Tag: punggung

  • Vinicius Lagi Memble, Saatnya Diparkir?


    Madrid

    Winger Real Madrid Vinicius Junior sedang tidak dalam performa terbaiknya. Apakah kini jadi saat yang tepat untuk memberi kesempatan pada pemain lain?

    Vinicius Junior hanya mencetak satu gol dan satu assist dalam tujuh pertandingan terakhir Madrid, terhitung sejak Piala Dunia Antarklub 2025. Pada empat penampilan terakhirnya, Vinicius bahkan nol kontribusi.


    Sedangkan penampilan bintang sepakbola Brasil itu tak bisa berbuat banyak dalam Madrid atas Osasuna di laga pertama LaLiga. Vinicius hanya melepaskan satu tembakan (melenceng), sebelum digantikan Gonzalo Garcia di menit ke-78.

    Pelatih Madrid Xabi Alonso belum lama ini mengatakan bahwa tidak ada pemain yang aman di skuadnya. Lantas dengan performa buruk Vinicius Junior, akankah Alonso akan menepikan si pemain?

    “Saya pernah mengatakan belum lama ini bahwa dalam konteks Piala Dunia [Antarklub] itu sedikit berbeda. Bagi saya, musim ini dimulai dengan pertandingan terakhir melawan Osasuna,” ucap entrenador Spanyol itu dikutip AS.

    “Kami kan baru menjalani satu pertandingan, jadi statistiknya mungkin tidak akurat. Semua pemain itu penting, saya mengandalkan mereka semua, dan dari saat kami membentuk skuad sampai kami memilih starting 11, siapapun bisa penting untuk tim,” lugas Xabi Alonso.

    Vinicius Junior selama ini menjadi salah satu tulang punggung Real Madrid. Sebanyak 90 gol dan 68 assist dibukukan Vinicius selama empat musim dilatih Carlo Ancelotti. Bagaimanapun, Vinicius mesti segera menjawab keraguan dimulai laga tandang melawan Real Oviedo pada malam ini (24/8).

    (rin/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kylian Mbappe Pantas Pakai Nomor 10 Madrid


    Jakarta

    Kylian Mbappe menjadi kunci kemenangan Real Madrid atas Osasuna. Pemain asal Prancis itu dinilai pantas memakai nomor 10 Los Blancos.

    Di Santiago Bernabeu, Rabu (20/8/2025), Madrid menang 1-0 atas Osasuna. Gol Mbappe via titik putih menjadi penentu kemenangan tim tuan rumah.

    Mbappe sekali lagi membuktikan dirinya penting untuk Madrid. Eks pemain AS Monaco dan Paris Saint-Germain itu mendapatkan pujian.


    “Mbappe adalah pemain yang berbeda; nomor 10 sangat cocok dengannya. Dia tajam dan bersemangat. Dia mempunyai kepribadian dan mengambil penalti. Dia tampil gemilang,” kata Javier Herraez, jurnalis Spanyol, di As.

    Mbappe baru memakai nomor punggung 10 Madrid pada musim ini. Sebelumnya, dia memakai nomor punggung 9.

    Kepergian Luka Modric yang membuat Mbappe bisa mengenakan nomor punggung 10. Kontrak pemain asal Kroasia itu habis, meninggalkan Los Blancos cuma-cuma.

    Dengan nomor 9 di Madrid musim lalu, Mbappe memberi kontribusi maksimal. Tampil 59 kali di semua ajang, Mbappe mampu memberi sumbangan 44 gol dan lima assist.

    Sial bagi Mbappe, kontribusi sebanyak itu tak mampu membuahkan trofi. Madrid kalah bersaing dengan Barcelona di liga domestik, juga terhenti di perempatfinal usai disingkirkan oleh Arsenal.

    (cas/nds)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mbappe Pakai Nomor 10, Alonso: Biar Lebih Menginspirasi


    Jakarta

    Keputusan Kylian Mbappe mengenakan nomor punggung 10 Real Madrid tak dipersoalkan oleh Xabi Alonso. Alonso bisa merasakan niat baik penyerangnya itu buat tim.

    Mbappe memutuskan berganti nomor punggung musim ini, dari sembilan ke 10. Nomor punggung 10 lowong setelah Luka Modric meninggalkan Real Madrid.

    Pelatih Real Madrid Xabi Alonso menyebut Mbappe merasa mampu memberikan pengaruh lebih dengan nomor punggung itu. Pada musim lalu yang jadi tahun pertamanya di Madrid, Mbappe mengukir catatan impresif.


    Ia mencetak 44 gol plus lima assist dari 59 penampilan di semua kompetisi. Itu menjadi momentum besar buat penyerang 26 tahun tersebut dan Alonso mendukungnya.

    “Menurut saya setelah musim lalu dan usai melakukan banyak hal bagus, Mbappe ingin lebih. Saya tak tahu sih apakah karena nomornya atau karena ambisinya untuk juara, tapi Anda merasa dia ingin tampil lebih baik secara individu dan kolektif,” ujarnya di situs resmi klub.

    “Dia ingin menginspirasi pemain-pemain di sekelilingnya. Kalau dengan nomor itu lantas membantu, baguslah. Kami bisa merasakan hasrat itu dari hari ke hari dan hari ini dia menciptakan pergerakan-pergerakan berbeda yang menentukan,” imbuhnya.

    Nomor punggung 10 Madrid kerap dipakai pemain-pemain ikonik. Sebelum Modric yang menggunakannya sejak 2017, nomor itu juga pernah diusung Luis Figo, Clarence Seedorf, Gheorghe Hagi, juga mantan pelatih timnas Indonesia Luis Milla.

    (raw/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Mastantuono Pilih Madrid karena Rayuan Alonso


    Madrid

    Franco Mastantuono sempat ditaksir Paris Saint-Germain sebelum pindah ke Real Madrid. Rayuan Xabi Alonso memantapkan pilihan Mastantuono.

    Mastantuono jadi salah satu pembelian Madrid musim panas ini setelah digaet 63 juta euro dari River Plate. Setelah dibeli bulan Juni di tengah penampilan Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025, Mastantuono akhirnya diperkenalkan ke publik.

    Sebab saat itu Mastantuono belum genap berumur 18 tahun, mengingat ada aturan LaLiga yang melarang klub membeli pemain di bawah 18 tahun.


    Di Valdebebas, Kamis (14/8/2025) malam WIB, Mastantuono bertemu dengan media-media Spanyol untuk pertama kalinya. Dia ditemani presiden klub Florentino Perez sambil menunjukkan seragam nomor punggung 30.

    Mastantuono senang akhirnya bisa diperkenalkan sebagai pemain Madrid, karena sudah lama menunggu momen tersebut. Apalagi Mastantuono sampai menolak tawaran wah dari Paris Saint-Germain untuk bermain di Madrid.

    Rayuan Alonso yang langsung meneleponnya jadi faktor utama Mastantuono memilih Madrid.

    “Pelatih Alonso menghubungi saya langsung. Penting untuk saya ketika pelatih yakin dengan saya,” ujar Mastantuono seperti dikutip ESPN.

    “Tentu saja pembicaraan itu bersifat pribadi, tapi berpengaruh besar untuk saya. Itu membuat membuat saya lebih percaya diri, dan apa yang dia lakukan itu berarti penting.”

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Makin Keruh! Ter Stegen Larang Dokter Barcelona Datangi Rumahnya


    Barcelona

    Marc-Andre ter Stegen dihukum Barcelona gara-gara perkara laporan medisnya. Kiper asal Jerman itu kini melarang dokter klub mendatangi rumahnya.

    Ter Stegen baru saja menjalani operasi punggung. Kondisi kiper berusia 33 tahun itu membuka peluang Barcelona mendaftarkan pemain baru lainnya musim panas ini.

    Ter Stegen sempat mengaku bakal absen sekitar 3 bulan saja. Sementara Barcelona butuh minimal sang pemain absen sekitar 4 bulan. Tujuannya adalah agar LaLiga memberi keringanan kepada klub untuk mendaftarkan pemain lain lewat 50 persen slot gaji Ter Stegen yang absen selama itu.


    Masalahnya, Ter Stegen kemudian menolak berbagi data medis dengan LaLiga. Otoritas Liga Spanyol lantas memberi tahu Barcelona, yang direspons klub dengan menjatuhi sanksi kepada si kiper dengan mencabut ban kaptennya.

    Menurut Diario Sport, Marc-Andre ter Stegen bukannya melemah malah makin keras. Eks pemain Borussia Moenchengladbach itu melarang dokter Barcelona mendatangi rumahnya!

    Saat ini, Ter Stegen menjalani pemulihan di rumahnya, usai menjalani operasi di Bordeaux, Prancis. Ia melarang dokter Barcelona mengunjunginya.

    Situasi itu membuat konflik Ter Stegen dan Barcelona makin pelik. Bagi klub, hal ini jelas bakal mengganggu registrasi pemain barunya, seperti kiper baru Joan Garcia dan penyerang Marcus Rashford.

    Ter Stegen membela Barcelona sejak 2014. Ia membantu raksasa Catalan meraih 17 trofi, termasuk 6 titel LaLiga dan sekali Liga Champions.

    Kontrak Marc-Andre ter Stegen baru akan habis pada 2028. Sejauh ini, Barcelona dikabarkan memang berusaha melepasnya, termasuk dengan mendatangkan Joan Garcia dari Espanyol.

    (yna/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Endrick Kesal sama Real Madrid gegara Urusan Nomor Punggung


    Jakarta

    Muncul kabar penyerang muda Real Madrid Endrick kini sedang kesal dengan klubnya sendiri. Urusan nomor punggung menjadi masalahnya.

    Menjelang LaLiga musim 2025/2026, Real Madrid kabarnya memberikan nomor punggung 9 kepada Gonzalo Garcia. Hal itu, menurut Radio Marca, membuat Endrick “amat terlihat kesal di ruang ganti”.

    Setelah pulih dari cedera, Endrick memang banyak berharap musim ini bisa lebih unjuk gigi. Nyatanya, Endrick kini malah terindikasi kalah saing dari Garcia.


    Gonzalo Garcia tampil bersinar untuk Real Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025 lalu. Hal ini diduga menjadi salah satu alasan Real Madrid memberikan nomor 9 kepada penyerang berusia 19 tahun tersebut.

    Padahal, nomor punggung itu kabarnya sudah lama dalam bidikan Endrick mengingat 9 adalah angka yang biasa dipakai oleh para striker utama. Keputusan Madrid memberikannya ke Garcia, pemain lulusan akademi klub, bikin Endrick kesal.

    Situasi ini turut memunculkan tanda tanya mengenai masa depan Endrick di Real Madrid. Penyerang kelahiran Brasil 19 tahun lalu itu memang relatif belum bisa mencuri perhatian pelatih barunya, Xabi Alonso.

    Endrick, yang digadang-gadang punya talenta segudang, sejauh ini baru bikin 7 gol dari 34 penampilan bersama Real Madrid sepanjang 2024/2025.

    Muncul pula rumor bahwa Real Madrid sebenarnya tidak menutup kemungkinan untuk meminjamkan Endrick ke klub lain musim panas ini. El Real tentu berharap Endrick bisa memoles kemampuan di klub itu.

    Namun, Endrick kabarnya menolak semua minat klub-klub yang hendak meminjamnya musim panas ini, dengan Real Sociedad menjadi salah satunya, karena percaya diri bisa bersaing dan unjuk gigi di Real Madrid.

    (krs/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lagi! Barca Punya Masalah Daftarkan Pemain Baru, Kini Marcus Rashford


    Jakarta

    Barcelona dibayangi masalah tak bisa mendaftarkan pemain baru. Kini, Marcus Rashford yang terancam tak bisa didaftarkan Los Cules.

    Semenjak pandemi COVID-19 beberapa tahun silam, Barcelona mengalami masalah keuangan. Akibatnya, Lionel Messi sampai harus hengkang, sampai permasalahan mendaftarkan pemain baru selalu menjadi langganan di bursa transfer.

    Pada musim lalu, Dani Olmo dan Pau Victor yang terancam tak bisa dimainkan pada paruh kedua. Barcelona harus mengurangi beban gaji untuk bisa mendaftarkan pemain baru.


    Di La Liga, memang ada kebijakan salary cap. Barcelona sudah mencapai batas atas.

    Kini, Barcelona berpacu dengan waktu agar bisa menciptakan ruang agar Rashford bisa didatangkan. Inago Martinez dikabarkan akan dilepas Barcelona ke Al Nassr untuk memuluskan proses pendaftaran Rashford.

    Selain itu, Barcelona juga memaksa Marc-Andre ter Stegen agar pergi. Pemain asal Jerman itu cedera punggung, akan absen selama tiga bulan. Dia sebenarnya diharapkan menepi empat bulan, agar 50 persen gaji pemain 33 tahun itu bisa dialihkan untuk pemain lain.

    Pada prosesnya, Barcelona dan Ter Stegen malah terlibat konflik. Dia akan dilepas, Paris Saint-Germain yang menjadi peminatnya.

    Untuk bergabung dengan Barcelona, Rashford sudah bersedia menurunkan gajinya. Rashford digaji 325 ribu poundsterling atau setara 375 ribu euro, bersedia memangkas setengah dari bayarannya di Man United setiap pekan. Jadi, bisa segera mendaftarkan Rashford, Barcelona.

    (cas/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Endrick Warisi Nomor 9 Madrid, Garcia Pakai Nomor 16


    Jakarta

    Perdebatan mengenai siapa yang mengenakan nomor punggung 9 di Real Madrid sudah selesai. Endrick akan memakai nomor tersebut di musim 2025-26, sedangkan Gonzalo Garcia akan diberi nomor 16.

    Hal itu diumumkan Madrid pada Sabtu (9/8/2025) WIB di media sosial. Los Blancos mengunggah foto jersey tim dengan nomor punggung masing-masing pemain. Endrick yang musim lalu memakai nomor 16 kini menjadi nomor 9, sedangkan nomor lamanya dipakai Garcia.

    Situs resmi Madrid juga telah mencantumkan nomor baru kedua pemain tersebut di foto skuad. Nomor 9 pada musim lalu dipakai Kylian Mbappe, namun striker Prancis itu beralih ke nomor 10 usai Luka Modric hengkang ke AC Milan.


    Sebelumnya, sempat muncul rumor bahwa Garcia yang akan ditunjuk memakai nomor 9 menyusul performa ciamik di Piala Dunia Antarklub 2025, saat mencetak empat gol dan membawa Madrid ke semifinal. Namun akhirnya tetap Endrick yang mendapatkannya.

    Faktor ‘senioritas’ diyakini turut menjadi faktor. Endrick, yang berusia 19 tahun, sudah masuk tim utama sejak musim lalu, sedangkan Garcia (21 tahun) banyak berkutat di tim Castilla.

    Meski begitu, keputusan ini tak mengubah keyakinan Madrid terhadap Garcia. Pemberian nomor 16 padanya menjadi pengesahan secara simbolis dirinya dipromosikan ke tim utama Madrid. Sebelumnya ia memakai nomor 30. Tak hanya itu, ia juga diberi perpanjangan kontrak hingga 2030.

    (adp/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hansi Flick ‘Hidupkan’ Kaki Kanan Lamine Yamal


    Jakarta

    Lamine Yamal punya sesi latihan ekstra dan khusus di pramusim ini. Pelatih Barcelona, Hansi Flick mau ‘hidupkan’ kaki kanan Yamal!

    Dilansir dari Sport, Lamine Yamal dominan dengan kaki kirinya. Main di pos sayap kanan, Yamal kerap memotong ke tengah lalu lepas tembakan melengkung yang ciamik.


    Pelatih Barcelona, Hansi Flick tidak puas. Flick mau Lamine Yamal juga ‘hidup’ kaki kanannya!

    Maka di sesi latihan musim panas ini, Flick memberikan latihan ekstra dan khusus buat Yamal. Pemain berusia 18 tahun itu melatih kaki kanannya untuk mengimbangi kaki kanannya.

    Yamal lakukan latihan satu lawan satu lewati lawan serta melepas tembakan jarak jauh dengan kaki kanannya. Hasilnya cukup oke, Yamal bisa cetak gol dengan kaki kanannya.

    Hansi Flick turut melatih Lamine Yamal untuk bisa mengeksplorasi area-area di pos sayap. Yamal memang sudah jadi tulang punggung Barcelona di musim lalu, saat sapu bersih tiga gelar domestik.

    Yamal musim lalu mengemas 18 gol dan 25 assist dari 55 laga di seluruh kompetisi. Akankah di musim depan pundi-pundi golnya bertambah?

    (aff/aff)



    Sumber : sport.detik.com