Tag: puasa

  • Terbukti Lewat Studi, Ini 5 Cara Efektif untuk Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Siapa sih yang tidak ingin punya bobot tubuh ideal dan sehat? Selain meningkatkan penampilan dan rasa percaya diri, berat badan ideal juga dikaitkan dengan risiko penyakit yang lebih rendah, termasuk diabetes, jantung, dan kanker.

    Karenanya, tak jarang sebagian orang nekat mengambil langkah ekstrim untuk menurunkan berat badan, seperti melakukan diet ketat atau mengonsumsi obat-obatan yang belum teruji efektivitasnya.

    Padahal, ada banyak cara menurunkan berat badan yang sederhana dan efektif, selama dilakukan dengan penuh disiplin dan konsisten.


    Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa cara menurunkan berat badan yang terbukti secara ilmiah.

    1. Intermittent Fasting

    Intermittent fasting atau IF telah menjadi salah satu metode diet yang paling populer, dan tentu bukan tanpa alasan.

    IF melibatkan puasa jangka pendek secara teratur dan mengonsumsi makanan dalam periode waktu yang lebih pendek sepanjang hari. Beberapa penelitian telah menunjukkan IF hingga 26 minggu sama efektifnya dengan mengikuti diet rendah kalori setiap hari.

    Beberapa metode IF yang paling umum di antaranya:

    • Puasa selang-seling: Puasa dua hari sekali dan mengonsumsi makanan biasa pada hari tidak puasa.
    • Metode 16/8: Puasa selama 16 jam dan hanya makan selama rentang waktu 8 jam.
    • Metode 5:2: Makan secara normal selama lima hari dan puasa ketat pada dua hari. Pada hari puasa, asupan kalori 500-600.

    2. Buat Jurnal Makanan

    Saat sedang diet, penting untuk mencatat apa saja makanan dan minuman yang dikonsumsi sepanjang hari. Salah satu cara paling efektif untuk melacaknya adalah dengan membuat jurnal makanan.

    Penelitian menunjukkan pelacakan pola makan dan olahraga dapat membantu menurunkan berat badan karena mendorong perubahan perilaku serta meningkatkan motivasi.

    3. Makan dengan Penuh Kesadaran

    Mindful eating adalah pola makan yang melibatkan kesadaran penuh saat makan. Artinya, ketika seseorang makan, dia memerhatikan jenis dan jumlah makanan yang dikonsumsinya.

    Selain memungkinkan orang-orang untuk menikmati makanan mereka, pola makan ini juga dapat membantu mendorong penurunan berat badan.

    Karena kebanyakan orang menjalani kehidupan yang sibuk, mereka cenderung makan dengan cepat saat sedang terburu-buru, sambil bekerja, atau menonton televisi. Akibatnya, banyak orang yang tidak menyadari jumlah makanan yang telah dikonsumsi. Hal ini mendorong perilaku overeating, yang kemudian memicu kenaikan berat badan.

    Jika seseorang makan dengan penuh kesadaran, maka otaknya memiliki waktu untuk mengirimkan sinyal yang menandakan kenyang, sehingga membantu mencegah makan berlebihan.

    4. Perbanyak Asupan Protein dan Serat

    Protein dan serat merupakan dua nutrisi yang memainkan peran penting dalam penurunan berat badan.

    Protein dapat membantu menurunkan kadar ghrelin (hormon lapar), dan meningkatkan hormon kenyang. Inilah yang membuat protein dapat meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan, yang kemudian membantu penurunan berat badan.

    Di sisi lain, serat adalah jenis karbohidrat yang sulit dicerna dan dapat bertahan lama dalam tubuh. Mengonsumsi lebih banyak serat dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga berpotensi menyebabkan penurunan berat badan.

    5. Jaga Kualitas Tidur

    Tidur dan berat badan memiliki kaitan yang sangat erat.

    Penelitian menunjukkan kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat memperlambat proses metabolisme tubuh. Ketika metabolisme menurun, tubuh akan menyimpan energi yang tidak terpakai dalam bentuk lemak.

    Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan resistensi insulin dan kortisol dalam tubuh, yang kemudian meningkatkan penyimpanan lemak.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • Sayap Ayam Kremes yang Gurih Renyah Buat Lauk

    Jakarta

    Sayap Ayam Kremes memadukan kelezatan ayam yang digoreng renyah dengan taburan kremes yang gurih. Proses penggorengan yang tepat membuat sayap ayam memiliki tekstur yang spesial. Kulitnya garing, sementara dagingnya tetap juicy. Kremes yang terbuat dari campuran tepung, bumbu, dan air menghasilkan lapisan renyah yang menambah sensasi saat digigit. Disajikan dengan sambal atau saus favorit, sayap ayam kremes menjadi hidangan yang sempurna untuk menemani momen santap bersama keluarga atau teman.

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Menit Sedang 4
    Daerah Asal Masakan :
    Kategori Masakan : Ayam

    Bahan Bahan

    300 gram sayap ayam
    500 ml minyak goreng
    bahan kremesan:
    4 siung bawang putih, haluskan
    250 ml santan dari 1/4 butir kelapa
    200 ml air
    120 gram tepung beras
    25 gram tepung sagu
    1/2 sdt garam
    1/4 lada bubuk
    bumbu halus
    2 butir kelapa
    2 siung bawang putih
    3 butir bawang merah
    1 sdt ketumbar

    Cara Memasak:

    1. cara membuat kremesan:
    2. campur semua bahan ke dalam wadah, aduk hingga rata
    3. panaskan minyak, ciprat-cipratkan adonan kremesan ke dalam minyak panas. Kecilkan api, kumpulkan kremesan ke tengah
    4. letakkan sayap ayam di bagian tengah kremesan
    5. lipat bagian kanan dan kiri kremesan ke arah dalam hingga sayap ayam terbungkus
    6. goreng di atas api sedang hingga sayap ayam matang sambil dibalik
    7. angkat dan sajikan

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Diet ‘Puasa’ Vs Hitung Kalori, Mana yang Lebih Efektif untuk Turunkan BB?


    Jakarta

    Diet ‘puasa’ atau intermittent fasting (IMF) dan hitung kalori merupakan dua metode diet populer yang kerap dilakukan untuk menurunkan berat badan. Sebuah studi terbaru menemukan bahwa IMF 4:3 memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan hitung kalori, kok bisa?

    IMF 4:3 merupakan diet yang dilakukan dengan membatasi asupan selama 3 hari (tidak berturut-turut) dalam seminggu, sementara 4 hari lainnya diperbolehkan makan secara normal.

    Peneliti di Amerika Serikat menemukan pendekatan ini menghasilkan penurunan berat badan rata-rata 7,6 persen selama setahun. Ini lebih besar bila dibandingkan hitung kalori sebesar 5 persen.


    “Bagi saya itu mengejutkan dan menyenangkan karena hasilnya lebih baik,” kata ahli endokrinologi Victoria Catenacci dari Universitas Colorado dikutip dari Science Alert, Selasa (9/4/2025).

    Penelitian melibatkan 165 orang dengan masalah kelebihan berat badan dengan usia 18-60 tahun. Mereka diminta melakukan IMF dan hitung kalori selama 12 bulan, sembari merekomendasikan peningkatan aktivitas fisik.

    Kelompok IMF diminta menerapkan pembatasan asupan kalori sebesar 80 persen selama 3 hari dalam seminggu, tanpa pembatasan apapun di sisa harinya (makan sehat tetap dianjurkan). Kelompok hitung kalori diminta untuk mengurangi asupan kalori harian mereka sebesar 34 persen tiap hari.

    Hasilnya, terjadi penurunan berat badan bervariasi pada kedua kelompok tapi orang-orang yang IMF mengalami penurunan rata-rata 7,7 kg, lebih banyak dari orang-orang yang hitung kalori dengan 4,8 kg.

    “Pesan yang lebih penting bagi saya adalah bahwa ini adalah strategi diet yang merupakan alternatif berbasis bukti, terutama bagi orang-orang yang telah mencoba diet pembatasan kalori harian dan merasa kesulitan,” kata Catenacci.

    Peneliti memberikan catatan bahwa peserta kelompok IMF hanya mencatat hari-hari puasa mereka. Ada kemungkinan mereka juga membatasi asupan kalori pada hari-hari tidak puasa.

    Mereka berpendapat kelompok IMF mungkin cenderung lebih mampu mematuhi pola makan mereka. Ini bisa dianggap hal positif lantaran program penurunan berat badan akan lebih efektif jika mudah diikuti.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Buat yang Berencana Diet saat Puasa, Ini Saran Dokter Gizi

    Jakarta

    Menjalani diet ketika puasa bagi beberapa orang dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan, sekaligus menjaga kesehatan. Tapi, ada hal yang perlu diperhatikan dalam melakukannya.

    Mulai dari pemilihan makanan ketika sahur dan berbuka, porsi makan, hingga menjaga hidrasi. Pasalnya, tanpa pola makan yang benar kita mungkin tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan secara optimal.

    Diet dengan Cara Puasa

    Diet saat puasa bisa saja dilakukan untuk menurunkan BB, namun hal ini harus dilakukan dengan cara yang tepat.


    Dalam catatan detikHealth, dr Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, SpGK (K), dokter spesialis gizi klinis dari Alia Hospital Jakarta Timur, memaparkan bahwa salah satu tantangan terbesarnya yaitu mengontrol pola makan saat berbuka.

    Menurutnya, banyaknya hidangan yang memanjakan lidah kerap membuat seseorang lapar mata. Di mana, hal tersebut justru membuat orang lebih kalap makan dibandingkan saat tidak puasa.

    “Kalau ingin menurunkan berat badan, jangan makan gorengan. Jadi supaya kita terisi, kita makan buah. Buah yang berair supaya nggak dehidrasi,” ungkap dr Nurul dalam kepada detikcom, dikutip dari artikel yang tayang pada Jumat (8/3/2024) lalu.

    Dokter Gizi lulusan Universitas Indonesia (UI) itu, menyebut bahwa saat berbuka puasa sebisa mungkin tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman yang manis.

    Selain makan manis, batasi juga makanan dari olahan tepung yang sebaiknya diganti karbohidrat yang kompleks. Cara ini akan membantu membuat hasil diet lebih maksimal.

    “Bonusnya pas mau lebaran badannya lebih slim. Asalkan nanti bulan Syawal jangan kalap,” ungkapnya.

    Selain itu, kesalahan umum lainnya yaitu mengenai anggapan untuk mengurangi porsi makan saat sahur. Beberapa orang yang diet saat puasa, menganggap mereka arus mengurangi porsi sahur.

    Namun, dr Nurul menyebut kalau hal itu justru kontraproduktif. Hal tersebut malah dikhawatirkan berujung pada makan berlebihan saat berbuka.

    “Nggak. Kalau sahurnya kita kurangin, jadinya kita lebih laper. Nanti pas buka puasa, balas dendam, makin lapar mata,” paparnya.

    Bagi yang mau diet saat puasa, dr Nurul menyarankan sebaiknya puasa Ramadan tidak dipandang terlalu rumit. Sebaiknya, pola makan tetap terjaga seperti biasa alias sama saja seperti pola makan sehari-hari, hanya sedikit digeser waktunya.

    “Seperti makan pagi digabung ke sahur, makan siang diganti ke buka puasa,” ungkap dr Nurul.

    Dengan cara tersebut, tubuh kita tetap mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang. Sehingga, rencana diet untuk menurunkan bb pun bisa berhasil.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Lakukan 4 Cara Praktis Ini Agar Tak Mudah Haus saat Puasa


    Jakarta

    Rasa haus saat puasa tak dapat dihindari. Terutama jika beraktivitas di luar ruangan dan cuaca panas. Lakukan cara praktis ini agar tak mudah haus saat puasa.

    Agar tubuh tidak gampang dehidrasi dan kuat sampai waktu berbuka tiba, ketahui cara agar tidak mudah haus saat puasa Ramadan.

    Saat puasa, tubuh memang jadi lebih gampang mengalami dehidrasi. Sebab orang yang berpuasa akan cenderung minum lebih sedikit air dibandingkan hari biasanya.


    Cara mencegah rasa haus berlebih saat puasa bisa dilakukan dengan mengubah pola kebiasaan sehari-hari selama Ramadan. Berikut cara agar tidak cepat haus saat berpuasa, seperti dikutip dari CNN Indonesia (10/4):

    1. Perbanyak minum air putih

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Perbanyak minum air putih Foto: Getty Images/KTStock

    Pastikan cukup minum air putih saat berbuka puasa dan sahur. Minum setidaknya delapan gelas sehari dengan membagi asupan air, misalnya sejak sahur, berbuka, dan malam setelah salat tarawih.

    Namun jangan mengonsumsinya air sekaligus dalam jumlah banyak, sebab tubuh justru akan kesulitan menyerap air.

    2. Konsumsi buah dan sayur

    Cara lain untuk mendapatkan asupan cairan yakni dengan mengonsumsi banyak buah dan sayur. Selain punya kandungan air yang tinggi, buah dan sayur juga kaya vitamin dan mineral yang membantu melengkapi kebutuhan nutrisi bagi tubuh.

    Buah yang banyak mengandung air seperti semangka, anggur, belimbing, apel, jeruk, kiwi, dan jeruk. Kamu juga dapat memilih sayuran yang mengandung banyak air seperti sayuran berdaun hijau, mentimun, tomat, seledri, dan kubis untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    Tips agar tidak cepat haus saat puasa ada di halaman berikutnya.

    3. Kurangi makanan terlalu asin, manis, dan pedas

    Sering Ngidam Makanan Asin? Ini 5 Penyebab dan Cara Cegahnya.Makanan asin bersifat diuretik. Foto: Getty Images

    Makanan yang terlalu asin, manis, dan pedas dapat menyebabkan rasa haus setelah dikonsumsi. Rasa haus yang ditimbulkan ini merupakan sinyal untuk memberi tahu bahwa tubuh membutuhkan cairan.

    Makan camilan asin, manis, atau makan pedas boleh saja, asalkan jangan terlalu sering dan porsinya banyak. Imbangi dengan banyak minum air putih setelah makan supaya tubuh dapat menyeimbangkan kadar natrium atau gula dengan air.

    4. Hindari minum kopi

    Cara agar tidak mudah haus saat puasa adalah menghindari minum kopi, teh, soda, atau minuman yang mengandung kafein lainnya sementara waktu. Minuman kopi maupun teh sendiri memang tidak menyebabkan dehidrasi.

    Akan tetapi minuman berkafein tersebut memiliki efek diuretik yang merangsang tubuh kehilangan air dengan cepat melalui urine, sehingga membuatmu lebih sering buang air kecil.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 5 Tips Berbuka Puasa Tanpa Lonjakan Gula Darah, Puasa Lebih Sehat!


    Jakarta

    Saat berbuka puasa ada cara dan aturannya agar gula darah tidak melonjak. Menerapkan beberapa tips ini akan membuat berbuka puasa jadi lebih menyehatkan.

    Tujuan utama menjalankan ibadah puasa tak hanya mencari pahala dan keberkahan. Berpuasa juga memiliki dampak besar pada kesehatan tubuh.

    Namun banyak kesalahan yang masih dilakukan ketika sahur maupun berbuka. Merasa akan tak makan dan minum seharian, momen sahur dan berbuka menjadi ajang untuk makan dengan kalap.


    Padahal ketika berbuka puasa ada aturannya agar gula darah yang melonjak secara mengejutkan. Beberapa tips sederhana diberikan oleh ahli untuk menjaga kestabilan gula darah saat berbuka puasa.

    Baca juga: Tak Sekadar Makanan, Ketupat Punya Banyak Makna

    Berikut ini 5 tips berbuka puasa sehat tanpa melonjakkan gula darah mengutip The Healthy Muslim:

    5 Tips Berbuka Puasa Tanpa Lonjakan Gula Darah, Puasa Lebih Sehat!Membatalkan puasa lebih dianjurkan dengan air mineral. Foto: Getty Images/Pawel Kacperek

    1. Mulai dengan air mineral

    Masih banyak orang yang berbuka puasa dengan takjil berupa minuman manis. Es sirup, es campur, dan berbagai es dengan campuran sirup atau pemanis yang banyak dianggap sebagai menu ideal untuk membatalkan puasa.

    Padahal saat membatalkan puasa pertama kali, dianjurkan untuk mengonsumsi air mineral saja. Konsumsi minuman dengan pemanis memang terdengar menyegarkan tetapi tak cukup sehat untuk gula darah.

    Ahli gizi menyarankan beberapa tips untuk mengubah air mineral menjadi lebih menyegarkan tanpa pemanis buatan. Yaitu dengan membuatnya sebagai infuse water menggunakan irisan lemon, daun mint, atau buah-buahan segar.

    2. Makan secara perlahan

    Rasulullah SAW bersabda, “ketika kamu hendak berbuka puasa, batalkan dengan kurma karena itu berkah. Jika tidak ada kurma, batalkan dengan air karena itu murni.” (H.R Tirmidzi 695).

    Artinya saat berbuka puasa wajib mengonsumsi makanan secara perlahan. Jangan karena lapar mata rasanya ingin melahap banyak makanan secepat mungkin.

    Pertama-tama mulai dengan air mineral, kurma, dan atau buah segar. Lanjutkan dengan menunaikan ibadah solat maghrib, baru menyambut makan malam yang lebih mengenyangkan.

    Tips berbuka puasa dengan sehat berlanjut di halaman berikutnya.

    3. Hindari gorengan

    Salah satu takjil yang paling populer di Indonesia selain kolak adalah gorengan. Rasanya yang gurih serta teksturnya yang renyah seolah memanjakan mulut yang tidak mengunyah makanan seharian penuh.

    Tetapi gorengan menjadi takjil yang tak pernah disarankan oleh ahli. Jika tetap ingin makanan yang renyah, solusinya dapat mengonsumsi makanan yang dipanggang hingga agar kering.

    Konsumsi lemak dan kalori yang tinggi dari makanan termasuk salah satu yang memicu kenaikan gula darah dengan cepat. Salah satu alternatifnya dapat mengandalkan air fryer untuk menggoreng dengan rendah minyak.

    4. Batasi asupan makan

    5 Tips Berbuka Puasa Tanpa Lonjakan Gula Darah, Puasa Lebih Sehat!Tidak dianjurkan untuk makan berlebihan saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/Pawel Kacperek

    Ketika berbuka puasa, anjuran paling utama yang disarankan adalah makan secukupnya. Tubuh membutuhkan waktu untuk merilis gula darah secara perlahan dan akan berbahaya jika merilisnya dalam jumlah banyak di waktu yang singkat.

    Gula darah tidak hanya datang dari asupan makanan manis. Makan secara berlebihan dengan porsi yang tak terkendali juga berdampak pada pelepasan gula ke dalam aliran darah.

    Apalagi ketika mendatangi undangan buka puasa bersama, biasanya lebih sulit mengendalikan nafsu makan. Pastikan untuk tidak mengisi perut berlebih atau setidaknya memberi jeda pada setiap makan.

    5. Perbanyak protein

    Jika ingin mendapatkan khasiat kesehatan yang maksimal dari berpuasa, mempertimbangkan konsumsi protein sebagai asupan dominan perlu dilakukan. Protein memberikan rasa kenyang yang lebih lama, artinya penyerapan gula darahnya juga dilepaskan secara perlahan ke dalam darah.

    Protein dibutuhkan oleh tubuh untuk mengembalikan fungsi organ tubuh dan memperbaiki sel-sel yang rusak saat berpuasa. Biasanya di dalam protein juga terdapat kandungan nutrisi lain.

    Seperti asam lemak omega-3, lemak baik, hingga serat. Protein juga tak melulu berasal dari hewani, kacang-kacangan dan biji-bijian termasuk protein nabati yang tak kalah dianjurkan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Ikuti Tips Minum Air Putih Ini agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa


    Jakarta

    Saat berpuasa tubuh pasti mengalami kekurangan cairan. Karenanya, cukupi kebutuhan air putih harian selama Ramadan dengan tips ini!

    Menahan nafsu makan dan minum selama seharian tentu bukan hal yang mudah. Jika tidak cukup cairan saat sahur, tubuh akan mengalami dehidrasi yang berujung menyebabkan lemas.

    Umumnya, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari. Namun, karena waktu terbatas, mengonsumsi air putih pun jadi berkurang.


    Dalam kondisi ini, ada tips minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi selama Ramadan, yakni dengan menerapkan pola 2-2-4.

    Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (04/04/23), berikut caranya!

    1. 2 gelas air putih saat berbuka

    Young woman drinking pure glass of waterMinum dua gelas saat sahur. Foto: Getty Images/seb_ra

    Saat berbuka puasa hindari minum manis yang berlebihan. Akan lebih baik jika minum air putih untuk membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa.

    Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih, baru kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan lainnya. Paling sedikitnya, minumlah sebanyak 2 gelas.

    Kamu bisa membaginya, satu gelas saat adzan Maghrib, dan satu gelas lagi saat menjelang adzan Isya

    2. 4 gelas saat makan malam

    Minum air putih saat malam hari harus dilakukan secara berkala. Setelah dua gelas saat berbuka, lalu bisa dilanjut dengan 4 gelas saat makan malam.

    Namun, jumlah itu dapat dibagi lagi waktunya menjadi 2 gelas pada saat makan, dan dua gelas lagi saat menjelang tidur.

    Selain mencukupi kebutuhan cairan tubuh, minum air putih sebelum dan setelah makan dapat membantu melancarkan proses pencernaan makanan.

    Tips minum air putih selama Ramadan ada di halaman berikutnya.

    3. 2 gelas air putih saat sahur

    Ilustrasi wanita minum air putih atau mineralIlustrasi wanita minum air putih atau mineral Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Sahur adalah waktu penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, termasuk cairan. Apa yang kita makan saat sahur akan menjadi bekal energi selama berpuasa.

    Saat sahur, setidaknya kamu minum 2 gelas air, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur. Lalu, satu gelas lagi setelah makan sahur.

    Jika kebutuhan cairan terpenuhi, maka tubuh tidak akan mengalami dehidrasi selama berpuasa.

    4. Hindari minuman berkafein

    Jika sudah memenuhi kebutuhan air putih dengan menerapkan pola 2-4-2, sebaiknya hindari minuman yang akan menyebabkan dehidrasi.

    Salah satunya minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. Minuman berkafein bersifat diuretik yang artinya kondisi yang menyebabkan buang air kecil berlebihan.

    Dengan begitu, cairan tubuh akan berkurang melalui urine. Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan cairan, sehingga tubuh berpotensi merasa lemas saat berpuasa.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 7 Buah yang Bagus Dikonsumsi Saat Puasa Buat Dorong Energi


    Jakarta

    Saat puasa, konsumsi buah bisa jadi andalan. Beberapa jenis buah direkomendasikan karena bisa membuat tubuh berenergi lebih lama.

    Menjaga energi sepanjang hari selama puasa Ramadan merupakan salah satu hal penting.

    Caranya bisa dengan memerhatikan asupan makanan ketika sahur dan berbuka. Pilih makanan, termasuk buah-buahan yang memang memiliki nutrisi untuk meningkatkan energi tubuh.


    Beberapa jenis buah menyediakan sumber energi alami, nutrisi penting, dan hidrasi yang dapat membuat tubuh tetap aktif dan ternutrisi.

    Melansir onlymyhealth.com (30/03/2024), berikut 7 jenis buah yang bisa membantu menjaga tingkat energi selama Ramadan.

    1. Kurma

    Muslim woman in hijab eating dates fruit in a comfortable home. Clouse up shotKonsumsi kurma merupakan pilihan yang baik karena kandungan nutrisi di dalamnya. Foto: Getty Images/Korrawin

    Bulan Ramadan identik dengan konsumsi kurma. Selain disunnahkan oleh Rasulullah SAW, buah kurma juga menawarkan banyak manfaat.

    Kurma merupakan sumber karbohidrat alami yang dengan mudah dicerna tubuh. Kandungan gula di dalamnya dapat memasok energi dengan cepat.

    Menurut Jurnal Ilmu Biologi Saudi, kurma juga kaya akan serat, kalium, magnesium, dan antioksidan yang menjadikannya pilihan bergizi untuk energi berkelanjutan sepanjang hari.

    2. Pisang

    5 Manfaat Buah Pisang Bagi KesehatanPisang juga memberikan banyak manfaat, kaya akan karbohidrat, vitamin, dan kalium untuk mengisi kembali energi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Makidotvn

    Pisang juga direkomendasikan karena memberikan banyak manfaat sehat selama puasa Ramadan.

    Pisang termasuk buah yang kaya karbohidrat, gula alami, kalium, dan vitamin B6. Menjadikannya pilihan terbaik untuk mengisi kembali energi dan mencegah kram otot selama masa puasa.

    3. Jeruk

    Ilustrasi kupas jerukMakan jeruk juga merupakan pilihan baik untuk menambah energi saat puasa. Foto: Getty Images/eternalcreative

    Konsumsi jeruk juga menjadi pilihan yang tepat. Di dalamnya terkandung vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mengatasi rasa lelah.

    Kandungan vitamin A dan folat dalam buah jeruk juga memicu produksi sel darah putih yang berperan menguatkan sistem kekebalan tubuh.

    Jeruk juga mengandung gula dan elektrolit alami sehingga bersifat menyegarkan dan memberi energi selama bulan Ramadan.

    Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan. Kandungan asam di dalam jeruk bisa mengiritasi permukaan tenggorokan, membuat tenggorokan menjadi berat dan serat.

    Daftar buah lain yang direkomendasikan dikonsumsi saat puasa bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    4. Apel

    Apel menjadi sumber serat, vitamin, dan antioksidan yang baik dalam melepaskan energi stabil sepanjang hari.

    Di dalamnya juga terkandung karbohidrat alami yang membuat energi tahan lebih lama.

    Gula alami di dalamnya juga membantu memuaskan rasa lapar dan membuat kenyang lebih lama.

    Buah ini juga berguna membantu sistem pencernaan dengan cara menyiapkan sistem pencernaan agar siap menerima makanan lebih kompleks.

    5. Semangka

    Harga buah semangka di KalimantanKandungan air dan nutrisi lain bisa menjaga tingkat energi tubuh. Foto: Instagram @rafiko_elnino

    Makan semangka juga merupakan pilihan baik. Kandungan air tinggi di dalamnya dapat membuat tubuh tetap terhidrasi selama berpuasa.

    Semangka juga mengandung gula dan elektrolit alami yang menjadikannya pilihan baik untuk menjaga tingkat energi tubuh dan mencegah dehidrasi.

    Buah ini mudah dicerna, sehingga mudah juga memenuhi energi dan cairan tubuh.

    6. Nanas

    Nanas kaya akan vitamin, mineral, dan enzim yang membantu pencernaan mendukung kesehatan secara keseluruhan.

    Gula alami di dalamnya bisa memberikan dorongan energi yang cepat, menjadikannya buah yang ideal untuk disertakan dalam diet selama Ramadan.

    Kandungan antioskidan tinggi di dalam buah ini juga mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah sakit saat puasa.

    7. Anggur

    Ilustrasi buah anggurBuah anggur menjadi pilihan tepat dikonsumsi saat Ramadan. Foto: Thinkstock

    Kaya akan manfaat, anggur mengandung karbohidrat dan gula alami yang bisa memberikan tambahan energi dengan cepat saat dibutuhkan.

    Buah anggur juga mengandung antioksidan dan sifat menghidrasi, menjadi pilihan buah yang tepat dikonsumsi saat bulan Ramadan.

    Kandungan air dan serat di dalam anggur juga bisa mencegah terjadinya sembelit.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • 5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di Arab


    Jakarta

    Ketika menjalankan ibadah puasa, banyak konsumen kopi yang kebingungan untuk menentukan cara minum kopi terbaiknya. Ini saran dari dokter di Arab.

    Ketika berpuasa waktu makan dan minum dibatasi. Aktivitas makan dan minum harus dihentikan sebelum adzan subuh berkumandang dan berbuka puasa setelah adzan maghrib berkumandang.

    Bagi sebagian orang, terutama konsumen kopi kelas berat, seringkali kebingungan untuk menentukan waktu yang tepat mengonsumsi kopi. Berbagai pro dan kontra masih diperdebatkan tentang cara minum kopi yang benar saat berpuasa.


    Seorang dokter asal Fakeeh University Hospital, Dubai Silicon Oasis, menyebut ada beberapa cara yang harus dilakukan jika tetap ingin kopi selama bulan ramadan. Tentunya termasuk beberapa penyesuaian karena tubuh tak akan menerima asupan kafein sebanyak hari-hari biasanya.

    Baca juga: 5 Momen Sahur Pertama Para Selebriti, Ayu Ting Ting hingga Fuji

    Berikut ini 5 tips minum kopi selama ramadan menurut Khaleej Times:

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabKonsumsi kopi saat berpuasa harus diturunkan secara berkala. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    1. Menurunkan asupannya secara berkala

    Sebenarnya ketika hendak memasuki bulan ramadan, konsumen kopi sudah harus menyiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Menurunkan asupan kopi secara berkala akan membantu tubuh beradaptasi dengan pengurangan asupan kafein selama ramadan.

    Dr. Syed Sakib Nazir menyebut kekhawatirannya pada konsumen kopi ketika mengurangi asupan kafein secara mendadak. Efeknya bisa mengalami gangguan kecemasan, sakit kepala, rasa kantuk yang parah, hingga kehilangan konsentrasi.

    Tetapi jika tak sempat menguranginya secara berkala, ada cara lain yang dapat menjadi alternatif. Yaitu mengatur waktu yang tepat untuk minum kopi antara berbuka puasa hingga waktu sahur tiba.

    2. Aturan minum kopi saat sahur

    Dokter Nazir tidak melarang konsumen kopi untuk berhenti minum kopi saat ramadan. Ia justru memberikan waktu yang tepat bagi penggemar kopi kelas berat agar tetap berpuasa dengan aman walaupun mengonsumsi kopi.

    Ia memperbolehkan konsumsi kopi saat waktu sahur dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan. Kopi harus diminum 2 jam sebelum waktu sahur berakhir. Tetapi dr. Sarah Alam selaku spesialis endokrinologi di Dubai menyebut tetap penting untuk membatasi asupan minuman berkafein.

    Konsumsi kopi saat waktu sahur dikatakan aman jika tidak dilakukan secara berlebihan. Cukup dengan 1 cangkir dan tidak menggunakan banyak pemanis atau campuran ke dalamnya.

    Tips lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Minum kopi saat berbuka puasa

    Sama seperti aturan minum kopi saat sahur, dr. Nazir menyebut boleh dan aman untuk mengonsumsi kopi setelah berbuka puasa. Tetapi tetap dengan beberapa aturan yang harus diperhatikan dan tidak sembarangan.

    Jika kamu merasa membutuhkan kopi setelah berbuka puasa, hendaknya tidak membatalkan puasa dengan kopi. Batalkan puasa dengan air putih dan makanan manis terlebih dahulu secara perlahan dan bertahap.

    Setelah dua jam dari waktu buka puasa, baru kemudian mengonsumsi kopi untuk membantu menyegarkan tubuh. Perlu diingat juga bahwa konsumsi kopi setelah berbuka puasa dibatasi hanya boleh 1 cangkir saja.

    4. Perhatikan kebutuhan hidrasi

    5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabJika ingin minum kopi saat berpuasa, pastikan juga kebutuhan hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

    Dibalik berbagai manfaatnya untuk tubuh, kopi memiliki efek diuretik yang tak dapat terelakkan. Hal ini yang menjadi alasan utama para dokter dan ahli kesehatan mewaspadai konsumsi kopi selama bulan ramadan.

    Ancaman dehidrasi dapat terjadi jika mengonsumsi kopi pada waktu dan jumlah kadar yang tak tepat. Bahkan ada kasus di Dubai yang menyebutkan seorang pasien mengalami insomnia dan gangguan mood akibat mengalami dehidrasi selama bulan ramadan.

    “Tetap menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa adalah hal yang penting, dan setiap orang harus memprioritaskan minum air mineral antara buka puasa dan imsak,” jelas dr. Alam.

    5. Tips bagi penderita diabetes

    Bagi penderita diabetes yang juga penikmat kopi kelas berat ternyata perlu perhatian khusus selama bulan ramadan. Para dokter tidak menyarankan penderita diabetes mengonsumsi kopi sembarangan tanpa konsultasi atau pengawasan dokter.

    Kondisi tubuh yang berpuasa tentu akan memengaruhi kadar insulin di dalam tubuh yang sangat sensitif efeknya bagi penderita diabetes. dr. Alam menyebut sebelum menjalankan puasa, seharusnya penderita diabetes memeriksakan kondisinya kepada dokter yang menangani.

    Tetapi jika tak sempat melakukan pemeriksaan, asupan makanannya harus tetap dijaga dengan ketat. Penderita diabetes boleh mengonsumsi kopi selama ramadan, hanya saja keseimbangan nutrisi, asupan sayur dan buah, hingga kebutuhan hidrasinya harus tetap terkendali.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer

  • Air Kelapa Muda Bisa Cegah Dehidrasi saat Puasa, Baik Diminum Kapan?

    Jakarta

    Minum air kelapa saat menghadapi puasa bisa memberikan manfaat tersendiri bagi tubuh. Terutama dalam menghidrasi tubuh.

    Selain menghidrasi, air kelapa juga kaya akan berbagai nutrisi penting. Sari kelapa kaya elektrolit dan mineral, tapi rendah gula serta kalori. Untuk itu, ketahui manfaat minum air kelapa muda berikut ini.

    Manfaat Air Kelapa Muda saat Puasa

    Biasanya, air kelapa berasal dari kelapa muda yang berumur sekitar 6-7 bulan. Tapi, air kelapa juga bisa ada pada buah yang sudah matang.


    Mengkonsumsi air kelapa saat berbuka atau sahur bisa jadi pilihan minum yang menyegarkan dan sehat. Berikut adalah beberapa manfaat minum air kelapa muda saat puasa:

    1. Membantu Tubuh untuk Tetap Terhidrasi

    Dilansir laman kesehatan WebMD, manfaat minum air kelapa saat buka puasa atau sahur akan membantu menghidrasi tubuh.

    Pasalnya, air kelapa muda sendiri merupakan minuman alami yang kaya elektrolit (mineral dalam tubuh yang berfungsi menjaga keseimbangan cairan).

    Sangat penting untuk tetap terhidrasi karena ini bisa menjaga sendi tetap terlumasi, mengatur suhu tubuh, menyalurkan nutrisi ke sel, hingga meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati.

    2. Punya Sifat Antioksidan

    Hasil penelitian tahun 2016 oleh Geetha V, dkk, dari Central Food Technological Research Institute India, melakukan penelitian pada hewan dan menunjukkan bahwa air kelapa mengandung antioksidan. Kandungan tersebut bisa membantu mengubah radikal bebas sehingga tidak lagi menyebabkan kerusakan.

    Dalam hal ini, saat terlalu banyak radikal bebas, tubuh akan memasuki kondisi stres oksidatif. Ini bisa merusak sel-sel dan meningkatkan risiko penyakit.

    Meskipun telah ada beberapa penelitian mengenai manfaat ini, tapi penting dicatat kalau belum ada penelitian yang melibatkan manusia dan kekuatan antioksidan air kelapa sampai saat ini. Di mana, masing-masing penelitian pada hewan juga menggunakan dosis dan parameter yang berbeda.

    3. Membantu Meningkatkan Fungsi Otot

    Kandungan kalium pada kelapa merupakan mineral dan elektrolit penting yang dibutuhkan tubuh manusia untuk fungsi otot.

    Minum air yang mengandung elektrolit bisa membantu mencegah dan mengurangi kram otot, terutama saat berolahraga.

    Salah satu merek air kelapa yang terkenal bisa mengandung 509 miligram kalium dalam satu cangkir (atau sekitar 240 mililiter atau 8 ons). Jumlah tersebut setara dengan 15% dari nilai harian (DV) atau jumlah harian yang direkomendasikan untuk nutrisi ini.

    Waktu Terbaik Minum Air Kelapa Saat Puasa

    Kapan bagusnya minum air kelapa muda? Air kelapa muda saat puasa baik diminum pada waktu saat sahur, berbuka puasa, maupun setelah tarawih atau sebelum tidur.

    Jadi, air kelapa muda bisa diminum kapan saja selama waktu berbuka sampai sahur.
    Tidak ada pedoman pasti mengenai berapa banyak air kelapa yang harus diminum. Namun, umumnya kamu bisa minum air kelapa 1-2 cangkir per hari.

    Minum Air Kelapa yang Bagus

    Air kelapa alami rasanya sedikit manis dengan sedikit rasa kacang. Akan lebih baik jika air kelapa segar langsung diambil dari buahnya.

    Kamu juga bisa dengan mudah mendapatkan produk air kelapa di pasaran. Tapi, pastikan membaca bahan-bahannya untuk memastikan kandungan air kelapanya 100%. Pasalnya, beberapa merek air kelapa kemasan ada yang mengandung gula atau perasa tambahan.

    Efek Samping

    Perlu diingat juga, jangan konsumsi secara berlebihan agar tidak menyebabkan efek samping. Kadar kalium yang tinggi dalam air kelapa juga akan membantu menurunkan tekanan darah dengan menyebabkan kamu mengeluarkan lebih banyak natrium melalui urine.

    Kalau sudah mengkonsumsi obat penurun tekanan darah, sebaiknya kamu perlu konsultasikan dengan dokter mengenai tentang berapa banyak air kelapa yang aman untuk diminum.

    (khq/fds)



    Sumber : food.detik.com