Tag: pria

  • 6 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Secara Alami, Nggak Perlu Obat Kuat

    Jakarta

    Mengatasi ejakulasi dini secara alami sebenarnya bisa-bisa saja dilakukan tanpa pria harus mengkonsumsi obat-obatan. Cara-caranya pun aman dan bisa dicoba sendiri lebih dulu tanpa risiko efek samping. Apa saja?

    Beberapa orang meyakini, semakin lama pria bisa menahan ejakulasi, maka semakin besar pula kenikmatan yang didapat saat berhubungan seksual. Maka dari itu, pria yang mengalami ejakulasi dini sering dipandang ‘tidak mahir’ soal urusan seks dan tidak bisa memberikan kepuasan saat bercinta.

    Tidak heran jika cara mengatasi ejakulasi dini secara alami terus menjadi topik yang dicari oleh banyak pria, bahkan oleh mereka yang tidak mengalami kondisi tersebut.


    Ejakulasi dini memang bisa diatasi dengan berbagai macam obat-obatan yang diresepkan dokter. Hanya saja, masih banyak orang yang ragu, terutama dengan efek samping yang bisa saja muncul. Walhasil, tidak sedikit yang memilih untuk mencari cara mengatasi ejakulasi dini secara alami.

    Faktanya, ada sejumlah cara alami yang bisa dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini. Apa saja? Simak penjelasan berikut.

    Cara Mengatasi Ejakulasi Dini Secara Alami

    1. Mengonsumsi Jahe dan Madu

    Cara mengatasi ejakulasi dini secara alami salah satunya dengan mengonsumsi bahan-bahan herbal. Adapun beberapa bahan alami yang diyakini dapat membantu mengatasi kondisi ini antara lain jahe dan madu.

    Jahe mengandung antioksidan yang bisa membantu mengatasi peradangan. Zat antiperadangan ini dapat membantu menjaga kesehatan pembuluh darah yang bertugas untuk mengalirkan darah ke penis agar bisa ereksi.

    Sementara, madu bisa bertindak sebagai ‘perangsang’ yang dapat meningkatkan khasiat dari jahe. Karena itu, campuran kedua bahan tersebut diyakini dapat mengatasi masalah ereksi serta ejakulasi dini pada pria.

    2. Melakukan Teknik untuk Mengatasi Ejakulasi

    Selain mengonsumsi bahan herbal, mengatasi ejakulasi dini secara alami juga bisa dengan melakukan teknik atau terapi untuk mengontrol ejakulasi.

    Misalnya, dengan melakukan teknik ‘start and stop’. Teknik ini dilakukan dengan cara menarik penis dari dalam vagina saat hendak ejakulasi. Setelah keinginan ejakulasi berkurang, pria bisa kembali memasukkan penis dan melanjutkan penetrasi. Ulangi metode tersebut sampai mendapatkan timing yang pas untuk ejakulasi.

    Lalu, ada juga teknik ‘squeeze’ atau meremas, yang dilakukan dengan cara meremas bagian kepala penis untuk mencegah ejakulasi. Metode ini bisa dilakukan sendiri atau oleh pasangan. Ketika keinginan untuk ejakulasi berkurang, maka pria dan wanita bisa melanjutkan aktivitas seksual hingga mencapai timing yang diinginkan.

    Selain mengontrol timing untuk ejakulasi, metode-metode tersebut juga bertujuan untuk melatih ketahanan pria saat berhubungan intim. Harapannya, penis bisa terbiasa dengan rangsangan saat bercinta, sehingga bisa menahan ejakulasi hingga timing yang ditentukan.

    3. Masturbasi Sebelum Berhubungan Intim

    Masturbasi sebelum berhubungan intim diyakini dapat membantu mengatasi ejakulasi dini secara alami. Pasalnya, setelah masturbasi penis menjadi sedikit lebih ‘kebal’ terhadap rangsangan saat berhubungan intim sehingga tidak cepat ejakulasi.

    Banyak pakar yang menyarankan kalau masturbasi setidaknya 1 hingga 2 jam sebelum berhubungan intim dapat membantu mengatasi ejakulasi dini. Tapi perlu diingat, masturbasi untuk mengatasi ejakulasi dini harus dilakukan secara terkontrol dan tidak sembarangan. Sebab jika asal-asalan, keseringan masturbasi malah berpotensi memicu terjadinya ejakulasi dini.

    4. Menggunakan Kondom

    Menggunakan kondom dapat mengurangi rangsangan yang dirasakan saat melakukan penetrasi. Sebagaimana diketahui, rangsangan tersebut memiliki pengaruh signifikan dalam membuat pria ejakulasi.

    Karenanya dengan mengurangi rangsangan, pria akan semakin lama merasa ingin ejakulasi. Bahkan, ada beberapa jenis kondom yang bisa memberikan efek kebas pada penis untuk mengurangi rangsangan dan menunda ejakulasi.

    5. Menggunakan Tisu Magic

    Selain kondom, tisu magic juga bisa digunakan untuk mengurangi rangsangan pada alat vital. Sesuai namanya, tisu magic adalah alat bantu seks berbentuk tisu dengan kandungan bahan yang bisa memberikan efek kebas pada penis.

    Namun, penggunaan tisu magic harus berhati-hati. Pasalnya, bahan kimia yang diusapkan ke penis itu bisa berpindah ke dinding vagina pasangan wanita saat melakukan penetrasi. Jika keseringan menggunakan tisu magic, maka berpotensi membuat vagina pasangan menjadi tidak sensitif dan sulit terangsang saat berhubungan intim.

    6. Senam Kegel

    Senam kegel sering dipandang sebagai latihan untuk mengencangkan otot vagina. Namun, senam ini juga bermanfaat bagi pria dalam mengatasi ejakulasi dini loh.

    Senam kegel melatih otot dasar panggul. Pada pria, otot ini berfungsi untuk menopang kandung kemih serta memengaruhi fungsi seksual. Jika otot ini lemah, maka dapat membuat pria kesulitan dalam menahan ejakulasi. Karena itu, melakukan senam kegel dan memperkuat otot dasar panggul dapat membantu pria dalam menahan ejakulasi.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dear Pria, Ini 4 Cara Simpel Besarkan Penis Secara Alami

    Jakarta

    Ukuran penis adalah sesuatu yang dianggap penting oleh banyak pria. Seringkali, ukuran penis dikaitkan dengan ‘keperkasaan’ dan performa dalam berhubungan seks.

    Meskipun sudah banyak riset yang membantah hal tersebut, stereotip tentang ukuran penis sudah terlalu melekat dan diyakini oleh banyak orang. Karenanya, tidak heran jika banyak pria yang mencari cara untuk membesarkan penis.

    Kebanyakan, cara membesarkan penis dilakukan lewat prosedur medis seperti operasi, suntik lemak, implan, dan lain sebagainya. Tapi selain lewat prosedur tersebut, ada juga cara membesarkan penis secara alami yang kerap dilakukan banyak orang. Salah satu yang paling dipercaya adalah dengan melakukan latihan atau olahraga tertentu. Apa saja latihannya?


    Latihan untuk Membesarkan Penis Secara Alami

    1. Stretching

    Stretching atau peregangan adalah salah satu cara membesarkan penis secara alami yang dipraktikkan para pria. Sesuai namanya, latihan ini dilakukan dengan cara meregangkan otot penis sehingga bisa memanjang.

    Konon, dengan meregangkan penis maka dapat menimbulkan robekan pada jaringan, atau yang disebut juga dengan istilah ‘micro-tears’. Saat sembuh, jaringan tersebut bisa tampak membesar, sehingga membuat penis terlihat lebih panjang.

    2. Pijat

    Sama seperti stretching, metode pijat juga dilakukan untuk menciptakan robekan pada jaringan penis. Sehingga saat sembuh, jaringan yang robek tadi tampak membesar dan membuat penis terlihat lebih panjang dan besar.

    Latihan ini biasanya dilakukan dengan bantuan pelumas atau lubricant untuk menghindari lecet pada penis. Latihan pijat harus dilakukan berulang kali agar hasilnya bisa muncul lebih cepat.

    3. Jelqing

    Jelqing adalah latihan yang cukup populer dan sering dilakukan untuk membesarkan penis secara alami. Jelqing bertujuan untuk merangsang pertumbuhan penis dengan cara menarik dan memberikan tekanan.

    Jelqing dipercaya dapat membuat penis tumbuh lebih panjang dan tebal. Cara melakukannya adalah dengan membentuk lingkaran menggunakan ibu jari dan telunjuk tangan, lalu gerakkan tangan tersebut di sepanjang batang penis sambil sedikit meremasnya.

    Latihan ini biasanya dilakukan selama 5 sampai 20 menit sebanyak dua kali sehari. Jelqing biasanya dilakukan saat penis dalam keadaan setengah ereksi, dan berhenti dilakukan ketika penis sudah dalam keadaan ereksi sepenuhnya.

    4. Kegel

    Meski kerap identik dengan wanita, pria juga bisa melakukan latihan kegel untuk membesarkan penis secara alami. Kegel cocok dilakukan saat sedang berhubungan intim. Cara melakukannya adalah memberikan pijatan lembut pada penis sebelum mulai berhubungan seks. Latihan ini pun dipercaya mampu menambah ukuran dan ketebalan penis.

    Selain menambah ukuran penis, latihan kegel juga bisa membantu pria untuk meningkatkan performa seksual dan tahan lebih lama saat berhubungan intim dengan pasangan.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Suami Kuat Sampai Ronde Dua

    Jakarta

    Obat kuat adalah salah satu cara bagi pria untuk bisa meningkatkan performa seksual dan ketahanan di ranjang. Obat kuat tersebut memiliki khasiat yang beragam, mulai dari meningkatkan libido hingga mengatasi disfungsi ereksi.

    Normalnya, obat kuat pria hanya bisa dibeli di apotek resmi dengan resep dari dokter. Namun, sekarang sudah banyak obat kuat pria yang dijajakan secara online. Hal ini tak jarang membuat orang-orang mempertanyakan keamanan dan khasiat dari obat kuat tersebut.

    Walhasil, banyak yang akhirnya memilih obat kuat pria alami sebagai alternatif yang dirasa lebih aman. Memang, ada beberapa bahan alami yang sejak lama dimanfaatkan sebagai ramuan untuk meningkatkan libido dan performa seksual pria. Apa saja obat kuat pria alami tersebut?


    Daftar Obat Kuat Pria Alami

    1. Ginkgo Biloba

    Ginkgo biloba sejak lama dipercaya sebagai ‘obat kuat’ alami yang banyak digunakan di Cina dan Korea. Dikutip dari Healthline, tanaman ini dapat meningkatkan aliran darah ke penis, sehingga membuatnya lebih mudah ereksi.

    Selain itu, ginkgo biloba juga dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan mengatasi kondisi disfungsi ereksi.

    2. Ginseng Merah

    Selain ginkgo biloba, ginseng merah juga menjadi bahan alami yang kerap diandalkan masyarakat Korea untuk meningkatkan performa seksual. Sebuah studi yang dilakukan pada 2008 menemukan bahwa ginseng merah memiliki sejumlah khasiat untuk meningkatkan fungsi seksual, seperti:

    • Meningkatkan stamina dan konsentrasi
    • Membuat penis semakin keras saat ereksi
    • Meningkatkan durasi ereksi
    • Meningkatkan ketebalan penis
    • Menambah gairah seksual

    Selain fungsi seksual, ginseng merah juga dipercaya sebagai obat alami untuk meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur.

    3. Horny Goat Weed

    Horny goat weed dipercaya memiliki khasiat yang dapat meningkatkan fungsi seksual dan mengatasi disfungsi ereksi. Dikutip dari WebMD, tanaman ini disebut memiliki cara kerja yang sama dengan obat disfungsi ereksi, yakni dengan meningkatkan aliran darah menuju penis.

    Selain itu, horny goat weed juga diyakini dapat meningkatkan fungsi seksual.

    4. Yohimbine

    Yohimbine berasal dari kulit pohon yang umumnya tumbuh di daerah Afrika Barat. Bahan ini sudah digunakan selama hampir 70 tahun sebagai obat kuat alami.

    Dikutip dari Healthline, yohimbine memiliki khasiat sebagai berikut:

    • Melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah ke penis
    • Merangsang saraf panggul
    • Meningkatkan suplai adrenalin
    • Meningkatkan libido
    • Meningkatkan durasi ereksi

    5. Pasak Bumi

    Di Indonesia, pasak bumi dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat meningkatkan ‘kejantanan’ pria. Pasak bumi, atau yang dikenal juga dengan nama Eurycoma longifolia, dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan stamina. Sebuah studi juga mengungkapkan pasak bumi dapat memperbesar ukuran penis saat ereksi.

    6. Kuma-kuma

    Kuma-kuma, atau yang dikenal juga dengan safron, diklaim dapat mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Tak hanya itu, tanaman ini juga diyakini dapat meningkatkan kepuasaan saat berhubungan seksual.

    Dalam sebuah studi, 20 pasien disfungsi ereksi diminta mengonsumsi tablet kuma-kuma sebanyak 200 mg selama 10 hari berturut-turut. Hasilnya, para pasien menunjukkan perbaikan kondisi yang cukup positif.

    Studi lain juga menunjukkan kalau kuma-kuma dapat meningkatkan libido, fungsi ereksi, fungsi orgasme, dan kepuasan seksual secara keseluruhan.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Cara Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

    Jakarta

    Ada beragam cara alami yang bisa dilakukan pria untuk lebih tahan lama dan meningkatkan performa di ranjang. Salah satu yang paling ampuh adalah dengan berolahraga.

    Olahraga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Salah satu yang paling utama adalah untuk menjaga kesehatan kardiovaskular, pembuluh darah, dan jantung. Hal ini penting dikarenakan sistem kardiovaskular yang sehat dapat menunjang performa seksual.

    Misalnya saat ereksi, penis harus mendapatkan aliran darah. Jika pembuluh darah menuju penis mengalami gangguan atau penyumbatan, hal ini bisa memicu terjadinya disfungsi ereksi. Di sisi lain, berolahraga dapat melatih otot jantung sehingga lebih kuat melakukan aktivitas fisik yang menuntut ketahanan, seperti performa saat seks.


    Selain meningkatkan kesehatan kardiovaskular, beberapa jenis olahraga tertentu juga dapat meningkatkan ketahanan saat bercinta dengan cara melatih otot-otot tertentu yang menunjang aktivitas seksual, seperti otot inti (core), pelvis, pinggul, dan lain sebagainya. Apa saja jenis olahraganya?

    Olahraga untuk Meningkatkan Performa dan Tahan Lama di Ranjang

    1. Plank

    Kekuatan otot inti memiliki pengaruh yang besar terhadap aktivitas seksual. Salah satu olahraga yang bisa meningkatkan kekuatan otot ini adalah plank.

    Selain otot inti, latihan plank juga menyasar otot-otot lain yang biasa aktif saat berhubungan seks, seperti punggung dan panggul. Semakin kuat otot-otot tersebut, semakin mudah bagi pria untuk mengontrol gerakan dan stamina saat bercinta, sehingga bisa tahan lebih lama.

    2. Push-up

    Sama seperti plank, push-up juga dapat melatih otot inti. Selain itu, push-up juga memperkuat otot dada dan lengan yang bisa menopang tubuh saat melakukan posisi missionary.

    Beberapa jenis push-up, seperti slow push-up, juga bisa melatih ketahanan dan stamina. Tentunya ini akan sangat membantu pria agar bisa tahan lebih lama saat berhubungan intim.

    3. Reverse Crunch

    Reverse crunch adalah salah satu variasi gerakan crunch. Jika crunch bertujuan membentuk otot perut bagian atas, reverse crunch lebih fokus pada melatih otot perut bagian bawah.

    Selain otot perut, reverse crunch juga melatih otot-otot penting lain seperti core dan panggul. Kedua otot ini dapat menunjang performa saat melakukan gerakan penetrasi.

    4. Squat

    Squat merupakan salah satu olahraga yang bisa melatih stamina. Seperti yang diketahui, stamina adalah salah satu aspek krusial untuk bisa tahan lebih lama saat berhubungan intim.

    Selain itu, latihan squat dan variasinya juga bisa memperkuat otot pelvis, sehingga meningkatkan ‘tenaga’ saat melakukan penetrasi. Hal ini tentunya dapat meningkatkan performa dan kenikmatan saat bercinta dengan pasangan.

    5. Kegel

    Senam kegel tak hanya bermanfaat bagi wanita saja. Senam kegel juga bisa membantu pria lebih ‘perkasa’ saat di ranjang.

    Hal ini dikarenakan senam kegel dapat membantu memperkuat otot panggul yang sering digunakan saat berhubungan seks. Tak hanya itu, senam kegel juga bisa membantu meningkatkan ereksi, sensitivitas, serta daya tahan saat berhubungan intim.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Curhat Para Pria soal Rasanya Orgasme, Beneran Terasa Seperti ‘Melayang’?

    Jakarta

    Seks merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan pasutri. Tak jarang, keharmonisan suatu hubungan juga ditentukan oleh kualitas hubungan seks dan kepuasaan seksual saat berhubungan intim.

    Bagi banyak orang, kepuasan seksual mengacu pada tercapainya orgasme saat berhubungan intim. Pada pria, orgasme atau ejakulasi adalah puncak kenikmatan seksual yang selalu berusaha dicapai setiap kali berhubungan intim.

    Memangnya apa sih yang dirasakan pria ketika sedang orgasme? Benarkah orgasme bisa bikin perasaan ‘melayang’?


    Situs Women’s Health merangkum respons para pria ketika ditanyai tentang apa yang mereka rasakan saat mengalami orgasme. Salah satu pria mengaku kalau dia tidak pernah memikirkan apa-apa saat orgasme karena terlalu fokus pada kenikmatan yang dirasakan.

    “Saya rasa saya tidak pernah terlalu memikirkannya, tentang apa yang ada dalam kepala saya saat sedang mengalami orgasme. Menurut saya, beberapa detik tersebut adalah satu-satunya waktu di mana saya benar-benar menyerah pada kenikmatan tersebut. Secara fisik, orgasme adalah perasaan terbaik yang bisa Anda rasakan, dan sulit rasanya teralihkan dari perasaan nikmat itu,” ujar salah satu responden, dikutip dari Women’s Health, Jumat (1/12/2023).

    Sementara, pria lain mengatakan hal yang ia pikirkan saat orgasme adalah berharap perasaan ‘nikmat’ tersebut dapat bertahan selamanya.

    “Saya rasa apa yang saya pikirkan saat sedang orgasme adalah ‘Saya harap perasaan ini dapat bertahan selamanya’. Masalahnya, kenikmatan tersebut adalah sesuatu yang sangat tidak nyata. Saya pikir jika orgasme bisa bertahan sampai satu menit, kita mungkin mati (karena kenikmatan) atau menjadi gila,” ucapnya.

    Di sisi lain, salah seorang pria mengungkapkan orgasme saat berhubungan seks bisa memunculkan perasaan sayang terhadap pasangan.

    “Jika saya bersama seorang wanita dan saya mengalami orgasme, saya akan memikirkan semacam ‘Wow, saya mungkin jatuh cinta dengan wanita ini’. Perasaan itu memang hanya muncul sesaat, tapi hal itu membuat saya memikirkan tentang seberapa besar kebahagiaan yang bisa diberikan orang lain untuk saya. Ketika saya melakukannya sendiri (masturbasi), saya tidak memikirkan apa-apa,” terangnya.

    Tips Mencapai Orgasme yang Intens saat Seks

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, orgasme adalah puncak kenikmatan seksual yang bisa dirasakan saat berhubungan intim. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar orgasme terasa makin intens, antara lain:

    • Mengatur timing ejakulasi untuk meningkatkan kenikmatan orgasme, hal ini dapat dilakukan dengan menahan ejakulasi atau melakukan stimulasi yang berbeda untuk mengontrol keinginan ejakulasi
    • Tingkatkan foreplay
    • Eksplor berbagai gaya dan posisi seks yang bisa meningkatkan gairah saat bercinta
    • Ajak pasangan mewujudkan fantasi seksual
    • Berolahraga dan menjaga berat badan ideal, hal ini dapat membantu meningkatan hormon testosterone sehingga membuat orgasme terasa makin intens
    • Latihan pernapasan, untuk mengontrol hasrat orgasme saat berhubungan seks

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Perlu Obat Kuat, Ini 7 Cara Alami Meningkatkan Gairah Seksual Pria

    Jakarta

    Soal urusan seks, pria umumnya selalu lebih ‘bersemangat’ dibanding wanita. Kadar hormon testosterone yang tinggi disebut sebagai salah satu alasan utama mengapa kaum adam lebih mudah terangsang dan bergairah untuk bercinta.

    Namun, ada kalanya pria kehilangan gairah untuk berhubungan seks. Libido rendah bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Pada beberapa kasus, libido rendah juga bisa dipicu kondisi medis tertentu.

    Untuk mengembalikan gairah seksual, tak sedikit pria yang rela melakukan apa saja, termasuk mengonsumsi obat-obatan. Padahal, ada sejumlah cara meningkatkan gairah seksual pria secara alami.


    Cara Alami Meningkatkan Gairah Seksual Pria

    1. Kelola Stres dan Kecemasan

    Dikutip dari Medical News Today, stres dan kecemasan adalah faktor pemicu libido turun yang jarang disadari orang-orang. Stres dan kecemasan memengaruhi kondisi psikis, memicu kelelahan, serta membuat pikiran teralihkan dari keinginan seks.

    Stres yang terjadi secara terus menerus atau kronik juga dapat membahayakan kesehatan karena bisa memicu disfungsi ereksi dan mengganggu produksi sperma.

    2. Fokus di Foreplay

    Salah satu penyebab pria kehilangan minat untuk bercinta adalah karena tidak merasa terangsang. Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan foreplay sebelum berhubungan seksual.

    Ibarat pemanasan pada olahraga, foreplay bertujuan untuk memberikan rangsangan agar aktivitas bercinta menjadi lebih bergairah. Sesi foreplay yang ‘panas’ sering disebut sebagai kunci mencapai orgasme yang memuaskan baik bagi suami maupun istri.

    3. Perbaiki Kualitas Tidur

    Ada banyak dampak negatif dari kurang tidur, salah satunya adalah mengurangi gairah seksual. Dikutip dari laman Sleep Foundation, waktu dan kualitas tidur yang buruk dapat mengurangi gairah seksual secara signifikan.

    Karenanya, pastikan waktu tidur cukup setiap hari, minimal 7-8 jam untuk menjaga libido.

    4. Mengonsumsi Makanan Bernutrisi

    Makanan bernutrisi memiliki dampak yang sangat besar dalam meningkatkan gairah seksual pria. Dengan mengonsumsi makanan bergizi, maka tubuh dapat terhindar dari gangguan kesehatan seperti sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular yang dapat memengaruhi tingkat hormon dalam tubuh.

    Pastikan asupan harian terdiri dari makanan yang sehat dan seimbang, seperti protein rendah lemak, sayuran, dan makanan rendah gula agar tingkat libido tidak terganggu.

    5. Berolahraga Secara Teratur

    Manfaat berolahraga secara rutin terhadap libido sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian. Salah satu studi menyebutkan rutin berolahraga dapat melancarkan aliran darah, yang mana turut meningkatkan libido dan fungsi ereksi.

    Di sisi lain, olahraga kardio dapat membantu mengatasi stres, ansietas, serta meningkatkan rasa percaya diri yang mana berkontribusi terhadap performa seksual yang lebih baik.

    6. Menjaga Berat Badan Ideal

    Tak jarang, menurunnya gairah seksual disebabkan oleh rasa minder dan kurang percaya diri akibat penampilan. Studi yang dipublikasikan di National Library of Medicine mengungkapkan obesitas menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kurangnya rasa percaya diri dan penurunan gairah seksual.

    Karena itu, mempertahankan berat badan ideal dapat meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus gairah seksual pada pria.

    7. Tingkatkan Kualitas Hubungan dengan Pasangan

    Kualitas hubungan dengan pasangan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap gairah seks. Pria bisa kehilangan gairah untuk melakukan aktivitas seksual jika sedang bertengkar atau cekcok dengan istri.

    Sebaliknya, hubungan yang harmonis dapat semakin meningkatkan gairah seksual tak hanya pada suami, tapi juga istri. Dikutip dari Healthline, hal ini berkaitan dengan kedekatan emosional yang disebut dapat memengaruhi mood dan gairah untuk bercinta.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Segini Ukuran Normal Mr P Laki-laki Indonesia, Sebesar Apa Sih?

    Jakarta

    Penasaran berapa ukuran normal Mr P laki-laki di Indonesia? Ukuran penis memang menjadi hal yang krusial bagi banyak pria. Sebab, ukuran penis sering dikaitkan dengan ‘keperkasaan’ dan performa seksual.

    Meski ukuran penis dan performa seksual sama sekali tidak memiliki kaitan, stereotip tersebut sudah sangat melekat. Karenanya, banyak pria yang merasa minder jika memiliki penis berukuran di bawah ‘rata-rata’.

    Padahal, ukuran penis dipengaruhi banyak faktor, termasuk genetik. Maka dari itu, tidak aneh jika ukuran normal penis pria berbeda-beda di setiap negara. Lalu, bagaimana dengan ukuran rata-rata di Indonesia?


    Sebuah studi yang dipublikasikan oleh World Data menganalisa rata-rata penis pria dari hampir 90 negara. Adapun peringkatnya ditentukan oleh panjang penis ketika dalam kondisi ereksi.

    Penelitian tersebut mengungkapkan pria Indonesia memiliki rata-rata ukuran penis sekitar 11,67 cm. Bagaimana perbandingannya dengan negara lain?

    Sayangnya, Indonesia masuk dalam peringkat terbawah bersama sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Kabar baiknya, rata-rata ukuran penis pria Indonesia adalah yang terpanjang dibandingkan pria-pria di negara Asia Tenggara. Berikut rinciannya:

    1. Indonesia – 11,67 cm
    2. Singapura – 11,53 cm
    3. Malaysia – 11,49 cm
    4. Vietnam – 11,47 cm
    5. Thailand – 11,45 cm
    6. Filipina – 10,85 cm
    7. Myanmar – 10,7 cm
    8. Kamboja – 10,04 cm

    Sebagai catatan, daftar dari World Data tidak mencantumkan rata-rata ukuran penis pria dari Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste.

    Negara Mana yang Memiliki Ukuran Mr P Terpanjang?

    Lalu, negara mana dengan rata-rata ukuran penis pria terpanjang? Peringkat teratas jatuh kepada Ekuador dengan rata-rata ukuran penis 17,61 cm, diikuti oleh Kamerun, Bolivia, Sudan, Haiti, Senegal, Gambia, dan Kuba. Berikut daftar 10 negara dengan rata-rata ukuran penis terpanjang:

    1. Ekuador 17,61 cm
    2. Kamerun 16.67 cm
    3. Bolivia 16.51 cm
    4. Sudan 16,47 cm
    5. Haiti 16,01 cm
    6. Senegal 15, 89 cm
    7. Gambia 15,88 cm
    8. Belanda 15,87 cm
    9. Kuba 15,87 cm
    10. Zambia 15,78 cm

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Khusus Bapak-bapak! Ini 9 Efek Terlalu Lama Tak Bercinta Bagi Pria


    Jakarta

    Seks merupakan kebutuhan penting bagi kaum adam. Pasalnya, aktivitas ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan emosional dan fisik seseorang. Sebagai contoh, seks dapat meningkatkan mood, meredakan gejala kecemasan, hingga meningkatkan kesehatan jantung.

    Namun, jika berhubungan seks memiliki berbagai manfaat, apakah tidak melakukannya dapat berdampak buruk bagi pria? Lalu, apa sih yang akan terjadi pada tubuh jika tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama?

    Dikutip dari Men’s Health dan WebMD, berikut adalah 9 efek samping dari lama tidak berhubungan intim bagi pria.


    1. Rentan terhadap stres

    Bercinta dapat membuat segala sesuatu di dunia terasa lebih baik. Ternyata, ada alasan ilmiah untuk itu.

    Ternyata, terdapat alasan ilmiah untuk itu. Ahli saraf Dr Debra W Soh dalam suatu interview dengan Men’s Health menjelaskan bahwa during orgasme, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat membantu meningkatkan mood.

    “Jadi, jika Anda cenderung menggunakan seks sebagai cara untuk mengatasi stres, masa-masa kering (tidak berhubungan seks) dapat membuat Anda frustasi,” jelasnya.

    2. Kualitas tidur memburuk

    Dari berbagai penelitian, diketahui bahwa tidur berhubungan langsung dengan stres. Ketika stres, seseorang cenderung tidak mendapatkan tidur yang berkualitas. Hal ini menciptakan siklus buruk di mana ketika seseorang tidak tidur, sirinya akan semakin stres.

    Seks membantu dalam menghilangkan stres dengan melepaskan banyak hormon dan neurotransmiter. Oleh sebab itu, jika tidak berhubungan seks, seseorang rentan akan stres, dan cenderung tidur dengan tidak nyenyak.

    3. Tekanan darah dapat meningkat

    Tanpa seks, seseorang mungkin mengalami peningkatan tekanan darah. Faktanya, sebuah studi tahun 2006 dalam jurnal medis Biological Psychology menemukan bahwa orang yang melakukan hubungan seks secara teratur memiliki tingkat tekanan darah yang lebih rendah daripada mereka yang tidak.

    Hal ini juga terkait dengan hubungan antara seks dan stres. Para peneliti mengontrol berbagai variabel dalam penelitian ini dan menyimpulkan bahwa berhubungan seks lebih sering sebenarnya meningkatkan respons fisiologis tubuh terhadap stres. Hal ini, pada gilirannya, menjaga tekanan darah seseorang pada tingkat dasar yang lebih rendah.

    4. Risiko mengalami penyakit jantung meningkat

    Sebuah studi tahun 2010 yang diterbitkan dalam American Journal of Cardiology menemukan bahwa pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu hampir mengurangi separuh risiko penyakit jantung.

    Namun, para peneliti mencatat bahwa temuan mereka mungkin hanya bersifat korelasional, bukan kausal.

    “Pria yang sering berhubungan seks mungkin lebih mungkin berada dalam hubungan intim yang saling mendukung,” kata mereka. “Hal ini dapat meningkatkan kesehatan melalui pengurangan stres dan dukungan sosial.”

    5. Sistem kekebalan tubuh melemah

    Orgasme sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh, seperti yang ditemukan oleh psikolog Carl Charnetski dan Francis Brennan Jr. Mereka melakukan sebuah penelitian di mana mereka meminta pasien yang berhubungan seks sekali atau dua kali seminggu untuk memberikan sampel air liur.

    Sampel-sampel tersebut ditemukan mengandung konsentrasi antibodi imunoglobulin A yang sangat tinggi. Adapun antibodi ini baik dalam hal mencegah penyakit.

    6. Kesehatan prostat menurun

    Prostat seseorang mungkin akan menjadi kurang sehat. Alasan untuk hal ini belum terlalu jelas. Namun, setidaknya dalam satu penelitian, pria yang ejakulasi kurang dari tujuh kali sebulan lebih mungkin terkena kanker prostat dibandingkan mereka yang melakukannya setidaknya 21 kali sebulan.

    NEXT: Disfungsi ereksi hingga penurunan fungsi kognitif

    7. Risiko disfungsi ereksi meningkat

    Beberapa penelitian mengatakan bahwa pria yang berhubungan seks kurang dari sekali seminggu dua kali lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi (DE) dibandingkan mereka yang berhubungan seks setiap minggu.

    8. Performa kerja menurun

    Performa kerja seseorang di kantor mungkin akan menurun. Faktanya, sebuah penelitian dari Oregon State University menemukan bahwa pasangan dengan kehidupan seks yang aktif jauh lebih bahagia di tempat kerja.

    “Mempertahankan hubungan yang sehat yang mencakup kehidupan seks yang sehat akan membantu karyawan tetap bahagia dan terlibat dalam pekerjaan mereka, yang bermanfaat bagi karyawan dan organisasi tempat mereka bekerja,” kata Keith Leavitt, seorang profesor di perguruan tinggi tersebut.

    9. Fungsi kognitif yang mungkin menurun

    Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh para peneliti di Maryland menemukan bahwa aktivitas seksual pada tikus meningkatkan fungsi kognitif dan fungsi hipokampus, yakni bagian dari otak yang sebagian besar bertanggung jawab untuk memori.

    Pada tahun yang sama, sebuah penelitian dari Universitas Konkuk di Seoul menyimpulkan bahwa aktivitas seksual sebenarnya dapat membantu memerangi efek negatif yang mengurangi daya ingat yang disebabkan oleh stres kronis.

    “Interaksi seksual dapat membantu untuk memperkuat neurogenesis hipokampus orang dewasa dan fungsi memori pengenalan terhadap efek stres kronis yang menekan,” tulis mereka.

    (Syifaa F. Izzati/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terbukti Lewat Studi, 3 Olahraga Ini Bisa Bikin Pria Tahan Lama di Ranjang

    Jakarta

    Olahraga disebut efektif untuk meningkatkan kesehatan seksual terutama dalam menjaga kekuatan ejakulasi pria. Sebuah penelitian bahkan bisa membuktikan hal tersebut.

    Dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Trends in Urology and Men’s Health mengamati 54 penelitian dan hampir 3.500 peserta untuk menguji efektivitas intervensi non-obat untuk ejakulasi dini.

    Tinjauan tersebut menemukan beberapa jenis olahraga bisa membantu mengatasi ejakulasi dini para pria. Peneliti menemukan bahwa aktivitas fisik secara teratur sebagai intervensi memberikan hasil yang menjanjikan untuk mengatasi ejakulasi dini.


    Beberapa tanda ejakulasi dini antara lain:

    • Selalu atau sering ejakulasi dalam 1 hingga 3 menit setelah penetrasi
    • Tidak pernah atau jarang untuk bisa menunda ejakulasi saat berhubungan seks
    • Merasa tertekan dan frustasi sewaktu ejakulasi dan cenderung menghindari keintiman seksual

    Adapun beberapa olahraga yang terbukti bisa mengatasi ejakulasi dini yakni:

    Kegel

    Kegel dikenal dengan latihan otot panggul (pelvic floor). Latihan ini terbukti bermanfaat untuk ejakulasi dini karena Otot dasar panggul berperan dalam ejakulasi dan pria yang dapat memperkuat dan meningkatkan kontrol otot panggul mungkin dapat menunda ejakulasi dengan mengendurkan otot perineumnya.

    Berlari

    Berlari selama 30 menit sebanyak lima kali dalam seminggu membantu memperpanjang waktu latensi (jarak waktu hingga terjadi ejakulasi). Efek ini sama dengan mengonsumsi dapoxetine, obat inhibitor yang awam digunakan pada ejakulasi dini.

    Yoga

    Yoga juga dapat menunda ejakulasi dini. Yoga memberikan efek menenangkan sehingga dapat membantu mengatasi stres berat yang bisa menjadi penyebab ejakulasi dini. Beberapa gerakan yoga ini bisa memperkuat otot panggul, seperti gerakan dhanurasana, sarvangasana, bhujangasana, dan matsyasana menjadi jenis latihan yang bisa dicoba untuk mengatasi ejakulasi.

    (Anggi Rustiana/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Aneh Tapi Nyata, Paru-paru Pria Ini Rusak Berat gegara Terlalu ‘Ngegas’ Masturbasi


    Jakarta

    Pria berusia 20 tahun dilarikan ke rumah sakit setelah mengidap cidera paru akibat terlalu bersemangat saat masturbasi. Parunya mengeluarkan suara berderak, yang diikuti dengan rasa nyeri dan kesulitan bernapas.

    Dalam kasus yang dipublikasikan di Journal of Thoraric Disease itu, pria yang tidak disebutkan namanya itu didiagnosis mengidap spontaneous pneumomediastinum (SPM), sebuah kondisi di mana udara keluar dari paru-paru dan tersangkut di area tulang rusuk. SPM merupakan penyakit langka yang biasanya menyerang pria di usia 20-an.

    Lebih lanjut, peneliti mengungkapkan SPM dipicu oleh batuk terlalu keras, muntah yang dipaksakan, kebiasaan merokok, serta aktivitas fisik yang terlalu berat.


    “Pria Swiss itu menyangkal melakukan olahraga berat, tapi dia mengaku telah melakukan sesi masturbasi yang agresif,” tulis Dr Nikola Rajic dan Dr Christian Schandl dalam studi tersebut, dikutip dari New York Post, Minggu (30/7/2023).

    SPM yang dialami pria itu didiagnosis sebagai kategori ‘parah’, di mana hasil x-ray menunjukkan udara dalam jumlah yang besar terperangkap di atas paru-parunya. Selain itu, wajahnya juga tampak membengkak, dan suara berderak terrdengar dari leher bagian bawah dan sikunya. Setelah diperiksa lebih detail, dokter menemukan udara terperangkap hingga pangkal tengkoraknya.

    Pria itu lantas segera dibawa ke ICU untuk mendapat perawatan. Ia dipasangi alat oksigen untuk membantu bernapas, serta diberi paracetamol analgesik dan antibiotik untuk menghilangkan nyeri dada dan mencegah infeksi.

    Setelah satu hari dirawat di ICU, pria itu dipindahkan ke bangsal reguler. Setelah tiga hari, kondisinya pun membaik dan diperbolehkan pulang.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy