Tag: program latihan

  • Bisa 5K dalam 4 Minggu! Ini Training Plan Lari Pemula yang Paling Efektif

    Jakarta

    Lari 5k atau lari 5 kilometer merupakan nomor lari yang cukup populer dan banyak diminati para penggiat lari hingga pemula.

    Pada umumnya, latihan lari 5k dapat dijadwalkan selama 4-8 minggu. Bagi pemula, latihan ini dapat memberikan hasil yang baik apabila dilakukan dengan konsisten dan tentunya mengikuti panduan training plan yang efektif.

    Untuk mengetahui jenis latihan dan waktu yang dibutuhkan selama program latihan lari 5k, detikers dapat menyimak panduan training plan berikut ini.


    Jadwal Latihan Lari 5k dalam 4 Minggu untuk Pemula

    Sebelum mulai menyusun jadwal, detikers perlu mengetahui jarak dan waktu yang diperlukan dalam lari 5k.

    Jarak pada lari 5k yaitu tepat 5.000 meter atau 5 kilometer. Bagi pemula, jarak ini bisa dicapai dengan waktu 30-45 menit. Lari 5k fokus untuk menjaga daya tahan tubuh, hingga menemukan ritme lari yang nyaman.

    Berikut jadwal latihan yang dapat detikers selama latihan lari 5k dalam 4 minggu.

    Minggu 1

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Jalan 1 menit/Lari 1 menit sebanyak 10 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 2 menit/jalan 1 menit sebanyak 8 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 3 menit lari/jalan 1 menit sebanyak 6 kali
    • Minggu: 5 menit lari/2 menit jalan sebanyak 4 kali

    Minggu 2

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 7 menit/jalan 2 menit sebanyak 3 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 8 menit/jalan 2 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 1 menit lari/jalan 1 menit sebanyak 10 kali, usahakan lebih cepat
    • Minggu: 10 menit lari/2 menit jalan sebanyak 2 kali dengan 5 menit berlari hingga ke garis finish

    Minggu 3

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 9 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 15 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: 12 menit lari/jalan 2 menit sebanyak 2 kali, dengan waktu 5 menit hingga ke garis finish
    • Minggu: Lari 20 menit

    Minggu 4

    • Senin: Hari Istirahat
    • Selasa: Lari 25 menit/jalan 2 menit dan lari 5 menit
    • Rabu: Cross training
    • Kamis: Lari 9 menit/jalan 1 menit sebanyak 3 kali
    • Jumat: Hari Istirahat
    • Sabtu: Hari Istirahat
    • Minggu: Lari 5k

    Demikianlah panduan program latihan 5k dalam 4 minggu yang bisa detikers coba sebelum memulai pertandingan lari 5k. Jangan lupa untuk tetap mencukupi kebutuhan nutrisi dan terhidrasi hingga hari lomba ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Transformasi Pria Sukses Pangkas BB hingga 138 Kg, Ini Rahasianya


    Jakarta

    Seorang pria di Michigan, Amerika Serikat bernama Ken Doers (53) berhasil menurunkan berat badan sebanyak 305 lbs (138,3 kg) dari 540 lbs (244,9 kg). Selama memiliki berat badan berlebih, Ken harus menghadapi masalah depresi, kecanduan alkohol, hingga keinginan bunuh diri.

    Perjalanan penurunan berat badan yang dilakukan Ken begitu panjang. Karena bobotnya terlalu besar, ia awalnya hanya mampu berolahraga dengan guling-guling di tempat tidur.

    Dari tempat tidur, ia beralih ke latihan di kursi yang mengharuskannya melakukan gerakan membungkuk dan meregangkan tubuh tanpa membebani persendian. Ken berhasil menurunkan 15 lbs (6,8 kg) dalam sebulan sambil mengatur pola makannya.


    “Saya benar-benar merasakan perbedaan pada minggu pertama saya bergerak hanya dengan melakukan latihan di tempat tidur,” cerita Ken dikutip dari Daily Mail, Jumat (23/5/2025).

    “Kemudian saya bisa bangun dan mulai latihan di kursi, itu luar biasa,” sambungnya.

    Ken mengikuti program latihan yoga yang dibuat oleh mantan pegulat WWE Diamond Dallas Page (DPPY). Program tersebut dirancang agar gerakannya bisa dilakukan di tempat tidur, dengan aktivitas yang secara bertahap meningkatkan kemampuan atletik.

    Menurutnya, program DPPY merupakan olahraga paling mudah yang bisa ia lakukan sesuai kemampuan. Program tersebut juga membantu peserta mengikuti pola makan lebih sehat memprioritaskan makanan utuh, buah, dan sayur.

    Seiring berjalannya waktu, Ken mulai bisa berjalan tanpa tongkat, bahkan ia bisa melakukan banyak kegiatan yang tak bisa dilakukan bertahun-tahun. Ken menghabiskan total 4 tahun untuk menurunkan berat badannya sebanyak 138,3 kg menjadi 106,5 kg.

    “Saya dapat mengenakan kaus kaki. Saya dapat memotong kuku kaki saya. Saya bisa mengemudikan van tanpa setir menggesek perut saya. Saya bisa menggunakan sabuk pengaman,” ceritanya.

    Ken mengaku senang bisa menjalani kehidupan yang lebih baik di usia 50-an. Ia merasa beruntung bisa dapat ‘kesempatan kedua’ untuk hidup lebih sehat.

    “Sungguh menakjubkan betapa banyak patah hati, rasa sakit, dan kemarahan yang menyebabkan saya berada di posisi ini sekarang,” ujar Ken.

    “Jadi, jika saya bisa berubah, siapa pun bisa berubah. Anda menjalani hidup sesuai keinginan Anda,” tandasnya.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied