Tag: produktivitas

  • Posisi Bunga Hias yang Pas di Rumah, Bisa Usir Serangga!


    Jakarta

    Tanaman atau bunga hias merupakan salah satu ornamen dekorasi yang dapat mengubah suasana rumah. Fungsi bunga hias bukan hanya untuk mempercantik tampilan rumah, melainkan bagus untuk kesehatan fisik dan mental penghuninya.

    Menurut Heathline, bunga hias dapat mempercepat penyembuhan seseorang. Menurut penelitian pada 2002 mengungkapkan bahwa orang yang baru saja pulih dari operasi butuh banyak melihat tanaman hijau selama masa pemulihan. Tanaman hijau ini bukan hanya di rumah, melainkan di alam.

    Kemudian, bunga hias bisa membantu meningkatkan produktivitas seseorang. Sebuah penelitian pada 1996 mengungkapkan bahwa mahasiswa di laboratorium komputer kampus bekerja 12 persen lebih cepat dan tidak terlalu stres saat ada tanaman di dekat mereka.


    Untuk dapat bekerja maksimal, lokasi meletakkan bunga hias juga harus tepat. Bunga hias harus berada di tempat-tempat yang mudah dilihat sehingga saat penghuni rumah jenuh, stres, atau bosan, bisa langsung melihat ke arah tanaman.

    Dilansir BloomsyBox berikut beberapa lokasi yang cocok untuk diletakkan bunga hias di rumah.

    1. Ruang Keluarga dan Ruang Tamu

    Ruangan yang pasti akan dilewati ketika masuk ke rumah adalah ruang keluarga atau ruang tamu. Lokasi ini paling tepat untuk meletakkan bunga hias. Biasanya ruangan ini juga paling sunyi saat semuanya sudah beristirahat.

    Bunga hias juga bisa menjadi dekorasi yang tepat dan enak dipandang daripada meletakkan bantal dengan motif ramai, barang pecah beling, atau hiasan buatan lainnya.

    2. Kamar Tidur

    Kamar tidur juga disarankan diletakkan beberapa bunga hias. Selain memberikan kesan hidup di kamar, bunga hias juga membantu pasokan oksigen bagi penghuni kamar. Waktu istirahat jauh lebih tenang dan tidur bisa lebih nyenyak. Bisa juga memilih bunga hias atau tanaman hias yang memiliki wangi yang harum seperti lily dan sedap malam.

    3. Ruang Makan

    Di ruang makan biasanya sering muncul serangga seperti cicak, kecoak, atau lalat. Beberapa bunga hias bisa mengusir serangga tersebut. Selain itu, bunga hias juga menambah tampilan ruang makan menjadi lebih hidup tidak monoton dan sepi. Hal yang perlu diperhatikan adalah pastikan rangkaian bunga tidak terlalu besar karena bisa menghalangi ketika ingin melihat orang di seberang meja.

    4. Depan Pintu Masuk Rumah

    Beberapa rumah ada yang membuat ruang khusus setelah pintu masuk. Ruangan ini layaknya ruang penyambutan. Dekorasi yang sering dipakai adalah meletakkan meja cermin, hiasan yang elegan, dan bunga hias. Tak perlu rangkaian bunga yang heboh, cukup dengan bunga hidup kecil seperti anggrek yang ditaruh di rak akan menambah warna dan kehidupan pada pintu masuk.

    Itulah beberapa lokasi yang cocok untuk bunga hias di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Manfaat Taruh Tanaman Hias di Ruang Kerja, Jadi Makin Produktif


    Jakarta

    Tanaman hias sering dijadikan dekorasi ruangan untuk memberi kesan asri dan segar pada ruangan. Salah satu tempat yang cocok ditaruh tanaman hias adalah ruang kerja, baik di kantor maupun rumah.

    Sebab, ternyata tanaman hias bisa memberi dampak positif ke aktivitas penghuni ruangan. Benda hijau ini bisa menjadi pemandangan sejuk di sela-sela aktivitas padat. Ada beragam tanaman yang bisa disimpan di atas meja atau di sudut ruang kerja.

    Lantas, apa saja manfaat memelihara tanaman hias di ruang kerja? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Healthline.


    Manfaat Pelihara Tanaman Hias di Ruang Kerja

    Inilah dampak baik yang bisa dirasakan penghuni ruangan yang ada tanaman hiasnya.

    1. Meningkatkan Fokus

    Memelihara tanaman asli di ruang kerja dapat meningkatkan fokus. Sebuah penelitian kecil dilakukan oleh Yun-ah Oh, Seon-Ok Kim, dan Sin-Ae Park dengan melibatkan 23 peserta. Peneliti tersebut menempatkan siswa di ruang kelas yang berbeda-beda.

    Setiap kelas ada yang memiliki tanaman palsu, tanaman asli, foto tanaman, atau tanpa tanaman sama sekali. Pemindaian otak peserta menunjukkan siswa yang belajar dengan tanaman hidup dan nyata di kelas lebih perhatian dan lebih mampu berkonsentrasi dibandingkan siswa yang belajar di kelas lainnya.

    2. Menekan Tingkat Stress

    Kemudian, tanaman hias di ruang kerja juga membantu menekan tingkat stres, lho. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology, tanaman di dalam rumah atau kantor bisa membuat penghuni merasa lebih nyaman dan tenteram.

    Penelitian tersebut menguji peserta dengan memberikan dua tugas berbeda, yakni memindahkan tanaman hias dari satu pot ke pot lainnya dan menyelesaikan tugas singkat berbasis komputer. Setelah menyelesaikan setiap tugas, peneliti mengukur faktor biologis yang terkait dengan stres, termasuk detak jantung dan tekanan darah.

    Hasil menunjukkan tugas berkebun di dalam ruangan menurunkan respons stres pada partisipan, sedangkan tugas menggunakan komputer menyebabkan lonjakan detak jantung dan tekanan darah.

    Padahal, peserta penelitian adalah pria muda yang terbiasa bekerja dengan komputer. Dari hasil penelitian itu, para peneliti menyimpulkan bekerja dengan tanaman dapat mengurangi stres fisiologis dan psikologis.

    3. Meningkatkan Produktivitas & Kreativitas

    Keberadaan tanaman di ruang kerja mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas penghuni. Sebuah penelitian pada tahun 2007 oleh Tina Bringslimark, Terry Hartig, dan Grete Grindal Patil membuktikan orang-orang yang bekerja dengan lebih banyak tanaman di ruang kerja memiliki lebih sedikit hari sakit dan lebih produktif dalam bekerja.

    Itulah beberapa alasan tanaman hias diperlukan di dalam ruang kerja. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 10 Manfaat Lari Pagi, Bikin Tubuh dan Pikiran Lebih Segar!

    Jakarta

    Lari pagi merupakan salah satu olahraga ringan yang memiliki banyak manfaat. Tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga bermanfaat menyegarkan pikiran.

    Olahraga ini juga mudah dilakukan, karena tidak membutuhkan perlengkapan khusus atau biaya yang mahal. Detikers hanya perlu bangun lebih pagi dan melakukan pemanasan sebelum mulai berlari.

    Mengutip dari laman resmi Kemenkes, lari menjadi salah satu olahraga yang banyak memberi manfaat bagi kesehatan. Lari pagi yang konsisten dapat menurunkan berat badan, menjaga kesehatan jantung, hingga meningkatkan stamina.


    Lantas, apa saja manfaat lari pagi untuk kesehatan dan bisa bikin tubuh dan pikiran lebih segar? Yuk, simak artikel berikut sampai selesai.

    10 Manfaat Lari Pagi yang Bikin Tubuh dan Pikiran Lebih Segar

    Melansir dari detikHealth, berikut beberapa manfaat lari pagi yang bisa menyegarkan tubuh hingga pikiran.

    1. Lari Pagi Membuat Lebih Berenergi

    Pagi hari menjadi waktu yang paling tepat untuk membangun dan meningkatkan semangat sebelum menjalani aktivitas. Salah satu kegiatan yang bisa detikers lakukan untuk meningkatkan energi yaitu dengan lari pagi.

    detikers tidak perlu memakan waktu yang lama saat berlari pagi karena dapat menguras tenaga dan malah membuat kelelahan. Lari pagi cukup dilakukan setidaknya 20 menit saja, sehingga energi yang didapatkan cukup untuk mengawali hari.

    2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Kesehatan jantung menjadi aspek utama yang dapat menyegarkan tubuh dan pikiran. Jantung yang sehat akan memompa dan mengalirkan darah kaya akan oksigen dengan lancar ke seluruh tubuh.

    Selain itu, dengan lari pagi, risiko detikers terkena penyakit jantung seperti stroke juga menjadi lebih kecil.

    3. Menjaga Suhu Tubuh

    Di saat sekarang ini, cuaca yang tidak menentu dapat menurunkan daya tahan tubuh seseorang. Untuk itu, detikers perlu menjaga suhu tubuh agar tetap stabil dan sejuk terutama pada saat udara panas.

    Lari di pagi hari dapat menjaga suhu tubuh agar tetap sejuk. Dengan begitu, meskipun cuaca panas ekstrem, tubuh detikers tidak rentan terhadap risiko penyakit.

    4. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Manfaat lari pagi yang berikutnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. Daya tahan tubuh berperan penting dalam melawan berbagai serangan penyakit dan menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan prima.

    Daya tahan tubuh yang kuat juga dapat meningkatkan mood sehingga detikers semakin siap untuk menjalani hari.

    Sports background. Runner feet running on road closeup on shoe.flare lightIlustrasi olahraga lagi pagi. Foto: Getty Images/Uinmine

    5. Membantu Meningkatkan Produktivitas

    Manfaat lainnya dari lari pagi yaitu membantu pikiran lebih segar dan meningkatkan kinerja otak. Dengan begitu, hal ini dapat membantu detikers lebih produktif dan bersemangat.

    6. Menurunkan Berat Badan

    Tidak hanya menjaga kesehatan jantung, lari pagi juga dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan saat berlari, kalori tubuh terbakar, terjadi pengurangan lemak, dan berat badan menjadi turun.

    Detikers dapat berlari sebelum mulai sarapan untuk merasakan manfaatnya. Mengutip dari penelitian American Council on Exercise melalui detikHealth, lari selama 40 menit dengan kecepatan 12 menit/mil bagi dengan orang yang memiliki berat badan 150 pon dapat membakar sebanyak 362 kalori.

    Bagi detikers yang sedang dalam program menurunkan berat badan, lari pagi yang rutin bisa menjadi pilihan aktivitas sehari-hari, disamping menjaga pola makan dan mengkonsumsi makanan bernutrisi.

    7. Menjaga Kesehatan Tulang

    Sebagai alat gerak pasif, tulang berperan penting dalam menyokong pergerakan kita sehari-hari. Untuk itu, kesehatan tulang perlu dijaga dengan berolahraga rutin, salah satunya dengan lari pagi.

    Saat kita berlari, gerakan tubuh memberi tekanan pada tulang, sehingga mirip dengan olahraga angkat beban. Hal tersebut dapat membuat tulang lebih kuat dan mencegah pengeroposan tulang terjadi lebih cepat.

    8. Melancarkan Metabolisme Tubuh

    Seperti yang dibahas di atas, lari pagi dapat membakar kalori tubuh. Hal ini disebabkan saat berlari, proses metabolisme terjadi lebih cepat sehingga oksidasi biologi dalam tubuh bekerja dengan efisien.

    9. Melancarkan Sirkulasi Darah

    Sirkulasi darah yang lancar dapat membuat pergerakan tubuh lebih aktif. Selain itu, oksigen dan nutrisi dapat didistribusikan dengan baik ke berbagai bagian tubuh, seperti mata, rambut, dan permukaan kulit.

    10. Menyegarkan Pikiran dan Memperbaiki Mood

    Selain secara fisiologis, secara psikologis lari pagi juga bermanfaat, terutama bagi pikiran dan suasana hati. Ketika berlari, otak akan memerintahkan tubuh untuk melepaskan berbagai hormon yang dapat memperbaiki suasana hati, seperti dopamin, serotonin, hingga endorfin.

    Hal ini dapat membuat mood detikers jauh lebih baik dan berenergi sehingga siap memulai kegiatan dengan menyenangkan.

    Tips Menyiapkan Diri dengan Baik Sebelum Lari Pagi

    Persiapan diri sebelum lari pagi menjadi aspek penting, agar manfaat yang dirasakan juga lebih optimal. Berikut tips ataupun cara yang bisa detikers lakukan sebelum lari pagi:

    • Memakai baju olahraga yang sesuai dan bahan yang nyaman.
    • Memakai sepatu olahraga yang nyaman dan mampu melindungi kaki saat berlari.
    • Hindari memutar musik terlalu kencang saat berlari, hal ini dapat memecah fokus.
    • Bangun lebih pagi agar dapat melawan rasa kantuk dan menyiapkan diri dengan baik.

    Demikianlah beberapa manfaat lari pagi untuk kesehatan, juga bikin tubuh dan pikiran lebih segar. Jangan lupa untuk tetap rutin lari pagi ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • 5 Fitur Tersembunyi Apple Notes Wajib Dicoba Bantu Produktivitas

    Jakarta

    Di era digital yang serba cepat ini, produktivitas menjadi kunci kesuksesan. Berbagai aplikasi bermunculan untuk membantu kita mengatur tugas, ide, dan informasi penting. Namun, tahukah kamu bahwa aplikasi sederhana yang sudah ada di genggamanmu, Apple Notes, menyimpan potensi luar biasa untuk meningkatkan produktivitas?

    Seringkali kita hanya memanfaatkan Apple Notes untuk mencatat hal-hal sederhana. Padahal, aplikasi bawaan ini memiliki segudang fitur canggih yang jarang diketahui! Mulai dari interaksi langsung dengan konten, sinkronisasi antar perangkat, hingga fitur-fitur canggih untuk organisasi dan manajemen tugas, Apple Notes siap membantumu menjadi lebih produktif.


    Simak 5 fitur tersembunyi Apple Notes yang wajib kamu coba berikut ini:

    1. Interaksi Langsung, Efisiensi Maksimal

    Siapa sangka, Apple Notes memungkinkanmu berinteraksi langsung dengan konten di catatanmu! Sematkan alamat email, nomor telepon, atau tanggal, dan Notes akan mengubahnya menjadi tautan aktif.

    • Email: Ketuk alamat email untuk langsung menulis pesan.
    • Telepon: Cukup pilih nomor telepon untuk melakukan panggilan.
    • Tanggal: Buat acara di kalender hanya dengan satu ketukan.

    Bayangkan betapa efisiennya alur kerjamu! Tak perlu lagi berpindah aplikasi, semua terintegrasi dalam Apple Notes. Catat jadwal meeting, lalu buat acara kalender langsung dari catatanmu. Mudah, bukan?

    2. Sinkronisasi di Semua Perangkat

    Akses catatanmu kapanpun dan di manapun dengan sinkronisasi iCloud! Pastikan pengaturan sinkronisasi Notes sudah aktif agar catatanmu selalu terbarui di iPhone, iPad, dan Mac.

    Tips tambahan:

    • Gunakan akun terpisah (misal, email kantor) untuk memisahkan catatan pribadi dan profesional.
    • Lindungi catatan penting dengan kata sandi.

    Personalisasi tampilan Notes dengan garis, grid, atau urutkan berdasarkan tanggal.

    3. “Beranda” Catatan untuk Organisasi yang Lebih Baik

    Buat “beranda” di Apple Notes untuk pusat komando catatanmu! Gunakan bagian seperti “Kerja”, “Pribadi”, dan “Keluarga”. Manfaatkan fitur “Tautkan Catatan” untuk menghubungkan catatan terkait dalam setiap kategori.

    Fitur ini sangat berguna untuk mengelola proyek kompleks. Semua informasi terhubung dan mudah diakses, membuat Apple Notes layaknya sistem organisasi personal yang powerful.

    4. Lebih dari Sekedar Mencatat

    Apple Notes bukan sekadar tempat mencatat teks. Berikut dua fitur praktis yang wajib kamu coba:

    • Simpan Sorotan Podcast: Salin transkrip atau bagikan episode podcast langsung ke Notes! Fitur ini cocok untuk mencatat poin-poin penting dari podcast favoritmu.
    • Tangkap Teks dengan Pemindaian Langsung: Scan teks dari buku, dokumen, atau papan tulis langsung ke Notes. Praktis untuk pelajar, peneliti, dan siapapun yang butuh menyimpan informasi dengan cepat.

    5. Fitur Canggih untuk Produktivitas Ekstra

    Tingkatkan produktivitasmu dengan fitur canggih Apple Notes:

    • Konversi Otomatis ke Tag: Gunakan tagar (#Kerja, #Ide) di catatanmu, dan Notes akan mengubahnya menjadi tagar yang dapat dicari.
    • Simpan Media ke Foto: Ekspor gambar atau video dari Notes ke aplikasi Foto.
    • Akses Layar Terkunci: Catat ide atau lihat catatan langsung dari layar terkunci tanpa perlu membuka kunci perangkat.

    (afr/afr)



    Sumber : inet.detik.com

  • 5 Kebiasaan Orang Cerdas Ala Steve Jobs CEO Apple Tim Cook, Punya Salah Satunya?


    Jakarta

    Cara seseorang memulai hari dapat berpengaruh pada produktivitas, pola pikir, hingga kesuksesan seseorang. Para orang-orang sukses dan cerdas sering kali merancang rutinitas pagi yang membantu mereka memprioritaskan tugas-tugas penting, menghemat energi mental, dan mempertahankan fokus sepanjang hari.

    Dikutip dari Times of India, penelitian menunjukkan bahwa menyusun rutinitas pagi dapat meningkatkan kinerja kognitif, mengurangi stres, dan menumbuhkan kreativitas. Dengan mencoba kebiasaan pagi orang-orang cerdas dan sukses, seperti Steve Jobs hingga Tim Cook mungkin bisa membantu tujuan pribadi dan profesional secara pribadi.

    1. Kebiasaan Pagi Steve Jobs

    Steve Jobs selalu memulai paginya dengan bertanya pada diri sendiri, yakni ‘jika hari ini adalah hari terakhir hidup saya, apakah saya ingin melakukan apa yang akan saya lakukan hari ini?’.


    Pertanyaan sederhana itu mampu membantunya tetap selaras dengan hasrat dan prioritasnya. Dengan melakukan refleksi ini setiap hari, ia menghindari menghabiskan waktu untuk tugas yang tidak berkontribusi pada tujuan jangka panjangnya.

    Praktik ini dapat diterapkan dengan menyisihkan beberapa menit setiap pagi untuk bertanya pada diri sendiri, tentang apa yang penting untuk hari itu. Dengan menulis jurnal atau meninjau prioritas utama dapat membantu mempertahankan fokus dan memastikan bahwa tindakan itu memiliki tujuan yang jelas.

    Cara Menghilangkan Kelelahan dalam Mengambil Keputusan

    Untuk menghemat energi mental, Jobs mengenakan pakaian yang sama setiap harinya yaitu kaos turtleneck hitam, celana jeans, dan sepatu kets. Ia memfokuskan sumber daya kognitifnya pada inovasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.

    Prinsip ini menciptakan rutinitas yang mengurangi kegiatan yang tidak terlalu penting. Mengurangi kelelahan dalam mengambil keputusan memungkinkan otak mendedikasikan lebih banyak energi untuk berpikir kreatif dan strategis, yang krusial untuk produktivitas dan kesuksesan secara keseluruhan.

    Melibatkan Gerakan

    Steve Jobs sering mengambil jeda singkat dengan berjalan kaki untuk menjernihkan pikiran dan merangsang kreativitas. Berjalan kaki di luar ruangan atau bahkan sekitar kantor memberikan aktivitas fisik sekaligus meningkatkan kejernihan mental, mengurangi stres, dan menghasilkan ide-ide baru.

    Memasukkan gerakan ke dalam rutinitas pagi, seperti berjalan kaki, peregangan, atau olahraga ringan dapat meningkatkan kinerja fisik dan kognitif. Bahkan lima hingga 10 menit gerakan itu dapat meningkatkan kewaspadaan dan menciptakan suasana positif untuk hari itu.

    2. Pavel Durov yang Membatasi Distraksi

    CEO Telegram Pavel Durov menghindari penggunaan ponselnya saat bagun tidur. Hal itu mencegah notifikasi dan masukan eksternal mendikte pola pikirnya di pagi hari.

    Dalam mempertahankan periode bebas ponsel, Pavel menjaga kejernihan mental dan memprioritaskan tugas-tugas yang ia kerjakan sendiri. Kebiasaan ini dapat diterapkan untuk lebih fokus pada perencanaan, refleksi, atau aktivitas fisik.

    Kebiasaan ini juga memastikan hari dimulai dengan sengaja. Menetapkan batasan digital di pagi hari dapat secara drastis meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan meningkatkan produktivitas.

    3. Johannes Thomas yang Memprioritaskan Pekerjaan

    CEO Trivago Johannes Thomas mengatur pagi harinya agar bebas dari rapat atau meeting. Ia mendedikasikan 90-120 menit pertama untuk pekerjaan yang terfokus dan tanpa gangguan.

    Pembagian waktu inni memungkinkan untuk mengatasi masalah kompleks, bertukar pikiran tentang solusi, dan membuat keputusan penting tanpa gangguan. Ini dapat diterapkan dengan mengidentifikasi jam-jam produktivitas puncak dan menjadwalkannya di kalender untuk pekerjaan mendalam.

    Matikan notifikasi, tutup tab yang tidak perlu, dan beri tahu rekan kerja tentang waktu khusus ini. Menata kegiatan pagi dengan pekerjaan tanpa gangguan dapat memastikan tugas-tugas penting telah terselesaikan, dan tentunya memberikan hasil yang lebih berkualitas.

    4. Awali Hari dengan Rasa Syukur Ala Tim Cook

    Tim Cook yang merupakan CEO Apple selalu memulai harinya dengan membaca e-mail dan berolahraga pagi. Selain produktivitas, rutinitas ini menumbuhkan pola pikir bersyukur dan penuh perhatian.

    Olahraga pagi memberi energi pada tubuh dan mempersiapkan pikiran untuk pekerjaan yang terfokus. Sementara membaca dan menanggapi komunikasi bermakna yang membantu menumbuhkan keterlibatan dan koneksi.

    Rutinitas pagi dapat diawali dengan menulis jurnal, meditasi, atau berolahraga. Hal ini menciptakan suasana yang konstruktif, mendorong kejernihan mental. dan memperkuat ketahanan menghadapi tantangan sepanjang hari.

    5. Mengidentifikasi Tugas Penting Ala Kevin O’Leary

    Kevin O’Leary mengidentifikasi tiga tugas penting yang harus diselesaikan setiap hari, dan menyingkirkan semua gangguan lainnya. Dengan berfokus pada prioritas ini, ia memastikan dampak yang maksimal dan menghindari kewalahan oleh aktivitas yangg tidak penting.

    Strategi ini dapat diterapkan dengan membuat daftar singkat tiga teratas setiap pagi atau malam sebelumnya. Perencanaan tersebut membantu mempertahankan fokus, mencapai kemajuan, dan menciptakan rasa pencapaian di awal hari yang meningkatkan motivasi hingga produktivitas.

    (sao/naf)



    Sumber : health.detik.com