Tag: protein

  • Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang Sendi


    Jakarta

    Unggas seringkali menjadi sumber protein murah yang selalu diandalkan. Tetapi para ahli menyebut konsumsi beberapa produk unggas dapat memicu radang sendi.

    Sebagai makronutrien yang fatal untuk selalu dicukupi kebutuhannya, protein tak bisa terlepas dari asupan makanan setiap hari. Ada banyak pilihan protein yang bisa dikonsumsi dan diolah sesuai selera serta tingkat keuangan.

    Jika dibandingkan dengan asupan protein lainnya, unggas dan produknya jelas lebih murah dibandingkan dengan daging merah. Daging unggas yang juga dijual lebih masif juga memudahkan para konsumen untuk mendapatkannya.


    Tetapi sebuah penelitian terbaru diungkapkan oleh ahli bahwa ada efek samping yang kurang baik dari konsumsi unggas. Ada kandungan alami di dalam produk unggas yang dapat memicu radang sendi dengan mudah.

    Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang SendiPara peneliti mengkhawatirkan efek samping akibat kandungan tryptophan dalam unggas. Foto: Getty Images/hoozone

    Food and Wine (28/3) menyebut bahwa setiap nutrisi di dalam makanan akan selalu dipecah ketika memasuki saluran pencernaan. Begitu pula dengan komponen pada unggas yang salah satunya mengandung tryptophan.

    Tryptophan adalah asam amino utama yang ditemukan di dalam berbagai makanan seperti unggas, daging merah, ikan, produk olahan susu, hingga beberapa jenis kacang. Penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado menemukan fakta bahwa triptophan memilih pengaruh penting pada kesehatan otot, protein, enzim, hingga neurotransmitter.

    Ketika dipecah dalam saluran pencernaan, tryptophan dapat berubah menjadi komponen kimia yang memicu respon inflamasi. Hasilnya tryptophan, terutama pada unggas, dapat memicu radang sendi yang mudah terjadi pada orang dewasa.

    “Jika tryptophan menyentuh sel-sel di dalam tubuh, komponennya akan mudah dipecah menjadi produk anti inflamasi yang melawan sel-sel bakteri dan justru menyebabkan inflamasi lainnya,” ungkap Dr. Kristine Kuhn selaku salah satu penulis penelitian dari Colorado University’s Division of Rheumatology.

    Contoh produk unggas pemicunya ada di halaman berikutnya.

    Berikut ini 4 contoh produk unggas yang memiliki kandungan tryptophan dan harus diwaspadai:

    1. Kalkun

    Walaupun lebih awam diolah dan disajikan di negara-negara Eropa, tetapi kalkun juga dijual di Indonesia. Unggas berukuran besar yang dagingnya sekilas mirip daging ayam ini terbukti oleh ahli memiliki kandungan tryptophan.

    Tergantung ukuran besarnya, daging dari seekor kalkun dapat mengandung 303 – 410 miligram tryptophan. Bahkan kadar tryptophannya ini jauh lebih tinggi dibandingkan daging ayam biasa.

    2. Daging ayam

    Daging ayam menjadi sumber protein yang populer di Indonesia. Harganya yang cenderung lebih murah dengan para penjualnya yang masif tersebar di mana-mana memudahkan para konsumen untuk mendapatkan daging ayam yang segar.

    Sayangnya pada seekor ayam mengandung 345 miligram tryptophan. Menurut ahli jumlahnya 250% melebihi asupan tryptophan yang disarankan untuk dikonsumsi dalam satu sehari. Sehingga sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu rutin.

    Konsumsi 4 Produk Unggas Ini Bisa Memicu Radang SendiBahkan produknya seperti telur sekalipun juga tetap harus diwaspadai. Foto: Getty Images/hoozone

    3. Telur ayam

    Selain pada dagingnya, telur ayam juga mendapat sorotan dari ahli tentang kadar tryptophannya. Pada dua buah telur dengan berat 100 gram, kadar tryptophannya mencapai 168 miligram.

    Jumlah ini memang hanya memenuhi 60% dari asupan tryptophan yang direkomendasikan. Tetapi tidak menutup kemungkinan jumlah asupannya dapat berlebih yang disebabkan oleh asupan bahan makanan lain yang dikonsumsi pada hari yang sama.

    4. Daging bebek

    Seringkali digunakan pada masakan Nusantara maupun Asia, daging bebek juga tak sepenuhnya aman. Bebek mengandung 202 – 236 miligram tryptophan pada setiap 100 gram potongan dagingnya.

    Kadar ini tentunya lebih rendah jika dibandingkan dengan kalkun maupun daging ayam negeri. Tetapi ada berbagai komponen lain yang juga harus diperhatikan ketika konsumsi bebek agar tak berdampak negatif bagi tubuh.

    Kuhn lebih lanjut juga menyebut ketika T-cells berkembang di dalam tubuh akan menyebabkan autoreaktif pada tryptophan yang memicu lebih banyak inflamasi. Untuk meminimalisirnya para ahli setuju bahwa diet nabat tinggi serat dan daging rendah lemak jauh lebih disarankan untuk kesehatan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Menu Sahur yang Ampuh Bikin Kenyang Lebih Lama Saat Berpuasa

    Jakarta

    Sahur biasanya dilakukan sebelum menjalani puasa sepanjang hari. Ketika sahur, orang-orang akan menyantap makanan untuk mengisi energi sehingga lapar dan haus dapat tertahankan di siang harinya.

    Dengan waktu puasa yang tak sebentar, makanan sahur tentunya mesti diperhatikan agar rasa kenyang yang ditimbulkan bertahan lama.

    Lavleen Kaur, ahli diet berbasis di India, menjelaskan bahwa menu makanan seimbang yang terdiri dari protein dan serat dapat dikonsumsi untuk rasa kenyang yang lebih lama.


    “Untuk sahur, konsumsilah makanan yang seimbang yang terdiri dari sejumlah protein dan serat yang baik. Karbohidrat akan datang secara alami. Ini akan memastikan rasa kenyang lebih lama,” kata Kaur, dilansir laman Indian Express.

    Porsi sahur yang dikonsumsi juga tidak perlu terlalu banyak, cukup 30-40 persen dari kebutuhan energi harian saja, menurut dr Tirta Prawita Sari, MSc, SpGK, spesialis gizi dari RS Pondok Indah, dikutip dari catatan detikcom.

    Lantas, apa saja menu sahur yang dapat dikonsumsi agar kenyang lebih lama?

    Mengutip laman Healthline, berikut beberapa menu sahur yang bisa disantap agar dapat menahan lapar selama berpuasa.

