Tag: program magister

  • Beasiswa Erasmus+ EMJM Buka Pendaftaran Mulai September, Tanpa Batas Usia!


    Jakarta

    Sebanyak 73 pelajar RI diterima kuliah di Eropa dengan beasiswa Erasmus Mundus Joint Master (EMJM) tahun akademik 2025. Sementara untuk studi tahun depan, pendaftaran beasiswa EMJM akan dibuka mulai September 2025.

    Beasiswa Erasmus Mundus Joint Master adalah program magister (S2) terintegrasi yang digelar konsorsium institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara di Eropa dan luar Eropa.

    Konsorsium adalah kelompok yang terdiri dari setidaknya 3 institusi pendidikan di 3 negara Eropa yang diseleksi oleh Komisi Eropa (European Communion), badan eksekutif Uni Eropa. Konsorsium inilah yang menawarkan program S2 EMJM.


    Karena itu, penerima beasiswa penuh (fully funded) EMJM dapat belajar minimal di 2 universitas di 2 negara selama studinya. Masa studi EMJM berlangsung 1-2 tahun, sesuai dengan kredit perkuliahan yang ditempuh.

    Program S2 EMJM sendiri terdiri dari berbagai disiplin akademis, mulai dari ilmu pertanian dan kehutanan, studi bisnis dan manajemen, komunikasi dan informasi, pendidikan dan pelatihan guru, teknik dan teknologi, budaya, hukum, dan lainnya.

    Program-program EMJM menawarkan joint, double, atau multiple degree. Lulusannya berkesempatan lanjut berkarier di luar negeri, khususnya di Uni Eropa.

    Beasiswa Tanpa Batas Usia, Bisa Nonlinier

    Project Officer Delegasi Uni Eropa Destriani Nugroho mengatakan, para profesor calon mahasiswa bersangkutan juga terlibat langsung dalam seleksi pendaftar. Mekanisme ini memastikan peserta cocok dengan studi yang akan ditempuh.

    Ia menambahkan, seleksi beasiswa ini juga memperhatikan keseimbangan gender pada penerima sehingga memberikan peluang bagi perempuan untuk menempuh pendidikan tinggi lebih lanjut. Di samping itu, tak ada batas usia bagi pelamar.

    Bagi yang ingin menempuh program S2 nonlinier dari jenjang Sarjana, Destriani menjelaskan beasiswa juga dapat dilamar.

    “Linierkan dengan pengalaman kerja, bidang kerja apa yang terus ditekuni, lamar program S2 yang sesuai, terangnya di sela kegiatan pra-keberangkatan Erasmus+ Awardee 2025 di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Tanah Abang, Jakarta, Sabtu (26/7/2025).

    Lebih dari 200 program S2 EMJM dapat dilamar dengan beasiswa pada September mendatang. Peminat beasiswa dapat mendaftar hingga 3 program yang dibuka.

    Berminat? Simak syarat umumnya di bawah ini.

    Syarat Beasiswa Erasmus EMJM

    • Warga negara ketiga, termasuk Indonesia
    • Bukan penduduk dari negara anggota Uni Eropa
    • Tidak melakukan aktivitas utama (studi/kerja/lainnya) selama lebih dari total 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di negara anggota Uni Eropa manapun
    • Sudah memperoleh gelar sarjana (gelar pertama) atau sedang menempuh tahun terakhir studi sarjana sebelum batas waktu pendaftaran untuk program S2 EMJM
    • Lulus program sarjana sebelum EMJM dimulai.

    Komponen Beasiswa Erasmus EMJM

    • Biaya kuliah dan asuransi EUR 9.000 (Rp 172,4 juta) per tahun
    • Tunjangan biaya hidup dan transportasi EUR 1.400 (RP 26,8 juta) per tahun

    Sementara sejumlah program EMJM dibuka September, sebagian lainnya mulai Oktober 2025. Pendaftaran ditutup pada Desember-Januari 2025 sesuai ketentuan tiap program. Cek program yang akan dibuka selengkapnya di https://bit.ly/ErasmusCatalogue.Semoga berhasil!

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa PMDSU Dibuka, Kuliah S2 Plus S3 4 Tahun



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch 9 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penerima beasiswa angkatan ke-9 dapat menjalani kuliah jenjang magister dan doktor terintegrasi dalam 4 tahun di kampus dalam negeri maupun joint degree untuk kuliah di dalam serta luar negeri.

    Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi mengatakan program Beasiswa PMDSU dirancang untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM perguruan tinggi, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan menguatkan kapasitas jejaring penelitian nasional dan internasional.

    “Baru 25 persen dosen kita yang sudah menempuh jenjang doktoral sehingga butuh percepatan seperti program PMDSU ini,” kata Khairul di Grha Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2025).


    Jadi Dosen hingga Praktisi Industri

    Khairul menekankan, lulusan PMDSU tidak hanya diharapkan untu menjadi dosen. Mereka diproyeksikan dapat menjadi dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri nasional dan internasional yang berkontribusi mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Berdasarkan data Kemdiktisaintek, ada 1.563 mahasiswa penerima Beasiswa PMDSU dari 18.419 peminat sejak 2013. Sebanyak 57,7 persen alumni menjadi dosen PTN dan PTS; 22,48 persen menjadi peneliti, dan 19,75 persen menjadi praktisi industri, perekayasa, dan guru.

    Jadwal Beasiswa PMDSU 2025

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch 9 2025 dibuka mulai 26 Mei 2025 secara online. Para pendaftar terpilih diharapkan serah terima beasiswa per September 2025. Berikut jadwal selengkapnya:

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Informasi pendaftaran lebih lanjut dapat diakses di https://www.pmdsu.id/, akun Instagram @pmdsu, dan kanal media sosial Kemdiktisaintek.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa PMDSU Dibuka, Kuliah S2 Plus S3 4 Tahun



    Jakarta

    Beasiswa Pendidikan Magister Menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) Batch 9 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penerima beasiswa angkatan ke-9 dapat menjalani kuliah jenjang magister dan doktor terintegrasi dalam 4 tahun di kampus dalam negeri maupun joint degree untuk kuliah di dalam serta luar negeri.

    Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiktisaintek Khairul Munadi mengatakan program Beasiswa PMDSU dirancang untuk mempercepat peningkatan kualitas SDM perguruan tinggi, memperkuat kapasitas kelembagaan, dan menguatkan kapasitas jejaring penelitian nasional dan internasional.

    “Baru 25 persen dosen kita yang sudah menempuh jenjang doktoral sehingga butuh percepatan seperti program PMDSU ini,” kata Khairul di Grha Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (25/6/2025).


    Jadi Dosen hingga Praktisi Industri

    Khairul menekankan, lulusan PMDSU tidak hanya diharapkan untu menjadi dosen. Mereka diproyeksikan dapat menjadi dosen, peneliti, perekayasa, maupun praktisi industri nasional dan internasional yang berkontribusi mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

    Berdasarkan data Kemdiktisaintek, ada 1.563 mahasiswa penerima Beasiswa PMDSU dari 18.419 peminat sejak 2013. Sebanyak 57,7 persen alumni menjadi dosen PTN dan PTS; 22,48 persen menjadi peneliti, dan 19,75 persen menjadi praktisi industri, perekayasa, dan guru.

    Jadwal Beasiswa PMDSU 2025

    Pendaftaran Beasiswa PMDSU Batch 9 2025 dibuka mulai 26 Mei 2025 secara online. Para pendaftar terpilih diharapkan serah terima beasiswa per September 2025. Berikut jadwal selengkapnya:

    • Pendaftaran: 26 Mei-26 Juni 2025
    • Seleksi, pleno, dan penetapan Beasiswa PMDSU: 31 Juli 2025
    • Pengumuman penerima beasiswa: Agustus-September 2025
    • Penyaluran dana beasiswa PMDSU: Oktober 2026

    Informasi pendaftaran lebih lanjut dapat diakses di https://www.pmdsu.id/, akun Instagram @pmdsu, dan kanal media sosial Kemdiktisaintek.

    (twu/nwk)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey
  • Beasiswa Garuda ACE 2025 Dibuka, Mahasiswa Bakal Dibimbing Sampai Jago Riset



    Jakarta

    Program Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 (Garuda ACE) 2025 resmi dibuka. Mahasiswa bakal dapat pelatihan riset internasional selama 6 bulan.

    Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi meluncurkan Program Beasiswa Garuda ACE 2025 pada Senin(28/10/2024). Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, beasiswa ini ditujukan untuk membimbing generasi muda jenjang sarjana atau magister dalam pelatihan bahasa dan riset internasional.

    Adapun mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mahasiswa jenjang sarjana tahun ketiga atau keempat serta mahasiswa magister tahun pertama. Program ditujukan untuk jurusan dari bidang ilmu dan teknik komputer, informasi dan data, dan bidang-bidang terkait. Ke depannya, program ini diharapkan dapat diperluas ke fokus bidang lainnya sesuai kebutuhan Pemerintah Indonesia.


    Jurusan Sasaran Beasiswa Garuda ACE 2025

    Informatika/teknik informatika/ilmu komputer
    Teknik komputer
    Teknik elektro/ilmu elektronika
    Sistem informasi
    Teknik telekomunikasi

    Periode Beasiswa Garuda ACE 2025

    Gelombang 1, Jalur 1: Pelatihan riset (Januari-Maret), lalu pelatihan bahasa (April-Juni)
    Gelombang 1, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Jan-Mar), lalu pelatihan riset (April-Juni)
    Gelombang 2, Jalur 1: Pelatihan riset (Juli-September), lalu pelatihan bahasa (Oktober-Desember)
    Gelombang 2, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Juli-September), lalu pelatihan riset (Oktober-Desember)

    Cakupan Pelatihan Beasiswa Garuda ACE 2025

    Jalur 1

    Jalur 1 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang bagus. Oleh karena itu, mereka dapat langsung memulai pelatihan riset selama 3 bulan terlebih dahulu.

    Jalur 2

    Jalur 2 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki keterampilan teknis yang bagus tetapi kurang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Pelatihan akan dimulai dengan pelatihan bahasa Inggris selama 3 bulan, diikuti dengan pelatihan penelitian selama 3 bulan.

    Syarat Beasiswa Garuda ACE 2025

    1. IPK/IP minimal 3.2
    2. Berasal dari salah satu jurusan sasaran
    3. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 1 (periode Januari-Juni 2025):
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 6 boleh pada periode Gelobang 1 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan tidak akan melanjutkan studi ke jenjang magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan sudah diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
      -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 1, pada periode Gelombang 1, boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 2, 3, atau 4, pada periode Gelombang 1, tidak boleh mendaftar.
    4. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 2 (periode Juli-Desember 2025):
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 5 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan tidak akan melanjutkan ke program magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
      -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan sudah/akan diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
      -Mahasiswa jenjang magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
      -Mahasiswa jenjang magister yang sudah memasuki semester 3 pada periode Gelombang 2 tidak boleh mendaftar.
      -Harus mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.
    5. Seusai mengikuti program Garuda ACE, peserta dapat melanjutkan karir riset mereka ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri (baik di Amerika, Eropa, Australia maupun negara-negara Asia yang sudah maju).
    6. Peserta yang berencana untuk langsung bekerja setelah lulus tidak boleh mendaftar, karena program ini tidak akan bermanfaat bagi mereka.
    7. Berkeinginan untuk melakukan riset/penelitian sebagai karir masa depan
    8. Bercita-cita untuk masuk grup penelitian dan pengembangan (research and development) pada perusahaan teknologi besar, start-ups, atau laboratorium nasional (national labs)
    9. Bercita-cita untuk menjadi akademisi jalur riset, menjadi profesor, dan sejenisnya.
    10. Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pasca-pelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya 1 tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda

    Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE 2025 dilakukan melalui https://ace-ina-2025.hotcrp.com. Informasi lebih lanjut dapat detikers cek di https://pmdsu.kemdikbud.go.id/garuda-ace/. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Menag Mau Kirim Ulama ke Maroko Pakai Beasiswa, Belajar Ini



    Jakarta

    Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan RI akan mengirim ulama untuk belajar di Maroko. Mereka akan dibekali dengan dukungan beasiswa.

    “Insya Allah, bidang pengadilan ulama, kita akan mengirimnya ke Maroko,” kata Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kemenag.

    Pada Kamis (6/2/2025), Menag bertemu dengan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, di kantor pusat Kemenag, Jakarta. Salah satu pembahasannya yakni kerja sama RI-Maroko terkait pertukaran ulama dan santri untuk untuk memperkuat pemahaman Islam moderat.


    Nasaruddin Umar mengatakan para ulama Indonesia bisa belajar banyak sistem pendidikan Islam di Maroko. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, negara tersebut memiliki sejarah panjang terkait kajian Islam berbasis tasawuf.

    Pembahasan Beasiswa Kuliah ke Maroko

    Pada pertemuan tersebut, Nasaruddin Umar dan Ouadia Benabdellah juga menegaskan komitmen untuk menaikkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Maroko, di samping Amerika Serikat dan Mesir.

    “Pihak LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) bertanya pada saya, ‘kenapa Maroko?’ Maroko adalah negara yang sangat istimewa,” kata Menag.

    Nasaruddin Umar menilai sistem pendidikan pada bidang studi keislaman di Maroko lebih efisien dibandingkan dengan beberapa negara lain.

    Program magister di Maroko juga dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun, sedangkan program doktoral maksimal empat tahun. Durasi studi ini menurut Menag lebih cepat dibandingkan di negara lain.

    “Jika kita bandingkan dengan Maroko, master program membutuhkan 2 tahun. Dan PhD program, maksimum empat tahun. Saya rasa itu sangat intensif,” ucapnya.

    Sementara itu, Ouadia Benabdellah menyatakan Pemerintah Maroko siap meningkatkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk mendukung penguatan kerja sama bidang pendidikan.

    “Ketika saya tiba di sini (Indonesia), ada 15 beasiswa yang diberikan oleh Maroko ke Indonesia. Setelah 4 tahun, sekarang ada 50 beasiswa. Kita bisa lakukan lebih dari itu. Karena kita percaya dalam memperkuat hubungan ini,” ucap Ouadia Benabdellah.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University, Kuliah dalam Bahasa Inggris


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 di Rusia dibuka oleh Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) University mulai 1 Maret 2025. Mahasiswa penerima beasiswa akan kuliah jenjang untuk program Ekonomi Politik Kerja Sama Strategis ASEAN-Rusia mulai September 2025.

    Berdasarkan pengumuman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), kuliah S2 di Rusia ini akan berlangsung 2 tahun dengan bahasa pengantar bahasa Inggris.

    Beasiswa S2 di Rusia 2025 MGIMO University

    Pada program magister MGIMO University bidang ekonomi ini, mahasiswa akan belajar mengenai aspek ekonomi dan politik pada hubungan ASEAN dan Rusia, proses integrasi regional, keadaan terkini dan prospek pengembangan hubungan, dengan mempertimbangkan dinamika ekonomi dan politik global dan regional, aspek hukum modern, dan transformasi teknologi.


    Dikutip dari laman kampus, sejumlah disiplin dasar yang akan dipelajari yaitu:

    • Ekonomi makro dan mikro
    • Ekonometrika
    • Rusia dan ASEAN dalam politik global
    • Pasar komoditas dunia
    • Investasi internasional dalam hubungan ekonomi internasional
    • Proses integrasi di EAEU
    • Proses integrasi di ASEAN dan Asia Timur
    • Bahasa asing

    Lulusan program magister ini disiapkan untuk memiliki pengetahuan profesional di bidang hubungan ekonomi internasional, analisis dan konsultasi bisnis, hubungan antara Rusia dan ASEAN, proses regional EAEU dan ASEAN, dan aspek hukum berbisnis di Rusia dan negara-negara ASEAN.

    Komponen Beasiswa

    • Tiket perjalanan pergi-pulang (PP)
    • Uang kuliah

    Adapun biaya hidup sekitar USD 300 (Rp 5 juta) per bulan beserta biaya asrama ditanggung mahasiswa atau sponsor masing-masing.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi portofolio prestasi
    • Wawancara

    Beasiswa magister ekonomi ini dibuka dengan kuota 10 mahasiswa negara ASEAN. Saat ini, Indonesia sudah mengirimkan 12 mahasiswa. Satu mahasiswa periode 2022 telah lulus pada 2024, sementara 11 mahasiswa periode 2023 dan 2024 tengah menempuh kuliah.

    Berminat mendaftar? Simak info lebih lanjut di https://mgimo.ru/study/master/study-asean/ dan laman Kemendiktisaintek, klik DI SINI.

    (twu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

    Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

    “(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


    Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

    “Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

    Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

    • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
    • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
    • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
    • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
    • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
    • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
    • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
    • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
      Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
    • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
    • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
      • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
      • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
    • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
    • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
    • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
    • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
    • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
    • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
    • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
      • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
      • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
      • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
    • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
      • – Kelas eksekutif
      • – Kelas khusus
      • – Kelas karyawan
      • – Kelas jarak jauh
      • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
      • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
      • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
      • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
    • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
    • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
      • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
      • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
      • – Panjang 1500 – 2000 kata.

    Syarat Khusus

    • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
    • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
      • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
      • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

    Tahap Seleksi

    • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
    • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

    Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

    (twu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Garuda ACE Diperpanjang sampai 30 Juni 2025, Langsung Daftar di Link Ini!



    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 atau Garuda ACE 2025 Gelombang diperpanjang hingga 30 Juni 2025. Mahasiswa S1 dan S2 serta lulusan S1 bisa mendaftar.

    Beasiswa Garuda ACE adalah program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memberikan pelatihan bahasa dan riset bagi mahasiswa sarjana/lulusan sarjana yang ingin melanjutkan program magister di kampus luar negeri.

    Beasiswa diperuntukkan bagi yang ingin mendapatkan pendidikan di bidang ilmu atau teknik komputer dan terkait, seperti ilmu atau teknik informasi, data, elektro, dan telekomunikasi.


    Pada gelombang 2, kuota Beasiswa Garuda ACE sebanyak 50 peserta. Awardee nantinya akan mengikuti pelatihan secara intensif selama enam bulan.

    Para alumni Beasiswa Garuda ACE sebelumnya kini sudah diterima di berbagai kampus luar negeri. Mulai dari University of Virginia, University of Washington, Duke University, Arizona State University, dan masih banyak lagi.

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip panduan pendaftaran beasiswa, ini ketentuannya.

    Beasiswa Garuda ACE 2025

    Beasiswa Garuda ACE 2025 meliputi pembiayaan berikut:

    • Biaya pelatihan riset dan Bahasa Inggris
    • Biaya paket data internet
    • Biaya transportasi dan per-diem untuk pertemuan tatap muka
    • Biaya Tes TOEFL dan GRE
    • Biaya masuk program Magister/PhD

    Sasaran Program Studi Peserta Beasiswa Garuda ACE 2025

    Untuk dapat mendaftar beasiswa, calon peserta harus berasal dari program studi berikut:

    • Informatika/teknik informatika/ilmu komputer (computer science)
    • Teknik komputer (computer engineering)
    • Teknik elektro/ilmu elektronika (electrical engineering)
    • Sistem informasi (information systems)
    • Teknik telekomunikasi (telecommunication engineering)

    Syarat Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Mahasiswa sarjana semester 5 pada periode Juli-Desember 2025.
    • Mahasiswa sarjana semester 7 atau sudah/akan diterima di program magister tujuan terkait (perguruan tinggi dalam negeri boleh daftar karena masih ada waktu 1-2 bulan untuk mengubah pilihan kampus).
    • Mahasiswa magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2.
    • Mempunyai keinginan melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD pada perguruan tinggi terkemuka.
    • Berkeinginan untuk melakukan riset/pelatihan sebagai karir masa depan.
    • Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pascapelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya satu tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda.
    • Mempunyai kemampuan bahasa yang bagus.
    • Kriteria tambahan dapat dilihat DI SINI.

    Link & Cara Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    1. Detikers bisa mendaftar lewat link https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/garuda-ace/. Sebelum daftar, calon peserta bisa melihat petunjuk teknis dan ketentuan lengkap DI SINI agar tidak salah selama proses pendaftaran.
    2. Membuat resume dengan template sesuai dengan ketentuan. Ditulis dalam bahasa Inggris dengan format PDF dan besar file tidak lebih dari 10 MB.
    3. Unggah transkrip nilai dalam bahasa Inggris. Jika pelamar sudah magister, transkrip S1 dan S2 bisa digabungkan.
    4. Mengunggah video presentasi selama 15 menit di YouTube. Isi presentasi bisa tentang proyek magang atau luar kelas yang pernah dikerjakan, terkait dengan bidang yang dituju.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Pendaftaran: terakhir 30 Juni 2025
    • Tahap seleksi: Juni 2025
    • Wawancara: Juni 2025
    • Pengumuman: diinformasikan kemudian
    • Pelatihan riset : Juli-September 2025
    • Pelatihan bahasa: Oktober-Desember 2025

    Demikian informasi perpanjangan masa pendaftaran Beasiswa ACE Garuda 2025 Gelombang 2. Selamat mencoba!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Bantuan Riset hingga Rp 2 M, MoRA The Air Fund 2025 Segera Dibuka


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran program bantuan riset kolaboratif MoRA The Air Fund 2025. Pendaftaran akan dibuka mulai 13 Oktober 2025.

    Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Setjen Kemenag, Ruchman Basori, dalam kegiatan Sosialisasi Program Penelitian Kolaboratif MoRA The Air Fund 2025 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (3/10/2025) lalu.

    “Riset berdampak sangat penting agar kehadiran periset PTKIN dirasakan kehadirannya oleh masyarakat dan juga menjadi penyelesai akan masalah-masalah kebangsaan dan kemasyarakatan,” kata Ruchman, dikutip dari laman Kemenag, Selasa (7/10/2025).


    4 Fokus Riset dengan Dana hingga Rp 2 M

    Program MoRA The Air Fund menyoroti empat fokus bidang riset yaitu sosial humaniora, ekonomi, lingkungan, dan sains teknologi.

    Setiap penerima akan disiapkan dana dihingga Rp500 juta per proposal. Adapun untuk bidang sains dan teknologi, anggaran bisa mencapai maksimal Rp 2 miliar.

    Sejak 2024, total anggaran bantuan riset ini mencapai Rp 50 miliar per tahun.

    Ruchman mengatakan, bantuan ini ditujukan untuk membantu para dosen dalam melakukan riset yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Syarat Mengajukan MoRA The Air Fund 2025

    Untuk menjadi periset utama MoRA The Air Fund, dosen harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya:

    Syarat Dosen PTK

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Berasal dari perguruan tinggi keagamaan (PTK) atau fakultas agama Islam di bawah binaan Kemenag
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program doktor (S3) dengan jabatan minimal Lektor
    • Memiliki Sinta Score Overall minimal 100
    • Berkolaborasi dengan periset dari perguruan tinggi dalam atau luar negeri yang masuk 500 besar dunia versi QS World University Rankings
    • Hanya dapat mengusulkan satu proposal riset.

    Syarat Dosen Ma’had Aly

    • Warga Negara Indonesia (WNI)
    • Memiliki rekam jejak akademik baik
    • Lulusan program magister (S2)
    • Memiliki karya akademik sesuai bidang keilmuan Melampirkan surat keputusan pengangkatan
    • Melampirkan surat rekomendasi dari Mudir Ma’had Aly

    Jika detikers tertarik daftar, informasi selengkapnya bisa dilihat di https://risprolpdp.kemenkeu.go.id/. Selamat mencoba!

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com