. Scupper adalah bukaan pada dinding pembatas atap yang memungkinkan air mengalir dari samping.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ngeri! Bukan Cuma di Air Hujan, Mikroplastik Juga ‘Bersarang’ di Otak Manusia


    Jakarta

    Setelah sempat ramai dengan temuan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bahwa air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, kini muncul temuan yang jauh lebih mengkhawatirkan dari ranah kesehatan global.

    Partikel plastik berukuran mikro dan nano ternyata tidak hanya mencemari atmosfer dan air, tetapi juga telah menembus dan menumpuk di otak manusia dalam jumlah yang “sangat mengkhawatirkan”.

    Penemuan ini memperkuat fakta bahwa tidak ada satu pun bagian tubuh manusia mulai dari paru-paru, plasenta, hingga organ reproduksi, yang aman dari kontaminasi partikel plastik.


    Penelitian yang dilakukan oleh tim dari University of New Mexico menganalisis 51 sampel jaringan otak dari individu yang meninggal pada tahun 2016 dan 2024. Hasilnya dibandingkan dengan sampel hati dan ginjal dari autopsi yang sama.

    Sampel otak, yang diambil dari korteks frontal, menunjukkan konsentrasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sampel hati atau ginjal. Temuannya juga menemukan bahwa beberapa sampel dari tahun 2024 mengandung hampir 0,5 persen mikroplastik berdasarkan berat jaringan.

    “Ini cukup mengkhawatirkan,” ujar penulis pertama Dr. Matthew Campen kepada The New Lede.

    “Ada jauh lebih banyak plastik di otak kita daripada yang pernah saya bayangkan atau rasakan.”

    Plastik Menembus Sawar Otak dalam Dua Jam

    Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa partikel plastik berukuran kecil (nanometer hingga mikrometer) dapat memasuki tubuh melalui saluran pencernaan dan mampu menembus sawar darah otak (blood-brain barrier), lapisan pelindung otak hanya dalam waktu dua jam.

    Para peneliti mengamati partikel yang dicurigai sebagai mikroplastik termasuk PVC, polistirena, dan polietilen-dan menemukan peningkatan yang konsisten dari waktu ke waktu.

    Meskipun ini masih berupa studi preprint yang belum ditinjau sejawat (peer-review), para ahli mengkhawatirkan potensi dampaknya. Penelitian pada hewan sebelumnya mengisyaratkan bahwa akumulasi mikroplastik di otak dapat menyebabkan perubahan perilaku dan peradangan.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com