Tag: prof

  • Bisa Bikin Gatal-gatal, Ini Penyebab dan Cara Basmi Kamitetep


    Jakarta

    Kamitetep adalah hewan yang berukuran kecil dengan bentuk yang unik. Badannya berwarna abu abu dengan kantong tipis dari tengah ke bawah dan kepalanya seperti cacing.

    Hewan dengan nama ilmiah Phereoeca uterella ini merupakan serangga sejenis ngengat. Penghuni biasanya tidak menyadari keberadaannya karena ukuran yang kecil dan jarang mengganggu manusia.

    Meskipun begitu, kamitetep bisa menggigit manusia. Dilansir detikHealth, Prof Edhi meragukan anggapan bahwa kamitetep mengandung racun yang memicu gatal-gatal. Menurutnya, gatal-gatal muncul karena kotoran yang membungkus serangga tersebut. Ciri-ciri kulit sudah digigit kamitetep menurut seorang mahasiswi Denpasar Dwi Kukuh Wandari yang pernah digigit, gejalanya mirip dengan digigit semut, yakni muncul bentol kemerahan dengan titik di tengahnya.


    Penyebab Kamitetep Muncul di Rumah

    Setiap hewan yang muncul di rumah pasti ada penyebabnya. Lantas, kamitetep sendiri kenapa bisa muncul di rumah? Dilansir Bugwiz ini alasannya.

    1. Rumah Jarang Dibersihkan

    Kamitetep senang hidup di tempat yang kotor. Hewan ini juga mudah ditemukan di tembok-tembok, kolong meja atau lemari, hingga dekat cucian kotor.

    2. Banyak Sumber Makanan

    Kamitetep merupakan hewan pemakan debu, sarang laba-laba, rambut, hingga serangga mati. Mereka senang tinggal di tempat yang banyak sumber makanan.

    3. Lingkungan Memadai

    Kemudian, mereka juga membutuhkan lingkungan yang memudahkan untuk berkembang biak seperti tempat yang cukup lembap. Tempat yang panas juga mereka bisa hidup asalkan terlindungi dan minim gangguan.

    Cara Basmi Kamitetep

    1. Bersihkan Rumah

    Melihat dari faktor-faktor yang disukai oleh kamitetep, hewan satu ini bisa dibasmi atau diusir dengan sering membersihkan rumah. Jangan sampai ada sarang laba-laba di rumah apalagi tumpukan debu.

    2. Jaga Kelembapan Ruangan

    Lalu, usahakan rumah tidak terlalu lembap atau kering. Atur suhu agar tetap normal dengan begitu kamitetep tidak datang dan berkembang biak di rumah. Pastikan pula setiap ruangan memiliki sirkulasi yang baik.

    3. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kamitetep, penghuni dapat membasminya menggunakan sabun cuci piring. Campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Pastikan cairan tersebut tidak sampai banyak busa.

    Tusuk kepompong hewan agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil. Lalu, semprotkan cairan yang baru dibuat pada kamitetep.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamitetep yang masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Dibuka 1 April, Kuliah S1-S3 Dalam dan Luar Negeri


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 akan dibuka pada 1 Maret 2025 oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag). Penerima beasiswa dapat studi di jenjang S1, S2, atau S3 di dalam atau luar negeri dengan pembiayaan penuh (fully funded).

    Sekretaris Jenderal Kemenag Prof Phil Kamaruddin Amin MA PhD mengatakan, BIB adalah beasiswa kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Beasiswa ini diharapkan meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Kementerian Agama pada bidang sains dan teknologi, sosial humaniora, dan keagamaan.

    “Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, tanpa terkendala biaya,” kata Kamaruddin Amin di Jakarta, Kamis (20/3/2025), dikutip dari laman resmi Kemenag.


    Jenis Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    Kepala Puspenma Kemenag Ruchman Basori mengatakan jenis BIB 2025 terdiri dari beasiswa umum, beasiswa prestasi, dan beasiswa target. Beasiswa umum adalah beasiswa reguler bagi keluarga besar Kemenag, baik santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kementerian Agama.

    Beasiswa prestasi BIB 2025 adalah beasiswa bagi calon pendaftar berprestasi akademik dan nonakademik. Prestasi yang dapat disertakan pada pendaftaran antara lain tahfidz Al-Qur’an dan juara olimpiade tingkat nasional atau internasional.

    Beasiswa target BIB 2025 adalah beasiswa afirmasi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) dan Pendidikan Jarak Jauh S1 pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC).

    Syarat Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    Berikut sejumlah persyaratan yang perlu diketahui dan segera disiapkan peserta dari sekarang:

    • Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar S2 dan 45 tahun untuk pendaftar S3
    • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL)
    • Memiliki ijazah atau surat keterangan lulus
    • Bagian dari Keluarga Besar Kemententerian Agama, baik santri, siswa, mahasiswa, guru, ustadz, dosen, tenaga kependidikan, alumni pendidikan keagamaan, dan pegawai Kemenag
    • Memenuhi persyaratan administrasi lainnya.

    Informasi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 lebih lanjut dapat dipantau di laman www.beasiswa.kemenag.go.id.

    (twu/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Baznas Buka Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024, Ini Syaratnya!



    Jakarta

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia (RI) menawarkan Beasiswa Kemitraan Pendidikan 2024. Beasiswa ini khusus bagi penyandang disabilitas, warga dari daerah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T) dan Komunitas Adat.

    Disampaikan oleh Ketua Baznas RI, Prof Dr KH Noor Achmad MA, beasiswa ini berkaitan dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini berfokus pada urusan pendidikan dan penyandang disabilitas.

    “Program ini sangat terkait erat dengan SDGs dan Asta Cita Bapak Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang patut bagi kita semua untuk mem-back up dan mendukung sekuat tenaga kita semua,” ujar Noor, dilansir dari laman Baznas, Sabtu (9/11/2024).


    Beasiswa ini berlaku selama 2 semester atau 1 tahun anggaran 2024-2025. APa saja syarat daftarnya? Mengutip Panduan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus, berikut informasi lengkapnya:

    Pembiayaan Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Pendanaan program maksimal sebesar Rp50 juta untuk setiap program.
    • Bantuan biaya pembinaan/pengembangan lembaga.
    • Laporan publik program yang telah berlangsung selama 1 tahun.

    Syarat Daftar Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Merupakan lembaga yang memiliki badan hukum di Indonesia
    • Memiliki kantor atau sekretariat yang tetap di Indonesia
    • Memiliki pengurus organisasi
    • Memiliki program di bidang pendidikan
    • Lembaga melampirkan proposal pengajuan bantuan beasiswa Kemitraan dengan susunan cover proposal, surat ajuan program kepada Ketua Baznas RI, pakta integritas lembaga, surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM), isi proposal, dan lampiran proposal

    Dokumen Syarat Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    1. Formulir pendaftaran
    2. Proposal pengajuan
    3. Legalitas pendirian lembaga
    4. Struktur organisasi
    5. KTP kepala lembaga
    6. NPWP lembaga
    7. Program utama sejak organisasi berdiri
    8. Rencana timeline program
    9. Rencana anggaran program
    10. Surat Rekomendasi Tokoh
    11. Surat rekomendasi organisasi masyarakat
    12. Rekening atas nama lembaga (diutamakan bank syariah)

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus Baznas 2024

    • Pendaftaran online: 7-17 November 2024
    • Seleksi administrasi: 18-24 November 2024
    • Pengumuman seleksi administrasi: 24 November 2024
    • Penilaian juri internal dan eksternal: 25-29 November 2024
    • Penentuan akhir dan SK Ketua Baznas: 1-6 Desember 2024
    • Pengumuman lembaga mitra terpilih: 9 Desember 2024
    • Temu perdana dan sosialisasi program: 13 Desember 2024

    Itulah informasi penawaran Beasiswa Kemitraan Pendidikan Khusus 2024 dari Baznas RI. Untuk format proposal detikers bisa melihatnya di sini. Selamat mencoba detikers!

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Peraih Habibie Prize 2024 Dukung Penerima Beasiswa LPDP Pulang: Berkarya dalam Negeri


    Jakarta

    Sejumlah peraih penghargaan Habibie Prize 2024 mendukung agar penerima beasiswa LPDP pulang dan berkarya di Tanah Air. Mereka yakni pakar kebijakan pendidikan Prof Anita Lie MA EdD dan pakar rekayasa nanomaterial Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD.

    Anita menuturkan, penerima beasiswa LPDP dapat memanfaatkan kesempatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, meriset, dan berinovasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), pemerintah, dan institusi lain setelah kembali pulang ke Tanah Air.

    “Dari Kepala BRIN sudah ada tadi dibuka kesempatan-kesempatan agar lulusan LPDP itu bisa kembali pulang, supaya bisa berkontribusi,” ucapnya pada detikEdu usai menerima penghargaan Habibie Prize 2024 Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Gedung BJ Habibie, BRIN, Jakarta, Senin (11/11/2024).


    Pertimbangan Gaji

    Terkait komparasi gaji di dalam dan dalam negeri, Guru Besar Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya ini menuturkan penerima beasiswa LPDP pada dasarnya juga perlu mempertimbangkan aspek kepuasan batin dan hal-hal nonkeuangan.

    “Gaji besar di luar negeri, biaya hidup juga tinggi. Living cost juga tinggi. Kalau di Indonesia, ada hal-hal yang nggak bisa diukur dengan uang, ya. Kalau kembali, kita bekerja juga untuk kepuasan batin juga, agar bisa berkontribusi untuk bangsa,” ucapnya.

    Fasilitas Penelitian

    Anita mengakui fasilitas atau peralatan riset di dalam negeri bisa jadi tidak semuanya tercukupi di dalam negeri. Di sisi lain, ia mengingatkan agar hal ini perlu disampaikan agar bisa diatasi di dalam negeri ataupun lewat kolaborasi dengan luar negeri.

    “Nah, itu ya bisa memberi masukan, mungkin bisa kerja sama-kerja sama dengan luar negeri ya,” ucapnya.

    Contoh di Bidang Rekayasa Nanomaterial

    Penerima Habibie Prize 2024 Bidang Ilmu Rekayasa Prof Brian Yuliarto ST MEng PhD mengatakan, untuk bidang rekayasa nanomaterial, ia menilai peralatan riset di Indonesia sudah sama dengan yang di luar negeri. Kendalanya yakni jumlah peralatan yang jauh lebih sedikit dari jumlah periset sehingga waktu antre jadi panjang.

    “Karena pengguna kita banyak sekali dan jumlah alat juga tidak sebanyak di luar negeri, sehingga mungkin butuh waktu lebih untuk menunggu bisa menggunakan alat-alat itu. Tetapi, tetap kita bisa lakukan sebenarnya, ya,” ucapnya pada detikEdu pada kesempatan yang sama.

    Soal gaji, Brian menilai tiap orang dapat memiliki standar berbeda. Di sisi lain, ia mengamini bahwa tantangan periset Indonesia relatif lebih tinggi dari aspek nonpenelitiannya sendiri seperti di atas. Untuk itu, ia menilai bekal pengalaman di luar negeri memungkinkan talenta iptek yang pulang ke Tanah Air bisa menghadapi tantangan tersebut.

    “Saya yakin justru setelah dikirim ke luar negeri, teman-teman kita, para anak-anak muda itu bisa mencari jalan-jalan keluar ya, untuk mengatasi keterbatasan, sehingga kita (Indonesia) bisa maju juga seperti di kampus luar negeri, meskipun kita lakukan riset di Indonesia,” ucapnya.

    Janji Kepala BRIN Soal Pulang dan Berkarya di Indonesia

    Sebelumnya Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan lima peraih Anugerah Talenta Unggul Habibie Prize 2024 dapat memberi inspirasi dan teladan bahwa putra-putri iptek Indonesia bisa berkiprah di dalam negeri.

    “Bahwa di Indonesia pun kita bisa berkiprah, berkontribusi, menyumbangkan pengetahuan, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi berbasis pengetahuan untuk Indonesia maju ke depan,” pada pidato pemberian penghargaan.

    Untuk memastikan talenta iptek Indonesia mau berkarya di dalam negeri seusai kepakarannya, Handoko mengatakan pihaknya akan memastikan talenta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) Indonesia akan diberi penghasilan yang setidaknya setara dengan peneliti negara tetangga, Malaysia.

    “Kita akan memastikan bahwa putra-putri terbaik kita bisa mendapat gaji, penghasilan, take home pay yang saya tidak bicara terbaik, tapi minimal setara, comparable dengan yang di Malaysia,” ucapnya.

    “Kita tidak ingin, kita tidak memaksa semua orang bekerja di negara ini, itu adalah hak dan semua orang bisa berkontribusi dari manapun. Tetapi, negara ini tidak boleh tidak memberikan opsi (bagi) putra-putri terbaik kita kesempatan. Dan tidak ada alasan untuk tidak bisa berkiprah sesuai bidang kepakaran dan passion-nya di negara kita,” sambung Handoko.

    Di samping gaji, ia mengatakan negara melalui BRIN memberikan akses infrastruktur, skema mobilitas periset, dan skema hibah riset kompetitif. Pendanaan riset diperoleh berdasarkan hasil penilaian atas substansi proposal riset dan rekam jejak, seperti publikasi di jurnal bereputasi.

    “Yang memberikan penilaian dan yang kami lihat penilaiannya itu dari pihak ketiga, dari komunitas globalnya. Jadi kita tidak pernah melakukan penilaian sendiri, tetapi pada pihak ketiga yang paham ilmu Bapak-Ibu sekalian,” ucapnya.

    “Publikasi bereputasi global, penghargaan tertinggi, itu bukan tujuan, tetapi adalah alat ukur, indikator, dan kontrol kualitas untuk QC bahwa apa yang sudah dilakukan itu memenuhi standar dan juga norma komunitas global,” kata Handoko.

    Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air jika memperoleh izin dan tidak terikat ikatan dinas. Salah satunya karena kurangnya lahan pekerjaan yang cocok dengan mereka sepulangnya ke Tanah Air. Sementara itu, pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Berdasarkan aturan LPDP, penerima beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang tersebut antara lain alumni beasiswa LPDP yang bekerja di lembaga internasional mewakili Indonesia, seperti PBB, IMF, dan IDF. Calon pemagang di lembaga internasional paling lambat 3 bulan sejak tanggal lulus dengan durasi maksimal 2 tahun juga bisa mengurus izin tidak langsung pulang ke Tanah Air paling lambat 90 hari usai tanggal lulus.

    (twu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Ada Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan-Kelautan Undip, Daftar di Sini



    Jakarta

    Universitas Diponegoro (Undip) membuka beasiswa untuk jurusan S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan. Terbatas, beasiswa hanya dibuka untuk 30 mahasiswa.

    Syarat untuk mendaftar beasiswa adalah pendaftar yang memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang. Bagi 30 peserta yang lolos ujian dan memenuhi persyaratan beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, biaya makan dan biaya penginapan selama kuliah.

    Rektor Undip, Prof Dr Suharnomo, menyampaikan bahwa Undip adalah kampus berkualitas dan menjunjung tinggi martabat sebagai institusi yang mengayomi dan bermanfaat. Kendati demikian, Undip memastikan jika masyarakat bisa memperoleh akses pendidikan.


    “Undip terus berkompetisi dalam perangkingan nasional maupun internasional, namun demikian Undip juga memberikan kesempatan dan dukungan bagi masyarakat untuk memperoleh akses pendidikan,” ucap Prof Suharnomo dalam laman Undip dikutip Selasa (16/7/2024).

    Mahasiswa jurusan S1 Teknologi Bisnis Perikanan dan Kelautan Undip akan mempelajari inovasi teknologi, manajemen industri, strategi bisnis, bioteknologi dan teknologi AIoT untuk menciptakan bisnis perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.

    Adapun pendaftaran dibuka melalui UM Terbatas Undip mulai 12 hingga 16 Juli 2024.

    Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

    Syarat Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan dan UM Terbatas Undip 2024

    • Siswa laki-laki yang telah lulus SMA/SMK/MA atau sederajat, lulus ujian persamaan, atau setara lainnya (paket C) tahun 2022, 2023 dan siswa yang lulus tahun 2024
    • Usia saat mendaftar maksimal 22 tahun
    • Memiliki KIPK atau surat keterangan miskin dari pihak berwenang

    Materi Tes UM Terbatas Undip 2024

    Potensi Skolastik: penalaran umum, pengetahuan dan pemahaman umum, kemampuan memahami bacaan dan menulis, dan pengetahuan kuantitatif.

    Tes Literasi: literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, dan penalaran matematika.

    Tata Cara Pendaftaran UM Terbatas Undip 2024

    1. Membuat user pendaftaran menggunakan email
    2. Mengisi data diri
    3. Memilih jalur pilihan UM S1 Terbatas dan mengisi form isian
    4. Membayar biaya pendaftaran pada bank yang ditunjuk
    5. Mengunggah berkas administrasi dengan format pdf
    6. Mencetak kartu peserta dan mengikuti ujian sesuai jadwal

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa S1 Teknologi dan Bisnis Perikanan dan Kelautan bisa dicek melalui pmb.undip.ac.id

    (nir/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Kemendiktisaintek Upayakan Tambahan Kuota KIP-Kuliah, Tapi …..



    Jakarta

    Pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI tengah mengupayakan peningkatan kuota KIP-Kuliah. Hal ini diungkapkan oleh Plt Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Tjitjik Srie Tjahjandarie dalam peluncuran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Tahun 2025.

    Tjitjik turut menyinggung, meski Mendikbudristek sebelumnya, Nadiem Anwar Makarim telah membatalkan soal kenaikan uang kuliah tunggal (UKT), bukan berarti biaya penyelenggaraan pendidikan turun.

    “Tahun 2024 ini kan sudah terbit kebijakan dari menteri bahwa tidak boleh ada kenaikan UKT. Nah, tidak boleh ada kenaikan UKT itu bukan berarti bahwa biaya penyelenggaraan pendidikan atau biaya kuliah tunggalnya itu turun karena sebenarnya kita ingin mempertahankan standar layanan untuk pendidikan,” ujar Tjitjik.


    Walau demikian, Tjitjik juga menyebut Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri atau BOPTN untuk 2025 relatif sama dengan 2024. Saat ini, pihak Kemendiktisaintek juga tengah mengusahakan penambahan kuota KIP Kuliah.

    “Oleh karena itu, salah satu strategi saat ini adalah kita sedang mengusahakan untuk peningkatan kuota atau jumlah KIP Kuliah untuk tahun 2025,” kata Tjitjik.

    “Ini mohon saja doanya upayanya seperti apa, tapi kembali ini juga sangat bergantung pada Kementerian Keuangan,” imbuhnya.

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Hampir Sama dengan 2024

    Pada acara yang sama, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST, MT menyampaikan pendaftaran KIP Kuliah untuk tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya.

    “Hampir tidak ada perubahan sebenarnya dengan proses yang sebelumnya,” kata Prof Eduart.

    Perlu dicatat, KIP Kuliah hanya berlaku untuk pemilihan prodi di PTN di bawah Kemendiktisaintek. Sedangkan untuk perguruan tinggi keislaman negeri atau PTKIN, ada kebijakan tersendiri.

    “Itu nanti teman-teman yang di PTKIN pasti sudah memiliki pola dan mekanisme tersendiri untuk KIP-K nya. Kalau yang kami atur secara langsung terkait dengan KIP-K di Kemdiktisaintek,” imbuh Prof Eduart.

    (nah/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat! KIP Kuliah 2025 Hanya Bisa untuk Pilihan Prodi PTN Kemendiktisaintek


    Jakarta

    Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kembali membuka kesempatan untuk siswa pelamar KIP Kuliah. Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof Dr Ir Eduart Wolok, ST, MT mengatakan pendaftaran KIP Kuliah untuk tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya.

    “Hampir tidak ada perubahan sebenarnya dengan proses yang sebelumnya,” ujar Prof Eduart dalam konferensi pers peluncuran SNPMB Tahun 2025 (11/12/2024).

    “Pendaftaran KIP Kuliah hanya berlaku untuk pilihan prodi di PTN Kemendiktisaintek. Informasi detail bisa dilihat di kip-kuliah.kemdikbud.go.id,” jelasnya dalam kesempatan yang sama.


    Namun, terpantau dalam situs resmi KIP Kuliah, saat ini belum ada informasi terbaru mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025.

    PTKIN Ada Kebijakan Tersendiri

    Menurut Prof Eduart, KIP Kuliah tidak untuk pendaftaran di perguruan tinggi keislaman negeri (PTKIN), dikarenakan ada kebijakan tersendiri.

    “Itu nanti teman-teman yang di PTKIN pasti sudah memiliki pola dan mekanisme tersendiri untuk KIP-K nya. kalau kami yang kami atur secara langsung terkait dengan KIP-K di Kemdiktisaintek,” imbuh Prof Eduart.

    Sementara itu, panitia telah meluncurkan SNPMB 2025 pada hari ini, Rabu (12/11/2024). Para peserta maupun sekolah juga dapat terus memantau perkembangan informasi melalui kanal-kanal resmi yang telah disediakan.

    Kanal Resmi Informasi SNPMB 2025

    • Laman resmi: https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
    • E-mail: snpmb@bppp.kemdikbud.go.id
    • Help desk: https://hallo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
    • Telepon: 021-3104041
    • Call center: 08041450450
    • Lokasi: Gedung D lantai 1 Kemendiktisaintek, Jalan Pintu I Senayan, Jakarta Pusat 10270
    • Media sosial:

    – Instagram: @snpmb_id
    – YouTube: SNPMB ID
    – TikTok: @snpmb_id
    – X (Twitter): @snpmb_id
    – Facebook: SNPMB ID

    “Selain yang ini berarti bukan dari kami, Ibu-Bapak. Karena ternyata tren dari tahun ke tahun kan ada media, sering kali ada media duplikasi dan kadang informasinya justru informasi yang dalam tanda petik merugikan calon peserta,” kata Prof Eduart.

    “Sekali lagi inilah media sosial resmi dari SNPMB yang akan memberikan informasi terkait dengan pelaksanaan SNPMB 2025,” tegasnya.

    Prof Eduart menekankan semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Ia berharap SNPMB 2025 berlangsung lancar, sukses, dan menghasilkan generasi muda calon pemimpin bangsa terbaik.

    (nah/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • ITPLN Tawarkan Beasiswa untuk Anak Guru, Simak Informasinya!


    Jakarta

    Ada kabar baik untuk para anak guru! Institut Teknologi PLN (ITPLN) menawarkan beasiswa 50% Biaya Pengembangan, Pembangunan dan Pendidikan (BP3).

    Program beasiswa ini diberikan untuk anak-anak guru jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA atau SMK/sederajat.

    Rektor ITPLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK, MT, IPU, Asean Eng seperti dikutip dari laman resmi kampus mengatakan program ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para guru yang telah berdedikasi dan mengabdi untuk mencerdaskan bangsa.


    “Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Dengan memberikan beasiswa ini, ITPLN ingin memberikan penghargaan kepada para guru melalui kesempatan bagi anak-anak guru untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas di ITPLN,” jelas Prof Iwa.

    Beasiswa ini dibuka untuk semua anak guru di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai program studi (prodi) di ITPLN. Beasiswa dibuka hingga 25 Januari 2025.

    Ketentuan Beasiswa Anak Guru ITPLN

    • Anak kandung guru SMA/sederajat yang mendaftar di ITPLN pada gelombang 1.
    • Potongan 50% BP3, tidak mencakup UKT dan biaya pendaftaran.
    • Kuota terbatas dan diprioritaskan untuk pendaftar lebih awal, sebagaimana hasil seleksi.
    • Pilih jalur beasiswa anak guru saat mendaftar.
    • Dokumen yang dibutuhkan di antaranya KTP calon mahasiswa, kartu keluarga, surat keterangan anak guru.
    • Penerima beasiswa akan diumumkan melalui email resmi ITPLN.
    • ITPLN berhak membatalkan beasiswa apabila ditemukan ketidaksesuaian dokumen.

    Demikian informasi mengenai beasiswa anak guru dari ITPLN. Apabila detikers tertarik, pendaftarannya dapat dilakukan di https://infopmb.itpln.ac.id/beasiswa-anak-guru/.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Dibuka 1 April, Cek Syaratnya!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun ini akan dibuka pada 1 April 2025. BIB adalah beasiswa kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

    “Pengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pendaftarannya, dibuka mulai 1 April 2025,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Prof Phil Kamaruddin Amin dilansir dari laman Kemenag Sulawesi Barat, Kamis (20/3/2025).

    Beasiswa Indonesia Bangkit adalah beasiswa kolaborasi antara Kemenag danLPDP. Beasiswa ini menyediakan biaya pendidikan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Pilihan kampus tujuan beasiswa pun beragam. Ada yang di dalam negeri juga di luar negeri.


    Sejak 2022, BIB telah mendanai 6.000 mahasiswa. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori mengatakan BIB bisa dicoba juga oleh dosen dan tenaga kependidikan.

    “Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” jelasnya.

    Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkut

    • Berumur maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3 Memiliki ijazah atau surat keterangan lulu
    • Bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI
    • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL)
    • Melengkapi persyaratan administrasi lainnya

    Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit

    Berdasarkan persyaratan di tahun 2024, berikut dokumen syarat daftar Beasiswa Indonesia Bangkit:

    • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    • Ijazah/surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai bagi pendaftar S2 atau S3
    • Surat rekomendasi kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
    • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS atau Duolingo English Test
    • Personal statement atau motivasi diri
    • Bagi pelamar yang telah bekerja bisa menyertakan surat izin pimpinan beserta surat keterangan masa kerja dan pernyataan bebas tugas kerja dari pimpinan
    • Rencana studi berisi 1.500-2.000 kata bagi pelamar S2
    • Rencana penelitian dan karya akademik (jika ada) bagi pelamar S3

    Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit

    Beasiswa Indonesia Bangkit ini menanggung pembiayaan atas kebutuhan berikut:

    Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP
    • Bantuan publikasi jurnal internasional bagi awardee S2/S3
    • Bantuan seminar internasional
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Biaya hidup bulanan

    Biaya Pendukung

    • Biaya hidup bulanan (living cost)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
    • Transportasi
    • Family allowance (S3)
    • Asuransi kesehatan
    • Dana darurat
    • Settlement allowance

    Biaya Tambahan bagi Disabilitas

    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui
    • Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa bagi Awardee Afirmasi
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi
    • Biaya pendidikan
    • Biaya program

    Itulah bocoran pembukaan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Yuk segera siapkan dokumen-dokumen persyaratannya!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa untuk Anak Dosen & Tendik IPB, Syarat IPK Minimal 2,75



    Jakarta

    IPB University menawarkan Beasiswa Talenta IPB (BTI). Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang merupakan putra-putri dosen dan tenaga kependidikan (tendik) di lingkungan IPB.

    “IPB University terus berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk mencerdaskan bangsa. Kini kami mulai memberikan bantuan biaya pendidikan untuk anak pegawai yang kuliah di IPB University,” ujar Rektor IPB University, Prof Arif Satria dikutip dari laman kampus, Minggu (6/7/2025).

    Ia mengatakan beasiswa ini adalah bentuk pengembangan dari program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP). Program tersebut merupakan bantuan bagi anak dosen dan tendik yang masih bersekolah SD, SMP dan SMA.


    Syarat Penerima Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Wakil Rektor IPB University bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur, Dr Alim Setiawan Slamet mengatakan syarat utama penerima beasiswa ini adalah anak dari dosen dan tendik yang sudah berstatus aparatur sipil negara (ASN), pegawai tetap IPB serta pegawai IPB berstatus pegawai kontrak.

    Selain itu, syarat lainnya mahasiswa harus mempunyai indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75 dan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain. Beasiswa akan mulai disalurkan pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

    Besaran Dana Beasiswa Anak Dosen & Tendik IPB

    Beasiswa BTI akan menanggung uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa semester 1 hingga 8. Berikut besaran dan jenis beasiswanya:

    • Nilai UKT maksimum Rp 1.000.000 diberikan beasiswa 100% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000 diberikan beasiswa 75% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 2.500.000 – Rp 5.000.000 diberikan beasiswa 60% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 5.000.000 – Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 40% dari UKT
    • Nilai UKT di atas Rp 8.000.000 diberikan beasiswa 25% dari UKT.

    Pencairan dana beasiswa tidak dilakukan di awal melainkan lewat sistem reimbursement. Pegawai tetap membayar beasiswa anaknya sesuai jadwal kemudian nanti akan diganti sebesar nominal beasiswa yang diterima.

    Pendaftaran beasiswa sudah dibuka saat ini hingga 1 Agustus 2025. Untuk informasi selengkapnya bisa disimak di https://studentportal.ipb.ac.id/. Selamat mencoba.

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com