Tag: posisi bercinta

  • Ssstt… Ini 5 Posisi Bercinta Anti Berisik, Bisa Dicoba saat Mudik ke Rumah Mertua

    Jakarta

    Selama mudik dan menginap di rumah mertua seringkali bikin aktivitas pasutri tertunda. Salah satu alasannya karena merasa malu dan canggung jika harus bercinta di rumah mertua.

    Jadi, tidak heran jika pasutri lebih rela menahan keinginan bercinta selama menginap. Tapi, ternyata berhubungan seks tidak selalu harus berisik untuk bisa mendapatkan kenikmatan.

    Untuk tetap bisa menikmati dan lebih tenang, ada beberapa posisi yang bisa dicoba. Apa saja sih?


    1. Lotus

    Lotus menjadi salah satu posisi seks yang minim suara. Sebab, gerakan penetrasi yang dilakukan tidak terlalu agresif, sehingga tidak menimbulkan suara ‘khas’ saat bercinta.

    Untuk melakukannya, si wanita hanya perlu duduk di atas pangkuan pria sambil melingkarkan kakinya ke pinggang pasangan. Gerakan penetrasi bisa dilakukan baik oleh pria maupun wanita.

    2. Missionary

    Meski simpel, posisi missionary ini termasuk yang ‘paling aman’ dan tidak menimbulkan banyak suara. Keuntungan dari posisi ini adalah pria dapat dengan mudah mengontrol tempo dan ritme saat melakukan penetrasi.

    Dengan begitu, pria bisa menyesuaikan intensitas gerakan jika suara yang muncul dirasa sudah terlalu kencang.

    3. Spooning

    Posisi seks anti-berisik lainnya adalah spooning. Si pria akan melakukan penetrasi sambil berbaring dan memeluk pasangan dari belakang.

    Meski gerakan pada posisi ini tidak seintens posisi lainnya, kenikmatan seksual dari spooning ini tetap bisa memuaskan pasutri.

    4. Sitting

    Mirip dengan lotus, posisi sitting ini biasanya dilakukan di atas kursi, pinggir kasur, atau permukaan datar lainnya. Posisi ini cocok banget untuk pasutri yang ingin melakukan seks kilat alias quickie.

    Posisi sitting ini juga tidak menuntut pasutri harus melepas semua pakaian mereka. Sehingga, keduanya bisa langsung ‘beberes’ jika merasa was-was ketahuan.

    5. Scissoring

    Posisi terakhir adalah scissoring. Ini bisa memberikan kepuasan maksimal tanpa banyak menimbulkan suara.

    Posisi ini dilakukan dengan pria dan wanita yang berbaring miring serta menyatukan kaki, seperti dua buah gunting bertemu. Dengan begitu, penis dan vagina akan bergesekan saat melakukan penetrasi.

    Jadi meski gerakannya tidak ‘menggebu-gebu’, posisi scissoring tetap bisa membuat pasutri puas maksimal.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Variasi Seks yang ‘Jos’ Bakar Kalori Sekaligus Bikin Sesi Bercinta Makin Intim


    Jakarta

    Bagi kebanyakan pasutri, bercinta mungkin menjadi salah satu kegiatan yang membuat hubungan semakin hangat dan intim. Tapi, ternyata bercinta memiliki manfaat lain yang tak kalah penting untuk kesehatan.

    Sejak lama, bercinta terbukti dapat membantu membakar kalori. Selama 30 menit bercinta, ada sebanyak 144 kalori terbakar. Ini setara dengan 20 menit bersepeda.

    Untuk memaksimalkan pembakaran kalori ini, perlu didukung dengan posisi seks yang sesuai. Namun, perlu diingat, pasutri juga perlu menemukan posisi seks yang nyaman untuk keduanya.


    Berikut jumlah kalori yang terbakar berdasarkan posisi saat berhubungan seks:

    1. Cowgirl

    Posisi ini mengharuskan wanita berada di atas dan pria cukup berbaring. Cowgirl ini tidak akan membakar kalori si pria, tetapi pasangannya.

    Hanya dalam 30 menit, kalori yang bisa terbakar bisa mencapai 122 kalori. Selain membakar kalori, pasisi ini juga akan menguatkan bokong, perut bagian dalam, dan core atau pusat.

    Jika ingin lebih banyak kalori yang terbakar, personal trainer Charlene Ciardiello menyarankan untuk si wanita mengambil posisi seperti squat.

    “Tambahkan gerakan pinggang ke atas dan ke bawah. Ini akan membakar 172 kalori,” kata dia yang dikutip dari laman The Cut.

    2. Reverse Cowgirl

    Hampir mirip dengan cowgirl, posisi ini tetap mengharuskan si wanita berada di atas tapi membelakangi pasangannya. Dikutip dari laman Betches, jika gerakan dilakukan dengan maksimal, semakin besar kalori yang bisa terbakar. Bahkan bisa mencapai 210 kalori.

    3. Standing

    Posisi standing sangat memungkinkan jika pria bisa menahan beban pasangannya. Namun, personal trainer Cassie White menjelaskan posisi ini tidak selalu berdiri sepenuhnya dengan menggendong pasangan. Bisa juga dengan membiarkan kaki pasangan bersandar pada pundak si pria.

    Dengan posisi seperti ini, bisa membakar kalori sebanyak 165 kalori per 30 menit. Sementara pada pria, posisi ini bisa membakar 220 kalori.

    4. Missionary

    Ini merupakan posisi seks yang lembut dan aman, tak heran banyak disukai pasutri. Tapi, siapa sangka posisi seks ini juga bisa membantu proses pembakaran kalori yang cukup besar.

    Ciardiello memberikan estimasi sebanyak 143 kalori pria akan terbakar dengan posisi ini. Sementara pada wanita, kalori yang bisa terbakar hanya sebanyak 44 kalori.

    “(Missionary) menuntut banyak gerakan pinggang, stabilitas core, dan gerakan tubuh bagian atas,” bebernya.

    Jika si wanita ingin meningkatkan kalori yang bisa terbakar, ia menyarankan untuk ikut menggerakkan pinggang secara berlawanan dengan si pria. Bisa juga tambahkan dengan erangan untuk membakar kalori ekstra.

    5. Doggy Style

    Posisi seks doggy style juga bisa menjadi pilihan, karena kalori yang dibakar cukup seimbang untuk pria maupun wanita. Kalori pria yang bisa terbakar mencapai 151 kalori. Jika gerakannya intens, itu bisa meningkat sampai 211 kalori.

    Untuk wanita, jika hanya diam pada posisi menungging akan membakar sebesar 98 kalori. Tapi, untuk lebih banyak kalori yang terbakar, cobalah berpegangan pada tembok. Ini akan membuat pundak, bisep, dan trisep semakin kuat, serta kalori yang terbakar bisa mencapai 118 kalori.

    6. Spooning

    Jika pasutri sedang dalam ‘mode hemat energi’, mungkin posisi spooning bisa menjadi pilihan. Dengan posisi ini, si wanita bisa membakar 103 kalori, sementara pria bisa membakar sekitar 113 kalori.

    Hanya dengan mengambil posisi bersebelahan di ranjang, bagian core bisa semakin kuat. Ciardiello menyarankan untuk mempercepat tempo gerakan pinggang untuk menambah ketahanan otot dan lebih banyak kalori yang bisa terbakar.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Posisi Seks yang Cocok untuk Pasutri saat Gairah Bercinta ‘Meledak-ledak’

    Jakarta

    Bercinta menjadi salah satu cara untuk membuat hubungan pasangan suami istri semakin hangat. Namun, terkadang hasrat untuk berhubungan seksual bagi sejumlah pasangan bisa saja menurun.

    Jika itu terjadi, salah satu cara untuk memperbaikinya adalah dengan bereksperimen di ranjang. Salah satunya dengan mencoba posisi seks yang bervariasi.

    Mencoba berbagai posisi saat berhubungan seks membuatnya menjadi jauh lebih baik. Dikutip dari Daily Star, berikut 3 posisi seks yang bisa membuat pasangan tetap puas selama bercinta:


    Yab-Yum

    Posisi seks satu ini bisa membuat pasangan lebih saling dekat dan fokus pada keintiman. Mulailah dengan duduk di pangkuan pasangan dengan saling berhadapan. Hal itu bisa membuat keduanya lebih fokus untuk memuaskan satu sama lain.

    Coital Alignment Technique (CAT)

    Misionaris menjadi salah satu posisi yang paling disukai banyak pasangan saat berhubungan seks. Untuk mendapatkan sensasi yang baru, bisa mencoba teknik coitalalignment atau CAT.

    Posisi seks ini memungkinkan pasangan melakukan penetrasi di atas masuk sedikit jauh lebih ke depan, sehingga akan lebih merangsang klitoris.

    Posisi ini bisa membantu kedua pasangan mencapai puncak klimaks lebih cepat dibandingkan dengan posisi misionaris biasa.

    Butter Churner

    Mungkin masih banyak yang asing dengan posisi butter churner. Ini merupakan posisi seks yang ditujukan bagi pasangan dengan energi lebih saat bercinta.

    Di posisi ini, si wanita berbaring telentang di ranjang, dengan tubuhnya menekuk sampai posisi kaki berada di kepala dan pinggul terangkat. Kemudian, mintalah pasangan melakukan penetrasi dengan posisi itu.

    Saat wanita berada di posisi tersebut, darah akan mengalir deras ke kepala hingga dapat meningkatkan pengalaman bercinta keduanya. Namun, jika pertama kali melakukan posisi butter churner ini, lakukan secara perlahan, agar tidak terjadi cedera yang berbahaya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Perlu Tahu! Ini 4 Posisi Bercinta untuk Capai G-Spot, Bikin Istri Orgasme Maksimal

    Jakarta

    Istilah ‘G-spot‘ mungkin tak lagi asing di telinga para pasutri. G-spot adalah titik-titik tertentu pada tubuh wanita yang dapat membuatnya terangsang jika disentuh. Bahkan, ketika bagian ini tersentuh, wanita tersebut bisa saja mendapatkan orgasme dengan cepat.

    Istilah G-spot berasal dari nama ilmuwan yang berkontribusi dalam menemukan titik rangsang wanita, yakni Ernst Grafenberg. G-spot sendiri merujuk pada area tertentu di vagina yang dapat menghasilkan rangsangan seksual yang luar biasa ketika disentuh.

    Sejumlah penelitian melaporkan bahwa G-spot terletak di sekitar 2-3 cm di dalam vagina bagian atas atau dekat dengan perut. Kendati demikian, merangsang area ini saat berhubungan seks bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para pasutri.


    Posisi Seks untuk Mencapai G-Spot

    Ada sejumlah posisi seks yang bisa membantu para suami mencapai G-spot istri saat bercinta. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa posisi yang bisa dicoba.

    1. Lifted missionary

    Meski tergolong standar, posisi missionary cukup efektif dalam membantu suami mencapai G-spot istri. Salah satu triknya adalah dengan menggunakan bantal atau guling untuk menyangga pinggang istri sehingga tubuhnya sedikit terangkat.

    Dikenal juga dengan istilah ‘Lifted missionary’, posisi ini dapat memberikan lebih banyak tekanan di dalam vagina dan memudahkan akses agar penis bisa mencapai G-spot saat melakukan penetrasi.

    2. Doggy style

    Dalam sebuah survey yang dilakukan untuk mengetahui posisi seks favorit, doggy style keluar menjadi juaranya. Bukan tanpa alasan, sebab gaya bercinta ini memang memudahkan pria mencapai G-spot saat melakukan penetrasi.

    Pakar terapi seks Kare Balestrieri, Psy.D., menjelaskan doggy style memudahkan pria menyesuaikan sudut dan ketinggian saat penetrasi, sehingga lebih leluasa dalam menemukan G-spot pasangannya.

    3. Cowgirl

    Menemukan G-spot tidak hanya menjadi tugas suami saja. Istri juga bisa membantu menemukan letak G-spot, salah satunya lewat posisi cowgirl.

    Dikenal juga dengan sebutan ‘Woman on top’, posisi ini memungkinkan istri untuk memegang kendali dan mengatur penetrasi. Pada posisi ini, istri bisa menentukan sudut penetrasi agar bisa lebih mudah mencapai G-spot.

    4. Spooning

    Pakar terapi seks sekaligus direktur dari Center for Love and Sex di New York, Sari Cooper, mengungkapkan spooning merupakan salah satu posisi yang efektif untuk mencapai G-spot wanita. Tak hanya itu, posisi ini juga memudahkan suami maupun istri memberikan rangsangan sehingga lebih cepat mencapai orgasme.

    “Apa yang membuat gaya ini lebih baik? Anda dan pasangan memiliki akses ke klitoris, jadi Anda bisa menggunakan tangan untuk mencapai orgasme klitoris terlebih dahulu sehingga darah mengalir dan membuat G-spot membengkak dan bertambah besar. Dengan demikian, menjadi lebih mudah dicapai sehingga Anda bisa Big O,” terangnya.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Disangka, Ternyata Ini Posisi Seks yang Bikin Orgasme Wanita Lebih ‘Jos’


    Jakarta

    Bukan rahasia lagi jika saat berhubungan intim, baik pria maupun wanita ingin mencapai orgasme atau klimaks. Bagi banyak orang, saat pasangan mencapai orgasme berarti mereka merasakan kenikmatan dan kesenangan dari hubungan tersebut.

    Namun, seringkali wanita lebih sulit untuk mencapai klimaks saat bercinta dibandingkan pria. Untuk mencapai ‘kenikmatan’ tersebut, pasangan suami istri harus memahami posisi seks yang tepat.

    Sebuah studi mengungkapkan posisi seks yang paling efektif sampai membuat wanita orgasme. Tapi, siapa sangka kalau posisi itu adalah posisi misionaris, yang kerap dianggap membosankan.


    Penelitian ini dilakukan oleh klinik ginekologi swasta New H Medical di New York, Amerika Serikat. Mereka mengungkapkan bahwa posisi seks misionaris dengan meletakkan bantal di bawah pinggul dinilai paling efektif.

    Dokter sekaligus kepala penelitian, Kimberley Lovie, menyebut bahwa riset yang membandingkan berbagai posisi seks dengan orgasme masih sangat terbatas.

    “(Studi ini) bertujuan untuk membandingkan aliran darah klitoris sebelum dan sesudah koitus di masing-masing lima posisi, setelah periode waktu standar,” kata Lovie yang dikutip dari Independent UK.

    Untuk menjalankan studi tersebut, peneliti melibatkan pasangan sukarelawan untuk dipindai menggunakan ultrasound selama mereka bercinta. Para pasangan diminta bercinta menggunakan lima posisi seks yang populer selama 10 menit.

    Peneliti juga memeriksa posisi mana yang paling berhasil untuk merangsang aliran darah ke klitoris. Hasilnya, posisi seks misionaris dengan meletakkan bantal di bawah pinggul yang paling efektif membuat wanita orgasme.

    Selain itu, penelitian ini juga mengungkap posisi seks yang ternyata kurang efektif untuk mencapai klimaks. Posisi yang kurang efektif membuat wanita orgasme yakni doggy style.

    “Posisi berlutut atau masuk melalui arah belakang, seperti doggy style, membuat kontak langsung klitoris yang paling sedikit. Itu juga menghasilkan peningkatan aliran darah yang tidak signifikan dibandingkan posisi tatap muka (misionaris),” lanjutnya.

    Tak hanya itu, studi ini juga membuktikan bahwa erangan yang keluar saat pasangan bercinta bukanlah bagian dari orgasme. Temuan ini cukup berbeda dengan beberapa studi yang dilakukan sebelumnya.

    Dari hasil studi yang dipublikasikan di The Journal of Sexual Medicine itu, peneliti merekomendasikan untuk menghilangkan erangan atau moaning dari kriteria orgasme.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bisa Bikin Bad Mood, Ini 3 Posisi Bercinta Paling Tak Nyaman untuk Wanita


    Jakarta

    Mencoba berbagai posisi saat bercinta menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan pada pasutri. Posisi bercinta juga sangat dibutuhkan untuk membantu istri mencapai titik kepuasan.

    Di balik tantangan dan sensasi yang ditawarkan, beberapa posisi bercinta justru membuat istri merasa tidak nyaman. Dikutip dari TheHealthSitecom, berikut beberapa posisi yang membuat istri tidak nyaman bahkan terkadang terasa menyakitkan.

    1. Doggy style


    Meski posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam saat berhubungan seks, namun kenyataanya, banyak istri yang merasa sakit di bagian bawah perut saat bercinta dengan gaya doggy style.

    Gaya bercinta ini juga bisa menyebabkan robekan pada miss V.

    2. Spooning

    Posisi ini hanya baik dilakukan ketika kedua pasangan merasa lelah dan terangsang secara bersamaan. Posisi spooning tidak memberikan kenikmatan pada istri, kecuali saat pria memberikan sentuhan di area sensitif nya.

    3. Reverse cowgirl

    Tak hanya suami yang harus hati-hati karena bisa berakhir dengan penis yang patah, istri juga harus berusaha untuk menyeimbangkan diri saat bercinta.

    Pasalnya, posisi ini tak menstimulasi klitoris dengan sempurna, sehingga wanita tak dapat merasakan kepuasan setelah bercinta.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Posisi Bercinta yang Paling Disukai Wanita, Nikmatnya Sampai Bikin ‘Melayang’


    Jakarta

    Seks merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan suami istri. Selain menjadi lebih intim, pasangan suami istri bisa berbagi kehangatan saat bercinta.

    Saat bercinta, posisi seks sangat berperan penting. Posisi seks yang tepat dapat memberikan kepuasan dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme.

    Dikutip dari Times of India, ternyata ada beberapa posisi seks yang sangat disukai wanita. Konon, posisi ini bisa membuat si dia terasa ‘melayang’ karena terpuaskan.


    Berikut 4 posisi seks yang sangat diidam-idamkan oleh wanita saat bercinta:

    1. The Chair

    Pada posisi ini, si pria duduk di kursi dengan si wanita yang berada di atasnya, dalam posisi tidak berhadapan. Dengan posisi ini, si pria dapat mencondongkan tubuhnya ke arah punggung wanita dan menciumnya dengan cara yang romantis.

    2. The Lotus

    Di posisi ini, pria dan wanita duduk saling berhadapan, dengan si wanita yang berada di atas pangkuan. Dengan cara ini, keduanya bisa saling menatap dan merangkul agar menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

    3. Misionaris

    Meski umum dilakukan, posisi seks misionaris masih menjadi yang paling favorit bagi wanita. Di posisi ini, si pria yang ada di atas melakukan penetrasi dengan sangat intim. Keduanya bisa saling mencium dan menatap satu sama lain untuk membuat sesi seks semakin panas.

    4. Spooning

    Dalam posisi seks ini, si pria melakukan penetrasi dari arah belakang si wanita. Penetrasi dimungkinkan dalam posisi ini, tetapi ini lebih mengutamakan romansa.

    Si pria dapat menjangkau dan merangsang wanitanya dari belakang. Ini memungkinkan akses mudah ke poin kesenangan satu sama lain. Posisi seks ini juga memberikan energi yang sangat aman, nyaman dan aman bagi mereka yang melakukannya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terungkap Posisi Bercinta yang Bikin Tidur Makin Nyenyak


    Jakarta

    Dalam bercinta, ada banyak sekali posisi seks yang dapat dicoba, mulai dari missionary, woman on top, doggy style, dan lain-lain. Namun, menurut studi terbaru di Inggris, terdapat posisi seks yang membantu tidur lebih nyenyak setelahnya.

    Dalam riset dengan 1.652 sukarelawan ini, tidur nyenyak disepakati sebagai tidur dalam fase rapid eye movement (REM). Fase tidur ini adalah kondisi tidur saat bermimpi, dan saat mata secara fisik melakukan ‘ping-pong’ bolak-balik di bawah kelopak mata.

    “Saya menganggap bermimpi sebagai terapi semalam,” Matthew Walker, PhD., profesor Psikologi di University of California, Berkeley.


    Lalu, terkait posisi seks, peneliti mengungkap pasangan yang melakukan seks dengan posisi doggy style dinilai akan memiliki tidur lebih nyenyak. Dalam riset yang dilakukan, sebanyak 43 persen dari sukarelawan mengalami lebih banyak tidur REM, dan tentu memiliki kualitas tidur lebih baik.

    Posisi lain yang sangat efektif dalam membuat tidur nyenyak termasuk ‘The Lotus’ , dengan teknik duduk bersila, dan pasangan saling bertatap wajah bersama. Lalu, posisi ‘Elang’ 35 persen seperti missionary, tetapi dengan kaki bawah terbentang.

    (Faesal Mubarok/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Variasi Seks yang Bikin Orgasme Wanita ‘Meledak-ledak’


    Jakarta

    Mencapai orgasme saat berhubungan seks adalah dambaan setiap pasangan. Hal ini menjadi salah satu tanda bahwa keduanya merasa puas dengan aktivitas seks yang dilakukan.

    Tapi, tidak semua orang dengan mudah mendapatkan orgasme yang menakjubkan, terutama pada wanita. Dikutip dari laman She Knows, pada kenyataannya hanya sekitar 57 persen dari wanita yang mencapai klimaks setiap kali berhubungan seks, dan biasanya saat itu bentuk rangsangan selain penetrasi terlibat.

    Meski begitu, salah satu faktor yang bisa mempengaruhi adalah posisi seks. Dengan posisi yang tepat, dapat memberikan kepuasan yang maksimal dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme.


    Dikutip dari Women’s Health, berikut 3 posisi seks yang bisa dicoba agar si wanita mendapatkan orgasme yang menakjubkan:

    Misionaris

    Ini merupakan posisi seks yang menjadi favorit kaum wanita. Dengan posisi ini, baik pria maupun wanita bisa saling menatap satu sama lain dan memaksimalkan kontak skin to skin.

    Tak hanya itu, posisi ini juga membuat si wanita bisa menikmati setiap gesekan panggul pasangannya pada klitorisnya.

    Si pria yang ada di atas bisa melakukan penetrasi dengan sangat intim. Keduanya bisa saling mencium dan menatap satu sama lain untuk membuat sesi seks semakin panas.

    Doggy Style

    Posisi doggy style juga sangat terkenal bisa memberikan orgasme yang menakjubkan bagi wanita. Penetrasi yang diberikan dari bagian belakang memungkinkan ujung penis menyentuh leher rahim, yang ditutupi ujung saraf. Saat melakukan posisi ini, si pria bisa mendorong secara perlahan dan lembut agar pasangannya tidak merasa tersakiti.

    Cowgirl

    Posisi ini membuat si wanita merasa memegang kendali akan permainan seksnya. Dengan begitu, si wanita bisa mengatur kecepatan, kedalaman penetrasi, dan memadukannya dengan dorongan dangkal maupun dalam.

    Variasi itu bisa membantu merangsang sepertiga bagian depan vagina yang merupakan bagian paling sensitif.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Ungkap Posisi Bercinta Paling Berbahaya, Rawan Bikin Mr P Patah


    Jakarta

    Seorang dokter di layanan kesehatan Inggris sekaligus pengguna TikTok, Karan Rajan, baru-baru ini viral imbas videonya yang membahas posisi bercinta paling berbahaya. Video itu sebenarnya sudah diunggah pada tahun 2021, namun mendadak viral kembali di media sosial.

    Dalam video tersebut, Rajan mengatakan posisi seks yang paling berisiko adalah reverse cowgirl. Bahkan posisi tersebut diklaim menjadi penyebab 50 persen penis patah.

    Adapun posisi ini menempatkan laki-laki terlentang dan perempuan duduk di atas penis pria, namun menghadap berlawanan.


    Menurut Rajan, gerakan yang tak menentu selama hubungan seksual kala melakukan posisi ini bisa menyebabkan penis tergelincir keluar dan patah karena terbentur tulang kemaluan wanita.

    Meski penis pada dasarnya tak punya tulang, namun kata fraktur atau patah di sini digunakan untuk menggambarkan robekan di tunika albuginea, sebuah jaringan yang memungkinkan penis membesar selama ereksi.

    Menurut Mayo Clinic, pasien yang mengalami penis patah dan tidak menjalani perawatan bisa mengalami disfungsi ereksi, jaringan parut, hingga kelengkungan penis secara permanen.

    Di sisi lain, menurut penelitian berjudul ‘Relationship between sexual position and severity of penile fracture’ yang dipublikasikan pada 2018 dalam International Journal of Impotence Research, menemukan doggy style adalah posisi paling berbahaya bila menyangkut penis patah.

    Jurnal itu menyebut sebanyak 41 persen kasus penis patah dilaporkan akibat posisi doggy style.

    (suc/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy