Tag: polyester

  • Cara Mencuci Bantal Biar Nggak Jadi Sarang Tungau


    Jakarta

    Mencuci bantal ternyata diperlukan. Hal itu dilakukan agar bantal bersih dan bebas dari tungau debu.

    Tungau merupakan hewan yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan memicu alergi. Biasanya, hewan ini ditemukan di peralatan tidur, seperti kasur hingga bantal.

    Bantal merupakan alas kepala yang sering digunakan untuk tidur. Bantal bisa menjadi kotor dan bernoda karena keringat tubuh, debu, jamur, hingga adanya tungau debu.


    Maka dari itu bantal perlu dicuci agar bersih dan tidur jadi lebih berkualitas. Dilansir dari Healthline, mencuci sarung bantal memang bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat tempat tidur bersih, namun akan lebih baik lagi jika bantal juga dicuci.

    Seberapa Sering Bantal Harus Dicuci?

    Mencuci bantal sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam setahun, tergantung dari bahannya. Ada tiga jenis bantal yang umumnya digunakan, yaitu bantal bulu atau kapas, bantal polyester, dan bantal busa lateks.

    Bantal bulu atau kapas sebaiknya dicuci setiap tiga hingga enam bulan sekali. Bantal polyester sebaiknya dicuci setahun sekali. Sementara itu, bantal busa lateks sebaiknya dicuci dua hingga tiga tahun sekali.

    Cara Mencuci Bantal Berdasarkan Bahan Pengisinya

    Melansir The Spruce, berikut cara mencuci bantal berdasarkan bahan pengisinya.

    1. Mencuci Bantal Berisi Bulu atau Kapas dan Polyester

    Pembersihan Noda

    – Gunakan pemutih atau sedikit detergen untuk menghilangkan noda.

    – Gosok noda dengan sikat berbulu lembut dan biarkan selama minimal 10 menit sebelum mencuci.

    Pengaturan Mesin Cuci

    – Pilih siklus cuci lembut dan air dingin untuk bantal berisi bulu.

    – Bantal berisi polyester dapat dicuci dengan air dingin atau hangat.

    Penggunaan Detergen yang Tepat

    – Gunakan detergen rendah busa dan tinggi efisiensi untuk menghindari penggumpalan bulu.

    Siklus Bilas Tambahan

    – Tambahkan siklus bilas kedua jika diperlukan untuk memastikan semua detergen terbilas.

    Mengeringkan Bantal

    – Ratakan bantal, keringkan dengan suhu sedang, dan tambahkan bola pengering wol untuk memisahkan gumpalan bulu.

    2. Mencuci Bantal Berisi Busa Lateks atau Memory Foam

    Pembersihan Noda

    – Gunakan campuran detergen dan air hangat untuk membersihkan noda.

    – Teteskan campuran pada area kotor dan biarkan selama minimal 10 menit.

    Merendam Bantal

    – Gunakan bak atau wadah besar dengan air hangat dan sedikit detergen.

    – Rendam bantal selama tidak lebih dari 10 menit, hindari meremas busa.

    – Bilas bantal dengan air bersih beberapa kali hingga tidak ada busa yang muncul.

    Menyerap Kelebihan Kelembapan dan Mengeringkan

    – Letakkan bantal di antara handuk katun untuk menyerap kelebihan kelembapan.

    – Keringkan bantal di rak dengan sirkulasi udara, hindari mesin pengering otomatis.

    Hal yang Perlu Diingat

    – Jangan mencuci bantal berisi busa dalam mesin cuci.

    – Pastikan bantal benar-benar kering sebelum digunakan kembali untuk mencegah pertumbuhan jamur dan kelembaban.

    – Ikuti petunjuk perawatan pada label bantal untuk hasil optimal.

    Itulah cara mencuci bantal berdasarkan bahannya. Dengan mengikuti cara-cara ini, kamu bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan bantal hingga memastikan tidur yang berkualitas setiap malam. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Klamby Rilis Koleksi Busana dan Hijab Nuansa Tenun hingga Flora Khas NTT

    Jakarta

    Brand busana muslim dan hijab lokal, Klamby identik mengangkat unsur keindahan budaya Indonesia dalam setiap koleksinya. Kali ini Klamby menyuguhkan koleksi edisi terbatas dengan unsur kebudayaan NTT.

    Sandy Hendra Budiman sebagai Public Relation Klamby menjelaskan soal koleksi bertajuk Dayana Series ini. Dia mengungkapkan koleksi terbaru Klamby menghadirkan motif bunga khas Nusa Tenggara Timur.

    “Dari patternya ada endemik flora dan bunganya merah dari bunga cendana. Ada campuran bunga lotus dan emblishment tenun. Klamby memang sudah terkenal mengambil kearifan lokal Indonesia. Karena tujuan Kalmby ketika orang memakai orang dari daerah mana akan bangga,” ungkap Shandy.


    Shandy menjelaskan koleksi Dayana tersedia dalam bentuk hijab reguler, hijab syari, blouse, dress dan tunik. Bahannya menggunakan polyester dicampur dengan organza.

    “Totalnya ada empat item. Harganya good a quality scarf with affordable price Rp 345 Ribu dan apparel Rp 450 Ribu hingga Rp 1 juta. Ukurannya mulai dari S hingga XXXL,” jelasnya.

    Nama koleksi Dayana dari Klamby ini terinspirasi dari lagu yang berjudul Flobamora. Lagu tersebut memiliki makna seorang yang cinta dan bangga akan kampung halaman yaitu Tanah Timor atau Nusa Tenggara Timur. Selain itu, lirik lagu ini juga bercerita tentang kerinduan para perantau yang mengingat kampung kelahirannya.

    “Koleksi ini juga untuk orang NTT yang sedang merantau dan bisa menimbulkan semangat bagi warga NTT karena kita mengangkat keindahan alam dari NTT,” ungkapnya.

    Makna lagu Flobamora digambarkan oleh tenun khas NTT yaitu tenun Buna dan Lotis (teknik tenun sulam), yang merupakah hasil karya kebangsaan dari suku Molo, Savu, dan Biboki. Motif ini menggabungkan flora-flora khas NTT sebagai identitas daerah, antara lain bunga Flamboyan (sebagai ikon), bunga lotus, tanaman cendana, eucalyptus, rosella, dan konjil.

    Koleksi yang bertajuk Dayana ini bermakna tangguh, kuat dan mencerminkan masyarakat NTT sebagai perantau yang pemberani.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Brand Lokal Rilis Busana Muslim dengan Teknik Anyaman Nuansa Pastel

    Jakarta

    Brand fashion ready-to-wear asal Bandung, Alunicorn baru saja menggelar trunk show koleksi terbarunya. Alunicorn menampilkan koleksi yang menerapkan kerajinan seni anyaman.

    Vinvin Alvionica sebagai pendiri Alunicorn mengatakan sengaja mengaplikasikan teknik anyaman pada koleksinya kali ini. Ada detail teknik anyaman pada bagian belakang tunik.

    “Jadi untuk koleksi sekarang terinspirasi dari kearifan lokal Nusantara, anyaman. Jadi kita mengeluarkan koleksi pleats dengan sentuhan anyaman. Dianyam langsung dari bahan kain tekstil jadi sebuah karya,” ungkap Vivin kepada Wolipop, usai trunk show Alunicorn di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan.


    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Alunicorn yang identik dengan plisket ini menyuguhkan koleksi dress dengan nuansa warna cokelat dan coral. Vinvin Alvionica menjelaskan bahan koleksi terbaru Alunicorn yang bertajuk Wonderful Indonesia hadir dalam warna pastel yang feminin.

    “Bahannya polyester agak sedikit silknya jadi dia tetap halus, lembut dan flowy. Pilihan warnanya pastel dan perpaduan warna bumi. Koleksi ini bakalan ada di Ramadan 2025,” ucap wanita kelahiran Majalengka 5 Oktober 1993 ini.

    Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin.Trunk show koleksi Alunicorn terinspirasi dari kerajinan seni rupa, anyaman berwarna pastel feminin. Foto: Dok. Gresnia/Wolipop.

    Pada koleksi Alunicorn kali ini, Vinvin menghadirkan tiga siluet yaitu abaya, one set, dan body fit. “Kalau kamu kepengen terlihat rapi dan tidak memperlihatkan bentuk tubuh bisa pakai abaya. Kalau kamu ingin santai dan daily wear ada one setnya. Kamu ingin fit to body bisa juga pakai dress. Semua siluet ada,” tuturnya.

    (gaf/gaf)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 5 Tips Memilih Busana untuk Haji dan Umrah, Sesuai Syariat dan Nyaman

    Jakarta

    Saat hendak beribadah haji dan umrah, sebaiknya kamu mempersiapkan fisik dan mental. Selain itu, kamu juga perlu memilik pakaian yang sesuai syariat dan nyaman.

    Busana yang kamu pilih tentunya tidak membentuk tubuh, tidak terlalu mencolok dan menerawang sesuai dengan syariat Islam. Menurut Amanda Zada sebagai salah satu pendiri brand hijab naPocut, kamu sebaiknya memperhatikan beberapa hal saat mempersiapkan busana untuk haji dan umrah.

    Berikut tips memilih busana untuk haji dan umrah:

    1. Sesuaikan busana dengan kegiatan

    Amanda Zada menjelaskan penting untuk mengetahui kepentingan busana untuk kegiatan tertentu. Tujuannya agar tetap khusyuk dalam menjalani rangkaian ibadah.


    “Kita tahu dulu tujuannya safarnya haji dan umrah. Perhatikan tujuannya, mau safarnya ke mana? Nah, terus kegiatannya kita nanti seperti apa. Sehingga kita bisa membawa sesuai yang essential, yang nanti bisa kita pakai untuk safar,” ujar Amanda saat ditemui Wolipop di acara Special Launching of Safar Collection dari Napocut di Bintaro Jaya ExChange 2 UG Floor, Jumat (25/4/2025).

    Ia menuturkan pentingnya untuk mengetahui rangkaian kegiatan rangkaian ibadah, agar bisa membawa busana yang tepat.

    “Jangan nanti ternyata yang kita bawa malah tidak berguna. Misalnya, ternyata kita mau ke tempat yang panas, malah membawa baju yang tebal. Jadi kan kurang bermanfaat,” jelasnya.

    2. Pilih bahan yang nyaman

    Zada melanjutkan jika kamu sudah menentukan busana yang sesuai dengan kegiatan beribadah, langkah selanjutnya pilih bahan terbaik saat ibadah.

    “Jika kamu ke tempat yang cuacanya panas, otomatis kita membawa busana yang ringan, mudah menyerap keringat dan juga gampang dikemas sehingga kalau safar, kita nggak punya bagasi yang terlalu banyak. Jadi memang banyak kriteria bahan yang kamu pakai,” ucapnya.

    Untuk musim panas, pilih bahan yang menyerap keringat dan ringan. Hindari baju berbahan polyester karena tidak menyerap keringat. Pilih bahan anti UV dan kain dari serat tumbuhan yang adem.

    “Jika cuaca dingin, kamu bisa membawa busana yang bisa melindungi diri kamu dan bisa dipadu-padankan dengan busana lainnya. Sehingga kamu tidak usah membawa banyak baju yang tebal,” lanjut Zada.

    3. Busana saat haji dan umrah

    Untuk haji dan umrah, kamu harus memakai busana yang menutupi semua aurat secara keseluruhan. Zada menuturkan sebaiknya kamu membawa khimar, hijab syari yang bisa di mix and match dengan busananya dan ketika tawaf memakai sarung tangan atau inner untuk tangan.

    “Dress jangan terlalu heavy, karena safar itu membutuhkan dress yang ringan. Kemudian dalaman baju itu penting banget. Biasanya kalau saya pribadi sering memakai kulot untuk dalaman dibandingkan dress. Tapi bisa juga inner dress jadi kita tidak usah membawa atasan dan bawahan lagi,” jelas Zada.

    Kamu juga bisa membawa kaus kaki selama ibadah atau mengenakan legging yang sudah termasuk kaus kaki agar lebih praktis. “Faktor yang penting banget, tadinya mesti bawa dua item, ini kan cuma bawa satu item saja,” sambungnya.

    4. Pilih bahan hijab yang nyaman

    Tak kalah penting, jika kamu ingin berangkat haji dan umrah pilih hijab yang berbahan ringan dan menyerap keringat. Zada menuturkan kamu bisa membawa hijab yang anti kusut, sehingga mudah untuk dipadu-padankan.

    “Pilih hijab yang ringan dan jangan terlalu tebal. Karena sekarang di pasaran bahannya terlalu tebal dan tidak nyaman juga kalau safar,” terangnya.

    Contoh bahan hijab yang tebal seperti bergo dari bahan knit dan juga dari jersey.

    5. Pilih warna hijab yang basic

    Zada menambahkan sebaiknya kamu membawa hijab dengan warna yang netral dan tidak mencolok saat beribadah. Misalnya saja hijab warna earth tone, abu-abu, broken white, dan hitam.

    “Kalau putih kadang-kadang di wajah akan terlihat berbeda. Makanya pakai warna broken white saja. Warna yang serba cokelat dan hitam juga bisa,” tuturnya.

    (gaf/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com