Tag: prestasi

  • Beasiswa Cendekia Baznas 2024 buat Mahasiswa Masih Buka, Ayo Daftar!



    Jakarta

    Detikers sedang menempuh kuliah D4 atau S1 semester 5? Jika demikian, maka berkesempatan mendapatkan beasiswa Cendekia Baznas Dalam Negeri 2024.

    Beasiswa ini diperuntukkan mahasiswa di kampus yang merupakan mitra beasiswa Baznas. Penerima beasiswa nantinya akan memperoleh subsidi uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 3 juta per semester yang dibayarkan langsung kepada rekening kampus.

    Selain itu, mereka juga akan mendapat pengembangan diri dari mentor beasiswa Baznas. Pembiayaan beasiswa akan diberikan selama empat semester (2 tahun).


    Detikers mau daftar? Simak dulu persyaratannya berikut yang telah dijelaskan dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Baznas Dalam Negeri 2024:

    Jenis Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    Pelamar beasiswa harus berasal dari salah satu dari lima jenis kategori ini. Adapun kategori didasarkan pada prestasi hingga jurusan yang diambil.

    1. Kategori Bidang STEM: merupakan mahasiswa yang mengambil jurusan komputer, kedokteran, psikologi, keperawatan, farmasi, teknik, akuntansi, statistika, dan komunikasi.
    2. Kategori Prioritas Bidang Kesyariahan: diutamakan mahasiswa jurusan ekonomi syariah dan hukum syariah
    3. Kategori prestasi: mempunyai prestasi nasional/internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikbud
    4. Kategori Wirausaha: mempunyai usaha pribadi yang sudah berjalan minimal selama enam bulan
    5. Kategori Aktivis: aktif sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/masyarakat

    Persyaratan Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Mahasiswa D4/S1 semester 5 program reguler di kampus mitra beasiswa Baznas
    • IPK Minimal 3.00 dalam skala 4.00
    • Melengkapi berkas berikut ini:
      – Pas foto berwarna (terbaru)
      – KTP atau Kartu Keluarga
      – Transkrip nilai IPK terakhir
      – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau surat rekomendasi dari Baznas kabupaten/kota (pilih salah satu)
      – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Cendekia Baznas
    • Memenuhi salah satu kategori beasiswa yang ada
    • Membuat esai bertema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”

    Ketentuan Esai Daftar Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    • Diketik dengan jenis huruf Calibri
    • Ukuran font 12 dan spasi 1
    • Panjang tulisan minimal 1 halaman dan maksimal 2 halaman
    • Format halaman A4 dan spasi 1,15
    • Isi esai memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

    Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2024

    1. Pendaftaran di kampus masing-masing: 20 Juni – 5 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi kampus: 5 – 12 Juli 2024
    3. Pengumuman lulus administrasi: 15 Juli 2024
    4. Wawancara oleh tim kampus: 15 – 22 Juli 2024
    5. Masa sanggah: 22 Juli – 15 Agustus 2024
    6. Pengumuman akhir: 17 Agustus 2024

    Bagaimana cara tahu status kampus apakah mitra dari Baznas? Detikers bisa melihatnya di SINI ya. Selamat mencoba!

    (cyu/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



    Jakarta

    Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

    Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

    Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


    Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
    2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
    3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
    4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
    5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
    6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
    7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
    8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
    9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
    10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

    Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
    2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

    Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

    Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

    Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • BSI Scholarship Prestasi 2024 Dibuka, Mahasiswa Bisa Dapat Bantuan UKT Plus Uang Saku



    Jakarta

    Bank Syariah Indonesia (BSI) membuka BSI Scholarship Prestasi 2024 khusus mahasiswa. Pendaftaran beasiswa kuliah ini dibuka melalui https://www.bsischolarship.id/bsi-prestasi/daftar hingga 13 Oktober.

    BSI Scholarship adalah program beasiswa oleh BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia. Target program ini ditujukan untuk mahasiswa tingkat S1 semester 3 atau mahasiswa tingkat 2. Pemberian beasiswa akan berlangsung selama 3 tahun atau 6 semester dengan besaran subsidi UKT Rp 3.000.000,00 per semester.

    Adapun BSI Scholarship Prestasi adalah program beasiswa yang ditujukkan untuk mahasiswa berprestasi dari berbagai kampus dan jurusan mitra. Harapannya. penerima beasiswa dapat dipersiapkan menjadi Management Trainee (MT), professional partner, akademisi, pemikir syariah, serta community development dalam industri ekonomi dan keuangan syariah.


    Manfaat BSI Scholarship Prestasi 2024

    Nantinya, penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan UKT dan uang saku sebesar Rp 3.500.000,00. Adapun rincian manfaat beasiswa adalah sebagai berikut:

    • Bantuan UKT sebesar Rp 3.000.000 dan uang saku bulanan sebesar Rp 500.000 selama 6 semester
    • Pembinaan kepemimpinan diri dan pembangunan karakter
    • Pelatihan ekonomi keuangan syariah
    • Program Social Project
    • Berkesempatan magang di Bank Syariah Indonesia
    • Berkesempatan untuk mentorship dengan pimpinan Bank Syariah Indonesia

    Jurusan dan Kampus Mitra BSI Scholarship Prestasi 2024

    Untuk menjadi penerima, mahasiswa wajib menekuni studi pada jurusan dan kampus mitra BSI Scholarship Prestasi 2024. Melansir dari Booklet Program BSCI Scholarship Prestasi 2024, berikut daftarnya:

    Jurusan/Fakultas:

    • Ilmu Ekonomi/Manajemen/Agribisnis/Akuntansi/Bisnis/Perbankan (syariah dan umum)
    • Aktuaria, Statistika, Matematika, Ilmu-Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Komputer
    • Psikologi
    • Ilmu Hukum
    • Teknik

    Kampus Mitra:

    • Universitas Indonesia
    • Universitas Gadjah Mada
    • Institut Teknologi bandung
    • Universitas Airlangga
    • IPB University
    • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
    • Universitas Padjadjaran
    • Universitas Diponegoro
    • Universitas Brawijaya
    • Universitas Hasanuddin

    Syarat BSI Scholarship Prestasi 2024

    Tertarik mendaftar BSI Scholarship Prestasi 2024? Selain syarat jurusan dan bidang studi di atas, pelamar wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

    • Mahasiswa aktif tahun ke-2 atau semester 3 dari kampus yang telah ditetapkan
    • Minimal IPK 3,25
    • Memiliki prestasi bidang akademik atau non-akademik dan skor TOEFL minimal 450
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari lembaga lainnya
    • Bersedia untuk menandatangani syarat kelayakan penerima beasiswa

    Syarat Dokumen BSI Scholarship Prestasi 2024

    • Foto formal (menggunakan jas/blazer berwarna hitam dan foto berlatar warna hijau tosca kode warna: 009B97)
    • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    • Scan Kartu Keluarga (KK)
    • Scan transkrip IPK terakhir
    • Essai tulis tangan
      Konten Essai:
      -Deskripsikan secara singkat diri Anda
      -Deskripsikan potensi yang anda miliki
      -Sampaikan impian terbesar dalam hidup anda dan cara untuk merealisasikannya
      -Pendapat dan penilaianmu terhadap ekonomi syariah di Indonesia
    • Scan surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain
    • Scan surat keterangan aktif kuliah

    Jadwal Pendaftaran BSI Scholarship Prestasi 2024

    Pendaftaran 2 September-13 Oktober 2024
    Seleksi Administrasi: 14-23 Oktober 2024
    Assesment Psikologi + TOEFL: 26 Oktober-5 November 2024
    Pengumuman Akhir: 12 November 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai BSI Scholarship Prestasi 2024 dapat dicek melalui Instagram @bsi_scholarship, laman https://www.bsimaslahat.or.id, atau booklet beasiswa DI SINI.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • BSI Scholarship Inspirasi 2024 Khusus Mahasiswa Kurang Mampu Dibuka, Buruan Daftar!



    Jakarta

    Bank Syariah Indonesia (BSI) telah membuka BSI Scholarship Prestasi 2024 khusus mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima beasiswa akan mendapat mentoring hingga bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp 3.000.000.

    BSI Scholarship merupakan program beasiswa dari BSI Maslahat dan Bank Syariah Indonesia yang ditujukan untuk mahasiswa tingkat S1 semester 3 atau mahasiswa tingkat 2. Pemberian beasiswa akan berlangsung selama 3 tahun atau 6 semester dengan besaran UKT Rp 3.000.000 per semester.

    Adapun BSI Scholarship Inspirasi adalah program beasiswa yang ditujukan untuk pemerataan pendidikan bagi mahasiswa prasejahtera. Harapannya, penerima beasiswa dapat dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter, amanah, dan dapat menjadi teladan yang mampu berkontribusi dalam industri ekonomi dan keuangan syariah.


    Pendaftaran BSI Scholarship Inspirasi dibuka hingga 13 Oktober 2024 melalui laman https://www.bsischolarship.id/bsi-inspirasi/daftar. Adapun manfaat serta syarat BSI Scholarship Inspirasi 2024 dapat dicek berikut ini.

    Manfaat BSI Scholarship Inspirasi 2024

    Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan UKT sebesar Rp 3.000.000 per semester. Melansir dari Booklet BSI Scholarship Inspirasi 2024, rincian manfaat beasiswa adalah sebagai berikut:

    • Bantuan UKT sebesar Rp 3.000.000 per semester selama 6 semester
    • Pembinaan kepemimpinan diri dan pembangunan karakter
    • Pelatihan ekonomi keuangan syariah
    • Program Social Project
    • Berkesempatan magang di industri ekonomi syariah

    Syarat BSI Scholarship Inspirasi 2024

    Untuk menjadi penerima BSI Scholarship Inspirasi 2024, pelamar wajib memenuhi persyaratan sebagai berikut:

    • Mahasiswa pra sejahtera yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)
    • Mahasiswa aktif tahun ke-2 atau semester 3 dari kampus yang telah ditetapkan
    • Minimal IPK 3,00
    • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari lembaga lainnya

    Syarat Dokumen BSI Scholarship Inspirasi 2024

    • Foto formal (menggunakan jas/blazer berwarna hitam dan foto berlatar warna hijau tosca kode warna: 009B97)
    • Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Scan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
    • Scan Kartu Keluarga (KK)
    • Scan transkrip IPK terakhir
    • Scan SKTM terbaru dari kelurahan
    • Scan sertifikat prestasi
    • Scan bukti pembayaran listrik 3 bulan terakhir
    • Scan bukti pembayaran UKT semester terakhir
    • Foto rumah (tampak depan dan ruang tamu)
    • Scan Sertifikat prestasi (maksimal 3)
    • Konten Essai:
      -Deskripsikan secara singkat diri Anda
      -Deskripsikan potensi yang anda miliki
      -Sampaikan impian terbesar dalam hidup anda dan cara untuk merealisasikannya
      -Pendapat dan penilaianmu terhadap ekonomi syariah di Indonesia

    Jadwal PendaftaranBSI Scholarship Inspirasi 2024

    Pendaftaran 2 September-13 Oktober 2024
    Seleksi Administrasi: 14-23 Oktober 2024
    Assesment Psikologi + TOEFL: 26 Oktober-5 November 2024
    Pengumuman Akhir: 12 November 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai BSI Scholarship Inspirasi 2024 dapat dicek melalui Instagram @bsi_scholarship, laman https://www.bsimaslahat.or.id, atau booklet beasiswa DI SINI. Jangan sampai terlewat, ya!

    (nir/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Bakti BCA 2025 Dibuka, Ada 3 Kategori Bantuan Tersedia!


    Jakarta

    Beasiswa Bakti BCA periode 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung mulai 9 September hingga 31 Oktober 2024.

    Ada tiga kategori Beasiswa Bakti BCA yaitu bantuan finansial, prestasi akademis, serta prestasi non-akademis. Beasiswa prestasi non-akademis ditujukan untuk mahasiswa yang mempunyai prestasi non-akademis minimal tingkat provinsi dalam tiga tahun terakhir seperti di bidang olahraga, seni, kebudayaan, atau lainnya.

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA adalah berupa dana pendidikan dan pengembangan diri selama satu tahun melalui Bakti Champions Program. Program Bakti Champions di antara lain meliputi Transformational Program, National Bootcamp, Company Visit, Financial Planning, dan lain-lain.


    Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan dan dana bantuan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar minimal Rp 2.000.000 per semester. Selain itu, perlu juga diketahui BCA tidak memberikan ikatan dinas bagi para penerima beasiswa.

    Syarat Beasiswa Bakti BCA 2025

    Dikutip dari situs resmi, berikut ini persyaratannya:

    Syarat Umum

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Mahasiswa berstatus aktif yang sedang menempuh program sarjana dan berada di semester 3 perguruan tinggi negeri.
    • Tidak tengah menerima beasiswa lainnya
    • Umur maksimal 22 tahun dan belum menikah
    • Mempunyai kepedulian sosial dan komitmen belajar
    • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi, kecuali untuk kategori beasiswa prestasi non akademis
    • Tidak sedang bekerja full-time dan tidak dalam ikatan dinas lembaga/instansi/yayasan lain
    • Berkomitmen ikut seluruh rangkaian program pengembangan selama 1 tahun
    • Memenuhi syarat kriteria khusus salah satu kategori Beasiswa Bakti BCA
    • Lulus proses tahapan seleksi Beasiswa Bakti BCA.

    Syarat Khusus

    1. IPK

    • Kategori bantuan finansial: 3,0
    • Kategori prestasi akademis: 3,25
    • Kategori prestasi non akademis: Tidak ada syarat IPK

    2. Dokumen Pendukung

    • Kategori bantuan finansial: Surat rekomendasi terkendala finansial, minimal dari RT/RW domisili asal. Format surat bebas.
    • Kategori prestasi akademis: Sertifikat prestasi/penghargaan di bidang akademis, misalnya sertifikat lomba ilmiah dan sebagainya.
    • Kategori prestasi non akademis: Video keahlian/talenta dengan durasi maksimal 30 detik. Video dikumpulkan dalam bentuk link YouTube/Google Drive/OneDrive/lainnya.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat beasiswa berlaku mulai Januari hingga Desember 2025 untuk mahasiswa semester 4 dan 5. Berikut ini jadwal tahapan seleksinya:

    • Pendaftaran secara online: 9 September-31 Oktober 2024
    • Seleksi administrasi: 1-5 November 2024
    • Asesmen dan interviu secara online: 12-14 November 2024
    • Pengumuman: 20 Desember 2024

    Itulah informasi mengenai Beasiswa Bakti BCA 2025. Detikers bisa mendaftar melalui https://beasiswabaktibca.bca.co.id/.

    (nah/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Mendikti Tegaskan Alumni LPDP Tak Wajib Balik ke RI: Pekerjaan Belum Terjamin



    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menegaskan jika alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak harus kembali ke Indonesia. Satryo mengatakan hal itu lantaran Indonesia belum dapat menjamin pekerjaan bagi para alumni.

    “Tidak harus, karena kita juga tidak bisa maksa dia pulang. Karena kita belum punya cukup tempat untuk mereka untuk berkarya,” kata Satryo dalam detikNews dikutip Rabu (6/11/2024).

    “Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” sambungnya.


    Sarankan Alumni Kembangkan Diri di Luar Negeri

    Menurut Satryo, saat ini Indonesia belum memiliki tempat yang dapat menampung para alumni LPDP. Oleh karena itu, dia menyarankan agar mereka dapat berkembang di luar negeri.

    “Meskipun dia tidak pulang, tapi dia punya prestasi yang bagus. Kemudian, dia bekerja di perusahaan yang juga baik di luar negeri, atau ada peneliti yang di laboratorium yang bagus di luar negeri,” jelasnya.

    “Kemudian, dia suatu hari menemukan inovasi. Kan kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi itu. Meskipun di luar negeri. Kan masih merah putih dia,” sambungnya.

    Tak Ada Sanksi untuk Alumni yang Tak Kembali

    Satryo juga menegaskan jika tidak ada sanksi bagi para alumni LPDP yang tidak pulang ke Indonesia. Alasannya karena tidak ada aturan khusus bagi alumni penerima LPDP diwajibkan untuk pulang.

    “Tidak ada sanksi. Kasihan. Kenapa harus pulang? Kalau kita punya tempat untuk mereka kerja, boleh. Kalau kita tempatnya tidak ada, kasihan dong dia,” ungkap dia.

    Satryo mengaku tidak memiliki data persis terkait total alumni yang pulang dan berkarya di Indonesia. Namun dia meminta publik tidak menaruh curiga terkait hal tersebut.

    “Positif mikirnya. Jangan curiga saja. Memang menghabiskan duit? Tidak juga. Investasi pendidikan tidak pernah rugi. Jangan dihitung pulang atau tidak, uang kembali berapa, jangan. Dia punya karier, punya prestasi kan. Dia tidak nganggur, dia kerja. Punya pengetahuan penghasilan yang baik. Kenapa tidak?” tuturnya.

    Aturan Sebelumnya Bagi Penerima Beasiswa LPDP

    Sebelumnya, penerima beasiswa LPDP luar negeri wajib pulang ke Indonesia minimal 90 hari setelah tanggal kelulusan. Setelah sampai di Tanah Air, mereka wajib mengabdi selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1) setelah selesai studi secara berturut-turut.

    Jika dilanggar, pihak LPDP dapat memberikan sanksi surat peringatan kepada para penerima beasiswa berupa:

    1. Pengembalian dana beasiswa.
    2. Pemblokiran dari seluruh program LPDP di masa yang akan datang.

    Namun, pemerintah mengizinkan penerima beasiswa untuk tinggal lebih lama di luar negeri dengan syarat bekerja di lembaga internasional seperti Bank Dunia (World Bank). Jika masa kerja di lembaga internasional sudah habis, penerima beasiswa LPDP wajib pulang ke Indonesia.

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Apakah KIP Kuliah 2025 Termasuk Biaya Hidup dan Uang Kuliah? Mendikti Bilang Begini



    Jakarta

    Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan Rp 724 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk pendidikan. Sebanyak Rp 297,2 triliun di antaranya dialokasikan untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP), termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan tunjangan profesi guru non-PNS.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menyatakan pihaknya tengah mengupayakan kenaikan besaran KIP Kuliah per mahasiswa, jumlah mahasiswa yang dibiayai, dan skenario komponen pembiayaannya.

    Ia mengatakan skenario KIP Kuliah paling efektif jika diberikan penuh pada komponen uang kuliah maupun biaya hidup.


    “Kalau hanya sepotong-sepotong, itu kadang-kadang nanti tanggung, gitu. Hanya biaya hidup, nanti nggak bisa kuliah karena nggak punya uang kuliah,” kata Satryo pada detikEdu di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (10/1/2025).

    “Jadi memang kita sedang susun lagi skenarionya supaya bermanfaat secara penuh. Yang paling bagus, ya utuh, gitu. KIP kuliah yang utuh,” imbuhnya.

    Satryo mengatakan, negara bisa membiayai calon mahasiswa kurang mampu yang untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satunya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

    “Kan tidak boleh ada anak yang tidak mampu nggak bisa kuliah, gitu. Negara pasti bisa bayar. Nah, kita ingin dapat datanya yang baik, ya kalau memang itu kita bantu. Kita fokus dana itu untuk pendidikan. Untuk beasiswa, misalnya, bisa,” ucapnya.

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024)Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024) Foto: Ari Saputra/detikfoto

    Calon mahasiswa kurang mampu yang diterima di jalur mandiri menurut Satryo juga akan berkesempatan untuk lanjut pendidikan tinggi dengan KIP Kuliah. Perguruan tinggi dapat mengajukan kebutuhan pembiayaan untuk mahasiswa yang akan diterima dengan KIP Kuliah.

    “Iya, bisa. Ya mereka mengusulkan, butuh berapa, dia. Kita lihat. Kalau kita bisa beri semua, kita beri semua. Kalau nggak kita berikan, ya kalau nggak semua, ya kita di sebagian, mereka milih. Prioritas mana yang dahulukan,” ucapnya.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi, Catat!


    Jakarta

    Efisiensi anggaran juga tak luput menjamah kementerian yang mengurusi bidang pendidikan. Terlebih bila efisiensi anggaran tersebut menyasar berbagai beasiswa yang menopang hidup banyak siswa dan mahasiswa Indonesia.

    Kendati demikian di hadapan Komisi XI DPR RI, Kamis (13/2/2025) Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji agar tetap berpegang pada amanat UUD 1945. Di mana pemerintah harus mengalokasikan 20 persen belanja APBN untuk anggaran pendidikan.

    “Tadi juga diingatkan untuk 20 persen (anggaran pendidikan), sesuai konstitusi pasti kita juga akan jaga,” ujar Menkeu dikutip dari arsip detikEdu.


    Selain itu, para menteri juga telah bertemu Kementerian Sekretariat Negara untuk membahas penyesuaian Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Disebutkan pagu belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh terkena efisiensi anggaran.

    Beasiswa-beasiswa yang dikeluarkan kementerian pada dasarnya masuk dalam daftar belanja bantuan sosial. Dengan demikian sifatnya tetap dan tak boleh dikurangi.

    Adapun daftar beasiswa-beasiswa yang tak kena efisiensi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag) yakni sebagai berikut.

    Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi

    1. Kemendikdasmen

    Program Indonesia Pintar

    Sebagai informasi, Kemendikdasmen terkena efisiensi anggaran hingga Rp 7,3 triliun. Sehingga terjadi penyesuaian anggaran dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 26,27 triliun.

    Pos beasiswa yang tak terkena efisiensi di Kemendikdasmen adalan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menjelaskan anggaran yang ditetapkan untuk PIP adalah Rp 9,67 triliun bagi 17,9 juta penerima.

    Selain itu, Kemenkeu juga dinilai tengah membahas penambahan anggaran sebesar Rp 3,8-3,9 triliun untuk penerima PIP jenjang SMA/SMK yang masih menerima dana PIP sebesar Rp 1 juta padahal seharusnya Rp 1,8 juta. Jumlah penerima yang belum mendapatkan haknya adalah 666 ribu siswa.

    “Masih kami cantumkan Rp 9,6 (triliun) untuk 17,9 juta anak dari SD sampai SMA/SMK. Namun, (akan ada) tambahan sekitar 3,8 sampai 3,9 triliun rupiah, sudah mulai dibahas di Kementerian Keuangan,” ujar Suharti pada rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

    “Untuk SMA/SMK dengan pagu yang ada sekarang masih kurang sekitar 666 ribu siswa dengan satuan biaya yang masih sebesar Rp 1 juta, harusnya Rp 1,8 juta,” tambahnya.

    Kesimpulannya, untuk PIP 2025 Kemendikdasmen menyamakan target sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni 17,9 juta penerima dengan anggaran Rp 9,672 triliun.

    Sebagai informasi PIP adalah dana bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Untuk bisa mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

    • Rp 450.000 untuk jenjang SD
    • Rp 750.000 untuk jenjang SMP
    • Rp 1,8 juta untuk jenjang SMA/SMK

    2. Kemendiktisaintek

    Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

    KIP Kuliah adalah beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa ini memungkinkan siswa mendapat tunjangan hidup selama masa kuliahnya dan dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT).

    Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan KIP Kuliah terkena efisiensi anggaran sebesar Rp 1,319 triliun. Padahal pagu awal program ini Rp 13,698 triliun.

    Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

    “Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025).

    Di akhir rapat kerja, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian juga mempertanyakan mengapa anggaran beasiswa Kemendiktisaintek terkena pemotongan anggaran. Ia juga menyatakan akan mengajukan alokasi KIP Kuliah tidak dilakukan efisiensi.

    Kendati demikian, Menkeu Sri Mulyani menyatakan KIP tidak akan mengalami pemotongan atau pengurangan. KIP tetap mendapat anggaran sebesar Rp 14,79 triliun untuk 1.040.192 penerima.

    KIP Kuliah saat ini tengah melakukan pendaftaran untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Pendaftaran untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup 18 Februari 2025 mendatang.

    Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

    Beasiswa kedua yang dibebaskan dari efisiensi anggaran adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). BPI adalah program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik program bergelar (degree) S1, S2, hingga S3 dan tidak bergelar (non-degree) untuk kampus dalam dan luar negeri.

    BPI merupakan program kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Berbagai manfaat yang diterima awardee BPI adalah:

    • Dana Pendidikan
      • Biaya kuliah
      • Biaya pendaftaran
      • Tunjangan buku
      • Bantuan penelitian tesis/disertasi
      • Bantuan seminar internasional
      • Bantuan publikasi jurnal internasional
    • Biaya pendukung
      • Transportasi
      • Aplikasi visa
      • Asuransi kesehatan
      • Kedatangan
      • Biaya hidup bulanan
      • Dana keadaan darurat
      • Dana tunjangan keluarga

    Sebelumnya, BPI masuk dalam daftar efisiensi anggaran sebesar 10% dari pagu awal Rp 194 miliar. Namun seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Sri Mulyani tegaskan BPI akan berjalan seperti semula dengan anggaran awal.

    3. Kemenkeu

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

    Beasiswa LPDP menjadi bantuan pemerintah untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang selalu ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Menkeu Sri Mulyani memastikan bila LPDP tak terkena efisiensi anggaran.

    Saat ini LPDP tengah membuka pendaftaran hingga 17 Februari 2025 mendatang. Beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

    Untuk melihat daftar beasiswa lebih lengkap detiekrs bisa cek pada artikel berikut:

    4. Kemenag

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Terakhir, beasiswa besar yang tidak terkena efisiensi anggaran adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag. Mirip dengan BPI, BIB adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    Hadir sejak 2022, BIB memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

    Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori menyatakan BIB segera membuka pendaftaran dalam dua bulan ke depan.

    Berbagai komponen biaya yang didapatkan penerima BIB Kemenag bisa dilihat pada artikel berikut:

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com