    1. Telur

    3 Menu Roti dan Telur, Sarapan Padat Nutrisi dan MengenyangkanFoto: iStock

    Sejumlah menu yang terbuat dari telur dapat dikonsumsi saat sahur. Karena telur padat akan nutrisi, terutama protein.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh manusia. Dengan tingginya kandungan protein, telur dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

    Telur dapat diolah menjadi berbagai menu, antara lain semur telur, telur balado, telur ceplok, telur kecap, telur dadar, serta telur orak-arik.

    2. Oatmeal

    Oatmeal dapat jadi menu yang cocok untuk sahur. Makanan ini dapat membuat kenyang lebih lama dengan kandungan seratnya yang tinggi dan kemampuannya menyerap air.

    Serat beta-glucan di dalam oat dapat meningkatkan rasa kenyang dengan mendorong pelepasan hormon kenyang PYY dan menunda pengosongan perut.

    Menu oatmeal dapat dikreasikan dengan memberi tambahan susu, yoghurt, potongan buah-buahan, kacang-kacangan, hingga telur.

    3. Kentang Rebus

    manfaat kentang rebus untuk dietFoto: Getty Images/GMVozd

    Kentang terutama yang direbus dan dipanggang lebih mengenyangkan daripada makanan tinggi karbohidrat lainnya. Kandungan protein yang disebut proteinase inhibitor 2 (PI2) di dalamnya inilah yang bantu membuat kenyang dan menekan nafsu makan.

    Kentang rebus dapat ditaburi sedikit garam dan merica untuk menambah cita rasa. Menu ini juga bisa disantap bersama telur dan sayuran seperti buncis.

    4. Ikan

    Olahan ikan juga dapat menjadi menu sahur yang mengenyangkan. Protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi di dalamnya berperan dalam meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

    Dibandingkan dengan makanan hewani lainnya, protein ikan disebut mampu memberi efek lebih kuat terhadap rasa kenyang.

    Ikan dapat diolah menjadi berbagai menu, mulai dari digoreng, dikukus, dipanggang, maupun dijadikan sayur.

    5. Sayuran

    Konsumsi sayuran ketika sahur dapat memberi rasa kenyang lebih lama. Kandungan air dan serat di dalam sayuran inilah yang bisa mengenyangkan.

    Selain itu, sayuran yang lebih keras dan membutuhkan waktu lebih banyak untuk dikunyah seperti brokoli dan wortel dapat mengurangi rasa lapar dan asupan makanan, menurut beberapa penelitian.

    Terdapat banyak sekali menu sayur yang dapat disantap saat sahur, antara lain sayur sop, sayur bayam, tumis sawi, capcay, dan sayur oyong. Selain dijadikan sup, sayuran juga bisa direbus atau dikukus untuk cara memasak yang lebih simpel.

    6. Daging

    Olahan daging sapi maupun ayam tanpa lemak disebutkan dapat memberi efek kuat terhadap rasa kenyang. Karena itu, menu ini cocok disantap saat sahur agar tahan lapar seharian.

    Protein dalam daging yang tinggi berdampak lebih besar terhadap hormon yang berkaitan dengan rasa lapar dan nafsu makan daripada makanan tinggi karbohidrat.

    Daging sapi dan daging ayam dapat diolah menjadi berbagai menu sesuai selera. Mulai dari dijadikan sup, ditumis, digoreng, hingga dipanggang.

    7. Nasi Merah

    Ilustrasi Nasi MerahFoto: Getty Images/iStockphoto/NNK

    Orang Indonesia umumnya mengkonsumsi nasi putih. Akan tetapi, tak sedikit pula yang memakan nasi merah. Padahal, nasi merah dapat membuat kenyang lebih lama lho.

    Kandungan protein dan serat dalam nasi merah lebih tinggi dibandingkan nasi putih. Dua nutrisi tersebut berperan untuk mengenyangkan dan menekan nafsu makan. Di sisi lain, nasi jenis ini juga kaya akan antioksidan flavonoid yang bantu melawan radikal bebas.

    Nasi merah dapat dikonsumsi sebagai pengganti nasi putih. Nasi ini juga bisa disantap bersama berbagai menu lain yang sesuai selera sebagai lauk pauknya.

    Nah, itu tadi sederet menu sahur yang bisa membuat kenyang lebih lama.

    (azn/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan, Baik Dikonsumsi Tiap Hari!

    Jakarta

    Yoghurt dengan rasa asam menyegarkan adalah hidangan favorit anak-anak hingga dewasa. Yoghurt juga kaya nutrisi misal protein, kalsium, vitamin B kompleks, fosfor, kalium, dan magnesium.

    Minuman yoghurt yang terbuat dari fermentasi bakteri susu ini memiliki banyak khasiat. Manfaat makin terasa jika dikonsumsi setiap hari. Apa saja manfaat yoghurt bagi kesehatan?

    12 Manfaat Yoghurt Bagi Kesehatan

    Yoghurt merupakan sumber kalsium yang sangat baik. Satu cangkirnya menyediakan 30% dari asupan harian yang direkomendasikan.


    1. Melancarkan Pencernaan

    Yoghurt dapat memberikan dampak yang baik pada sistem pencernaan. Mengkonsumsi yoghurt setiap hari bisa menjaga pergerakan usus tetap teratur. Mengutip PharmEasy, yoghurt akan membunuh bakteri berbahaya di usus dan membuat sistem pencernaan lebih sehat.

    Selain itu, yoghurt juga terbukti efektif dalam mengatasi intoleransi laktosa, sembelit, penyakit radang usus, dan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

    2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Jika dikonsumsi secara teratur, yoghurt dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta melindungi dari berbagai infeksi. Yoghurt efektif dalam melawan infeksi saluran cerna, masalah pernapasan seperti flu, hingga kanker.

    Menurut Healthline, kandungan probiotiknya inilah yang berpotensi mengurangi peradangan yang terkait dengan beberapa kondisi kesehatan seperti infeksi virus hingga gangguan usus. Sifat yoghurt yang meningkatkan kekebalan tubuh juga berkat kandungan magnesium, selenium, vitamin D, dan seng.

    3. Meningkatkan Kesehatan Tulang

    Nutrisi yang terkandung dari yoghurt seperti kalsium dan vitamin D berperan besar dalam pencegahan osteoporosis dan masalah terkait lainnya. Mengutip Luxofood, yoghurt juga mengandung protein, potasium dan juga fosfor. Sehingga mengkonsumsinya secara teratur akan bermanfaat untuk menjaga massa dan kekuatan tulang.

    Kandungan protein dan lemak sehat menjadikan yoghurt camilan yang mengenyangkan. Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi yoghurt berprotein tinggi sebagai camilan di sore hari mengurangi rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

    Menurut sebuah ulasan, asupan produk susu berlemak penuh seperti yoghurt bisa mengurangi terjadinya obesitas. Ada pula studi yang menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi yoghurt makan lebih baik secara keseluruhan dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsinya. Hal ini karena kandungan nutrisi yoghurt yang lebih tinggi dibandingkan kalorinya.

    5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Mengkonsumsi yoghurt juga bisa bermanfaat bagi kesehatan jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi susu fermentasi seperti yoghurt secara rutin dalam dua porsi per minggu bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menurunkan tekanan darah.

    Para ahli mempercayai potasium dalam yoghurt bisa membuang kelebihan natrium dalam tubuh. Sehingga, hal ini bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan dalam jangka panjang.

    6. Mengatur Kadar Gula Darah

    Yoghurt yang dikonsumsi tanpa pemanis secara teratur dapat membantu mengatur kadar gula darah. Hal ini sangat baik untuk penderita diabetes melitus tipe 2.

    Kandungan bakteri asam laktatnya dapat mempengaruhi mikrobiota usus dan berperan dalam mengurangi variabilitas glikemik. Hal ini bisa membantu perubahan dramatis pada kadar gula seseorang.

    Selain itu menurut penelitian, konsumsi yoghurt dan pola makan yang sehat bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. Efek ini bisa terjadi pada orang dewasa sehat maupun lanjut usia dengan risiko kardiovaskular tinggi.

    7. Mengurangi Depresi

    Yoghurt juga dapat bermanfaat untuk kesehatan mental. Kandungan probiotiknya membantu mengurangi kecemasan dan stres. Hal ini membantu orang yang sedang depresi merasa lebih baik.

    8. Mengurangi Peradangan

    Mengonsumsi yoghurt setiap hari bisa mengurangi peradangan dalam tubuh. Peradangan sendiri bertanggung jawab bagi sebagian besar penyakit autoimun, diabetes, kanker, dan radang sendi.

    9. Mengurangi Risiko Kanker

    Yoghurt memiliki sifat antikarsinogenik yang dikenal dapat melindungi tubuh dari kanker usus besar, kandung kemih, dan juga payudara. Hal ini pun dibuktikan dengan beberapa penelitian.

    10. Alternatif Sumber Protein

    Yoghurt mengandung protein yang sangat tinggi mencapai 12 gram per 227 asupan. Protein berperan membantu metabolisme dengan meningkatkan penggunaan energi atau kalori yang dibakar sepanjang hari.

    Kecukupan protein juga penting untuk pengaturan selera makan. Konsumsi protein meningkatkan produksi hormon yang menandai rasa kenyang. Hasilnya, tubuh lebih mudah mengurangi konsumsi kalori dan memilih makanan yang baik untuk menjaga berat badan.

    11. Mengandung probiotik

    Beberapa tipe yoghurt mengandung probiotik, yang memang sudah ada atau sengaja ditambahkan. Probiotik adalah mikroorganisme dalam ragi atau asupan lain yang mampu meningkatkan kerja sistem pencernaan. Fungsi lain adalah mengembalikan flora usus.

    Beberapa tipe probiotik yang terkandung dalam yoghurt adalah bifidobacteria dan lactobacillus. Keduanya mengurangi rasa tidak nyaman akibat Irritable Bowel Syndrome (IBS).

    12. Kaya Nutrisi

    Yoghurt mengandung hampir semua nutrisi yang diperlukan tubuh. Misalnya kalsium yang sangat penting untuk kesehatan gigi dan tulang. Konsumsi secangkir yoghurt mencukupi 49 persen kebutuhan kalsium harian tubuh.

    Zat nutrisi lain dalam yoghurt adalah vitamin `B12 dan riboflavin, yang mencegah gangguan jantung dan Neural Tube Defect (NTD) pada bayi baru lahir. Contoh NTD paling umum adalah spinabifida dan anencephaly.

    Yoghurt yang dikonsumsi bisa beli atau buat sendiri di rumah. Pastikan yoghurt tidak mengandung terlalu banyak gula atau zat tambahan lain, yang bisa berdampak buruk bagi tubuh.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan Kesehatan


    Jakarta

    Tampak menyehatkan, diet tinggi protein juga memiliki efek samping. Waspadai efek samping diet tinggi protein ini yang dapat membahayakan kesehatan!

    Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan makronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjalankan fungsi seluruh organnya. Sayangnya masih banyak orang yang antipati dengan karbohidrat dan lemak yang dinilai tidak sehat jika dibandingkan dengan protein.

    Bahan makanan tinggi protein juga seringkali diandalkan oleh para pelaku kebugaran untuk membangun masa ototnya. Tetapi banyak orang yang justru mengonsumsi protein terlalu banyak tanpa mempedulikan aturan dan takaran yang sesuai.


    Walaupun menyehatkan dan dibutuhkan oleh tubuh, diet tinggi protein tanpa aturan juga dapat menimbulkan efek samping. Bahkan beberapa efek sampingnya dapat membahayakan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    Berikut ini 5 efek samping diet tinggi protein menurut Verywell Fit:

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanKonsumsi protein yang terlalu banyak dapat memicu keluhan pada perut akibat kurangnya serat. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    1. Memicu keluhan perut

    Ketika mengonsumsi protein lebih banyak, biasanya perut akan lebih mudah kenyang. Alhasil kamu tidak lagi memiliki selera untuk makan karbohidrat atau asupan makanan lain yang tinggi nutrisi.

    Beberapa gejala dapat terjadi ketika tubuh terlalu kenyang dengan protein, salah satunya kekurangan serat. Padahal serat merupakan asupan yang dibutuhkan untuk melancarkan serta menjaga kesehatan pencernaan di dalam perut.

    “Saat kamu mengonsumsi makanan tinggi protein, kamu akan mengurangi asupan karbohidrat yang hasilnya akan mengurangi asupan serat ke dalam tubuh,” papar Jaclyn Kiernan selaku konsultan gizi pada MetPro.

    2. Menyebabkan defisit nutrisi

    Sama seperti risiko pada diet yang hanya menganjurkan makan satu jenis asupan saja, diet tinggi protein dapat memicu kekurangan nutrisi pada tubuh. Kunci utama dari diet sehat seharusnya adalah keseimbangan nutrisi pada asupan makanan sehari-hari.

    “Penting untuk mengonsumsi diet seimbangan dengan menambahkan karbohidrat dan lemak sehat, terutama jika kamu meningkatkan asupan protein, untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh,” lanjut Kiernan.

    Diet dengan asupan nutrisi yang tak seimbang dapat memicu kekurangan asupan penting seperti vitamin dan nutrien. Pada kasus yang paling parah, tubuh orang yang diet tinggi protein mengalami gangguan pada kesehatan tulang, ginjal, hingga liver.

    Efek samping diet tinggi protein lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menimbulkan gangguan kardiovaskuler

    Ketika berbicara tentang protein, sebagian besar orang akan langsung berpikir tentang daging merah. Faktanya banyak daging merah yang tidak memiliki kualitas baik karena kadar lemaknya yang tinggi.

    Kiernan menyebut bahwa asupan protein dengan mengandalkan daging merah yang berlemak sebagai suatu bahaya yang mengancam. Gangguan kardiovaskuler dapat terjadi melalui pengaruh diet tinggi lemak yang diterima oleh tubuh.

    Daging merah berkontribusi tinggi pada penyakit jantung. Hal ini karena ditemukannya peluang untuk memicu kolesterol masuk ke dalam aliran darah manusia.

    4. Memicu sakit kepala

    Ini 5 Efek Samping Diet Tinggi Protein yang Bahayakan KesehatanJika hanya fokus pada protein, tubuh akan kekurangan karbohidrat yang dibutuhkan sebagai bahan bakar utama. Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

    Pernah merasa sakit kepala ketika belum makan nasi? Bukan hanya perkara kebiasaan orang Indonesia, tetapi karbohidrat seperti nasi memang menjadi sumber energi utama untuk tubuh. Sehingga ketika kekurangan karbohidrat tubuh akan terus mencari bahan bakarnya.

    Membatasi asupan karbohidrat terlalu ekstrem sama dengan memicu penurunan produksi stamina. Seperti yang telah disebutkan, karbohidrat termasuk salah satu makronutrien yang sama dibutuhkan oleh tubuh layaknya protein.

    Tetapi ketika mengonsumsi terlalu banyak protein, orang-orang akan memilih melewatkan asupan karbohidrat. Padahal sekelas atlet saja tetap harus mengonsumsi karbohidrat untuk membantu produksi energi yang dibutuhkan saat bertanding.

    5. Cairan tubuh tidak seimbang

    Beberapa penelitian lanjutan juga menemukan potensi yang bisa dihasilkan dari diet tinggi protein. Ada beberapa pengamatan yang mengaku berhasil melihat efek samping yang timbul akibat diet keto atau rendah karbohidrat.

    Beberapa efek sampingnya seperti dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit, mual, hingga sakit kepala. Pada sebuah penelitian sederhana tahun 2002 ditemukan fakta ketika kadar asupan protein meningkat maka kadar cairan di dalam tubuh menurun.

    Gejalanya dapat dirasakan ketika kamu mengonsumsi protein maka kami akan cepat haus. Tetapi ahli menyebut butuh penelitian yang lebih dalam guna melihat efek diet tinggi protein pada keseimbangan cairan tubuh secara menyeluruh.

    Baca juga: Pro Kontra Menyeruput Mie ala Orang Jepang, Sopankah?

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Tak Hanya Enak dan Menyegarkan, Inilah 16 Manfaat Susu Kedelai

    Jakarta

    Susu kedelai adalah produk hasil ekstraksi kedelai menggunakan air. Susu kedelai bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti susu sapi. Terutama bagi kamu yang memiliki intoleransi atau tidak bisa mencerna laktosa dari susu sapi. Selain itu, ada sejumlah manfaat susu kedelai yang tak kalah dari susu sapi.

    Susu kedelai termasuk dalam minuman sehat karena kaya akan protein. Kandungan yang terdapat pada susu kedelai membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi manusia. Oleh karena itu, minum susu kedelai setiap hari, akan memberikan manfaat yang berlimpah.

    Penasaran apa saja manfaat susu kedelai? Simak penjelasannya di bawah ini.


    Kandungan Nutrisi Susu Kedelai

    Susu kedelai mengandung banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Berikut ini kandungan nutrisi susu kedelai dikutip melalui laman BBC Good Food. Dalam 100 ml susu kedelai tanpa pemanis tambahan terdapat:

    • 26 Kkal/108KJ
    • 2,4 g protein
    • 1,6 g lemak
    • 0,5 g karbohidrat
    • 0,5 g serat
    • 120 mg kalsium
    • 0,4 mcg vitamin B12

    Manfaat Susu Kedelai

    Dikutip melalui laman Real Simple dan Livestrong, berikut ini adalah beberapa manfaat susu kedelai bagi kesehatan.

    1. Meningkatkan Imun Tubuh

    Susu kedelai mengandung senyawa bioaktif fitokimia seperti isoflavon dan saponin. Dalam isoflavon terdapat genistein yang bisa menangkal sel kanker dalam tubuh. Selain itu, susu kedelai juga mengandung antioksidan yang berguna dalam meningkatkan kekebalan tubuh.

    2. Meningkatkan Energi

    Susu kedelai adalah salah satu protein nabati yang mengandung kesembilan asam amino esensial, sehingga kandungan proteinnya lengkap. Protein ini baik dalam mempertahankan dan meningkatkan energi dalam tubuh sepanjang hari.

    Selain itu, susu kedelai juga mengandung vitamin B yang baik untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, metabolisme, dan meningkatkan energi.

    3. Meningkatkan Massa Otot

    Untuk meningkatkan massa otot, diperlukan protein sebesar 1,6 gram per kilogram berat badan setiap harinya, ketika melakukan latihan ketahanan. Minum susu kedelai setiap hari, menjadi salah satu cara yang cukup efektif dalam meningkatkan massa otot. Ini karena susu kedelai mengandung banyak protein.

    4. Meringankan Gejala Menopause

    Manfaat susu kedelai selanjutnya adalah bisa meringankan gejala menopause. Dikutip melalui laman Healthline, susu kedelai mengandung fitoestrogen, merupakan senyawa alami dari tanaman yang bertindak seperti hormon estrogen. Senyawa ini bermanfaat dalam meringankan beberapa gejala menopause.

    5. Meringankan Peradangan

    Peradangan menjadi salah satu gejala yang timbul karena infeksi dan cedera. Peradangan yang terjadi dalam jangka panjang, bisa meningkatkan risiko diabetes, kanker, hingga penyakit jantung.

    Oleh karena itu, mengonsumsi susu kedelai secara rutin bisa membantu dalam meringankan peradangan. Karena susu kedelai mengandung protein yang berperan sebagai anti-inflamasi.

    6. Membantu Meredakan Nyeri

    Manfaat lain dari susu kedelai yaitu membantu dalam meredakan nyeri, terutama nyeri arthritis. Arthritis adalah pembengkakan pada sendi. Biasanya terjadi karena faktor usia.

    Susu kedelai mengandung asam lemak dan kalsium yang baik dalam meredakan arthritis. Asam lemak yang terdapat pada susu kedelai, akan membantu dalam meredakan radang sendi, contohnya untuk rheumatoid arthritis.

    7. Membantu Masalah Anemia

    Susu kedelai mengandung kalsium dan zat besi yang baik untuk mengatasi masalah anemia. Zat besi berguna dalam meningkatkan produksi sel darah merah. Dengan meningkatkan produksi sel darah merah, maka daya tahan tubuh pun akan meningkat.

    8. Membantu Perkembangan Janin dan Bayi

    Manfaat minum susu kedelai setiap hari ternyata juga baik bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Kandungan yang ada pada susu kedelai bisa membantu dalam perkembangan janin dan bayi. Hal ini dikarenakan susu kedelai mengandung vitamin C dan vitamin B kompleks.

    9. Mengatasi Aterosklerosis

    Aterosklerosis merupakan penumpukan lemak yang terjadi pada arteri pembuluh darah. Mengkonsumsi susu kedelai berguna untuk mengatasi masalah aterosklerosis. Karena kandungan dalam susu kedelai bisa menunda pengendapan lemak.

    10. Membantu dalam Mengatasi Masalah Kulit

    Selain untuk kesehatan, susu kedelai ternyata juga bermanfaat dalam mengatasi masalah kulit. Susu kedelai mengandung vitamin E yang baik untuk menjaga kelembapan, elastisitas, dan pigmentasi kulit.

    11. Mengurangi Risiko Kanker Payudara

    Susu kedelai ternyata bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker payudara loh! Menurut penelitian yang dilakukan tahun 2017 oleh American Cancer Society, menunjukkan bahwa susu kedelai baik dikonsumsi untuk menurunkan risiko kanker payudara.

    12. Mengurangi Risiko Kanker Prostat

    Selain mengurangi risiko kanker payudara, susu kedelai juga bermanfaat dalam mengurangi risiko kanker prostat. Kanker prostat adalah jenis kanker yang terjadi pada pria. Kanker prostat ditandai dengan gangguan buang air kecil. Minum segelas susu kedelai secara teratur, dipercaya bisa membantu dalam menurunkan risiko kanker prostat.

    13. Menjaga Kesehatan Tulang

    Susu kedelai yang difortifikasi biasanya mengandung tambahan vitamin D dan juga kalsium. Nutrisi ini berperan penting dalam menumbuhkan dan menjaga kesehatan tulang. Susu kedelai juga mengandung isoflavon yang berguna dalam mencegah keropos pada tulang.

    Manfaat susu kedelai selanjutnya yaitu, bisa menurunkan berat badan. Dengan mengkonsumsi susu kedelai, berat badan kamu akan terjaga karena susu kedelai mengandung sedikit kalori.

    Selain rendah kalori, susu kedelai kaya akan protein. Protein mempunyai manfaat dalam menurunkan berat badan, karena dapat meningkatkan rasa kenyang. Oleh karena itu, susu kedelai menjadi minuman rendah kalori yang baik.

    15. Baik untuk Kesehatan Jantung

    Susu kedelai bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Mengkonsumsi susu kedelai secara rutin bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, susu kedelai juga mengandung kalsium yang baik dalam mengatur ritme jantung dan tekanan darah.

    16. Pengganti Produk Susu yang Baik

    Manfaat terakhir dari susu kedelai adalah, bisa digunakan sebagai alternatif pengganti susu sapi. Terutama bagi kamu yang memiliki intoleransi laktosa. Namun, susu kedelai yang digunakan harus memiliki nutrisi yang sebanding dengan susu sapi, terutama kandungan kalsiumnya.

    Itu dia 16 manfaat susu kedelai. Semoga bermanfaat!

    (fds/fds)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Penyebab Banyak Semut di Rumah, Salah Satunya Karena Baju Kotor!


    Jakarta

    Semut adalah salah satu hewan yang bisa tiba-tiba muncul di rumah. Mereka kerap ditemukan di dapur, tempat sampah, dekat pintu, jendela, hingga di sudut-sudut rumah. Lantas, sebenarnya dari mana semut datang dan apa penyebabnya?

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org yang menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mengatakan semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi yang cepat bagi mereka.

    Dari laman Tom’s Guide, Sabtu (24/8/2024) penyebab adanya semut di rumah cukup beragam, berikut beberapa di antaranya.


    1. Dinding Retak atau Berlubang

    Seperti hewan lainnya, semut juga pasti butuh tempat tinggal atau tempat berlindung. Semut tidak menyukai tempat di luar ruangan. Mereka membutuhkan tempat yang hangat, terang, dan dekat dengan makanan serta air. Salah satu lokasi yang tepat adalah dinding yang retak atau berlubang atau celah fondasi rumah.

    Kamu bisa mengeceknya jika penasaran. Jika kamu ingin mengusirnya, maka kamu perlu menutup akses masuk semut atau menjauhkan lokasi makanan, tempat sampah, dan aroma yang disukai semut dari tempat mereka berlindung.

    2. Sumber Air

    Semut tidak dapat hidup tanpa air. Maka dari itu, selain mencari makanan, mereka juga harus mencari sumber air. Area yang lembap juga mereka menyukainya karena itu lokasi yang tepat untuk mendapatkan air.

    Jadi, jika kamu melihat semut di wastafel atau kamar mandi, kemungkinan besar mereka sedang mencari kelembapan. Untuk mengatasi semut yang datang karena ada sumber air, kamu bisa mencegahnya dengan meletakkan alat untuk menurunkan kelembapan dalam ruangan. Selain itu, pastikan tidak ada air menggenang atau pipa yang bocor.

    3. Sisa Makanan

    Gula bukanlah satu-satunya sumber makanan yang dikonsumsi semut. Mereka membutuhkan garam untuk menjaga keseimbangan air dan mendukung otot dan saraf mereka. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, untuk ratu dan larva di kawanan mereka. Maka dari itu, kamu harus menyimpan dengan benar daging dan telur. Lalu, Bahkan minyak dan lemak pun dapat menarik perhatian beberapa spesies semut. Bisa disimpulkan semut adalah hewan yang tidak pilih soal makanan.

    4. Ada Tumpukan Baju Kotor

    Siapa yang pernah melihat baju dikerumuni semut? Ternyata semut menyukai bau keringat yang menempel di baju kotor lho. Hal ini dikarenakan di dalam keringat terdapat garam yakni natrium klorida, kalium, dan kalsium. Selain itu, keringat juga mengandung gul,

    Oleh karena itu, cucian kotor yang berlebihan di rumah, mudah menarik perhatian semut saat mereka berada di rumah. Jadi sebaiknya baju kotor di rumah tidak lama-lama dibiarkan.

    5. Tanaman

    Bunga sebenarnya menarik perhatian semut dan serangga untuk penyerbukan. Namun, jika tanaman itu berada di dalam rumah, justru penghuni rumah yang repot. Semut-semut ini datang karena mencium aroma dari tanaman. Tanaman yang bisa memanggil semut adalah bunga peony dan mawar.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Menu Sarapan yang Bikin Kenyang Lebih Lama, Cocok Buat Diet

    Jakarta

    Memilih menu sarapan dengan tepat penting agar kita memiliki cukup nutrisi dan energi untuk mengawali hari. Selain itu, sarapan yang sehat dan mengenyangkan membuat kita tidak merasa lapar sebelum waktu makan siang. Sehingga, kita tidak mengemil sebelum makan siang atau makan siang dalam porsi besar.

    Oleh karena itu, memilih menu sarapan yang membuat kenyang sampai makan siang penting diketahui bagi yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badan.

    Orang yang sedang berdiet perlu berhati-hati dalam memilih sarapan, sebab beberapa makanan kemasan yang sering dimakan untuk sarapan mengandung gula, karbohidrat, dan zat tambahan yang kurang cocok untuk menurunkan berat badan. Untuk menghindari menu sarapan yang justru bisa menambah berat badan, simak menu sarapan yang cocok saat sedang diet di artikel berikut.


    Sarapan yang Bikin Kenyang Lebih Lama

    Mengutip Healthline, sarapan yang baik dan seimbang mengandung banyak serat, protein, lemak sehat, dan mikronutrien. Berikut jenis makanan yang cocok dimakan untuk sarapan sebab membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    1. Telur

    Telur adalah menu sarapan yang simpel, mudah dibuat, dan bergizi. Telur mengandung protein untuk pembentukan otot serta membantu kita merasa kenyang.

    Riset tahun 2020 yang dilakukan oleh UniSA Clinical and Health Sciences, University of South Australia menemukan bahwa orang yang makan roti dan telur untuk sarapan merasa lebih kenyang jika dibandingkan dengan memakan sereal dengan susu dan jus jeruk. Ini menandakan protein pada telur yang lebih banyak dibandingkan sereal membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    Selain protein, telur juga mengandung nutrisi berikut.

    • Antioksidan lutein dan zeaxanthin yang menjaga kesehatan mata, ginjal, kulit, dan jantung
    • Vitamin B, termasuk folat
    • Kolin, nutrisi untuk kesehatan ginjal dan otak
    • Vitamin A
    • Zat besi, kalsium, dan mineral lainnya.

    2. Greek Yogurt

    Mengutip EatingWell, berbeda dengan yogurt biasa, greek yogurt melalui proses penyaringan yang lebih banyak, sehingga teksturnya lebih kental dan creamy.

    Greek yogurt memiliki kandungan gula yang lebih sedikit daripada yogurt biasa, dan kandungan proteinnya lebih banyak. Greek yogurt pun lebih rendah kalori dibandingkan berbagai makanan sumber protein lainnya.

    Greek yogurt juga mengandung probiotik, jenis bakteri baik yang membantu pencernaan. Selain itu, greek yogurt memiliki nutrisi berikut.

    • Kalsium
    • Vitamin B12
    • Zink
    • Potasium
    • Fosfor.

    3. Oatmeal

    Oatmeal mengandung betaglukan, serat yang membantu menurunkan kadar kolesterol dan glukosa pada tubuh. Serat ini juga mengandung antioksidan dan probiotik.

    Viskositas oatmeal yang lekat memperlambat gerakan peristaltik di usus kecil. Ini membuat pencernaan dan penyerapan nutrisi berlangsung lebih lambat sehingga kita pun merasa kenyang lebih lama.

    1 cup (81 gram) oatmeal kering mengandung 10 gram protein. Untuk meningkatkan kadar protein yang dikonsumsi, campurkan oatmeal dengan susu daripada menggunakan air.

    Oatmeal juga mengandung nutrisi berikut.

    • Zat besi
    • Vitamin B
    • Zat mangan
    • Magnesium
    • Zink
    • Selenium.

    4. Biji Chia

    Menu sarapan selanjutnya yang cocok untuk diet adalah biji chia. Biji ini kaya akan serat larut yang membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    Biji chia juga membantu menjaga kadar kolesterol dan glukosa dalam darah serta mencegah peradangan.

    Biji chia sendiri tidak kaya protein, tetapi bisa dimakan bersama greek yogurt atau bubuk protein.

    5. Buah Beri

    Berbagai buah beri seperti stroberi, blueberry, blackberry, dan raspberry mengandung antioksidan, kaya akan serat, dan rendah kalori.

    Buah-buahan beri mengandung antosianin, antioksidan yang memberikan warna ungu, merah, dan biru pada buah-buahan ini. Antosianin membantu mencegah peradangan, penyakit jantung, diabetes, kanker, dan penyakit kronis lainnya.

    Buah-buah beri ini bisa dimakan bersama greek yogurt, chia pudding, oatmeal, atau smoothie untuk sarapan yang enak dan mengenyangkan.

    6. Keju Cottage

    Cottage adalah keju lembut yang terbuat dari dadih dan memiliki rasa asam. 1 cup (220 gram) keju cottage mengandung 24 gram protein dan hanya 180 kalori. Jadi, keju cottage ini adalah menu yang cocok untuk menurunkan berat badan tanpa membuat kita merasa lapar.

    Keju cottage bisa dimakan dengan berbagai makanan bergizi lain, seperti buah-buahan, biji chia, dan granola.

    7. Roti Gandum

    Roti gandum kaya akan protein dan karbohidrat kompleks yang membuat kita merasa kenyang lebih lama. Dibandingkan dengan roti yang terbuat dari tepung, roti dari gandum lebih kecil kemungkinannya untuk meningkatkan kadar gula darah.

    Roti gandum bisa dimakan dengan berbagai menu, mulai dari telur, alpukat, stroberi, keju cottage, pisang, sampai tuna.

    8. Kacang-kacangan

    Segala jenis kacang-kacangan mengandung magnesium, potasium, antioksidan, dan lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan jantung.

    Kacang-kacangan juga mengandung protein, lemak, dan serat yang membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    1 atau 2 sendok makan kacang-kacangan bisa ditambahkan pada greek yogurt, oatmeal, atau keju cottage untuk sarapan yang bernutrisi. Tetapi, perlu diingat kacang-kacangan tinggi akan kalori, sehingga terlalu banyak mengonsumsinya bisa menaikkan berat badan.

    9. Smoothie

    Smoothie bisa menjadi pilihan menu sarapan yang enak dan mengenyangkan. Campurkan air dan susu dengan buah-buahan. Bubuk protein juga bisa ditambahkan ke dalam smoothie untuk menambah nutrisinya.

    Jika detikers berolahraga di pagi hari, minum smoothie setelah olahraga bisa jadi pilihan dibandingkan sarapan berat.

    10. Buah-buahan

    Buah-buahan bisa jadi opsi sarapan ringan yang tetap mengenyangkan. Buah-buahan rendah kalori dan tinggi akan serat, vitamin, mineral, dan gula sederhana. Serat pada buah membuat tubuh lebih lambat menyerap gulanya, sehingga kita memiliki sumber energi yang lebih banyak.

    Buah utuh mengandung lebih banyak serat daripada jus buah. Ditambah lagi, jus buah dalam kemasan umumnya mengandung gula tambahan. Sehingga, sebaiknya konsumsilah buah utuh dibandingkan meminum jus.

    Untuk sarapan dengan gizi seimbang, konsumsi buah dengan makanan yang kaya akan protein seperti greek yogurt, keju cottage, atau telur.

    Memilih menu sarapan yang sehat dan mengenyangkan penting agar kita merasa kenyang lebih lama dan tidak mengemil sebelum makan siang. Sehingga pola makan menjadi lebih teratur dan diet penurunan berat badan pun bisa berhasil. Semoga bermanfaat!

    (fds/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Wanita Ini Berhasil Turunkan BB hingga 63 Kg, Ini Pola Makan yang Dijalaninya


    Jakarta

    Seorang ibu tiga anak membagikan pengalamannya yang pernah memiliki berat badan 103 kg. Wanita bernama Erin Drotleff ini bertekad untuk menurunkan bobot tubuhnya yang mulai menyiksanya.

    Wanita di Texas, Amerika Serikat, itu tumbuh dalam keluarga yang sehat. Saat itu, ibunya selalu memasak makanan rumahan yang sehat.

    Namun, seiring dengan kesibukan hidup dan waktu terbatas, orang tuanya mulai mengonsumsi lebih banyak makanan olahan dan camilan. Saat di sekolah menengah, berat badan Erin mulai bertambah dan membuatnya minder.


    “Di sekolah, teman-teman memanggil saya ‘paha besar’ dan ‘paus pantai’. Komentar-komentar itu tidak hanya di sekolah, saya juga mendengarnya di rumah,” ungkap Erin yang dikutip dari Mirror UK.

    “Saat itulah saya mengalami gangguan makan yang sakit parah,” lanjutnya.

    Mendengar komentar-komentar tersebut membuat wanita berusia 35 tahun itu semakin menarik dirinya. Ia mulai mencoba berbagai diet hingga obat penurun berat badan. Namun, tidak ada yang memberikan hasil jangka panjang. Berat badannya hanya turun sebentar dan kembali naik.

    “Saya mengalami obesitas. Asma saya parah, dan saya sering kehabisan napas,” kata Erin.

    “Saya mengalami nyeri kaki yang parah (plantar fasciitis), nyeri punggung, menstruasi yang berat, dan saya mengalami ruam keringat. Secara mental, saya merasa cemas, tertekan, dan marah. Saya tidak merasa seperti diri saya sendiri lagi,” tuturnya.

    Pada tahun 2022, Erin menghadiri pertemuan orang tua di sekolah anaknya yang harus berjalan di tiga lorong yang panjang. Di pertengahan jalan, ia mendengar seperti ada letupan keras dan rasa sakit yang parah di betisnya.

    Hal itu membuatnya harus menahan rasa sakit selama pertemuan berlangsung. Kejadian itu yang membuat Erin semakin serius untuk menurunkan berat badan.

    NEXT: Pola Diet yang Dijalani

    Pola Diet yang Dijalani

    Erin mengatakan setidaknya butuh waktu tiga bulan untuk bisa mulai melihat perubahan di tubuhnya. Saat itu, ia mengkonsumsi makanan sehat dan kegiatan yang dilakukan.

    “Saya memulai hari dengan sayuran dan kopi, diikuti dengan sarapan yang mengandung banyak protein seperti gandum atau telur. Makan siang dan malam berisi protein, jasmine rice atau beras melati, dan saus,” terang Erin.

    Meski diet, Erin tetap menyisakan ruang untuk makan camilan tapi dengan cara yang berbeda. Selain mengubah pola makan, Erin juga memilih untuk berolahraga dengan jalan kaki.

    “Jalan kaki selalu menjadi pilihan utama saya. Tetapi setelah enam bulan, saya mulai latihan beban dan menargetkan tiga sesi seminggu,” ujar dia.

    “Saya juga menantang diri untuk berlari, meskipun tidak menyukainya,” sambungnya.

    (sao/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Katy Perry Bikin Pangling usai Turun 9 Kg, Sesimpel Ini Menu Dietnya

    Jakarta

    Penyanyi Katy Perry membuat penggemarnya terpukau dengan penampilan baru. Wanita 39 tahun itu terlihat lebih bugar setelah sukses memangkas berat badan hingga 9 kg dalam beberapa bulan.

    Lewat unggahan Instagram pribadi, Katy mengungkapkan selama diet mengkonsumsi makan makanan pokok untuk sarapan, salah satunya telur rebus.

    “Saya makan banyak telur rebus karena itu sumber protein yang bagus,” beber Katy yang dikutip dari Mirror UK.


    Selain itu, ia mengklaim tengah meniru tips kebugaran dari pasangannya, Orlando Bloom. Katy mulai beralih ke pilihan makanan ‘bersih’ atau clean eating, seperti ayam, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    Pada bulan Januari, ia juga mengatakan mulai mengkonsumsi cuka sari apel, banyak air, dan jus seledri untuk kesehatannya.

    “Itulah cara terbaik untuk memulai, yaitu minum air. Saya tahu ini klise, tetapi saya pikir banyak dari kita langsung minum kopi tanpa minum segelas air lebih dulu,” bebernya.

    Bagaimana pendapat para ahli diet?

    Seorang ahli gizi di UK Care Guide, Helen Bell, mengatakan jika ingin menurunkan berat badan harus benar-benar menemukan makanan atau camilan yang tepat. Mengacu pada menu sarapan Katy, ia mengatakan telur dapat membantu meningkatkan rasa kenyang yang lebih lama.

    “Menurut pengalaman saya, mengonsumsi telur sebagai camilan sebenarnya cukup bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Telur mengandung banyak protein, yang membantu meningkatkan rasa kenyang dan membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama,” jelas Helen.

    “Ini dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan sepanjang hari. Namun, penting untuk memperhatikan ukuran porsi dan menyiapkannya dengan cara yang sehat, seperti merebus atau merebusnya, untuk menghindari penambahan lemak yang tidak perlu,” lanjut dia.

    Menurut Helen, menu ‘makanan bersih’ atau clean eating juga sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Penelitian terkini dari Cleveland Clinic yang berpusat di AS menemukan bahwa mengonsumsi daging olahan merupakan salah satu pendorong utama kanker kolorektal pada usia muda.

    “Makanan-makanan ini biasanya lebih rendah kalori dan lebih tinggi nutrisi penting dibandingkan dengan makanan olahan. Makanan-makanan ini menyediakan serat, yang membantu pencernaan dan membantu mempertahankan rasa kenyang,” terang dia.

    “Menurut pengalaman saya, klien yang beralih ke pola makan yang kaya akan makanan ini sering kali merasa lebih mudah mengelola berat badan, karena mereka mengonsumsi lebih banyak kalori padat nutrisi yang mendukung kesehatan dan metabolisme secara keseluruhan,” tambahnya.

    Meski begitu, Helen menekankan bahwa metode yang dijalani Katy Perry dapat memberikan hasil yang beragam. Ini terutama mencakup minum cuka sari apel dan jus seledri sebagai bagian dari menu harian.

    Menurutnya, cuka sari apel dapat membuat pencernaan lebih lancar dan membantu mengatur kadar gula darah, yang berpotensi membantu penurunan berat badan. Jus seledri juga rendah kalori dan dapat menghidrasi, tetapi tidak memberikan nutrisi yang signifikan dibandingkan dengan sayuran utuh.

    “Aspek psikologis memulai hari dengan minuman ‘detoks’ terkadang dapat mendorong individu untuk membuat pilihan yang lebih sehat sepanjang hari. Namun, tidak ada minuman ajaib untuk menurunkan berat badan, bagi saya, pola makan dan gaya hidup secara keseluruhanlah yang membuat perbedaan,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • 8 Penyebab Berat Badan Nggak Turun-turun Meski Sudah Diet dan Olahraga

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia lagi kalau diet dan olahraga menjadi ‘jurus jitu’ untuk menurunkan berat badan. Namun terkadang, berat badan tidak berkurang meski sudah melakukan diet ketat dan olahraga rutin.

    Hal ini bisa disebabkan sejumlah faktor, seperti pola makan yang dijalani, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga cara berolahraga. Bahkan, sesuatu yang terkesan sepele juga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Health, berikut sederet faktor yang bisa menyebabkan berat badan tidak turun meski sudah diet dan berolahraga.


    1. Kebanyakan Latihan Kardio

    Kardio tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tapi juga dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stres.

    Namun, jika melakukan terlalu banyak kardio dan tidak cukup makan justru dapat menurunkan laju metabolisme karena tubuh merasa perlu menyimpan energi. Akibatnya, pembakaran lemak pun ikut menurun.

    2. Tidak Angkat Beban

    Sebagian orang mengira kardio dan diet saja sudah cukup untuk menurunkan berat badan. Namun, menambahkan latihan kekuatan, seperti angkat beban, sebenarnya dapat mempercepat penurunan berat badan.

    Angkat beban dapat membentuk otot. Semakin banyak otot yang dimiliki, semakin banyak pula kalori yang dibakar tubuh untuk mempertahankan otot-otot tersebut.

    3. Duduk Terlalu Lama

    Duduk dalam waktu lama bisa menjadi salah satu penyebab berat badan susah turun. Studi menunjukkan setiap dua jam duduk dapat meningkatkan risiko obesitas sebesar 5 persen.

    Para ahli menyarankan orang dewasa agar setidaknya melakukan olahraga intensitas sedang 300 menit per minggu, atau olahraga intensitas tinggi 150 menit per minggu.

    4. Tidak Mengubah Pola Makan

    Olahraga saja tidak cukup untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. Pola makan sehat dan seimbang juga memainkan peranan yang sangat penting dalam menurunkan berat badan.

    Usahakan untuk menjalani diet seimbang yang terdiri dari buah-buahan, protein, dan kacang-kacangan. Selain itu, hindari pula makanan atau minuman yang mengandung gula, garam, lemak jenuh, dan lemak trans yang berlebihan.

    5. Membatasi Karbohidrat dan Lemak

    Beberapa orang mengira membatasi asupan nutrisi makro, seperti karbohidrat dan lemak, dan mempercepat penurunan berat badan. Padahal, asupan tersebut merupakan sumber energi yang sangat dibutuhkan tubuh.

    Alih-alih membatasi konsumsi karbohidrat dan lemak, cobalah untuk mengganti dengan sumber yang lebih sehat. Mengonsumsi karbohidrat kompleks (ubi jalar, gandum, quinoa) dan lemak sehat (alpukat, biji-bijian, ikan berlemak) dapat lebih bermanfaat untuk mendukung penurunan berat badan.

    6. Kurang Minum

    Air memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam mengelola berat badan. Karenanya, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi, baik saat berolahraga ataupun tidak.

    7. Kurang Tidur

    Orang dewasa rata-rata membutuhkan tidur tujuh sampai sembilan jam setiap malam. Tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan konsisten dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk peningkatan berat badan.

    Penelitian juga menunjukkan kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin. Ghrelin merupakan hormon yang mengatur rasa lapar. Akibatnya, orang yang kurang tidur rentan makan berlebihan dan mengalami kenaikan berat badan.

    8. Sering Stres

    Stres yang berlebihan juga dapat menghambat penurunan berat badan. Stres dapat merangsang pelepasan hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol yang terlalu tinggi dapat menimbulkan efek negatif, seperti menghambat pemangkasan lemak tubuh.

    Tubuh juga dapat memproduksi kortisol berlebih jika tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto